Anda di halaman 1dari 76

BAB I PENDAHULUAN 1.1. ASPEK KEMANFAATAN DAN KEUNGGULAN 1.1.1.

Visi, Misi dan Tujuan Program Studi Globalisasi dunia yang sudah berjalan mulai tahun 2000, mendorong organisasi/lembaga/perusahaan untuk dapat berkembang pesat dan memiliki daya saing. Salah satu faktor terselenggaranya globalisasi adalah teknologi informasi yang mampu mempercepat aliran informasi dan data, serta mempermudah pekerjaan. Perubahan cepat, meluas dan merasuk dalam bidang teknologi informasi menjadi salah satu ciri menonjol masa ini. Banyak pekerjaan yang sebelumnya memerlukan kemampuan manusia, kini relative dapat digantikan dengan perangkat mesin otomatis. Misal, dahulu proses jual beli, mulai memilih produk sampai pembayaran dilakukan di tempat yang sama. Saat ini toko online maupun media sosial banyak digunakan sebagai sarana menawarkan produk-produk. Sehingga calon pembeli cukup melihat melalui internet dan melakukan transaksi tanpa harus dating ke tempat produsen/penjual. Dalam ruang lingkup perusahaan, banyak software yang dibuat untuk mendukung kinerja perusahaan, baik software keperluan internal maupun eksternal. Masyarakat dapat dengan cepat mengetahui informasi/berita tidak hanya dalam skala nasional tetapi internasional. Pengambilan keputusan yang sebelumnya memerlukan waktu yang lama dalam pengolahan data, kini dapat diselesaikan oleh sebuah aplikasi pendukung keputusan dengan cepat. Hal-hal tersebut yang menjadikan dasar program studi Teknik Informatika menjadi salah satu program studi yang diminati oleh lulusan siswa SMA sederajat. Banyak organisasi yang membutuhkan tenaga kerja yang mengusai teknologi informasi. Sehingga hal ini mendorong perguruan tinggi untuk membuka program studi tersebut. Visi Program Studi Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya Visi Program Studi Teknik Informatika Universitas Kartini (UNKAR) Surabaya Tahun 2014 Menjadi program studi yang unggul dalam menghasilkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan dan menerapkan teknologi informasi di tingkat nasional serta berperilaku profesional, inovatif dan mandiri. Misi Program Studi Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya 1. Menyelenggarakan pembelajaran di bidang ilmu teknik informatika 2. Memperkaya pengembangan ilmu melalui penelitian-penelitian yang inovatif dan bermanfaat. 3. Meningkatkan penyebarluasan ilmu teknik informatika kepada masyarakat 4. Menjalin kerjasama dengan organisasi nasional maupun internasioanl Tujuan Penyelenggaraan PS Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya 1. Menghasilkan lulusan yang menguasai dan mampu mengembangkan serta menerapkan teknologi informasi. 2. Menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing di tingkat nasional dan internasional. 3. Menghasilkan lulusan yang berperilaku profesional, inovatif dan mandiri. 4. Turut serta dalam pengembangan ilmu melalui penelitian tepat guna yang dipublikasikan baik di tingkat nasional maupun internasional 5. Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi. Sasaran PS Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya 1. Terbangunnya lembaga pendidikan tinggi bidang kajian Teknik Informatika yang mampu menghasilkan lulusan yang profesional, inovatif, dan mandiri. 2. Terciptanya wirausaha-wirausaha baru yang memiliki wawasan dan kemampuan mengembangkan usaha bidang teknologi informasi. 3. Meningkatkan kualitas mahasiswa, dosen dan tenaga penunjang akademik 4. Meningkatkan sistem evaluasi pembelajaran

5. Menerapkan mutu layanan terhadap mahasiswa 6. Mengembangkan kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat 1.1.2. Manfaat Program Studi Sesuai dengan visi, misi dan tujuan penyelanggaraan PS Teknik Informatika, manfaat yang dapat diberikan oleh PS Teknik Informatika terhadap institusi, masyarakat dan bangsa adalah: a. Meningkatkan kemampuan peserta didik, khususnya keunggulan dalam pelaksanaan pengkajian dan penelitian ilmiah di bidang Teknologi Informasi. b. Mendukung upaya peningkatan jumlah sarjana Teknik Informatika dengan standar akademik yang tinggi dan mempunyai kemampuan yang sesuai dengan bidang tugasnya serta berani bersaing didunia kerja nasional maupun internasional. c. Membantu upaya memperkuat dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang Teknik Informatika di PTN maupun PTS di kawasan Surabaya dan sekitarnya. d. Manfaat terhadap institusi: I. Dengan sistem pendidikan yang berbasis pengetahuan berbasis penelitian & pengembangan (research and development) dalam bidang teknologi informasi, PS Teknik Informatika akan bermanfaat bagi peningkatkan kualitas atmosfir akademik khususnya dalam bidang pengetahuan dibidang teknologi informasi di lingkungan Perguruan Tinggi bersangkutan. II. Dengan misi mengembangkan penelitian & pengembangan (research and development) dibidang Teknik Informatika yang hasilnya memiliki kualitas untuk dipublikasikan dan implementasi dalam masyarakat baik secara nasional maupun internasional, PS Teknik Informatika akan meningkatkan citra institusi di tingkat nasional maupun internasional yang pada akhirnya akan meningkatkan institution competitiveness. Dengan institution competitiveness yang lebih baik, intitusi akan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan kerjasama (collaboration activities) yang saling menguntungkan dengan universitas lain baik dalam negeri maupun luar negeri, industri, lembaga penelitian dan pihak-pihak terkait lainnya. e. Manfaat terhadap masyarakat: Dengan misi mengembangkan penelitian di bidang teknologi tepat guna dan menyebarluaskan teknologi yang berdaya guna bagi masyarakat, PS Teknik Informatika akan bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. f. Manfaat terhadap bangsa: Dengan kualifikasi lulusan yang berkualitas internasional, memiliki kemampuan menggunakan pengetahuan dan keterampilan dalam kawasan keahliannya untuk memecahkan masalah-masalah yang kompleks serta mampu bekerja sama dalam kegiatan penelitian dan pengembangan baik nasional maupun internasional, PS Teknik Informatika akan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas SDM Indonesia. 1.1.3. Kebutuhan dan Minat Berdasarkan data dari hasil rekapitulasi mahasiswa calon, diterima, lama dan baru, calon mahasiswa yang mendaftar pada peminatan program studi Teknik Informatika tahun 2009, setelah diolah maka diperoleh persentase calon mahasiswa yang berminat pada program S1 Teknik Informatika sebesar 14.55% dari jumlah keseluruhan pendaftar yang pada umumnya berasal dari siswa lulusan SMA di Jawa Timur. Dari data tersebut dapat dihitung jumlah siswa lulusan SMA (calon mahasiswa) yang berminat untuk melanjutkan ke program S1 Bidang Teknik Informatika seperti pada tabel 1.1 berikut ini. Tabel 1.1. Calon mahasiswa yang berminat melanjutkan program S1 di Bidang Teknik Informatika PT ITS Program Studi PS Teknik Tahun Akademik 2011/2012 2012/2013 206 222 2

2010/2011 239

PT Universitas Brawijaya Malang UK Petra

Universitas Trunojoyo Universitas Pembangunan PS Teknik NasionalVeteran Informatika Jatim Universitas PS Teknik Surabaya Informatika Jumlah : Sumber: forlap.dikti.go.id

Program Studi Informatika PS Teknik Informatika PS Teknik Informatika PS Teknik Informatika

Tahun Akademik 2010/2011 2011/2012 2012/2013 198 125 106 240 159 105 244 168 120

250

256

278

240 1158

252 1218

264 1296

Mahasiswa S1 Bidang Teknik Informatika Berdasarkan data dari hasil penelusuran jumlah mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi yang mempunyai program studi Teknik Informatika dapat digambarkan nilai meningkatnya jumlah serapan mahasiswa secara keseluruhan kurang lebih yakni 10.00%. Tabel 1.2. Jumlah Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika dari beberapa Perguruan Tinggi di Jawa Timur PT ITS Universitas Brawijaya Malang UK Petra Program Studi PS Teknik Informatika PS Teknik Informatika PS Teknik Informatika PS Teknik Informatika Tahun Akademik 2010/2011 2011/2012 2012/2013 100 100 200 100 100 200 100 100 200

Universitas 50 50 50 Trunojoyo Universitas Pembangunan PS Teknik 200 200 200 Nasional Informatika Veteran Jatim Universitas PS Teknik 200 200 200 Surabaya Informatika Jumlah : 650 850 850 Sumber: Hasil pengolahan data buku Rekapitulasi Mahasiswa Calon, Diterima, Lama & Baru, Lulusan Menurut PT yang bersangkutan. . Hal ini dapat dikatakan bahwa jumlah mahasiswa yang telah diterima dan yang terserap perguruan tinggi PTN/PTS yang mempunyai program studi Teknik Informatikayang ada di Jawa Timur selalu mengalami tren kenaikan. Lulusan S1 Bidang Teknik Informatika 3

Dari beberapa data jumlah lulusan yang dikeluarkan beberapa perguruan tinggi yang mempunyai program studi Teknik Informatikamempunyai jumlah lulusan yang relatif tidak sama. Pada beberapa perguruan tinggi negeri jumlah lulusan relatif kecil dibanding jumlah lulusan perguruan tinggi swasta. Hal ini diakibatkan jumlah serapan mahasiswa yang relatif cukup besar pada beberapa perguruan tinggi swasta. Dan prosentase pertumbuhan jumlah lulusan mencapai kurang lebih sebesar 15%. Tabel 1.3. Jumlah Lulusan Program Studi Teknik Informatika dari beberapa Perguruan Tinggi di Jawa Timur PT ITS Universitas Brawijaya Malang UK Petra Universitas Trunojoyo Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jatim Universitas Surabaya Program Studi PS Teknik Informatika PS Teknik Informatika PS Teknik Informatika PS Teknik Informatika PS Teknik Informatika 158 PS Teknik Informatika 162 178 Tahun Akademik 2011/2012 2012/2013 70 56 190 170 71 82 170 180

2010/2011 64 63 153 145

78 102 105 661 760 786 Sumber: Hasil pengolahan data buku Rekapitulasi Mahasiswa Calon, Diterima, Lama & Baru, Lulusan Menurut PT yang bersangkutan. 1.1.4. Profil Program Studi Sebagai landasan dalam penyusunan Kurikulum Program Studi (Prodi) Teknik Informatika mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI No.: 232/U/2000 tentang Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa serta Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No.: 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi. Selain itu penyusunan kurikulum juga didasarkan pada perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berbasis kebutuhan stakeholder terutama pada industri produk dan jasa. Oleh karena itu, lulusan diarahkan untuk memiliki kompetensi akademik dan kompetensi profesional di bidang ilmu Teknik Informatika dengan gelar Sarjana Komputer (S.Kom). Kualifikasi Kompetensi Lulusan Dalam penentuan kompetensi lulusan yang diharapkan dapat dikaji ke dalam unsur yaitu kompetensi pokok, kelompok profesi, fungsi pokok dan kualifikasi jabatan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 1.4. Kualifikasi Kompetensi Lulusan Kompetensi Pokok

Kelompok Profesi

Fungsi Pokok

Kualifikasi Jabatan

Menguasai konsep teoritis bidang

Analis Sistem IT Support Software

Merancang secara kreatif kebutuhan aplikasi di masyarakat

Pengetahuan dasar-dasar komunikasi, 4

pengetahuan teknik informatika, serta mampu memformulasika n penyelesaian masalah procedural Mampu mengaplikasikan dan memanfaatkan keilmuan teknik informatika dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi. Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.

Engineer Database Administrator Software architect/desain er Konsultan IT Computer Network/Data Communication Engineer Intelligence System Developer Programmer Web Designer Instruktur User interface designer

dan industri. Mengimplementasi-kan desain aplikasi. Menganalisis aspek teknologi dan ekonomi produksi desain. Berperan aktif dalam memantau efektivitas dan efisiensi aplikasi.

prinsip dan metoda desain, riset dan berpikir kreatif. Keterampilan presentasi bahasa Indonesian, bahasa Inggris, komunikasi bisnis, manajemen dan kewirausahaan. Sikap profesional menyangkut imtak, kejujuran, penghargaan terhadap waktu, antusiasme serta hubungan antar pribadi yang baik dalam kerja tim. Idealisme untuk meningkatkan kemampuan bersaing bangsa dalam bidang komunikasi pemasaran, pengembangan produk dan merek serta komunikasi visual secara umum.

Tabel 1.5. Profesi lulusan dari Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya berdasarkan konsentrasi keilmuan No. 1 2 Bidang Sistem Cerdas Rekayasa Perangkat

Profesi Intelligence System Developer Peneliti Analis Sistem 5

Lunak

Jaringan

Software Engineer Database Administrator Software architect/desainer Konsultan IT Programmer Web Designer User interface designer IT Support Konsultan IT Computer Network/Data Communication Engineer

1.2. ASPEK SPESIFIKASI 1.2.1. Posisi Program Studi yang diusulkan terhadap bidang ilmu di tingkat internasional dan nasional (Bidang ilmu atau kajian yang menjadi pokok dari PS dan Konstelasinya terhadap bidang ilmu lainnya) Program Studi Teknik Informatika (PS TF) dikatakan sebagai seni yang menyampaikan pesan ( brains of commmunication ) dengan menggunakan bahasa verbal yang disampaikan melalui media berupa desain yang bertujuan menginformasikan, mempengaruhi hingga merubah perilaku target audience sesuai dengan tujuan yang ingin diwujudkan. Sedang Bahasa rupa yang dipakai berbentuk grafis, tanda, simbol, ilustrasi gambar/foto, tipografi/huruf dan sebagainya yang disusun berdasarkan kaidah bahasa visual yang khas berdasar ilmu tata rupa. Isi pesan diungkapkan secara kreatif dan komunikatif serta mengandung solusi untuk permasalahan yang hendak disampaikan (baik sosial maupun komersial ataupun berupa informasi, identifikasi maupun persuasi). Information Technology atau yang sering disebut Teknik Informatika (TF) atau dulu masih berkaitan dengan Teknik Elektro. Sampai saat ini TF merupakan cabang ilmu dari Teknik Elektro itu sendiri. Sehingga sampai sekarang sudah berkembang dari Teknik elektro itu menjadi TF itu sendiri, dan banyak yang berpendapat bahwa kesemuanya dari beberapa ilmu 2 Program Studi itu (Teknik Elektro dan Teknik Informatika) itu benar saling berhubungan, bahkan mungkin lebih dari itu atau kurang dari mereka mengetahui apa yang dipelajari oleh TF yang sebenarnya. 1. Ilmu Pengetahuan 2. Filsafat, Etika 3. Teknik 4. Sosial Budaya 5. Ekonomi Akuntansi, Manajemen dan Bisnis Ilmu Pengetahuan, tanpa menotabenekan ilmu pengetahuan alam maupun sosial dll, seperti dokter, biologi dan sebagainya tapi yang ditekankan adalah Ilmu Pengetahuan yang luas. Seorang IT atau Programmer harus memiliki ilmu pengetahuan yang luas baik dari ilmu hitungan mau pun tidak. Karena tidak menutup kemungkinan seorang IT atau Prograamer ini mempelajari tentang ilmu pengetahuan untuk sesuatu yang akan dirancang. Contoh, seorang programmer ingin membuat suatu Aplikasi yang berhubungan dengan kedokteran. bagaimana bisa? Seperti contoh Aplikasi Pengambilan Keputusan Diagnosa Sebuah Penyakit, bagaimana mungkin aplikasi itu yang digunakan dapat memberikan Output atau Hasil yang jelas tanpa mengurangi pesan / informasi yang ingin disampaikan? satu - satunya cara ialah seorang programmer mempelajari sedikit banyak tentang ilmu kesehatan. bagaimana menggambarkan keluahan pasien? bagaimana mengumpulkan beberapa keluhan dari berbagai macam bentuk pasien? bagaimana menggambarkan sistem kerja pencernaan, pernapasan, penglihatan, dan lain-lainnya. Bagaimana mungkin juga membuat suatu skema P3K dengan jelas tanpa mereka mempelajari itu semua terlebih dahulu? Dan pastinya seorang programmer akan melakukan sebuah wawancara langsung tentang apa yang akan dimasukkan dalam sebuah Aplikasi Pengambilan Keputusan Atau contoh lainnya, ketika seorang IT atau Programmer merancang sebuah poster kehidupan mengenai kampanye social yang akan disebarluaskan melalui internet. Apakah mereka 6

tidak melakukan riset? Seperti contoh dalam mendesain logo dan mencari nama alamat web yang cocok buat Poster tentang kehidupan tadi, seorang IT / Programmer harus riset sampai ke beberapa alamat website yang serupa mengenai poster online tersebut. Kondisi dari website yang serupa tersebut dan menyimpan alamat URL beberapa website tersebut untuk kemudian di aplikasikan ke dalam bentuk aplikatif. Filsafat dan Etika, Untuk apa seorang IT / Programmer membutuhkan Filsafat, dan Etika? Bahwa semua cabang ilmu saat ini sumbernya adalah filsafat dari zaman Plato, Copernicus hingga sekarang. Ketika seorang Programmer membuat suatu karya, ia dituntut memiliki basic kefilsafatannya untuk menjelaskan tiap detil setiap karyanya. Mengenal bagaimana karakter seseorang terlebih dahulu dan menganilisis setiap permasalahan seorang klien dan tentunya kita juga harus tahu apa yang di suka dan tidak, dll. Etika, merupakan sesuatu yang harus dimiliki setiap orang karena ilmu tanpa etika adalah NIHIL. Sosial, Budaya, TF adalah ilmu yang dinamis bergerak sesuai dengan perkembangan zaman tidak seperti ilmu pasti yang selalu berkutat dengan rumus perhitungan yang telah ada. Sebuah karya / aplikasi yang diciptakan tentunya sebuah karya / aplikasi yang dapat diterima oleh masyarakat luas menembuh batas sosial dan kalangan tertentu terkecuali sebuah karya tersebut diciptakan untuk kalangan tertentu. Namun tetap saja, Sosial, Budaya setiap daerah berbeda beda. seorang IT atau Programmer menciptakan sebuah aplikasi di Wilayah pekampungan Negara Thailand tentu berbeda dengan desain yang diciptakan di perkampungan Jawa - Indonesia. Kebutuhan sistem di Amerika belum tentu sama jika di tempatkan di negara lain atau bahkan di belahan bagian dunia manapun. Ekonomi Akuntansi, Manajemen dan Bisnis, terbayangkan jika seorang desainer tidak memikirkan budget dan keuangan yang ada? operasinal kerja dan cara produksi juga harus di pikirkan secara keuangan. Seorang IT atau Programmer di tuntut dapat menguasai ilmu akuntansi, manjemen dan bisnis yang berlaku dalam dunia ekonomi. Menganalisis untung dan rugi hasil karya baik itu individu maupun kelompok secara mata uang juga harus dipikirkan tidak hanya mengukur dari kompleksitas yang akan dibentuknya. Komunikasi, ini jelas ilmu pendukung yang wajib untuk seorang IT atau Programmer. segala macam bentuk teori komunikasi harus dikuasi secara verbal untuk kemudian diaplikasikan kedalam bentuk code dan visual tanpa merubah keinginan dan solusi dari permasalahan dari komunikasi verbal. Bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar adalah pelajaran tambahan yang tersirat yang harus diketahui setiap desainer. Sebenarnya banyak sekali cabang ilmu yang bisa dikaitkan dengan TF. Namun sepertinya jurusan ini akan menjadi sebuah buku novel jika diungkapkan. Bagaimanapun juga TF bukan soal komplesitas dari Aplikasi atau kebutuhan di luar semata dan menarik saja, ada ilmu pendukung yang tersirat di dalamnya. Yang dijelaskan diatas hanya beberapa bidang ilmu yang dikaitkan kedalam bidang TF. Jadi Posisi PS TF terhadap bidang ilmu di tingkat internasional dan nasional adalah didasarkan pada profesi IT atau Programmer yang memiliki minimal 7 ( tujuh ) Dimensi Keilmuan yaitu : 1. Wawasan Teknologi, 2. Wawasan Sains, 3. Wawasan Seni, 4. Wawasan Sosial Dan Budaya, 5. Wawasan Filsafat Dan Etika (point 1 sampai 5 diatas digunakan untuk mengetahui cakupan hasil karya yang dituju sesuai dengan target tertentu). 1.2.2. Hubungan Program Studi dengan Program Studi lain pada institusi pengusul (minimum 60% perbedaan dari kurikulum program studi lain diatas institusi pengusul) Apa yang dipelajari di PS Teknik Informatika (TF) Teknik Informatika (TF) adalah cabang ilmu teknik elektro yang mempelajari konsep komunikasi dan ungkapan kreatif, teknik dan media dengan memanfaatkan elemen-elemen visual ataupun code untuk menyampaikan pesan untuk tujuan tertentu (tujuan informasi 7

ataupun tujuan persuasi yaitu mempengaruhi perilaku dan solusi permasalahan). Yang menarik dari sini adalah seorang sarjana TF harus bisa mengolah pesan tersebut secara efektif, informatif dan komunikatif. Banyak hal-hal mendasar yang dipelajari di program studi TF. Mengembangkan bentuk bahasa visual (bermain gambar), mengolah pesan (bermain kata) keduanya untuk tujuan sosial maupun komersial, dari individu atau kelompok yang ditujukan kepada kelompok lainnya. Visual berwujud kreatif dan inovatif untuk memberikan kesan dan pesan yang mudah diserap oleh masyarakat, sementara inti pesan harus komunikatif, efisien dan efektif saling mendukung agar tersampaikan dengan baik pada sasaran. Cakupan pekerjaan Teknik Informatika ini sangat luas, antara lain: mulai dari Staff IT dari berbagai bentuk macam perusahaan baik itu manufaktur, keuangan, makanan dan minuman, maupun sampai ke Sosial dan Kesehatan , Berbeda dengan Teknik Elektro yang ilmu dari teknik elektro ini cenderung ke beberapa alat dan elektro murni yang berkaitan dengan barang-barang elektronik seperti Televisi (TV), Radio, Air Conditioner (AC), Kipas Angin, Setrika, dll. Dalam ilmu ini mempelajari beberapa komponen dalam peralatan yang disebutkan tadi, dan bagaimana cara memperbaiki dari permasalahan tersebut Berikut adalah beberapa PS yang terkait dengan PS TF di Universitas Kartini Surabaya, sesuai dengan tabel 1.6. dibawah ini Tabel 1.4. Perbandingan Keilmuan PS TF Dengan Prodi Lain di Universitas Kartini Surabaya Teknik Industri Kemampuan praktis yang dilatarbelakangi penguasaan keilmuan menjadikan Sarjana Teknik Industri berpotensi dalam 4 sistem yaitu manusia, material, peralatan dan energy, dimana nantinya system bisa memproduksi atau meningkatkan nilai tambah, baik berupa barang atau jasa. Maka teknik industri dalam mengolah 4 sistem diatas ini mempunyai peranan sebagai berikut : Merancang Merancang menunjukkan beberapa kemampuan dari lulusan teknik industry kelak yang mampu kreatif dan bisa kombinasikan pengetahuan yang telah dimiliki ke dalam sebuah rancangan sistem. Sistem ini dapat berupa pula merancangan sistem solusi, yaitu rancangan solusi yang multidisiplin, multiapproach dan multidimensi. Itulah sebabnya banyak lulusan teknik industri yang bekerja pada bidang konsultasi. Meningkatkan Meningkatkan dapat diartikan sebagai manajemen. Pakar manajemen mengatakan bahwa Teknik Informatika Mampu mengembangkan aplikasi Sistem Informasi (SI), meliputi: 2. Menganalisis dan merancang system informasi 3. Mengimplementasikan rancang an sistem informasi dengan bahasa pemrograman yang sesuai Berkemampuan sebagai administrator Sistem dan Jaringan Komputer (SJK), meliputi: Menganalisis dan merancang sistem dan jaringan computer, Memilih teknologi jaringan yang tepat dalam penerapannya Membangun sistem jaringan dengan perangkat lunak dan perangkat keras yang sesuai Mampu mengembangkan Sistem Cerdas (SC), meliputi: Menganalisis dan merancang sistem cerdas Mengimplementasikan sistem cerdas Memiliki kemampuan tentang 8

terdapat perbedaan antara administrasi dan manajemen. Administrasi berorientasi untuk mengerjakan hal yang sama terus menerus secara tepat dan teratur, sedangkan manajemen bermakna ada peningkatan yang harus dilakukan. Berdasarkan definisi ini tentunya manajemen menunjukkan kemampuan untuk melakukan pemecahan masalah, karena inti dari peningkatan adalah kemampuan memecahkan masalah. Sistem ini mencakup kemampuan analisa, kemampuan manajemen proyek, berpikir secara sistematis, sehingga berguna dalam memecahkan masalah. Menginstalasi Menginstalasi menunjukkan kemampuan untuk melakukan pendefinisian langkah-langkah yang dibutuhkan untuk melakukan instalasi terhadap rancangan sistem. Menginstalasi memaksa seorang teknik industri untuk berpikir jauh kedepan dalam merancang dan meningkatkan sistem. Dalam 7 kebiasaan manusia efektif, konsep ini dikenal sebagai mulailah dari hasil akhir yang diinginkan (Begin With the End in Mind). Konsep ini merupakan perancangan yang sudah memasukkan unsur kemudahan pemeliharaan, pembuatan, bahkan pengontrolan kualitas sehingga produk dapat lebih cepat diterima oleh pasar dalam kualitas optimal.

konsep dan metodologi pe ngembangan Rekayasa Pe rangkat Lunak (RPL) secara sistematis yang dapat dijabarkan sebagai berikut: Mampu memilih dan menerapkan metode-metode yang tepat untuk mengembang kan sistem perangkat lunak sesuai dengan kondisi yang ada Mampu menangani seluruh siklus proses pengembangan sistem perangkat lunak Mampu menerapkan metode-metode standar untuk memperbaiki produk dan proses pengembangan sistem perang kat lunak

Melihat perbedaan mendasar menegenai bidang ilmu atau bidang kajian dari PS TF yang di usulkan dengan ketiga PS yang sudah ada di Universitas Kartini Surabaya, Kurikulum PS TF yang diusulkan memiliki lebih 60% perbedan dari kurikulum Teknik Industri.

1.3. KEUNGGULAN DAN KARAKTERISTIK YANG AKAN DIMILIKI BERBASIS TRACK RECORD YANG DIMILIKI Berdasarkan track record yang dimiliki, keunggulan dan karakteristik PS TF adalah: PS TF tidak akan menimbulkan persaingan tidak sehat dengan perguruan tinggi lain di sekitarnya karena akan dibedakan dalam bidang peminatan yang ada dari perguruan tinggi pesaing. Sumber daya PS TF baik sumber daya manusia maupun sumber daya sarana dan prasarana, akan memanfaatkan sumber daya yang ada pada program studi S1 Teknik Industri dan Teknik 9

Informatika tanpa mengganggu operasional dari program studi tersebut, sehingga apabila PS TF ditutup, relokasi sumber daya dapat dilakukan dengan mudah. Secara kuantitas dan kualitas, potensi dosen PS TF dan FTI dalam pemenuhan kebutuhan dosen dalam penyelenggaraan program studi S1 sangat memadai. Jumlah dosen tetap PS TF dan PS Penunjang adalah 17 orang. Sembilan (9) dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS TF berkulifikasi Magister dan Delapan (8) penunjang. Tiga (3) laboratorium untuk PS TF sebagai sumber daya sarana dan prasarana utama untuk mendukung metode pembelajaran berbasis Student-Centered Learning (SCL) dan LaboratoriumBased Education (LBE). PS TF tidak akan menambah beban finansial sepenuhnya kepada Yayasan Harapan Utama Surabaya Indonesia karena sumber pendanaan utama sepenuhnya berasal dari Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) mahasiswa. Sumber dana lain dapat berasal dari hibah atau kerjasama penelitian dan pengembangan dengan pihak-pihak terkait baik nasional maupun internasional.

10

BAB II KURIKULUM 2.1. ROAD MAP KEILMUAN DAN KEAHLIAN 2.1.1. Bidang ilmu atau bidang kajian yang menjadi pokok dari PS TF dan konstelasinya terhadap bidang ilmu lainnya Bidang ilmu atau bidang kajian yang menjadi pokok dari PS TF yaitu Sistem Sistem Informasi, Sistem Telekomunikasi dan Sistem Komputer. Secara ontologis, PS TF bermuara pada ilmu Teknik Elektro. Teknik Informatika adalah ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi, Disiplin ilmu ini mencakup beberapa macam bidang, termasuk di dalamnya: sistem informasi, ilmu komputer, ilmu informasi, teknik komputer dan aplikasi informasi dalam sistem informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekedar sistem informasi berbasis komputer saja, tetapi masih banyak informasi yang tidak dan belum diproses dengan komputer. 2.1.2. Perkembangan bidang ilmu atau bidang kajian saat ini dan 10 tahun kedepan Bidang ilmu atau bidang kajian yang menjadi pokok dari PS TF saat ini mengalami perkembangan yang signifikan dan akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang mengkuti kebutuhan masyarakat maupun kebutuhan akan pengembangan keilmuan itu sendiri. (Opportunity) Proyeksi Calon Mahasiswa Salah satu indikator kelayakan pendirian Prodi Teknik Informatika (PS TF) dapat dilihat dari besarnya jumlah peminat calon mahasiswa. Untuk memproyeksikan calon peminat pada Prodi TF FTI ada tiga rasionalisasi secara kuantitatif prospek yang digunakan, yaitu calon mahasiswa yang tidak tertampung pada Prodi Teknik Industri FTI Universitas Kartini Surabaya setiap tahunnya, calon mahasiswa yang tidak tertampung dari keseluruhan pendaftar di Universitas Kartini Surabaya tiap tahunnya dan proyeksi salah satu hasil penelitian tentang Prospek Pendidikan Tinggi Desain di Jawa Timur. Prospek Calon Mahasiswa dari Prodi Teknik Industri Data pendaftar pada Prodi Teknik Industri FTI Universitas Kartini Surabaya untuk empat tahun terakhir rata-rata sebanyak 102 calon mahasiswa tiap tahunnya, yang dapat ditampung ratarata sebanyak 50 orang atau hanya 48%. Oleh karena itu, masih terdapat sebanyak 98 orang atau 52% yang belum dapat ditampung setiap tahunnya. Dari sisa pendaftar yang tidak tertampung pada Prodi Teknik Industri FTI Universitas Kartini Surabaya inilah yang dapat diproyeksikan dapat mendaftar pada Prodi TF, karena Prodi Teknik Industri FTI Universitas Kartini Surabaya merupakan prodi yang lebih relevan/sesuai dengan Prodi Teknik Informatika. Adapun gambaran calon mahasiswa empat tahun terakhir pada Prodi Teknik Industri FTI Universitas Kartini Surabaya dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 2.1 Gambaran Peminat Calon Mahasiswa Pada Prodi Teknik Industri FTI Universitas Kartini Surabaya Empat Tahun Terakhir No. 1. 2. 3. 4. Tahun Penerimaan 2008/2009 2009/2010 2010/2011 2011/2012 Calon Mahasiswa Tertampung 40 40 42 50

Pendaftar 68 70 80 85

Ditolak 28 30 38 35 11

Jumlah 303 172 131 Sumber: Subag Registrasi dan Statistik BAAK Universitas Kartini Surabaya, 2011. Prospek Calon Mahasiswa dari Pendaftar di Universitas Kartini Surabaya Peminat yang juga diprediksikan cukup besar untuk masuk pada Prodi TF adalah calon peminat mahasiswa yang tidak tertampung pada prodi-prodi lain (selain Teknik Industri FTI Universitas Kartini Surabaya) tetapi dalam lingkup universitas, yaitu calon atau pendaftar yang tidak tertampung masuk di Universitas Kartini Surabaya, karena daya tampung prodi-prodi juga terbatas. Gambaran keseluruhan jumlah calon mahasiswa mendaftar di Universitas Kartini Surabaya untuk 4 tahun terakhir rata-rata 21.144 calon mahasiswa dan yang diterima rata-rata 3.838 atau hanya tertampung 18,15%. Sedangkan yang tidak tertampung sebanyak rata-rata tiap tahunnya sebanyak 17.306 atau 81,85% calon mahasiswa. Dari jumlah besar calon mahasiswa yang tidak tertampung masuk di Universitas Kartini Surabaya inilah yang akan diprediksikan sebagai calon yang akan masuk pada Prodi TF Universitas Kartini Surabaya bila dibuka. Tabel 2.2 Gambaran Pendaftar Calon Mahasiswa dengan Daya Tampung/Terserap dari Keseluruhan Program Studi di Universitas Kartini Surabaya Keadaan Peminat Masuk di Universitas Kartini Surabaya (S1) No. Tahun Penerimaan Tidak Jumlah Prodi Pendaftar Tertampung Tertampung 1. 2008/2009 3 202 110 92 2. 2009/2010 3 210 120 90 3. 2010/2011 3 225 120 105 4. 2011/2012 3 258 150 108 Jumlah = 895 500 395 Sumber: Subag Registrasi dan Statistik BAAK Universitas Kartini Surabaya, 2010. Prospek Calon Mahasiswa dari Analisis Penelitian Data tentang peminat calon mahasiswa terhadap pendidikan tinggi desain, yakni dari data peminat siswa SLTA (SMA dan SMK) di Jawa Timur rata-rata 2 orang/sekolah, dengan jumlah SMA dan SMK sebanyak 726 (belum termasuk MA atau sederajat lainnya) maka diasumsikan terdapat 1452 orang peminat. Kini di Jawa Timur jumlah SMA, SMK, dan MA atau sedarajat lainnya sebanyak 1032 (Buku Panduan Peserta SNMPTN 2010). Jika diprediksikan rata-rata 1 orang/sekolah saja dengan asumsi Prodi Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya tersosialisasi dengan baik ke sekolah-sekolah di wilayah ini, maka perkiraan peminat sebanyak + 1174 orang dan ditambah dengan + 10% dari provinsi lain di luar Jawa Timur (hasil pemantauan Jurusan Industri FTI Universitas Kartini Surabaya rata-rata peminat calon mahasiswa dari 4 tahun terakhir pada Prodi Industri Universitas Kartini Surabaya dan Sendaratasik dari luar Jawa Timur, yaitu rata-rata + 10%). Sehingga diprediksikan potensi calon peminat mahasiswa Prodi Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya bila dibuka + 1191 orang tiap tahunnya. Adapun analisis calon peminat pada Prodi TF Universitas Kartini Surabaya dapat dipredikasi sebagaimana yang digambarkan pada tabel berikut. Tabel 2.3 Proyeksi Peminat/Calon Mahasiswa Tiap Tahunnya Pada Prodi Teknik Informatika No. Wilayah/Provinsi 1. Jawa Timur 2. Jawa Tengah Jumlah Sekolah/Persentase Perkiraan Peminat 1032 1032 142 142 12

3.

Jumlah= Bali, Sulawesi, NTB, NTT, Papua Total=

10%

1174 117 1191

Sumber: Prospek Pendidikan Desain di Jawa Timur, 2010 Mengacu dari proyeksi peminat atau calon mahasiswa dari ketiga prospek tersebut di atas, maka sudah sangat layak untuk membuka Prodi Teknik Informatika di Universitas Kartini Surabaya, sebagai salah satu jalur pendidikan atau disiplin ilmu yang spesifik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terutama di Jawa Timur dan Indonesia timur saat ini. Kebutuhan Lulusan Prodi Teknik Informatika Teknik Informatika merupakan kumpulan disiplin ilmu dan teknik yang secara khusus menangani masalah transformasi atau pengolahan data dengan memanfaatkan se-optimal mungkin teknologi komputer melalui proses-proses logika. Pada teknik informatika bidang ilmu yang lebih banyak dikaji adalah bidang pemrograman dan komputasi, rekayasa perangkat lunak (software) untuk berbagai bidang aplikasi dalam berbagai bidang usaha, dan teknologi jaringan komputer. (Sumber : http://hendy303.wordpress.com/2012/11/11/prospek-kerja-teknik-informatika) Dasar ilmu dalam Teknik Informatika adalah algoritma. Pada Teknik Informatika, mahasiswa akan diarahkan untuk bisa menguasai ilmu dan keterampilan rekayasa informatika yang berlandaskan pada kemampuan untuk memahami, menganalisis, menilai, menerapkan, serta menciptakan piranti lunak (software) dalam pengolahan dengan komputer. Secara garis besar materi dalam teknik informatika dapat dikelompokkan menjadi beberapa bidang ilmu antara lain adalah : 1. Sistem Informasi; Memberikan pengetahuan dan pengertian dasar tentang konsep dan kerangka sistem informasi, metodologi dan teknik perancangan, pengembangan, pengetesan dan pemeliharaan sistem perangkat lunak 2. Rekayasa Perangkat Lunak; Materi yang dipelajari dalam bidang ini adalah Analisa dan Desain Obyek, Penyempurnaan Proses Rekayasa, Inspeksi Perangkat Lunak, Rekayasa Perangkat Lunak, Pemrograman Basis Data Client Server. 3. Pemrograman dan Komputasi; Memberikan pengetahuan dan kemampuan menganalisis permasalahan dalam ruang lingkup Komputasi, Komputasi Paralel, Sistem Terdistribusi, Teknologi Antar Jaringan. 4. Industri dan Jaringan Komputer; Materi yang dipelajari dalam bidang ini adalah Industri Komputer, Organisasi Komputer, Elektronika, Sistem Digital, Sistem Mikroprosesor, Jaringan Komputer dll. Prospek Lulusan Teknik Informatika Bidang aplikasi komputer sangat luas, hampir tidak ada ruang kehidupan yang tidak tersentuh oleh teknologi komputer. Luasnya bidang aplikasi tersebut, terbatasnya jumlah system analyst, pesatnya perkembangan teknologi informasi, dan tingginya kebutuhan pengembangan perangkat lunak memberikan prospek yang sangat cerah bagi lulusan Teknik Informatika. Jenis pekerjaan yang tepat untuk lulusan Teknik Informatika antara lain adalah: Programmer, Sistem Analis, Web Designer, Software Engineer/Web engineer, Computer network/Data Communication Engineer, Instansi Pemerintah dan Lembaga Penelitian, Lain-lain (perusahaan-perusahaan jasa telekomunikasi, perbankan, konsultan atau dosen di perguruan tinggi negeri maupun swasta, dll) Software Engineer Berperan dalam pengembangan perangkat lunak untuk berbagai keperluan. Misalnya perangkat lunak untuk pendidikan, telekomunikasi, bisnis, hiburan dan lain-lain, termasuk perangkat lunak untuk model dan simulasi. System Analyst dan System Integrator Berperan dalam melakukan analisis terhadap sistem dalam suatu instansi atau perusahaan dan membuat solusi yang integratif dengan memanfaatkan perangkat lunak. 13

Konsultan IT Berperan dalam perencanaan dan pengevaluasian penerapan IT pada sebuah organisasi. Database Engineer / Database Administrator Berperan dalam perancangan dan pemeliharaan basis data (termasuk data warehouse) untuk suatu instansi atau perusahaan. Web Engineer / Web Administrator Bertugas merancang dan membangun website beserta berbagai layanan dan fasilitas berjalan di atasnya. Ia juga bertugas melakukan pemeliharaan untuk website tersebut dan mengembangkannya. Computer Network / Data Communication Engineer Bertugas merancang Industri jaringan, serta melakukan perawatan dan pen gelolaan jaringan dalam suatu instansi atau perusahaan. Programmer Baik sebagai system programmer atau application developer, sarjana informa tika sangat dibutuhkan di berbagai bidang, misalnya bidang perbankan, teleko munikasi, industri IT, media, instansi pemerintah, dan lain-lain. Software Tester Terkait dengan ukuran perangkat lunak, sarjana informatika dapat juga berperan khusus sebagai penguji perangkat lunak yang bertanggung jawab atas kebenar-an fungsi dari sebuah perangkat lunak. Game Developer Dengan berbagai bekal keinformatikaan yang diperolehnya termasuk computer graphic, human computer interaction, dll, seorang sarjana informatika juga dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak untuk multimedia game. Intelligent System Developer Dengan berbagai teknik artificial intelligence yang dipelajarinya, seorang sarjana informatika juga dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak yang intelejen seperti sistem pakar, image recognizer, prediction system, data miner, dll. Sebagai pendukung dalam melihat kebutuhan lulusan Teknik Informatika berikut ini, yaitu dengan adanya bidang usaha pelbagai sektor di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya atau kawasan timur Indonesia, profesi/jabatan dan persentase daya serap sektor-sektor usaha tersebut dari keseluruhan lulusan yang dapat dijadikan sebagai acuan masukan, antara lain : Tabel 2.4 Profesi/jabatan dan Persentase Daya Serap Pada Sektor-sektor Usaha di Jawa Timur No Sektor Usaha/Instansi

Bidang/Bagian Pekerjaan Visualizer Computer Graphic Artist Art Director Associate Creative Director Illustrator Art Designer Creative Staff

% Daya Serap 8%

1. Periklanan

2. Publikasi/Grafika

2%

14

3.

Hiburan/Penyiaran dan Multimedia

4. Manufaktur/Jasa lainnya

5. Lembaga Pemerintahan

Graphic Designer Illustrator Web Designer Computer Graphic Artist Animator Creative Staff Promotion Staff Visual Merchandizer Progammer PAUD Penyuluh Staf Promosi

35 %

45 %

10 %

Sumber: Dinas Tenaga Kerja Propinsi Jawa Timur, 2010 Disamping itu, penciptaan lapangan kerja baru dengan semangat jiwa kemandirian, kewirausahaan (enterpreneur-ship) yang dapat dibuka sendiri oleh lulusan Prodi Teknik Informatika secara profesional, antara lain: Biro Konsultan Desain dan Pemrograman; Wadah Pelatihan Program Desain dan Pemrograman, Software House, Wadah Pelatihan Maintenance Jaringan Komputer. Bidang-bidang tersebut cukup laris dan dibutuhkan akhir-akhir ini dalam dunia politik, ekonomi, hukum dan sosial serta bidang kehidupan lain, demikian majunya sehingga menuntut adanya berbagai disiplin ilmu sebagai media yang dapat menyampaikan ekspresi, keinginan, gagasan, publikasi kepada masyarakat umum. Sebagai contoh fasilitas yang terkait dengan dunia Teknik Informatika di kota Surabaya saat ini adalah: Tabel 2.5 Perusahaan dan Industri yang terkait dengan Teknik Informatika di Jawa Timur dan Sekitarnya No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Nama Perusahaan Televisi Republik Indonesia (TVRI) Jawa Timur Jawa Pos Group (JTV, Jawa Pos, NBA) Surabaya TV SBO TV Surfsoft Indonesia Irama Tara Record Multisentra Corp. Media Aditama Graphics Cipta Kreasi Utama Kaminang Jaya Jong Java Astra Graphia Tbk Rasma Agung Takma Smile Group Bidang Usaha Pertelevisian Pertelevisian, Surat Kabar, Percetakan Pertelevisian Pertelevisian Software House Studio Rekaman Web. House Multimedia Design Souvenirs, Manufactures Desain, Souvenir Electronik-Design Automation Percetakan Percetakan,Konsultan Desain Advertising indoor & Outdoor Printing and design Pertelevisian, Surat Kabar, Percetakan

16. Kompas Gramedia Group Sumber: Yellow Pages, Surabaya 2010-2011

15

Dari gambaran di atas menunjukkan bahwa jumlah fasilitas, institusi dan perusahaan yang bergerak dibidang jasa yang terkait erat dengan bidang ilmu Teknik Informatika di Jawa Timur dan sekitarnya cukup banyak. Dengan demikian kesempatan untuk menggeluti dan berkarya Teknik Informatika sangat terbuka, sehingga tenaga-tenaga ahli bidang Teknik Informatika yang dibutuhkan di daerah ini tidak perlu didatangkan lagi dari luar Jawa Timur. Karena itu, daya serap lulusan Prodi Teknik Informatika cukup memiliki prospek yang signifikan dalam kerangka membangun Jawa Timur dan kawasan timur Indonesia.

Keberlanjutan Program (Suistainability) Hal-hal yang berkenaan dengan keberlanjutan program Prodi Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya, yakni: Peminat Dari perkiraan sumber masukan yang tersaji pada Tabel 2.2 dan Tabel 2.3, maka diduga tidak akan kekurangan peminat atau peserta. Berdasarkan animo calon yang ingin masuk di Universitas Kartini Surabaya cukup besar dan daya tampung yang sangat terbatas, maka sebagai alternatif pilihan adalah Prodi Teknik Informatika. Prodi Teknik Informatika juga merupakan program studi sebagai penyalur minat/bakat di bidang seni, karena itu dapat menjadi daya tarik tersendiri. Hal lain yang mendorong peminat adalah kebutuhan tenaga desainer bidang Teknik Informatika sangat dibutuhkan pada pasar kerja. Pasar Tenaga Kerja Seperti yang dipahamin bahwa tenaga terdidik secara formal dapat bekerja secara sistematis dan profesional, sehingga lulusan Prodi Teknik Informatika dengan kualifikasi S1 kehadirannya sangat dibutuhkan. Kemudian, tingginya perhatian pemerintah terhadap bidang pendidikan dan kondisi kehidupan masyarakat yang menyadari peran dan fungsi serta, pentingnya pendidikan desainer, merupakan peluang positif Prodi Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya untuk mempersiapkan tenaga terdidik yang profesional dalam bidang pendidikan Teknik Informatika yang berkualifikasi sarjana. Misalnya, di Kota Surabaya kini perusahaan-perusahaan dan institusi pelatihan dan instasi membutuhkan tenaga kerja dan pelatih profesional dalam bidang Teknik Informatika yang berkualifikasi pendidikan S1. Hal yang sama pada kota-kota provinsi Kawasan Timur Indonesia, tentunya membutuhkan tenaga kerja pula sekalipun dalam jumlah yang berbeda. 2.1.3. Kemanfaatan terhadap perkembangan bangsa Lulusan yang memiliki kompetensi keahlian pada bidang ilmu pokok di atas termasuk hasilhasil karya ilmiah yang terkait akan memberikan kemanfaatan terhadap bangsa khususnya dalam hal: Bagi Universitas Kartini Surabaya Program studi Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya akan membantu pencitraan institusi karena, bidang ilmu tersebut mampu mengakomodir peningkatan kepedulian masyarakat terhadap hasil-hasil budaya, peninggalan masa lampau, lingkungan yang alami (natural), dan kebudayaan nasional (cultural heritage). Hal ini juga sesuai dengan komitmen dari bangsa-bangsa di dunia melalui statement yang dilegalisasi UNESCO, untuk melestarikan kebudayaan tradisi dan lingkungan hidup. Bagi masyarakat Dalam era globalisasi, peran Teknik Informatika menjadi sangat penting. Manusia dengan kesibukan sehari-hari yang menyita sebagian besar waktunya, cenderung mengutamakan efektivitas. Efektivitas dapat dicapai dengan mengkomunikasikan suatu informasi atau pesan secara visual. Dengan perkembangan seperti inilah kemudian muncul kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki spesialisasi di bidang ini, yang kemudian muncul disipilin yang dikenal sebagai bidang 16

Teknik Informatika sebagai sarana identifikasi, sarana informasi dan instruksi, dan sarana presentasi dan promosi. Manfaat bagi bangsa Industri kreatif sangat penting demi mengangkat citra bangsa, selain itu industri kreatif merupakan sumberdaya yang terbarukan dan mengandalkan ide sehingga tidak ada habisnya selagi terus dikembangkan sehingga mampu memberikan kontribusi yang berkesinambungan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia 2.2. RANCANGAN KURIKULUM 2.2.1. Profesi, Bidang Pekerjaan, atau bidang keilmuan dan keahlian yang dapat diisi oleh lulusan Kualifikasi Kompetensi Lulusan Dalam penentuan kompetensi lulusan yang diharapkan dapat dikaji ke dalam unsur yaitu kompetensi pokok, kelompok profesi, fungsi pokok dan kualifikasi jabatan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 1.4. Lulusan Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya dapat merancang karya desain yang mengutamakan pada proses kematangan serta integrasi keilmuannya dengan keilmuan lain yang bermanfaat bagi profesi industri kreatif dan masyarakat. Adapun Profesi lulusan dari Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya berdasarkan konsentrasi keilmuan dapat dilihat pada tabel 1.5. 2.2.2. Profil atau karakteristik (spesifikasi teknis) lulusan PS TF Kompetensi Lulusan Program studi Teknik Informatika Sistem Universitas Kartini Surabaya menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi utama dalam bidang Kesehatan dengan tiga peminatan yaitu desain Multimedia, Programming, dan Manajemen Jaringan Komputer, serta kompetensi pendukung lainnya; kompetensi tersebut dijabarkan sebagai berikut : Mampu bekerja di lingkungan global, yang didukung oleh sikap, prilaku profesional, dan etika yang baik. Mampu merancang, membangun dan mengembangkan bisnis, yang didukung oleh pengetahuan, wawasan dan ketrampilan entrepreneur & intrapreneur. Mampu menganalisis dan merancang konsep Aplikasi secara efektif dan efisien berbasis teknologi informasi. Mampu mengolah Image Desain untuk keperluan Web Design. Mampu melakukan pengembangan penelitian di bidang Teknik Informatika dan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Peminatan Mampu mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik khalayak dan persoalan bisnis ke dalam Teknik Informatika. Mampu menyajikan bentuk komunikasi interaktif yang bersifat kreatif dibidang multimedia secara profesional. (Multimedia) Mampu membuat konsep dan berimajinasi tinggi dan mengemplementasikan sebuah rancangan kreatif melalui program Animasi. (Digital Animasi)

Peluang Karier Lulusan program studi Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya selain dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, juga dapat bekerja sesuai dengan bidang ilmunya dalam dunia bisnis swasta, pemerintah maupun membuka usaha sendiri. Secara lengkap dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

17

No 1 2

Peluang Karier Software Enggineer System Analyst

3 4

Web Enggineer Computer Network Specialist Database Analyst Sales & Distribution Analysist Lecture / Trainer Konsultan Teknik Informatika / IT Support Animator

Keterangan Perancang, pencipta, pengelola Aplikasi penunjang untuk kalangan perusahaan/organisasi Perancang, menganalisa sebuah permasalahan untuk menemukan sebuah solusi yang dapat di jalankan pada suatu perusahaan/organisasi Perancang, pencipta, pengelola kemasan (packaging) suatu organisasi/ perusahaan Perancang, pencipta, pengelola Media Jaringan Komputer yang ada di beberapa perusahaan / organisasi Pengembang, pengelola Database/tempat penyimpanan data elektronik yang sangat Detail dari suatu organisasi/ perusahaan Analis perencanaan jalur distribusi dan penjualan dalam perusahaan Staff Pengajar untuk melakukan transformasi Ilmu Teknik Informatika Menjadi konsultan di bidang Teknik Informatika suatu organisasi/ perusahaan

7 8

Perancang, pencipta, pengelola film animasi suatu organisasi/ perusahaan yang dibuat untuk Profile

2.2.3. Kualifikasi Hasil Pendidikan (Learning Outcomes) Landasan Kepribadian Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bertanggung jawab,memiliki integritas ilmiah, jujur, berbudi pekerti dan berkepribadian yang luhur, berjiwa teladan, menghargai karya orang lain dan memiliki motivasi dan kesadaran untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitasnya dibidang ilmu Teknik Informatika. Penguasaan keilmuan dan ketrampilan Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Software Enggineer, Multimedia Jaringan, digital animasi, memahami dan menguasai pendekatan, metode, kaidah ilmiah serta keterampilan penerapannya di dalam menyelesaikan masalah-masalah yang terkait dengan ilmu Teknik Informatika. Kemampuan berkarya Mampu bekerja dalam pilihan kariernya seperti dosen, peneliti, perencana ataupun konsultan untuk mneghasilkan inovasi bidang desain sesuai kebutuhan manusia dan lingkungan. Sikap dan perilaku dalam berkarya Menjunjung tinggi profesionalisme, berpikir kritis, sistemik, menghargai hasil karya sendiri maupun orang lain, arif bijaksana dalam berbicara dan berprilaku, serta peka dan tanggap terhadap masalah-masalah yang berkembang di bidang desain IT, Jaringan Multimedia dan Software Enggineer. Pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat Membuka diri untuk kerjasama lintas disiplin ilmu dan lintas bangsa, melakukan perencanaan yang berbasis partisipasi masyarakat.

18

2.2.4. Kompetensi Utama dan kompetensi Pendukung Sebagai suatu bentuk layanan ahli dengan kemampuan untuk mengambilkeputusan non-rutin dalam melaksanakan tugasnya, Standar Kompetensi Lulusan S-1 PS TF secara utuh terdiri dari: 1. Kompetensi Utama a. Kualifikasi Kepribadian: i. Berjiwa pancasila dan berakhlak mulia dan memiliki kepribadian yangtinggi. ii. Memiliki jiwa pembaharuan sebagaimana etos kerja dalam bidang Teknologi Informasi sehingga mampu menghadapi situasi-situasi yang berkembang sesuai dengan perkembangan Teknik Informatika, yang dilandasi oleh kemampuan untuk mandiri dalam menyesuaikan perkembangan zaman. b. Kualifikasi Intelektual: i. Memiliki kemampuan berpikir ilmiah (logis, sistematis, faktual) dan berpengetahuan luas dengan mengedepankan metodologi berfikir dalam pemecahan masalah. ii. Memiliki kemampuan mengembangkan ilmu pengetahuan serta mampu melakukan aplikasi terhadap bidang Teknik Informatika dengan masalah-masalah pembangunan dan perencanaan sumberdaya manusia yangberkualitas. c. Kualifikasi Profesional i. Mempunyai kemampuan meneliti yang dapat memperoleh permasalahan serta pemecahan untuk implementasi teoritis ke dalam realitas kehidupan sehingga mampu beramal secara ilmiah sesuai dengan bidang keahlian Teknik Informatika. ii. Memiliki kualifikasi untuk dapat studi lanjut (S2 dan S3) baik dalamspesialisasi maupun riset pengembangan Teknik Informatika. iii. Memiliki kemampuan proaktif dalam menerima dan mengembangkan skill yang dimiliki untuk mengembangkan usaha baru yang terkait dengan bidang Teknik Informatika. d. Kualifikasi Komunikasi: i. Mampu memaksimalkan kompetensi Teknik Informatika dalam mengembangkan dan meraih kompetensi lain ii. Mampu berkomunikasi dengan mengoptimalkan Teknik Informatika untuk meningkatkan kompetensi yang dipakai dalam kecakapan hidup lulusan. 2. Kompetensi Pendukung : Menguasai Programming dan Ahli Jaringan Komputer untuk keperluan penelitian dan pembelajaran Teknik Informatika. 3. Kompetensi Lain:Memiliki keterampilan mengajarkan Ilmu Programming, dan Jaringan Komputer untuk tujuan-tujuan khusus. Ketiga komponen kompetensi standar tersebut dikembangkan secara sinergis sehingga dapat membentuk profil lulusan yang dapat menjawab tantangan zaman dan kemajuan IPTEKS serta pasar bebas yaitu: (a)Berkepriabadian utuh, beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, berbudi luhur dan memiliki komitmen terhadap profesi pendidikan; (b) menguasai bahan ajar yang mendalam dan benar; (c)memehami peserta didik baik dari segi pertumbuhan jasmani maupun perkembangan kejiwaannya; (d) menguasai teori, strategi, metode dan teknik pembelajaran yang mendidik dan dialogis; (e) mampu membangun interaksidan komunikasi sosial; (f) mampu mengembangkan profesionalitas; (g) memiliki daya saing dan sikap responsif,antisipatif dan adaptif dalam era global khususunya dalam bidang pendidikan; (h) memiliki kemampuan lain (spesifik) yang diperlukan untuk melaksanakan tugas di daerah tertentu; dan (i) mampu jadi pengembang, peneliti danpembaharu pembelajaran di bidang Teknik Informatika Tabel 2.6. Kompetensi Lulusan Prodi Teknik Informatika KOMPETENSI Utama

Elemen Kompetensi

Pendukung

Lainnya 19

Subtansi Kajian Penguasaan dan pemanfaatan teknologi informasi untuk kemajuan individu dan masyarakat dalam menghadapi dinamisasi perubahan iptek dan dunia usaha terutama untuk menghadapi era persaingan global

Menghasilkan Sarjana Teknik Informatika yang memiliki pengetahuan dan keterampilan agar siap bekerja dan atau membuka usaha dalam bidang Teknologi Informasi. Menghasilkan Sarjana Teknik Informatika yang berintegritas tinggi dalam membangun bangsa dalam lingkup kawasan keilmuannya yang diakui secara nasional maupun internasional. Menghasilkan Sarjana Teknik Informatika yang memahami teknik, konsep dan pengembangannya. Menghasilkan Sarjana Teknik Informatika yang menguasai metode dan teknis dalam bidang Informatika dalam tatanan teoritis dan praktis. Menghasilkan Sarjana Teknik Informatika yang mampu memanfaatkan peluang kerja dan bisnis di bidang Teknik Informatika. Memahami falsafah negara sebagai dasar berkehidupan dan bermasyarakat. Memahami wawasan kebangsaan, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME. Memahami norma-norma yang berlaku di masyarakat serta kaidah-kaidah keilmuan secara hakiki. Memahami ajaran agama sesuai dengan keyakinannya. Memahami dan melaksanakan fungsi sebagai warga negara, warga masyarakat dan civitas akademika. Mempunyai integritas dan kepribadian yang baik 20

Kurikulum Penguasaan Pengembangan Kepribadian (MPK)

Penguasaan Ilmu dan Keterampilan (MKK)

Penguasaan Keahlian (MKB)

Mampu bekerja secar individu maupun team work Mampu menangkap peluang usaha. Memahami ilmu-ilmu yang mendasari pemahaman kajian disiplin Teknik Informatika. Memahami ilmu-ilmu yang menjadi landasan perkembangan seni/budaya dan komunikasi. Mampu mengembangkan ilmu Teknik Informatika. Mampu mengembangkan profesi/keahlian praktis Teknik Informatika sesuai dengan seni dan budaya yang ada. Mampu menjadikan sektor Teknik Informatika sebagai pendukung kemajuan bangsa dan negara. Mampu mengembangkan ilmu Teknik Informatika sepadan dengan perkembangan disiplin ilmu lainnya. Memahami dan menguasai operasi teknis dalam bidang Teknik Informatika. Memahami dan menguasai teknologi informasi sebagai sarana untuk berkarya dalam bidang Teknik Informatika Mampu merancang media komunikasi secara visual. Menguasai metodologi yang digunakan untuk tujuan perancangan pembentukan Aplikasi. Mampu berfikir dan bertindak ilmiah untuk kemudian menganalisisnya. Menguasai dasar-dasar perilaku konsumen dan pemasaran Memahami dan menguasai perkembangan teknologi yang digunakan untuk kepentingan Teknik Informatika. 21

Penguasaan Perilaku Berkarya (MPB)

Mampu menerapkan keahliannya sesuai dengan perkembangan iptek. Mampu menganalisis permasalahan berdasarkan fakta secara emperik. Mampu menganalisis dari segi ekonomis suatu perancangan media komunikasi. Mampu membuat media komunikasi secara tertulis untuk kepentingan perancangan komunikasi Mampu mengkomunikasikan ide dan kreasi dalam perancangan solusi kepada orang lain. Mempunyai jiwa kepemimpinan dan kemandirian dalam pengembangan diri sebagai ahli Teknik Informatika. Memiliki kemauan dan kemampuan untuk melakukan penelitian dalam bidang Teknik Informatika.

2.2.5. Bahan Kajian Sesuai dengan perkembangan ipteks dan kebutuhan masyarakat serta system pembelajaran berbasis LBE (Laboratorium Based Education), bahan kajian yang akan dilakukan oleh PS TF berbasis pada research roadmap laboratorium-laboratorium PS TF FTI Universitas Kartini Surabaya yaitu: Kajian Programming (Mampu mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik khalayak dan persoalan bisnis ke dalam Teknik Informatika) meliputi: Kajian Jaringan Multimedia (mengidentifikasi dan menganalisis yang bersifat kreatif dan efektif tentang kecepatan dalam streaming dan desain multimedia secara professional) Kajian Intellegent System (Mampu membuat konsep dan berimajinasi tinggi dan mengemplementasikan sebuah rancangan kreatif melalui Sistem Pakar/Sistem Cerdas) meliputi : 2.2.6. Mata Kuliah yang mengait pada Bahan Kajian Kompetensi Program Studi didasari Visi PS TF - Memiliki jiwa kedisiplinan dan nilai-nilai kejuangan serta memiliki integritas kepribadian yang tinggi sesuai dengan misi Universitas Kartini Surabaya. - Memiliki sifat tanggap terhadap perubahan dan kemajuan bidang seni, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta masalah yang dihadapi masyarakat terutama yang berkaitan dengan bidang keahliannya. - Mampu menemukan dan menyelesaikan masalah seni dan desain yang komplek secara kreatif dan analitis dengan melihat dan menelaahnya dengan jernih dan lugas. - Mampu bekerja sama dengan satu tim, baik sesama disiplin ilmunya, maupun dengan disiplin ilmu lainnya. - Memiliki kemampuan bersikap secara mandiri untuk mengembangkan ilmu seni dan desain dimilikinya dan menerapkannya bijaksana, penuh pengabdian untuk kepentingan masyarakat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 22

- Memiliki sifat nalar yakni menganalisa dan mensintesa serta merumuskan masalah ke dalam konsep-konsep untuk dikembangkan lebih lanjut. - Mempunyai bekal yang cukup untuk melanjutkan studi pada jenjang yang lebih tinggi setelah melalui suatu penilaian kualifikasi profesi.

Kompetensi Program Studi didasari misi PS TF: - Keluaran yang memiliki kemampuan dan menguasai dasar-dasar pengetahuan kesenirupaan yang mampu berpikir kreatif dan analitik dalam menanggulangi masalah interaksi fungsional antara manusia lingkungannya. - Di samping itu memiliki kemampuan dan keterampilan untuk menerangkan gagasan ke proses desain yang konseptual. Bidang ini menganggap komunikasi visual bagi kebutuhan komunikasi kelompok dalam berbagai lapisan masyarakat. - Pendesain harus menguasai berbagai pengetahuan pendukung tentang komunikasi antara manusia, tentang persepsi manusia terhadap gejala visual yang dihadapinya, dan pengetahuan teknis lainnya. Kecuali penguasaan pengetahuan dan ketrampilan di bidang seni rupa dapata menunjang untuk mencapai hasil Teknik Informatika yang optimal. Tabel 2.7. Matriks Keterkaitan Mata Kuliah dengan Bahan Kajian Mata Kuliah Pancasila Kalkulus 1 Bahasa Inggris 1 Peng. Teknologi Informasi Bahasa Pemrograman 1 Prakt. Algoritma Fisika Sistem Digital Pendidikan Agama Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Kalkulus 2 Bahasa Inggris 2 Struktur Data Aljabar Linier & Matrik Praktikum Pemrograman 1 Praktikum Struktur Data Bhs. Pemrograman 2 Oop Sistem Basis Data Matematika Diskrit Prakt. B. Pemrograman 2 Metode Numerik Organisasi & Arsitekt Komp. Logika Informatika Sistem Operasi Praktikum Basisdata Statistik Komputasi Sistem Informasi Desain Analisis Algoritma Teori Bahasa Dan Otomata Sistem Cerdas v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v BIDANG MINAT RPL v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v

Jaringan Komputer v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v 23

Grafika Komputer Jaringan Komputer Riset Teknologi Informasi Rekayasa Perangkat Lunak Pemrog. Berbasis Web Kecerdasan Buatan Pemrograman Api Analisis Desain Terstruktur Metodologi Penelitian Prakt. Jaringan Komputer Interaksi Manusia Komputer Anal.Data Berorientasi Obyek Basis Data Lanjutan Kewirausahaan Praktek Kerja Lapangan Pemrograman Nirkabel Proyek Perangkat Lunak Komputer & Masyarakat Etika Profesi Interpersonal Skill

v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v

v v v v v v v v v v v v v v v v v v v

v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v

2.2.7. Susunan Mata Kuliah Persemester Berikut Bobotnya Untuk mencapai visi & misi program studi, telah dipersiapkan kurikulum berbasis kompetensi program studi Teknik Informatika dengan komposisi sebagai berikut : Tabel 2.8. Peta Kurikulum Program Studi Teknik Informatika Per-Semester SEMESTER I MATA KULIAH PANCASILA KALKULUS 1 BAHASA INGGRIS 1 PENG. TEKNOLOGI INFORMASI BAHASA PEMROGRAMAN 1 PRAKT. ALGORITMA FISIKA SISTEM DIGITAL SEMESTER II MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA KEWARGANEGARAAN BAHASA INDONESIA KALKULUS 2 BAHASA INGGRIS 2 STRUKTUR DATA ALJABAR LINIER & MATRIK PRAKTIKUM PEMROGRAMAN 1 PRAKTIKUM STRUKTUR DATA

NO KODE 1 UPK1006 2 FKK1001 3 UPK1010 4 5 6 7 8 UKK1004 FKK1002 FPB1001 UPK1002 FKB1001

SKS 2 3 2 2 3 1 3 3 19

NO KODE 1 UPK200X 2 UPK2007 3 UPK2012 4 5 6 7 8 9 FKK2003 UPK2011 FKB2102 FKK2004 FPB2002 FPB2003

SKS 2 2 2 3 2 3 3 1 1 19

NO 1 2

KODE FKK3105 FKB3103

SEMESTER III MATA KULIAH BHS. PEMROGRAMAN 2 OOP SISTEM BASIS DATA

SKS 3 3

NO 1 2

KODE FKB4105 FPB4104

SEMESTER IV MATA KULIAH SISTEM OPERASI PRAKTIKUM BASISDATA

SKS 3 1 24

3 4 5 6 7

FKK3006 FPB3003 FKK3107 FKB3104 FKK3008

MATEMATIKA DISKRIT PRAKT. B. PEMROGRAMAN 2 METODE NUMERIK ORGANISASI & ARSITEKT KOMP. LOGIKA INFORMATIKA

3 1 3 3 3 19

3 4 5 6 7

FKK4109 FKK4110 FKB4106 FKK4111 FKB4107

STATISTIK KOMPUTASI SISTEM INFORMASI DESAIN ANALISIS ALGORITMA TEORI BAHASA DAN OTOMATA GRAFIKA KOMPUTER

3 3 3 3 3 19

NO KODE 1 FKB5108 2 3 4 5 6 7 FKK5112 FKB5109 FKB5113 FKB5110 FKB5111 FKB5112

SEMESTER V MATA KULIAH JARINGAN KOMPUTER RISET TEKNOLOGI INFORMASI REKAYASA PERANGKAT LUNAK PEMROG. BERBASIS WEB KECERDASAN BUATAN PEMROGRAMAN API ANALISIS DESAIN TERSTRUKTUR

SKS 3 3 3 3 3 3 3 21

SEMESTER VI NO KODE MATA KULIAH 1 UBB6001 KKN 2 3 4 5 6 7 FKK6013 FPB6106 FKB6113 FKB6114 FKB6115 FKB61XX METODOLOGI PENELITIAN PRAKT. JARINGAN KOMPUTER INTERAKSI MANUSIA KOMPUTER ANAL.DATA BERORIENTASI OBYEK BASIS DATA LANJUTAN MATA KULIAH BIDANG MINAT

SKS 2 2 1 3 3 3 6 20

NO KODE 1 UBB7001 2 UPB7107 FKB7116 5 6 FKB7118 FKB71xx

SEMESTER VII MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN PEMROGRAMAN NIRKABEL PROYEK PERANGKAT LUNAK MATA KULIAH BIDANG MINAT

SKS 2 2 3 3 6 16

SEMESTER VIII NO KODE MATA KULIAH 1 UKB8130 SKRIPSI KOMPUTER & 2 FPB8001 MASYARAKAT 3 4 FPB8002 FBB8001 ETIKA PROFESI INTERPERSONAL SKILL

SKS 4 3 2 2 11

Jumlah SKS :

144

Kompetensi Kurikulum Komposisi kajian kurikulum didasarkan pada substansi kompetensi program studi Teknik Informatika yang komposisi kompetensinya sesuai Kepmendiknas nomor 232/U/2000 yang mempunyai bobot prosentasi pada tabel berikut.

Tabel 2.9. Kompetensi Kurikulum Program Studi Teknik Informatika 25

Kompetensi Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Mata Kuliah Keilmuan & Ketrampilan Mata Kuliah Keahlian Berkarya Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat Mata Kuliah Prilaku Berkarya

Kode MPK MKK MKB MBB MPB

Jumlah 15 SKS 40 SKS 70 SKS 6 SKS 13 SKS

Prosentase 10% 28% 49% 4% 9%

Secara jelas distribusi kompetensi kurikulum per semester program studi teknik informatika dapat dilihat pada tabel 2.11. berikut ini.

Tabel 2.10. Komposisi Kurikulum Program Studi Teknik Informatika Per-Semester NO 1 1 2 3 4 5 6 7 8 KODE 2 UPK1006 FKK1001 UPK1010 UKK1004 FKK1002 FPB1001 UPK1002 FKB1001 PANCASILA KALKULUS 1 BAHASA INGGRIS 1 PENG. TEKNOLOGI INFORMASI BAHASA PEMROGRAMAN 1 PRAKT. ALGORITMA FISIKA SISTEM DIGITAL Jumlah : Semester II : 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 2 UPK200X UPK2007 UPK2012 FKK2003 UPK2011 FKB2102 FKK2004 FPB2002 FPB2003 3 PENDIDIKAN AGAMA KEWARGANEGARAAN BAHASA INDONESIA KALKULUS 2 BAHASA INGGRIS 2 STRUKTUR DATA ALJABAR LINIER & MATRIK PRAKTIKUM PEMROGRAMAN 1 PRAKTIKUM STRUKTUR DATA 4 2 2 2 3 2 3 3 1 1 3 1 1 26 2 3 5 2 2 2 3 6 7 8 9 MATA KULIAH 3 SKS 4 2 3 2 2 3 1 3 3 19 7 8 3 3 3 0 1 2 2 3 1 KELOMPOK MPK 5 2 3 MKK 6 MKB 7 MBB 8 MPB 9

Semester I :

Jumlah : Semester III : 1 1 2 3 4 5 6 7 2 FKK3105 FKB3103 FKK3006 FPB3003 FKK3107 FKB3104 FKK3008 3 BHS. PEMROGRAMAN 2 OOP SISTEM BASIS DATA MATEMATIKA DISKRIT PRAKT. B. PEMROGRAMAN 2 METODE NUMERIK ORGANISASI & ARSITEKT KOMP. LOGIKA INFORMATIKA Jumlah : Semester IV : 1 1 2 3 4 5 6 7 2 FKB4105 FPB4104 FKK4109 FKK4110 FKB4106 FKK4111 FKB4107 SISTEM OPERASI PRAKTIKUM BASISDATA STATISTIK KOMPUTASI SISTEM INFORMASI DESAIN ANALISIS ALGORITMA TEORI BAHASA DAN OTOMATA GRAFIKA KOMPUTER Jumlah : Semester V : 1 1 2 3 4 5 6 7 2 FKB5108 FKK5112 FKB5109 FKB5113 FKB5110 FKB5111 FKB5112 3 JARINGAN KOMPUTER RISET TEKNOLOGI INFORMASI REKAYASA PERANGKAT LUNAK PEMROG. BERBASIS WEB KECERDASAN BUATAN PEMROGRAMAN API ANALISIS DESAIN TERSTRUKTUR Jumlah : Semester VI : 1 1 2 UBB6001 KKN 3 3

19

4 3 3 3 1 3 3 3 19 4 3 1 3 3 3 3 3 19 4 3 3 3 3 3 3 3 21 4 2

6 3

3 3 1 3 3 3 0 5 12 6 6 7 3 1 3 3 3 3 3 0 5 9 6 9 7 3 3 3 3 3 3 3 0 5 3 6 18 7 0 8 2 0 9 0 8 1 9 0 8 1 9

27

2 3 4 5 6 7

FKK6013 FPB6106 FKB6113 FKB6114 FKB6115 FKB61XX

METODOLOGI PENELITIAN PRAKT. JARINGAN KOMPUTER INTERAKSI MANUSIA KOMPUTER ANAL.DATA BERORIENTASI OBYEK BASIS DATA LANJUTAN MATA KULIAH BIDANG MINAT Jumlah :

2 1 3 3 3 6 20 4 2 2 3 3 6 Jumlah : 16 4 4 3 2 2 Jumlah : 11 144 0 15 10% 0 5 0 5

2 1 3 3 3 6 2 6 15 7 2 8 2 2 3 3 6 0 6 12 7 4 3 2 2 0 40 28% 4 70 49% 2 6 4% 5 13 9% 2 8 2 9 1 9

Semester VII : 1 1 2 3 4 5 2 UBB7001 UPB7107 FKB7116 FKB7118 FKB71xx KEWIRAUSAHAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN PEMROGRAMAN NIRKABEL PROYEK PERANGKAT LUNAK MATA KULIAH BIDANG MINAT 3

Semester VIII : 1 1 2 3 4 2 UKB8130 FPB8001 FPB8002 FBB8001 SKRIPSI KOMPUTER & MASYARAKAT ETIKA PROFESI INTERPERSONAL SKILL Jumlah Total : Prosentase : 3

Tabel 2.11. Kompetensi Kurikulum Program Studi Teknik Informatika Kompetensi Mata Kuliah Inti Mata Kuliah Penunjang / Lokal Jumlah SKS : Jumlah 79 SKS 65 SKS 144 SKS Prosentase 55% 45%

Distribusi mata kuliah inti dan mata kuliah penunjang / lokal dapat dilihat pada tabel 2.13. Distribusi mata kuliah yang digunakan mengikuti pedoman APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer) dimana peserta didik diberikan mata kuliah yang meliputi 11 kompetensi utama SDM informatika yang meliputi 20%-25% sks dari total kredit serta mata sekitar 25-30% kuliah rumpun teknik informatika. Gabungan kedua unsur tersebut (66 81 sks) membentuk hard core knowledge 28

yang merupakan mata kuliah inti program studi. Komposisi kompetensi kurikulum disusun berdasarkan kompetensi mata kuliah utama dan mata kuliah penunjang yang mempunyai komposisi mata kuliah inti (55%) dan mata kuliah penunjang dan bersifat lokal (45%) yang distribusinya dapat dilihat pada tabel 2.11.

Tabel 2.13. Kompetensi Kurikulum Inti & Lokal Program Studi Teknik Informatika Per-Semester NO 1 Semester I : 1 2 3 4 5 6 7 8 UPK1006 FKK1001 UPK1010 UKK1004 FKK1002 FPB1001 UPK1002 FKB1001 PANCASILA KALKULUS 1 BAHASA INGGRIS 1 PENG. TEKNOLOGI INFORMASI BAHASA PEMROGRAMAN 1 PRAKT. ALGORITMA FISIKA SISTEM DIGITAL Jumlah : Semester II : 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 2 UPK200X UPK2007 UPK2012 FKK2003 UPK2011 FKB2102 FKK2004 FPB2002 FPB2003 3 PENDIDIKAN AGAMA KEWARGANEGARAAN BAHASA INDONESIA KALKULUS 2 BAHASA INGGRIS 2 STRUKTUR DATA ALJABAR LINIER & MATRIK PRAKTIKUM PEMROGRAMAN 1 PRAKTIKUM STRUKTUR DATA Jumlah : Semester III : 1 1 2 2 FKK3105 FKB3103 3 BHS. PEMROGRAMAN 2 OOP SISTEM BASIS DATA 4 3 3 5 3 3 29 6 19 4 2 2 2 3 2 3 3 1 1 3 3 1 1 15 4 3 2 5 2 2 2 6 19 2 3 2 2 3 1 3 3 3 12 7 3 1 3 2 3 2 2 KODE 2 MATA KULIAH 3 SKS 4 KOMPETENSI INTI LOKAL 5 6

3 4 5 6 7

FKK3006 FPB3003 FKK3107 FKB3104 FKK3008

MATEMATIKA DISKRIT PRAKT. B. PEMROGRAMAN 2 METODE NUMERIK ORGANISASI & ARSITEKT KOMP. LOGIKA INFORMATIKA Jumlah : 19 4

3 1 3 3 3

3 1 3 3 3 19 5 0 6

Semester IV : 1 1 2 3 4 5 6 7 2 FKB4105 FPB4104 FKK4109 FKK4110 FKB4106 FKK4111 FKB4107 3 SISTEM OPERASI PRAKTIKUM BASISDATA STATISTIK KOMPUTASI SISTEM INFORMASI DESAIN ANALISIS ALGORITMA TEORI BAHASA DAN OTOMATA GRAFIKA KOMPUTER Jumlah : Semester V : 1 1 2 3 4 5 6 7 2 FKB5108 FKK5112 FKB5109 FKB5113 FKB5110 FKB5111 FKB5112 3 JARINGAN KOMPUTER RISET TEKNOLOGI INFORMASI REKAYASA PERANGKAT LUNAK PEMROG. BERBASIS WEB KECERDASAN BUATAN PEMROGRAMAN API ANALISIS DESAIN TERSTRUKTUR Jumlah : Semester VI : 1 1 2 3 4 5 2 UBB6001 KKN FKK6013 FPB6106 FKB6113 FKB6114 METODOLOGI PENELITIAN PRAKT. JARINGAN KOMPUTER INTERAKSI MANUSIA KOMPUTER ANAL.DATA BERORIENTASI OBYEK 3 4 2 2 1 3 3 1 3 3 5 6 2 2 21 4 3 3 3 3 3 3 3 9 5 3 3 3 3 3 3 3 12 6 19 3 1 3 3 3 3 3 10 3 1 3 3 3 3 3 9

30

6 7

FKB6115 FKB61XX

BASIS DATA LANJUTAN MATA KULIAH BIDANG MINAT Jumlah : 20 4

3 6

3 6 7 5 13 6 2 2 3 3 6 0 5 16 6 4 3 2 2 7 79 55% 4 65 45%

Semester VII : 1 1 2 3 4 5 2 3 UBB7001 KEWIRAUSAHAAN UPB7107 PRAKTEK KERJA LAPANGAN FKB7116 FKB7118 FKB71xx PEMROGRAMAN NIRKABEL PROYEK PERANGKAT LUNAK MATA KULIAH BIDANG MINAT Jumlah : Semester VIII : 1 1 2 3 4 2 UKB8130 FPB8001 FPB8002 FBB8001 SKRIPSI KOMPUTER & MASYARAKAT ETIKA PROFESI INTERPERSONAL SKILL Jumlah : Jumlah Total : Prosentase : 11 144 3 4 4 3 2 2 16 2 2 3 3 6

2.3. SISTEM PEMBELAJARAN 1. Methoda pembelajaran yang dipergunakan Belajar atau pembelajaran adalah merupakan sebuah kegiatan yang wajib dilakukan dan diberikan kepada mahasiswa. Karena ini merupakan kunci sukses untuk menggapai masa depan yang cerah, mempersiapkan generasi bangsa dengan wawasan ilmu pengetahuan yang tinggi. Yang pada akhirnya akan berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Melihat peran yang begitu vital, maka menerapkan metode yang efektif dan efisien adalah sebuah keharusan. Dengan harapan proses belajar mengajar akan berjalan menyenangkan dan tidak membosankan. Adapun metode yang digunakan adalah : Metode Team Games Tournament (TGT) Pembelajaran kooperatif model TGT adalah salah satu tipe atau model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan, melibatkan aktivitas seluruh mahasiswa tanpa harus ada perbedaan status, melibatkan peran mahasiswa sebagai tutor sebaya dan mengandung unsur permainan dan reinforcement. Aktivitas belajar dengan permainan yang dirancang dalam pembelajaran kooperatif model TGT memungkinkan mahasiswa dapat belajar lebih rileks disamping menumbuhkan tanggung jawab, kerjasama, persaingan sehat danketerlibatan belajar. Ada5 komponen utama dalam komponen utama dalam TGT yaitu: a) Penyajian kelas Pada awal pembelajaran dosen menyampaikan materi dalam penyajian kelas, biasanya dilakukan dengan pengajaran langsung atau dengan ceramah, diskusi yang dipimpin dosen. Pada saat penyajian kelas ini mahasiswa harus benar-benar memperhatikan dan memahami materi yang 31

b)

c)

d)

e)

disampaikan dosen, karena akan membantu mahasiswa bekerja lebih baik pada saat kerja kelompokdan pada saat game karena skor game akan menentukan skor kelompok. Kelompok (team) Kelompok biasanya terdiri dari 4 sampai 5 orang mahasiswa yang anggotanya heterogen dilihat dari prestasi akademik, jenis kelamin dan ras atau etnik. Fungsi kelompok adalah untuk lebih mendalami materi bersama teman kelompoknya dan lebih khusus untuk mempersiapkan anggota kelompok agarbekerja dengan baik dan optimal pada saat game. Game Game terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang dirancang untuk menguji pengetahuan yang didapat mahasiswa dari penyajian kelas dan belajarkelompok. Kebanyakan game terdiri dari pertanyaanpertanyaan sederhana bernomor. Mahasiswa memilih kartu bernomor dan mencoba menjawab pertanyaan yang sesuai dengan nomor itu. Mahasiswa yang menjawab benar pertanyaan itu akan mendapat skor. Skor ini yang nantinya dikumpulkan mahasiswa untuk turnamen mingguan. Turnamen Biasanya turnamen dilakukan pada akhir minggu atau pada setiap unit setelah dosen melakukan presentasi kelas dan kelompok sudah mengerjakanlembar kerja. Turnamen pertama dosen membagi mahasiswa ke dalam beberapa meja turnamen. Tiga mahasiswa tertinggi prestasinya dikelompokkan pada meja I, tiga mahasiswa selanjutnya pada meja II dan seterusnya. Team recognize (penghargaan kelompok) Dosen kemudian mengumumkan kelompok yang menang, masing-masing team akan mendapat sertifikat atau hadiah apabila rata-rata skor memenuhi kriteria yang ditentukan. Team mendapat julukan Super Team jika rata-rata skor 45 atau lebih, Great Team apabila rata-rata mencapai 40-45 dan Good Team apabila rata-ratanya 30-40

2. Sistem pembototan dan beban belajar (system sks dan SKS atau lainnya) Berdasarkan sistem SKS yang telah disusun, maka dilakukan penilaian terhadap elemen yang dinilai. Penilaian dilakukan melalui kuis, kegiatan atau tugas terstruktur, ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Selanjutnya masing-masing elemen tersebut diberi pembobotan. Nilai akhir yang terdiri dari berbagai nilai ujian dan tugas-tugas tersebut dengan pembobotan tertentu dikonversi ke dalam nilai huruf. Pembobotan terhadap elemen yang dinilai, ditentukan sebagai berikut: a. Quiz (Q) : 15% b. Tugas Terstruktur (TS) : 25% c. Ujian Tengah Semester (UTS) : 30% d. Ujian Akhir Semester (UAS) : 30% Keempat unsur tersebut kemudian digabung dengan menggunakan rumus: NA = 0,15 Q + 0,25 TS + 0,30 UTS + 0,30 UAS Dimana: NA = Nilai Akhir Q = Quiz TS = Tugas Terstruktur UTS = Ujian Tengah Semester UAS = Ujian Akhir Semester Catatan : dalam hal mata kuliah tidak melaksanakan Quiz, maka komposisi penilaian terdiri dari : UTS (30 %), Tugas Terstruktur (25%), dan UAS (45%).

32

Nilai akhir dinyatakan dengan skala 0-100, kemudian dikonversikan ke dalam nilai relatif dengan pedoman sebagai berikut. Tabel Konversi Nilai Nilai Huruf Bobot A 4 B+ 3,5 B 3 C+ 2,5 C 2 D+ 1,5 D 1 E 0

Nilai Angka 80-100 74-79 70-74 60-69 54-59 50-54 44-49 0-43

Keberhasilan seorang mahasiswa dalam mengikuti program kelas ditunjukkan dengan Indeks Prestasi Kumulatif yang dapat dilihat pada akhir masa studi. Sebagai indikator keberhasilan mahasiswa, IPK dihitung dengan rumus:

Dimana: K: SKS matakuliah yang diambil NA: Nilai Akhir IPK: Indeks Prestasi Kumulatif Seorang mahasiswa dapat dinyatakan berhasil menyelesaikan studinya (lulus) jika IPK yang dicapai minimal adalah 2,00 dan tidak melampaui batas waktu masa studi yang telah ditetapkan. Jika dua hal tersebut tidak terpenuhi, maka mahasiswa yang bersangkutan dianggap gagal atau dropout (DO). Untuk memperoleh gelar sarjana di bidang Teknik Informatika, mahasiswa wajib menyelesaikan 144 SKS, termasuk 4 SKS Tugas Akhir/Skripsi, 2 SKS praktik kerja lapangan dan 2 SKS kuliah kerja nyata, yang semuanya dapat ditempuh dalam tiga setengah tahun. 3. Jenis dan ragam media pembelajaran a. Kurikulum Program Studi Teknik Informatika berbasis kompetensi. Metode perkuliahan utama berbasis pada Laboratorium, dan kelas kecil. Kelas Laboratorium memberikan keleluasaan pada pendekatan terhadap mahasiswa secara individual yang mendukung pada pengembangan potensi setiap pribadi. Proses pembelajaran didukung oleh fasilitas komputer, audio visual, untuk mendukung kompetensi di bidang teknologi produksi. Kunjungan studi, Sowtware House, workshop, pameran karya mahasiswa, diselenggarakan secara rutin untuk memicu partisipasi aktif mahasiswa dalam proses belajar mengajar. b. Proses pembelajaran studio (PPS) menjadi ciri khas Program Studi TF, dimana mahasiswa akan memulai proses analisa brief/masalah, eksplorasi konsep dan ide, Analisa Flowchart, Data Flow Diagram, pengembangan desain antar muka, pemecahan masalah, evaluasi, dan eksekusi desain. Pembelajaran Laboratorium akan dilalui selama 2-3 jam dan dibagi ke dalam beberapa kelompok belajar yang didampingi oleh seorang dosen pembimbing/asisten dosen sebagai bentuk dialektika kreatif. Secara khusus, Program Studi TF akan mengembangkan pola Ilmiah Pokok: Ekologi dan Manusia, sesuai dengan pola ilmiah pokok Universitas Kartini Surabaya.

33

c. Problem Based Instruction (PBI) memusatkan pada masalah kehidupannya yang bermakna bagi mahasiswa, peran dosen menyajikan masalah, mengajukan pertanyaan dan memfasilitasi penyelidikan dan dialog. Langkah-langkah: 1) Dosen menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Memotivasi mahasiswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih. 2) Dosen membantu mahasiswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.) 3) Dosen mendorong mahasiswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah. 4) Dosen membantu mahasiswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya. 5) Dosen membantu mahasiswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan. d. Pembelajaran langsung (PL) khusus dirancang untuk mengembangkan belajar mahasiswa tentang pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangkah. Langkah-langkah: 1) Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan mahasiswa. 2) Mendemonstrasikan pengetahuan dan ketrampilan. 3) Membimbing pelatihan. 4) Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik. 5) Memberikan kesempatan untuk latihan lanjutan. e. Student Facilitator and Explaining (SFE) peserta (mahasiswa) mempresentasikan ide / pendapat pada rekan peserta lainnya. Langkah-langkah: 1) Dosen menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. 2) Dosen mendemonstrasikan / menyajikan materi 3) Memberikan kesempatan peserta untuk menjelaskan kepada peserta lainnya baik melalui bagan / peta konsep maupun yang lainnya. 4) Dosen menyimpulkan ide / pendapat dari mahasiswa. 5) Dosen menerangkan semua materi yang disajikan saat itu. f. Metode diskusi (MD) adalah suatu cara mengajar yang dicirikan oleh suatu keterikatan pada suatu topik atau pokok pernyataan atau problem dimana para peserta diskusi dengan jujur berusaha untuk mencapai atau memperoleh suatu keputusan atau pendapat yang disepakati bersama. Diskusi sebagai metode pembelajaran lebih cocok dan diperlukan apabila dosen hendak: 1) memanfaatkan berbagai kemampuan yang ada pada peserta didik 2) memberi kesempatan pada peserta didik untuk mengeluarkan kemampuannya 3) mendapatkan balikan dari peserta didik apakah tujuan telah tercapai 4) membantu peserta didik belajar berpikir secara kritis 5) membantu peserta didik belajar menilai kemampuan dan peranan diri sendiri maupun teman-teman 6) mengembangkan motivasi untuk belajar lebih lanjut. g. Metode pemecahan masalah (problem solving / PS) adalah penggunaan metode dalam kegiatan pembelajaran dengan jalan melatih peserta didik menghadapi berbagai masalah baik itu masalah pribadi atau perorangan maupun masalah kelompok untuk dipecahkan sendiri atau secara bersama-sama. Orientasi pembelajarannya adalah investigasi dan penemuan yang pada dasarnya adalah pemecahan masalah. h. Metode Team Games Tournament (TGT). Pembelajaran kooperatif model TGT adalah salah satu tipe atau model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan, melibatkan aktivitas seluruh peserta didik tanpa harus ada perbedaan status, melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya dan mengandung unsur permainan dan reinforcement. Aktivitas belajar dengan permainan yang dirancang dalam pembelajaran kooperatif model TGT memungkinkan siswa dapat belajar lebih rileks disamping menumbuhkan tanggung jawab, kerjasama, persaingan sehat dan 34

keterlibatan

belajar.

sdfsfsdfsdfsdfsdfsdfsdfsdfsdfsdfsdf

Tabel 2.14. Metode Pembelajaran dan Sarana Program Studi Teknik Informatika Per-Semester NO 1 KODE 2 MATA KULIAH 3 PANCASILA KALKULUS 1 BAHASA INGGRIS 1 PENG. TEKNOLOGI INFORMASI BAHASA PEMROGRAMAN 1 PRAKT. ALGORITMA FISIKA SISTEM DIGITAL 3 PENDIDIKAN AGAMA KEWARGANEGARAAN BAHASA INDONESIA KALKULUS 2 BAHASA INGGRIS 2 STRUKTUR DATA ALJABAR LINIER & MATRIK PRAKTIKUM PEMROGRAMAN 1 PRAKTIKUM STRUKTUR DATA 3 BHS. PEMROGRAMAN 2 OOP SISTEM BASIS DATA MATEMATIKA DISKRIT PRAKT. B. PEMROGRAMAN 2 METODE NUMERIK ORGANISASI & ARSITEKT KOMP. LOGIKA INFORMATIKA 3 SISTEM OPERASI SKS 4 2 3 2 2 3 1 3 3 4 2 2 2 3 2 3 3 1 1 4 3 3 3 1 3 3 3 4 3 5 PPS/PL/PBI/FSE/MD 6 A, B, G 35 METODA & SARANA METODA SARANA 5 6 PL/PBI/FSE/MD PL/MD PL/PBI/MD PL/PBI/MD PL/PBI/FSE PL/PBI/FSE/MD PPS/PL/PBI/MD PPS/PL/PBI/MD 5 PL/PBI/MD PL/PBI/MD PL/PBI/MD PL/PBI/FSE/MD PL/PBI/FSE/MD PPS/PL/PBI/MD PPS/PL/PBI/MD/TGT PL/PBI/MD/TGT PL/PBI/MD/TGT 5 PPS/PL/PBI/MD/TGT PL/PBI/FSE/MD PPS/PL/PBI/FSE/MD PL/PBI/MD/TGT PPS/PL/PBI/MD/TGT PPS/PL/PBI/FSE/MD A,G A, G A, G A, G A, B, G B, G A, G A, B, G 6 A, G A, G A, G A, G A, G A,B, G A,B, G B, G B, G 6 B, G A, D, G A, B, G A, B, G A, G A,B,G

Semester I : UPK1006 1 FKK1001 2 UPK1010 3 UKK1004 4 FKK1002 5 FPB1001 6 UPK1002 7 FKB1001 8 Semester II : 1 2 UPK200X 1 UPK2007 2 UPK2012 3 FKK2003 4 UPK2011 5 FKB2102 6 FKK2004 7 8 FPB2002

FPB2003 9 Semester III : 1 2 1 2 3 4 5 FKK3105 FKB3103 FKK3006 FPB3003 FKK3107

FKB3104 6 FKK3008 7 Semester IV : 1 2 1 FKB4105

2 3 4 5 6 7

FPB4104 FKK4109 FKK4110 FKB4106 FKK4111 FKB4107

PRAKTIKUM BASISDATA STATISTIK KOMPUTASI SISTEM INFORMASI DESAIN ANALISIS ALGORITMA TEORI BAHASA DAN OTOMATA GRAFIKA KOMPUTER 3 JARINGAN KOMPUTER RISET TEKNOLOGI INFORMASI REKAYASA PERANGKAT LUNAK PEMROG. BERBASIS WEB KECERDASAN BUATAN PEMROGRAMAN API ANALISIS DESAIN TERSTRUKTUR

1 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3

PL/PBI/MD/TGT PPS/PL/PBI/FSE/MD PPS/PL/PBI/FSE/MD/TGT PL/PBI/FSE/MD PPS/PL/PBI/FSE/MD/TGT PL/PBI/FSE/MD/TGT 5 PPS/PL/PBI/FSE/MD PPS/PL/PBI/FSE/MD PPS/PL/PBI/FSE/MD PL/PBI/FSE/MD/TGT PPS/PL/PBI/FSE/MD PL/PBI/FSE/MD PL/PBI/FSE/MD

C, G A,B,G A, B, C, G A,B,C,G A, G A,B,G 6 A,D,G A,B,C,D, G A,B,C,G A,B,C,D,G A,B,C,G A,B,C,G A,B,C,G

Semester V : 1 2 1 FKB5108 2 3 4 5 6 7 FKK5112 FKB5109 FKB5113 FKB5110 FKB5111 FKB5112

Semester VI : 1 2 1 UBB6001 2 FKK6013 3 4 5 6 7 FPB6106 FKB6113 FKB6114 FKB6115 FKB61XX

3 KKN METODOLOGI PENELITIAN PRAKT. JARINGAN KOMPUTER INTERAKSI MANUSIA KOMPUTER ANAL.DATA BERORIENTASI OBYEK BASIS DATA LANJUTAN MATA KULIAH BIDANG MINAT

4 2 2 1 3 3 3 6

5 PPS/PL/PBI/FSE/MD/TGT PL/PBI/FSE/MD PL/PBI/MD/TGT PPS/PL/PBI/FSE/MD/TGT PPS/PL/PBI/FSE/MD PPS/PL/PBI/FSE/MD PPS/PL/PBI/FSE/MD/TGT

6 A,B,C,D,G

A,B,C,D,G A,B,C,D,G A,C,G A,B,C, D,G

Semester VII : 1 2 1 UBB7001 2 UPB7107 3 FKB7116 4 5 FKB7118 FKB71xx

3 KEWIRAUSAHAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN PEMROGRAMAN NIRKABEL PROYEK PERANGKAT LUNAK MATA KULIAH BIDANG MINAT 3 SKRIPSI KOMPUTER & MASYARAKAT

4 2 2 3 3 6 4 4 3

5 PL/PBI/FSE/MD/TGT PPS/PL/PBI/FSE/MD PPS/PL/PBI/FSE/MD PPS/PL/PBI/FSE/MD

6 A,B,C,D, G A,B,C,D,G A,B,C,D,G A,B,C,D,G

Semester VIII : 1 2 1 UKB8130 2 FPB8001

5 PPS/PL/PBI/FSE/MD/TGT PPS/PL/PBI/FSE/MD/TGT

6 A,B,C,D,G A, G 36

3 4

FPB8002 FBB8001

ETIKA PROFESI INTERPERSONAL SKILL

2 2

PPS/PL/PBI/FSE/MD/TGT PPS/PL/PBI/FSE/MD/TGT

A, G A, G

KETERANGAN A : Ruang Kelas LCD, B : Lab Sistem Cerdas, C : Lab Basis Data , D : Lab Jaringan Komputer , G : sarana lain

2.4. RUJUKAN PROGRAM YANG DIGUNAKAN Penyusunan kerangka kurikulum didasarkan pada beberapa rujukan dan perbandingan dengan beberapa perguruan tinggi yang mempunyai program studi Teknik Informatika (S1) yang ada di Indonesia, diantaranya adalah: Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Universitas Kristen Petra Surabaya Universitas Surabaya Selain merujuk pada beberapa perguruan tinggi, kurikulum disusun berdasarkan kurikulum APTIKOM hasil dari Musyawarah Nasional APTIKOM 2008 yang mengedepankan kurikulum adaptif. Kurikulum adaptif muncul karena melihat beberapa isu yang telah diamati APTIKOM dan yang dirasakan oleh stakeholder, lihat gambar berikut:

Gambar. Masukan industri dan asosiasi informatika. (Sumber: dokumen Hasil Musyawarah Nasional APTIKOM 2008) Berdasarkan isu-isu tersebut, tampak adanya gap antara dunia akademisi dan dunia industri. Maka diperlukan inovasi dalam pengembangan penyelenggaraam kegiatan belajar mengajar yang sesuai dengan kebutuhan industry. Tidak hanya dari sisi materi tetapi juga model pembelajaran yang diterapkan.

37

BAB III SUMBER DAYA Universitas Kartini Surabayamerupakan lembaga Pendidikan Tinggi dibawah Yayasan yang dikelola secara profesional dan didukung oleh tenaga pengajar yang handal sesuai dengan bidang keilmuannya. Fasilitas laboratorium, perpustakaan, lembaga penelitian, lembaga pengabdian, pusat penerbitan, badan pengembangan jurnal ilmiah, mitra usaha, dan kerjasama baik dengan luar negeri maupun dalam negeri merupakan aset dan modal yang menjadi garansi pembiayaan operasional terhadap keberlangsungannya proses belajar-mengajar (PBM) calon peserta program ini. Sampai dengan saat studi kelayakan pembukaan Program Studi S-1 PS TF FTI Universitas Kartini Surabaya ini disusun, jumlah mahasiswa keseluruhan baik jenjang S-1 mencapai 900 orang, didukung oleh 17 dosen tetap dan dosen tidak tetap (Luar Biasa) yang berasal dari ITS, ITB, UGM, Universitas Negeri Surabaya, UPN Veteran Jatim, dan PTS terkemuka lainnya. Sebagai lembaga pendidikan tinggi di Jawa Timur, Universitas Kartini Surabaya dipimpin oleh seorang profesor yang berpengalaman dalam membangun wacana keilmuan dan kebangsaan. Kredibilitas keilmuan Universitas Kartini Surabaya diperkuat oleh 2 profesor (guru besar), 9 tenaga doktor (S-3), dan 25 tenaga magister (S-2) dan 5 dosen sedang studi magister S2 dan S3. Keberadaan Universitas Kartini Surabaya didukung oleh 3 (enam) fakultas, yaitu: (1) Fakultas Teknik Industri (FTI) (2) Fakultas Ekonomi, (3) Fakultas Hukum. Ketiga fakultas yang ada tersebut terdiri atas tiga jurusan . Dengan demikian, pembukaan Program S-l PS TF FTI Universitas Kartini Surabaya ini dilakukan dalam rangka melengkapi sekaligus mengembangkan program studi yang telah ada di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Kartini Surabaya. PembukaanProgram S-l PS TF FTI Universitas Kartini Surabaya diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan sumber daya, baik sumber daya manusia maupun sumber daya sarana dan prasarana yang ada di Universitas Kartini Surabaya. Peningkatan pemanfaatan sumber daya manusia yang ada di Universitas Kartini Surabaya mencakup peningkatan kualitas antara lain: (a) kajian-kajian ilmiah, baik dalam bentuk seminar, lokakarya, pelatihan, semiloka di Universitas Kartini Surabaya akan meningkat, (b) pemanfaatan buku-buku yang ada relevansinya dengan bidang kajian TF dapat dioptimalkan sehingga lebih bermanfaat, (c) tenaga pengajar yang bergelar doktor dan magister dapat dimanfaatkan secara optimal. Jenis dan kualifikasi sumber daya manusia yang dimiliki oleh Program Studi S-l PS TF Universitas Kartini Surabaya adalah sebagai berikut. 1. Dosen yang berlatar belakang Desain yang mantap, minimal berpendidikan S-2 Desain dan Seni, dengan rincian sebagai berikut. a. Dosen berpendidikan S-2 Teknik Informatika dan Sebidang b. Dosen yang berlatar belakang sarjana kependidikan non-bidang studi (seperti pendidikan umum, kurikulum dan pembelajaran, evaluasi). c. Dosen untuk mata kuliah umum. d. Dosen Pembimbing PKL, yaitu para dosen yang telah mengikuti pelatihan bagi dosen pembimbing PKL. 2. Tenaga pendukung lainnya, yang terdiri dari: a. tenaga teknisi yang membantu di ruang observasi-demonstrasi; b. tenaga pustakawan; c. tenaga laboran, serta d. tenaga administrasi.

3.1 SISTEM REKRUTMEN DAN SELEKSI DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG 3.1.1. Sistem Rekrutmen dan Seleksi Dosen Rekrutmen Dosen Tetap maupun Dosen Tidak Tetap dilakukan atas usulan Dekan berdasarkan kebutuhan yang diajukan oleh Ketua Program Studi, yang selanjutnya dilakukan seleksi yang ditangani oleh tim seleksi. Beberapa kriteria yangdiberlakukan dalam lembaga ini adalah, calon 38

dosen diprioritaskan sudah menempuh jenjang S-2, dan bidang ilmunya harus sesuai dengan program studi yang dituju, wawancara, presentasi (micro teaching), serta aspek keislaman. 3.1.2. Sistem Rekrutmen dan Seleksi Tenaga Pendukung Pelaksanaan proses belajar mengajar yang ada di Universitas Kartini Surabaya juga didukung oleh tenaga administrasi, teknisi, laboran dan pustakawan. Tenaga pendukung untuk program studi kebutuhannya ditentukan oleh Wakil Rektor II dan seleksinya dilakukan oleh pihak universitas. Tenaga pendukung yang membantu proses belajar mengajar ini pemanfaatannya dapat dilakukan oleh program studi maupun universitas. 3.1.3. Pengelolaan Dosen dan Tenaga Pendukung Peggunaan SDM secara Bersama dengan Program Studi Lain Sumber daya manusia yang tersedia di Universitas Kartini Surabaya, baik dosen maupun tenaga pendukung dalam melaksanakan tugasnya secara umum diberdayakan secara bersama-sama dengan program studi lain yang ada di lingkungan fakultas. Namun secara khusus status mereka masing-masing ditempatkan pada salah satu unit kerja. Pemberdayaan secara bersama ini didasarkan pada prinsip efisiensi serta prinsip kesesuaian kompetensi. Pengelolaan Dosen Meskipun dosen diangkat oleh Yayasan, namun pengelolaan tenaga dosen sepenuhnya berada di tingkat fakultas yang dipimpin langsung oleh Dekan dan ditingkat program studi oleh Ketua Program Studi (Ka. Prodi). Perkembangan dan kehidupan akademis dosen sangat diperhatikan dan diberi kesempatan untuk memimpin berbagai kegiatan struktural dan non-struktural di Fakultas. Pengelolaan Tenaga Pendukung Tenaga pendukung dikelola di tingkat fakultas secara langsung oleh Dekan, namun dalam menjalankan fungsi dan pekerjaannya tenaga pendukung tetap berkoordinasi dengan Ketua Program Studi. 3.2. PROGRAM STUDI YANG ADA Dengan adanya pembukaan Program Studi Teknik Informatika ini, baik tenaga administrasi maupun penunjang akademik, digunakan sistem bersama untuk seluruh program studi dengan tidak memberatkan program studi tertentu karena alokasi waktu masing masing personil yang memang masih dimungkinkan untuk mengerjakannya. Program Studi yang ada di Universitas Kartini Surabaya seperti pada tabel berikut ini. Tabel 3.1. Fakultas & Program Studi Universitas Kartini Surabaya Fakultas / Program 1. Ekonomi 3. Teknologi Industri 4. Ilmu Hukum Program Studi Manajemen Teknik Industri Ilmu Hukum Status Terakreditasi (C) Terakreditasi (B) Terakreditasi (B)

Jumlah tenaga pengajar menurut jenjang pendidikan terakhir tersebar pada beberapa fakultas dan program studi yang ada di Universitas Kartini Surabaya. Sedangkan komposisi tenaga pengajar di Fakultas Teknik Industri yang berpendidikan pendidikan S-2 sebanyak 7 orang.

Tabel 3.2. Jumlah SDM Menurut Pendidikan Universitas Kartini Surabaya Fakultas S-1 S-2 S-3 Studi S2/S3 Jumlah 39

Fak. Ekonomi Fak. Teknik Industri Fak. Hukum Jumlah :

1 1 1 3

10 7 8 25

2 0 7 9

2 2 1 5

13 8 16 37

3.3. TENAGA ADMINISTRASI & STRUKTURAL AKADEMIK TF Dalam penyelenggaraan Progdi Teknik Informatika nantinya dibutuhkan tenaga administrasi baru yang direkrut berasal dari luar maupun dari satker lain yang kelebihan SDM. Jumlah tenaga Administrasi dan Struktural Akademik yang direncanakan untuk program studi Teknik Informatika, seperti pada tabel dibawah.

Tabel 3.3. Jenis Tenaga Administrasi dan Struktural Akademik Jenis Tenaga Struk. Akademik Administrasi Ketua Progdi Sek Progdi Ka. Lab./Std. Ko. Lab./Std. / Laboran Administrasi Teknisi Pustakawan Jumlah 5 15

Jumlah 1 1 3 3 7 2 3 20

3.4. TENAGA AKADEMIK Rencana pembukaan Program Studi Teknik Informatika tidak terlepas dari keberadaan seluruh program studi yang ada di Universitas Kartini Surabaya. Sehingga sebagian besar kebutuhan sumber daya manusia bagi Program Studi Teknik Informatika sudah tercukupi dan dapat dibantu oleh beberapa tenaga pengajar dan tenaga administratif dari beberapa program studi. Ketersediaan Dosen Tetap Teknik Informatika yang linier berjumlah 9 (sembilan) orang dengan kualifikasi jenjang 9 (sembilan) orang dengan kualifikasi S2. Tabel 3.4. Jumlah Tenaga Pengajar / Dosen TF Universitas Kartini Surabaya Nama Jenjang Pendidikan Bidang Keahlian S2 (TF ITS, Media Advertising Aditya Rahman Yani,ST., Komunikasi Unair Campaign, Media, M.Med.Kom Surabaya) Design Method. Magister Seni (S2 )Desain Design Method, Ali Rahman, MSn ITB Design Analysis, Exhibition. S2 (TF ITS, Manajemen Basic Creativity Fenty F, ST., MMT. Teknologi ITS) Studies, Design Management. Darvi Riskavirwan, MDs S2 Desain ITB Design process S2 Desain ITB Design Process, Erwin Alfian, MDs Packaging Design S2 Desain ITB Basic Creativity Rosmalina Rasid, MDs Studies, Design 40

No 1

4 5 6

7 Aryo Bayu Wibisono, ST 8 9 10 11 12 Aphief Tri A., ST 13 Astri Puspasari, ST 14 Aris Sutejo, S.Sn

S1 (TF ITS Surabaya)

Rosali Noor, MDs Budi Santoso, MDs Masnuna,ST Gusti M.H.F, ST

S2 Desain ITB Magister Desain (S2) Universitas Tri Sakti S1 (TF ITS Surabaya) S1 (TF ITS Surabaya) S1 (TF ITS Surabaya)

S1 (TF ITS Surabaya)

S1 (TF Udayana Bali)

Management Branding, Photography for Advertising, Videography Aesthetics Design Analysis, Promotion, Design Method. Manual Visual Art, Illustration, Comic, Promotion, Design Method. Design Process, Animation, Packaging Design. Aesthetics, Psychologic Communication, Basic Shape Design. Design Method, Design Analysis, Exhibition.

Disamping tenaga pengajar tetap yang sudah tersedia tersebut, kami akan memperkuat susunan para pengajar ini dengan menambahkan tenaga pengajar tidak tetap (Dosen Luar Biasa) dan pengayaan fungsi dari dosen internal Universitas Kartini Surabaya yang berasal dari program studi yang relevan. Tabel 3.5. Penanggung Jawab Kurikulum Program Studi Teknik Informatika Per-Semester NO 1 Semester I : 1 2 3 4 5 6 7 8 1 1 2 UPK1006 FKK1001 UPK1010 UKK1004 FKK1002 FPB1001 UPK1002 FKB1001 2 UPK200X UPK2007 PANCASILA KALKULUS 1 BAHASA INGGRIS 1 PENG. TEKNOLOGI INFORMASI BAHASA PEMROGRAMAN 1 PRAKT. ALGORITMA FISIKA SISTEM DIGITAL 3 PENDIDIKAN AGAMA KEWARGANEGARAAN 2 3 2 2 3 1 3 3 4 2 2 41 5 6 KODE 2 MATA KULIAH 3 SKS 4 PENANGGUNG JAWAB INSTITUSI 5 DOSEN 6

Semester II :

3 4 5 6 7 8 9

UPK2012 FKK2003 UPK2011 FKB2102 FKK2004 FPB2002 FPB2003

BAHASA INDONESIA KALKULUS 2 BAHASA INGGRIS 2 STRUKTUR DATA ALJABAR LINIER & MATRIK PRAKTIKUM PEMROGRAMAN 1 PRAKTIKUM STRUKTUR DATA 3 BHS. PEMROGRAMAN 2 OOP SISTEM BASIS DATA MATEMATIKA DISKRIT PRAKT. B. PEMROGRAMAN 2 METODE NUMERIK ORGANISASI & ARSITEKT KOMP. LOGIKA INFORMATIKA 3 SISTEM OPERASI PRAKTIKUM BASISDATA STATISTIK KOMPUTASI SISTEM INFORMASI DESAIN ANALISIS ALGORITMA TEORI BAHASA DAN OTOMATA GRAFIKA KOMPUTER 3 JARINGAN KOMPUTER RISET TEKNOLOGI INFORMASI REKAYASA PERANGKAT LUNAK PEMROG. BERBASIS WEB KECERDASAN BUATAN PEMROGRAMAN API

2 3 2 3 3 1 1

Semester III : 1 1 2 3 4 5 6 7 1 1 2 3 4 5 6 7 1 1 2 3 4 5 6 2 FKK3105 FKB3103 FKK3006 FPB3003 FKK3107 FKB3104 FKK3008 2 FKB4105 FPB4104 FKK4109 FKK4110 FKB4106 FKK4111 FKB4107 2 FKB5108 FKK5112 FKB5109 FKB5113 FKB5110 FKB5111 4 3 3 3 1 3 3 3 4 3 1 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 5 6 5 6 5 6

Semester IV :

Semester V :

42

FKB5112

ANALISIS DESAIN TERSTRUKTUR 3

Semester VI : 1 1 2 3 4 5 6 7 2 UBB6001 KKN FKK6013 FPB6106 FKB6113 FKB6114 FKB6115 FKB61XX METODOLOGI PENELITIAN PRAKT. JARINGAN KOMPUTER INTERAKSI MANUSIA KOMPUTER ANAL.DATA BERORIENTASI OBYEK BASIS DATA LANJUTAN MATA KULIAH BIDANG MINAT 3 4 2 2 1 3 3 3 6 5 6

Semester VII : 1 1 2 3 4 5 2 4 2 2 3 3 6 5 6 UBB7001 KEWIRAUSAHAAN UPB7107 PRAKTEK KERJA LAPANGAN FKB7116 FKB7118 FKB71xx PEMROGRAMAN NIRKABEL PROYEK PERANGKAT LUNAK MATA KULIAH BIDANG MINAT 3 SKRIPSI KOMPUTER & MASYARAKAT ETIKA PROFESI INTERPERSONAL SKILL

Semester VIII : 1 1 2 3 4 2 UKB8130 FPB8001 FPB8002 FBB8001 4 4 3 2 2 5 6

Rencana Pengembangan Dosen Sesuai dengan Renstra Universitas Kartini Surabaya 2010-2015, salah satu sasaran untuk implementasi visi dan misi jurusan adalah Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang Desain Visual, dengan strategi pemecahannya adalah sebagai berikut : 1) Mengembangkan kurikulum yang tanggap, modern, dan relevan. 2) Meningkatkan kuantitas dan kualitas dosen sesuai dengan kebutuhan. 3) Mendorong peningkatan kualitas materi dan proses pembelajaran, sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi. 4) Membangun suasana kehidupan akademik yang sehat dan produktif. 5) Membuka kelas internasional. Dengan ukuran keberhasilan, sebagai berikut : 43

1) Tersusunnya kurikulum yang selalu relevan dengan perkembangan keilmuan dan kebutuhan masyarakat. 2) Terciptanya rasio kuantitas dosen yang lebih baik. 3) Tercapainya kualitas lulusan dan dosen yang lebih tinggi. 4) Terciptanya suasana kehidupan akademik yang lebih sehat dan produktif. 5) Tersedianya kelas dengan program internasional. Dengan demikian pengembangan dosen adalah sebagai berikut : Tabel 3.6. Rencana Pengembangan Dosen Program Studi Teknik Informatika Target Pencapaian 2015/2016 2016/2017 - Evaluasi dan - Evaluasi Revisi Materi kurikulum baru dan penyusunan kurikulum 2016 Jumlah dosen tetap 9 orang; Jumlah dosen bergelar S2 9 orang; Jumlah dosen Studi lanjut S3 2 orang; - 7 dosen memiliki jabatan fungsional.

2013/2014 - Mulai penerapan kurikulum 2013. - Jumlah dosen tetap 9 orang; Jumlah dosen bergelar S2 9 orang;

2014/2015 - Evaluasi dan Revisi Materi

2017/2018 - Penerapan kurikulum baru 2016

- Jumlah dosen tetap 9 orang; Jumlah dosen bergelar S2 9 orang;

- Jumlah dosen tetap 9 orang; Jumlah dosen bergelar S2 9 orang; Jumlah dosen Studi lanjut S3 1 orang; - 3 Dosen - 5 dosen memiliki jabatan memiliki fungsional jabatan fungsional.

- Jumlah dosen tetap 14 orang; Jumlah dosen bergelar S2 14 orang; Jumlah dosen Studi lanjut S3 13orang; - Semua dosen memiliki jabatan fungsional. Mulai dibuka Program Internasional

3.5. SARANA & PRASARANA Untuk menunjang kegiatan pembelajaran bagi program studi Teknik Informatika telah tersedia beberapa sarana pembelajaran (laboratorium, ruang baca dan perpustakaan, ruang serbaguna) yang tersebar dan berdiri diatas tanah seluas 10.000 M2. Tabel 3.6. Sarana Pembelajaran di FTI - Universitas Kartini Surabaya No 1 2 3 4 5 Data Ruang Ruang Pimpinan Ruang Jurusan Laboratorium Perpustakaan & R. Baca Ruang Kuliah Jumlah 4 1 7 2 8 Luas (M2) 201 280 800 600 1000 Kapasitas 4 Orang 6 Orang 25 Orang 80 Orang 320 Orang 44

6 7 8

Mushala Ruang Penunjang / Aula Ruang Mahasiswa

1 1 3

63 320 54

25 Orang 130 Orang 18 Orang

Secara mandiri kebutuhan sarana prasarana pembelajaran pada program studi Teknik Informatika adalah lihat tabel. Tabel 3.7. Sarana Pembelajaran PS Teknik Informatika FTI - Universitas Kartini Surabaya No 1 2 3 Studio / Laboratorium Laboratorium Sistem Cerdas Laboratorium Desain dan Basis Data Laboratorium Jaringan Komputer Jumlah 1 1 1 Kap 20 Mhs 20 Mhs 20 Mhs

Masingmasing laboratorium akan dikelola oleh koordinator laboratorium sebagai perangkat administratif kepanjangan dari kepala laboratorium. Setiap laboratorium mempunyai spesifikasi perlengkapan dan fasilitas tersendiri sesuai dengan kebutuhan praktiknya. Untuk lebih detil perlengkapan perangkat praktikum dapat dilihat di lampiran 5. 3.5. LEMBAGA UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) Lembaga dan UPT yang ikut menunjang kegiatan administratif dan pembelajaran program studi Teknik Informatika adalah : - Lembaga Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) - UPT Perpustakaan Pusat - UPT Pusat Bahasa & Komputer Dan keberadaan perpustakaan yang mempunyai koleksi buku dan literatur yang akan menunjang kegiatan pembelajaran sebagai sumber informasi bagi para mahasiswa program studi Teknik Informatika. Kegiatan Unit Pelaksana Teknis ini mempunyai struktur yang terpisah dari jurusan sehingga mahasiswa dapat menggunakan dalam jadual terpisah dari jadual reguler. Tabel 3.8. Perpustakaan Pusat Universitas Kartini Surabaya Jenis Pustaka A. Perpustakaan Pusat : Buku teks (texbook) CD Rom Skripsi / Tugas Akhir Majalah Disain Jumlah Judul 421 30 340 2

Semua fasilitas tersebut dalam tabel adalah fasilitas terpadu yang disediakan secara bersama untuk kepentingan seluruh mahasiswa Universitas Kartini Surabaya, tak terkecuali mahasiswa Teknik Informatika. Informasi tentang daftar katalog buku sudah tersedia secara online yang bisa diakses terhadap berbagai perpustakaan digital (Digilib) diakomodasi oleh perpustakaan pusat. Jumlah buku sebagian tersedia secara elektronik dan buku teks.

45

BAB IV PENDANAAN Universitas Kartini Surabaya secara kelembagaan berada dibawah pengelolaan Yayasan Harapan Utama Surabaya Indonesia yang berkedudukan di Surabaya. Dalam melaksanakan penyelenggaraan pendidikan tinggi, Universitas Kartini Surabaya menerima otonomi dari pengurus yayasan yang melakukan fungsi pengawasan di Universitas Kartini Surabaya Surabaya. Sesuai Statuta Universitas Kartini Surabaya yang disahkan Pengurus Yayasan Harapan Utama Surabaya Indonesia dengan nomor Kep/15/YHUSI/III/2008, yang antara lain dinyatakan adanya kesempatan untuk membuka program studi baru sesuai dengan kebutuhan (pasal 15 ayat 3). Dan ditegaskan lagi dalam Keputusan Pengurus YKPP nomor Kep/21/YHUSI/III/2008 tentang Rencana Strategis 2007-2012 Universitas Kartini Surabaya, antara lain dinyatakan bahwa dalam perkembangannya, Universitas Kartini Surabaya akan membuka program studi-program studi, baik jenjang S-1, S-2 yang diminati dan dibutuhkan masyarakat. Rencana pembukaan program studi Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya telah dilakukan sesuai prosedur pembukaan program studi baru Universitas Kartini Surabaya, yakni melalui studi kelayakan yang menunjukkan kebutuhan program studi Teknik Informatika dan dipertimbangkan dan disetujui dalam Rapat Senat Fakultas dan Universitas. 4.1. MANAJEMEN FINANSIAL Penyelenggaraan PS TF yang akan dilaksanakan secara terintegrasi,berkualitas standar (nasional dan internasional) dan berkesinambungan merupakan suatu tuntutan yang harus diperhatikan oleh seluruh civitas akademika. Banyak faktor baik internal dan eksternal yang akan mempengaruhi kinerja penyelenggaraan PS TF termasuk diantaranya terkait isu manajemen finansial,karena hal itu akan sangat berkaitan dengan banyak aspek, yakni aspek investasi awal untuk pengadaan dan pengembangan infrastruktur dan fasilitas lainnya (baik yang termasuk perangkat keras dan perangkat lunak), aspek pembiayaanpembiayaan rutin (contohnya gaji rutin pegawai, laboran, dan pengelola lainnya; biaya rutin bahan habis perkantoran dan aktifitas perkuliahan); biaya pelaksananan riset dan kegiatan-kegiatan publikasi, biaya penyelenggaraan workshop/seminar/konferensi baik level nasional dan internasional, biaya-biaya kunjungan singkat di dalam negeri dan luar negeri untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan (contohnya double degree, kerjasama riset, short visiting researcher/lecturer, dan kegiatan-kegiatan pertukaran mahasiswa, kegiatan magang staf di indsutri atau universitas); serta pembiayaan-pembiayaan teknis terkait operasional dan pemeliharaan; biaya pengurusan license resmi sejumlah perangkat lunak pendukung kegiatan riset dan edukasi yang lebih mutakhir yang dibutuhkan oleh civitas akademika Universitas Kartini Surabaya dan atau lainnya. 4.1.1. Kebutuhan Dana Investasi Untuk menjamin kelancaran operasional penyelenggaraan PS TF, kebutuhan dana investasi awal tidaklah dibutuhkan untuk tahapan pelaksanaannya, paling tidak hingga tahun kedua fase implementasinya dikarenakan sejumlah kondisi faktual yang sangat kondusif dan mendukung seperti dijelaskan berikut ini. PS TF dapat menggunakan sarana dan prasarana yang ada di Jurusan Industri, FTI atau Laboratorium Teknik Informatika FTI Universitas Kartini Surabaya maupun program studi lainnya. Program Studi Industri dan Teknik Informatika saat ini memiliki sarana/prasarana gedung perkuliahan berlantai tiga dan satu gedung laboratorium yang representative serta dilengkapi tempat parkir yang luas, baik untuk kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua. Kegiatan perkuliahan dan penelitian PS TF masih dapat ditunjang dengan berbagai fasilitas-fasilitas standar dan berkualitas sangat baik yang dimiliki oleh FTI umumnya dan khususnya Jurusan Teknik Industri dan Teknik Informatika baik berupa fasilitas fisik seperti gedung dan perlengkapannya yang berlokasi di Kampus Universitas Kartini Surabaya maupun bentuk dukungan yang penuh dari seluruh civitas akademika. Dukungan yang kuat akan bertambah baik bagi kesuksesan penyelenggaraan PS TF apabila di masa yang akan datang, sejalan dengan program pengembangan kampus tersebut akan terdapat sejumlah perbaikan kinerja terutama dari kualifikasi staf pengajar/peneliti, pemutakhiran perangkat-perangkat laboratorium (hardware dan software) yang diperuntukkan untuk keperluan 46

laboratorium pendidikan dan laboratorium riset, serta perbaikan mutu infrastruktur dan fasilitasfasilitas akademik dan riset. Selain itu adanya ketersediaaan pendanaan dari DIKTI, Kementrian Pendidikan Nasional dan Kebudayaan seperti program S3, program pemagangan/recharging program untuk kalangan peneliti/pengajar, hibah bantuan seminar/wokshop internasional, hibah bantuan penulisan Disertasi, ketersediaan akses jurnal atau artikel ilmiah yang terakreditasi/bertaraf internasional yang ada di Universitas Kartini Surabaya dan DIKTI, serta berbagai hibah riset lainnya merupakan suatu aset yang sangat penting dan mendukung program penyelenggaraan PS TF. Kesemuanya dapat dioptimalisasikan penggunaannya bagi penunjang keberhasilan pelaksanaan PS TF selama kurun 2 hingga 3 tahun pertama. Berdasarkan pertimbangan bahwa PS TF hanya memanfaatkan dan mengoptimalkan penggunaan sarana/prasarana yang ada, maka PS TF tidak membutuhkan dana investasi awal untuk dapat berjalan. Tetapi, untuk lebih menjamin Image and Quality dari PS TF supaya dapat berperan aktif dalam aktifitas TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI dikancah nasional maupun internasional kebutuhan akan adanya aksi-aksi diversifikasi sumber pendanaan bukan hanya semata-mata berasal dari SPP mahasiswa tetapi juga sejumlah grant-grant kompetitif untuk perbaikan mutu pendidikan dan riset akan terus ditelusuri dan dikerjakan atau juga berusaha mencari link-link pendanaan lain yang berasal baik dari dalam negeri dan luar negeri di masamasa yang akan datang. 4.1.2. Kebutuhan Dana operasional dan pemeliharaan Pembiayaan proses pembelajaran dan administratif pendidikan sebagian besar diperoleh dari mahasiswa peserta didik. Dan mekanisme pengelolaan anggarannya dikendalikan Biro Keuangan Universitas yang dikelompokkan dalam Biaya Akademik, Biaya Operasional dan Biaya Investasi. Untuk menggambarkan mekanisme pembiayaan Program Studi Teknik Informatikasecara lengkap yang mendistribusikan seluruh komponen penerimaan dan pengeluaran dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 4.1. Proyeksi Pembiayaan Per-Tahun Program Studi Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya

47

Pengelolaan penerimaan dan pengeluaran yang memungkinkan terjadi saldo yang dapat digunakan untuk proses keberlanjutan program studi ini dijelaskan dalam perhitungan sampai dengan 5 tahun. Tahun ke-6 sampai dengan ke-10 diproyeksikan sudah mencapai kondisi stabil dalam masalah pendanaan program studi ini. Secara detil proyeksi cash-flow dijelaskan dalam lampiran 10. Pengembangan pola pembiayaan mandiri yang direncanakan untuk membentuk laboratorium mandiri, diusulkan beberapa kerjasama yang akan dilakukan antara Kaprogdi bersama dengan beberapa stakeholder. Sebagai proyeksi percontohan adalah pengelolaan laboratorium komputer grafis yang dapat dimanfaatkan sebagai pemegang lisensi desain terhadap klien pihak ketiga yang akan diajak kerjasama. Nilai kontrak yang diberikan akan dikelola secara mandiri untuk pengembangan laboratorium. Kebijakan Pengelolaan Dana Program Studi Dikaitkan Dengan Anggaran Univeritas Sumber dana yang digunakan untuk membiayai pendidikan, penelitian, sarana dan prasarana serta investasi sumber daya manusia dan lainya adalah bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sesuai program Tridharma Perguruan Tinggi yang bermutu tinggi. Jumlah dana yang diperlukan untuk pembiayaan proses pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat serta sarana dan prasarana mencukupi keperluan operasional dan pengembangan, penggunaan dana dan pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel serta dilakukan audit oleh auditor. Dana yang diterima fakultas dapat berasal dari : a. Mahasiswa b. PT. Sendiri/Yayasan c. Hibah DIKTI d. Kerja sama. Setiap tahun Pimpinan Fakultas Sipil dan Perencanaan (FTI) bersama Ketua Program Studi se-FTI beserta Kepala Laboratorium secara aktif membuat - Program kerja dan merumuskan pengembangan program - Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). RKA unit kerja merupakan bagian dari RKA universitas, setiap pimpinan unit bertugas dan berwenang melaksanakan RKA masing-masing unit sesuai aturan dan prosedur berlaku. - Dalam pelaksanaannya, untuk kegiatan pengembangan unit mengajukan proposal, kemudian dipertanggung jawabkan kepada Wakil Rektor. - Sebagai kontrol, tiap triwulan pimpinan fakultas membuat laporan tentang pelaksanaan program - Evaluasi program, dibahas dalam rapat pimpinan Fakultas Teknologi Industri. Apabila dalam pelaksanaan program ada kegiatan mengalami kekurangan dana, maka ketua program mengajukan permohonan anggaran disertai alasannya, atas persetujuan pimpinan dilakukan proses pengalihan dana. Dalam pelaksanaan RKA setiap program/kegiatan harus diperhatikan enam faktor (sesuai rencana strategis Universitas Kartini Surabaya 2007-2012) berikut ini: 1. Terpusat pada Visi dan Misi Kegiatan yang dilaksanakan hendaknya merupakan penjabaran lebih lanjut dari pencapaian Misi Universitas. 2. Kebutuhan Kegiatan yang diselenggarakan hendaknya sesuai kebutuhan dalam pengembangan unit terkait. 3. Kualitas Kegiatan yang diselenggarakan hendaknya memperlihatkan peningkatkan kualitas yang tinggi. 4. Efektifitas 48

Pemanfaatan sumberdaya hendaknya dapat secara efektif mencapai sasaran yang telah ditetapkan dan disepakati, dengan memperhatikan keseimbangan antara kualitas,terpusat pada misi, dan kebutuhan. 5. Efisiensi Pemanfaatan sumberdaya untuk menyelenggarakan suatu kegiatan hendaknya dilaksanakan dengan efisien. 6. Faktor eksternal Universitas harus tanggap terhadap persyaratan yang ditentukan oleh lembaga pemerintah.

4.1.3. Penerimaan Internal Penerimaan internal PS TF berasal dari dana SPP yang diterima dari mahasiswa PS TF sebesar Rp. 3.000.000,- persemester/orang, Sumbangan Uang Pangkal Rp. 2.000.000,-/Orang, Biaya Kuliah Per-SKS Rp. 750.000,- dan IKOMA Rp. 200.000,- /Orang. Dengan asumsi bahwa jumlah mahasiswa yang diterima setiap tahun rata-rata 60 orang dengan waktu penyelesaian 4 tahun (8 semester) maka total penerimaan untuk satu angkatan sebesar: SPP Per-Tahun + Sumbangan Uang Pangkal + Biaya Kuliah Per-SKS + IKOMA + Lab Proses Cetak + Laboratorium

Penyusunan Rencana Anggaran Pada awal penyusunan anggaran untuk tahun berikutnya, Program Studi mendapatkan panduan yang digunakan untuk penyusunan anggaran. Berdasarkan panduan tersebut, Program Studi akan merumuskan arah pengembangan dan kebijakan tahun depan melalui rapat Program Studi. Selanjutnya hasil rapat akan diterjemahkan dalam bentuk program-program kegiatan tahun depan yang mendukung arah pengembangan Program Studi. Program kegiatan tersebut akan diubah 49

dalam bentuk program anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan tersebut oleh Ketua dan Sekretaris Program Studi, para Kepala Laboratorium dan dosen pengusul kegiatan. Selanjutnya hasil anggaran tersebut akan dibahas pada Lokakarya atau Rapat Program Studi untuk finalisasi dan melakukan perubahan-perubahan yang diperlukan. Hasilnya diserahkan kepada Fakultas untuk dibahas pada tingkat Fakultas. Jika Fakultas memiliki masukan atau perbaikan terhadap rencana anggaran Program Studi maka akan dilakukan revisi oleh Ketua Program Studi dan perbaikan tersebut di bahas kembali pada rapat Program Studi. Hasilnya diserahkan kembali ke Fakultas untuk mendapatkan persetujuan dan digabungkan untuk anggaran Fakultas. Selanjutnya rencana anggaran Fakultas tersebut diserahkan kepada Universitas. Pengelolaan Dana Setelah Program Studi mendapatkan informasi berkaitan dengan disetujui atau tidaknya rencana kegiatan dan anggaran yang diajukan, maka Program Studi mulai melakukan pengajuan dana ke Fakultas sesuai dengan jadwal pelaksanaan kegiatan. Setelah kegiatan dilakukan maka Program Studi memberikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana, dan jika ada sisa dana diserahkan kepada Fakultas. Pengalihan anggaran dapat dilakukan jika suatu kegiatan mengalami kekurangan dana. Prosesnya dilakukan dengan pengajuan permohonan pengalihan anggaran oleh Program Studi ke Fakultas disertai dengan alasan pengalihannya. 4.1.4. Penerimaan Ekternal Penerimaan eksternal PS TF diharapkan dari sumber-sumber dana lainnya berupa sumbangan dari perusahaan-perusahaan yang mempunyai kepekaan terhadap pendidikan, bantuan tidak tetap lainnya yang sifatnya tidak mengikat. Ketersediaan dana untuk meningkatkan mutu pendidikan direncanakan akan terus dievaluasi dan akan diadakan terobosan-terobosan penting lainnya untuk peningkatan secara berkesinambungan. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTI) yang sudah melakukan kerjasama dengan pihak luar seperti Instansi Pemerintah Daerah (Bappeda) di wilayah PT. Freeport Indonesia Company, PT. Kaltim Prima Coal, Assosiasi Pengusaha Jasa Konstruksi, CV. Mekar Hadi Suryo, dan Asosiasi kontraktor Listrik Indonesia, LPJKD dan lain-lain yang besarnya penerimaan belum diketahui karena masih dalam taraf penjajakan. 4.1.5. Sumber Pendanaan Program Pendanaan dalam rangka pembukaan Program studi Teknik Informatika ini terdiri dari pendanaan awal yang disiapkan oleh Universitas Kartini Surabaya dan juga pendanaan yang didapat dari mahasiswa peserta Program Studi Teknik Informatika. Secara garis besar, sumber penyelenggaraan Program Studi Teknik Informatika berasal dari sumber antara lain: 1. Yayasan Harapan Utama Surabaya Indonesia (YHUSI) yang menaungi Universitas Kartini Surabaya. 2. Penerimaan/ pembayaran SPP dari mahasiswa 3. Pihak ketiga. 4.2. ASPEK KEBERLANJUTAN 4.2.1. Kebutuhan lulusan dan keberadaan sumber peserta didik Prospek pengembangan dan keberlanjutan PS TF sangatlah besar di masa-masa yang akan datang terkhusus dengan mempertimbangkan konstalasi kuantitas sumber daya manusia Indonesia di Jawa Timur yang masih minim dengan sumber daya manusia berkualifikasi sebagai seorang Desainer di bidang Teknik Informatika. Melalui analisis yang mendalam juga dapat dipahami bahwa tentunya akan banyak animo yang besar dari lulusan SMA dan SMK se Jawa Timur untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang S1 PS TF. (Opportunity) Besarnya animo calon mahasiswa S1 PS TF didukung oleh letak geografis Kota Surabaya pada PS TF yang sangat strategis di Jawa Timur. Posisinya yang merupakan wilayah penghubung dari banyak aspek (seperti transportasi, perdagangan, sentra pendidikan dan lain-lain) di Jatim tentunya membuat PS TF, akan menjadi salah satu alternatif pilihan favorit untuk melanjutkan pendidikan program S1 PS TF. (Strenghts) 50

Jika indikator-indikator penunjang dan daya tarik PS TF seperti diuraikan diatas dapat terus diperbaiki kinerjanya, secara optimis, dapat dikatakan bahwa akan terdapat peningkatan animo untuk melanjutkan studi di PS TF saat ini dan di masa-masa yang akan datang. 4.2.2. Keberlanjutan terkait dengan perkembangan bidang ilmu atau kajian saat ini dan 10 tahun ke depan Disiplin ilmu Teknik Informatika sebagai salah satu bidang ilmu terapan yang sangat pesat perkembangannya dan mempunyai peranan serta aplikasi yang vital dan penting saat ini pada dasarnya tidak muncul begitu saja dan spontan. Disiplin ilmu ini telah melewati catatan sejarah pertumbuhan yang sangat panjang sama halnya dengan ilmu-ilmu terapan lainnya yang sudah dikenal dan berkembang sejalan dengan sejarah peradaban manusia di muka bumi. Bidang ilmu atau bidang kajian yang menjadi pokok dari PS TF saat ini mengalami perkembangan yang signifikan dan akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang mengkuti kebutuhan masyarakat maupun kebutuhan akan pengembangan keilmuan itu sendiri seperti dijelaskan di sub-bab 2.1.2. Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja Lulusan Program Studi Teknik Informatika Lulusan Program Studi Teknik Informatika sangat dibutuhkan dibeberapa sektor industri di Indonesia. Berikut ini adalah gambaran peluang menurut data didapat dari beberapa sumber otentik: Tabel 4.2. Jumlah Industri Kreatif & Serapan Tenaga Kerja Teknik Informatika Di Jawa Timur Periode Tahun 2009 S/D 2011 2009 JML PT Penerbitan Periklanan / graphic designer Multi media / media electronic Rumah produksi Humas / graphic promotion Percetakan 147 145 12 17 19 191 531 Perhitungan Trend Linier : Y=a+b.X Y=a.n+ .N1 X.Y=a.X+b. X2 NAKER 441 435 36 51 57 573 1,593 2010 JML PT 171 167 45 26 31 219 659 NAKER 513 501 135 78 93 657 1,977 2011 JML PT 211 179 63 41 47 242 783 NAKER 633 537 189 123 141 726 2,349

Tabel 4.3. Proyeksi Jumlah Serapan Tenaga Kerja Teknik Informatika Di Jawa Timur Periode Tahun 2012 S/D 2019 TAHUN 2012 2013 Y 1,593 1,977 X -1 0 X.Y -1593 0 X2 1 0 51

2014 2015 2016 2017 2018 2019 JUMLAH :

2,349

1 2 3 4 5 6

2349

5919

756

a= Y/n b = X . Y / . X2 Y = 1973 + 378 ( x )

= 1973 = 378

Tabel 4.4.. Hasil Proyeksi Jumlah Serapan Tenaga Kerja Industri Kreatif Di Jawa Timur Periode Tahun 2015 S/D 2019 Tahun 2015 Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 Tahun 2019 Y (2009) = 1973 + 378 ( 2 ) Y (2010) = 1973 + 378 ( 3 ) Y (2011) = 1973 + 378 ( 4 ) Y (2012) = 1973 + 378 ( 5 ) Y (2013) = 1973 + 378 ( 6 ) = = = = = 2729 3107 3485 3863 4241

Tabel 4.54.. Proyeksi Jumlah Serapan Tenaga Kerja Teknik Informatika Di Jawa Timur Periode Tahun 2014 S/D 2019 Thn Jml % 2012 1,593 2013 1,977 24% 2014 2,349 19% 2015 2,729 16% 2016 3,107 14% 2017 3,485 12% 2018 3,863 11% 2019 4,241 10% 15% RataRata

52

BAB V MANAJEMEN AKADEMIS

5.1. PROSEDUR PEMBUKAAN PROGRAM STUDI BARU DI TINGKAT FAKULTAS DAN INSTITUSI, PERAN EKSEKUTIF DAN SENAT AKADEMIK DALAM PEMBUKAAN PROGRAM STUDI Pedoman umum pembukaan dan penutupan program studi mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Nasional (KEPMENDIKNAS) Nomor 184/U/2001 tentang Pedoman Pengawasan Pengendalian dan Pembinaan Program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana, Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (DIRJEN DIKTI) Depdiknas Nomor 108/DIKTI/Kep/2001 tentang syaratsyarat yang harus dipenuhi dalam pembukaan Program Studi, dan Surat DIRJEN DIKTI Nomor 302/D/T/2003 tentang Evaluasi Ijin Penyelenggaraan Program Studi. Dalam upaya menjamin kualitas program baik program Akademis maupun Profesional, Universitas Kartini Surabaya perlu menyusun Pedoman Pembukaan dan Penutupan Program Studi sebagai perwujudan dari Rencana Strategis (RENSTRA) Universitas Kartini Surabaya Tahun 20010-2015 dan SK Rektor No. 566/Kept/Unkar/2010 tentang Pedoman Pembukaan dan Penutupan Jurusan/ Program Studi Universitas Kartini Surabaya, meliputi Studi kelayakan, Pengajuan usulan ke tingkat Universitas, Pengajuan ijin kepada instansi terkait, Evaluasi Program Studi dan Penutupan Program Studi. Alur kerja usulan pembukaan dan penutupan program studi sebagaimana terlihat pada gambar 4.1.

Gambar 4.1. Alur Kerja Usulan Pembukaan Dan Penutupan Program Studi 5.2. Struktur organisasi dan manajemen penyelenggaraan program studi yang diusulkan. 5.2.1.Struktur organisasi Dalam penyelenggaraan Program Studi Teknik Informatika kedepan dibutuhkan struktur organisasi yang terdiri dari Ketua Program Studi yang membawahi Sekretaris Program Studi. Kemudian dibawahnya terdapat 3 kepala laboratorium untuk laboratorium pemrogaman dasar, laboratorium desain dan basis data, dan laboratorium jaringan computer. Sesuai dengan peminatan, maka setiap laboratorium dijadikan wadah bagi kelompok dosen peminatan.

53

Gambar 5.1. Struktur Organisasi 5.2.2.Manajemen sumber daya Pengembangan sumberdaya meliputi pengembangan sumberdaya manusia, prasarana dan sarana, serta fasilitas pendukung. Pada dasarnya manajemen sumberdaya menggunakan prinsip resource sharing. Sumberdaya Manusia terdiri dari sumberdaya dosen, tenaga administrasi dan tenaga penunjang. Tenaga dosen akan ditingkatkan sejalan dengan perkembangan jumlah mahasiswa serta kualitas dosen berupa studi lanjut dan kepangkatan akademik merupakan prioritas pembinaan. Peningkatan kualitas dosen berupa studi lanjut mendapat peluang besar dari Yayasan, proses kegiatan ini harus sesuai dengan peraturan yang ada di Perguruan Tinggi dimana seorang dosen yang akan melaksanakan studi lanjut harus telah memiliki jabatan akademik minimal assisten ahli, hal ini sejalan dengan pembinaan terhadap dosen dalam rangka meningkatkan kualitas jabatan akademik serta akan meningkatkan atmosfer akademik di kampus. Pembinaan tenaga administrasi dan penunjang akademik merupakan kegiatan terpadu yang diatur oleh Wakil Rektor II. Kegiatan ini meliputi kegiatan rekrutmen, pelatihan ketrampilan, peningkatan karir, dan rotasi staff. Prasarana dan Sarana meliputi kampus, perpustakaan, pusat komputer, dan laboratorium. Beberapa prasarana dan sarana merupakan pengembangan terpadu antara lain ruang kelas perkuliahan, perpustakaan, pusat komputer, dan pusat bahasa. Pengembangan keempat sarana tersebut dapat digunakan oleh seluruh program studi yang ada, sehingga pengembangan untuk program studi baru lebih mengarah kepada penyediaan laboratorium. Pengembangan laboratorium sejalan dengan kebutuhan praktikum yang ditawarkan di program studi Teknik Informatika serta laboratorium yang telah ada pada program studi yang lain. 5.2.3. Manajemen mutu akademis Manajemen mutu akademis yang akan diterpakan kepada dua program studi yang diusulkan ini, akan menggunakan sistem pengendalian mutu yang berlaku bagi seluruh program studi yang ada dilingkungan Universitas Kartini Surabaya sesuai dengan peraturan akademis Universitas Kartini Surabaya. 54

Dalam rangka memperoleh pengakuan dari pemerintah dan masyarakat, maka Universitas Kartini Surabaya akan mengajukan evaluasi kepada Dirjen Dikti Dediknas pada tahun kedua setelah pembukaan program studi sesuai dengan surat keputusan Dirjen Dikti nomor 108/DIKTI/Kep/2001. Setelah memperoleh evaluasi program studi dengan kriteria layak untuk diteruskan, maka kedua program studi baru ini akan diajukan untuk memperoleh akreditasi dari BAN PT. 5.3. JUMLAH MAHASISWA BARU YANG DIJANJIKAN UNTUK DITERIMA DALAM LIMA TAHUN PERTAMA DAN MEKANISME REKRUTMENNYA. Upaya untuk mengenalkan program studi Teknik Informatika dalam rangka merangkul siswa SMA sederajat untuk mengenyam perkulihan di program studi Teknik Informatika telah dilakukan, antara lain: a. Roadshow ke SMA sederajat sekota. b. Menyebarkan brosur melalui kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen di daerah. c. Secara bertahap meningkatkan sumberdaya manusia, sarana dan prasarana, dan fasilitas pendukung. d. Menggunakan kurikulum adaptif, sehingga menghasilkan lulusan yang bisa diserap pasar tenaga kerja. Upaya dilakukan dengan harapan dari tahun ke tahun meningkatkan animo masyarakat akan program studi Teknik Informatika, seperti yang ditampilkan Gambar 5.2.

Proyeksi Peminat
30000

Jumlah Peminat

y- linier y - non linier

15000

0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 12 13 14 15 16 17

Ta hun ke

Gambar 5.2. Grafik Proyeksi Jumlah Mahasiswa Peminat Teknik Informatika

Mengacu pada grafik tentang jumlah peminat Teknik Informatika diatas maka proyeksi penerimaan mahasiswa baru Program Studi Teknik Informatika diperkirakan mencapai 60 calon mahasiswa baru pada tahun 2013/2014. Dan selanjutnya akan meningkat pada 4 (empat) tahun ke depan seperti terlihat pada tabel berikut. Tabel 5.1. Proyeksi Mahasiswa Diterima pada Program Studi Teknik Informatika pada 5 Tahun ke depan Program Studi (S1) Teknik Informatika Proyeksi Lulusan 2013/2014 40 Mhs 2014/2015 40 Mhs 2015/2016 60 Mhs 2016/2017 80 Mhs 2017/2018 80 Mhs

55

5.4. RENCANA PENGEMBANGAN PROGRAM STUDI Pengembangan program studi mengacu kepada perkembangan jumlah dosen dan jumlah mahasiswa. Dengan bertambahnya jumlah dosen, maka dapat dibuat kelompok-kelompok dosen yang mengurus bidang studi dan bidang minat dalam Teknik Informatika ini sendiri, kemudian dapat dikembangkan menjadi program studi baru, namun hal ini harus didukung oleh jumlah mahasiswa yang cukup. 5.4.1. Rencana Pengembangan PS TF Rencana Pengembangan PS TF Jangka Pendek Rencana pengembangan jurusan yang ingin dicapai dalam jangka pendek sejalan dengan visi, misi jurusan dan rencana strategis pengembangan universitas (Universitas Kartini Surabaya) dan Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan. Selain itu pengembangan jurusan diharapkan dapat meningkatkan daya saing program studi, fakultas maupun daya saing bangsa, melalui otonomi pendidikan meliputi pengembangan proses belajar mengajar, penelitian dan pengabdian masyarakat serta pengembangan kerjasama dengan pihak luar serta menyediakan jasa professional. Untuk lebih jelasnya rencana pengembangan PS TF jangka pendek diarahkan kepada : a. Peningkatan kualitas pengelolaan dan kelembagaan jurusan, seperti 1) Memperbaiki sistem, sarana, alat dan peralatan pembelajaran yang lebih moderen dan mutakhir. 2) Menyederhanakan komputerisasi sistem layanan administrasi jurusan, 3) Menjalin kerjasama serta menyediakan jasa profesional dengan stakeholder. b. Pengembangan program akademik, seperti pengembangan kurikuler berbasis kompetensi, mempercepat lama studi dan penyelesaian skripsi, pengembangan buku ajar serta evaluasi proses pembelajaran. c. Pengembangan sumber daya manusia dan fasilitas fisik, seperti meningkatkan kualitas dosen dengan seminar, pelatihan, pengadaan alat bantu dan bahan ajar dengan menekankan disiplin ilmu dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Selain itu pengembangan laboratorium berbasis komputer dan pengenalan lapangan. Rencana Pengembangan PS TF Jangka Panjang Penetapan arah pengembangan jurusan ini merupakan implementasi dari rencana strategis pengembangan jurusan jangka panjang PS TF, yaitu : a. Pengembangan Manajemen Sumber daya Manusia dan Jurusan (2013 2018) Pengembangan sumber daya manusia dilakukan dengan meningkatkan kualitas dosen, sistem pembelajaran dan administrasi dengan menyediakan sarana dan prasarana yang modern dan mutakhir, seperti penyelenggaraan seminar, pelatihan, pengembangan ruang kuliah, alat bantu dan terciptanya suasana akademis yang kondusif. Sasaran ini merupakan implementasi dari rencana strategis pengembangan Universitas Kartini Surabaya, yaitu Tahap Pembangunan Sikap dan Kesadaran (2013 2018) b. Pengembangan Program Akademik Berbasis Komputer dan Lapangan (2013 2018). Pengembangan ini diharapkan pelaksanaan perkuliahan yang mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian serta praktikum yang berbasis komputer dan pengenalan lapangan. Pengembangan ini diharapkan meningkatkan proses pembelajaran dengan metode mutakhir dan peningkatan bahan ajar serta mendukung proses praktek kerja profesi, magang kerja dalam rangka pengenalan alat, software yang diakses oleh para pengguna secara familier. Sasaran ini merupakan implementasi dari rencana strategis pengembangan Universitas Kartini Surabaya, yaitu Tahap Pengembangan Penyelenggaraan Akademik dan Tahap Pengembangan Sarana Fisik (2013 2018). c. Pengembangan Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama (2013 2018). Pengembangan ini adalah mewujudkan desa binaan yang menjadi media pengabdian masyarakat bagi dosen dan mahasiswa sekaligus sarana promosi jurusan di masyarakat umum dengan mewujudkan kerjasama dan menyediakan jasa professional dengan para pengguna, pemerintah atau perguruan tinggi lainnya. Sasaran ini merupakan implementasi dari rencana strategis pengembangan Universitas Kartini Surabaya, yaitu Tahap Pengakuan Masyarakat pada Institusi Unkar dan Tahap Stabilitas Dinamik (2013 2018).

Rencana Pengembangan Universitas Kartini Surabaya Jangka Panjang 56

Rencana strategis pengembangan jurusan diatas tentunya mengacu kepada Rencana Strategis Pengembangan Universitas Kartini Surabaya yang dapat diuraikan sebagai berikut : a. Tahap Pembangunan Sikap dan Kesadaran (2012 2017). Tahap ini adalah penembangan sumber daya manusia, yaitu menumbuhkan kesadaran, pengertian dan pemahaman bahwa sebagai insan akademika harus berperilaku profrseional dengan berpegang teguh pada waswasan almamater perguruan tinggi yang dijiwai Pancasila. b. Tahap Pengembangan Sarana Fisik (2012 2017). Peningkatan sarana fisik yang telah ada terus ditingkatkan serta menambah sarana fisik yang belum ada untuk meningkatkan daya dukung bagi penyelenggaraan pendidikan dan penelitian. c. Tahap Pengembangan Penyelenggaraan Akademik (2012 -2017). Tahap ini dilakukan upaya peningkatan mutu akademik dengan menggunakan indikator kinerja dan capaian sebagai tolok ukur. d. Tahap Pengembangan Pengakuan Masyarakat pada Institusi UNKAR (2012 2017). Tahap ini dilakukan dengan menggalang kerjasama dengan institusi lain dalam bentuk pengabdian dan penelitian untuk mendukung keberadaan institusi UNKAR. e. Tahap Stabilitas Dinamika (2012 2017). Tahap ini mempertahankan penghargaan masyarakat dengan senantiasa memperhatikan peningkatan mutu, peran, lembaga inistitusi sebagai lembaga pendidikan tinggi. Program-program pengembangan jurusan yang dimaksud diatas telah dibicarakan melalui kesepakatan tingkat jurusan, serta dimusyawarahkan di tingkat fakultas dan universitas. Dengan demikian arah pengembangan jurusan tersebut telah menjadi komitmen bersama yang dilakukan secara bertahap dan dapat dikerjakan secara bersama-sama dengan fakultas maupun universitas, sesuai dengan tahapan-tahapan kegiatan yang diselaraskan 5.4.2. Manajemen Pengelolaan Pengelolaan program studi Teknik Informatika nantinya berada dibawah kendali Fakultas Teknik Industri yang meliputi : - Program Studi Teknik Industri - Program Studi Teknik Informatika(Rencana) Pengelolaan di tingkat program studi dikendalikan oleh Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi yang dibantu pengelolaan studio dan laboratoriumnya oleh Kepala Laboratorium Sistem Cerdas, Kepala Laboratorium Basis Data , dan Kepala Laboratorium Jaringan komputer. Selanjutnya masing-masing Kepala Laboratorium akan dibantu dalam pelaksanaannya oleh kelompok kelompok dosen sesuai kompetensi bidang masing-masing. Dan semua mekanisme pengelolaan administratif pembiayaan dikendalian oleh Biro Administrasi dan Akademik Universitas. Pengelolaan pendidikan dan pembelajaran di program studi Teknik Informatika didasarkan pada pengembangan Laboratorium yang direncanakan sesuai tahapan penerimaan mahasiswa baru. 5.5. DUKUNGAN KERJASAMA Rencana pembukaan program studi baru ini telah disusun dalam rangkaian kegiatan meliputi studi banding yang telah dilakukan ke beberapa perguruan tinggi yang terdapat di kota Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Jakarta dan sekitarnya. Sampai dengan Mei 2006, Universitas Kartini Surabaya telah menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai institusi sebagai berikut : 1. Institusi Akademik (Dalam dan Luar Negeri) a. Konsulat Kebudayaan Surabaya b. Joongbu University, South Korea c. Hobart Technology Australia d. Institut Teknologi Bandung e. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya f. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta g. Universitas Padjadaran, Bandung h. Universitas Diponegoro, Semarang 57

i. Universitas Sebelas Maret, Solo j. Universitas Airlangga Surabaya k. Universitas Brawijaya Malang l. Universitas Negeri Surabaya m. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur n. Universitas Jember o. Universitas Udayana, Bali 2. Lembaga Penelitian a. Pusat Penelitian Pabrik Gula Indonesia, Pasuruan b. Pusat Penelitian Perkebunan Kopi dan Kakao, Jember c. Lembaga Penelitian dan Pengembangan Daerah Aliran Sungai, Surakarta d. Stasiun Proteksi Tanaman Pangan, Jombang e. Stasiun Proteksi Tanaman Perkebunan, Pandaan f. Balai Karantina Tumbuhan di Tanjung Perak Surabaya. 3. Lembaga Pemerintah a. Pemerintah Propinsi Jawa Timur b. Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur c. Pemerintah Kota/Kabupaten Jember, Lumajang, d. Probolinggo, Banyuwangi, Kediri, e. Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Kediri, Semarang f. Dinas Perhubungan Pemprov Jawa Timur, Jawa Tengah, NTT, NTB g. Blitar, Bojonegoro, Lamongan, Ngawi, Nganjuk, Ponorogo, Pacitan, Bondowoso, Probolinggo, Surabaya, Tulungagung, Trenggalek 4. Lembaga Swasta (Industri, Pabrik, Media Massa, Bank, dst.) a. PN Garam Tbk. b. PT. Semen Gresik Tbk. c. Jakarta Stock Exchange d. Bank BNI Tbk. e. CV. Surfsoft Indonesia f. Bank Mandiri Tbk. g. PT. Telekomunikasi Indonesia h. PT. Telkomsel Tbk. i. PT. Indosat Tbk. j. CV. Mekar Hadi Suryo k. E-Biz Microsoft Education l. Microsoft Indonesia

58

BAB VII KESIMPULAN Beberapa analisis yang memberikan kecenderungan terhadap berdirinya program studi Teknik Informatika adalah sebagai berikut. Pertama, Berdasarkan analisa tren pasar kerja pada tabel 4.5. dengan kebutuhan pasar kerja rata-rata 15% di bidang Teknik Informatika, maka pendirian dan pengembangan program studi baru Teknik Informatika dikatakan masih menjadi tren ke depan, khususnya untuk wilayah Jawa Timur. Kedua, melihat kebutuhan terhadap pemenuhan tenaga kerja yang berkecimpung dalam dunia komunikasi visual maka dibutuhkan banyak lulusan Teknik Informatika, sampai tahun 2019 masih dibutuhkan 4291 tenaga kerja (analisa kebutuhan pasar tabel 4.3) Ketiga, perkembangan yang sangat pesat dibidang keilmuan ini memberikan nilai lebih dalam memberikan aspek kedalaman dalam melakukan eksplorasi terhadap dunia teknologi informasi. Keempat, dukungan infrastruktur sumber daya manusia (9 Dosen TF, 3 Asisten TF tabel 3.4), sarana dan prasarana yang telah disiapkan untuk operasional program studi ke depan (tabel 3.6 tabel 3.8). Kelima, kemampuan sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam mengelola proses pembelajaran. Dengan jumlah sumber daya yang mencukupi standar optimal dari proses pembelajaran mempunyai kemungkinan yang lebih besar dalam keberhasilannya. Keenam, dengan habitat pengelolaan akademik dan pembiayaan yang sudah terstruktur dan terencana program studi Teknik Informatika dapat diandalkan dalam mengembangkan program studi Teknik Informatika. Dalam pengelolaan sumber daya manusia, sarana prasarana manajemen akademik, manajemen administrasi dan akademik, Universitas Kartini Surabaya telah memiliki sistim manajemen pengelolaan baku yang transparan, akuntabel dan terstruktur. Maka sesuai beberapa parameter diatas, usulan pembukaan program studi baru Teknik Informatikamempunyai probabilitas besar untuk diselenggarakan sesuai dengan persyaratan. Dengan embrio pengembangan dari status bidang peminatan bidang Teknik Informatika mempunyai banyak peminat. Berdasarkan itu kami juga mempunyai prediksi optimis terhadap jumlah mahasiswa yang masuk ke jurusan Teknik Informatikaakan banyak. Kesimpulan yang bisa diambil dalam dari beberapa parameter yang telah diutarakan diatas maka kami meyakinkan untuk dapat dipertimbangkan dalam pemberian ijin operasional bagi program studi Teknik Informatika di Universitas Kartini Surabaya.

59

I.

SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL Menyampaikan SPMI PT sesuai dengan format terlampir (LAMPIRAN SPMI PT)

Instrumen Evaluasi Diri Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi 2009

o o o o

Nama Perguruan Tinggi Alamat Perguruan Tinggi Nama Pemimpin Perguruan Tinggi: Jumlah Program Studi D1 Sp1 S1 : _______ : _______ : 3 D2 Sp2 S2

: Universitas Kartini Surabaya : Jl.Raya Nginden No 19 - 23 Surabaya Broto Suwiryo, SH, MH : D3 Sp3 S3 : _______ : _______ : _______ D4 : _______

: _______ : _______ : 0

PENGANTAR Sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 2003 oleh Direktorat Akademik (dh.Direktorat Pembinaan Akademik dan Kemahasiswaan), Ditjen.Dikti., Depdiknas, kegiatan Penjaminan Mutu (Quality Assurance) di perguruan tinggi pada saat ini telah berlangsung selama enam tahun. Dalam kurun waktu itu tentu telah berkembang berbagai variasi implementasi Penjaminan Mutu, baik pada tingkat perguruan tinggi maupun pada tingkat Nasional. Sejak peluncuran kegiatan Penjaminan Mutu di perguruan tinggi dianut prinsip bahwa Direktorat Akademik hanya memberikan inspirasi tentang Penjaminan Mutu, sedangkan implementasinya harus mampu dilakukan sendiri oleh setiap perguruan tinggi sesuai dengan sejarah, budaya, kapasitas, dan visi serta misi perguruan tinggi yang bersangkutan. Oleh karena itu, pada saat ini tentu telah terdapat sejumlah praktek baik (good practices) dari berbagai perguruan tinggi yang telah mengimplementasikan kegiatan Penjaminan Mutu. Sementara itu, pada tahun 2006 telah selesai disusun secara Nasional suatu sistem yang menyinergikan kegiatan EPSBED, Penjaminan Mutu, dan Akreditasi Perguruan Tinggi, yang semuanya bertujuan menjamin mutu perguruan tinggi di Indonesia. Sistem tersebut dinamakan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi atau disingkat SPM-PT. Di dalam SPM-PT, kegiatan EPSBED akan dikembangkan menjadi suatu Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT), sedangkan kegiatan Penjaminan Mutu dan Akreditasi masing-masing disebut sebagai Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Instrumen evaluasi diri ini merupakan instrumen yang bertujuan mengevaluasi implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Pada tahun 2008 Direktorat Akademik Ditjen Dikti telah menyebarluaskan Instrumen Evaluasi Implementasi SPMI dan telah diisi oleh 387 perguruan tinggi. Berdasarkan desk evaluation telah terpilih 127 dari 387 perguruan tinggi tersebut untuk menjalani site verification dan technical assistance. Akhirnya, dihasilkan 68 dari 127 perguruan tinggi yang memiliki praktek baik (good practices) dalam SPMI. Pada tahun 2009 praktek baik implementasi SPMI di berbagai perguruan tinggi diyakini telah semakin meningkat. Agar peningkatan implementasi SPMI dapat dipetakan, Direktorat Akademik menyebarluaskan instrumen evaluasi diri ini untuk diisi dengan data dan informasi tentang implementasi SPMI oleh semua perguruan tinggi, kecuali 68 perguruan tinggi yang disebutkan di atas. Dari hasil pemetaan tersebut akan dipilih sekitar 120 perguruan tinggi yang akan divisitasi oleh Tim dari Direktorat Akademik. Bersamaan dengan visitasi tersebut akan dilakukan technical assistance (TA), sehingga perguruan tinggi tersebut 60

terdorong untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Berdasarkan hasil pemetaan dan visitasi, Direktorat Akademik akan menetapkan sekitar 60 perguruan tinggi yang telah mengimplementasikan SPMI dengan baik, sehingga dapat digunakan sebagai praktek baik oleh perguruan tinggi lain. Untuk memperoleh data dan informasi tentang implementasi SPMI perguruan tinggi di Indonesia, Direktorat Akademik menyelenggarakan kembali Program Evaluasi Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi 2009. Komposisi Pernyataan Kelompok Pernyataan A: Kebijakan SPMI PT : 10 pernyataan Kelompok Pernyataan B: Manual SPMI PT : 5 pernyataan Kelompok Pernyataan C: Standar dalam SPMI PT : 46 pernyataan Kelompok Pernyataan D: Implementasi SPMI PT : 10 pernyataan Kelompok Pernyataan E: Peningkatan berkelanjutan SPMI PT : 7 pernyataan

Petunjuk Pengisian 1. Lingkari atau centang pada YA jika pernyataan sesuai dengan kenyataan atau TIDAK jika pernyataan tidak sesuai dengan kenyataan 2. Beri uraian pada pernyataan yang terbuka (jika tidak dapat dijelaskan dengan YA dan TIDAK). A. KEBIJAKAN SPMI PERGURUAN TINGGI No 1 Pernyataan PT kami memiliki kebijakan tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kebijakan SPMI PT kami telah diterapkan Kebijakan SPMI PT kami telah diterapkan sejak 2007 (langsung ke No. 5) SPMI PT kami belum diterapkan karena kebijak-an SPMI PT tersebut: a. baru selesai dan belum disosialisasikan b. belum disetujui dan/atau disahkan c. belum mendapat dukungan/komitmen dari para pemangku kepentingan PT kami d. terbentur kendala seperti keterbatasan dana dan/atau sumber daya manusia e. lainnya, sebutkan................................. Konfirmasi YA TIDAK (langsung ke No. 10) YA TIDAK (jawab No. 4)

2 3 4

YA YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

5 6

Kebijakan SPMI PT kami telah didokumentasikan dalam bentuk buku atau surat keputusan Ruang lingkup SPMI PT kami meliputi: a. aspek pembelajaran b. selain butir a juga semua aspek Tridharma PT c. selain butir b juga aspek lain seperti misalnya pengelolaan dan pendanaan PT SPMI PT kami telah memenuhi ketentuan dalam PP. No.19 tahun 2005 tentang Standar Nasional

YA YA YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

TIDAK 61

10

Pendidikan Rujukan SPMI PT kami: a. Buku Pedoman Penjaminan Mutu Pendidikan YA Tinggi yang diterbitkan oleh Ditjen Dikti b. selain butir a di atas (misal AUN Criteria, Malcolm Baldriges Criteria), sebutkan : SMM ISO 9001: 2008 Model manajemen kendali mutu SPMI PT kami adalah: YA a. PDCA (plan, do, check, action) b. lainnya, sebutkan SMM ISO 9001: 2008 PT kami tidak memiliki Kebijakan SPMI karena: YA a. belum paham tentang SPMI PT b. belum memerlukan SPMI PT YA c. belum ada komitmen dari pimpinan PT dan/atau Yayasan d. belum ada alokasi dana e. lainnya, sebutkan ..................................... YA YA

TIDAK

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

Apabila perguruan tinggi Anda belum memiliki kebijakan SPMI, maka pengisian Instrumen Evaluasi Diri ini tidak perlu dilanjutkan, namun tetap harus dikirimkan kembali kepada Direktorat Akademik, Ditjen Dikti Depdiknas. B. MANUAL SPMI PERGURUAN TINGGI Dalam pernyataan berikut ini, yang dimaksud Manual SPMI adalah pedoman tertulis tentang (a). perumusan standar dalam SPMI PT; (b). penerapan standar dalam SPMI PT; (c). pengendalian standar dalam SPMI PT, dan (d). peningkatan dan pengembangan standar dalam SPMI PT. No Pernyataan Konfirmasi 1 PT kami memiliki manual SPMI PT YA TIDAK (langsung ke No. 5) 2 Manual SPMI PT kami berisi pedoman: YA TIDAK a. cara menyusun isi standar mutu b. cara melaksanakan/memenuhi isi standar YA TIDAK c. cara mengendalikan isi standar d. cara meningkatkan dan mengembangkan isi standar YA YA TIDAK TIDAK

Manual SPMI PT kami mudah diakses oleh komunitas di lingkungan PT kami karena: a. telah dicetak, misalnya dalam bentuk buku b. dapat diunduh dari website PT kami c. lainnya, sebutkan Banner

YA TIDAK YA TIDAK

Manual SPMI PT kami tentang:

YA

TIDAK 62

a. perumusan standar telah dilaksanakan b. penerapan standar telah dilaksanakan c. pengendalian standar telah dilaksanakan d. peningkatan dan pengembangan standar telah dilaksanakan Manual SPMI PT kami belum ada atau belum lengkap karena kami: a. belum selesai membuatnya b. tidak tahu bahwa manual SPMI PT harus memuat keempat pedoman tertulis tentang perumusan, pelaksanaan, pengendalian, serta peningkatan dan pengembangan standar c. tidak tahu bagaimana membuat manual SPMI PT d. tidak merencanakan untuk membuat manual SPMI PT e. tidak tahu bahwa harus ada manual dalam SPMI PT f. memiliki alasan lain, sebutkan ..........

YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK

5.

YA

TIDAK

YA

TIDAK

YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK

C. STANDAR DALAM SPMI PERGURUAN TINGGI

C.1. Delapan Kelompok Standar Minimum Dalam SPMI PT Menurut PP. No.19 Tahun 2005 Kedelapan kelompok standar di bawah ini didasarkan pada PP No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, yang dalam Pasal 91 ayat (2) menetapkan bahwa setiap satuan pendidikan tinggi wajib memenuhi kedelapan kelompok standar tersebut atau melampauinya. Agar dapat memahami pengertian berbagai standar di bawah ini, sangat dianjurkan untuk membaca dengan seksama PP No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, yang dapat diunduh di http://www.infohukum.dkp.go.id/produk/653.pdf Istilah standar dalam pernyataan berikut merujuk pada tolok ukur yang dinyatakan secara tertulis dalam sebuah dokumen (misalnya berupa Keputusan, Buku SPMI). Sedangkan istilah formulir/borang adalah berbagai instrumen tertulis untuk melaksanakan standar tersebut. Contoh: 1. Standar: Setiap semester Dosen harus memberi kuliah minimum 12 kali tatap muka untuk setiap matakuliah yang diasuhnya. 2. Formulir/Borang: formulir Berita Acara Perkuliahan atau Daftar Hadir Dosen di kelas.

No Pernyataan I. Standar Isi / Kurikulum (Pasal 5 18 PP No 19 Tahun 2005) 1 a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borang

Konfirmasi YA YA TIDAK TIDAK

63

c. Standar tersebut telah dipenuhi 2


a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Muatan

YA YA YA YA YA YA YA YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

Kurikulum Program Studi


b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan

formulir/borang c. Standar tersebut telah dipenuhi 3 a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Beban sks Efektif Program Studi b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borang c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Kalender Akademik b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borang c. Standar tersebut telah dipenuhi

II. Standar Proses Pembelajaran (Pasal 19 24 PP No 19 Tahun 2005) 5 a. SPMI PT kami telah menetapkan standar YA Perencanaan Proses Pembelajaran b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan YA formulir/borang c. Standar tersebut telah dipenuhi YA 6 a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Pelaksanaan Proses Pembelajaran b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Penilaian Hasil Proses Pembelajaran b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Pengawasan Proses Pembelajaran b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi YA YA YA YA YA YA YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

III. Standar Kompetensi Lulusan (Pasal 25 27 PP No 19 Tahun 2005) 9 a. SPMI PT kami telah menetapkan standar YA Kompetensi Lulusan b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan YA formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi YA

TIDAK TIDAK TIDAK

64

IV. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Pasal 28 41 PP No 19 Tahun 2005) 10 a. SPMI PT kami telah menetapkan standar YA TIDAK Kualifikasi Akademik Dosen b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan YA TIDAK formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi YA TIDAK 11 a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Kompetensi Dosen b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Sertifikat Keahlian Dosen b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Rasio Dosen-Mahasiswa b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Kualifikasi Akademik Tenaga Kependi-dikan (administrasi/penunjang) b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Kompetensi Tenaga Kependidikan b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT kami telah menetapkan standar Sertifikat Keahlian Tenaga Kependidik-an b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi YA YA YA YA YA YA YA YA YA YA TIDAK YA YA YA YA YA YA YA YA TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

12

13

14

15

16

V. Standar Sarana dan Prasarana (Pasal 42 48 PP No 19 Tahun 2005) 17 a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Lahan YA b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi 18 a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Ruang Kuliah YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK 65

b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi 19 a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Ruang Perpustakaan b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Ruang Laboratorium dan/atau Bengkel Kerja dan/atau Studio dan/atau Unit Produksi, dan/atau Kebun Percobaan b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Ruang Pimpinan, Dosen, Tata Usaha, dan Kantin b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Tempat Ibadah, Olah Raga, dan Berkreasi b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Ruang/Tempat Lain untuk menunjang proses pembelajaran b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Peralatan Ruang Kuliah b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Peralatan Laboratorium dan/atau Studio, dsb b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Peralatan Pendidikan b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya

YA YA YA YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

20

TIDAK

YA YA YA YA YA YA YA YA YA

TIDAK TIDAK

21

TIDAK TIDAK TIDAK

22

TIDAK TIDAK TIDAK

23

TIDAK YA YA YA YA YA YA YA YA YA YA TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK 66

24

25

26

c. Standar tersebut telah dipenuhi 27 a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Peralatan Ruang Kantor b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Perlengkapan Lain untuk menunjang proses pembelajaran b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Buku dan Sumber Belajar b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi

YA YA YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

28

TIDAK YA YA YA YA YA TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

29

VI. Standar Pengelolaan (Standar 49 61 PP No 19 Tahun 2005) 30 a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Pengelolaan Akademik b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi 31 a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Pengelolaan Operasional b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Pengelolaan Personalia b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/ borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Pengelolaan Keuangan b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/ borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Rencana Kerja Tahunan b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Rencana

YA YA YA YA YA YA YA YA YA YA YA YA YA YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK 67

32

33

34

35

Kerja Menengah [meliputi masa 4 (empat) tahun] b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi VII. Standar Pembiayaan (Pasal 62 PP No 19 Tahun 2005) 36 a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Biaya Investasi Perguruan Tinggi b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi 37 a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Biaya Operasional Perguruan Tinggi b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Biaya Personal Mahasiswa b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi

YA YA

TIDAK TIDAK

YA YA YA YA YA YA YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

38

VIII. Standar Penilaian Pendidikan (Pasal 63 72 PP No 19 Tahun 2005) 39 a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Penilaian YA Hasil Belajar Oleh Dosen b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan YA formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi YA 40 a. SPMI PT Anda telah menetapkan standar Penilaian Hasil Belajar Oleh Institusi b. Standar tersebut telah dilengkapi dengan formulir/borangnya c. Standar tersebut telah dipenuhi Standar No. 1 sd. No. 40 di atas ada yang belum diatur dalam SPMI PT kami, serta belum dilengkapi dengan formulir/borang, karena: a. pembentukan SPMI PT kami belum selesai b. standar yang ada tidak sesuai dengan daftar di atas c. lainnya, sebutkan ............................. Berbagai standar dalam SPMI PT kami belum dipenuhi, karena: a. standar tersebut terlalu sulit dicapai b. keterbatasan sumber daya c. keterbatasan kemampuan manajemen internal d. lainnya, sebutkan .......................... YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

41

TIDAK

TIDAK

42

YA YA

TIDAK TIDAK

YA

TIDAK

68

C.2. Kemungkinan Penambahan Standar lain selain 8 (Delapan) Kelompok Standar Minimum Di atas Kedelapan kelompok standar minimum di atas wajib dipenuhi menurut PP. No. 19 Tahun 2005, namun PP tersebut juga mengatur bahwa setiap satuan pendidikan tinggi dapat melampaui kedelapan standar minimum tersebut dengan merumuskan/ menetapkan standar lain yang tidak diatur dalam PP tersebut. Contoh standar lain: Standar Penelitian, Standar Pengabdian Kepada Masyarakat, Standar Kerjasama, dan sebagainya yang ditingkatkan dan dikembangkan berdasarkan visi PT kami. 43 SPMI PT kami telah memiliki standar lain yang melampaui 8 (delapan) kelompok standar minimum di atas YA

44

TIDAK (langsung ke no 46) Standar lain yang melampaui 8 (delapan) kelompok standar minimum dalam SPMI PT kami, sebutkan ..................................

45

Standar dalam pernyataan No 44 ditetapkan berdasarkan Visi PT kami

YA

TIDAK

46

Visi PT kami: Menjadi Universitas terdepan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta Sumber Daya manusia yang dilandasi dengan nilai dan semangat kejuangan.

D. Implementasi SPMI Perguruan Tinggi No Pernyataan 1 Ketika PT kami mulai menjalankan Kebijakan SPMI secara utuh, PT kami melakukan sosialisasi SPMI PT tersebut kepada: a. Pendidik/Dosen b. Tenaga kependidikan (administrasi/penunjang) c. Mahasiswa d. Alumni e. Orang tua mahasiswa Konfirmasi

YA YA YA YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK

f. Organisasi profesi YA g. Lainnya, sebutkan.... Sosialisasi SPMI kepada khalayak umum melalui siaran Televisi RI dan JTV. Cara PT kami melakukan sosialisasi SPMI PT kepada pemangku kepentingan dalam nomor 1 di atas, adalah: a. melakukan pertemuan/rapat kerja/loka-karya, dsbnya YA b. melakukan komunikasi tertulis c. melakukan komunikasi lisan YA YA

TIDAK TIDAK TIDAK 69

d. lainnya, ........................................

5 6

PT kami memiliki strategi internalisasi budaya mutu (membentuk budaya kerja berorientasi mutu) dalam YA rangka pelaksanaan SPMI PT bagi seluruh dosen, tenaga TIDAK kependidikan,mahasiswa, dan staf pimpinan, pada semua unit kerja Internalisasi budaya mutu tersebut di PT kami lakukan sebagai berikut: Sosialisasi Pemasangan poster / banner Audit Internal Audit Eksternal Semua unit kerja di lingkungan PT kami telah YA TIDAK mengimplementasikan SPMI PT a. Implementasi SPMI PT kami dilakukan secara melekat YA TIDAK atau menyatu (embedded) dalam struktur organisasi Langsung ke PT kami No. 9 b. Implementasi SPMI PT kami dikoordinasikan oleh sebuah unit/lembaga tersendiri yang menangani YA TIDAK penjaminan mutu Nama dan struktur organisasi dari lembaga penjaminan mutu di PT kami seperti yang dimaksud dalam no. 6b, serta posisinya di dalam struktur organisasi PT kami sebagai berikut: (bila perlu jawaban dapat ditulis pada lembar terpisah) Badan Penjaminan Mutu (BPM)

Mekanisme kerja dari lembaga pada pernyataan no. 7 sebagai berikut: (bila perlu jawaban dapat ditulis pada lembar terpisah) Tugas pokok Badan Penjaminan Mutu adalah melaksanakan tugas penilaian kualitas tentang penjaminan mutu (quality assurance) dibidang kinerja Universitas, Fakultas dan Jurusan/ Progdi mulai dari masukan (input), proses sampai dengan keluaran (output) yang diselaraskan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. (langsung ke Bagian E) Mekanisme SPMI PT kami dilakukan secara embedded tanpa adanya lembaga tersendiri yang menangani penjaminan mutu, karena cara tersebut: a. lebih efektif dan cocok dengan budaya organisasi PT Anda YA TIDAK b. tidak memerlukan dana operasional yang YA TIDAK besar 70

c. lainnya, sebutkan.................................

10

Mekanisme kerja implementasi SPMI PT kami yang dilakukan secara embedded sebagai berikut: (bila perlu jawaban dapat ditulis pada lembar terpisah)
TIM PENJAMINAN MUTU PROGRAM STUDI MONITORING: - Proses Pembelajaran - Kuisoner Mahasiswa - Masukan Internal - Pertemuan Rutin LAPORAN EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN PROGDI

BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS

EVALUASI DIRI FAKULTAS

DEKAN TIM PENJAMINAN MUTU FAKULTAS

AUDIT INTERNAL

KOREKSI TEMUAN

REKTOR

Gambar 1. Bagan Sistem Penjaminan Mutu Universitas Kartini Surabaya. Sistem penjaminan mutu di Universitas Kartini Surabaya mengacu pada konsep nasional Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi ( SPMPT ) yaitu Continuos quality improvement (CQI) atau peningkatan mutu berkelanjutan. Penjaminan Mutu yang dilakukan pada di Progdi Teknik Informatika FTI Universitas Kartini Surabaya sesuai dengan prosedur dalam bagan gambar 1. Siklus dan jadwal penjaminan mutu di Program Studi Teknik Informatika FTI Universitas Kartini Surabaya seperti tampak pada bagan Gambar 2.
STANDAR SEPTEMBER PELAKSANAAN SEPTEMBER - AGUSTUS MONITORING OKTOBER - JUNI

STANDAR BARU
PENINGKATAN MUTU MINGGU KE I SEPTEMBER RUMUSAN KOREKSI MINGGU KE IV AGUSTUS AUDIT INTERNAL MINGGU KE III AGUSTUS EVALUASI DIRI AKHIR JULI PERTENGAHAN AGUSTUS

Gambar 2. Bagan Siklus dan Jadwal waktu Penjaminan Mutu Universitas Kartini Surabaya. Pelaksanaan penjaminan mutu di Program Studi dibagi kedalam tiga bagian besar, yaitu input, proses, dan output. Input Mutu masukan berpengaruh terhadap mutu keluaran. Untuk mendapatkan mutu masukan yang baik, Program Studi Teknik Informatika telah melakukan usaha-usaha untuk menarik minat siswa Sekolah Mengenah Atas dan Sekolah lain yang setingkat untuk melanjutkan studinya di Program Studi Teknik Informatika Universitas Kartini Surabaya. Usaha tersebut mencakup promosi-promosi di berbagai sekolah di Indonesia, serta mengadakan ujian masuk. Proses 71

Proses yang bermutu diwujudkan melalui penyediaan dosen, kurikulum, sarana dan prasarana, serta kegiatan-kegiatan pendukung yang bermutu. Dosen Program Studi Teknik Informatika menyeleksi secara ketat calon dosen; mendorong para dosen untuk selalu meningkatkan kualifikasinya melalui studi lanjut, penelitian, seminar, pelatihan; dan mengundang para pakar dari luar baik akademisi maupun praktisi untuk membagi kepakarannya dengan Program Studi yang dilakukan melalui kuliah tamu, bimbingan, dan pengujian skripsi. Kurikulum Untuk menjamin lulusan Program Studi Universitas Kartini Surabaya mempunyai mutu yang baik yaitu yang mempunyai kompetensi lulusan yang diharapkan, maka Program Studi mengembangkan kurikulum yang mendukung dalam pencapaian kompetensi yang diharapkan. Kurikulum dikembangkan dengan mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan (Kepmendiknas no. 232/2000 dan no. 045/2002), pedoman pengembangan kurikulum yang dikembangkan oleh Asosiasi, Universitas Kartini Surabaya, dan umpan balik dari pemangku kepentingan prodi yang meliputi dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan. Program Studi membentuk tim penyusun kurikulum yang anggota timnya mewakili masing-masing kajian bidang ilmu yang ada di Program Studi. Hasil pengembangan kurikulum dilokakaryakan di tingkat Program Studi untuk mendapatkan masukan yang lebih komprehensif dari semua dosen. Kurikulum yang sudah jadi dilaporkan ke tingkat Fakultas dan senat fakultas untuk dievaluasi lebih lanjut. Semua mata kuliah yang diberikan kepada mahasiswa dilengkapi dengan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) yang berisi materi-materi yang harus disampaikan kepada mahasiswa serta tujuan yang ingin dicapai dari setiap materi tersebut. Dosen-dosen yang mengampu mata kuliah diberi tanggung jawab untuk menyusun SAP mata kuliah tersebut. SAP mata kuliah yang sudah disusun dipresentasikan di tingkat Program Studi. Sarana dan Prasarana Perkuliahan di Program Studi didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Ruang kuliah dilengkapi dengan multimedia, LCD projector, pendingin ruangan. Laboratorium yang tersedia sangat memadai dan terdiri dari Laboratorium dan Studio Gambar Teknik. Perpustakaan menyediakan buku-buku teks, jurnal, dan e-journal dengan sangat lengkap. Akses internet tersedia baik melalui jaringan kabel maupu nir-kabel dan dapat diakses oleh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Perwalian Setiap mahasiswa mempunyai dosen wali yang berperan tidak hanya membantu mahasiswa dalam merencanakan studinya tetapi juga sebagai pihak yang memberikan arahan dan masukan kepada mahasiswa dalam menjalani studinya. Pada dasarnya mahasiswa dapat bertemu dengan dosen wali kapan saja, akan tetapi ada jadwal perwalian khusus untuk melakukan perencanaan studi. Perkuliahan Untuk menjaga mutu lulusan dan kecepatan studi mahasiswa ada sejumlah aturan yang mengarahkan mahasiswa dalam menjalankan studinya. Aturan kehadiran di kelas mewajibkan mahasiswa untuk minimal 80% hadir kuliah, aturan untuk mengevaluasi studi mahasiswa yang dilakukan pada tiga tahap, aturan mata kuliah inti, aturan pengambilan skripsi, dan aturan sanksi akademik jika melakukan kecurangan dalam ujian. Pada awal semester semua dosen di-briefing oleh Wakil Dekan I terkait dengan kegiatan perkuliahan dan aturan-aturan perkuliahan. Dosen dibekali pedomanan pelakasanaan 72

perkuliahan mulai dari awal perkuliahan sampai dengan akhir perkuliahan. Pada awal perkuliahan dosen harus menyampaikan silabus perkuliahan, bobot penilaian, aturan perkuliahan, dan buku pegangan. Dosen harus mengedarkan daftar hadir mahasiswa dan menandatangani kehadiran dirinya sendiri serta menulis materi yang disampaikan pada tiap pertemuan. Evaluasi perkuliahan dilakukan melalui pemberian tugas, quiz, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester yang materinya dibahas melalui sistem koordinasi mata kuliah. Mahasiswa juga memberikan evaluasi perkuliahan di kelas dengan mengisi kuesioner yang dibagikan menjelang akhir semester. Hasil evaluasi perkuliahan mahasiswa diumumkan dua minggu setelah ujian akhir semester. Ketua Program Studi memonitor pelaksanaan perkuliahan seperti kehadiran dosen di kelas, materi kuliah yang disampaikan. Kegiatan pengawasan ini dibantu oleh koordinator mata kuliah yang harus menjamin materi kuliah disampaikan sesuai dengan satuan acara perkuliahan, mahasiswa diuji dengan instrumen yang sama dengan soal-soal yang berkualitas. Mata kuliah tertentu yaitu Praktek Kerja Lapangan (PKL) dibimbing oleh satu orang dosen pembimbing dan sedangkan Skripsi dibimbing oleh dua dosen pembimbing. Tujuan dari bimbingan ini adalah keluaran dari kedua mata kuliah tersebut mempunyai kualitas yang baik serta dilakukan tepat waktu. Evaluasi pelaksanaan kedua mata kuliah ini dilakukan melalui sidang PKL dan skripsi. Untuk skripsi selain sidang skripsi, seminar skripsi juga dilakukan. Mahasiswa melakukan seminar skripsi sebelum sidang skripsi didepan rekanrekan mahasiswa dan dosen pembimbing. Seminar berupa presentasi hasil skripsi dan tanya jawab dengan mahasiswa ataupun dosen yang menghadiri seminar. Sidang skripsi melibatkan tiga dosen penguji termasuk satu orang dosen pembimbing. Penguji menilai mahasiswa dengan mengacu pada poin-poin penilaian yang sudah ditetapkan (lembar penilaian). Sidang kerja praktek melibatkan dua dosen penguji. Evaluasi Studi Mahasiswa Program Studi akan melalui tiga evaluasi studi untuk menentukan apakah mahasiswa tersebut dapat bertahan kuliah di Program Studi atau harus mengundurkan diri karena tidak dapat mengikuti perkuliahan di Program Studi. Untuk menjadi sarjana di Program Studi harus memenuhi persyaratan yaitu sekurang-kurangnya telah menyelesaikan 144 sks termasuk dengan skripsi, IP kumulatif minimal 2, jumlah mata kuliah inti dengan nilai D maksimal 2, dan memiliki nilai TOEFL minimal 375. Penelitian dan Pengabdian Masyakat Kebijakan mutu LPPM Universitas Kartini Surabaya adalah secara berkesinambungan menghasilkan peneliti yang profesional, membantu memecahkan masalah-masalah yang terjadi di masyarakat dalam rangka menunjang pembangunan, dan menghasilkan Ipteks yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia. Berdasarkan kebijakan umum LPPM Universitas Kartini Surabaya, yang produk utamanya adalah hasil penelitian ilmiah yang berupa. (a) laporan penelitian ilmiah yang tidak dipublikasikan, (b) laporan penelitian ilmiah yang dipublikasikan di jurnal ilmiah, dan (c) hasil penelitian ilmiah yang dipatenkan. Oleh sebab itu kebijakan ditentukan adalah dimulai dari proses pengajuan proposal penelitian, penyeleksian proposal penelitian, pelaksanaan dan pelaporan hasil penelitian, dan pengusulan pengesahan publikasi karya ilmiah. Selain itu hasil penelitian LPPM Universitas Kartini Surabaya bisa juga dicapai melalui penelitian hibah kompetitif atau dan penelitian kerjasama. Keseluruhan kebijakan ini kemudian dirumuskan dalam Sistem Manajemen Mutu dan meningkatkan kefektifan Sistem Jaminan Mutu tersebut terhadap keseluruhan proses, baik pada tahap perencanaan, evaluasi dan monitoring hingga selesainya suatu kegiatan. 73

Sasaran mutu adalah mutu yang spesifik, terukur, wajar, dan dapat dicapai yang ingin dicapai oleh LPPM Universitas Kartini Surabaya dalam jangka waktu tertentu. Untuk menentukan sasaran mutu, LPPM Universitas Kartini Surabaya menganalisis mutu kinerja LPPM Universitas Kartini Surabaya lima tahun terakhir. Rata-rata mutu kinerja lima tahun terakhir dijadikan sebagai data awal (base line). Berdasarkan data awal tersebut dan berdasarkan sumber daya yang dimiliki oleh LPPM Universitas Kartini Surabaya, Pimpinan LPPM Universitas Kartini Surabaya menentukan sasaran mutu untuk tahun 2007 - 2012. Strategi pencapaian tujuan dimulai dari proses perencanaan yaitu proses penetapan apa yang ingin dicapai serta penetapan bagaimana cara mencapainya dalam suatu sistem manajemen mutu yaitu serangkaian kegiatan yang dikembangkan dan diterapkan untuk mencapai dan meningkatkan mutu melalui fungsi perencanaan, pelaksanaan, pengendalaian, dan penyempurnaan secara berkelanjutan Perencanaan penjaminan mutu penelitian dan publikasi ilmiah LPPM Universitas Kartini Surabaya adalah proses penetapan kebijakan dan sasaran mutu LPPM Universitas Kartini Surabaya dan penetapan serangkaian kegiatan yang harus dilakukan secara terus menerus untuk mencapai sasaran dan kebijakan mutu LPPM Universitas Kartini Surabaya yang telah ditetapkan. Kegiatan yang dilakukan mencakup monitoring, audit mutu internal, dan evaluasi secara rutin untuk menyakinkan bahwa proses yang telah direncanakan telah dilaksanakan dengan baik. Jika terjadi ketidaksesuaian, tindakan perbaikan segera dilakukan.

Gambar 3 Alur Penjaminan Mutu Universitas Kartini Surabaya Output Program Studi selalu melakukan pelacakan terhadap lulusannya. Setelah lulus, para lulusan 74

akan dimintai masukan untuk perbaikan pembelajaran di Prodi. Pertemuan dengan alumni dilakukan untuk mendapatkan umpan balik dan membangun kerja sama antara alumni dengan Program Studi. Survey ke pihak yang menggunakan lulusan prodi juga dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai mutu lulusan dan juga mendapatkan masukan sebagai dasar perbaikan di prodi Universitas Kartini Surabaya.

E. Peningkatan Berkelanjutan SPMI PT Sebagai sebuah sistem di dalam SPM-PT, SPMI PT juga seharusnya ditingkatkan efektivitas dan efisiensinya melalui proses evaluasi terhadap SPMI PT itu sendiri secara berkala dan berkelanjutan. Pada gilirannya peningkatan SPMI PT harus memacu perkembangan PT. Perlu diingat, bahwa pernyataan berikut merupakan evaluasi diri terhadap SPMI PT sebagai sebuah sistem yang utuh, bukan evaluasi atas substansi atau standar dalam SPMI PT. No Pernyataan Konfirmasi 1 PT kami memiliki mekanisme untuk mengeva-luasi YA TIDAK efektivitas dan efisiensi SPMI PT sebagai sebuah sistem (Anda tak perlu menjawab lagi) 2 SPMI PT kami sebagai sebuah sistem telah dievaluasi YA TIDAK secara berkala 3 Hasil evaluasi tersebut telah digunakan untuk: a. YA peningkatan efektivitas dan efisiensi SPMI PT TIDAK kami sebagai sebuah sistem b. pengembangan PT kami YA TIDAK 4 Periode/siklus evaluasi SPMI PT kami sebagai sebuah sistem sebagai berikut:

SATU SIKLUS SPMPT


STANDAR Standar Baru PELAKSANAAN MONITORING

PENINGKATAN MUTU

RUMUSAN KOREKSI

AUDIT INTERNAL

EVALUASI DIRI

a. SPMI PT kami sebagai sebuah sistem pernah dievaluasi pihak internal

TIDAK YA TIDAK

b. SPMI PT kami sebagai sebuah sistem pernah YA dievaluasi pihak eksternal a. evaluator internal SPMI PT kami sebagai sebuah sistem adalah

75

Auditor internal yang dimiliki Perguruan Tinggi kami dan telah bersertifikat b. evaluator eksternal SPMI PT kami sebagai sebuah sistem adalah Evaluator eksternal dari direktorat jenderal Pendidikan Tinggi melalui laporan perkembangan SPMI. Prosedur evaluasi SPMI PT kami sebagai sebuah sistem sebagai berikut: (bila perlu jawaban dapat ditulis pada lembar terpisah) Prosedur Evaluasi dilakukan sebagai berikut : Badan Penjaminan Mutu mengeluarkan Surat perintah kepada kelompok auditor internal untuk ditugaskan mengaudit kepada seluruh satker Program Studi setiap akhir semester baik Semester Gasal maupun Semester Genap. Untuk Fakultas diaudit setiap tahun dilaksanakan setiap akhir tahun ajaran. Materi audit meliputi bidang akademik dan non akademik. Hasil audit/temuan akan ditindaklanjuti oleh kepala satker dan bilamana ada hal-hal yang harus diselesaikan ditingkat rektorat maka hasil audit akan dirapatkan dalam rapat Tinjauan Manajemen untuk ditindaklanjuti secara bertahap.

********

76

Anda mungkin juga menyukai