Anda di halaman 1dari 5

Perawatan dan Pemantauan Kondisi Transformator

December 8, 2009 by Williamzian Robin

Gb. Transformator pasangan luar Perawatan dan Pemantauan Kondisi Transformator, kalo bahasa inggrisnya:“Transformer Condition Monitoring and Maintenance”…(kerenkan…?!! Tapi kita harus bangga pada bahasa sendiri…ya nggak?). Artikel ini untuk melengkapi artikel-artikel sebelumnya tentang transformator alias transformer alias trafo (terserah, mana yang anda pakai, kalo saya lebih suka menyebutnya Tr). Dengan melakukan perawatan secara berkala dan pemantauan kondisi transformator pada saat beroperasi akan banyak keuntungan yang didapat, antara lain: • Meningkatkan keandalan dari transformator tersebut. • Memperpanjang masa pakai. • Jika masa pakai lebih panjang, maka secara otomatis akan dapat menghemat biaya penggantian unit transformator. Adapun langkah-langkah perawatan dari transformator, antara lain adalah: • Pemeriksaan berkala kualitas minyak isolasi. • Pemeriksaan/pengamatan berkala secara langsung (Visual Inspection) • Pemeriksaan-pemeriksaan secara teliti (overhauls) yang terjadwal.

yaitu: • On-load tap changer (OLTC) • Bushing • Insulator / penyekat • Gasket • Sistem saringan / filter minyak isolasi • Peralatan proteksi. – Valves atau katup-katup – relay – Alat-alat ukur dan indikator-indikator lainnya . “Komponen-Komponen Transformator”. tapi saya tampilkan sedikit mengenai komponen utamanya saja.Gambar 1.Perawatan Transformator Komponen-Komponen Utama Transformator untuk lebih jelasnya anda dapat membaca artikel sebelumnya.

kandungan air (water content). Pemeriksaan dan analisa minyak isolasi transformator. Pengamatan dan Pemeriksaan Langsung (Visual inspections) – Kondisi fisik transformator secara menyeluruh. antara lain: 1. neutralisation number. . Peta Potensi Gangguan didalam Transformator Pemeriksaan Kondisi Transformator Saat Beroperasi Pada saat transformator beroperasi ada beberapa pemeriksaan dan analisa yang harus dilakukan. Tan δ). DGA) – Analisa minyak isolasi secara menyeluruh (sekali setiap 10 tahun) • Pemeriksaan dan analisa kandungan gas terlarut (Dissolved gas analysis. untuk mencegah terjadinya:(partial) discharges. interfacial tension. furfural analysis dan kandungan katalisator negatif (inhibitor content) 2. saringan/filter dll. DGA). meliputi: – Tegangan tembus (breakdown voltage) – Analisa gas terlarut (dissolved gas analysis. meliputi: power factor (cf. • Pemeriksaan dan analisa minyak isolasi secara menyeluruh. relay. Kegagalan thermal (thermal faults).Peta Potensi Terjadinya Gangguan didalam Transformator Gambar 2. – Alat-alat ukur. Deteriorasi / pemburukan kertas isolasi/laminasi.

Karakteristik Akibat Kegagalan Gas Rentang Waktu Pemeriksaan dan Analisa Minyak isolasi Tabel 2. pengencangan kembali dan pengeringan. setiap 3 atau 6 tahun. – power transformer – bushings . rentang waktu pemeriksaan minyak isolasi Tindakan yang biasa dilakukan pada saat Pemeriksaan Teliti (Overhaul) 1. 3. 2. Analisa kimia – analisa kertas penyekat/laminasi (sekali setiap 10 tahun) 4.– Pemeriksaan dengan menggunakan sinar infra-merah (infrared monitoring). Perawatan dan pemeriksaan ringan (Minor overhaul). Pengujian listrik (Electrical Test) untuk peralatan. – pembersihan. – on-load tap changers – oil filtering dan vacuum treatment – relays dan auxiliary devices. Karakteristik Akibat Kegagalan Gas Tabel 1. Perawatan dan pemeriksaan teliti (Major overhaul) – Secara teknis setidaknya 1 kali selama masa pakai. setiap 2 tahun.

Frequency Responce Analysis. CH4. Pengujian yang dilakukan meliputi. • Perubahan kandungan gas H2. C2H4 dan C2H2 **)Kegagalan pada lilitan dapat diperbaiki dengan penggulungan ulang atau rewinding . CO. voltage tests Penyebab Hubung Singkat didalam Transformator.– Transformator ukur (measurement transformator) – breaker capacitors Pengujian listrik (electrical test) dilakukan setidaknya setiap 6 – 9 tahun. a. antara lain: • Gangguan hubung singkat antar lilitan karena rusaknya laminasi. PD-measurement c. Double measurements b. FRA d.