Anda di halaman 1dari 20

PKn X SMA Semester Ganjil

HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA


Standar Kompetensi : Memahami Hakekat bangsa dab Negara Kesatuan RI
Alokasi Waktu : 16 Jam Pelajaran ( 8 x pertemuan )
Dilaksanakan : pada pertemuan 1 sampai dengan 8
Indikator Hasil Belajar :
• Mendiskripsikan kedudukan manusia sebagai mahluk individu dan mahluk sosial.
• Menganalisis Pengertian Bangsa
• Menganalisis unsur – unsur dan asal mula terjadinya bangsa.
• Menguraikan pentingnya pengakuan negara lain.
• Menganalisis bentuk – bentuk kenegaraan.
• Menguraikan pengertian dan fungsi negara.
• Menunjukkan prilaku yang sesuai dengan semangat kebangsaan.
• Menunjukkan sikap positif terhadap patriotisme Indonesia.

A.Hakekat Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Sosial


Secara kodrati manusia merupakan makhtuk monodualisme. Selain sebagai makhluk
individu juga sebagai makhluk sosial. Manusia sebagai makhluk individu terdiri dari unsur
jasmani dan rohani yang keduanya tidak dapat dipisahkan. Sebagai makhluk individu
manusia memiliki kemampuan masing-masing berupa akal, pikiran, keyakinan maupun
perasaannya sehingga mampu berdiri sendiri dan bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Dengan akal dan pikirannya manusia dapat mengembangkan kemampuannya


semaksimal mungkin dan meningkatkan pengetahuan dan teknologi guna mempermudah
kehidupannya, sedangkan dengan perasaannya manusia dapat membedakan perbuatan
yang baik dan perbuatan yang buruk.

Sebagai makhluk sosial manusia inginnya selalu hidup bersama dengan orang lain,
tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Manusia adalah Zoon Poloticon
(makhluk bermasyarakat) yang memiliki naluri untuk hidup bersama manusia lain. Setiap
individu merupakan bagian dan lingkungan sosial baik di lingkungan keluarga,
masyarakat, bangsa dan negara. Manusia perlu mengadakan interaksi dengan manusia
lainnya untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya yang tidak dapat dicapai oleh
dirinya sendiri dalam hal mempertahankan kelangsungan hidup dan menghadapi segala
tantangan, hambatan dan gangguan manusia juga memerlukan bantuan orang lain,
demikian juga dalam menyelesaikan segala permasalahan yang timbul dalam kehidupan
sehari-hari manusia perlu pertolongari orang lain, menyadari bahwa manusia tidak dapat
hidup sendiri tanpa memerlukan bantuan orang lain maka perlu berinteraksi, baik
interaksi antar individu, individu dengan kelompok maupun interaksi; baik interaksi
antar individu dengan kelompok. Berhubungan timbal balik secara dinamis (interaksi)
antar individu maupun kelompok tersebut sangat penting dalam rangka memenuhi segala
keinginannya.

Jadi pada hakekatnya status manusia selain sebagai makhluk individu tidak
terlepas dari hakekat sebagai makhluk sosial yang harus melakukan interaksi dengan
manusia lainnya dikarenakan tidak mampu untuk memenuhi segala macam kebutuhan
hidupnya secara sendirian, sehingga mau tidak mau harus menjalin kerjasama dengan
manusia lain.

B.Keberadaan Bangsa dan Negara


1. Bangsa

a. Pengertian Bangsa

1
PKn X SMA Semester Ganjil

Secara etimologi bangsa adalah kesatuan orang-orang yang sama asal usulnya,
keturunan, adat istiadat, bahasa dan sejarahnya, golongan orang yang mempunyai asal-
usul dan sifat khas yang sama. Dalam bahasa Sansekerta dikenal dengan istilah Wangsa
yang berarti hubungan persaudaraan, ras atau suku, hubungan darah dan keturunan.

Secara Sosiologi bangsa diartikan sebagai persekutuan hidup masyarakat yang


berdiri sendiri yang mempunyai kesamaan ras, bahasa, agama, adat istiadat, dan merasa
sebagai satu kesatuan. Sedangkan dalam arti politis bangsa diartikan sebagai masyarakat
yang berada dalam suatu wilayah dan mereka tunduk pada kekuasaan negara yang
bersangkutan.

Di bawah ini adalah pendapat beberapa pakar kenegaraan tentang pengertian


bangsa ditinjau dan beberapa sudut pandang :

No. Nama Pakar Pendapat yang Dikemukakan

1 Ernest Renan Bangsa terbentuk karena adanya keinginan untuk hidup bersama
(Perancis) (hasrat bersatu) dengan perasaan kesetiakawanan yang agung
2. F. Ratzel (Jerman) Bangsa terbentuk karena adanya hasrat bersatu. Hasrat itu
timbul karena ada rasa kesatuan antara manusia dengan tempat
tinggalnya (paham geopolitik)
3. Hans Kohn (Jerman) Bangsa adalah buah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah.
Suatu bangsa merupakan golongan yang beraneka ragam dan
tidak bisa dirumuskan secara eksak
4. Jalobsen dan Bangsa adalah suatu kesatuan budaya (cultural unity) dan
Lipman kesatuan politik (political unity)
5. Otto Bauer Bangsa adalah kelompok manusia yang mempunyai kesamaan
(Jerman) karakter. Karakteristik tumbuh karena adanya kesamaan nasib

Bila ditarik kesimpulan berdasarkan pengertian-pengertian di atas pengertian


bangsa memiliki ciri antara lain:
• Merupakan persekutuan hidup manusia
• Mempunyai perasaan/ tekad hidup bersama
• Menempati suatu wilayah tertentu
• Berada dalam kekuasaan pemerintahan
• Adanya persamaan karakter, identitas budaya, ras, agama, bahasa dan adat
istiadat

b. Terbentuknya Bangsa

Menurut pandangan Hans Kohn, kebanyakan bangsa terbentuk karena adanya


faktor-faktor objektif tertentu yang membedakannya dengan bangsa lain. faktor
tersebut antara lain: kesamaan keturunan, wilayah, bahasa, adat istiadat, kesamaan
politik, perasaan dan agama. Namun faktor terpenting dalam pembentukan suatu
bangsa adalah adanya kehendak atau kemauan bersama atau bersatu
(nasionalisme).

Menurut Friedrich Hertz, ada empat unsur yang berpengaruh dalam


pembentukan bangsa, yaitu:
• Keinginan untuk mencapai kesatuan nasional yang terdiri dari kesatuan sosial,
ekonomi, politik, agama, kebudayaan, komunikasi, dan solidaritas
• Keinginan untuk mencapai kemerdekaan dan kebebasan nasional sepenuhnya,
yaitu bebas dari dominasi dan campur tangan asing terhadap urusan dalam
negerinya.
• Keinginan akan kemandirian, keunggulan, individualitas, keaslian atau kekhasan.
Contoh: menjunjung tinggi bahasa nasional yang mandiri.
• Keinginan untuk menonjol (unggul) diantara bangsa-bangsa dalam mengejar
kehormatan, pengaruh dan prestise

Terbentuknya bangsa Indonesia secara politis terjadi sejak proklamasi

2
PKn X SMA Semester Ganjil

kemerdekaan di masa bangsa Indonesia berjuang bersama-sama untuk melepaskan


diri dari belenggu penjajahan dan bebas untuk membentuk pemerintahan sendiri
bebas dari campur tangan bangsa lain. Faktor yang mendorong terbentuknya bangsa
Indonesia antara lain didasari oleh :
• Adanya persamaan nasib yaitu kesengsaraan, kebodohan dan keterbelakangan
akibat belenggu penjajahan
• Adanya tekad untuk melepaskan diri dari penjajahan menuju kemerdekaan
• Adanya persamaan cita-cita bersama untuk mencapai masyarakat adil dan
makmur
• Adanya persamaan tempat tinggal yaitu wilayah nusantara

2.Negara
a. Pengertian Negara
Istilah negara diambil dari istilah Staat (Belanda dan Jerman) State
(Inggris), Etat (Perancis). Kata-kata asing tersebut diambil dan bahasa latin
“Status dan Statum” yang berarti keadaan yang tetap atau tegak. Negara pada
dasarnya adalah persekutuan hidup manusia, yang hampir sama dengan
persekutuan-persekutuan hidup Iainnya-lainnya seperti himpunan keagamaan,
profesi dan lainnya namun ada ciri khusus yang membedakannya yaitu
“kedaulatan. Hanya negaralah yang memiliki kedaulatan.

Pengertian negara banyak pakar yang memberikan pandangan berbeda-beda


tergantung sudut pandangnya, antara lain :

No. Nama Pakar Pendapat yang Dikemukakan


1. Roger H Soltau Negara adalah alat (agency) atau wewenang (Autority) yang
mengatur dan mengendalikan persoalan bersama atas nama
masyarakat
2. H.J. Laski Negara adalah suatu masyarakat yang diintegrasikan karena
mempunyai wewenang yang bersifat memaksa dan secara sah lebih
agung dari pada individu atau kelompok yang merupakan bagian
dari masyarakat itu
3. Max Weber Negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam
menggunakan’kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah
4. Goege Jelinek Negara adalah organisasi kekuasaan dan sekelompok manusia yang
telah berkediaman di wilayah tertentu
5. Robert Mac Iver Negara adalah asosiasi yang menyelenggarakan penertiban terhadap
suatu masyarakat dalam suatu wilayah berdasarkan sistem hukum
yang diselenggarakan oleh suatu pemerintahan, oleh karenanya
diberikan kekuasaan memaksa.
6. J. H. A Logeman Negara adalah organisasi kemasyarakatan yang bertujuan mengatur
dan menyelenggarakan suatu masyarakat
7. Miriam Budihardjo Negara adalah suatu daerah tenitorial yang rakyatnya diperintah
oleh pejabat dan benhasil menuntut dari warganya ketaatan pada
perundangan-undangan melalui penguasaan kontrol dan kekuasaan
yang sah

Berdasarkan beberapa pengertian di atas maka dapat kita simpulkan bahwa negara pada
dasarnya :
1) Suatu organisasi yang teratur
2) Memiliki kekuasaan untuk memaksa secara sah
3) Mempunyai wilayah tertentu untuk menyelenggarakan pemerintahan.
4) Organisasi tersebut untuk mengurus kepentingan atau persoalan bersama dalam
masyarakat

b. Sifat Hakekat Negara.


Sifat hakekat negara mencakup beberapa hal antara lain:
• Sifat Memaksa

3
PKn X SMA Semester Ganjil

Negara memiliki sifat memaksa yang berarti bahwa negara mempunyi kekuasaan
untuk memakai kekerasaan fisik secara legal. Untuk melaksanakan sifat ini negara
dilengkapi dengan alat-alat negara seperti politik dan tentara
• Sifat Monopoli
Sifat ini berarti bahwa negara memiliki monopoli dalam menetapkan tujuan
bersamaan masyarakat. Untuk mencapai tujuan ini negara dapat melarang suatu
organisasi politik tertentu berkembang. Contoh DI/TII, PKI
• Sifat Mencakup Semua
Seluruh peraturan perundang-undangan yang dibuat negara berlaku untuk semua
orang tanpa kecuali. Hal ini berarti semua orang termasuk penyelenggara negara
harus patuh dan tunduk pada peraturan perundangan yang berlaku

3.Asal Mula Terjadinya Negara


Ada tiga pendekatan dalam mempelajari asal mula terjadinya negara:
a. Pendekatan primer dan sekunder
Terjadinya negara secara primer
Menurut George Jellinek, terjadinya negara ada 4 tahapan (fase), yaitu:
1. Fase Genootschaft (persekutuan masyarakat)
Awalnya berupa sebuah keluarga, kemudian berkembang menjadi kelompok-
kelompok masyarakat persekutuan. Untuk mengurus kepentingan bersama
dipilihlah seorang Pemimpin primus interpares” (Orang yang terkemuka di antara
yang sama). Dia memegang kekuasaan menurut adat isitadat.
2. Fase Rijk (kerajaan)
Kepala suku sebagai primus interpares kemudian melakukan perluasan kekuasaan
dengan cakupan wilayah yang lebih luas dengan cara menaklukan suku-suku lain
dan membangun kekuatan untuk mempertahankan kekuasaannya. Berkat
kekuasaannya itu seorang primus interpares lama-kelamaan berubah menjadi
rasa yang berwibawa.
3. Fase Staat (negara)
Pada awalnya negara diperintah oleh raja yang sewenang-wenang (absolute) dan
pemerintahan disentralkan di pusat. Rakyat dipaksa untuk mematuhi kehendak
dan perintah raja. Hanya ada satu identitas kebangsaan. Fase ini dinamakan fase
nasional.
4. Fase Demoncratische Natie (negara demokrasi)
Negara demokrasi terbentuk atas dasar kesadaran akan adanya kedaulatan
rakyat. Negara demokrasi lahir sebagai reaksi terhadap kekerasan raja yang
sewenang-wenang. Rakyat menginginkan pemerintahan dikendalikan oleh rakyat
sendiri. Kepala negara harus dipilih oleh rakyat sendiri dan tunduk pada
kehendak rakyat (kedaulatan rakyat).
Fase seperti ini dinamakan negara demokrasi.

Terjadinya negara secara sekunder


Terjadinya negara secara sekunder tidak membicarakan bagaimana negara
pertama kali lahir, namun membicarakan lahirnya negara baru yang dihubungkan
dengan negara yang sudah ada sebelumnya.
Negara baru yang muncul biasanya akan mendapatkan reaksi dari negara lama yang
sudah ada. Reaksi tersebut berupa pengakuan dari negara lain.
Macam-macam pengakuan negara :
1. Pengakuan de facto,
Adalah pengakuan menurut kenyataan bahwa di wilayah itu telah berdiri suatu
negara. Pengakuan ini bersifat sementara karena masih diperlukan adanya
penelitian mengenai prosedur terjadinya negara tersebut. Apabila berdasarkan
penelitian negara tersebut berdiri dengan prosedur yang benar/ sah, maka dapat
ditingkatkan menjadi pengakuan secara yuridis.
2. Pengakuan de jure
Adalah pengakuan secara hukum lnternasional terhadap negara yang baru
berdirii, pengakuan ini merupakan pengakuan yang seluas-luasnya dan bersifat
tetap. Pengakuan de jure biasanya diberikan kepada negara baru yang sistem
pemerintahannya sudah berjalan relatif stabil.

b. Pendekatan Faktual

4
PKn X SMA Semester Ganjil

Pendekatan ini didasarkan pada kenyataan yang terjadi yang diungkapkan dalam
sejarah terjadinya negara tertentu.
• Pendudukan (Occupatie)
Suatu wilayah yang tak bertuan (belum dikuasai) kemudian diduduki atas dikuasai
oleh kelompok tertentu dan kemudian dijadikan sebuah negara.
Contoh: Liberia, yang didiami oleh budak-budak negro kemudian menjadi negara
merdeka pada 1847
• Peleburan (Fusi)
Dua negara atau lebih melebarkan diri menjadi satu negara baru.
Contoh; Negara Federasi Jerman, yang merupakan penggabungan dari Jerman
Barat dan Jerman Timur.
• Penyerahan (Cessie)
Suatu wilayah negara diserahkan kepada negara lain berdasarkan perjanjian
tertentu.
Contoh: wilayah Sleeswijk yang mulanya di bawah kekuasaan Austria, kemudian
diserahkan pada Jerman karena berdasarkan perjanjian bahwa negara yang kalah
yang perang harus menyerahkan negara yang dikuasainya kepada negara yang
menang perang. (Austria pada PD I kalah dengan Jerman).
• Penaikan (Acessie)
Suatu wilayah terbentuk karena adanya penaikan lumpur sungai atau akibat delta
yang lama kelamaan dihuni oleh kelompok manusia dan akhirnya terbentuk
negara.
Contoh: negara Mesir terjadi karena adanya delta sungai Nil
• Pencaplokan (Anexatie)
Suatu negara berdiri dengan mencaplok/menguasai suatu wilayah yang negara lain.
Contoh: Israel yang berdiri dengan menguasai sebagai wilayah Palestina, Suriah,
Yordania dan Mesir
• Pernyataan Merdeka (Proclamation)
Suatu wiayah yang mulanya dikuasai (dijajah) negara lain kemudian berjuang
untuk melepaskan diri dan berhasil menyatakan kemerdekaannya.
Contoh: Indonesia yang berdiri dengan menyatakan kemerdekaan dari Belanda
• Pembentukan Baru (Innovation)
Suatu negara pecah atau membubarkan diri yang kemudian berdiri negara baru..
Contoh: Serbia, Kroasia, yang berdiri setelah bubarnya negara Yugoslavia.
• Pemisahan (Sparatice)
Suatu bagian wilayah negara memisahkan diri dari negara yang menguasainya dan
menyatakan berdiri sendiri.
Contoh: Timor Leste yang memisahkan dari negara Indonesia.

c. Pendekatan Teoritis
Pada pendekatan ini para ahli mencoba mengungkap asal mula terjadinya negara
berdasarkan ide-ide atau pangan yang rasional, antara lain:
• Teori Ketuhanan (Theokrasi)
Teori ini beranggapan bahwa alam semesta adalah ciptaan Tuhan, termasuk
terbentuknya suatu negara tidak lepas dari kehendak dan kuasa Tuhan. Menurut
Julius Stahl, negara tumbuh bukan karena kekuatan manusia tetapi karena
kehendak Tuhan. Negara yang menganut teori ini biasanya dalam konstitusinya
dicantum keyakinan “By the grace of God” (dengan rahmat Tuhan).
• Teori Perjanjian Masyarakat (Du Contract Social)
Negara terbentuk dari hasil kesepakatan di antara manusia yang mendambakan
kehidupan bersama yang tertib dan teratur, Perjanjian untuk membentuk negara
dilakukan dalam 2 tahapan :
1. Pactum Unionis, adalah perjanjian antar individu untuk membentuk negara.
2. Pactum Subjectionis, adalah perjanjian antara individu pembentuk negara
dengan penguasa (Pemerintah)
Dalam Pactum Subjectionis inilah para ahli berbeda pandangan tentang
bentuk pemerintahan yang ideal, antara lain :
a. Thomas Hobbes

5
PKn X SMA Semester Ganjil

Bentuk pemenintahan yang ideal adalah Monarkhi absolute, alasannya


karena rakyat telah menyerahkan seluruh hal-halnya kepada raja dan tidak
dapat ditarik kembali.
b. John Locke
Bentuk pemerintahan yang ideal adalah Monarkhi Konstitusional alasannya
tidak semua hak warga negara diserahkan pada rasa. Namun hak warga
negara harus dijamin dalam Undang-Undang Dasar.
c. J.J.Rosseau
Bentuk pemerintahan yang ideal adalah Democratie (kedaulatan rakyat),
alasannya raja hanyalah mandataris rakyat, ia diangkat dan diberhentikan
oleh kekuasaan rakyat dan ia harus tunduk pada kemauan rakyat.
• Teori Kekuasaan
Negara terbentuk atas dasar kekuasaan, dan kekuasaan adalah ciptaan mereka
yang paling kuat. Karl Marx, negara terbentuk untuk mengabdi dan melindungi
kepentingan kelas yang berkuasa L. Duguit, seseorang karena kelebihannya (fisik,
ekonomi, kecerdasan maupun agama) dapat memaksakan kehendaknya kepada
orang lain.
• Teori HukumAlam
ThomasAquino : negara merupakan lembaga alamiah yang lahir karena
kebutuhan sosial manusia dan bertujuan menjamin
kepentingan umum.
Plato : negara terjadi secara alamiah dan proses perubahan yang
panjang (evolusi)
Aristoteles : terbentuknya negara merupakan perkembangan persekutu-
an manusia yang bermula dari keluarga → masyarakat →
negara.

4.Lenyapnya Negara
Negarapun dapat lenyap karena faktor-faktor di bawah ini:
a. FaktorAlam
Negara dapat hilang karena proses alam seperti gunung meletus, gempa bumi
besar, tsunami, tenggelam karena air laut pasang dan sebab lainnya.

b. FaktorSosial
Punahnya negara disebabkan karena perbuatan manusia seperti :
- Revolusi
- Perang
- Penaklukan
- Perjanjian
- Penggabungan

5.Unsur-unsur Negara
Menurut Oppenheimer dan Lauterpacht, suatu negara harus memenuhi unsur-unsur
yang harus dipenuhi yaitu :
a. Rakyat
Rakyat adalah terpenting dari suatu negara, karena rakyatlah yang pertama kali
membentuk negara. Secara politis rakyat adalah semua orang yang berada dan
berdiam dalam suatu negara atau menjadi penghuni negara yang tunduk pada
kekuasaan negara. Rakyat dapat digolongkan ke dalam beberapa
klasifikasi,seperti dalam bagan berikut :

Rakyat

Penduduk Bukan Penduduk

Warga Negara Bukan Warga Negara


6
PKn X SMA Semester Ganjil

o Penduduk adalah mereka yang bertempat tinggal tetap (domisili) dalam


wilayah suatu negara.
o Bukan penduduk adalah mereka yang berada dalam wilayah suatu negara
hanya untuk sementara waktu. Contoh: wisatawan asing, tamu asing
o Warga negara adalah mereka yang berdasarkan hukum merupakan anggota
dari suatu negara
o Bukan warga negara (orang asing) adalah mereka yang berada pada suatu
negara tetapi secara hukum tidak menjadi anggota negara yang
bersangkutan. Contoh: Duta besar, kontraktor asing
Penggolongan status penduduk dan bukan penduduk, warga negara dan bukan
warga negara diperlukan untuk membedakan hak-hak dan kewajibannya. Seorang
yang hanya berstatus penduduk memiliki hak dan kewajiban yang berbeda dengan
orang yang berstatus warga negara.

b. Daerah atau Wilayah

Wilayah atau daerah adalah tempat berhuninya rakyat dan tempat


diselenggarakannya suatu pemerintahan. Wilayah negara meliputi :
1. Daratan
Daratan adalah wilayah dipermukaan bumi dengan batas-batas tertentu dan di
dalam tanah di bawah permukaan bumi.
Batas-batas wilayah daratan dapat berupa :
- Batas alami, misalnya gunung, Iembah, sungai danau
- Batas buatan, misalnya pagar kawat, tembok, tiang, patok
- Batas menurut ilmu geofisika yaitu garis lintang dan bujur
Penentuan batas-batas wilayah antar negara ditentukan melalui suatu
perjanjian antar negara (traktat). Contoh: Persetujuan RI - Malaysia (1969)
tentang garis batas Kontinen di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan.
2. Lautan
Wilayah lautan suatu negara merupakan perairan berupa samudera,
selat, danau dan sungai.
Tentang kepemilikan wilayah laut oleh suatu negara ada 2 konsepsi
pokok yaitu res nullius dan res communis.
o Res nullius merupakan konsepsi yang berpandangan bahwa laut tidak ada
yang memiliki, sehingga masing-masing negara yang berdekatan boleh
mengambil atau menguasainya.
o Res communis, konsep ini beranggapan bahwa laut adalah milik bersama
masyarakat Internasional, sehingga tidak dapat dimiliki oleh masing-masing
negara.
Berdasarkan ketetapan hukum Laut Internasional (UNCLOS 1982-
Jamaika) penguasaan wilayah kelautan dibedakan antara lain :
o Lautan Teritorial
Laut yang jaraknya 12 mil laut, diukur berdasarkan garis lurus yang ditarik
dari garis dasar pantai ketika air surut.
o Zona Bersebelahan
Laut yang jaraknya 12 mil laut di luar batas laut tertonial (24 mil bila
diukur dari garis pantai). Dalam wilayah ini negara pantai dapat mengambil
tindakan dan menghukum pihak-pihak yang melanggar undang-undang bea
cukai, imigrasi dan ketertiban negara.
o Zona Ekonomi Eksklusife (ZEE)
Wilayah laut yang jaràknya 200 mil laut diukur dari garis pantai. Negara
pantai dapat menggali kekayaan alam lautan dan melakukan kegiatan
ekonomi tertentu. Negara lain bebas berlayar atau terbang di atas wilayah
ini namun tidak boleh menggali kekayaan alam di dalamnya.

7
PKn X SMA Semester Ganjil

o Landasan Benua
Wilayah lautan yang batasnya Iebih dari 200 mil laut. Negara pantai boleh
melakukan eksplorasi dan eksploitasi kekayaan alam didalamnya, namun
harus membagi keuntungannya dengan masyarakat Internasional.

3. Wilayah Udara
Wilayah udara adalah udara yang berada di wilayah permukaan bumi di
atas wilayah darat dan taut. Konvensi Chicago 1944, menyatakan bahwa setiap
negara mempunyai kedaulatan yang utuh dan eksklusif di ruang udara di atas
wilayahnya. Berdasarkan Undang-undang No. 20 Tahun 1982 tentang
pertahanan negara, wilayah kedaulatan dirgantara yang termasuk orbit Geo-
Stationer adalah 35.761 km. Beberapa teori tentang wilayah udara :
a. Teori Udara Bebas (Air Freedom Theori) meliputi dua aliran, yaitu:
 Kebebasan ruang udara tanpa batas
Ruang udara itu bebas dan dapat digunakan oleh siapapun. Tidak ada
negara yang mempunyai hak dan kedautatan di ruang udara.
 Kebebasan ruang udara terbatas
Setiap negara berhak mengambit tindakan tertentu untuk memelihara
keamanan dan keselamatannya.
Negara kolong (negara bawah) hanya mempunyai hak atas wilayah
teritoriat :
b. Teori Negara Berdaulat di Udara (The Air Sovereignty), meliputi :
 Teori Keamanan, menyatakan bahwa suatu negara mempunyai
kedaulatan atas wilayah udaranya sampai batas yang diperlukan untuk
menjaga keamanan wilayah negara. Menurut Fauchilte batas
ketinggian wilayah udara adalah 1.500 m.
 Teori Pengawasan Cooper, menyatakan bahwa kedaulatan negara
ditentukan oleh kemampuan negara yang bersangkutan untuk
mengawasi ruang udara yang berada di atasnya.
 Teori Udara (Schacter), menyatakan bahwa wilayah udara sampai
ketinggian di mana udara masih cukup mampu mengangkat baton dan
pesawat udara.

4. Wilayah/ Daerah Ekstrateritorial


Daerah ekstrateritorial adalah suatu negara yang berada di luar yang
berdasarkan hukum Internasional diakui sebagai daerah kekuasaan suatu
negara. Menurut Kongres Aachen 1818 tentang perwakilan diplomatik, yang
termasuk wilayah ekstrateritorial adalah:
 Kantor perwakilan diplomatik suatu negara
 Kapal yang berlayar di bawah bendera suatu negara

c. Pemerintah yang berdaulat


Pemerintah yang berdaulat adalah pemerintah yang memiliki kekuasaan
yang tertinggi sehingga dihormati dan ditata baik oleh rakyatnya maupun oleh
negara lain. Pengertian pemerintah mempunyai 2 arti, yaitu pemerintah dalam
arti luas dan arti sempit.
o Pemerintah dalam arti luas : adalah gabungan sebuah badan kenegaraan yang
berkuasa memerintah, yaitu badan legislatif, eksekutif dan yudikatif.
o Pemerintah dalam arti sempit : adalah suatu badan yang mempunyai
wewenang untuk menentukan kebijakan dalam suatu negara, yaitu Presiden
dan Dewan Menteri.

Kedaulatan menurut Jean Bodin adalah kekuasaan tertinggi untuk


menentukan hukum dalam suatu negara. Kedaulatan memiliki sifat-sifat pokok :
o Asli  Artinya kekuasaan itu tidak berasal dari
kekuasaan lain yang lebih tinggi
o Permanen  Artinya kekuasaan itu tetap ada selama negara
itu berdiri sekalipun pemegang kedaulatan
telah berganti-ganti
o Tunggal (bulat)  Artinya kekuasaan itu merupakan satu-satunya

8
PKn X SMA Semester Ganjil

kekuasaan yang tertinggi dan tidak dibagi-


bagi
pada badan lain.
o Tidak terbatas (absolute)  Artinya kekuasaan itu tidak dibatasi oleh
kekuasaan lain.
Macam-macam Kedaulatan Negara :
o Kedaulatan ke dalam
Pemerintah memihiki wewenang tertinggi untuk mengatur dan
menyelenggarakan organisasi negara sesuai peraturan perundang-undangan
yang berlaku
o Kedaulatan ke luar
Pemerintah berkuasa penuh, bebas, tidak terikat dan tidak tunduk pada
kekuasaan lain.

Macam-macam Teori Kedaulatan Negara :


Nama Teori dan
No Pokok-pokok Ajaran/ Pandangan
Tokoh
1. Kedaulatan Tuhan
1. Agustinus • Negara terjadi karena kehendak Tuhan. Kekuasaan yang
ada pada pemerintah berasal dari Tuhan, raja adalah
wakil Tuhan di bumi atau titisan dewa.
2. ThomasAquinas • Raja memegang kekuasaan berdasar aturan atau
kehendak dari Tuhan. Jadi pada hakekatnya Tuhanlah yang
berdaulat atas negara.

2. Kedaulatan Raja
1. N. Machiavelli • Kedaulatan negara berada di tangan raja, agar negara
2. Jean Bodin kuat raja berkuasa secara mutlak.
3. Hegel • Raja adalah penjelmaan kehendak Tuhan oleh karena itu
4. T. Hobbes kedudukan raja di atas Undang-Undang.

3. Kedaulatan Negara
1. George Jellinek • Negara adalah sumber kekuasaan dan negaralah
pemegang kedaulatan yang memihiki kekuasaan yang
tidak terbatas.
2. Paul Laband • Hukum dalam negara itu ada karena dikehendaki oleh
negara sehingga negara tidak wajib tunduk pada hukum
4. Kedaulatan Rakyat
1. JJ. Rosseau • Dalam negara rakyatlah yang berdaulat karena negara
2. Montesquieu memperoleh kedaulatan dari rakyat. Negara terbentuk
3. John Locke juga hasil perjanjian rakyatnya.
• Pemerintah menyelenggarakan kekuasaan atas amanat
dari rakyat.
5. Kedaulatan Hukum
1. Imanuel Kant • Hukum berada di atas segala-galanya hukum kekuasaan
tertinggi dalam negara.
2. Kranenburg • Negara hanya berperan sebagai penjaga malam yang
bertugas melindungi hak-hak warga negara. Negara tidak
boleh mencampuri urusan sosial ekonomi masyarakat.

d. Pengakuan Negara Lain

Pengakuan suatu negara terhadap negara Iainnya merupakan pemberian


keterangan atau deklaratif saja. Pengakuan itu tidak berarti mendirikan negara.
Pengakuan ini diperlukan untuk menjamin kelanjutan hubungan antar negara.
Negara yang baru merdeka memerlukan pengakuan dari negara lain karena
beberapa pertimbangan, antara lain :
• Adanya kekhawatiran akan kelangsungan hidupnya dari segala ancaman dan
gangguan balk dari dalam maupun luar
• Ketentuan hukum alam bahwa tidak ada suatu negara yang bertahan hidup
tanpa adanya bantuan dari negara lain
Jenis-jenis Pengakuan :

9
PKn X SMA Semester Ganjil

1. Pengakuan defacto
- Bersifat Sementara
Pengakuan yang diberikan tanpa melihat masa depan negara tersebut
bertahan atau lenyap. Bila nantinya negara yang diakui itu lenyap, maka
negara yang memberikan pengakuan akan menarik kembali pengakuannya.
- Bersifat Tetap
Pengakuan terhadap suatu negara hanya dapat menimbulkan hubungan di
bidang ekonomi dan perdagangan.

2. Pengakuan dejure
- Bersifat Tetap
Pengakuan terhadap negara lain berlaku untuk selamanya setelah melihat
adanya jaminan bahwa pemerintahan negara tersebut akan stabil dalam
jangka panjang.
- Bersifat Penuh
Negara yang diakui dan mengakui dapat menjalin hubungan baik ekonomi,
perdagangan dan diplomatik. Negara tersebut dapat saling menempatkan
duta dan konsul.

Makna pentingnya pengakuan negara


- Merupakan syarat deklaratif bagi berdirinya suatu negara, artinya hanya
bersifat menerangkan tentang adanya suatu negara baru. Apabila suatu
negara telah memenuhi syarat konstitutif, maka tanpa adanya pengakuan
dari negara lainpun, negara itu tetap berdiri.
- Merupakan bukti bawah negara baru ini telah diterima oleh negara lain
dalam rangka menjalin pergaulan antar negara. Negara baru yang telah
diakui keberadaannya akan dianggap sebagai satu anggota masyarakat
Internasional.
- Merupakan pintu pembuka hubungan kerjasama dengan bangsa lain,
kerjasama tersebut meliputi berbagai bidang kehidupan dari bidang ekonomi,
politik, sosial budaya dan pertahanan.
- Pengakuan dapat menciptakan status kenegaraan pemerintahan baru di
Iingkungan Internasional. Dengan diakuinya negara tersebut akan
mendapatkan perlakuan yang adil dari masyarakat Internasional.

6.Tujuan dan Fungsi Negara


a. Tujuan Negara
Tujuan negara sangat diperlukan untuk mengarahkan segala kegiatan
yang akan dilaksanakan sekaligus sebagai pedoman bagi penyelenggaraan
pemerintahan. Tujuan negara antara masing-masing negara memiliki
perbedaan karena dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain tata nilai
sosial budaya, sistem politik, letak geografis, sejarah perkembangan negara
dan idiologi yang dianutnya.

Beberapa teori tentang tujuan negara :


Nama Teori dan Penguasa yang
No Teori Tujuan Negara yang Dikemukakan
Tokoh Menerapkan
1. Kekuasaan negara Tujuan negara adalah mengumpul-kan
kekuasaan yang sebesar-besarnya.
Menuru Lord Shang Yang : caranya dengan
1. Lord Shang Yang menyiapkan militer yang kuat, 1. Jenghis Khan
menjauhkan rakyat dari kebaikan, 2. Kubhiilai Khan
kesusilaan, kebudayaan
Menurut N. Machiavelli : caranya dengan
2. Niccolo Machiavelli memperkuat sifat pribadi raja yang harus 1. Louis XlV
cerdik, licik, kejam dan menghalalkan 2. Hitler
segala cara.

2. Perdamaian Dunia Tujuan negara adalah menciptakan Belum ada


Dante Allegheiri perdamaian dunia. negara yang

10
PKn X SMA Semester Ganjil

Untuk itu perlu dibangun satu negara di menerapkan tapi


bawah satu imperium (kaisar) menjadi ilham
Pembentukan masing-masing negara berdirinya
merdeka hanya akan menimbulkan PBB
peperangan antar negara

3. Jaminan atas Hak Tujuan adalah membentuk dan Negara-negara


dan Kebebasan mempertahankan hukum supaya hak dan Eropa dan
Immanul Kant kebebasan warga negaranya terpelihara. Amerika dan
Negara berperan menjaga dan melindungi Amerika setelah
ketertiban hukum dan hak serta abad XVIII
kebebasan. Negara tak boleh campur
tangan urusan pribadi dan ekonomi warga
negara

4. Negara Negara bukan sekedar menjaga Negara-negara


Kesejahteraan ketertiban hukum belaka, namun harus modern pada
R. Kranenburg mengupayakan kesejahteraan warga umumnya
negaranya. Hukum bukan untuk
kepentingan penguasa namun untuk
kesejahteraan Seluruh rakyat

b. Fungsi Negara
Fungsi negara dapat diartikan sebagai tugas dari negara itu di adakah. Fungsi
negara kehidupan dalam negara demi tercapainya tujuan – tujuan negara
secara umum. Fungsi Negara meliputi :
• Menjaga ketertiban ( low and Order ), mencegah bentrokan dan
perselisihan dalam masyarakat ( negara bertindak sebagai stabilisatot )
• Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
• Mengusahakan pertahanan dan keamanan negara.
• Menegakkan keadilan.
Fungsi negara menurut beberapa ahli :
No Tokoh / Ahli Fungsi Negara Arti Fungsi negara

1. John Locke • Legislatif Membuat peraturan perundangan


• Eksekutif Melaksanakan peratura perundangan
• Federatif Mengurusi urusan luar negari, perang dan
damai.

2. Montesquieu • Legislatif Membuat peraturan perundangan


• Eksekutif Melaksanakan peratura perundangan
• Federatif Mengawasi Peraturan/ fungsi mengadili

3. Van Volen • Regeling Membuat peraturan


Hoven • Bestuur Menyelenggarakan pemerintahan.
• Rechsparaak Melaksanakan fungsi peradilan.
Melaksanakan fungsi ketertiban dan
• Politie
keamanan
4. Goodnow • Policy Making Membuat kebijakan
• Policy Executing Melaksanakan kebijakan
5. M. Kusnadi,SH • Melaksanakan Ketertiban ( Low and Order )
• Mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya

Tugas Negara :
a. Tugas Esensial  Mempertahankan negara sebagai organisasi politik yang
berdaulat.
b. Tugas Fakultatif  Memperbesar kesejahtaraan umum, baik moral,
intelektual, ekonomi dan sosial.

7.Bentuk Negara
a. Bentuk Negara

11
PKn X SMA Semester Ganjil

Negara kesatuan adalah bentuk negara yang bersusun tunggal yang


kedaulatan ke dalam dan luarnya berada di tangan pemerintah pusat. Negara
hanya memiliki satu undang – undang dasar, satu kepala negara, satu kabinet
dan satu Dewand Perwakilan rakyat. Hanya ada satu kebijakan yang
menyangkut persoalan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan
keamanan.
Negara kesatuan memiliki dua sistem yaltu:
• Sistem Sentralisasi
Menurut sistem ini segala urusan diatur oleh Pemerintah Pusat. Daerah
tinggal melaksanakan peraturan dan pemerintah pusat. Semua peraturan
perundangan berlaku untuk semua daerah.
Keuntungan sistem sentralisasi :
- Adanya keseragaman peraturan di semua wilayah negara
- Pelaksanaan pembangunan sangat merata antara daerah yang satu
dengan yang Iainnya
- Penghasilan daerah dapat dinikmati oleh Seluruh wilayah negara
Kelemahan sistem sentralisasi
- Tertumpuknya pekerjaan pemerintah pusat
- Peraturan pemerintah pusat belum tentu sesuai dengan kebutuhan
atau kondisi daerah
- Kebijakan pemerintah pusat sering terlambat sampai ke daerah

• Sistem Desentralisasi
Menurut sistem ini, negara memberikan sebagian kekuasaannya
kepada daerah untuk mengatur rumah tangganya sendiri (hak otonom).
Wilayah negara dibagi ke dalam daerah-daerah dan pemerintah pusat
memberikan sebagian kekuasaan kepada daerah yang disebut pemerintah
daerah
Keuntungan sistem desentralisasi :
- Pembangunan di daerah akan berkembang sesuai ciri khas daerah
- Peraturan dan kebijakan akan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan
- Tidak tertumpuk pekerjaan pemerintah pusat
- Partisipasi dan tanggung jawab rakyat terhadap daerah meningkat
Kelemahan sistem desentralisasi :
- Adanya ketidak seragaman peraturan antar daerah
- Tingkat kemajuan pembangunan tidak merata diantara daerah
- Penghasilan daerah tertentu tidak dapat dinikmati oleh daerah lain

• Negara Serikat (Federasi)


Negara Serikat adalah negara yang bersusun jamak, yang terdiri atas
beberapa negara bagian. Masing-masing negara bagian tidak berdaulat
karena yang berdaulat adalah gabungan negara-negara bagian (federal)

Ciri-ciri negara Serikat :


- Negara terdiri dari negara-negara bagian (bersusun jamak)
- Pemerintah pusat memperoleh kedaulatan dari negara-negara bagian
- Setiap negara bagian berwenang membuat UUD sendiri
- Setiap negara bagian memiliki Kepala Negara dan DPR sendiri

b. Bentuk-bentuk Kenegaraan
Bentuk
Pengertian Contoh Negara
Kenegaraan
Koloni Negara yang sepenuhnya berada di bawah Indonesia sebelum
penguasaan negara lain, urusan dalam 1945
negarajajahan sepenuhnya diatur oleh negara yang
menjajah

Trustee Negara yang sesudah perang dunia II diurus oleh Papu New Guinea
beberapa negara di bawah Dewan Perwakilan PBB. sampai tahun 1975

Mandat Negara yang tadinya jajahan negara yang kalah Kamerun, bekas
dalam perang dunia I dan diletakkan di bawah jajahan

12
PKn X SMA Semester Ganjil

perlidungan pengawasan Dewan Mandat PBB Jerman menjadi


mandate Perancis

Dominion Negara yang sebelumnya jajahan lnggris, kemudian Kanada, Australia,


merdeka dan berdaulat dan mengakui Raja lnggris Malaysia, Afrika
sebagai rajanya (lambang persatuan). Negara Selatan
dominion tergabung dalam British Commonwealth of
Nations (negara persemakmuran)

Protektorat Negara yang berada di bawah perlindungan negara Kamboja, Laos,


lain yang lebih kuat. Negara yang dilindungi Vietnam sebelum
dianggap tidak merdeka dan berdaulat. Ada dua merdeka adalah
macam negara protektorat yaitu protektorat protektorat dari
colonial dan protektorat Internasional. Perancis

Uni Dua negara atau lebih yang merdeka dan ber-daulat Belanda-Luxemburg
dengan satu kepala negara yang sama tahun 1890
Uni Personil : kalau hanya kepada negara yang Austria-Hungaria
sama (Belanda-Luxemburg 1890) tahun 1918
Uni Riil : Kalau negara-negara ini mempunyai
alat kelengkapan bersama (Austria-
Hungaria 1918)

8. Negara Kesatuan Republik Indonesia


a. Terjadinya Negara Republik Indonesia
Berdasarkan kenyataan sejarah, negara Republik Indonesia terbentuk
melalui Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Proses terbentuknya
melalui perjuangan yang sangat panjang karena harus menghadapi
kolonialisme Portugis, Inggris, Belanda dan Jepang ± 3,5 abad. Titik terang
menuju Indonesia merdeka diawali dari pembentukan Dokuritsu Junbi
Choosakai atau Badan Penyelidik usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan
Indonesia (BPUPKI) pada 29ApniI 1945 yang bertugas menyelidiki segala
sesuatu mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia. Badan ini menghasilkan
usulan tentang dasar negara dari Rancangan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia. Pada 7 Agustus 1945 dibentuk Dokuritsu Junbi Inkai atau
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang diketuai Ir.
Soekarno. Badan ini rapat 18 Agustus 1945 menghasilkan keputusan :
- Menentapkan dan mengesahkan Pembukaan dan UUD 1945
- Memilih Soekarno-Hatta menjadi Presiden dan Wapres RI
- Menentapkan akan membentuk Komite Nasional sebagai badan pembantu
Presiden untuk sementara waktu.

b. Tujuan Negara Republik Indonesia


Setelah Indonesia menyatakan kemerdekaannya, Indonesia menjadi
negara yang berdaulat, baik ke dalam maupun keluar. Sebagai negara yang
berdaulat pemerintah berhak penuh untuk menentukan tujuan negara yang
sangat diperlukan untuk mengarahkan segala kegiatan yang akan dilaksanakan
sekaligus sebagai pedoman bagi penyelenggaraan pemenintah. Konsep tujuan
negara Republik Indonesia secara eksplisit tertuang dalam Pembukaan
Undang-undang Dasar Indonesia 1945 pada alinea IV, antara lain :
- Melindungi segenap bangsa Indonesia dan Seluruh tumpah darah Indonesia
- Memajukan kesejahteraan umum
- Mencerdaskan kehidupan bangsa
- Ikut serta Melaksanakan ketertiban dunia

C. Semangat Kebangsaan (Nasionalisme dan Patriotisme) Indonesia


1. Pengertian Nasionalisme dan Patriotism
Nasionalisme berarti paham kebangsaan yaitu paham suatu bangsa yang
mempunyai perasaan cinta yang mendalam terhadap tanah air dan bangsanya.

13
PKn X SMA Semester Ganjil

Sedangkan patriotisme beranti suatu sikap rela berkorban demi kejayaan tanah
air. Patriotisme memiliki hubungan yang erat dengan nasionalisme, di mana
patriotisme memiliki hubungan yang erat dengan nasionalisme, di mana
patriotisme mengharuskan kita untuk mencintai tanah air tempat hidup bangsa
kita, sedangkan nasionalisme menuntut kita untuk mencintai bangsanya sendiri.
Dengan semangat nasionalisme memungkinkan kita untuk menggalang persatuan
dan kesatuan bangsa sehingga mampu mengatasi segala penbedaan suku, agama,
ras, golongan dan daerah.
Beberapa faktor yang mendorong tumbuhnya nasionalisme dan patriotisme
antara lain :
• Persamaan nasib
• Sejarah masa lalu
• Cita-cita dan tujuan
• Budaya dan bahasa

2. Tumbuhnya Nasionalisme Indonesia


Kapan dimulainya nasionalisme Indonesia tidak dapat disebutkan secara
tepat, namun pada umumnya berpendapat bahwa tumbuhnya nasionalisme
Indonesia diawali fase pergerakan nasional yang tumbuh pada awal abad 20 yaitu
sejak munculnya organisasi yang bensifat nasional yaitu Budi Utomo.
Secara historis kesadaran bersama sebagai bangsa yang terjajah
mendorong kesatuan untuk bersama-sama melawan kolonialisme dan
menggantinya dengan pemerintahan sendiri. Kesadaran ini menggugah dan
membangkitkannya dengan pemerintahan sendiri. Kesadaran ini menggugah dan
membangkitkan semangat kebangsaan. Alasan utama mengapa bangsa Indonesia
menggalang semangat nasionalisme melawan penjajah adalah penindasan,
ketidakadilan dan pemerkosaan terhadap hak-hak asasi rakyat Indonesia.
Gerakan nasional yang berlangsung di kawasan Asia menginspirasikan kaum
nasionalis Indonesia. Kemenangan Jepang terhadap Rusia pada perang Jepang-
Rusia (1905) juga memberikan dampak terhadap arus pergerakan nasional-nasional
Indonesia.
Nasionalisme Indonesia terjadi dalam suatu proses panjang dan berlangsung cukup
lama serta melalui tahapan-tahapan :
• Pembentukan perasaan senasib
• Kebangkitan nasional 1908
• Sumpah pemuda 1928
• Proklamasi Kemerdekaan l7 Agustus 1945

3. Pembinaan Nasionalisme Indonesia


Sebagai warga negara yang bertanggung jawab terhadap bangsa dan tanah
airnya kita wajib setia dan tetap menjaga kecintaan kita terhadap bangsa dan
tanah air Indonesia serta memelihara semangat persatuan dan kesatuan bangsa
agar cita-cita dan tujuan nasional dapat diwujudkan. Dasar hukum bagi
pembinaan semangat nasionalisme Indonesia antara lain :
• Pancasila Sila “Persatuan Indonesia”
• Pembukaan UUD 1945 alinea II dan IV
• Batang tubuh UUD 1945 pasal, 1, 30, 32, 35, 36
Unsur-unsur yang dapat merekatkan semangat persatuan Indonesia yang
wajib kita junjung diantaranya :
• Pancasila
• Lambang Negara
• Bendera Kebangsaan
• Bahasa Indonesia
• Lagu Kebangsaan
Beberapa sikap/ paham yang perlu kita perhatikan karena dapat
mendukung semangat nasionalisme dan kita hindari karena dapat melemahkan
nasionalisme.
Sikap/ Paham Pendukung Sikap/ Paham Penghambat
Nasionalisme Nasionalisme
* Patriotisme * Sukuisme

14
PKn X SMA Semester Ganjil

* Heroisme * Rasisme
* Kesetiakawanan sosial * Chauvinisme
* Kebersamaan * Liberalisme
* Gotong royong * Primordialisme
* Solidaritas * Sekularisme

Sikap nasionalisme dan patriotisme dapat kita wujudkan dalam kehidupan


sehari-hari baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat bangsa dan negara,
Diantaranya:
• Sikap rela berkorban demi bangsa dan negara.
• Menjunjung tinggi semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
• Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
• Bergotong royong menjaga kebersihan Iingkungan.
• Menjaga keamanan Iingkungan bersama dengan siskamling.
• Menciptakan suasana kerukunan di Iingkungan masing-masing.

15
PKn X SMA Semester Ganjil

Latihan soal 


A.Jawablah pertanyaan dibawah ini denga benar
1. Bedakanlah pengertian manusia sebagai mahluk individu dan mahluk sosial
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
2. Jelaskan pengertian bangsa secara politis !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
3. Sebutkan terjadinya negara secara primer !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
4. Bagaimana pendapat aristoteles tentang terjadinya negara !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
5. Sebutkan terjadinya negara secara sekunder !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
6. Sebutkan unsur – unsur pembentukan negara
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
7. Bagaimanakah teori terjadinya negara menurut teori perjanjian masyarakat !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................

8. sebutkan hal – hal yang mempengaruhi tujuan suatu negara


Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................

16
PKn X SMA Semester Ganjil

.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
9. Mengapa tujuan negara bagi suatu negara sangat penting !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
10. sebutkan fungsi negara menurut Montesquieu !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
11. jelaskan mengapa rakyat merupakan unsur terpenting bagi suatu negara !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
12. jelaskan mengapa penghuni negara dibeda bedakan statusnya ?
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
13. sebut dan jelaskan dua pandangan pokok tentang wilayah kelautan suatu negara!
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
14. Apa yang dimaksud dengan daerah ekstrateritorial ?
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
15. Sebutkan 4 sifat pokok kedaulatan suatu negara !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
16. Jelaskan pengertian pemerintah dalam arti luas !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
17. Jelaskan perbedaan negara kesatuan dengan negara serikat !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................

17
PKn X SMA Semester Ganjil

.................................................................. .............................
18. Jelaskan keuntungan dan kerugian negara kesatuan dengan sistem desentralisasi !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
19. Jelaskan perbedaan bentuk kenegaraan Uni Riil dengan Uni Personil !
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
20. Jelaskan paham kebangsaan dibawah ini yang dapat merusak nasionalisme
a. Sukuisme
b. Rasisme
c. Chauvinisme
d. Liberalisme
e. Primerdialisme.
f. Sekularisme
Jawab : .................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................
.................................................................. .............................

B.Pilihlah salah satu jawaban yang tepat !


1. manusia yang berakal dan berbudi, merupakan 4. Bangsa adalah kelompok manusia yang
hakekat manusia sebagai …. mempunyai kesamaan karakter.
a. Zoon politicon Karakteristik tumbuh karena adanya
b. Homo hominilupus kesamaan nasib. Pendapat itu
c. Homo hominisocius dikemukakan oleh ….
d. Homo sapiens a. Ernest Renan
e. Homo soloensis b. F. Ratzel
c. Jalobsen
d. Otto Beuer
e. Meriam budiarjo
2. Aristoteles berpandangan bahwa manusia
merupakan zoon politicon yang berarti …. 5. Perhatikan pernyataan di bawah ini!
a. Makhluk yang memiliki kesadaran diri 1) merupakan persekutuan hidup manusia
b. Makhluk yang suka hidup berkelompok- 2) merupakan persamaan agama yang
kelompok dianut
c. Makhluk yang suka tergantung pada makhluk 3) menempati suatu wilayah tertentu
lain 4) berada dalam kekuasaan
d. Makhluk yang suka menguasai makhluk lain pemerintahan
e. Makhluk yang suka hidup bermasyarakat 5) merupakan satu katurunan manusia
berdasarkan pernyataan diatas yang
3. Menurut Ernest Renan, terbentuknya bangsa merupakan ciri pengertian bangsa di
bukan karena hal-hal yang bersifat fisikal, tunjukan pada nomor …
namun dipersatukan oleh hal-hal yang bersifat a. 1,2 dan 3
ideal, yaitu …. b. 1,2 dan 4
a. Persamaan ras c. 1,4 dan 5
b. Persamaan bangsa d. 2,3 dan 4
c. Persamaan agama e. 2,3 dan 5
d. Persamaan letak geografis
e. Persamaan nasib dan cita-cita

18
PKn X SMA Semester Ganjil

6 Negara dapat mengguanakan kekerasan fisik 14. Tujuan negara adalah untuk mewujudkan
secara legal. Hal ini merupakan sifat hakekat kekuasaan negara yang sebesar – besarnnya oleh
Negara …. karenanya raja tidak perlu mempertim-bangkan
a. Manopoli moral, sebagaimana pendapat …
b. Memaksa a. Kranenburg
c. Mengadili b. Shang Yang
d. Mencakup semua c. Immanuel kant.
e. Atorier d. Nicollo Marchiavelli.
e. Thomas Hubbes
7 Pertumbuhan Negara secara primer pada
tahap kedua adalah …. 15. Menurut Immanuel kant tujuan negara adalah
a. Genooschaft untuk menjamin atas hak dan kebebasan warga
b. Autokrasi negara. Adalah perwujudan nagara …
c. Staat a. Demokrasi
d. Rijk b. Serikat
e. Demokrasi c. Hukum
d. Kesejahteraan
8 Terjadimya Negara karena suatu wilayah e. Persemakmuran.
Negara diserahkan kepada Negara lain
berdasarkan suatu perjanjian tertentu. 16. tujuan negara menurut pandangan Shang Yang
Terjadinya Negara tersebut berdasarkan …. adalah …
a. Ocupatie a. kekuasaan demi kehormatan bangsa.
b. Anextie b. Menjamin hak dan kesejahteraan bagi warga
c. Cessie negara.
d. Proklamasi c. Mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh
e. Innovasi rakyat.
d. Menciptakan kekuasaan negara yang sebesar –
9 Negara Timor Leste berdasarkan pendekatan besarnya.
factual terjadi secara ….
a. Proklamasi
e. Menciptakan dan mewujudkan kebahagiaan
umat manusia.
b. Anextie
17. unsur deklaratif atau pengakuan dari
c. Innovasi
negara lain diperlukan oleh suatu negara
d. Ocupatie
yang merdeka dan berdaulat untuk …
e. Sparatie
a. mematuhi tata urutan pergaulan
10 Menurut Dante Alleghieri tujuan Negara pada
internasional.
hakekatnya adalah ….
b. Syarat sahnya suatu negara didirikan dan
a. Membentuk kekuasaan sebesar-besanya
diakui.
b. Menciptakan perdamaian dunia
c. Memenuhi keinginan PBB agar menjadi
c. Mewujudkan kesejahteran rakyat
anggota.
d. Menciptakan kebebasan rakyat
d. Memperoleh sumbangan dana
e. Mewujudkan kepastian hokum
pembangunan.
e. Mendapat kedudukan yang sejaja dan
11. Negara yang bertujuan memberikan jaminan
baik.
ketertiban hukum agar hak dan kebebasan warga
negara terpelihara. Pernyataan tersebut sesuai
18. pengakuan secara resmi berdasarkan hukum
dengan teori tujuan negara …
oleh negara lain disebut …
a. Kekuasaan negara.
b. Perdamaian dunia. a. de facto d. deklarati
c. Hak dan kebebasan. b. de home e. konstitutif
d. Perjanjian masyarakat kemakmuran bersama. c. de Yure
e. Kesehateraan.
19. rasa cinta dan bangga terhadap bangsa dan
12. Menurut Hobbes terjadinya negara berdasarkan negaranya tanpa memandang rendah
factum subjectionis, idealnya negara berbentuk … bangsa lain disebut …
a. Monarkhi parlementer. a. chauvinisme
b. Monarkhi konstitusional. b. nasionalisme
c. Monarkhi Absolut. c. porvinisialisme
d. Republik Absolut. d. sukuisme
e. Republik parlementer. e. patriotisme

13. Negera terbentuk atas perjanjian masyarakat oleh 20. pentingnya nagara menumbuhkan semangat
karenanya penguasa dibentuk berdasar volunte kebangsaan terhadap warga negara karena
general. Menurut pendapat … …
a. J.J. Rousseau. a. kejayaan negara sebagai wujud
b. John Locke. tanggung jawab warga negara.
c. Thomas Hobbes. b. Negara melindungi seluruh penduduk
d. Montesquieu. negara.
e. Paul Laband. c. Pemerintah memikul tugas negara.

19
PKn X SMA Semester Ganjil

d. Kemerdekaan indonesia hasil perjuangan d. Menjunjung tinggi bahasa indonesia.


rakyat indonesia. e. Mementingkan kepentingan bangsa.
e. Dengan semangat kebangsaan akan di
perhitungkan bangsa lain. 26. Konsep yang beranggapan bahwa laut itu milik
bersama sehingga masyarakat Internasional
21. unsur – unsur negara yang terdapat dalam unsur dapat memanfaatkannya secara bersama – sama
deklaratif adalah … adalah …
a. rakyat a. Res Nulius.
b. wilayah b. Res Cummunis.
c. konstitusi c. Res Liberalis.
d. pemerintah yang berdaulat d. Res Publika
e. pengakuan negara lain. e. Res Dominus.

22. Negara adalah suatu persekutuan dari keluarga 27. Laut teritorial yang merupakan batas wilayah
dan desa untuk mencapai kehidupan yang negara berdasarkan hukum laut internasional
sebaik – baiknya. Hal itu dikemukakan oleh … adalah selebar …
a. Jean Bodin a. 3 mil d. 200 mil
b. G. Jellinek b. 12 mil e. Lebih dari 200 mil
c. Karl Marx c. 24 mil
d. Aristoteles
e. Logemann 28. kekuasaan ini tidak berasal dari kekuasaan lain
yang lebih tinggi, sifat kekuasaan tersebut
23. unsur konstitutif bagi berdirinya suatu negara merupakan sifat pokok kedaulatan …
yang tepat adalah … a. permanent
a. Rakyat, pemerintah berdaulat dan b. asli
pengakuan negara asing. c. bulat
b. Rakyat, wilayah dan pengakuan negara d. absolute
asing e. tunggal
c. Wilayah, pemerintah berdaulat dan
pengakuan negara asing 29. Makna Nasionalisme dalam kehidupan
d. Pemerintah dalam arti luas, wilayah dan alat sehari - hari adalah …
perlengkapan negara. a. Rasa cinta pada tanah air.
e. Rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat. b. Menjunjung semangat kekeluargaan.
c. Menumbuhkan sikap kegotong royongan.
24. Tokoh yang berpendapat bahwa bangsa adalah d. Semangat untuk musyawarah mufakat.
kesatuan budaya dan politik adalah … e. Menonjol semangat kedaerahan.
a. Ernest Renan
b. Fredirick Ratzel 30. perwujudan sikap patriotisme dalam kehidupan
c. Otto Bauer bermasyarakat antara lain …
d. Jalobsen and lipman a. mencintai produk dalam negeri.
e. Hans Kohn. b. Memilih barang yang bermerk luar negeri.
c. Mencintai agama yang dianutnya.
25. Salah satu tindakan yang tidak mencerminkan sikap d. Menonjolkan prilaku kebebasan
nasionalisme adalah … berpendapat.
a. Rela Berkorban demi bangsa dan negara. e. Merasa senasib sepenanggungan dengan
b. Bangga sebagai bangsa Indonesia. bangsa lain.
c. Berupaya mencintai miliknya sendiri.

20

Anda mungkin juga menyukai