Anda di halaman 1dari 10

FABRIKASI,LAS,MEMOTONG DAN MENYAMBUNG DAFTAR ISI

Halaman Pendahuluan Bagian A Bagian B Bagian C Bagian D : Struktur Mata Pelajaran : Rincian Mata Pelajaran : Rincian Silabus Pelajaran : Pedoman Baku Bagi Pengajaran 1 2 4 5 16

PENDAHULUAN
Modul ini adalah bagian dari model Course IMO 7.04, Ahli mesin kapal dinas jaga, dan sebagaimana biasanya, dikehendaki agar menjadi bagian integral pola pengajaran total dari pendidikan dan latihan ini. Sebelum pelaksanaan, instruktur pengajar harus membaca dan memperhatikan saran yg terdapat dalam tinjauan pendidikan dan latihan dan bulket yg berjudul Guidance on the impelementation of IMO model courses (Petunjuk pelaksanaan model pendidikan dan latihan IMO), yg termasuk dan sebagai lampiran didalamnya. Rincian silabus pengajaran telah ditulis dalam formatn tujuan belajar, dimana dalam tujuannya diuraikan apa yg taruna harus kerjakan untuk mendemonstrasikan pengetahuan yg sudah didapat.Seperti diketahui, semua tujuan di awali dengan kata-kata Hasil pngajaran yg diharapkan adalah bahwa taruna.. Dalam menyiapkan pola pengajaran dan rencana pelajaran, pengajar bebas untuk menggunakan setiap metode pengajaran atau kombinasi metode-metode yg akan menjamin bahwa taruna memenuhi tujuan yg ditentukan. Karna ini adalah bagian dari kualifikasi yg diwajibkan menurut konvensi STCW 1978, adalah penting bagi taruna untuk mncapai semua tujuan sebagaimana yg disusun dalam silabus.

KESAHIHAN / VALIDASI
Informasi yg terdapat dalam dokumen ini telah disahkan oleh Sub-Committee pada standards of trsining and Watchkeeping untuk digunakan oleh penasehat-penasehat teknis, konsultan dan ahli-ahli, untuk pendidikan / pelatihan dan sertifikasi pelaut sehingga sedapat mungkin standar minimum dapat dilaksanakan secara seragam . Validasi dapam kontek dokumen ini mengandung makna bahwa Sub-committee tidak menolak dan menerima materi didalamnya. Sub-Committee tidak memberikan persetujuannya secara tertulis dalam dokumen ini, dengan pertimbangan supaya pekerjaan ini tidak dianggap sebagai penafsiran resmi oleh konvensi. Untuk mencapai keputusan dalam hal ini, Sub-Committee telah dipandu oleh penasehat dari grup Validasi yg terdiri dari perwakilan-perwakilan yg disusun oleh ILO dan IMO.

FABRIKASI, LAS, MENYAMBUNG DAN MEMOTONG BAGIAN A - STRUKTUR MATA PELAJARAN


CAKUPAN
Modul ini memenuhi persyaratan Document for Guidence 1985 yg di keluarkan oleh IMO/ILO, seksi 25, appendix 1, paragraph 4

TUJUAN
Peserta akan memiliki keterampilan dan pengalaman dalam : o o o o o Fabrikasi,las, menyambung dan memotong metal. Perawatan alat-alat kerja dan perlengkapannya sehingga selalu dalam keadaan baik dan siap dipakai. Memilih alat yg tepat, perlengkapan, tehnik untuk fabrikasi, las, menyambung dan memotong. Menggunakan praktek kerja aman dan setiap saat Memakai dan menggunakan pakaian pelindung dan perlengkapan yg baik.

PERSYARATAN AWAL
Pesarta harus menyelesaikan modul 1, Pengenalan Bahan Permesinan Kapal, dan modul 6, Alat-alat Kerja Tangan.

UKURAN KLAS
Disemua kelas yg melibatkan penyampaian keterampilan permesinan, harus di berikan pengarahan yg cukup sebelim dimulai suatu pekerjaan. Untuk itu disarankan sebaiknya ntidak lebih dari sepuluh peserta dibawah pengawasan seorang instruktur. Harus ada pengawasan yg trus menerus selama peserta berada dibengkel kerja.

PERSYARATAN PENGAJAR
Instruktur haruslah seorang yg ahli dan terampil dalam praktek fabrikasi, las, sambungan bukan las, memotong dan pekerjaan pipa.

FASILITAS BELAJAR
Dibutuhkan sebuah bengkel kerja yg memiliki fasilitas ruang kelas Sebagian besar pengajar akan mengambil tempat dibengkel kerja, tetapi karna ada beberapa kelompok instruksi yg perlu diberikan pada waktu yg berbeda-beda selama praktek berlangsung, diperlukan ruang kelas atau terdapat fasilitas ruang kelas yg bersebelahan dangan bengkel kerja tersebut. Perlengkapan sekurang-kurangnya meliputi : Sebagai tambahan untuk perlengkapan pembuatan tanda (Marking out ) sebagaimana daftar dimodul 6, berikut adalah yg diperlukan : garis kapur ( Chalk line), segi empat daftar, pawarna permukaan, jangka besar dan jangka ganjil (odd-leng) besar. Gunting potong untuk lembaran pelat tipis. Canai (bending rolls) untuk mental lembaran . Mesin pembengkok untuk pipa diameter kecil. Perlengkapan las dan potong oksigen acetelin. Perlengkapan las listrik. Bangku las dari baja. Perlengkapan pateri (soldering). Perlengkapan pateri (brazing). Pakaian pelindun,termasuk apron, sarung tangan dan masker. Ruang khusus untuk pengelasan (welding booth). Pengisap / ventilasi asap. Ruang penyimpan botol botol gas. Elektroda las untuk baja lunak. Batang las untuk pengisi (filler rods) untuk baja lunak. Pelat baja lunak untuk ketebalan 10 mm Berbagai batang baja, basi siku dan besi potong.

ALAT BANTU MENGAJAR (A)


A1 Buku Manual pengajar (Bagian D modul ini).

BUKU BAKU PELAJARAN


T1 T2
R.T. Pritchard, Technician workshop processes and materials ( London, hodder & Stoughton, 1979) (ISBN 0-340-22100-3). C.R. Flood, fabrication, welding and metal joining processes (London, butterworth, 1981) (ISBN

0-408-00448-7).

FABRIKASI , LAS, MENYAMBUNG DAN MEMOTONG BAGIAN B RINCIAN MATA PELAJARAN


Bidang Materi Jam Teori 1 1 3 1 3 3 5 3 1 2 1 3 1 1 1 30 Jam Praktek 3 15 3 36 3 9 2 6 2 5 6 90 120

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16.

Sambungan Tetap Pengrjaan paku keeling Pateri (soldering) Sambungan mengikat sendiri (Self-secured joints) Keselamatan dan kesehatan waktu pengelasan Prinsip-prinsip pengelasan busur listrik Prinsip-prinsip las gas Mengelas sambungan di baja karbon rendah Kesalahann biasa dalam pengelasan Pekerjaan pelat pemberian tanda Pemotongan panas (thermal cutting) Pemotong mekanis (mechanical cutting) Membuat bentuk (Forming) Membengkokkan plastic Pemeriksaan Pekerjaan pipa Jumlah masing masing Jumlah seluruhnya

Total waktu yg disarankan untuk materi ini dibagi antara teori diruang kelas dan praktek di bengkel kerja (WORK SHOP). Adalah penting bagi peserta untuk mendapatkan instruksi yg jelas , khususnya dalam aspek keselamatan, sebelum diijinkan menggunakan baik alat kerja tangan maupun alat kerja mesin.

Dibawah judul bengkel kerja ( workshop), waktu yang ditentukan adalah bahwa mungkin perlu untuk mencakup berbagai keterampilan; Namun, dalam banyak hal , akan lebih baik melakukan tugas tugas yg membutuhkan lebih dari satu macam keterempilan tertentu, dan dalam hal ini wakunya dapat dikombinasikan dangan mengambil dariu masing masing judulnya.

BAGIAN C - RINCIAN SILABUS PENGAJARAN


Tujuan Belajar Ref IMO Buku Baku Kepustakaan Alat bantu mengajar

FABRIKASI, LAS, MENYAMBUNG DAN MEMOTONG (120 Jam) A. Sambungan Permanen (1 jam )
1. Membuat daftar perbedaan cara untuk membuat sambungan permanen T1-Ch.4.3-4.9 A1 p. 23 Ch.4.3 T2 p. 42

B. Pekerjaan Paku keling (4 Jam )


1. Menjelaskan mengapa kadang kadang menggunakan paku keeling 2. Menguraikan prinsip prinsip bentuk umum dsri sambungan keeling

3. Membuat daftar rentang penggunaan umum sambungan paku keeling, termasuk metal ke metal. 4. Membuat sambungan paku keeling dingin. p. 36 A1 p.23

C. Pekerjaan pateri (Soldering) (18 jam)


1. Menjelkaskan mengapa digunakan pateri 2. Meguraikan prinsip dasar pengerjaan pateri Pekerjaan pateri lunak 3. Menjelaskan batas batas sambungan pateri lunak dan alasannya 4. Menjelaskan bagaimana sambungan pateri lunak dapat diperkuat

T1 Ch. 4.4

Ch. 4.4.1

Ch. 4.4.2

5. Dengan bantuan sketsa, menguraikan penggunaan batang besi pateri (soldering iron)

Tujuan Belajar
C. Pekerjaan Pateri (Lanjutan)
6. Menguraikan bahaya utama dan pencegahan yg diperlukan waktu mengerjakan pateri. 7. Membubuhkan timah besi solder dan membuat smbungan pateri lunak. 8. Menguraikan proses sambungan pateri. 9. Menjelaskan perlunya bubuk flux, penerapan dan pembuangannya. 10. Menguraikan perbedaan dan penggunaan antara bubuk flux pasif dan aktif. 11. Menguraikan perbadaan dan penggunaan (termasuk perkiraan suhu lumer) antara. Pateri plumber Pateri tinmar

Ref

Buku Baku Kepustakan

Alat bantu Mengajar

T2 p. 6

T1 Ch. 4.5 T2 p. 37 T1 Ch.4.6

PATERI KERAS
12. Menjelaskan alasan untuk pateri keras 13. Menyebutkan nama nama metal yang disambung dengan : Pateri perak Pateri tembaga Las kuningan 14. Membuat daftar proses yang harus diikuti, menyebutkan suhu lumer, waktu : Pateri perak Pateri tembaga Las kuningan 15. Membuat sambungan pateri lunak dan keras T2 p. 38 T1 Ch. 4.7 Ch. 4.7

T2 p. 38

Tujuan Belajar
D. Sambungan mengikat sendiri (Self secured ) (4 jam )
1. Membuat sketsa tahap tahap pembuatan sambungan mengikat sendiri. 2. Membuat sambungan mengikat sendiri.

Ref Buku Baku IMO Kepustakaan

Alat bantu Mengajar

T2 p. 44

Al p. 23

E. Keselamatan dan Kesehatan sewaktu mengelas (3 jam)


1. Membuat daftar pakaian pelindung yang akan dipakai waktu mengelas dibangku. 2. Menyebutkan bahwa pelindung tambahan diperlukan waku mengelas dibangku. 3. Membuat daftar hal hal yang diperlukan untuk melindungi orang lain waktu mengelas. 4. Menjelaskan dangan singkat tindak pencegahan yang berkaitan dengan pengelasan gas. 5. Menguraikan pengaruh radiasi pengelasan terhadap mata dan kulit. 6. Menguraikan bahaya asap / uap dari pengelasan dan bagaimana menanganinya. 7. Menguraikan prinsip prinsip tindak pencegahan yang harus diambil waktu mengelas atau waktu melakukan proses pemanasan serupa ditangki yang mengandung bahan yang mudah terbakar. 8. Membuat daftar tindak pencegahan waktu bekerja diruang terbatas atau sempit. 9. Membuat daftar tindak pencegahan dan hal hal yang harus diperhatikan waktu menangani dan menyimpan silinder gas bertekanan, khususnya untuk acetelin dan oksigen. pp. 5 & 28 p. 4 p. 3 p. 2

Al p. 23

Tujuan belajar
F. Prinsip las busur listrik ( 3 jam )
1. Menjelaskan secar singkat baja berkarbon rendah, menengah dan tinggi yang cocok untuk las. 2. Membuat sketsa posisi relatif elektroda dan metal basa waktu mengalas busur listrik metalik secara manual. 3. Menyebutkan bahwa las listrik AC lebih umum dibanding las DC. 4. Membuat sketsa komponen komponen dan sirkit yang diperlukan untuk las busur. 5. Menguraikan bagaimana pembagian elektroda las. 6. Menguraikan tujuan pelapis elekroda . 7. Menjelaskan bagaimana cara menyimpan elektroda. 8. Menguraikan bagaimana elektroa yang lembab dapat diketahui. 9. Menjelaskan bagaimana cara mengaringkan elektrod yang lembab. 10. Membuat daftar alat alat yang biasa digunakan untuk pengelasan . 11. Menguraikan prinsip pengelasan pelindung gas busur metal ( metal ( arc gas shiled ). 12. Menguraikan prinsip pengelasan gas lembam tungsten.

Ref IMO

Buku Baku Kepuskakaan

Alat Bantu Mengajar

T2 p. 10

p. 21

A1 p. 23

T1 Ch. 4.8.3 T2 p. 22 p. 23

pp. 23 & 24 p. 24 p. 25 A1 p. 23

Prinsip pengalasan Gas ( 5 jam )


1. Menjelaskan prinsip dasar pengalasan gas. 2. Menguraikan secara singkat prinsip pokok pokok system tekanan rendah. 3. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan system tekanan tinggi. p. 27 4. Membua daftar campuran bahan bakar oksigen / udara. 5. Menguraikan nyala yang dihasilkan waktu menggunakan oksigen dan asetelin.

p. 26 A1 p. 23