Anda di halaman 1dari 2

Aku pergi Bukan karena aku menyerah Namun ku pergi karena waktu Dan ruang yang memisahkan kita

Apabila itu terjadi Maafkanlah bila aku Tiada lagi disisimu MELUKIS CINTA Puisi Metana Azka Dapatkah aku melukis cinta untukmu? Mengguratkan sejuta warna yang bisa membuatmu indah.. Dapatkah aku melukis cinta untukmu? Seperti notasi mimpi kupu-kupu bersayap biru, Terbang bersama menuju negeri pelangi.. Dapatkah aku melukis cinta untukmu? Mengisyaratkan lelahku di jalan resah! (Jogja, 2008) SELEMBAR PUISI UNTUK KEKASIH Puisi Triana Terpaku dalam kegundahan hati Terasa tak dapat ku lawan dengan jari-jari Tiada lagi tempat hari yang terasa ada Hanya lelah Lelah yang ku rasa Andaikan waktu itu tak terjadi Mungkin hatiku takan remuk seperti ini Langkahku terhenti dalam kelamnya malam Mataku terhalang jurang yang dalam Pendengaranku sayup-sayup tak menentu Hatiku terombang ambing dalam ombak kemarahan Ragaku tak berkuasa untuk berfungsi Mungkin tiada lagi yang dapat terjadi saat ini Semangatku lemah hatiku susah Teringat malam itu yang menyakitkan Inikah kehidupan? Kurasa semua bukan seperti ini Mungkin masih ada titik terang Yang akan menyinari kegelapan hati Memberi pujian untuk diri sendiri Meredamkan semua yang ada saat ini Hingga aku dapat kembali ke kehidupan yang indah ini AKU MOHON DENGAN SANGAT KEPADAMU Oleh Siamsyu Kembalilah wahai sayangku Kembali padaku Cintailah aku setulus hatimu Karena aku tak bisa hidup tanpamu Dan bila suatu saat nanti Aku pergi

Bukan karena aku menyerah Namun ku pergi karena waktu Dan ruang yang memisahkan kita Apabila itu terjadi Maafkanlah bila aku Tiada lagi disisimu Karena kita terpisah ruang dan waktu Bila saja waktu memihakku Sejak dari awal sejal terakhir ku bertemu denganmu Harusnya ku bilang sayang Ku bilang cinta Karena semua itu milikmu Kemudian Tetaplah jalani mimpimu Meski saat itu nanti tak bersamaku Karena bagiku Bahagiamu damaikan hatiku. . .