REFLEKSI KASUS PRESENTASI BOKONG

Dokter Muda: Dimas Muhammad Akbar Dokter Pembimbing: dr. Alfaina Wahyuni, Sp. OG., M. Kes

I. Rangkuman Kasus Ny. T, usia 23 tahun, pasien primigravida G1P0A0 hamil aterm datang dengan keluhan kencengkenceng teratur, lendir darah (-), air ketuban (-), gerakan janin (+). HPM 20 januari 2012, HPL 27 Oktober 2012, UK: 39+3. Pasien telah menikah selama 11 bulan. Vital sign: TD: 130/90; N: 93x; T: 36 C; RR: 18x; BB: 64 kg; TB: 153 cm. Riwayat penyakit hipertensi, diabetes, asma, dan penyakit jantung disangkal. Dari pemeriksaan fisik: inspeksi: pembesaran perut sesuai UK, palpasi: L1: teraba massa keras dan bulat serta balotemen menempati bagian fundus uteri; L2: Teraba punggung kanan; L3&4: teraba massa empuk (bokong) pada segmen bawah perut. Pemeriksaan dalam diperoleh pembukaan 1 cm, portio tebal di belakang, selaput ketuban (+), teraba bokong. DJJ 138x. Dari pemeriksaan USG diperoleh gambaran janin dengan presentasi bokong. Pasien didiagnosis primigravida hamil aterm dengan presbo. Tindakan yang akan dilakukan adalah pro SC elektif + insersi IUD. Bayi lahir laki2 dengan BB 3330 gram, plasenta lahir lengkap per abdominal. Kondisi pasien dan bayi pasca SC berangsur2 membaik dan boleh pulang.

II. Perasaan Terhadap Pengalaman Saya merasa penasaran tentang faktor risiko atau penyebab presbo dan kenapa pasien presbo pada kasus ini dilakukan tindakan pro SC elektif

III. Evaluasi Apa saja penyebab presbo? Apakah tindakan yang dilakukan selalu SC? Apa masih bisa melahirkan per vaginam?

3. Parker RT. Malpresentasi dapat mengakibatkan timbulnya penyebab kematian perinatal → kelainan presentasi bokong. IX. 2007. Kematian perinatal yang disebabkan karena persalinan presentasi bokong sebesar 4-5 kali dibanding presentasi kepala. VI. Fetters MD. Neki R. Kosasih AA. 68:671. AMJ Obstet Gynecol. Cunningham FG. Edisi 21. 2000. Sugimoto M. sering ditemukan hipoksia dan trauma saat lahir. Sebab kematian perinatal pada persalinan presentasi bokong yang terpenting adalah prematuritas dan penanganan persalinan yang kurang sempurna → hipoksia atau perdarahan di dalam tengkorak. Hauth JC. Yusna D. Eden. Edisi 4. Marsianto. Konayagi T. 2008: 668-672. Jakarta : EGC. Hartanto H. JAMA. Gall SA. ibu memiliki resiko lebih besar untuk terjadinya komplikasi selama proses persalinan dibandingkan presentasi kepala. VIII. Takagi K. Causes of maternal mortality in Japan. dkk. Satoh S. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Gilstrap III LC. Prawira J. Nagaya K. VII. Referensi 1.IV. Rachimhadhi T. Dengan adanya presentasi bokong. Dalam : Profitasari. Kesimpulan X. 2006: 716-23. Wenstrom KD. 283:2661. Perdarahan Obstetri. RD. Mukubo M. Honda H. editor. Martohoesodo S. Analisis V. Rupture of the pregnant uterus: A 53-years review. Dalam : Saifuddin AB. Ilmu Kebidanan. Leveno KJ. 2. Kubo T. Obstetri Williams Vol 1. Suyono YJ. Ishikawa M. editor. 4. Presentasi bokong memiliki angka kejadian sekitar 3-8% dari seluruh persalinan pervaginam. Seishima H. Chiba Y. Saito Y. . Kawamura M. Winkjosastro GH. Gant NF. Perlukaan dan Peristiwa Lain pada Persalinan.