Anda di halaman 1dari 18

ASUHAN NEONATUS,BAYI DAN ANAK BALITA

MENINGOKEL DAN ENSEFALOKEL

Cacat bawaan adalah suatu kelainan/cacat yang dibawa sejak lahir baik fisik maupun mental. Cacat bawaan dapat disebabkan akibat kejadian sebelum kehamilan, selama kehamilan dan saat melahirkan atau masa perinatal.

Penyakit genetik adalah penyakit yang terjadi akibat cacat bahan keturunan pada saat sebelum dan sedang terjadi pembuahan. Penyakit genetik tidak selalu akibat pewarisan dan diwariskan, dapat pula terjadi mutasi secara spontan yang dipengaruhi oleh lingkungan.

Kelainan bawaan pada neonatus dapat terjadi pada berbagai organ tubuh. Diantaranya meningokel dan ensefalokel.

Meningokel dan ensefalokel merupakan kelainan bawaan di


mana terjadi pemburutan selaput otak dan isi kepala keluar melalui lubang pada tengkorak atau tulang belakang.

MENINGOKEL
Meningokel merupakan benjolan berbentuk kista di garis tulang belakang yang umumnya terdapat di daerah lumbo-sakral. Meningokel biasanya terdapat pada daerah servikal atau daerah torakal sebelah atas. Kantong hanya berisi selaput otak, sedangkan korda tetap dalam korda spinalis ( dalam durameter tidak terdapat saraf).

ETIOLOGI Penyebab terjadinya meningokel dan ensephalokel adalah karena

adanya defek pada penutupan spina bifida yang berhubungan


dengan pertumbuhan yang tidak normal dari korda spinalis atau penutupnya, biasanya terletak di garis tengah.

GEJALA Gejalanya tergantung kepada letak anatomis dari spina bifida.Kebanyakan terjadi dipunggung bagian bawah,yaitu daerah lumbal atau sakral karena

penutupan vertebra dibagian ini terjadi paling akhir.


Beberapa anak memiliki gejala ringan atau tanpa gejala, sedangkan yang

lainnya mengalami kelumpuhan pada daerah yang dipersarafi oleh korda spinalis maupun akar saraf yang terkena.

Terdapat tiga jenis spina bifida, yaitu : Spina bifida okulta Meningokel Mielokel

DIAGNOSIS Diagnosis spina bifida, termasuk meningokel ditegakkan

berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Dilakukan USG yang biasanya dapat menemukan adanya spina bifida. Kadangkadang dilakukan amniosentesis (analisa cairan ketuban).

PENCEGAHAN Risiko terjadinya spina bifida bisa dikurangi dengan mengkonsumsi asam folat. Kekurangan asam folat pada seorang wanita harus dikoreksi sebelum wanita tersebut hamil, karena kelainan ini terjadi sangat dini.

ENSEFALOKEL
Ensephalokel adalah suatu kelainan tabung saraf yang ditandai dengan adanya penonjolan meningens (selaput otak) dan otak yang

berbentuk seperti kantung melalui suatu lubang pada tulang


tengkorak serta ditutupi kulit. Terbanyak di daerah oksipital. Ensefalokel terjadi akibat kegagalan menutupnya pembuluh

saraf selama perkembangan janin di awal kehamilan.

ETIOLOGI Ensefalokel disebabkan oleh kegagalan penutupan tabung saraf selama perkembangan janin. Kegagalan penutupan tabung saraf ini disebabkan oleh gangguan pembentukan tulang kranium saat dalam uterus. Ensefalokel disebabkan oleh defek tulang kepala, biasanya terjadi dibagian occipitalis, kadang kadang juga dibagian nasal, frontal, atau parietal.

GEJALA Gejala dari ensefalokel, antara lain berupa hidrosefalus, kelumpuahn keempat anggota gerak (kuadriplegia spastik), gangguan perkembangan. Ensefalokel seringkali disertai denga kelainan kraniofasial atau kelainan otak lainnya.

DIAGNOSIS Luasnya defek dan besarnya herniasi jaringan otak akan menentukan prognosis enchephalus. Enchephalocele mudah dideteksi dengan USG bila defek tulang kepala cukup besar, apalagi bila sudah disertai herniasi.

PENCEGAHAN Bagi ibu yang berencana hamil, ada baiknya mempersiapkan jauh jauh hari. Misalnya, mengonsumsi makanan bergizi serta menambah supfemen yang mengandung asam folat. Biasanya dilakukan pembedahan untuk mengembalikan jaringan otak yang menonjol ke dalam tulang tengkorak, membuang kantung dan memperbaiki kelainan kraniofasial yang terjadi.

PENANGANAN 1. Penanganan pra bedah 2. Pembedahan medula spinalis yang terpapar 3. Perawatan pasca bedah

TERIMA KASIH