Anda di halaman 1dari 1

PROSEDUR DI KAMAR OK GBST

Tas tidak boleh dibawa masuk kamar OK Kunci loker boleh dipinjam di Pak Abrar CCTV sudah dipasang di ruang ganti pria Disediakan 3 sandal o Dalam toilet o Luar toilet sampai pintu kamar OK o Dalam kamar OK Tinggalkan sandal di kamar OK jika terkena darah Baju kimono dan topi hanya dipakai sampai lorong OK, tidak boleh masuk kamar OK Setelah pakai baju kimono langsung ditaruh di tempat baju kotor. Jangan digantung Lakukan sign in, time out, sign out Jika operasi terlambat, alasan harus ditulis ( operasi sebelumnya lama, operator terlambat, anestesi belum siap, dll ) di status ( follow up ) dan harus diinformasikan ke pasien alasan keterlambatannya Jika membutuhkan darah saat operasi, lembar pengambilan darah diisi oleh residen, kemudian diberikan ke petugas pekarya anestesi. Jangan diberikan ke keluarga pasien ( termasuk spesimen untuk pemeriksaan PA, dll ) Toilet harus kering, tidak boleh basah. Jika basah diharapkan menghubungi petugas cleaning service nya Tidak boleh keluar kamar OK sebelum menulis laporan operasi lengkap Minta tanda tangan operator di lembar kuning Harus hafal IPSG ( 6 sasaran keselamatan pasien ) Jika melakukan lokal anestesi, ada formulirnya sendiri. Lembar monitoring intra operatif Pasien ODC bisa di hari Sabtu. Telpon 632 untuk mendaftar ODC, tulis RM dan nama pasien lengkap Operasi dibuka 24 jam, pasien bisa dijadwalkan di atas pk. 14.00, kecuali pasien jamkesmas Jika batal operasi, maka yang tandatangan : o Anestesi o Operator o IBS Unit bisa diganti IRNA 1, 2, 3, ...