Anda di halaman 1dari 1

Trauma Tembus Orbita : Studi Kasus

Ahmad Sobari,Syaiful Saanin Pendahuluan. Trauma tembus orbita dapat disebabkan oleh tusukan benda tajam, proyektil peluru atau sebab lain dengan berbagai mekanisme trauma. Usia anak menempati 8-14 % dari keseluruhan angka kejadian trauma tembus orbita. Laki-laki lebih sering daripada wanita dengan perbandingan 4:1. Studi Kasus.Seorang anak laki-laki usia 8 tahun dating dengan mata kiri tusuk obeng besi sejak 1 jam sebelum masuk RS. Pada pemeriksaan fisik ditemukan benda asing berupa obeng besi tertancap di region orbita sinistra. Perdarahan aktif. Hasil.Telah dilakukan craniektomi dan ekstraksi benda asing. Pasien dirawatdi HCU Bedah post operasi kemudian pindah ke ruang rawat bedah anak.Pasien pulang pada hari rawatan ke-5. Visus 6/6. Kesimpulan. Trauma tajam orbita dapat tertangani dengan penatalaksanaan sesuai prinsip ATLS dan tindakan deinitif yang tepat. Kata Kunci :Trauma Tembus Orbita