Anda di halaman 1dari 24

David Seedhouse:

ETHICS
IS

ETIKA
adalah

The HEART
OF

1. HATI (NURANI) 2. INTI


dalam

HEALTH CARE
19-Aug-13

ASUHAN KESEHATAN
1

SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK

ETIKA
= PERILAKU YG BAIK dalam menjalankan

PRAKTIK KEDOKTERAN.
URAIAN tentang

MORAL, ETIKA,
dan

KODE ETIK KEDOKTERAN.


19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 2

1. PRAKTIK KEDOKTERAN.
A. PRAKTIK KEDOKTERAN; Definisi, Asas, dan Tujuan. UU 29/2004, Ps 1.1.; Praktik kedokteran adalah rangkaian kegiatan yg dilakukan oleh dr dan drg trhp pasien dlm melaksanakan upaya kesehatan. UU 29/2004, Ps 2. ; Asas: Prakdok dilaksanakan berasaskan Pancasila dan didasarkan pd nilai ilmiah, manfaat, keadilan, kemanusiaan, keseimbangan, serta perlindungan & keselamatan pasien. UU 29/2004, Ps 3.; Tujuan Prakdok. a. Memberi perlindungan kepada pasien; b. Mempertahankan dan meningkatan mutu pelayanan medis yg diberikan oleh dokter dan dokter gigi; B. RAMBU-2 DLM PELAKSANAAN PRAKDOK: Moral, Etika, Disiplin, dan Hukum. C. ETIKA KEDOKTERAN (Lihat slide-2 selanjutnya).
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 3

Dokter

Praktik Kedokteran = Upaya Kesehatan

Pasien

KOMPETENSI:

Ilmu, Keterampilan, Pengalaman, Etika Medis.

Preventif, Promotif, Kuratif, Rehabilitasi, Paliatif

HARAPAN:

Masalah kes. -nya dpt diatasi oleh Dr. dgn outcome (=hasil akhir) yg memuaskan.
4

19-Aug-13

SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK

ETIKA dan MORAL:


DUA KATA DGN PENGERTIAN YG ERAT TERKAIT

PETER SINGER: ETHICS (ETIKA) = MORALITY (MORALITAS).

ETIKA dipilah dlm: 1. ETIKA sbg REFLEKSI atau Pemikiran MORAL, yaitu memandang, mempertimbangkan, dan menilai aspek-2 MORAL dari tingkah laku manusia sebagai individu, maupun pada taraf sosial (sbg warga masyarakat). ETIKA dlm arti ini adalah ttg bagaimana seharusnya kita hidup sbg manusia yg baik (Ethics is about how we ought to live). 2. ETIKA sbg PRAKSIS (= ETIKA TERAPAN) . Etika dlm arti kedua ini adalah ETIKA NORMATIF yg langsung terkait dgn nilai-2 dan norma-2 MORAL pd perilaku manusia dlm bidang2 praktis tertentu, seperti mis. profesi kedokteran, profesi wartawan, dsb. ETIKA TERAPAN inilah yg 19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG 5 dinilai P. SINGER identik dgn MORALITAS. MORAL, ETIKA, KODE ETIK 5

ETIKA dan MORALITAS


(Lanjutan)

ETIKA = MORALITAS
Moralitas (morality) adalah sistem moral (moral system)

dgn ciri-ciri, setiap orang yg dipandu dan dinilai dgn sistem moral itu dlm menjalankan profesinya (mis. Dokter dan Etika Medis / Moralitas Medis): 1. Mengetahui ttg perilaku bagaimana yg dilarang (prohibited), dituntut (required), tdk dianjurkan (discouraged), dianjurkan (encouraged), dan dibolehkan (allowed) oleh sistem itu. 2. Adalah rasional bagi orang-2 tertentu ini untuk menerima panduan dan penilaian oleh sistem moral itu.
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 6

PENELUSURAN HUBUNGAN MORAL, ETIKA, dan KODE ETIK 1. AJARAN MORAL

2. MORAL
=Sistem nilai bersama ttg perilaku dan perbuatan manusia yg dianggap baik/buruk, benar/salah, pantas/tidak pantas. 5. ASAS-2 ETIKA

3. FALSAFAH MORAL

=Ajaran utk menjadi manusia yg baik (= manusia yg bermoral).


4. TEORI-2 ETIKA

= REFLEKSI ttg mengapa suatu perbuatan adalah BAIK / BURUK dinilai dari aspek MORAL. 6. KODE ETIK

= Ilmu = kerangka utk berpikir ttg apakah suatu perbuatan dpt diterima dari pendekatan moral.
19-Aug-13

=Asas-2 yg diturunkan dari teori2 etika utk diterapkan dlm bidang2 khusus kegiatan manusia.
SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK

=Pedoman yg didasarkan pd asas-2 etika, berupa amar dan larangan utk warga komunitas moral tertentu.
7

KLASIFIKASI ETIKA
Pemikiran ttg moral = Refleksi ttg apa ETIKA UMUM = Etika filosofis yg harus dilakukan dan apa yg tdk bo= Etika teoretis leh dilakukan etika= ilmu filsafat.. ETIKA
=Kewajiban moral
=T. Jawab moral

ETIKA INDIVIDU
ETIKA INSTITUSI ETIKA SOSIAL

= Etika perorangan (contoh: etika Dosen)


Etika r. sakit Etika perg. tinggi Etika korporat, dll.

ETIKA KHUSUS = Etika terapan =Pedoman perilaku = Etika praktis =Penerapan asas-asas etika umum pd bidang-2 khusus tertentu kegiatan manusia, utk memecah masalah-2 konkrit dlm bidang-2 itu. = Pedoman utk memecahkan masalah-2 itu. Contoh: Etika Medis, Etika Advokat, dll
19-Aug-13

Etika keluarga Etika thdp sesama Etika klinis Etika politik Etika lingkungan Etika bisnis, dll
8

SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK

ANEKA ARTI ETIKA MENURUT KAMUS

ETIKA = 1. ILMU (FALSAFAH) ttg apa yg BAIK dan apa yg BURUK. 2. Ttg KEWAJIBAN dan TG JWB MORAL (= Akhlak). 3. Kumpulan ASAS-2 NILAI yg berkenaan dgn AKHLAK. (Akhlak = budi pekerti, kelakuan). 4. NILAI mengenai BAIK dan BURUK , BENAR dan SALAH, PANTAS dan TDK PANTAS yg dianut suatu golongan atau masyarakat. (Nilai = sifat atau hal-2 yg dianggap penting atau berguna bagi kemanusiaan). ETIS / ETIK (Kata sifat dari ETIKA) = 1. Berhubungan atau sesuai dengan ETIKA. 2. Sesuai dengan ASAS PERILAKU yg disepakati secara umum. ETIKET = Tata cara dlm masyarakat beradab dalam memelihara hubungan baik antara sesama manusia. KODE ETIK = Norma dan asas yg diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan dan ukuran tingkah laku.
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 9

ETIKA; ARTI UMUM dan ARTI TERAPAN


Arti umum: ETIKA = MORALITAS, AKHLAK, perilaku yg baik. Bagian ILMU FALSAFAH yg mengkaji ttg MORAL, (Moral adalah sistem nilai bersama dlm komunitas moral tertentu tentang sikap dan perbuatan manusia yang dianggap baik atau buruk, benar atau salah, pantas atau tidak pantas).

Arti terapan : ETIKA = KESEPAKATAN BERSAMA ttg moralitas bagi komunitas moral tertentu, seperti komunitas dokter, manajer r.s., dll. PEDOMAN MORAL untuk menjalankan profesi tertentu dgn baik dan benar, seperti misalnya dokter, perawat, wartawan, dsb. KEWAJIBAN dan T. JAWAB MORAL bagi para pelaku profesi tertentu.
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 10

PERAN ETIKA SECARA UMUM


ETIKA (ETIKA INDIVIDU, ETIKA INSTITUSI, ETIKA SOSIAL) ADALAH RAMBU-2 UNTUK MENJAGA AGAR INTERAKSI ANTARA: - INDIVIDU dan INDIVIDU, - INDIVIDU dan INSTITUSI, - INDIVIDU dan MASYARAKAT, - INSTITUSI dan INDIVIDU, - INSTITUSI dan INSTITUSI - INSTITUSI dgn MASYARAKAT

BERLANGSUNG DGN LANDASAN KAIDAH-2 DASAR MORAL (MENGHORMATI OTONOMI MANUSIA, BENEFICENCE, NONMALEFICENCE BERLAKU ADIL).
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 11

ATURAN-2 / NORMA-2 MORAL (MORAL RULES)


1. JANGAN MEMBUNUH (TRMSK MENYEBABKAN KEHILANGAN KESADARAN SECARA PERMANEN). 2. JANGAN MENYEBABKAN RASA NYERI (TRMSK DERITA MENTAL, SPRT KESEDIHAN DAN KEGALAUAN (ANXIETY). 3. JANGAN MENYEBABKAN KECACADAN (TRMSK KEHILANGAN KEMAMPUAN FISIK, KEMAMPUAN MENTAL, DAN KEMAUAN). 4. JANGAN MENGHILANGKAN KEBEBASAN (TRMSK PELUANG-2). 5. JANGAN MENGHILANGKAN KESENANGAN (PLEASURE), (KESENANGAN SAAT INI DAN DI MASA DEPAN). 6. JANGAN BERBOHONG. 7. TEPATI JANJI (JANGAN MELANGGAR JANJI). 8. JANGAN MENIPU. 9. TAATI HUKUM (JANGAN MELANGGAR HUKUM). 10. LAKUKANLAH KEWAJIBANMU.
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 12

KAIDAH (=NORMA) MORAL PROFESI DOKTER TRADISIONAL (Menurut Sumpah Hippokrates, 400 s.M): 1. BENEFICENCE (kewajiban moral berbuat kebajikan, amar maruf), 2. NONMALEFICENCE (kewajiban moral tdk menimbulkan mudharat, do no harm, nahi mungkar), 3. MENGHORMATI KEHIDUPAN INSANI SEJAK PEMBUAHAN, 4. BERPRIBADI LUHUR, 5. MENJAGA KERAHASIAAN PASIEN, 6. TIDAK MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI, 7. MENGHORMATI GURU, 8. MEMPERLAKUKAN SEJAWAT SBG SAUDARA SENDIRI, 9. MENJUNJUNG TINGGI MARTABAT DAN KEHORMATAN PROFESI DOKTER, dll,
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 13

KAIDAH-2 DASAR MORAL ETIKA BIOMEDIS KONTEMPORER (=BIOETIKA, setelah 1960)

(Asas Principlism menurut Beauchamp & Childress): 1. MENGHORMATI OTONOMI MANUSIA;

(Respect for the autonomy of persons).


- Otonomi; menghormati hak orang untuk mengambil keputusan untuk dan tentang dirinya sendiri. - Berkata benar (truth telling). - Menjaga kerahasiaan (konfidensialitas). - Menjaga kepercayaan, memenuhi kewajiban, menepati janji, dsb.

2. BENEFICENCE;
- Kewajiban berbuat yang baik terhdp manusia dan masyarakat.

3. NONMALEFICENCE;
- Kewajiban tidak menimbulkan mudharat (do no harm).

4. BERLAKU ADIL (justice);


- Keadilan sosial; tdk membedakan latar belakang orang - Keadilan distributif; distribusikan sumberdaya kesehatan secara adil. - Berlaku fair.
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 14

= KAIDAH-2 DASAR ETIKA BIOMEDIS (BIOETIKA)

DENGAN BAHASA SEHARI-HARI:

MENGHORMATI OTONOMI MANUSIA


*BENEFICENCE; *NONMALEFICENCE;

*MEMANUSIAKAN MANUSIA*. Berlakulah thdp orang lain, sebagaimana anda ingin diperlakukan. *BERBUAT KEBAIKAN *TIDAK MELAKUKAN HAL2 YG MERUGIKAN PIHAK LAIN.

*PERLAKUAN SAMA dan JU*BERLAKU ADIL (justice) JUR THD SEMUA ORANG*
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 15

BEBERAPA TEORI ETIKA KLASIK

Teori Utilitarianisme (consequence-based theory); Suatu perbuatan dinilai baik jika hasil atau dampaknya baik (The greatest good for the greatest number). (= pendekatan a posteriori). Teori Deontologi (teori kewajiban, obligation-based theory); Suatu perbuatan dinilai secara moral baik, jika seorang melakukan kewajibannya (Deon = kewajiban). (= pendekatan a priori) Teori Kodrat Alam (lex naturalis, natural law); Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang rasional, karena itu ia akan selalu berupaya berbuat baik dan mencegah kebatilan. Rasio adalah kodrat Ilahi.
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 16

BEBERAPA TEORI ETIKA KONTEMPORER

Teori kasuistik;
Memecahkan masalah etika dengan mengacu pada keputusan yang baik yang sudah dibuat orang lain sebelumnya pada kasus yang serupa (analogi dengan Yurisprudensi dlm Hukum).

Teori Budi Luhur (Virtue Ethics);


Orang yg berbudi luhur ( = dapat dipercaya, berani, jujur, adil, bijak, sabar) mementingkan yg dilayani di atas kepentingan sendiri.

Etika Kepedulian (Ethics of Caring, Relation-based theory);


Hubungan antara pengasuh dan yg diasuh dgn ciri kepedulian, kehangatan, empati, persahabatan, ikut merasakan penderitaan yang diasuh.
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 17

KODE ETIK KEDOKTERAN INDONESIA


I. KEWAJIBAN UMUM

Pasal 1: Setiap dokter harus menjunjung tinggi, menghayati, dan mengamalkan Sumpah Dokter. Pasal 2: Seorang dokter harus senantiasa melakukan profesinya menurut ukuran tertinggi. Pasal 3: Dalam melakukan pekerjaan kedokterannya, seorang dokter tidak boleh dipengaruhi oleh pertimbangan keuntungan pribadi, yang mengakibatkan hilangnya kebebasan profesi. Pasal 4: Perbuatan yg bertentangan dgn Kode Etik dan harus dihindari: a. Perbuatan yg bersifat memuji diri. b. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan tanpa kebebasan profesi. c. Menerima imbalan jasa yg layak sesuai dgn jasanya, kecuali dgn kekeikhlasan dan kehendak penderita. Pasal 5: Tiap perbuatan atau nasehat yg mungkin melemahkan daya tahan machluk19-Aug-13 insani, baik psikis maupun fisik, diberikan untuk kepentingan SAMSI J. KLH hanya UNTAR. TTG 18 dan kebaikan penderita. MORAL, ETIKA, KODE ETIK 12

Pasal 6: Setiap dokter senantiasa berhati-hati dalam mengumumkan dan menerapkan setiap penemuan teknik atau pengobatan baru yg belum diuji kebenarannya serta hal-2 yg dpt menimbulkan keresahan di masyarakat. Pasal 7: Seorang dokter hanya memberi keterangan atau pendapat yg dapat dibuktikan kebenarannya. Pasal 8: Dalam melakukan pekerjaannya, seorang dokter harus mengutamakan kepentingan masyarakat dan memperhatikan semua aspek pelayanan kesehatan yg menyeluruh (promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif), serta berusaha menjadi pendidik dan pengabdi masyarakat yg sebenarnya. Pasal 9: Setiap dokter dalam bekerja sama dengan pejabat di bidang kesehatan dan bidang lainnya serta masyarakat, harus memlihara saling pengertian sebaik-baiknya.
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 19

II. KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PENDERITA.

Pasal 10: Setiap dokter harus senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi hidup makhluk insani. Pasal 11: Setiap dokter wajib bersikap tulus ikhlas dan mempergunakan segala ilmu dan keterampilannya untuk kepentingan penderita. Dalam hal ia tidak mampu melakukan suatu pemeriksaan atau pengobatan, maka ia wajib merujuk penderita kepada dokter lain yg mempunyai keahlian dalam bidang penyakit tersebut. Pasal 12: Setiap dokter harus memberikan kesempatan kepada penderita agar senantiasa dapat berhubungan dengan keluarga dan penasehatnya dlm beribadat dan atau dalam masalah lainnya. Pasal 13: Setiap dokter wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya ttg seorang penderita, bahkan juga setelah penderita itu meninggal dunia.
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 20

Pasal 14: Setiap dokter wajib melakukan pertolongan darurat sebagai suatu tugas perikemanusiaan, kecuali bila ia yakin ada orang lain yang bersedia dan lebih mampu memberikannya.
III. KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP TEMAN SEJAWATNYA.

Pasal 15: Setiap dokter memperlakukan teman sejawatnya sebagaimana ia sendiri ingin diperlakukan. Pasal 16: Seorang dokter tidak boleh dengan sengaja mengambil alih penderita dari teman sejawatnya.
IV. KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP DIRI SENDIRI.

Pasal 17: Setiap dokter harus memelihara kesehatannya, supaya dpt bekerja dengan baik. Pasal 18: Seorang dokter hendaknya selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan tetap setia pada cita-citanya yg luhur. V. PENUTUP. Pasal 20: Setiap dokter harus berusaha dgn sungguh-2 19-Aug-13 SAMSI J. KODEKI, KLH UNTAR. TTG 21 menghayati dan mengamalkan demi pengabdian kpd masy., MORAL, ETIKA, KODE ETIK 15 bangsa, dan negara.

SUBSTANSI PASAL-2 DLM KODEKI BERSIFAT:

1. PRESKRIPTIF (Pedoman wajib).

Dlm kalimat pasal-2 itu terdapat kata-2: Dokter HARUS, WAJIB, atau TDK BOLEH .. Pasal-2 itu adalah: Ps 1, 2, 3, 4, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 16, 17.

2. ASPIRATIF (Suatu harapan)


Dlm kalimat pasal-2 ybs terdapat kata HENDAKLAH atau tidak terdapat kata HARUS, WAJIB, dsb. Pasal-2 ybs adalah Ps 5, 6, 7, 15, 18, 19.

19-Aug-13

SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK

22

PASAL-2 MANA DARI KODEKI

YANG MENURUT
PENDAPAT / PENGALAMAN / OBSERVASI ANDA PALING SERING DILANGGAR DALAM PELAKSANAAN PRAKDOK ?

19-Aug-13

SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK

23

PENDAPAT BEBERAPA PENULIS TTG KODE ETIK

1. KODE ETIK TIDAK EFEKTIF SEBAGAI ALAT UTK MENGATUR PRAKTIK DOKTER,

2. KODE ETIK TIDAK ADA (LAGI) MANFAATNYA. - Manusia yang baik (= dgn integritas moral tinggi) dapat membedakan perilaku dan perbuatan yang baik dari yang buruk, dan selalu menghindari yang buruk. - Manusia yang tidak baik juga tahu beda itu, tapi tetap juga akan melakukan hal-hal yang buruk demi keuntungan pribadi.
3. PENGATURAN PRAKTIK DOKTER LEBIH PASTI DAN EFEKTIF DENGAN DISIPLIN PROFESI DAN HUKUM.

BAGAIMANA KOMENTAR ANDA TTG PENDAPAT-2 DI ATAS ? Setuju ? Tdk sependapat ? Apa alasannya ?
19-Aug-13 SAMSI J. KLH UNTAR. TTG MORAL, ETIKA, KODE ETIK 24