Anda di halaman 1dari 12

GLOMERULONEFRITIS AKUT POST INFEKSI STREPTOKOKKUS

(GNA-POST INFEKSI STREPTOKOKKUS HEMOLITIK GRUP A)

SALAH SATU PENYAKIT GLOMERUS YG SERING DIJUMPAI PADA ANAK DITANDAI OLEH : GROSS HEMATURI AKUT EDEMA HIPERTENSI PENURUNAN FUNGSI GINJAL

ETIOLOGI / EPIDEMIOLOGI
DIDAHULUI OLEH INFEKSI KUMAN STREPTOKKUS HEMOLITIKUS GRUP A HANYA OLEH STRAIN NEFRITOGENIK (YANG PALING SERING Serotipe 12 PD FARING dan serotipe 49 PD KULIT) BERUPA FARINGITIS ATAU INFEKSI KULIT(PIODERMA) BIASANYA MENGENAI ANAK UMUR 5 12 TAHAUN, JARANG SEBELUM UMUR 3 TAHUN

GAMBARAN PATOLOGI
GINJAL MEMBESAR SECARA SIMETRIS MIKROSKOPIS : SEMUA GLOMERULUS TAMPAK MEMBESAR KURANG MENGANDUNG DARAH (ISKHEMIK) PROLIFERASI MESANGIAL DIFUS PENINGKATAN MATRIK MESANGIAL INFILTRASI SEL LEUKOSIT

PATOGENESIS
MERUPAKAN REAKSI KOMLEK IMUN ANTARA ANTIGEN KUMAN DENGAN ANTIBODI KUMAN DAN KOMPLEMEN C3 KOMLEK INI BERSAMA ALIRAN DARAH MENMPEL PADA MEMBRAN BASALIS GLOMERULUS YANG KEMUDIAN MENIMBULKAN KERUSAKAN

GAMBARAN KLINIK
MUNCUL 1- 2 MINGGU SETELAH INFEKSI FARING ATAU 3 6 MINGGU SETELAH INFEKSI KULIT (PIODERMA) GEJALA BERVARIASI TERGANTUNG BERAT RINGAN PENYAKIT : HEMATURIA (AKIBAT KERUSAKAN MEMBRANA BASALIS GLOMERULUS) EDEMA (AKIBAT RETENSI AIR DAN GARAM) HIPERTENSI OLIGURIA (PENURUNAN FUNGSI GINJAL) GEJALA UMUM spt: DEMAM, MALAISE, SAKIT PINGGANG DAN LETARGI

DIAGNOSIS
ALLOANAMNESIS : RIWAYAT INFEKSI STREPTOKOKKUS DIIKUTI GEJALA KLINIS LAB. RUTIN URIN: MAKROSKOPIS HEMATURI MIKROSKOPIS : SEDIMEN ERITROSIT POSITIF (Red blood cell cast). BIASANYA JUGA DISERTAI ANEMIA RINGAN (HEMODILUSI), KADAR C3 YANG MENURUN DARI NORMAL

TERDAPAT BUKTI INFEKSI DG KUMAN STREPTOKOKKUS HEMOLITIKUS GRUP A


KULTUR SWAP TENGGOROK YANG POSITIF (NAMUN BISA KERIER) ANTISTREPTLISIN TITER O (ASTO) POSITIF (BUKTI PERNAH INFEKSI TU PASCA FARINGITIS, JARANG PASACA INFEKSI KULIT) DEOKSIRIBONUKLEASE B ANTIGEN YG POSITIF (BUKTI INFEKSI DI KULIT)

KOMPLIKASI
HIPERTENSI ENSEFALOPATI DG GEJALA KEJANG DAN KESADARAN MENURUN AKIBAT EFEK TOKSIK KUMAN PD SUSUNAN SARAF PUSAT GAGAL JANTUNG AKIBAT HIPERTENSI ATAU HIPERVOLEMIA GANGGUAN FUNGSI GINJAL AKUT GAGAL GINJAL KRONIK

PENGOBATAN
ANTIBIOTIKA PENISILIN UNTUK ERADIKASI K. STREPTOKOKKUS HEMOLITIKUS GRUP A SELAMA 10 HARI DIET NEFRITIS (RENDAH GARAM DAN PROTEIN) DIURETIKA ANGIOTESIN KONVERTING ENZIM INHIBITOR (ACINHIBITOR ENZYME)

PENCEGAHAN
MENGOBATI SETIAP INFEKSI K. STRETOKOKKUS HEMOLITIKUS GRUP A SECARA ADEKUAT (ERADIKASI) MEMERIKSA SETIAP KELUARGA PENDERITA TERHADAP ADANYA INFEKSI STRETOKOKKUS HEMOLITIKUS GRUP A DAN MENGOBATINYA.

PROGNOSIS
95% SEMBUH SEMPURNA JARANG RELAP KEMATIAN BISA BILA PENGOBATAN KOMPLIKASI TIDAK ADEKUAT.