Anda di halaman 1dari 35

HIDROKEL & HERNIA PADA ANAK

Disusun oleh : Dr. CATUR SUZANTRA S.SpB.SpBA

DEFINISI

Hidrokel didefinisikan sebagai cairan didalam prosesus vaginalis yang merupakan perluasan dari cincin bagian dalam yang turun ke skrotum atau labia pada wanita.

ETIOLOGI
Trauma Inflamasi Tumor testis

Berdasarkan Bentuk : Dapat berhubungan Timbul ketika prosesus vaginalis tidak berobliterasi, pembengkakan kistik yang keras timbul pada skrotum. Tidak berhubungan. Dapat menghilang dengan sendirinya.

Gambaran Klinis
Terdapat massa di skrotum yang berubah ukuran berhubungan dengan aktivitas pasien. kistik tidak sakit berisi cairan yang dapat di buktikan dengan tes transiluminasi.

Pengelolaan
Ligasi procesus vaginalis seproksimal mungkin. Fungsi

HERNIA
DEFINISI Hernia merupakan penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga yang bersangkutan Hernia berarti penonjolan suatu kantong peritoneum, suatu organ atau lemak pra peritoneum melalui cacat kongenital atau akuisita dalam parietas muskuloaponeurotik dinding abdomen, yang normalnya tak dapat dilewati.

KLASIFIKASI
Berdasarkan terjadinya, hernia dibagi atas : Hernia bawaan atau kongenital Hernia dapatan atau akuisita Menurut letaknya, hernia dibagi atas: Hernia diafragmatik Hernia inguinalis Hernia umbilikal Hernia femoral

Hernia: 1. Reponibel penonjolan viskus dapat dikembalikan ke dalam abdomen 2. Ireponibel: - Inkarserata - Strangulata

ANATOMI

Semua hernia dinding abdomen terdiri dari kantong peritoneal yang menonjol melalui rongga yang lemah atau defek di lapisan otot abdomen. Defek dapat merupakan kongenital atau akuisita. Diluar peritoneum terdapat fascia transversalis, aponeurosis bagian abdomen yang lemah atau defek merupakan sumber terbanyak hernia inguinalis.

LANJUTAN ANATOMI

Selanjutnya ditemukan muskulus transversus abdominis, muskulus oblikus internal dan muskulus oblikus eksternal, dimana berkenaan dengan bagian lateral dan aponeurosis medial. Bentuk aponeurosis menunjukkan lapisan kuat muskulus rektus abdominis. Diantara dua vertikal muskulus rektus abdominis, aponeurosis bertemu dengan linea alba, diatas umbilikus lemak subkutan berisi fascia Scarpa.

HERNIA INGUINALIS

DEFINISI Hernia inguinalis dapat terjadi karena anomali kongenital atau karena sebab yang didapat, dapat dijumpai pada setiap usia. Hernia inguinalis merupakan keadaan yang paling lazim dan membutuhkan pembedahan pada kelompok umur anak. Dapat pula sebagai akibat dari organ, khususnya usus, penonjolan melalui rongga yang lemah atau robeknya otot tipis dinding abdomen serta dapat menyebabkan suplai arah ke usus yang terjepit melalui defek menjadi terbatas.

KLASIFIKASI
1.

Inguinalis Lateralis Pintu hernia terletak lateral dari Vasa epigastrica inferior = Inguinalis Indirecta Inguinalis Medialis Pintu hernia terletak medial dari Vasa epigastrica inferior = Inguinalis Directa

2.

INSIDEN
Hernia inguinalis pada anak belum ditegakkan tetapi antara 10-20 : 1000 kelahiran hidup. Rasio antara anak lakilaki dan wanita adalah 4 : 1. Sekitar 50% akan muncul pada umur 6 bln. Hernia inguinalis yang paling lazim pada anak adalah hernia inguinalis yang indirek & direk jarang dan terjadi pada sekitar satu persen dari seluruh hernia inguinalis.

EMBRIOLOGI DAN PATOGENESIS

Pada janin, gonad mulai berkembang selama lima minggu kehamilan, ketika sel benih primordial berpindah dari kantong telur (yolk sac) ke rigi gonad. Gubernakulum ligamentosa terbentuk dan turun pada salah satu sisi abdomen, melekat pada permukaan dalam lipatan labium skrotum. Prosesus vaginalis merupakan penonjolan divertikulum peritoneum yang terbentuk tepat sebelah ventral gubernakulum dan berherniasi melalui dinding perut dengan gubernakulum ke dalam kanalis inguinalis. Testis turun ke daerah cincin dalam pada umur kehamilan 28 minggu. Testis turun ke dalam skrotum pada umur kehamilan 29 minggu. Setiap testis turun melalui kanalis inguinalis eksterna ke prosesus vaginalis.

LANJUTAN EMBRIOLOGI DAN PATOGENESIS

Ovarium juga turun ke dalam pelvis dari rigi urogenital tetapi tidak keluar dari rongga perut. Prosesus vaginalis pada anak wanita meluas ke dalam labia majora melalui kanalis inguinalis, dikenal juga sebagai kanalis Nuck. Beberapa minggu terakhir kehamilan atau segera setelah lahir, lapisan prosesus vaginalis secara normal berfusi bersama dan berobliterasi masuk ke dalam saluran inguinal di sekitar cincin interna.

Kegagalan obliterasi mengakibatkan berbagai anomali inguinal. Kegagalan total obliterasi akan menghasilkan hernia inguinalis total. Obliterasi distal dengan bagian proksimal patensi akan menghasilkan hernia inguinalis tidak langsung. Obliterasi proksimal dengan bagian distal patensi akan menghasilkan hidrokel murni atau hidrokel tunika vaginalis.

ETIOLOGI
Adanya prosesus vaginalis yang terbuka Tekanan intraabdomen yang meninggi Kelemahan otot dinding perut karena usia

MANIFESTASI KLINIS

Palpasi benjolan pada annulus inguinalis superfisialis atau bagian atas skrotum. Dapat dihilangkan dengan reposisi manual hernia ke dalam kavitas peritonealis. Namun dengan berdiri atau gerak badan, hernia muncul lagi. Selama tidur atau apabila pada keadaan istirahat atau santai, hernia ini mengurang secara spontan tanpa adanya benjolan dan pembesaran skrotum.

PEMERIKSAAN FISIK

inspeksi, diperhatikan keadaan asimetri kedua sisi lipat paha, skrotum, atau labia dalam posisi berdiri dan berbaring. Sering benjolan muncul dalam lipat paha dan terlihat jelas saat pasien mengedan maka tampak hernia inguinalis lateralis sebagai penonjolan di regio inguinalis yang berjalan dari lateral atas ke medial bawah. Kemudian jari telunjuk ditempatkan pada sisi lateral kulit skrotum dan dimasukkan sepanjang funikulus spermatikus sehingga ujung jari tengah mencapai annulus inguinalis profundus. Kantong hernia yang kosong kadang dapat diraba pada funikulus spermatikus

pada anak dapat dicoba mendorong isi hernia dengan menonjolkan kulit skrotum melalui annulus eksternus sehingga dapat ditentukan isi hernia dapat direposisi atau tidak. Pada hernia yang dapat direposisi, waktu jari dalam annulus eksternus, pasien diminta mengedan. Bila hernia menyentuh ujung jari (tonjolan lonjong) berarti hernia inguinalis lateralis, dan bila samping jari yang menyentuh (tonjolan bulat) berarti hernia inguinalis medialis

Hernia inguinalis juga mencakup massa lain dalam lipat paha, seperti : Limfadenopati Varikokel Hidrokel Testis yang turun Lipoma subkutan Hematoma

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Herniografi Kontras radioopak diinjeksikan secara intraperitoneal, pasien dapat melalui beberapa posisi agar kontras dapat mengenali dan masuk secara potensial ke kantong hernia.

PENATALAKSANAAN
HERNIOTOMI HERNIOPLASTI

KOMPLIKASI
HERNIA STRANGULATA HERNIA INKARSERATA

PROGNOSIS
Pada keadaan batuk kronis, hipertrofi prostat, dan konstipasi, kualitas jaringan ikat yang lemah dan teknik operasi yang tidak adekuat dapat menyebabkan timbulnya hernia inguinalis. Hernia berulang setelah perbaikan atau herniotomi dilaporkan dengan kemungkinan 0,6-3persen.

HERNIA UMBILIKALIS

Hernia umbilikalis merupakan merupakan hernia congenital pada umbilicus yang hanya ditutup peritoneum dan kulit.

HERNIA PARA UMBILIKALIS

Hernia para umbilikalis merupakan hernia melalui suatu celah di garis tengah di tepi cranial umbilicus jarang terjadi di tepi kaudalnya.

HERNIA EPIGASTRIKA

Hernia epigastrika atau hernia linea alba adalah hernia yang keluar melalui defek di linea alba antara umbilicus dan prosesus xifoideus. Isi hernia terdiri dari penonjolan jaringan lemak preperitoneal dengan atau tanpa kantong peritoneum.

HERNIA VENTRALIS
Hernia ventralis adalah nama umum untuk semua hernia di dinding perut bagian anterolateral seperti hernia sikatriks Hernia sikatriks merupakan penonjolan peritoneum melalui bekas luka operasi yang baru maupun lama.

HERNIA KHUSUS
HERNIA RICHTER HERNIA LITTRE HERNIA SPIEGHEL HERNIA OBTURATORIA HERNIA SKROTALIS HERNIA LABIALIS HERNIA BILATERAL