Anda di halaman 1dari 3

Penyakit yang disebabkan oleh gizi lebih

JANTUNG KORONER

Penyakit jantung terganas adalah jantung koroner yang dapat menyebabkan serangan jantung
hingga kematian mendadak. Penyakit ini disebabkan oleh tersumbatnya sebagian atau seluruh
pembuluh darah jantung (arteri koroner) yang bertugas mengalirkan darah dan menyuplai energi
ke otot jantung. Penyumbatan tersebut mengganggu kerja jantung sebagai pemompa darah.
Gejala penyakit jantung antara lain: nyeri, sesak nafas, palpitasi ( Jantung berdebar-debar),
pusing dan pingsan. Penyebab penyakit jantung adalah merokok, kolesterol tinggi, tekanan
darah tinggi, tidak melakukan olahraga (exercice),dan kelebihan berat badan. Mengurangi
resiko terkena penyakit jantung antara lain adalah dengan tidak merokok, mengurangi makanan
yang mengandung lemak, mengkonsumsi buah, sayuran, roti, dan sereal, mempertahankan berat
badan normal.

Tujuan dilakukannya diet jantung adalah memberikan makanan sesuai kebutuhan tanpa
memberatkan kerja jantung, dan menurunkan berat badan bila terlalu gemuk.
Jenis diet jantung:
• Diet jantung II, diberikan dalam bentuk makanan saring atau lunak
• Diet jantung III, diberikan dalam bentuk makanan lunak atau biasa
• Diet jantung IV, diberikan dalam bentuk makanan bisa

Bahan makanan yang boleh diberikan:


• Roti tawar, gandum, tepung jagung, nasi, sagu, tapioka, pasta, mie, dan soun
• Daging sapi, ayam (rendah/tanpa lemak), ikan, telur, susu rendah lemak dalam jumlah yang
ditentukan
• Sayuran yang tidak mengandung gas, seperti bayam, kangkung, kacang panjang, buncis,
tomat, dan wortel
• Semua buah-buahan segar, seperti pisang, pepaya, jeruk, apel, melon

Bahan makanan yang tidak boleh diberikan:

• Makanan yang mengandung gas, alkohol, seperti ubi, singkong, tape singkong, dan tape
ketan, daging sapi, dan ayam berlemak: gajih, sosis, ham, hati, limpa, babat, otak,
kepiting, kerang, keju, dan susu.

• Semua sayuran yang mengandung gas seperti kol, kembang kol, lobak, sawi, dan nangka
muda.

1
Cara menangani orang pingsan
Meraka yang pernah pingsan, pasti iangat bahwa sebelum pingsan mereka merasa takut,
gemetar yang diikuti dengan sensasi lingkungan sekitar terasa berputar-putar. Selain itu mata
mungkin berasa berkunang-kunang. Setelah itu Anda merasa berkeringat dingin, wajah berubah
pucat dan akhirnya Anda terjerambab ke tanah. Anda atau mereka para korban pngsan mungkin
tidak sadar selama beberapa detik atau sampai setengah jam. Sebabnya adalah pengurangnya
aliran darah ke otak yang terjadi tiba-tiba. Pengurangan ini terjadi karena stres emosional, sakit
fisik, perubahan posisi tubuh secara tiba-tiba, seperti berdiri terlalu cepat (hipotensipostular),
rendahnya kadar gula darah, gangguan detak jantung atau serangan jantung.

Ini hal-hal ”yang seyogyanya” dan ”tidak boleh” dilakukan ketika seseorang pingsan.Yang
seyogyanya Anda lakukan :

• Menangkap tubuh korban sebelum jatuh ketanah.


• Merebahkannya pada posisi horisontal, dengan letak kepala lebih rendah dibanding
tingkat jantung dan tangan diatas untuk mempompa aliran darah ke otak. (jika sikorban
bisa ditelentangkan sebelum jatuh, dia mungkin tidak sampai kehilangan kesadaran).
• Mengubah posisi kepala ke arah samping, sehingga lidah tidak tertarik ke tenggorokan.
• Mengendorkan semua pakaiannya.
• Memberikan handuk basah dan dingin pada wajah atau leher si korban.
• Menjaga si korban tetap hangat, khususnya jika keadaan sekitar dingin.

Yang tidak boleh dilakukan.

• Mengguncang-guncang atau menepuk-nepuk seseorang yang baru saja pingsan.


• Memberi apapun pada korban untuk diminum, bahkan air putih sekalipun.
• Mencoba mengangkat atau membangunkan korban pingsan sebelum indera fisiknya pulih
kembali, dan tetap awaasi untuk memastikan bahwa dia tidak akan pingsan lagi.

Jika Anda mudah sekali jatuh pingsan, tanyakan pada diri sendiri apa sebab-sebabnya.
Penyebab umum pingsan (yang tidak ada kaitannya dengan penyakit) adalah berada di ruangan
panas yang ramai, atau bila perut kosong, atau ketika Anda sakit atau setelah kecelakaan.
Kondisi fisik yang lemah bisa membuat Anda sering pingsan.

Kalau Anda menggigil kedinginan dan merasa ruangan berputar-putar selagi berdiri atau setelah
berdiri terlalu lama dalam satu posisi, anda mengalami hipotensi postural. Untuk mencegah agar
hal ini tidak terjadi, cobalah berdiri dari posisi duduk atau berbaring (hitunglah sampai 60) dan
jangan berdiri dalam waktu yang lama. Juga, periksalah obat Anda. Obat tekanan darah
meningkatkan resiko (hipotensipostular) dan mungkin obat Anda bperlu di ganti. Atau bisa
memakai stoking elastis untuk meningkatkan aliran darah dari anggota tubuh bagian bawah dan
membantu mencegah terjadinya pingsan.

2
Jangan panik dulu kalau Anda mengalami berak darah
Banyak orang takut kalau melihat darah. Belum lagi kalau darah itu berasal dari
badannya sendiri. Apalagi terjadi secara mendadak terasa tanpa penyebab sebelumnya,
darahnya darah segar, mengucurnya deras… banyaaak lagi! Jika itu anda alami untuk pertama
kalinya ketika anda buang hajat di toilet, wah..wah… yakin deh, anda pasti kaget!

Tapi jangan panik dulu! Anda sebaiknya tahu apa yang terjadi pada diri anda. Dari mana
darah itu berasal, sudah seberapa parahkah, apa yang perlu anda lakukan dan apa yang kira-kira
dokter bisa lakukan untuk menolong anda serta yang paling penting bisakah itu dihilangkan
atau disembuhkan. Berak darah bisa berasal dari hal yang sepele, cuma luka kecil di anus
sampai hal yang berat seperti kanker yang membuat kesempatan anda untuk hidup sudah bisa
diprediksi…

Dari warna darah dan kenceng kucurannya bisa ditentukan dari bagian mana darah itu
berasal. Jika darah yang keluar merah segar, tidak bercampur dengan tinja apalagi kucurannya
kencang dapat dipastikan asalnya tidak jauh dari permukaan anus yang penyebabnya karena
pembuluh darah yang pecah dan kebanyakan itu bersumber dari hemoroid atau wasir. Secara
logika dapat kita perkirakan kalau darah itu menetes dan menyusul setelah keluarnya satu
faeces yang keras. Lain halnya perdarahan yang bermula dari usus besar di bagian pangkal,
akan hanya tampak faeces yang kehitaman. Atau darah kehitaman dengan bau yang sangat amis
bisa diduga akibat perdarahan yang terjadi di lambung atau usus halus.

Lalu, bagaimana tahu hal itu secara pasti. Di dunia kedokteran ada beberapa tool atau alat
bantu untuk mendeteksi sumber perdarahan tersebut, letak, bentuk bahkan sekalian mengetahui
kandungan sel-selnya melalui jalan biopsi. Pemeriksaan penunjang itu adalah endoscopy berupa
sigmoidoscopy, colonoscopy atau ada juga yang kurang invasive seperti ct scan cyclical
multislice.

Apa saja penyakit yang memungkinkan gejala berak darah ini? Tentu di samping keluhan
pasien, seorang dokter mengarahkan perkiraan ini berdasarkan juga data yang lain, seperti pola
buang air besar sebelumnya, ada tidaknya rasa nyeri, usia, turunan dan keadaan fisik lainnya.
Jika belum yakin kelainannya apa, barulah dibutuhkan pemeriksaan penunjang seperti di atas.
Tidak kurang dari 80% kasus berak darah yang berasal dari anus pada orang dewasa berasal dari
hemoroid. Kemungkinan lain adalah infeksi, divertichel, polips, ulcus dan lain-lain. Jika
kejadiannya pada orang tua harus dipertimbangkan kemungkinan suatu keganasan atau kanker
usus.

Copyright by. All website contact person . ghizoyns@rocketmail.com

home_gzoy@yahoo.com

http://ghizoy.blogspot.com