Anda di halaman 1dari 2

LAW KANA BAINANA Puisi Intro ---------Wahai Tuhanku, kami telah lalai lupa, Namun setiap orang daripada

kami tetap tamakkan, Keampunan-Mu, dan sifat pemurah-Mu dan kebebasan daripada neraka-Mu, Dan juga kami tamakkan syurga, yang dimasuki bersama-sama penghulu seluruh manusia. Kami mohon pada-Mu... Mohon dengan sangat, wahai Tuhanku, Dari sudut hati kami yang paling dalam... Start ----Kalaulah Kekasih-Mu, masih berada bersama-sama kami, Akan terlunaslah segala hutang dan semakin hampirlah dengan haruman Baginda, sebelum hilangnya, rasa yang meronta-ronta untuk berada hampir dengan Kekasih-Mu. Berada berhampiran Baginda, jiwa turut menjadi harum Dan apa jua yang kalian doakan kepada Allah, akan diperkenankan, Cahaya Nabi Muhammad tidak akan pernah sirna, Sempatkanlah kami bertemu dengan Baginda, Wahai Tuhan yang Maha Memperkenankan doa hamba... Hidayahmu kepada alam merata meluas, Tanda hampirnya kasih sayang Tuhan pemberi hidayah, Hadith-hadithmu ibarat sungai mengalir jernih, Berada di sisimu bagaikan dahan yang tumbuh segar dan basah. Kutebus diriku dengan dirimu, wahai Kekasihku, Nabi Muhammad yang mulia, yang asing, Berada berhampiranmu, jiwa menjadi harum, Wahai yang diutuskan sebagai tanda kasih sayang Tuhan kepada seluruh alam.... Wahai Kekasihku, wahai Nabi Muhammad Wahai doktor hatiku, wahai yang dipuji dipuja Dirimu memiliki kelebihan yang diakui Oleh Tuhan yang turut berselawat ke atasmu. English translation : If the beloved (saw) were among us Those from far & near will come to him (saw) Hoping to see the sun of goodness before it sets

Desiring to be near to Him (saw) In this company the soul feels great On that moment If it prays to Allah, Allah will surely answer The light of Taha (saw) will not cease to exist Oh Ya Allah who answers prayer, please fulfill our hope to meet him (saw) I am willing to sacrifice my life for you Oh beloved (saw) Muhammad saw honor of strangers In your company the soul feels great Oh mercy to all the worlds (saw)