Anda di halaman 1dari 3

RANGKAIAN DETEKTOR HUJAN UNTUK RUMAH

Pendahuluan Rangkaian detektor hujan merupakan rangkaian sederhana yang dapat mendeteksi telah terjadi hujan disekitar alar tersebut yang dipasang pada genting rumah. Pada dasarnya rangkaian detektor hujan ini mendeteksi adanya hujan melalui terhubungnya terminal sensor oleh air hujan. Rangkaian detektor hujan ini sangat sederhana dan dibangun menggunakan komponen utama sensor air dan sebuah SCR. Sensor air pada rangkaian detektor hujan ini dapat dibuat dengan PCB kemudian didesain sedemikian rupa sehingga prinsip terjadi hubungan antara 2 terminal pada saat terkena air terpenuhi. Sebagai indikator bila sensor tersebut mendeteksi adanya hujan maka rangkaian ini akan memberikan sinyal output berupa bunyi buzzer.

Gambar Rangkaian
Berikut ini merupakan gambar rangkaian detektor hujan pada rumah.

+ 9V

Alat dan Komponen


Beberapa komponen yang digunakan untuk membuat sebuah alat detektor hujan antaralain adalah : 1. R1 1K 1/4 W Resistor 2. R2 680 Ohm 1/4 W Resistor 3. D1 1N4001 Silicon Diode

4. BZ1 12V Buzzer

5. S1 SPST Switch (Saklar) 6. SCR1 C106B1 SCR 106CY

7. Dan Sensor yang dapat dibuat menggunakan logam atau aluminium foil sebagai konduktor

Fungsi Komponen
Beberapa komponen yang digunakan dalam pembuatan detektor hujan ini memiliki beberapa fungsi, diantaranya: 1. Resistor Fungsi Resistor sangat vital dalam sebuah rangkaian elektronika. Resistor adalah sebuah komponen dasar elektronika yang fungsinya adalah untuk menghambat arus listrik yang melewati suatu rangkaian. 2. Dioda Fungsi Dioda dalam komponen elektronika adalah sebagai penyerah arus, sebagai catu daya, sebagai penyaring atau pendeteksi dan untuk stabilisator tegangan. Dioda adalah komponen aktif yang memiliki dua terminal yang melewatkan arus listrik hanya satu arah. 3. SCR (Silicon Control Rectifier) SCR singkatan dari Silicon Control Rectifier. SCR Adalah Dioda yang mempunyai fungsi sebagai pengendali. Fungsi SCR adalah sebagai pengatur daya dan juga sebagai saklar arus otomatis. Pada rangkaian ini SCR juga digunakan sebagai penghemat daya baterai, dikarenakan detektor ini akan terus menerus dalam kondisi ON. Sehingga dengan adanya SCR, meski rangkaian ini tetap dalam kondisi ON, rangkaian hanya

akan menggunakan daya baterai ketika sensor air hujan terkena hujan dan membunyikan alarm. 4. Buzzer Buzzer adalah sebuah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah getaran listrik menjadi getaran suara. Pada dasarnya prinsip kerja buzzer hampir sama dengan loud speaker, jadi buzzer juga terdiri dari kumparan yang terpasang pada diafragma dan kemudian kumparan tersebut dialiri arus sehingga menjadi elektromagnet, kumparan tadi akan tertarik ke dalam atau keluar, tergantung dari arah arus dan polaritas magnetnya, karena kumparan dipasang pada diafragma maka setiap gerakan kumparan akan menggerakkan diafragma secara bolak-balik sehingga membuat udara bergetar yang akan menghasilkan suara. Buzzer biasa digunakan sebagai indikator bahwa proses telah selesai atau terjadi suatu kesalahan pada sebuah alat (alarm).

Cara Kerja Detektor Hujan


Detektor hujan yang selesai dirangkai dan telah diberi tegangan +9 Volt akan mendeteksi hujan dengan membunyikan buzzer ketika sensor terkena percikan air. Sensor yang terpasang pada intinya adalah dua terminal yang akan terhubung apabila terkena air. Karena air merupakan konduktor listrik yang baik. Dengan terhubungnya dua terminal pada sensor tersebut akan mengalirkan tegangan ke buzzer, sehingga membuat buzzer mengeluarkan suara seperti alarm.

Manfaat dan Kegunaan Detektor Hujan


Pada pengaplikasiannya detektor hujan ini dipasang pada kaca mobil untuk mendeteksi adanya air hujan dan menggerakkan wiper kacar mobil untuk menjernihkan kembali kaca mobil sehingga terlihat oleh pengemudi. Namun, alat ini juga dapat diaplikasikan pada rumah sebagai pertanda datangnya hujan. Rangkaian ini sangat berguna untuk memberitahu kita bahwa hujan akan segera terjadi. Sebagai contoh pada saat kita menjemur cucian pakaian. Dengan detektor hujan ini akan memberitahukan kapan kita harus memindahkan atau mengangkat cucian pakaian kita.