Anda di halaman 1dari 13

UASPengelolaan Limbah Padat

25 pertanyaan I Created By fadhilhayat - 245 days ago

NB: Setelah menjawab soal, silahkan download sertifikat yang akan tampil di akhir, kemudian kirimkan via email ke: fadhil.hayat71@gmail.com

Mulai

Tweet Embed Remove Excerpt

QuestionExcerpt
1. Hasil survei di Dusun X didapatkan bahwa: - Jumlah sampah organik didapatkan sebesar 80% - Rata-rata penduduk masih
mempunyai pekarangan yang luas - Jarak TPS dari pemukiman sangat jauh, sehingga memerlukan kendaraan pengangkut sampah. Metode apa yang dapat dilakukan penduduk dalam meminimalkan jumlah sampah?

Pemba karan Reduksi B. volume Pakan C. ternak Reduksi D. ukuran Pengom E. posan 2. Hasil survei di Dusun X didapatkan bahwa: - Jarak TPA dengan permukiman kurang dari 75 m - Rata-rata penduduk menggunakan sumur sebagai sumber air bersih - Sering terjadi kasus penyakit diare pada penduduk Parameter apa yang harus dilakukan pemeriksaan pada air sumur penduduk tersebut? A. A. B O D F i s i k E . c o l i K

B.

C.

D.

E.

i m i a 3. Hasil survei di Dusun X didapatkan bahwa: Di wilayah Dusun X dilewati aliran sungai yang cukup besar. Kebiasaan penduduk membuang sampah ke sungai dan membakar sampah yang dihasilkan. Masyarakat belum mengetahui pentingnya pengelolaan sampah yang berhubungan dengan dampak pada kesehatan dan pencemaran lingkungan. Kegiatan apa yang perlu dilakukan pada masyarakat dalam pengelolaan sampah? Penyu luhan Wor B. ksho p Pemberd C. ayaan Pel D. atih an Se mi E. na r 4. Hasil survei di kota X didapatkan bahwa: Berdasarkan keluhan masyarakat di Kelurahan X, disinyalir air sumur tercemar bahan-bahan berbahaya yang berasal dari TPA. Jarak sumur gali dengan TPA rata-rata antara 75 m - 100 m. Seorang tenaga sanitarian diberikan tugas untuk menangani kasus pencemaran air sumur dengan cara melakukan pengambilan sampel sampah di TPA. Parameter apakah yang akan diperiksa di laboratorium dari sampel sampah yang diambil dari TPA tersebut? A. A. Co lifo rm k i m i a mikrob iologi f i

B.

C. D.

s i k C E. O D 5. Hasil survei di kota X didapatkan bahwa: Berdasarkan keluhan masyarakat di Kelurahan X, disinyalir air sumur tercemar bahan-bahan berbahaya yang berasal dari TPA. Jarak sumur gali dengan TPA rata-rata antara 75 m - 100 m. Seorang tenaga sanitarian diberikan tugas untuk menangani kasus pencemaran air sumur dengan cara melakukan pengambilan sampel sampah di TPA. Sebutkan langkah yang pertama yang harus dilakukan petugas dalam pengambilan sampel sampah/tanah di TPA! penetapan titik sampling pengiriman B. sampel pengepakan C. sampel Pelabelan D. sampel Pengeboran E. tanah 6. Hasil survei di kota X didapatkan bahwa: Berdasarkan keluhan masyarakat di Kelurahan X, disinyalir air sumur tercemar bahan-bahan berbahaya yang berasal dari TPA. Jarak sumur gali dengan TPA rata-rata antara 75 m - 100 m. Seorang tenaga sanitarian diberikan tugas untuk menangani kasus pencemaran air sumur dengan cara melakukan pengambilan sampel sampah di TPA. Sebutkan langkah apa yang harus dilakukan petugas sebelum sampel dimasukkan ke dalam box sampel untuk dikirim ke laboratorium? A. penetapan titik sampling pengiriman B. sampel pengepakan C. sampel Pelabelan D. sampel Pengeboran E. tanah 7. Hasil survei di Dusun X didapatkan bahwa: Sebagian besar penduduk beternak sapi. Masyarakat sudah mempunyai paguyuban peternak dengan cara membuat kandang secara berkelompok. Setiap kelompok terdiri dari 5 anggota dengan jumlah A.

sapi sebanyak 10 ekor. Rata-rata tiap kandang dalam setiap harinya menghasilkan 300 liter kotoran. Permasalahan yang ada kotoran sapi belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga menumpuk di sekitar kandang. Metode apakah yang paling cocok diterapkan untuk menangani permasalahan kotoran sapi tersebut? reduksi volume hog B. feedin g reduksi C. ukuran b i o D. g a s pemba E. karan 8. Hasil survei di Dusun X didapatkan bahwa: Sampah belum dilakukan pengelolaan, perilaku masyarakat terhadap sampah masih dengan paradigma lama, yaitu: sampah harus dibersihkan, dikumpulkan dan dibuang. Petugas sanitarian mengupayakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan penerapan teknik pengelolaan sampah dengan 3R. Sebutkan 'R' dalam teknik pengelolaan sampah 3R yang mempunyai arti meminimalkan jumlah sampah! A. A. B. Rehabili tation Rec ove ry R e u s e R ec ycl e R e d uc

C.

D. E.

9.

e Hasil survei di Dusun X didapatkan bahwa: Sampah belum dilakukan pengelolaan, perilaku masyarakat terhadap sampah masih dengan paradigma lama, yaitu: sampah harus dibersihkan, dikumpulkan dan dibuang. Petugas sanitarian mengupayakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan penerapan teknik pengelolaan sampah dengan 3R. Sebutkan 'R' dalam teknik pengelolaan sampah 3R yang mempunyai arti memanfaatkan kembali sampah!

Rehabili tation Rec B. ove ry R e C. u s e R ec D. ycl e R e E. d uc e 10. Hasil survei di Dusun X didapatkan bahwa: Sampah belum dilakukan pengelolaan, perilaku masyarakat terhadap sampah masih dengan paradigma lama, yaitu: sampah harus dibersihkan, dikumpulkan dan dibuang. Petugas sanitarian mengupayakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan penerapan teknik pengelolaan sampah dengan 3R. Sebutkan 'R' dalam teknik pengelolaan sampah 3R yang mempunyai arti mendaur ulang sampah! A. A. B. Rehabili tation Rec ove ry R e u s e

C.

R ec D. ycl e R e E. d uc e 11. Pada suatu wilayah yang penduduknya sebagian besar tidak memiliki jamban, sehingga banyak yang buang air besar di sungai. Sebagian lagi di MCK karena sudah dibangun oleh pemerintah. Anak-anak bila ingin BAB pada malam hari sering di tempat tanah terbuka atau di bawah pohon karena mau ke MCK agak jauh. Selanjutnya ditutup dengan tanah oleh orang tuanya. Setelah diambil sampel tanah, kemungkinan parasit yang ada di lingkungan tersebut adalah... Entamoeba hystolitica, Enterobius vermicularis Ascaris lumbricoides ,Trichuris B. trichiura Trichomonas hominis, Toxoplasma C. gondii Giardia lamblia, Enterobius D. vermicularis Balantidium coli, E. Entamoeba coli 12. Seorang pasien pada sebuah Puskesmas menyampaikan keluhan kepada dokter bahwa dia dan anggota keluarganya serta warga sekitarnya pada akhir-akhir ini banyak menderita gatal-gatal. Selain itu air sumur gali miliknya berbau dan berwarna. Setelah pihak Puskesmas mengadakan kunjungan lapangan ke rumah pasien tersebut, ternyata memang benar banyak warga di sekitarnya menderita gatal-gatal, air sumur gali miliknya dan warga di sekitar rumah tersebut airnya berbau dan berwarna. Pemukimannya ternyata lokasinya berdampingan dengan Tempat Pembuangan Sementara (jaraknya 10 - 50 meter). Dari hasil wawancara bahwa pada akhir-akhir ini pengangkutan sampah ke TPA mengalami keterlambatan sehingga sampah menumpuk sampai lebih dari 3 hari. Keadaan lingkungan pemukiman/perumahan di sekitarnya kelihatan kumuh dan kurang memenuhi syarat. TPS berada di jalur yang ramai karena perkembangan pembangunan pemukiman yang pesat. Sebagai petugas kesehatan lingkungan apa saran anda, untuk menanggulanginya dalam jangka pendek (saat ini) di bidang sanitasi? A. A. Menghubungi instansi penanggung jawab TPS

Melarang menggunakan air sumur gali sebelum dilakukan kaporisasi Melakukan pengambilan dan pemeriksaan sampel air sumur gali di C. beberapa titik Mempercepat pemindahan sampah D. dari TPS Mengisolas E. i TPS 13. Seorang pasien pada sebuah Puskesmas menyampaikan keluhan kepada dokter bahwa dia dan anggota keluarganya serta warga sekitarnya pada akhir-akhir ini banyak menderita gatal-gatal. Selain itu air sumur gali miliknya berbau dan berwarna. Setelah pihak Puskesmas mengadakan kunjungan lapangan ke rumah pasien tersebut, ternyata memang benar banyak warga di sekitarnya menderita gatal-gatal, air sumur gali miliknya dan warga di sekitar rumah tersebut airnya berbau dan berwarna. Pemukimannya ternyata lokasinya berdampingan dengan Tempat Pembuangan Sementara (jaraknya 10 - 50 meter). Dari hasil wawancara bahwa pada akhir-akhir ini pengangkutan sampah ke TPA mengalami keterlambatan sehingga sampah menumpuk sampai lebih dari 3 hari. Keadaan lingkungan pemukiman/perumahan di sekitarnya kelihatan kumuh dan kurang memenuhi syarat. TPS berada di jalur yang ramai karena perkembangan pembangunan pemukiman yang pesat. Sebagai petugas kesehatan lingkungan apa saran anda, untuk tindakan jangka panjang! B. Melakukan pengawasan terhadap TPS secara berkala Melakukan kaporisasi sumur gali penduduk secara B. berkala Memindahkan pemukiman C. warga Relokasi/memindahkan TPS ke lokasi lain yang memenuhi D. syarat Mengisolas E. i TPS 14. Hasil survei di beberapa TPS Kota Sukainfo menunjukkan bahwa 80% jenis sampahnya Garbage, kontruksi TPS tertutup rapat, jarak terdekat dengan pemukiman penduduk 50 meter, sampah yang diangkut setiap harinya tidak habis dan terjadi penumpukkan lebih dari tiga hari, sampah diambil sampelnya untuk dicari komponen dan kelembaban, komponen sampah sebagian besar sayur mayur, sisa makanan dan kulit buah, berta sampah sebelum dikeringkan 5000 gr, berat sampah setelah dikeringkan 3000 gr. Jenis bahan apa yang cocok dipergunakan untuk membuat bangunan TPS? A. A. S e n

g A s B. b e s K a C. y u B e D. t o n L o E. g a m 15. Hasil survei di beberapa TPS Kota Sukainfo menunjukkan bahwa 80% jenis sampahnya Garbage, kontruksi TPS tertutup rapat, jarak terdekat dengan pemukiman penduduk 50 meter, sampah yang diangkut setiap harinya tidak habis dan terjadi penumpukkan lebih dari tiga hari, sampah diambil sampelnya untuk dicari komponen dan kelembaban, komponen sampah sebagian besar sayur mayur, sisa makanan dan kulit buah, berta sampah sebelum dikeringkan 5000 gr, berat sampah setelah dikeringkan 3000 gr. Dampak negatif yang paling dirasakan oleh penduduk di sekitar TPS adalah.... Sering terjadi kasus Demam Berdarah Populasi Vektor B. Meningkat Pencemaran C. Udara Pencemar D. an Air T i E. k u s 16. Terdapat elemen fungsional sistem pengelolaan sampah kota yang sampai saat ini belum dilaksanakan secara optimal. Elemen fungsional tersebut terdapat dalam A.

tahap... Pembuangan akhir Pengo B. lahan Pengang C. kutan Pengum D. pulan Penyim E. panan 17. Kondisi yang optimum pada proses pengomposan dapat meningkatkan kecepatan pengomposan. Salah satu cara untuk mempercepat proses pengomposan adalah: A. Mempersempit permukaan bahan kompos Sering melakukan B. penyiraman air Lokasi pengomposan harus langsung terkena sinar C. matahari Memilih bahan tertentu untuk D. penomposan Melakukan pembalikan secara E. periodik 18. Terhadap sampah infeksius perlu dilakukan proses desinfeksi. Tujuan utama desinfeksi terhadap sampah infeksius adalah: A. Mempermudah dalam pengelolaannya Tidak dijadikan tempat berkembangbiaknya vektor B. penyakit Tidak mencemari lingkungan C. hidup Tidak membahayakan terhadap petugas D. sampah Agar tidak cepat E. membusuk 19. Pemisahan sampah bisa berdasarkan kategorinya. Yang dimaksud berdasarkan ketegorinya adalah: A. A. B. C. Sistem pemisahan berdasarkan keperluan pembuangan sampah Sistem yang cukup strategis dalam pengolahan sampah Strategi dalam tahap penyimpanan

sampah Strategi dalam tahap pembuangan D. sampah Sistem pemisahan berdasarkan sifat dan E. jenisnya 20. Dalam menentukan lokasi penempatan Incinerator di suatu Rumah Sakit diperlukan pertimbangan beberapa aspek sehingga bisa berjalan secara optimal. Aspek tersebut adalah: Lokasi dan Ketinggian daerah Tenaga Operator yang tersedia dan B. Peralatan SOP (Standard Operational Procedure) dan C. Lokasi Tenaga Teknisi dan D. Lokasi Ekonomi dan E. estetika 21. Terdapat Undang- Undang yang menjadi dasar tentang Pengelolaan sampah yang berlaku di negara kita, yaitu: A. Undang-Undang RI No. 19 Tahun 2011 Undang-Undang RI No. 24 Tahun B. 2008 Undang-Undang RI No. 28 Tahun C. 2010 Undang-Undang RI No. 18 Tahun D. 2008 Undang-Undang RI No. 81 Tahun E. 2009 22. Prinsip 3R dilakukan dalam pengelolaan sampah. Salah satunya adalah istilah Reduce dalam pengelolaan sampah. Pengertian reduce dalam pengelolaan sampah adalah: A. A. B. C. D. E. Proses pengolahan sampah Sistem pengelolaan sampah yang komprehensif Mendaur ulang sampah Mengurangi segala sesuatu yang menimbulkan sampah Penggunaan kembali bahan dari sampah yang masih dapat

23.

dimanfaatkan Terdapat faktor yang penting dan mendasar yang perlu diperhatikan dalam pembentukan Bank Sampah, yaitu:

Tersedianya dana yang mencukupi Adanya sistem yang B. mendukung Partisipasi C. masyarakat Tersedianya sarana dan D. prasarana Kemauan para tokoh E. masyarakat 24. Yang dimaksud dengan sampah adalah: A. Semua benar Semua bahan padat yang dihasilkan dari aktifitas manusia, tidak terjadi dengan B. sendirinya dan dibuang karena tidak dipakai lagi Semua bahan padat yang dihasilkan dari aktifitas manusia terjadi dengan C. sendirinya, dibuang Semua bahan padat yang dihasilkan dari aktifitas manusia dan tidak D. digunakan lagi Semua bahan yang dibuang karena tidak E. digunakan lagi 25. Sampah dengan karakteristik yang beraneka ragam terutama dihasilkan dari kegiatan berikut: A. In d A. u st ri Pert B. ania n Pertamb C. angan Permu D. kiman Perka E. ntoran 26. Pengaruh sampah terhadap kesehatan yang dapat berdampak luas dan terutama

dalam perannya sebagai: Tempat berkembangbiaknya vektor penyakit Turunnya perasaan nyaman dan B. keindahan Semua C. benar Mempengaruhi estetika dan D. reproduksi Tempat berkembangbiaknya E. penyakit 27. Berikut ini adalah jenis-jenis sampah, KECUALI: A. A. Ga rba ge Ru bbi sh

B. C.

A s D. h e s S ul E. la g e 28. Salah satu kunci keberhasilan pengelolaan sampah adalah: Meningkatkan biaya operasional Memilih peralatan yang lebih B. canggih Melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari tahap awal sampai C. akhir Menambah personil petugas D. kebersihan Meningkatkan insentif petugas kebersihan agar termotivasi untuk E. bekerja 29. Efek yang pertama dirasakan bila sampah dibuang ke perairan A.

adalah: Es tet A. ik a Merusak kehidupan flora dan B. fauna Merusak C. ekosistem Mengurangi cahaya matahari yang masuk ke D. dalam air Mengganggu E. kesehatan 30. Pewadahan sampah yang dianjurkan digunakan pada masyarakat harus memenuhi syarat berikut, KECUALI: bentuknya menarik, sebaiknya dilengkapi simbol/tulisan tidak terjangkau oleh serangga dan B. binatang lain mudah C. dibersihkan harus permanen dan terbuat dari konstruksi D. yang kuat biayanya E. murah 31. Faktor yang mempengaruhi rata-rata timbulan sampah, kecuali: A. A. B. C. D. E. Tingkat hidup Jumlah penghuni Iklim dan musim Cara penanganan makanan Cara hidup dan mobilitas penduduk