Anda di halaman 1dari 3

BAB II LAPORAN KASUS

Sebagai dokter, Anda diminta datang ke rumah pasien oleh seorang anak pasien yang ibunya terbaring di tempat tidur, di rumah. Anak pasien ingin ibunya bisa duduk. Dari anamnesis diketahui bahwa pasien bernama Ny. Wati, berusia 75 tahun, mengidap tekanan darah tinggi sejak 3 tahun lalu. Tiga tahun lalu, setelah Shalat Subuh pasien tidak kuat berdiri dan berjalan. Mulut pasien mencong. Pasien kemudian segera dibawa ke rumah sakit terdekat oleh anaknya dan dirawat. Menurut dokter yang merawat, pasien menderita stroke dan tekanan darah tinggi. Saat itu pasien dirawat kurang lebih selama 10 hari. Sejak pulang rawat, pasien banyak berbaring dintempat tidur, terutama satu tahun belakangan ini. Bila diposisikan untuk duduk di tempat tidur atau miring ke sebelah kiri, pasien sering mengeluh nyeri pada lengan dan tungkai kirinya. Pasien lebih banyak berbaring miring ke sisi kanan. Pasien makan dan minum di tempat tidur dibantu orang lain (disuapi). Kadang-kadang tersedak saat minum menggunakan sedotan. Pasien suka sekali makan goreng-gorengan dan tidak mau minum obat bila tidak dibveri makanan yang disukainya. Saat ini mengkonsumsi obat amilodipin, simvastatin, dan neurobion. Pada pemeriksaan fisik didaptakan: pasien sadar, obes, tekanan darah 150/90 mmHg, nadi 92x/menit, pernafasan 20x/m, suhu afebris. Paru: vesikuler, rongki basah halus pada paru kanan, ekspirasi memanjang. Jantung: bunyi jantung 1 dan 2 murni, murmur (-), gallop(-). Konjungtiva tidak pucat, sclera tidak ikterik. Bising usus (+) normal. Kekuatan lengan dan tungkai kiri rata-rata memiliki MMT 2. Terlihat cekungan pada bahu kiri antara akromion dan humerus, saat digerakkan terasa nyeri. Tungkai kiri bisa ekstensi sampai pada posisi anatomis. Saat ekstensi nyeri. Lutut knanan posisi 90 derajat fleksi, tidak bisa diluruskan. Pasien dapat berbicara beberapa patah kata, namun setelah itu tertidur. Saat tidur mudah dibangunkan. Pasien BAB dan BAK menggunakan pampers. BAB tiap 3-4 hari sekali. Akhir-akhir ini BAB sulit, mengeluarkan darah segar sedikit. Pasien kadang-kadang dapat memberi tahu bila akan BAB dan BAK. Pasien memiliki 4 orang anak. Saat ini pasien tinggal di rumah bersama dua orang anaknya yang perempuan (anak pertama dan kedua). Anak pertama sudah menikah

Pasien berbaring di sebuah kamar berukuran 3 x 2.6 g/dL Hematokrit: 32% Lekosit: 8800/uL Trombosit: 311.000/uL LED: 18 mm/jam SGOT: 32 U/L SGPT: 43 U/L Ureum: 41 mg/dL Kreatinin: 0. Anak kedua seorang janda.90 mg/dL Kolesterol total: 225 mg/dL Kolesterol LDL: 139 mg/dL Kolesterol HDL: 42 mg/dL Trigliserida : 172 mg/dL Gula darah sewaktu: 154 mg/dL Natrium: 135 meq/L Kalium: 3.5 m.dan memiliki 2 anak. Laboratorium Hemoglobin: 10. Sehari-hari pasien dirawat oleh kedua anaknya secara bergantian dibantu oleh seorang pembantu rumah tangga. Venrtilasi dan cahay minim karena dinding kamar berdekatan dengan dinding rumah tetangga.6 meq/L .

031 Ph: 5 Nitrit: Albumin: Glukosa: Keton: Sedimen urin Eritrosit: 5/LPB Lekosit: 65/LPB Silinder: Epitel: 5-7/LPK Bakteri: + Kristal: Warna: kuning tua.Urinalisis Berat jenis: 1. agak keruh .