Anda di halaman 1dari 1

Keluhan Utama: Klien mengeluh kram pada jari tangan dan kaki.

Riwayat Ginekologi: - Menarche pada usia 12th. - Memakai kontrasepsi IUD selama 30th. - Usia kehamilan pertama 20th. Analisa Data: DS: klien mengatakan kram pada jari tangan dan kaki. DO:

P : Nyeri karena efek kemoterapi. Q : Nyeri seperti ditusuk-tusuk. R : Nyeri di ujung jari tangan dan kaki. S : Skala nyeri 4. T : Nyeri timbul setiap saat.
Intervensi: 1.

Kaji karakteristik nyeri : intensitas, hal-hal yang memperingan dan memperberat nyeri 2. Atur posisi klien senyaman mungkin 3. Ajarkan teknik relaksasi (tarik napas dalam atau pijatan punggung dan teknik distraksi) 4. Observasi tanda-tanda vital 5. Berikan analgetik sesuai program
Evaluasi:

S: - Klien mengatakan nyeri berkurang dari kemarin, skala nyeri 3 - Klien mengatakan bila terasa nyeri, bisa berkurang dengan napas panjang dan mengusap punggmemijat-mijat jarinya O: - Skala nyeri 3 (ringan) - TD 100/70 mmHg, N 82 x/m, S 36,2 C, RR 20 x/m A : Masalah nyeri teratasi sebagian P : Lanjutkan intervensi - Observasi TTV - Optimalkan teknik relaksasi bila terasa nyeri - Berikan pijatan pada jari tangan dan kaki - Rendam jari tanan dan kaki pada iar hangat
Analisa Data:

1. Nyeri akut b.d agen cedera kimia

DS : - Klien mengatakan makan sedikit cepat kenyang, selera makan agak kurang. - Klien mengatakan skala nyerinya 4 DO : Antropometry : BB sebelum sakit 65 Kg, BB sekarang 53 Kg, TB 147 cm. Biokimia : Hemoglobin : 11,3 gr% Glukosa sewaktu : 198 mg/dl Clinical Sign : Klien pucat, konjunctiva anemis, kulit kering, lemas, nafsu makan kurang, Dietary : Diet nasi biasa, lauk pauk, sayuran, buah.
Intervensi:

Masalah Keperawatan: 1. Nyeri akut b.d agen cedera kimia. 2. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh.

Kasus: Ny.R (53th) didiagnosa Ca Ovarii St.IIIC sejak tahun 2012. Ny.R sudah menjalani laparotomi tahun 2012 dan sampai sekarang sudah mendapatkan kemoterapi yang ke-8. Klien masuk ke RSDK untuk melanjutkan pengobatan kemoterapi yang ke-9.

Pengertian:

Kanker ovarium merupakan neoplasia yang sering ditemukan pada wanita dan terjadi baik dari sel epitel permukaan, sel-sel genih maupun tali benih stroma.

Ca Ovarii St.IIIC pada Ny. R di Ruang Ginekologi RSUP dr. Kariadi Semarang

Etiologi: 1. Hormonal 2. Non hormonal

1. Kaji riwayat dan pola nutrisi termasuk makanan yang disukai klien 2. Jelaskan pentingnya nutrisi bagi tubuh untuk proses pemulihan 3. Observasi dan catat masukan makanan 4. Anjurkan makanan sedikit dan frekuensi sering dan anjurkan untuk makan tambahan di antara waktu makan 5. Timbang berat badan klien 6. Berikan diet sesuai kebutuhan klien 7. Anjurkan klien untuk melakukan perawatan mulut sebelum makan sesuai kebutuhan Berikan vitamin sesuai progam
Evaluasi:

Faktor Resiko: 1. Wanita infertil 2. Wanita yang menstruasi lebih awal 3. Wanita yang menopusenya terlambat 4. Wanita yang melahirkan pertama kali pada usia lebih dari 35th. 5. Faktor genetik

2. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

S: - Klien mengatakan nafsu makannya sudah mulai meningkat dan habis 1 porsi juga ditambah makanan ringan O: - Klien makan habis 1 porsi - BB 45 kg A : Masalah resiko perubahan nutrisi kurang teratasi sebagian P : Lanjutkan intervensi - Observasi intake makanan - Motivasi klien untuk makan sedikit tapi sering
Penatalaksanaan: 1. Operasi 2. Kemoterapi 3. Radiasi

Pemeriksaan Penunjang: 1. USG 2. MRI / Ct-scan 3. Px. Laboratorium: tumor marker Ca125

Tanda dan Gejala: 1. Mens tidak teratur 2. Rasa begah di perut 3. Sering berkemih 4. Asites

Ca Ovarii St.IIIC pada Ny. R di Ruang Ginekologi RSUP dr. Kariadi Semarang.mmap - 6/20/2013 - Mindjet