P. 1
Proposal Pengajuan Pintu Air

Proposal Pengajuan Pintu Air

|Views: 239|Likes:
Dipublikasikan oleh Yuyun Sudrajat

More info:

Published by: Yuyun Sudrajat on Aug 12, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2013

pdf

text

original

PROPOSAL

PERMOHONAN BANTUAN REHABILITASI TANGGUL DAN PEMBANGUNAN PINTU AIR GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN)

“ KARYA TERPADU ”

Gambar

DESA SUNGAI BELIDAK KECAMATAN SUNGAI KAKAP

KABUPATEN KUBU RAYA
TAHUN 2013

GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) KARYA TERPADU DESA SUNGAI BELIDAK KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA
Alamat : Jalan Raya Sungai Belidak Kecamatan Sungai Kakap Contac Person : 085252455049

Sungai Belidak, Tanggal Nomor Lampiran Perihal : 01/GP.KT/06/2013 : 1 berkas : Permohonan Bantuan Rehabilitasi Tanggul dan Pembangunan Pintu Air Kepada Yth.

25 Juni

2013

Bapak Gubernur Kalimantan Barat Cq. Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Barat di, Pontianak

Dengan Hormat, Dalam upaya membuka peluang usaha tani khususnya pertanian tanaman padi sawah dan guna meningkatkan kesejahteraan Petani dan Keluarganya ( Pelaku utama dan Pelaku Usaha) melalui penyediaan sarana dan prasarana yang dapat menunjang kelancaran proses produksi di sektor pertanian Sehubungan dengan hal tersebut sebagai upaya aktualisasi potensi-potensi ekonomi masyarakat desa yang mengarah pada penajaman pendekatan kawasan dalam pembangunan ekonomi pedesaan maka penyediaan dan pembangunan infrastruktur berupa bangunan irigasi desa seperti tanggul penahan air, Saluran dan pintu pengatur air, penataan lahan sawah sangatlah diperlukan. . Sementara guna menutupi kebutuhan keluarganya, para petani di desa sungai belidak berusaha mencari terobosan dengan mengusahakan tanaman padi, berhubung belum ada lahan sawah yang memadai mereka menanam padi di bawah pohon kelapa, tetapi usaha tersebut belum dapat menutupi kebutuhan keluarga, produktipitas tanaman padi dibawah pohon kelapa sangat rendah, karena teknis budidaya tanaman padi seperti pengeloaan lahan, pengeloaan air, pengeloaan hara, pengelolaan hama penyakit dan gulma tidak dapat dilaksanakan secara oftimal karena kegiatan tersebut dapat mengganggu pertumbuhan tanaman kelapa, sehingga disatu sisi mendapat tambahan penghasilan namun disisi lain dapat mengancam produktifitas kebun kelapa. Berdasarkan Kesepakatan bersama seluruh anggota kelompok tani yang tergabung pada wadah Gapoktan Karya Terpadu. dalam upaya membuka peluang usaha tani

khususnya pertanian tanaman padi sawah guna meningkatkan kesejahteraan Petani dan Keluarganya ( Pelaku utama dan Pelaku Usaha) melalui penyediaan sarana dan prasarana yang dapat menunjang kelancaran proses produksi di sektor pertanian.. Maka dengan ini kami mohon bantuan kepada Bapak Gubernur provinsi Kalimantan Barat melalui dana APBD provinsi Kalimantan Barat berupa : 1. Rehabilitas tanggul penahan air sepanjang + 8 Km, berhubung kondisi tanggul tersebut masih kecil dan banyak yang putus ( Jebol ) agar lahan seluas 300 Ha yang selalu kebanjiran sepanjang tahun dapat dijadikan lahan Usaha. 2. 3. Pembangungan Pintu-pintu sebanyak 6 unit. Penataan lahan didalamnya seluas 300 Ha, untuk dijadikan sawah cetak. Demikian besar harapan untuk dipenuhinya permohonan yang kami sampaikan ini, atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih. Mengetahui PPL. WKPP. Sungai Belidak Yuyun Sudrajat. SP Kepala Desa Sungai Belidak Jumher AMd, GAPOKTAN Karya Terpadu Desa Sungai Belidak Pengurus Abdul. Halek air guna mengatur air sesuai kebutuhan tanaman

Camat Sungai Kakap H. Suhari SH.MM NIP.19630904 198710 2 001

Kepala BP3K.. Sungai Kakap H. Dadang Sutisna NIP. 1964 1121 1987 111 001

Tembusan Disampaikan dengan hormat Kepada : 1. Bpk. Ketua Kimisi B. DPRD. Kalimantan Barat di, Pontianak 2. Bpk. Bupati Kubu Raya di Sungai Raya. 3. Bapak Ketua DPRD. Kabupaten Kubu Raya di Sungai Raya. 3. Pertinggal . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

I.

PENDAHULUAN. 1. LATAR BELAKANG Pembangunan Nasional dewasa ini dengan menitik beratkan pada pembangunan sektor petanian terbukti cukup tangguh melawan derasnya arus krisis moneter beberapa tahun lalu, dengan pertimbangan tersebut pembangunan sektor petanian perlu untuk

sesegera mungkin dilaksanakan dengan terencana dan terpadu dengan melibatkan semua unsur stake holder yang terkait. Guna melaksanakan pembangunan pedesaan tersebut diantisipasi dengan system perencanaan pembangunan botton up ( dari bawah ) dengan memulai perencanaan pembangunan tersebut dari kalangan masyarakat Desa, dalam bentuk musyawarah rencana pembangunan pada tingkat Desa yang selanjutnya berjenjang hingga keperencanaan pembangunan nasional. Yang menjadi masalah dalam pembangunan pedesaan akhir-akhir ini adalah penajaman pendekatan kawasan dalam pembangunan ekonomi. hingga akses masyarakat luas seperti pelaku-pelaku utama ( Petani ) dan pelaku usaha menjadi semakin mudah, murah dan memadai dengan penyediaan sekian banyak infrastruktur berupa jalan , jembatan dan saluran irigasi berupa tanggul penahan air dan pintu pintu pengatur air, sawah cetak juga berbagai kebutuhan masyarakat desa yang fital dan dapat mendukung system perekonomian yang berkembang didesa-desa sehingga upaya aktualisasi potensipotensi ekonomi yang ada dipedesaan dapat tercapai dan termanfaatkan dengan baik dan bijak oleh masyarakat desa. Sehubungan dengan hal tersebut sebagai upaya aktualisasi potensi-potensi ekonomi masyarakat desa yang mengarah pada penajaman pendekatan kawasan dalam pembangunan ekonomi pedesaan maka penyediaan dan pembangunan infrastruktur berupa bangunan irigasi desa seperti tanggul penahan air, parit dan pintu pengatur air, serta cetak sawah sangatlah diperlukan. Kebutuhan tersebut sangat terasa khususnya di Wilayah Kerja Gapoktan Karya terpadu Desa Sungai belidak Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya dengan luas binaan 375 Ha / 375 KK dengan penghasilan utama dari sektor perkebunan tanaman kelapa, dimana kondisi komoditas kelapa saat ini telah tersaingi oleh Perkebunan kelapa sawit yang diusahakan secara besar besaran, sehingga komoditas tanaman kelapa sudah tidak dapat dijadikan komoditas unggulan bagi keluarga petani. guna menutupi kebutuhan keluarganya, para petani di desa sungai belidak berusaha mencari terobosan dengan mengusahakan tanaman padi, berhubung belum ada lahan sawah yang memadai mereka menanam padi di bawah pohon kelapa, tetapi usaha tersebut belum dapat menutupi kebutuhan keluarga, karena produktipitas tanaman padi dibawah pohon kelapa sangat rendah, berhubung teknis budidaya tanaman padi seperti

pengeloaan lahan, pengeloaan air, pengeloaan hara, pengelolaan hama penyakit dan gulma tidak dapat dilaksanakan secara sempurna karena kegiatan tersebut dapat mengganggu pertumbuhan tanaman kelapa, sehingga disatu sisi mendapat tambahan penghasilan namun disisi lain dapat mengancam produktifitas kebun kelapa yang sudah ada. 2. DASAR PEMIKIRAN Pengajuan usulan rencana program kegiatan rehabilitasi tanggul, pembuatan pintu pengatur air, dan pencetakan sawah oleh Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Karya Terpadu Desa Sungai kakap, didasarkan pada : a. Kesepakatan bersama seluruh anggota kelompok tani yang tergabung pada wadah Gapoktan Karya Terpadu. b. Rencana aksi Gapoktan tahun 2013. Dalam upaya membuka peluang usaha tani khususnya pertanian tanaman padi sawah guna meningkatkan kesejahteraan Petani dan Keluarganya ( Pelaku utama dan Pelaku Usaha) melalui penyediaan sarana dan prasarana yang dapat menunjang kelancaran proses produksi di sektor pertanian. 3. TUJUAN Tujuan dari pengajuan program kegiatan Gapoktan Karya Terpadu Desa Sungai Belidak adalah terbangunnya sarana prasarana kawasan / areal pertanian yang pendanaannya kami mohonkan bersumber dari bantuan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Sarana dan Prasarana yang diharapkan dapat dibangun yakni : a. Rehabilitasi tanggul penahan air sepanjang + 8 Km dimana kondisi tanggul tersebut pada saat ini masih belum sempurna dan banyak yang putus sehingga lahan seluas + 300 ha didalamnya pada saat ini menjadi lahan terlantar tidak dapat diusahakan. b. Pembangunan Pintu-pintu air dengan jumlah 6 unit, tanaman padi dapat sesuai dengan yang diharapkan. c. Pencetakan sawah di dalam tanggul tersebut seluas 300 Ha. Guna menyempurnakan tata kelola budidaya tanaman padi sawah, sehingga teknis budidaya tanaman padi sawah dapat. dilaksanakan dengan sempurna, dengan harapan produktifitas persatuan luas dapat di maksimalkan. guna memperlancar sistem pengairan dalam hal pengelolaan air sesuai kebutuhan tanaman, sehingga produktifitas

4. MANFAAT PROGRAM Dengan tercapainya tujuan program ini diharapkan dapat berdampak pada peningkatan taraf hidup dan peningkatan pendapatan petani di Wilayah kerja Gapoktan Karya Terpadu, serta dapat terwujudnya manfaat sebagai berikut : a. Meningkatnya kapasitas jalan usahatani dengan memanfaatkan tanggul. b. Meningkatkan produksi padi melalui. - Extensifikasi perluasan areal seluas + 300. - Intensifikasi dengan menerapkan teknis budidaya padi sawah. c. Terciptanya sumber penghasilan baru. d. Terserapnya tenaga kerja petani setempat (berkurangnya pengangguran) e. Terciptanya sumber-sumber pertumbuhan ekonomi f. II. Terwujudnya peningkatan pendapatan masyarakat tani GAMBARAN UMUM LOKASI KEGIATAN 1. LUAS AREAL Secara riil luas areal Tanaman Padi di wilayah kerja Gapoktan Karya Terpadu kurang lebih 375 Hektar Padi ladang dibawah kebun kelapa, tediri dari 15 Kelompok Tani dengan 375 KK dengan rincian sebagai berikut : a. Kelompok Tani Mekar 1 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK b. Kelompok Tani Mekar 2 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK c. Kelompok Tani Mekar 3 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK d. Kelompok Tani Mekar 4 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK e. Kelompok Tani Mekar 5 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK f. Kelompok Tani Mekar 6 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK g. Kelompok Tani Mekar 7 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK h. Kelompok Tani Mekar 8 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK i. j. l. Kelompok Tani Sejahtera 1 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK Kelompok Tani Sejahtera 2 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK Kelompok Maju Bersama 1 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK

k. Kelompok Tani Sejahtera 3 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK m. Kelompok Maju Bersama 2 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK n. Kelompok Maju Bersama 3 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK

o. Kelompok Maju Bersama 4 dengan luas lahan 25 Ha / 25 KK Jumlah 375 Ha Sawah /375 KK 2. POTENSI KOMODITAS Secara umum komoditi yang dikembangkan oleh petani di Desa Sungai Belidak Kecamatan Sungai Kakap dapat digambarkan sebagai berikut : a. b. Tanaman perkebunan : Kelapa dalam Tanaman Pertanian : Padi ladang di kebun kelapa. : Dengan memanfaatkan saluran di sepanjang tanggul.

c. Perikanan

3. KENDALA YANG DIHADAPI. Para Petani di Desa Sungai belidak Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya dengan penghasilan utama dari sektor perkebunan tanaman kelapa, yang kondisinya pada saat ini telah tersaingi oleh Perkebunan kelapa sawit yang diusahakan secara besar besaran, sehingga komoditas tanaman kelapa sudah tidak dapat dijadikan komoditas unggulan bagi keluarga petani. guna menutupi kebutuhan keluarganya, para petani di desa sungai belidak berusaha mencari terobosan dengan mengusahakan tanaman padi, berhubung belum ada lahan sawah yang memadai mereka menanam padi di bawah pohon kelapa, tetapi usaha tersebut belum dapat menutupi kebutuhan keluarga, karena produktipitas tanaman padi dibawah pohon kelapa sangat rendah. Dan hal ini juga dapat mengganggu produktifitas kebun kelapa yang sudah ada, Sementara lahan yang diharapkan khusus untuk Tanaman padi sawah dengan luas + 300. Sampai saat belum bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, karena belum memadainya sarana penunjang antara lain : a. Tanggul yang ada masih kecil dan banyak yang putus sehingga lahan selalu kebanjiran sepanjang tahun. b. Belun ada pintu-pintu pengatur air guna mengatur air sesuai kebutuhan tanaman. c. Lahan belum tertata sebagai mana layaknya lahan sawah. 4. SASARAN PENERIMA MANFAAT KEGIATAN Bila melihat pengembangan kawasan pertanian yang digagas oleh masyarakat Desa sungai Belidak, hal ini dapat meningkatkan produktifitas sumber daya alam,

membuka lahan usaha baru bagi masyarakat sungai belidak, dan hasil akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi pelaku utama, dan pelaku usaha. III. RENCANA KEGIATAN Ide pokok dari rencana kegiatan yang diajukan oleh Gapoktan Karya Terpadu adalah kegiatan yang dapat menunjang budidaya tanaman padi sawah, seperti rehabilitasi tanggul Penahan banjir, Pembangunan pintu–pintu air guna mengatur air sesuai dengan kebutuhan tanaman dan Pencetakan sawah. spesifikasi dan dimensinya sesuai kebutuhan dengan estimasi volume & dimensi pekerjaan sbb : 1. Panjang tanggul 2. Pintu Air 3. Cetak Sawah IV. RENCANA PELAKSANAAN Untuk memaksimalkan pelaksanaan kegiatan terkait pengajuan proposal ini, Tim penggagas bersama Tim Perumus melakukan Koordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya, Dinas Petanian Provinsi Kalimantan Barat, Komisi B DPRD. Provinsi Kalimantan barat, ketua DPRD. Kabupaten Kubu Raya, aparat daerah termasuk aparat desa dan masyarakat luas untuk memperoleh dukungan dan kemudahan dalam pelaksanaan kegiatan. Sehingga pada akhirnya disepakati rencana pelaksanaan kegiatan sebagai mana yang dimaksud tersebut. V. PENUTUP A. KESIMPULAN Berdasarkan uraian dan penjelasan sebagaimana disebutkan diatas, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut : 1. Bahwa rencana program kegiatan yang digagas oleh Gapoktan Karya Terpadu Desa Sungai Kakap, merupakan gagasan yang perlu dipertimbangkan oleh Pemerintah Daerah provinsi Kalimantan barat untuk diprioritaskan. 2. Dengan tercapainya gagasan ini maka dari lahan seluas 300 ha dengan produktifitas tanaman padi Sawah rata-rata di Kecamatan Sungai kakap 3 ton gabah : + 8.000 m. : 6 Unit. : 300 Ha.

kering panen / ha, maka dapat diharapkan tambahan produksi padi sebanyak 900 Ton Gabah kering Panen, dengan asumsi harga rata-rata Rp. 4.000 akan terjadi tambahan perputaran ekonomi senilai 900 Ton ( 900.000 Kg) x Rp. 4.000 = + Rp. 3.600.000.000 ( Tiga koma enam miliyar Rupiah) setiap musim tanam. A. SARAN Atas dasar kesimpulan diatas, maka dengan ini kami sampaikan kepada Bapak agar kiranya dapat mempertimbangkan usulan kami untuk diprioritaskan dan dapat mengakomodir pembiayaan kegiatan yang kami usulkan pada APBD propinsi Kalimantan Barat melalui kegiatan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Barat. Demikian proposal ini disusun dengan harapan semoga beroleh tanggapan dari Pemerintah. C. LAMPIRAN 1. 2. 3. 4. Peta Desa Sungai Belidak. Peta Calon Lahan Pengembangan Usaha Tani Desa Sungai Belidak. Photo Kondisi Tanggul. Pernyataan Petani Pemilik Lahan.

Lampiran 1. PETA DESA
KECAMATAN DESA : SUNGAI KAKAP : SUNGAI BELIDAK

Lampiran 2. PETA CALON LAHAN PENGEMBANGAN USAHA TANI PADI SAWAH LUAS + 300 Ha
KECAMATAN DESA : SUNGAI KAKAP : SUNGAI BELIDAK

Keterangan = Tanggul Baru = Tanggul yang Putus = Rencana Pintu Air

Desa Kalimas

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->