Anda di halaman 1dari 6

BAB

IV

PENULANGAN
4.01. BAJA UNTUK PENULANGAN - Baja tulangan untuk beton haruslah dari jenis mild steel bulat atau high yield steel yang bergerigi (deformed high yield steel bars). − Besi untuk tulangan beton yang akan digunakan dalam pekerjaan ini adalah baja dengan mutu U-32(minimum yield-stess 3200 kg/cm 2) dengan diameter pengenal seperti ditetapkan pada gambar kerja. − Untuk baja tulangan dengan diameter lebih besar dari atau sama dengan 16 mm, harus dari jenis baja ulir (deformed bar) U-39 sedangkan diameter yang lebih kecil dapat dipakai baja polos U-32. 4.02. SERTIFIKAT UJI DARI PABRIK PEMBUAT - Kontraktor harus memperoleh sertifikat uji dari pabrik pembuat baja tulangan, Pengawas. - Sertifikat uji tersebut harus menyatakan bahwa bahan tersebut telah diadakan pengujian dan tebal sesuai dengan persyaratan yang mengacu kepada standar yang relevan. - Direksi pengawas mewajibkan kontraktor untuk terlebih dahulu menguji / mengecek strain. - Bahan yang gagal memenuhi persyaratan dalam test, seluruhnya ditolak atau sebagai alternatif lain bila Direksi Pengawas memerintahkan untuk digunakan hanya terbatas pada bagian-bagian tertentu dari struktur saja. - Hal lain diluar ketentuan diatas, mengikuti ketentuan yang ada pada PBI 1971 NI - 2 Bab 3.7 atau SKBI 1988 Bab 3.5 . 4.03. PEMASOKAN - Semua baja untuk tulangan yang dipasok ke lapangan harus diikat berbentuk bundel yang masing-masing terdiri dari batang baja dengan diameter dan panjang yang sama dan masing-masing diberi label yang bahan-bahan baja yang akan digunakan dalam struktur, minimal 3 periode masing-masing 3 benda uji. Jenis test adalah stress dan kawat pengikat dan menyampaikan kepada Direksi

B - IV - 1

4.Semua pembengkokan tulangan dilaksanakan dalam keadaan dingin.Pengelasan batang baja hanya dilaksanakan seperti yang ditunjukkan dalam gambar dan harus disetujui oleh Direksi Pengawas. atau dipersyaratkan atau atas petunjuk Direksi Pengawas. .IV . diameter dan panjang dari baja tulangan tersebut. dan harus terlindung agar tidak terjadi proses korosi. atau diijinkan oleh Tenaga Ahli.Tulangan yang sebagian sudah tertanam didalam beton tidak boleh dibengkokkan dilapangan. .04. . pelan-pelan dengan tekanan tetap atau dengan peralatan mesin dan tidak boleh dipanaskan sebelum ada persetujuan dari Direksi Pengawas.Penyimpanan baja tulangan harus sedemikian rupa untuk menghindari terjadinya distorsi pada tulangan. . . Waktu pelaksanaan tidak dapat diperpanjang dengan adanya bahan-bahan baja yang belum diterima dan tidak ada pembayaran ekstra sebagai biaya tambahan untuk perantaraan dalam mensupply baja tersebut.Batang baja yang dibengkok salah hanya akan digunakan bila alat untuk meluruskan dan membengkok kembali adalah alat yang tidak akan melukai bahan-bahan itu dan hanya Direksi Pengawas yang akan memutuskan apakah cara-cara yang digunakan bisa diterima dan apakah pembengkokan kembali batang baja itu bisa dipakai pada pekerjaan permanen.jelas yang menyatakan jumlah.2 . 4.Pembengkokan tulangan dilaksanakan sebelum tulangan di sand blasting. PEMBENGKOKAN TULANGAN .Semua batang baja untuk tulangan harus disimpan diatas penyangga dari kayu atau beton pada ketinggian yang cukup agar tidak menempel pada tanah. B . PENYIMPANAN (STORAGE) . .Ujung dari batang baja dibentuk bengkok melengkung atau siku-siku sesuai yang ditunjukkan pada gambar. Harga penawaran harus didasarkan pada harga-harga dimana dapat dijamin sumber supply yang kontinyu.Tidak ada pembengkokan batang baja yang akan dipakai pada pekerjaan tanpa lebih dulu ada persetujuan Direksi Pengawas.Kontraktor bertanggung jawab dalam mencari / mensupply bahan-bahan baja. .05. kecuali seperti yang ditentukan pada gambar rencana. .

cara erection (pengangkatan) dan lain-lain.Gambar kerja harus memuat detail-detail seperti tipe.4. dan panjang batang dan semua yang berhubungan dengan batang dan alat pengikat lainnya. dibengkok sesuai dengan standar BS 4. . . 4. . .Hubungan.66. dan kontraktor yang akan bertanggung-jawab akan kebenaran B .IV .Jumlah. tidak boleh diadakan perubahan gambar lagi kecuali dengan persetujuan Direksi Pengawas. kecuali diberikan catatan pada daftar tersebut.Setelah mendapat persetujuan. . . kecuali yang : dasar-dasar perhitungan.Kontraktor boleh mengajukan alternatif detail-detail sambungan dengan menyertakan perhitungan yang diperlukan dan akan dipertimbangkan oleh Direksi pengawas. mengikuti ketentuan yang ada pada PBI 1971 .Gambar kerja yang perlu dibuat antara lain detail-detail sambungan.Daftar pembengkokan batang baja harus Pengawas. panjang dan detil pembengkokan baja tulangan yang tercantum pada daftar pembengkokan. sengkang dan batang baja yang lain. GAMBAR KERJA (SHOP DRAWINGS) .Gambar kerja (Shop Drawings) harus mengacu pada gambar rencana dan mencantumkan semua informasi lengkap antara lain rencana dan semua penjelasan di lapangan. . . sambungan-sambungan yang tidak tercantum dalam gambar diteliti oleh Kontraktor.Kontraktor harus menyiapkan gambar kerja menyeluruh untuk struktur dalam 3 copy kepada Direksi Pengawas.Hal lain diluar ketentuan diatas. dalam segala hal haruslah pekerjaan dalam segala segi.2 Bab 5. gambar kerja harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Direksi Pengawas. Sebelum memulai pelaksanaan pekerjaan.3 dan 5..Gambar kerja harus mencantumkan semua informasi walaupun tidak tercantum dalam gambar rencana. .3 . jarak.NI .Sedapat mungkin dihindarkan ditetapkan dalam gambar.Setiap penyimpangan antara gambar dan daftar pembengkokan haruslah dilaporkan kepada Direksi Pengawas untuk memperoleh keputusan. simpai (kait/hook). .06.Skala yang dipakai untuk gambar kerja adalah : pengelasan dilapangan. diberikan kepada Direksi . .4.

− Tahu . − Jarak horizontal antara batang-batang yang digabung itu tidak kurang dari yang terbesar diantara syarat-syarat berikut ini: 1. bila diameternya tidak sama. bahwa tulangan-tulangan diletakkan dengan benar dalam setiap hal serta digantung atau ditopang dengan alat yang disetujui dalam cetakan untuk menahan pelesakan sebelum dan selama pembetonan. lembaran harus disambung sekurang-kurangnya dua lebar mata anyaman. seperti ditunjukkan pada gambar harus dipenuhi. sehingga ujung-ujung kawat harus dibengkokkan kedalam agar tidak keluar dari permukaan beton atau tertanam diselimut beton.4 .. 3. B .Denah dan potongan tidak kurang dari 1:10 . 2. − Dimana dipersyaratkan dengan tulangan serat baja (steel fabric reinforcement). dan digabungkan serat-seratnya. Ukuran nominal maksimum dari agregat kasar yang dipakai untuk campuran beton. kecuali diberi petunjuk lain oleh Direksi Pengawas. Diameter batang tulangan yang besar. sehingga membentuk sebuah sangkar. bentuk dan posisi dari semua tulangan harus mengacu kepada gambar kerja. − Semua batang tulangan harus diikat dengan kawat beton sedemikian.07. − Batang baja biasanya harus memenuhi panjang yang ditentukan. Tulangan-tulangan harus dijaga jangan sampai keluar dari permukaan beton. − Kontraktor harus memperhatikan. Diameter batang-batang tulangan bila diameternya sama. penggunaan potongan baja atau kayu untuk maksud tersebut dibawah maupun disamping dari cetakan tidak diperkenankan. mereka memegang atau menopang tulangan.IV . PEMASANGAN TULANGAN − Jumlah.Detail potongan & sambungan tidak kurang dari 1:5. pengelasan batang baja utama tidak diperkenankan kecuali di-tunjukkan dalam gambar.tahu beton dengan ukuran tertentu terdiri dari campuran 1 PC :2 pasir dipakai untuk pemisah antara tulangan dan bagian sisi dan bawah cetakan agar selimut beton yang dipersyaratkan terjaga jaraknya dari permukaan beton. 4. ukuran. dan jarak yang dipersyaratkan untuk tulangan terhadap permukaan beton. − Letak sengkang dan jaraknya pada tulangan utama harus dijaga dengan ketat. − Baja tulangan harus dianyam sedemikian rupa.

5. − Harus diperhatikan dan diusahakan menghindari setiap penggeseran atau pelengkungan dari tulangan-tulangan yang diletakkan sebelum pembetonan.PERUBAHAN DAN TAMBAHAN Perubahan-perubahan pada bagian-bagian atau tambahan pada detail. − Kontraktor harus bertanggung jawab atas semua kesalahan-kesalahan dalam detail pembuatan dan pemasangan yang tidak sempurna .NI .2 Bab 5. − Khusus untuk konstruksi dekat dengan air laut. − Hal lain diluar ketentuan diatas. dipakai tali nylon untuk pengikat tahu-tahu beton. 4. 7.Blasting cleaned mengacu pada standart Swedia SIS. . mengikuti ketentuan yang ada pada PBI 1971 . termasuk cetakannya harus bersih. kerak besar. − Semua tulangan harus dibersihkan dengan cara sand blasting sebelum diadakan pengecoran.7 4. 05. 4. keduanya beserta alasannya harus diberikan dan disertai gambar kerja untuk disetujui Direksi Pengawas .09.9 tahun 1967. 7. . 4. . Perubahan-perubahan yang telah disetujui harus dikoordinasikan oleh kontraktor dan dilaksanakan tanpa penambahan biaya.5 . PERUBAHAN .5 .5 .Pembersihan tulangan sebelum pengecoran harus memakai sistem “sand blasting” seperti yang dipersyaratkan dan disetujui oleh Direksi Pengawas. SELIMUT BETON Selimut beton diukur terhadap tepi luar tulangan terluar seperti yang ditunjukkan pada gambar.Semua baja tulangan harus bebas dari karat.5.6 .6 atau SKBI 1988 Bab 7.− Bahan-bahan lain untuk tahu-tahu beton tidak diijinkan.08.10.11. Toleransi hanya diberikan maksimum 4 mm. BAJA TULANGAN HARUS BERSIH . PERSETUJUAN Kontraktor harus mendapat persetujuan tertulis dari Direksi Pengawas mengenai penulangan yang telah selesai dipasang pada cetakan sebelum pengecoran beton. minyak pelumas atau segala zat pelapis bukan logam yang dapat mengurangi kapasitas lekatan.IV . baja tulangan harus dibersihkan dari semua bahan yang disebutkan diatas. B .Sebelum pengecoran beton.

IV .12. TANGGUNG JAWAB ATAS KESALAHAN-KESALAHAN Kontraktor harus bertanggung jawab atas semua kesalahan-kesalahan dalam detail pembuatan dan pemasangan yang tidak sempurna dari bagian-bagian struktur. 4.6 .13.4. GAMBAR JADI (AS-BUILT DRAWINGS) Kontraktor harus membuat dan menyerahkan As-Built Drawings sebanyak 3 copy dan 1 asli (kalkir) pada saat akhir pekerjaan untuk dokumentasi Direksi Pengawas Pengawas. serta sudah harus mendapatkan persetujuan dari Direksi B .