Anda di halaman 1dari 19

METODOLOGI O O OG PENELITIAN A KUANTITATIF A A

Oleh: Ol h Anik Ghufron

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2008

PENGANTAR
Pertanyaan yang perlu dikemukakan dalam mengungkap kebenaran empirik, yaitu pendekatan dan metode penelitian apa yang dipakai ? Selanjutnya, untuk menentukan pendekatan dan metode penelitian mana yang efektif ? Hal ini sangat tergantung kepada tujuan penelitian, penelitian sifat masalah yang diteliti, dan berbagai alternatif yang mungkin dilakukan. dilakukan

HAKEKAT PENELITIAN KUANTITATIF


1. Penelitian kuantitatif merupakan model penelitian yang bertujuan mengungkap fenomena lepas dari konteksnya. 2. Penelitian kuantitatif seringkali memunculkan dirinya dalam model-model penelitian eksperimen dan non eksperimen. 3. Penelitian kuantitatif cenderung dalam setting/lingkungan buatan (artificial), misal; laboratorium.

ALASAN PERLUNYA PENELITIAN KUANTITATIF 1. Peneliti berkeinginan mengungkap fenomena-fenomena obyektif dan dikaji secara kuantitatif. 2. Peneliti dalam menjawab pertanyaan penelitian menggunakan pengukuran yang cermat terhadap variabel-variabel penelitian. penelitian 3. Peneliti ingin melakukan generalisasi hasil penelitian liti k ke wilayah il h yang l lebih bih l luas.

KARAKTERISTIK METODOLOGI KUANTITATIF


Aspek p Realitas Desain Tujuan Metode penelitian Instrumen Data Sampel Analisis Metodologi g Kuantitatif Berdimensi tunggal, fragmental, tetap Spesifik, p fixed, dan p pedoman p penelitian yang g ketat Menunjukkan hubungan antar variabel, mengetes teori, dan mencari generalisasi yang bernilai prediktif Eksperimen, survei, korelasional, studi komparasi Tes, angket, inventori Kuantitatif dan angka-angka Sampel besar dan representatif Setelah data terkumpul dan bersifat deduktif

LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN KUANTITATIF 1. 2. 3. 4. 5. 6 6. 7. 8. Mengidentifikasi masalah Merumuskan dan batasi masalah p Melakukan studi pustaka Merumuskan hipotesis atau pertanyaan penelitian Menentukan desain dan metode penelitian M Menyusun instrumen i t d dan mengumpulkan lk data Menganalisis data g p temuan dan menarik Menginterpretasikan kesimpulan

PROSES PENELITIAN

Problem Hi t i Hipotesis

Instrumen Sampel Desain Analisis data

Definisi

Kaji j teori

METODE METODE PENELITIAN KUANTITATIF METODE-METODE


EKSPERIMENTAL 1. Eksperimental murni 2. Eksperimental kuasi 3. Eksperimental lemah NON EKSPERIMENTAL 1. Deskriptif 2. Komparatif 3. Korelasional 4 Survei 4. S i 5. Tindakan

PENELITIAN DESKIPTIF (DESCRIPTIVE RESEARCH) 1. Tujuan penelitian ini untuk membuat pencandraan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau bidang garapan tertentu. 2 Karakteristik 2. K r kt ristik penelitian p n liti n ini ini; (a) ( ) membuat m mb t pencandraan p n ndr n mengenai m n n i suatu situasi atau kejadian, sehingga penelitian ini sering disebut g penelitian p survei, (b) tujuan j khusus p penelitian ini adalah sebagai mencari informasi faktual secara detail, mengidentifikasi masalahmasalah atau untuk justifikasi keadaan, membuat komparasi dan evaluasi dan hasilnya dipakai untuk bahan pengambilan evaluasi, keputusan di masa depan. 3. Langkah-langkah; g g (a) ( ) merumuskan masalah, (b) ( ) menentukan informasi yang diperlukan, (c) menentukan prosedur pengumpulan data, (d) menentukan prosedur pengolahan data, dan (e) menarik kesimpulan. kesimpulan

PENELITIAN KAUSAL KOMPARATIF

(CAUSAL-COMPARATIVERESEARCH)

1 Tujuan 1. T j np penelitian n liti n ini untuk nt k menyelidiki m n lidiki kemungkinan k m n kin n hubungan sebab akibat dengan cara mencari kembali faktor-faktor y yang g menjadi j penyebab p y berdasarkan hasil pengamatan sebelumnya. 2. Ciri pokok penelitian ini adalah bersifat ex post facto, artinya i data d dik dikumpulkan lk setelah l h semua kejadian k j di yang dipersoalkan berlangsung. 3 Langkah-langkah 3. Langkah langkah penelitian; (a) merumuskan masalah, masalah (b) menelaah kepustakaan, (c) merumuskan hipotesis, (d) merumuskan asumsi-asumsi y yang g mendasari hipotesis, p , (e) ( ) merancang pendekatan penelitian, (f) validasi teknik pengumpulan dan interpretasi hasil, (g) analisis data, dan (h) menyusun laporannya. laporannya

PENELITIAN KORELASIONAL

(CORRELATIONAL T RESEARCH)
1 Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi sejauhmana variasi-variasi 1. variasi variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada satu atau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi. 2. Ciri-cirinya; (a) cocok dipakai jika variabel yang diteliti rumit dan/atau tak dapat diteliti dengan metode eksperimen atau tak p dimanipulasikan, p ( (b) ) memungkinkan g pengukuran p g beberapa p dapat variabel dan saling hubungan secara serentak dalam keadaan realistik, dan (c) apa yang diperoleh tak sekedar mengetahui ada atau tidak adanya y saling g hubungan g tersebut, , akan tetapi p melihat seberapa kualitas hubungan tersebut. 3. Langkah-langkah penelitian; (a) merumuskan masalah, (b) menelaah kepustakaan, kepustakaan (c) merancang pendekatan penelitian, penelitian (d) mengumpulkan data, (d) analisis data, dan (e) menulis laporan.

PENELITIAN SURVEI 1. Tujuan j p penelitian ini untuk mengumpulkan g p informasi berbentuk opini dari sejumlah besar orang terhadap topik atau isu tertentu. 2. Ciri-cirinya; (a) informasi dikumpulkan dari sekelompok besar orang tentang sesuatu opini, (b) informasi dik dikumpulkan lk melalui l l i pengajuan j pertanyaan dari d i suatu populasi, dan (c) informasi diperoleh dari populasi dan bukan dari sampel sampel. 3. Langkah-langkah penelitian; (a) merumuskan masalah, (b) menelaah kepustakaan, kepustakaan (c) merancang pendekatan penelitian, (d) mengumpulkan data, (d) analisis data, dan (e) menulis laporan.

PENELITIAN TINDAKAN (ACTION RESEARCH)

1. . Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan ketrampilan baru atau pendekatan baru dalam rangka memecahkan masalah praktis di lapangan atau dunia kerja. 2. Ciri-ciri pokok; (a) praktis dan relevan dengan situasi aktual dalam dunia kerja, (b) menyiapkan kerangka kerja yang baik untuk pemecahan masalah dan perkembangan baru, (c) fleksibel dan adaptif, dan (d) berkesan kurang ilmiah. 3. Langkah-langkah penelitian; (a) merumuskan masalah penelitian, (b) menelaah kepustakaan, (c) merumuskan hi t i tindakan, hipotesis ti d k (d) mengatur t setting tti penelitian, liti (e) ( ) menentukan kriteria evaluasi, (f) analisis data, dan (g) membuat laporan. p

PENELITIAN EKSPERIMEN MURNI

(THRUE EXPERIMENTAL RESEARCH)


1. Tujuan penelitian ini untuk menyelidiki kemungkinan-kemungkinan saling hubungan sebab akibat dengan cara mengenakan kepada satu atau lebih kelompok eksperimental satu atau lebih kondisi perlakuan dan memperbandingkan hasilnya dengan satu atau lebih kelompok kontrol yang tak dikenai perlakuan perlakuan. 2. Ciri-ciri penelitian ini; (a) menuntut pengaturan variabel-variabel dan kondisikondisi eksperimental secara ketat, baik dengan kontrol maupun manipulasi g g maupun p dengan g randomisasi, , (b) ( ) menggunakan gg kelompok p kontrol langsung untuk dibandingkan dengan kelompok eksperimental, (c) pengontrolan varians, (d) internal validity, (e) external validity, (f) manipulasi tidak hanya terhadap satu variabel bebas, (g) seringkali dikatakan sebagai jenis penelitian yang paling ak rat akan tetapi juga akurat, j ga berpeluang berpel ang besar untuk nt k dib dibuat-buat. at b at 3. Langkah-langkah penelitiannya; (a) menelaah kepustakaan, (b) merumuskan masalah, (c) merumuskan hipotesis, (d) mendefinisikan pengertian dasar dan variabel utama, utama (e) menyusun rancangan penelitian, penelitian (f) melakukan eksperimen, eksperimen (g) mengatur data kasar untuk mempermudah analisis selanjutnya, (h) menentukan batas penerimaan atau penolakan hasil, dan (i) menginterpretasikan hasil.

PENELITIAN EKSPERIMEN SEMU (QUASI-

EXPERIMENTAL RESEARCH)
1. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi yang merupakan perkiraan bagi informasi yang dapat diperoleh dengan eksperimen p y yang g sebenarnya y dalam keadaan yang y g tidak memungkinkan untuk mengontrol dan/atau memanipulasikan semua variabel yang relevan. 2 Ciri-ciri 2. Ciri ciri pokok penelitian ini; (1) mengkaji tentang keadaan praktis, praktis (2) subyeknya manusia, (3) seringkali menyerupai penelitian tindakan. 3 Langkah-langkah 3. L k h l k h penelitiannya li i sama d dengan penelitian li i eksperimen k i yang sebenarnya, dengan pengakuan secara teliti terhadap masingmasing keterbatasan dalam hal validitas internal dan eksternal.

PENELITIAN EKSPERIMEN LEMAH

(WEAK-EXPERIMENTAL RESEARCH)

1. Tujuan penelitian ini untuk kepentingan latihan dalam melaksanakan penelitian eksperimen. 2. Desain dan perlakuannya seperti eksperimen, tetapi i tidak id k ada d pengontrolan l variabel. i b l 3. Langkah-langkah g g penelitiannya p y sama dengan g penelitian eksperimen yang sebenarnya, dengan pengakuan secara teliti terhadap masing-masing masing masing keterbatasan dalam hal validitas internal dan eksternal. k l

TEKNIK ANALISIS DATA

1.

Deskriptif p

Mendeskripsikan fenomena (bukan untuk uji hipotesis dan menarik kesimpulan) Distribusi frekuensi, ukuran kecenderungan memusat, kuartil, desil, persentil, dan ukuran variabilitas

2.

STATISTIK
1. Statistik parametrik: (terpenuhinya normalitas dan homoginitas g data); data interval dan ratio; misalnya; uji normalitas, t-test satu sampel, r Product moment, ttest dua sampel, r Parsial, ANAVA Statistik non parametrik: (tak perlu terpenuhi asumsi-asumsi dalam parametrik); data nominal dan ordinal, misalnya; test binomial, kai kuadrat, run test, Mc Nemar Test sign test Test, test, dsb dsb.

Inferensial
2 2.

PENGGUNAAN STATISTIK PARAMETRIK DAN NON PARAMETRIK


BENTUK HIPOTESIS MACAM DATA Deskriptif (satu variabel atau satu sampel) Binomial Nominal Kai kuadrat satu sampel l Run test Mc Nemar Sign test
Wilcoxon matched pairs

Komparatif (dua sampel) Related Independent Fisher Exact probability Kai kuadrat dua sampel Median test MannWhitney U Test Kolomogorov Smirnov W ld WaldWoldfowitz T-test* Independent

Komparatif (lebih dari dua sampel) Related Independent Kai kuadrat untuk k sampel Median Extension Friedman Two-Way Anova KruskalWillis One Way Anova

Asosiatif (hubungan)

Cohran Q

Contingency coefficient C

Ordinal

Spearman Rank Correlation Kendall Tau

T-test* Interval l Ratio

T-test of related

One-Way Anova* Anova Two-Way Anova*

One-Way Anova* Anova Two-Way Anova*

r Product moment, r Partial, r ganda, Regresi