Anda di halaman 1dari 16

Infeksi Postpartum

Keluhan Utama
Demam

39c

Keluhan lain:
Menggigil,

foul lochia, uterine tenderness

_________Infeksi Postpartum

Pemeriksaan Umum
Akral TD Suhu Badan Nadi Pernafasan Berat Badan Tinggi Badan Muka : edema, pucat Mulut & Gigi : kebersihan, karang Tiroid/Gondok Tulang Belakang/Punggung: skoliosis Payudara : puting susu Abdomen : bekas operasi Ekstremitas : edema, varises, reflex patella Costovertebra Angle Tenderness Kulit : kebersihan / penyakit kulit
_________Infeksi Postpartum

Pemeriksaan Obstetri
Vaginal Tussae : A. Vulva & Vagina : Fluxus + / Fluor +/ Warna Luka + / Bengkak + / B. Portio Vaginal Servicis Uteri : Terbuka / Tertutup Licin / Kasar Nyeri Goyang + / _________Infeksi Postpartum

Pemeriksaan Obstetri (lanjutan)


C. Cavum Douglasi : Nyeri + / Pus + / Darah+ / D. Cavum Uteri : Letak ( ante / retrofleksi ) Bimanual Besar Konsistensi Bentuk

E. Parametrium & Adnexa : Nyeri + / F. Getah Vulva & Vagina : Diperiksa di bawah mikroskop _________Infeksi Postpartum

Diagnosis
Purpural Infection
Apabila setelah melahirkan terjadi peningkatan suhu harus dipertimbangkan penilaian lokasi infeksi : 1. Endomyometritis 2. Tractus urinarius 3. Episiotomy 4. Insisi Abdominal 5. Paru-paru ( jika dilakukan general anestesi) 6. Epidural 7. Payudara 8. Thrombophlebitis : ekstremitas inf, pelvis, LV 9. Appendicitis 10. Lain-lain : Infeksi saluran nafas atas _________Infeksi Postpartum

Diagnosis (lanjutan)
Jika gambaran klinis mengarah pada Endomyometritis dilakukan kultur : 1.Vaginal / Cervix : Chlamydia, Gonococcus, Streptococcus hemolyticus group A 2. Aerobik & Anaerobik intra uteri 3. Darah, Urine dan Lokasi insisi

_________Infeksi Postpartum

Terapi
Penatalaksanaan & Pencegahan

Teknik pemeriksaan yang benar: - klinik aseptis - pembatasan pmx pelvis selama persalinan - minimalisasi trauma jaringan dalam persalinan Antibiotik profilaksis - op.cesar : 1 gram ampicillin i.v. saat cord diklem 2x dosis sama setelah interval 6 jam - untuk perobekan membran yang terlambat saat persalinan & px dg risiko infeksi dosis tunggal _________Infeksi Postpartum

destruksi jar AB profilaksis u/ aerob pembentukan pus pertumbuhan bakteri aerob

cegah sepsis

_________Infeksi Postpartum

Penatalaksanaan dan terapi


Endomyometriosis anaerob + aerob Antibiotik empiris Pedoman: 1. kasus ringan endomyometritis setelah partus pervaginam respon baik AB broad spectrum spt Ampicillin 1 gram, tiap 4-6 jam i.v. 2. kasus ringan endomyometritis setelah cesar: - AB i.v. : Flagil 500 mg 3x sehari Cetoxitin 2 g tiap 6 jam atau: - Aminoglikosida (gentamisin / tobramisin) 60-100 mg tiap 8 jam + Clindamycin 900 mg tiap 8 jam - kombinasi Penisillin-Gentamisin atau: - Ampicillin Clindamycin - Gentamycin

_________Infeksi Postpartum

Terapi komplikasi
1. Infeksi episiotomi - dx dini, baik dg : tx antibiotik silz baths lampu pemanas 2. Necrotizing fascitis - high dose AB & perawatan seperti pada syok septik

_________Infeksi Postpartum

Terapi komplikasi (lanjutan)

3. Purpueral infection - ibu: Penicillin G atau Penicillinase Resistant Penicillin (methicillin atau cloxacillin) - ASI diteruskan sampai 7-10 hari - Abses mammae: drainase & antibiotik (Penicillin G atau Penicillinase Resistant Penicillin)

_________Infeksi Postpartum

Penyulit
1. Infeksi pada luka insisi Episiotomy
Fasia pemeabel profundus / superficialis ( necrotizing fascitis ) Meluas ke paha, gluteus, dinding abdomen Septicemia Hemokonsentrasi _________Infeksi Postpartum

2.

Bayi menyusui
Fissura / Abrasi papilla mamae Kuman masuk

Penyulit (lanjutan)

Inflamasi parenkim glandula mamae Payudara keras, kemerahan, nyeri

3.

Infeksi plasenta
Trombosis vena miometrium v.ovarika v.ovarika kiri v.renalis

v.cava + trombophlebitis ovarium / ileofemoralis

_________Infeksi Postpartum

Prognosis
-Buruk : - Septicemia - Piemia - Baik : - Pelvioperitonitis & selulitis dengan pengobatan yang sesuai - Abses yang pus-nya telah dikeluarkan

_________Infeksi Postpartum

Terima Kasih

_________Infeksi Postpartum