Anda di halaman 1dari 2

Exported from https://www.google.

com/ Export date:Sun Aug 11 14:38:35 2013 / +0000 GMT ___________________________________________________ Title: Analisis Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Sayur Organik --------------------------------------------------<p style="text-align: center;">Tita Pradiptia, Rosihan Asmara, Budi Setiawan</p> <p style="text-align: justify;">Pertanian organik adalah teknik budidaya pertani an yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan-bahan kimia sinte tis. Tujuan utama pertanian organik adalah menyediakan produk-produk pertanian, terutama bahan pangan yang aman bagi kesehatan produsen dan konsumennya serta ti dak merusak lingkungan. Saat ini orang-orang semakin bijaksana dalam memilih bah an pangan yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Pangan yang sehat dan b ergizi tinggi dapat diproduksi dengan pertanian organik. Salah satu bahan pangan organik yang paling diminati oleh konsumen adalah sayuran organik. Kurnia Kitri Ayu Farm (KKAF) merupakan salah satu usahatani sayuran organik di Malang. Usaha tani ini baru berdiri empat tahun yang lalu, namun KKAF mampu menghasilkan produ k sayuran organik dengan mutu yang baik. KKAF mendistribusikan sebagian besar pr oduknya yaitu sebesar 90% ke wilayah Surabaya (Soejanto, 2008). Sayuran organik memang tergolong lebih mahal dibandingkan sayuran konvensional. Kesehatan adalah hal yang mahal, kita dapat mencegahnya dengan pola makan yang sehat yaitu mengk onsumsi bahan makanan yang alami. Semakin beragamnya produk sayuran organik yang ada di pasaran dapat menyebabkan keberagaman pula terhadap perilaku konsumen at as produk tersebut. Pada akhirnya, perilaku konsumen yang dipengaruhi oleh faktor budaya, sosial, psikologis, dan personal, akan berbeda pada tiap diri konsumen ( Sutisna, 2003)<br /> Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Menganalisis atribut-atribut yang menjadi pertimbangan konsumen dalam keputusan pembelian sayuran organik Baby O dan Vegg y O. (2) Menganalisis sikap konsumen terhadap keputusan pembelian pada produk sa yuran organik Baby O dan Veggy O. (3) Menganalisis pengaruh norma subjektif peri laku konsumen terhadap keputusan pembelian pada produk sayuran organik Baby O da n Veggy O.<br /> Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive) di empat sw alayan di Surabaya yaitu, Hypermart Royal Plaza, Papaya, Ranch Market 99 Galaxy Mall, dan Hokky Supermarket. Swalayan-swalayan tersebut dipilih karena Kurnia Ki tri Ayu Farm (KKAF) memasok sayuran organiknya di keempat swalayan tersebut. Met ode penentuan responden adalah accidental sampling dengan metode penentuan banya k sampel yang diambil didasarkan pada teknik Malhotra yakni jumlah sampel adalah 4 atau 5 kali variabel yang dianalisis sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 60 responden. Analisis data secara deskriptif berisi deskripsi karakt eristik responden serta bagaimana sikap konsumen terhadap produk sayuran organik Baby O dan Veggy O dengan menggunakan metode tabulasi sederhana berdasarkan met ode Multiciri Fishbein dan Theory of Reasoned Action. Metode secara kuantitatif menggunakan analisis untuk uji asosiasi dengan metode Cochran Q test, uji validi tas, dan uji reliabilitas. Analisis Model Sikap dan Perilaku menggunakan metode Multiciri Fishbein dan Theory of Reasoned Action.<br /> Hasil uji Cochran atribut yang ditawarkan ternyata dari keduabelas atribut terse but semuanya dipertimbangkan oleh konsumen yaitu harga, jenis, kesegaran produk, keutuhan, pengemasan produk, rasa, variasi produk, warna, ketersediaan produk, kerenyahan, kebersihan, dan label organik. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa untuk variabel kepercayaan (bi) dan evaluasi (ei) semua butir pertanyaan valid. Sehingga kemudian dapat digunakan dalam pengambilan data sebagai bahan analisis penelitian sikap berdasarkan Multiciri Fishbein. Untuk variabel keyakinan norma tif (NBj) dan motivasi (MCj) semua pertanyaan dinyatakan valid. Uji Reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh data yang dikumpulkan dari hasil kuisioner adalah rel iabel.<br /> Berdasarkan Model Sikap Multiciri Fishbein, rata-rata sikap responden terhadap p roduk sayuran organik Baby O dan Veggy O adalah netral yang menunjukkan bahwa ke sadaran konsumen atas atribut produk tidak tergolong tinggi ataupun rendah. Berd asarkan Model Theory of Reasoned Action, menunjukkan bahwa distribusi responden terbanyak pada produk sayuran organik Baby O dan Veggy O pada kelompok sikap mak

sud perilaku Ragu-ragu Untuk Membeli yakni sebanyak 28 responden atau sebesar 46,67% d ari total responden, sedangkan distribusi responden terkecil adalah pada kelompo k maksud perilaku Bermaksud Untuk membeli yakni sebanyak 12 orang atau sebesar 20% dar i total responden. Berdasarkan kedua metode tersebut dapat ditarik kesimpulan ba hwa sikap positif tidak selalu diikuti dengan tindakan membeli, begitu juga seba liknya tidak semua sikap negatif selalu diikuti dengan penolakan terhadap suatu produk. Hal tersebut bisa terjadi karena dalam mengambil keputusan pembelian, re sponden tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internalnya (sikap) tetapi juga dipe ngaruhi oleh faktor eksternal diluar produk tersebut yaitu norma subjektif.<br / > Dari hasil penelitian, secara keseluruhan rata-rata norma subjektif mempengaruhi perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian pada produk sayuran organik prod uksi KKAF. Namun, dari hasil perhitungan didapatkan bahwa nilai W1 adalah sebesa r 0,30 sedangkan nilai W2 adalah sebesar 0,70. Hal ini berarti kecenderungan sik ap maksud perilaku membeli ataupun mengkonsumsi produk sayuran organik produksi KKAF pada keseluruhan responden adalah lebih dikarenakan faktor pengaruh orang l ain (norma subjektif atau SN) dibandingkan kepercayaan (bi) dan evaluasi (ei) re sponden (sikap terhadap perilaku atau AB).</p> <p style="text-align: justify;">Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyaranka n bagi KKAF untuk memberikan perhatian lebih pada peningkatan kualitas atribut p roduk yang dipentingkan konsumen dan bagi pihak pemasar untuk meningkatkan kuali tas promosi dengan melalui pendekatan pada keluarga karena keluarga memilki peng aruh yang lebih dominan dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.[<a titl e="rosihan" href="http://rosihan.web.id/" target="_blank">ros</a>]</p> ---------------------------------------------------