Anda di halaman 1dari 54

REFERAT PENGARUH RADIASI KOMPUTER PADA KESEHATAN MATA

disusun untuk memenuhi tugas kepaniteraan klinik madya LAB/SMF Ilmu Kesehatan Mata RSD dr. Soebandi Jember

Pembimbing : dr. Bagas Kumoro, Sp. M

Oleh : Yuyun Mawaddatur Rohmah (082011101034)

LAB/SMF ILMU KESEHATAN MATA RSD. DR SOEBANDI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JEMBER
1

2013 DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL.....i HALAMAN JUDUL........ii DAFTAR ISI..........iii DAFTAR GAMBAR............... iv BAB 1. PENDAHULUAN.. 1 BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA. 4 2.1. Tinjauan Pustaka Tentang Komputer 4 2.2. Tinjauan Pustaka Tentang Mata .. 8 12

2.3. Tinjauan Tentang Gangguan Kesehatan mata... BAB 3. KESIMPULAN

. 46

DAFTAR PUSTAKA.... 49

DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Perangkat Komputer .......... 6 Gambar 2.2 Sistem Saluran Air Mata ........... 10 Gambar 2.3 Anatomi Mata ....... 11 Gambar 2.4 Gejala Yang Timbul Akibar Radiasi Komputer Pada Mata......44 Gambar 2.5 Posisi Saat Bekerja Di Depan Komputer...............45

BAB 1. PENDAHULUAN Sekarang ini media elektronik sudah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, salah satunya adalah komputer, laptop, notebook dan sejenis lainnya. Perkembangan ilmu komputer yang sangat pesat diiringi dengan meningkatnya pemakaian komputer ditengah masyarakat. Kemampuan komputer dalam berbagai hal telah banyak membantu seseorang dalam mengerjakan tugas. Lamanya pengoprasian komputer berbeda antara seorang pelajar dengan seorang pekerja kantor juga dengan seorang operator komputer. Komputer kini telah banyak digunakan oleh masyarakat umum, baik di perkantoran maupun di perumahan. Karena dianggap dapat memudahkan suatu perkerjaan. Komputer juga banyak dipakai oleh berbagai profesi, seperti desainer, pengajar, akuntan, fotografer, dan masih banyak lagi. Karena dianggap komputer memiliki multi fungsi1. Namun dibalik keserbagunaannya, komputer juga dapat merusak kesehatan kita, terutama mata. Karena radiasi yang dikeluarkan oleh monitor atau komputer itulah yang dapat mengganggu kesehatan mata. Seiring dengan perkembangan teknologi, radiasi komputer pun dapat diminimalis. Dahulu layar monitor komputer berbentuk seperti balok, sangat besar dan radiasi yang dihasilkan juga cukup besar. Namun sekarang layar monitor sudah ramping dan radiasinya pun sudah semakin kecil, atau sering disebut dengan layar LCD. Berdasarkan penelitian tingkat pancaran gelombang elektromagnet terhadap kesehatan, disarankan agar tidak menempatkan peralatan elektronik rumah tangga terlalu memusat, terutama TV, komputer dan kulkas yang sebaiknya tidak dipusatkan dalam satu ruang atau saling berdekatan karena bisa meningkatkan dosis radiasi dalam jumlah yang berlebihan. Untuk itu posisi peletakan komputer dalam tata ruang sangat penting. Bagian belakang layar komputer jangan sampai menghadap orang lain, karena radiasi komputer paling besar ada di belakang layar, sedangkan didepan layar memiliki tingkat radiasi paling rendah. 9
4

Pada prinsipnya teknologi ini berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia agar dalam kehidupannya dapat lebih mudah berkomunikasi ataupun melakukan sesuatu. Namun dari segala efek positif yang diterima oleh manusia terdapat pula berbagai efek negatif, baik secara fisik dan mental. 9 Kemajuan teknologi saat ini sangat berkembang pesat dan membantu manusia untuk berinteraksi satu sama lain, tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu. Kemudahan yang diberikan oleh teknologi tersebut mencakup banyak hal serta menambah berbagai aspek kehidupan, mulai dari bisnis hingga pendidikan. Pada prinsipprinsip teknologi ini berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia agar dalam kehidupannya dapat lebih mudah berkomunikasi ataupun melakukan sesuatu. Namun dari segala efek positif yang diterima oleh manusia terdapat pula berbagai efek negatif, baik secara fisik dan mental. 1 Teknologi memang tak bisa terlepas dari dampaknya terhadap kesehatan. Ada yang baik dan ada yang buruk, dan masih banyak juga faktor lain yang mempengaruhinya. Penggunaan komputer sendiri di masa sekarang kian menjamur, baik di kantor-kantor hingga menambah dunia pendidikan bahkan rumah-rumah pribadi. Berbicara mengenai radiasi agaknya masih terlampau jauh karena beberapa penelitian yang sudah dilakukan para ahli belum memberikan bukti-bukti jelas untuk terlalu takut akan hal ini, dan sejauh ini sebagian besar riset membuktikan bahwa radiasi dari monitor komputer masih berada dalam batas yang aman-aman saja bila penggunaannya tidak terlalu berlebihan. Namun yang paling sering terdeteksi adalah adanya gangguan yang berhubungan dengan mata seperti mata lelah, pegal, mata kering, kesulitan menangkap objek hingga kepala yang bisa disebabkan akibat gangguan tersebut. 5 Mata merupakan salah satu organ tubuh yang amat vital bagi manusia untuk penglihatan yang mendeteksi cahaya. Eye floaters atau gangguan mata adalah endapan atau kondensasi (pengembunan). Mata merupakan organ tubuh yang paling mudah mengalami penyakit akibat kerja, karena terlalu sering memfokuskan bola mata ke layar monitor. Tampilan layar monitor yang terlalu terang dengan warna yang panas seperti warna merah kuning, ungu, orange, akan lebih mempercepat kelelahan pada mata. Selain dari itu, pantulan cahaya pada
5

sebagainya, akan menambah beban mata. Pemakaian layar monitor komputer yang tidak ergonomis dapat menyebabkan keluhan pada mata. 9 Pengaruh monitor terhadap kesehatan mata, masih menjadi perdebatan. Pemakaian video display unit (VDU) pada umumnya mengeluhkan tekanan pada mata, nyeri otot, leher, sakit pundak dan pinggang. Berdasarkan hasil penelitian, 77% para pemakai layar komputer akan mengalami keluhan pada mata, mulai dari rasa pegal dan nyeri pada mata, mata merah, mata berair, sampai pada iritasi mata bahkan kemungkinan katarak mata, tapi berdasarkan penelitian di Inggris, tidak ada kerusakan permanen diterima dari sumber lain.1 Berdasarkan data yang diperoleh dari Kantor Pemerintah Daerah diperoleh hasil bahwa, jumlah Staf sebanyak 1037 orang, jumlah komputer 56 unit, jumlah operator komputer 56 orang. Dan berdasarkan wawancara langsung yang dilakukan pada saat pengambilan data awal mayoritas dari pengguna komputer mengatakan bahwa ketika berada di depan komputer dengan waktu yang cukup lama mereka mengalami kelelahan mata, mata berair, perih dan tegang pada otototot mata. 5

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Tentang Komputer Sejarah komputer berawal pada tahun 1940, yaitu diciptakannya komputer elektronik pertama di dunia yang dikenal dengan nama ABC (Atanasoff and Berry Computer) yang di ambil dari nama penciptanya. Pada dekade yang sama, Dr.John W. Mauchly bekerja sama dengan J. Presper Eckert,Jr. Menciptakan komputer yang dikenal dengan nama ENIAC (Elektronic Numerical Integrator Analyzer computer). Alat ini diciptakan untuk menghitung tabel-tabel lintasan peluru untuk tentara amerika serikat. 21 Komputer yang diciptakan pada masa ini disebut sebagian komputer generasi pertama. Pada masa ini, komputer menggunakan tabung- tabung hampa udara sebagai penguat sinyal. Tabung-tabung hampa udara terbuat dari bahan kaca sehingga mempunyai kelemahan mudah pecah dan mudah menghantarkan panas. Panas ini dinetralisir dengan menggunakan komponen lain sebagai pendingin. Itulah sebabnya ENIAC (Elektronic Numerical Integrator Analyzer computer) mempunyai ukuran yang begitu besar.21 Ketidakpraktisan ENIAC (Elektronic Numerical Integrator Analyzer computer) terus mendorong ilmuan untuk mengembangkan komputer elekronis. Sampai sekarang, ditemukanlah transistor dari komputer generasi ke dua (19591964) dengan diperkenalkannya Microprocessor yang merupakan penggabungan ribuan IC ke dalam sebuah chip. Bentuk dari chip ini makin kecil dengan kemampuan yang makin meningkat dan harga juga makin murah. Microprocessor merupakan awal kelahiran komputer personal (personal komputer/PC). Microprocessor yang pertama kali dikembangkan adalah microprocessor serie 4004 oleh Intel Corp. 22 Secara bahasa, kata komputer berasal dari kata Compute yang berarti menghitung. Dengan demikian, fungsi dari komputer yaitu sebagai mesin hitung.

Akan tetapi, definisi komputer yang dibuat para ahli berbeda-beda karena mereka membuat definisi sesuai dengan kebutuhannya. 21 Komputer didefinisikan sebagai suatu sistem elektronik untuk memanipulasi data secara cepat dan tepat serta diorganisasikan supaya secara otomatis dapat menerima dan menyimpan data input, memprosesnya dan menghasilkan output berdasarkan langkah-langkah instruksi / perintah program yang tersimpan di memori. Komputer adalah mesin penghitung alat elektronik yang cepat dapat menerima informasi input digital memprosesnya sesuai dengan suatu program yang tersimpan di memorinya ( stored program) dan menghasilkan output informasi. Komputer adalah suatu pemroses data (data processor) yang dapat melakukan penghitungan yang besar dan cepat. Termasuk penghitungan arithmatika yang besar atau operasi logika. adalah: 22 a. b. c. d. e. f. g. Alat komputer. Dapat menerima input data. Dapat mengola data. Dapat memberikan informasi. Menggunakan suatu program yang tersimpan di memori ( stored program ).
21

Dari beberapa definisi yang tersebut, dapat di simpulkan bahwa komputer

komputer

Dapat menyimpan program dan hasil pengolahan. Bekerja secara otomatis. Komputer pada dasarnya merupakan suatu sistem yaitu suatu rangkaian

subsistem yang terdiri dari peralatan dan fasilitasnya yang berupa komponen perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Perangkat lunak adalah program komponen sebuah komputer, sedangkan perangkat keras adalah peralatan komputer yang meliputi keyboard, central processing unit dan visual display unit atau visual display terminal atau biasa disebut layar monitor.24 Display Unit atau Visual Display Terminal adalah bagian dari komputer yang biasa menyebabkan ketidaknyamanan pada operator komputer antara lain:24
8

Kesilauan (glare) Kesilauan dapat disebabkan oleh permukaan yang mengkilap sehingga pantulan cahaya mengenai mata operator serta penempatan lampu (sumber penerangan) yang tidak tepat.

Gangguan kesehatan pada pengguna komputer antara lain : kelelahan mata karena terus menerus memandang monitor atau video display terminal (VDT). Kumpulan gejala kelelahan pada Syndrome (CVS) mata ini disebut Computer Vision

Gambar 2.1 : Perangkat Komputer (Sumber : http://filearoel.blogspot.com/2013/03/perangkat-keras-komputerhardware.html ) Gejala-gejala yang termasuk dalam CVS ini antara lain penglihatan : 6 kabur, dry eye, nyeri kepala, sakit pada leher, bahu dan punggung. Sedangkan sindrom dry eye adalah gangguan defisiensi air mata baik kuantitas maupun kualitas
9

Untuk menanggulangi kesilauan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut : 8 Melengkapi komputer dengan non-reflective glass screen atau anti glare screen overlay. Meningkatkan brightness dari area yang mengelilingi sumber kesilauan. Mengurangi brightness dari sumber kesilauan. Efek kedipan ini terjadi karena loncatan dari tabung sinar katode. Peningkatan brightness dari screen akan memperbesar atau memperkuat efek kedipan. Kedipan ini dapat diatasi dengan cara mengatur brightness dari screen oleh operator yang bersangkutan. Ukuran Karakter dari Warna Kenyamanan pada saat bekerja, sebaiknya menggunakan screen yang berukuran besar. Jarak antara mata operator dan VDT (Visual Display Terminal) tidak kurang dari 45 60 cm. (18 28 inches) dan tinggi angka atau huruf tidak kurang dari 4,5 mm. Screen sebaiknya berwarna hijau tua, karakter hijau lebih muda atau kuning atau karakter berwarna hitam dan background berwarna putih dimana brightness dari screen diatur dengan sebaik-baiknya. Tekanan Dingin Komputer dapat bekerja secara optimal, maka suhu ruang komputer hendaknya tidak lebih dari 21OC (suhu kering). Keadaan normal, suhu tubuh manusia berkisar antara 36 - 37OC, untuk mengurangi hilangnya panas dari tubuh ke udara ruangan kerja maka operator perlu memakai pakaian hangat dan tambahan kalori makanan. Desain Peralatan Kerja Desain VDT (Visual Display Terminal) seperti monitor, tinggi keyboard, kursi dan meja yang tidak ergonomi dengan ukuran tubuh manusia akan menimbulkan keluhan pada pemakainya. Keluhan tersebut misalnya : keluhan pada kepala, keluhan pada leher dan bahu, keluhan pada pinggang, keluhan pada pantat, keluhan pada lengan dan tangan, keluhan pada paha, lutut dan kaki. Radiasi Non Ionisasi
10

Beberapa tipe radiasi non ionisasi (ultra violet, inframerah, dan radio frekuensi) dapat dihasilkan oleh Video Display Terminals (VDTs). Namun tingkat radiasi yang dihasilkan oleh VDTs tersebut adalah rendah atau masih dalam batas yang diperkenankan. Hubungan Sindrom Dry Eye dengan Faktor Pekerja VDT Pada kelompok usia 40-50th juga meningkat karena terjadi perubahan kemampuan akomodasi mata. Selain usia dan jenis kelamin,SDE dapat disebabkan oleh kelainan refraksi dan kebiasaan membaca. Pada saat membaca frekwensi mengedip akan berkurang sehingga terjadi penguapan air mata yang berlebihan yang mengakibatkan mata menjadi kering. Adapun faktor penggunaan obatobatan seperti antihistamin, diuretic, steroid akan menyebabkan dry eye. Pada pekerja VDT reflek mengedip berkurang 66% yaitu sekitar 3,6kali/menit dibandingkan saat tidak menggunakan VDT (normal ratarata 15-20kali/menit). Selain itu penguapan air mata lebih banyak terjadi pada keadaan mata melihat lurus ke depan dibandingkan dengan keadaan melihat ke bawah karena permukaan mata lebih luas pada saat melihat ke depan. 8 Kontras antara Layar Monitor dan Dokumen10 Kontras antara layar monitor dan dokumen dianjurkan tidak terlalu besar yaitu 10:1. Lama bekerja di depan layar komputer terus menerus selama 2 8 jam akan menyebabkan gangguan refraksi yaitu gangguan pembiasan sinar pada mata sehingga pembiasan sinar tidak difokuskan pada retina. Mencegah kelelahan mata, maka sebaiknya apabila telah menggunakan komputer selama lebih 1 (satu) jam beristirahat sebentar 2.2. Tinjauan Umum Tentang Mata Mata adalah organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana tak lain hanya mengetahui apakah lingkungan

11

sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata yang lebih kompleks dipergunakan untuk memberikan pengertian visual. 27 Bagian- bagian pada organ mata bekerjasama menghantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk dapat dicerna oleh sistem saraf manusia. Bagian-bagian tersebut adalah; 14 1. Kornea Kornea merupakan bagian terluar dari bola mata yang menerima cahaya dari sumber cahaya. 2. Pupil dan iris Dari kornea, cahaya akan diteruskan ke pupil. Pupil menentukan kuantitas cahaya yang masuk kebagian mata yang lebih dalam. Pupil mata akan melebar jika kondisi ruangan yang gelap, dan akan menyempit jika kondisi ruangan terang. Lebar pupil dipengaruhi oleh iris di sekelilingnya. Iris berfungsi sebagai diafragma. Iris inilah terlihat sebagai bagian yang berwarna pada mata. 3. Lensa mata Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan meneruskan pada retina. Fungsi lensa mata adalah mengatur fokus cahaya, sehingga cahaya jatuh tepat pada bintik kuning retina. Untuk melihat objek yang jauh (cahaya datang dari jauh), lensa mata akan menipis. Sedangkan untuk melihat objek yang dekat (cahaya datang dari dekat), lensa mata akan menebal. 4. Retina Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap cahaya, khususnya bagian retina yang disebut bintik kuning. Setelah retina, cahaya diteruskan ke saraf optik. 5. Saraf Optik Saraf yang memasuki sel tali dan kerucut dalam retina, untuk menuju ke otak. Sistem Lakrimal Sistem sekresi air mata atau lakrimal terletak di daerah temporal bola mata. Sistemekskresi mulai pada pungtum lakrimal, kanalikuli lakrimal, sakus lakrimal, duktusnasolakrimal, meatus inferior.
12

Sistem lakrimal terdiri atas 2 bagian, yaitu : 16 - Sistem produksi atau glandula lakrimal. Glandula lakrimal terletak di temporo anterosuperior rongga orbita.- Sistem ekskresi, yang terdiri atas pungtum lakrimal, kanalikuli lakrimal, sakuslakrimal dan duktus nasolakrimal. Sakus lakrimal terletak dibagian depan ronggaorbita. Air mata dari duktus lakrimal akan mengalir ke dalam rongga hidung di dalammeatus inferior.Film air mata sangat berguna untuk kesehatan mata. Air mata akan masuk ke dalamsakus lakrimal melalui pungtum lakrimal. Bila pungtum lakrimal tidak menyinggung bolamata, maka air mata akan keluar melalui margo palpebra yang disebut epifora. Epifora jugaakan terjadi akibat pengeluaran air mata yang berlebihan dari kelenjar lakrimal. Untuk melihat adanya sumbatan pada duktus nasolakrimal, maka sebaiknya dilakukan penekanan pada sakus lakrimal. Bila terdapat penyumbatan yang disertai dakriosistitis, makacairan berlendir kental akan keluar melalui pungtum lakrimal.

Gambar 2.2 : Sistim Saluran air mata (Sumber : http://www.psychologymania.com/2012/04/anatomi-dan-fisiologimata.html )

13

Gambar 2.3 : Anatomi mata (Sumber : http://eyemakeart.wordpress.com/tag/anatomi-mata/ ) Fisiologi mata 17 Mata berperan sebagai kamera untuk melihat, yaitu mempunyai kemampuan mengatur sinar masuk ke dalamnya seperti layajnya diafragma kamera. Bila sinar masuk ke dalam bola mata normal maka akan melalui media penglihatan yaitu kornea, pupil, lensa mata dan badan kaca dimana sinar akan difokuskan pada retina terutama di daerah yang disebut makula lutea yang selanjutnya melalui saraf optikus sebagai alat penerus rangsangan sinar yang masuk diteruskan ke pusat penglihatan di otak dan otak menerima rangsangan penglihatan melalui saraf penglihatan kemudian di otak bagian belakang diolah dan menginterpretasikan rangsangan yang dilihat. Pada kortex penglihatan dalam
14

lobus occipitalis terjadi penggabungan rangsangan yang berasal dari kedua mata dengan cara tersebut kita akan melihat benda tunggal dengan kedua mata (penglihatan binokuler tunggal), dengan interpretasi bayangan yang tidak terbalik. 2.3. Tinjauan Tentang Gangguan Kesehatan Mata Gangguan mata karena penggunaan elektronik setiap hari sudah sering ditemukan. Biasanya gangguan karena faktor kebiasaan yang buruk pada waktu bekerja didepan komputer. Timbulnya gejala itu, akibat bekerja secara konstan, terus menerus pada jarak dekat. Sebenarnya, monitor komputer tak memancarkan sinar atau radiasi yang berbahaya bagi mata, baik monitor berwarna maupun monitor hitam putih. Sebaliknya usahakan berkedip saat menggunakan komputer, sehingga mata bisa beristirahat sejenak. 25 Hal inilah yang mengakibatan kelelahan konvergensi. Di mana, terjadi saat melihat suatu objek dekat dengan kedua mata, maka mata kita akan bergerak satu sama lainnya (konvergensi) untuk memeriksa objek yang dilihat tersebut. Melihat monitor komputer yang lama dalam jarak yang dekat menyebabkan kelelahan konvergensi dari otot-otot mata. Hal ini dapat menimbulkan rasa tegang di daerah sekitar mata, nyeri bahkan sakit kepala. 20 Walaupun sudah banyak manfaat yang dapat diperoleh dari pemakaian komputer, namun belum banyak yang menyadari bahwa pemakian komputer juga dapat menimbulkan masalah sendiri. Masalah yang dimasudkan adalah penyakit-penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh pemakaian komputer, terutama bila bekerja denga komputer dengan waktu yang lama secara terus menerus. Tulisan ini dimaksudkan sebagai bahan masukan yang perlu diperhatikan oleh para operator komputer maupun para menejer, agar produktivitas kerja pada operator komputer tetap tinggi, tanpa adanya kehilangan jam kerja karena sakit yang ditimbulkan oleh penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh pemakaian komputer. Dengan kata lain, pemakaian komputer hendaknya dapat menciptakan beban kerja menjadi ringan dan suasana kerja menjadi nyaman, sehinggah semua orang betah bekerja dengan komputer. 9 Penggunaan komputer dalam sehari-hari dalam pekerjaan sehari-hari merupakan hal yang lumrah saat ini. Hampir setiap orang disebuah kantor
15

menggunakan komputer untuk menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan. Namun, monitor sebagai salah satu piranti dari komputer memiliki bahaya radiasi bagi mata, jika digunakan dalam waktu yang lama. 2 Bahaya radiasi monitor komputer bagi mata dapat mengakibatkan gangguan sampai pada kerusakan pada mata. Penggunaan komputer sampai dengan 12 jam sehari dengan monitor yang tidak dilapisi oleh filter anti radiasi akan mengakibatkan mata merah. Monitor komputer sendiri menghasilkan radiasi sinar X, ultraviolet, gelombang mikro dan radiasi elektromagnetik berfrekuensi rendah. Semakin terang monitor anda, maka semakin banyak radiasi yang akan ditimbulkan. 2 Sebagai informasi, tingkat pencahayaan atau (brightnees) yang terlalu terang atau terlalu buram tidak baik bagi kesehatan mata. Pencahayaan yang terlalu terang akan membuat mata menjadi silau, sedangkan pencahayaan yang terlalu buram hanya dan membuat mata bekerja lebih keras untuk melihat. Hal ini akan membuat mata menjadi cepat lelah. 5 Untuk pencahayaannya, anda harus menyesuaikan brightnees dan contrast monitor hingga mata anda bisa melihat dengan nyaman. Anda juga harus menyesuaikan resolusi dengan karakter dimonitor agar dokumen-dokumen mudah dibaca dan mata akan menjadi lebih nyaman. 10 Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, pancaran radiasi gelombang beta yang ditimbulkan oleh monitor komputer. Perlu di ketahui, monitor komputer produksi mulai tahun 2004 telah menyertakan sebuah komponen silikon radioaktif lemah (grup metalloids) yang mampu membuat warna murah. 11 Pancaran radioaktif ini akan terus aktif hingga meluruh habis selama 20 tahun. Kerusakan pada mata tidak bersifat langsung, tetapi bersifat gradual. Untuk pencahayaanya, setiap 3 jam anda melakukan kegiatan didepan komputer, bisakah anda untuk mengistirahatkan mata anda dengan cara menutup mata selama 5 menit. 13 XVGA lebih cerah dengan biaya yang lebih

16

Akhir-akhir ini banyak dijual kaca filter untuk layar monitor byang dipromosikan sebagai filter radiasi yang keluar dari komputer. Menurut hasil penelitian, untuk operator komputer yang bekerja 8 jam per hari terus menerun, ternyata radiasi yang dikeluarkan dari komputer (khususnya sinar-X) yang berasal dari sinar kosmis dan dari radiasi bumi (terresterial radiation) yang berkisar 145 m Rem per tahun. Sedangkan laju dosis radiasi yang diizinkan untuk masyarakat umum adalah 500 m Rem pertahun. Terkena bahaya radiasi yang munkin timbul dari tabung layar monitor. Sehingga kaca filter yang dijual di pasaran lebih sesuai sebagai filter kesilauan (galare) dari cahaya layar komputer, bukan sebagai filter radiasi.
19

Monitor flat yang saat ini makin banyak di gunakan, tak perlu banyak membantu dalam mengurangi radiasi atau cahaya yang dilihat langsung. Tapi lebih pada tempat yang praktis. Monitor yang bagus memiliki kualitas yang mencukupi. gambar yang bagus pada layar akan membuat mata bekerja lebih efisien dan nyaman, pixel yang banyak dan resolusi yang baik juga membantu kerja mata. Monitor layar lebar juga membantu, apalagi untuk pekerjaan yang menuntut kemampuan visual tinggi. Monitor lebih kecil (kurang dari 0,28 mm). 12 Komputer sebagai alat bantu yang banyak digunakan manusia, ternyata dapat menimbulkan penyakit akibat kerja seperti halnya pemakaian mesin pada kegiatan industri. Komputer dapat menimbulkan penyakit akibat kerja, disebabkan karena komputer sebagai bagain dari teknologi informatika mengalami percepatan yang sangat cepat sejak komputer ditemukan pertama kali. Percepatan teknologi informatika berlangsung hanya puluhan tahun sejak pertama kali ditemukan pertama kali, sehingga bagian tubuh manusia ada yang tidak sempat menyesuaikan dengan percepatan tersebut. Lain halnya dengan teknologi pertanian yang percepatannya berlangsung selama ribuan tahun sejak manusia mengenal bercocok tanam, sehingga bagian tubuh manusia sempat beradaptasi dengan pemakaian alat-alat pertanian. Sedangkan zaman industrialisasi percepatannya berlangsung selama ratusan tahun sejak manusia mulai memakai mesin-mesin, sehingga manusia mempunyai waktu yang cukup untuk memikirkan dan membuat peraturan untuk melindungi tubuh manusia dari kemungkinan
17

mengalami cidera atau penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh percepatan teknologi komputer yang begitu hebat oleh Alvin Tofler disebut sebagai dampak kemajuan ilmu pengetahuan.10 Para pengguna komputer kerap mengabaikan gangguan kesehatan akibat berlama-lama menggunakan alat moderen itu. Computer Vision Syndrom (CVS) adalah salah satu gangguan yang dialami. Wujud keluhannya antara lain mata lelah dan kering, sakit kepala, mual-mual, hingga muntah. 3 CVS adalah gangguan pada mata akibat pangguna komputer dalam dalam waktu terlalu lama secara terus menerus. Kelelahan mata merupakan salah satu tanda (Computer Vision Syndrom) CVS. Gejala lainnya adalah mata kering,iritasi mata,pandangan buram atau ganda,sakit kepala, dan sensitif terhadap cahaya. kumpulan gejala atau sindroma pada mata ini di akibatkan oleh pengguana komputer secara terus-menerus, lebih dari empat jam sehari. Kecendrungan (Computer Vision Syndrom) CVS mekin meningkat, di amerika, sekitar 70-90% pengguna komputer menderita (Computer Vision Syndrom) CVS. Apalagi mereka yang menggunakannya lebih dari empat jam sehari. 6 Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan munculnya CVS, yaitu jenis atau karakteristik monitor komputer, lamanya pengguna komputer, serta adanya kelainan refraksi (pembiasan) pada pengguna. Karakteristik monitor dengan resolusi rendah termasuk yang menyebabkan gangguan ini. Pemakaian kacamata yang tidak pas atau melepas kacamata pada pengguna komputer dengan kelainan refraksi, baik minus, plus, maupun slindris, akan memperburuk ( Computer Vision Syndrom) CVS yang terjadi. Ini lantaran mata terpaksa melakukan akomodasi atau penyesuaian terhadap jarak obyek secara kuat. Mata yang dipaksa berakomodasi terus menerus akan mengalami kelelahan. Kondisi seperti ini bila berlangsung lama dan kontinyu, cenderung akan menambah minusnya.6 Sindroma penglihatan akibat komputer ini memang belum lama berkembang. Asosiasi Optimetri Amerika baru mensinyalir gangguan ini sekitar tahun 1990-an. Di tahun ini pengguna komputer mulai marak dan keluhan seputar kelelahan mata tambah banyak. Diperkirakan sekitar 60 juta orang Amerika menderita (Computer Vision Syndrom) CVS. Data pasti penderita (Computer
18

Vision Syndrom) CVS di Indonesia belum pasti diketahui. Namun, berdasarkan pengamatan pada pasien yang datang ke dokter mata, gejala-gejala yang mengarah ke (Computer Vision Syndrom) CVS ini banyak ndi keluhkan. Secara umum keluhan yang di alami rata-rata berkisar pada kelelahan mata serta mata kering. 6 Sekitar 20-30 persen pasien mengaku mengalami kelelahan mata. Penggunaan antiradiasi, antiflicker (anti kerlipan) atau filter pada layar monitor, bisa mengurangi radiasi yang dipancarkan layar monitor sampai 70-90 persen, tapi tetap saja tidak dapat meniadakan (Computer Vision Syndrom) CVS sama sekali. 10 a) Syndrom Mata Kering Beragamnya kegiatan yang memanfaatkan tegnologi komputer membuat semakin banyak orang yang berlama-lama duduk di depan komputer. Padahal, menetap terus-menerus layar komputer tak baik untuk kesehatan mata. Salah satunya bisa terkena sindrom mata kering. Apabila kondisi itu dibiarkan berlarutlarut, tidak saja mengganggu penglihatan, tapi juga menumbulkan infeksi di kornea mata akibat kekurangan cairan. Sindrom mata kering juga bisa di sebabkan udara yang sangat kering, angin, debu, polusi, dan asap rokok. Sindrom mata kering akan menyebabkan produksi air mata berkurang. Dalam kasus sindrom mata kering akan mekin parah seiring dengan bertambahnya usia, sindrom mata kering juga dapat diderita oleh semua usia, baik pria maupun wanita. 23 Mata mengalami penguapan berlebihan sehingga kering jika digunakan terus-menerus untuk menatap monitor computer, televisi atau membaca dengan frekuensi mengedip rendah. Air Condition (AC), udara panas dan kering serta asap rokok memperberat mata kering. Meskipun berkedip merupakan reflek, kita cenderung untuk berkedip lebih sedikit saat bekerja menggunakan komputer. Hal ini menyebabkan mata kita jadi kering dan tidak nyaman (mungkin juga penglihatan menjadi kabur) penglihatan kabur (jauh atau dekat) dilingkungan seperti kantor, penglihatan yang kabur juga sebagai hasil dari layar monitor yang kotor sudut pandang yang minim, pantulan cahaya, atau juga sebagai hasil dari layar monitor yang jelek atau rusak tetapi juga sebagai hasil dari kondisi yang
19

jauh lebih serius seperti gangguan lensa mata ( hypermetropi, myopi, astigmatism), resep kacamata yang tidak cocok presbiopi atau gangguan fokus. Sindrom mata kering terjadi karena ditemukannya lapisan air mata yang tidak normal pada mata. Pada mata normal, tear film akan membasahi permukaan bola mata sepanjang waktu dalam kadar yang normal (tidak terlalu basah dan tidak kering). Gangguan mata dalam kasus sindrom mata kering bisa juga disebabkan oleh kondisi penyakit tertentu, misalnya kelainan kongenital, rematik, leukimia, hormonal (monopause), diabetes melitus trauma kelenjar mata, defisiensi Vitamin A dan C, trauma bahan kimia atau panas. Untuk mencegah mata terjadinya sindrom mata kering, pasien atau mereka yang belum terkena bisa menghindari debu atau udara yang kering, polusi dari asap kendaraan juga bisa membuat terjadi sindrom mata kering tersebut. Jadi, usahakan kemana-mana kalau keluar memakai kacamata. 15 b) Kedipan Mata dan menghindari Mata Kering Mengistirahatkan mata yang dianjurkan adalah 10-15 menit setiap satu jam penggunaan komputer. Hal ini dimaksudkan supaya mata tidak terlalu lelah dan memiliki kesempatan untuk berkedip. Apakah saat melototi layar komputer mata tidak sempat berkedip? Bukan tidak berkedip, tapi frekuensi mengedipkannya secara signifikan sangat kurang, karena saat melihat layar komputer mereka berkonsentrasi. Padahal mengedip itu sangat penting untuk membasahi permukaan mata. Mengedip sebetulnya merupakan gerakan reflek mata. Setidaknya dalam satu menit, mata akan berkedip sebanyak 15 kali dengan lama kedipan sekitar 0,4 detik. 12 Tanpa disadari, bahwa pengguna komputer ternyata lebih jarang mengedipkan mata dibanding kedipan normal mata yang terjadi sekitar 12 kali permenit. Rata-rata yang didapat adalah hanya 5 kali berkedip permenit saat menggunakan komputer, padahal mengedipkan mata ini sangat penting untuk mengurangi resiko mengalami mata kering karena semakin lama mata terbuka terus menerus akan semakin tinggi kemungkinkinan kornea mata untuk mengalami dihidrasi dan bisa merasa panas atau sakit, terasa seperti ada pasir sehingga kelopak mata yang terasa berat. 7

20

Para ahli menganjurkan untuk menggunakan tetes mata bila hal ini sudah terjadi, dan menghindari penggunaan lensa kontak atau kacamata saat bekerja di depan komputer karena dapat mengurangi aliran udara disekitar bola mata dan udara terjebak di dalam kacamata akan mudah menjadi lembab, serta meningkatkankelembaban ruangan bila memungkinkan. Pada ruangan ber-AC, kelembaban udara umumnya menurun sehingga kondisi lingkungan yang kering akan meningkatkan penguapan air mata serta membuat pengguna lensa kontak akan lebih mudah mengalami iritasi. Solusi bagi pengguna kacamata sendiri adalah dengan kacamata khusus yang dipakai untuk bekerja di depan komputer, terutama bagi pengguna lensa presbiopia. Lensa khusus ini sebaliknya disesuaikan dengan jarak pandang dan sudut aman mata terhadap layar monitor. 10 c) Kelelahan Mata Mata lelah, tegang atau pegal adalah gangguan yang dialami mata karena karena otot-ototnya yang dipaksa bekerja keras terutama saat harus melihat objek dekat dalam jangka waktu yang lama. Otot mata sendiri terdiri tiga sel-sel otot eksternal yang mengatur gerakan bola mata, otot ciliary yang berdungsi mengfokuskan lensa mata dan otot iris yang mengatur sinar yang masuk kedalam mata. Semua aktifitas yang berhubungan dengan pemaksaan otot-otot tersebut untuk bekerja keras, sebagaimana oto-otot yang lain akan bisa membuat mata mengalami gangguan ini. Gejala mata terasa pegal biasanya akan muncul setelah beberapa jam kerja. Pada saat otot mata menjadi letih, mata akan menjadi tidak nyaman atau sakit. 13 Ini akan dapat mempengaruhi pandangan yang bisa menjadi samar karena terganggunya kemampuan untuk memfokuskan, hingga sakit kepala ringan sampai cukup serius. Seperti dijelaskan tadi, bahwa melihat suatu objek pada jarak yang sama terus-menerus akan dapat menyebabkan otot-otot mata menjadi lelah, terutama pada orang yang bekerja dengan jarak sangat dekat dengan monitor komputer. Beberapa faktor penyebab lain yang bisa menyebabkan hal ini terutama adalah melihat objek yang terlalu dekat selama terus-menerus, kemudian juga kesalahan menggunakan kacamata yang tidak sesuai. 15

21

Faktor lainnya meliputi pencahayaan yang kurang mendukung, masalahmasalah alergi atau mata kering dan tidak keseimbangan susunam otot mata yang akan mengakibatkan mata harus bekerja lebih keras untuk dapat menangkap objek sebuah survei di AS pernah menemukan sekitar 90% pengguna komputer secara kontinyu 3 jam sehari rata-rata pernah mengalami mata lelah. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan terhadap sekelompok orang yang bekerja dengan mata memandangi layar komputer setidaknya selama satu setengah jam terus-menerus diketahui berkedip lebih sering dibandingkan orang lain yang tidak bekerja dengan komputer. Sebelum mulai bekerja, orang-orang tersebut berkedip rata-rata 8-9 kali permenit. Namun, diakhir eksperimen, mereka berkedip 12-13 kali per menit. mengerdip satu dua kali tidak apa-apa, dan jelas merupakan reaksi alami terhadap cahaya terang. Tetapi anda tidak boleh melakukannya berjamjam, Sering berkedip menyebabkan mata anda akan lelah,kering,tegang dan berakibat pada rasa nyeri di kepala. Inilah yang terjadi jika anda termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang bekerja didepan komputer dari pukul 08.00pukl 17-00 setiap hari. 10 Para ahli mengatakan bahwa kelelahan mata yang disebabkan oleh komputer mungkin menyebabkan penglihatan anda semakin kurang tajam setelah bertahun-tahun terpapar. Ternyata tak selamanya kemajuan teknologi informasi, perangkat lunak dan elektronik berdampak positif bagi menusia. Terutama pengguna peralatan berbasis layar Visual display terminalis (VDT) seperti senggang cenderung mengalami keluhan kelelahan mata yang tinggi. 24 Mata tegang adalah salah satu istilah kabur yang memiliki arti yang berbeda-beda bagi banyak orang. Istilah yang dipakai oleh spesialis mata untuk mata tegang adalah asthenopia, istilah itu sendiri adalah istilah yang kabur. Kamus ilmiah penglihatan mendefinisikan asthenopia sebagai keluhan subjektif penglihatan berupa penglihatan yang tidak nyaman, sakit dan kepekaannya berlebihan. Kamus itu menjabarkan 24 tipe asthenopia yang berbeda-beda berdasarkan penyebabnya. Asthenopia dapat disebabkan oleh masalah seperti otot mata kejang ketika memfokus, ada perbedaan penglihatan di kedua mata, astigmat, hipermetrop (rabun jauh), miop (rabun dekat), cahaya berlebihan,
22

kesulitan koordinasi mata dan lain-lain. Di dalam lingkungan pemakaian komputer, mata tegang dapat disebabkan oleh kondisi lingkungan dan penglihatan yang berbeda-beda. 6 Sakit kepala adalah keluhan tidak nyaman lainnya dan keluhan itu sering menjadi sebab utama mengapa orang menjalani pemeriksaan mata. Sakit kepala juga merupakan salah satu penyakit yang paling sulit didiagnosis dan diobati secara efektif. Sakit kepala oleh faktor penglihatan sering muncul di arah kepala bagian frontal (ada beberapa pengecualian terhadap hal tersebut). Keluhan terjadi paling sering menjelang tengah dan atau akhir hari, dan jarang muncul ketika bangun pagi hari. Keluhan itu sering muncul dalam pola yang itu berbeda pada hari libur dibandingkan hari kerja. Lebih terasa pada satu sisi kepala daripada sisi yang lain dan dapat disertai berbagai gejala yang lebih umum. Para pengguna komputer lebih besar kemungkinannya mengalami sakit kepala jenis otot tegang. Sindrom tersebut dapat dipicu oleh berbagai bentuk stress, termasuk kecemasan dan depresi, dan dipicu juga oleh berbagai kondisi mata yang termasuk astigmat dan hipermetrop, juga oleh kondisi tempat kerja yang tidak layak, termasuk adanya silau, cahaya kurang, dan penyusunan letak komputer yang tidak layak. Jika semua faktor yang terlihat jelas telah dipertimbangkan, dibutuhkan penanganan kesehatan yang dimulai dengan melakukan pemeriksaan mata lengkap. 8 Tajam penglihatan adalah kemampuan untuk membedakan antara dua titik yang berbeda pada jarak tertentu.Bila pandangan diarahkan ke suatu titik yang jaraknya kurangdari 6 meter, mekanisme pemfokusan mata untuk menambah kekuatan fokus mata dan mendapatkan bayangan yang jelas di retina harus diaktifkan. Kemampuan mata untuk merubah daya fokusnya disebut akomodasi, yang berubah tergantung usia. Suatu bayangan yang tidak tepat terfokus di retina akan kelihatan kabur. Keluhan mata kabur disebabkan adanya kelainan refraksi seperti hipermetrop, miop, dan astigmat. Mata kabur juga dapat disebabkan oleh kacamata koreksi yang tidak tepat kekuatan dan setelannya. Mata kabur juga terjadi bila ada kelainan pemfokusan terutama yang terkait dengan usia yang

23

disebut sebagai presbiop. Faktor lingkungan, mata kabur dapat disebabkan oleh layar monitor yang kotor, sudut penglihatan yang kurang baik, ada refleksi cahaya yang menyilaukan atau monitor yang dipakai ternyata berkualitas buruk atau rusak. Semua faktor tersebut harus dipertimbangkan bila keluhan mata kabur terjadi. 9 Permukaan depan mata diliputi oleh suatu jaringan yangmengandung kelenjar yang menghasilkan air, mukus dan minyak. Ketiga lapisan itu disebut air mata yang membatasi permukaan mata dan mempertahankan kelembaban yang diperlukan agar mata dapat berfungsi dengan normal. Air mata juga membantu mempertahankan keseimbangan oksigen yang tepat pada struktur mata bagian depan dan untuk mempertahankan sifat optik sistem penglihatan. Lapisan airmata dalam keadaan normal dihapus dan disegarkan kembali oleh kelopak mata dengan cara berkedip. Refleks berkedip adalah salah satu refleks yang paling cepat pada tubuh manusia dan sudah ada sejak lahir. Kecepatan berkedip per menit berbedabeda pada berbagai aktivitas. Berkedip lebih cepat bila sedang aktif, dan lebih lambat bila mengantuk atau sedang berkonsentrasi. Penelitian telah menunjukkan bahwa kecepatan berkedip para pengguna komputer turun secara bermakna pada saat bekerja di depan komputer dibandingkan dengan sebelum atau sesudah bekerja. Penjelasan mengapa kecepatan berkedip tersebut berkurang antara lain karena konsentrasi pada tugas atau kisaran gerak mata yang relatif terbatas. Besarnya bukaan mata terkait dengan arah pandangan. Makin tinggi pandangan diarahkan, mata akan terbuka lebih lebar. Banyaknya penguapan ada kaitannya dengan besarnya bukaan mata. Bila memandang monitor yang lebih tinggi, bukaan mata lebih lebar dan penguapan air mata lebih banyak. Sudut pandangan yang lebih tinggi mungkin pula mengakibatkan banyak kedipan yang tidak lengkap. 12 Pada situasi kantor, penglihatan pekerja agak terhalang dan mereka harus menyesuaikan posisi tubuh untuk mengurangi beban pada sistem penglihatan. Sebagai contoh bila seorang pekerja yang usianya sudah lanjut memakai kacamata fokus tunggal yang dirancang untuk dipakai pada jarak penglihatan 40 cm, tubuh harus dicondongkan ke arah monitor yang mungkin berjarak 60 - 70 cm agar
24

dapat melihat monitor dengan jelas. Bila pekerja menggunakan kacamata bifokal biasa yang dirancang untuk melihat objek yang dekat (30 cm) dengan bagian bawah kacamata, maka harus mendongak ke atas dan sedikit condong ke depan agar kacamata bagian bawah berada pada posisi yang tepat untuk melihat monitor. Situasi tersebut jelas akan menimbulkan masalah fisik dan dapat diatasi dengan memakai kacamata yang tepat. 20 Mata dirancang untuk terangsang oleh cahaya danmengontrol jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata. Sekarang ada beberapa kondisi yang berbeda dengan lingkungan pencahayaan alami, yang dapat menimbulkan reaksi yang buruk terhadap cahaya. Faktor lingkungan kerja yang paling mengganggu adalah kesilauan. Ketidaknyamanan mata karena kesilauan terutama disebabkan perbedaan terang cahaya pada lapangan pandang. Sebaiknya sumber cahaya yang sangat terang dihilangkan dari lapangan pandang dan diusahakan mendapat pencahayaan yang relatif merata. Seseorang akan menghadapi risiko yang lebih besar mengalami silau yang mengganggu bila sumber cahaya lebih terang dan lebih dekat ke titik perhatian. Salah satu sebab mengapa silau yang mengganggu merupakan masalah bagi para pemakai komputer adalah bila cahaya dari lampu neon yang ada diatas plafon berada pada sudut yang lebar sehingga cahaya langsung masuk ke dalam mata pekerja. Hal tersebut terutama merupakan masalah pada para pekerja komputer yang melihat monitor pada arah horisontal (karena monitor berada setinggi mata). Jendela terbuka dengan cahaya matahari yang sangat terang juga memberi risiko silau yang tidak nyaman bila mereka menggunakan monitor dengan latar belakang yang gelap sehingga ada perbedaan terang cahaya antara tugas yang sedang dikerjakan dengan berbagai objek lain di dalam kamar. Sebab lain dari perbedaan besar pada terang cahaya antara lain adanya kertas putih di meja, permukaan meja yang berwarna terang, lampu meja yang diarahkan langsung ke mata atau terlalu menerangi meja tinggi. 23 Ketika melihat sebuah objek yang jaraknya dekat, otot mata mengkonvergensikan kedua mata ke arah hidung. Konvergensi memungkinkan kedua mata untuk mempertahankan peletakan kedua bayangan pada tempat yang

25

setara di kedua retina. Bila kemampuan untuk tetap mengunci posisi kedua mata hilang, mata akan tak searah dan tertuju ke titik yang berbeda. Ketika kedua mata mentransmisikan bayangan tersebut maka akan terjadi penglihatan ganda. Penglihatan ganda adalah kondisi yang sangat tidak nyaman dan tak dapat diterima oleh sistem penglihatan. Otak akan lelah akibat cenderung menekan atau menghilangkan bayangan pada salah satu mata. Penglihatan ganda adalah keluhan yang serius dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Bila ada keluhan tersebut maka menjadi indikasi untuk melakukan pemeriksaan mata secara lengkap. Sindrom penglihatan pada pemakaian komputer adalah salah satu efek samping dari pekerjaan melihat monitor yang lama dan terus menerus tanpa memperhatikan higiene praktis penglihatan. Pemahaman mengenai sistem penglihatan, dapat menghilangkan atau mengurangi sebagian besar keluhan pada sindrom tersebut, misalnya menjaga mata ketika menggunakan komputer dengan sekedar mengganti posisi dan atau lokasi dari monitor komputer. Walaupun tidak merasa mengalami sindrom penglihatan pada pemakaian komputer (CVS), sebaiknya lihat berbagai petunjuk untuk mengatur sebuah lingkungan yang ramah terhadap mata. Menurut survai terkini, orang yang memakai kacamata lebih rentan terhadap sindrom penglihatan pada pemakaian komputer. Jika memakai kacamata bifokal, tersedia lensa jepit tambahan yang membantu mata melihat pada jarak menengah dan cukup murah harganya. Mata tidak terlalu cocok untuk menatap layar monitor. Mata tidak dapat lama berfokus pada pixel atau titik kecil yang membentuk bayangan pada layar monitor. Seorang pengguna komputer harus terus-menerus memfokuskan matanya untuk menjaga agar gambar tetap tajam. Proses tersebut mengakibatkan timbulnya stress yang berulang-ulang pada otot mata. apalagi setelah lama menggunakan komputer, frekuensi berkedip berkurang dan mata menjadi kering dan perih. Akibatnya, adalah kemampuan untuk memfokuskan diri berkurang dan penglihatan bisa menjadi buram serta timbul sakit kepala. Karena arah tatapan ke arah atas, pengguna komputer sering terpaksa beristirahat dengan menurunkan kepala mereka yang menyebabkan postur tubuh menjadi buruk dan leher menjadi sakit. 8

26

Biasanya orang kurang berkedip ketika bekerja dengan komputer sedangkan berkedip penting untuk menjaga mata tetap lembab dan rileks. Kurang berkedip menyebabkan penguapan airmata berlebihan dan mata menjadi kering. Beberapa orang sudah mempunyai masalah seperti koordinasi mata dan pemfokusan yang tidak jelas terlihat pada aktivitas lain, tetapi menjadi masalah besar ketika menggunakan komputer. Komputer sering dipasang sedemikian rupa sehingga membuat mata bekerja terlalu keras. 9 i) Jenis huruf komputer yang dipakai mungkin terlalu kecil ii) Pantulan dari sumber cahaya di dekatnya atau dari jendela mungkin terlalu terang iii) Monitor mungkin diletakkan terlalu tinggi untuk penglihatan normal mata Orang yang berusia lebih dari 40 tahun dan memakai kacamata bifokal atau kacamata baca sering mengalami masalah karena kacamata mereka terlalu disetel untuk melihat buku yang dipegang 40 cm jauhnya, dibandingkan dengan layar monitor yang biasanya terletak 60 cm dari mata pengguna komputer. Jika mempunyai masalah dengan mata ketikamenggunakan komputer, ikuti langkah-langkah pencegahan. Letakkan monitor 40-60 cm dari mata, tergantung kenyamanan. Duduk tegak santai dengan membuncitkan perut. Monitor sebaiknya dipasang 10 - 20 cm lebih rendah dari mata, jadi dapat melihat lebih ke bawah. Layar monitor sebaiknya dimiringkan sedikit ke atas, seperti ketika sedang membaca sebuah buku atau majalah. Dengan melihat ke arah bawah, mata lebih tertutup sehingga penguapan air mata dari permukaan yang tersingkap lebih sedikit. Tempatkan sumber cahaya pada bidang tegak lurus terhadap komputer, sehingga cahayanya tidak menyilaukan mata dan tidak terlihat pantulannya pada layar monitor. Jika mempunyai masalah kesilauan yang disebabkan oleh pemantulan, pertimbangkan untuk memasang sebuah filter monitor atau pasang sebuah penutup bersisi tiga pada komputer. Gunakan jenis huruf yang cukup besar. Cobalah menggunakan berbagai jenis huruf dan warna latar belakang yang berbeda untuk menemukan kombinasi mana yang lebih mudah yang dapat dibaca. Atur monitor pada kontras yang dirasakan paling nyaman.Berusahalah untuk berkedip lebih sering. Seringlah mengistirahatkan mata sejenak yaitu dengan tidak
27

melihat ke layar monitor atau tutuplah mata secara berkala selama beberapa detik/menit.Setelah bekerja dengan komputer selama dua jam pejamkan mata atau melihat ke tak terhingga selama tiga menit. Orang yang berusia lebih dari 40 tahun yang menggunakan kacamata bifokal mungkin membutuhkan kacamata khusus untuk memakai komputer. Penggunaan airmata buatan atau larutan pembasah lensa kontak dapat menjaga kelembaban mata sehingga dapat meredakan gejala sindrom. Orang yang mengalami mata tegang sedang sampai parah, mungkin membutuhkan kacamata yang tepat untuk meredakan gejala sindrom ini. 6 1. Monitor. Monitor atau dengan istilah lain disebut VDU (Video Display Unit), merupakan salah satu bagian terpenting dari suatu unit komputer. Bagian monitor inilah yang paling sering kita pandang bila kita memakai komputer. Fungsi monitor adalah memperagakan data atau proses yang terjadi dalam CPU secara visual. Proses yang terjadi dalam CPU (Central Processing Unit) dikonversikan oleh suatu Adapter Vide / Video board dari data yang digital menjadi sinyal yang akan disalurkan melalui kabel penghubung ke monitor. 18 Monitor yang memakai sistem CRT (Cathode Ray tube) bekerja dengan cara memancarkan elektron-elektron .Elektron-elektron ini menyapu layar dari kiri kekanan dengan jalur-jalur dari atas kebawah dalam pola yang disebut raster CRT atau yang lebih umum disebut Tabung Sinar Katoda merupakan tabung pembungkus yang dibuat dari kaca dan mengandung satu susunan penembak electron dan mengeluarkan berkas-berkas elektron yang diarahkan pada layar fluoresen. Bila berkas tersebut terkena cahaya, maka layar mengeluarkan sinar dengan gelombang yang lebih panjang. 18 Pancaran pancaran electron ini menimbulkan cahaya yang terang.Bergantung intensitas pancaran electron tadi.Cahaya ini sangat cepat menghilang.Untuk itu pancaran electron harus tetap menyapu layar secara teratur untuk mempertahankan banyangan yang terjadi.Ini biasa disebut penyegaran ulang atau refresh layar. Monitor umumnya memiliki laju penyegaran (vertical scan rate) 60 hertz, yang maksudnya layar disegarkan kembali sebanyak 60 kali
28

per detik. Jika laju penyegaran rendah, maka akan mengakibatkan layar tampak berkedip-kedip. Hal ini akan cepat melelahkan mata kita, maka sebaliknya kita memakai monitor dengan vertical scan rate 70 hertz keatas sudah cukup baik untuk digunakan. 18 2. Radiasi Monitor. Gelombang-gelombang dan radiasi lainnya yang mungkin dihasilkan oleh monitor yakni: sinar x, sinar ultraviolet, gelombang mikro (microwave), radiasi elektromagnetik frekwensi sangat rendah (Very Low Frequency / VLF ), radiasi elektromagnetik frekwensi amat sangat rendah ( Extremely Low Freqierncy / Elf ).Penyebab timbulnya sinar x adalah hasil dari proses terbenturnya aliran elektron dengan fosfor yang ada pada layar VDU bagian dalam. Radiasi sinar x yang dihasilkan akan diserap oleh kaca dari CRT, sehingga tidak sempat menyebar sampai ke operator. Radiasi elektromagnetik VLF dan ELF dihasilkan oleh defleksi horizontal dan sirkuit tegangan tinggi yang terdapat pada VDU. 24 3. Efek Radiasi Monitor Terhadap Kesehatan. Gangguan kesehatan yang dicurigai disebabkan oleh radiasi VDU, antara lain:katarak, dermatitis, epilepsi dan cacat bawaan pada bayi.Katarak adalah gangguan penglihatan yang disebabkan adanya kekeruhan pada lensa mata. Katarak biasanya berkaitan dengan proses menua dan radiasi sinar ultraviolet. 24 Dermatitis pada muka merupakan salah satu gangguan kesehatan yang terbukti diakibatkan oleh radiasi VDU secara langsung. Tjon dan Rycroft melakukan penelitian pengaruh radiasi VDU pada kulit muka. Hasil penelitian mereka mengatakan bahwa salah satu akibat dari radiasi adalah kemerahan pada kulit muka. Hal ini akan terjadi setelah seorang operator bekerja selama 2-6 jam dan pada tempat yang tingkat kelembabannya rendah. Setelah kemerahan, kemudian terjadi pengelupasan kulit ari dan timbulnyabenjolan pada kulit. 24 Dermatitis ini akan terjadi akibat adanya medan magnet antara monitor dengan operator. Medan elektromagnet menyebabkan partikel-partikel yang melayang diudara menempel pada kulit, sehingga menimbulkan iritasi pada kulit. Karena yang berhadapan langsung pada layar monitor adalah bagian muka, mata. Muka lebih sering mengalami iritasi. Timbunan elektrostatik ini dapat
29

menyebabkan pipi merah sehabis memakai monitor.Epilepsi dan cacat bawaan pada bayi, sampai saat ini belum ada bukti bahwaVDU dapat menimbulkannya. 4. Cara Melindungi Kesehatan dari Bahaya Radiasi Layar Monitor. 12 Bagi orang yang aktif bekerja di depan komputer (tentu saja dengan menggunakan layar komputer). Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi dampak radiasi monitor CTR, antara lain: 1. Sebisa mungkin ganti layar monitor anda menggunakan monitor LCD, karena layar LCD terbukti lebih kecil daya radiasinya 2. Jika masih harus terpaksa menggunakan monitor CRT/tabung. Gunakanlah refresh rate 75hz atau lebih. Karena refresh rate dapat merusak mata. 3. Istirahatkan mata dan diri anda secara rutin dalam beberapa interval tertentu 4. Perbanyak minum air putih, untuk mengurangi dehidrasi tubuh(ini sangat penting) 5. Setelah manatap monitor terlalu lama usahakan lihat sesuatu yang jauh, dan jika bisa yang berwarna hijau, hal ini dapat menyegarkan pikiran. 6. Jarak antara mata dan monitor minimal 40 cm. 7. Gunakan pencahayan yang cukup dan tidak redup. 8. Posisi mata dan monitor berhadapan lurus dan jangan lupa. Duduk berlama-lama didepan computer memang mengasyikkan, baik itu memang sebagai sebuah pekerjaan atau hanya sekedar mengisi waktu luang. Tidak jarang kita mampu duduk didepan computer sampai berjam-jam tanpa istirahat. Apalagi sekarang di dunia internet banyak terdapat social network (jejaring social) seperti friendster, facebook, dan KL. Selain itu, bagi para pengemar game, baik game-game instalan di komputer atau game online yang banyak beredar di dunia internet juga menjadi sebab utama kita mampu bertahan lama didepan computer. Kalau kita duduk berlama-lama di depan komputer, tanpa disadari mata menjadi berair dan terasa pedih. Mengapa demikian? Sedang sedihkah kita? Ternyata bukan ya teman-teman. Itu pengaruh dari radiasi yang ditimbulkan layar komputer.

30

Monitor computer menghasilkan beberapa jenis radiasi, yang kesemuanya tidak dapat diderai oleh panca indera kita. Adapun gelombang gelombang dan radiasi yang dihasilkan oleh sebuah monitor adalah 5 Sinar X Sinar ultraviolet Gelombang mikro Radiasi elektromagnetik frekuensi sangat rendahRadiasi elektromagnetik frekuensi amat sangat rendah.Tahukah Anda bahwa radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan komputer bisa mengganggu kesehatan? Studi yang dilakukan American Optometric Association (AOA) mencetuskan bahwa radiasi komputer dapat menyebabkan kelelahan mata dan gangguan mata lainnya. Kebanyakan gejala yang dikeluhkan responden adalah soal kelelahan mata, pandangan menjadi kabur dan mata kering. Masalah visual lainnya yang timbul adalah soal gangguan sakit kepala dan sakit leher atau bahu. Nah bagi Anda yang sering nongkrong di depan komputer, lindungi dan rawatlah mata Anda dari radiasi yang ditimbulkannya. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghindarinya. 12 1. Pakai pelindung layar komputer (filter) untuk mengurangi radiasi yang ditimbulkan komputer. 2. Pilih layar komputer yang radiasinya rendah, seperti layar LCD (liquid crystal display). 3. Jagalah jarak pandangan mata dengan monitor. Idealnya, jarak minimum antara mata dengan monitor komputer adalah 45 cm. 4. Sesuaikan posisi layar komputer dengan mata, jangan ketinggian dan jangan terlalu rendah karena bisa menyebabkan sakit leher. Selain itu, jika monitor terlalu tinggi dari pandangan mata maka akan menggangu pasokan udara yang disuplai ke otak. Sebaiknya layar monitor diposisikan sejajar dengan pandangan mata.Menurut American Optometric Association (AOA), seperti dilansir Rctimes, untuk mencegah kelelahan mata sebaiknya tempatkan monitor dengan posisi yang ergonomis. Monitor harus

31

ditempatkan pada posisi 16-30 inci dari mata, tergantung seberapa besar layar. Umumnya posisi yang nyaman untuk menatap monitor adalah 20 hingga 26 inci. 5. Sesuaikan pencahayaan monitor dengan intensitas kenyamanan mata. Brightness yang terlalu terang atau terlalu buram tidak baik bagi kesehatan mata. Pencahayaan yang terlalu terang akan membuat mata menjadi silau, sedangkan pencahayaan yang terlalu buram hanya dan membuat mata bekerja lebih keras untuk melihat. Hal ini akan membuat mata menjadi cepat lelah. Untuk itu, cobalah sesuaikan brightness dan contrast monitor hingga mata Anda bisa melihat dengan nyaman. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan resolusi dengan karakter di monitor agar dokumen-dokumen mudah dibaca mata. 6. Istirahatkan mata sejenak. Jangan terus-terusan melototin layar komputer. Usahakan sediakan waktu beberapa menit untuk mengendorkan dan mengistirahatkan mata Anda. Ini akan mengurangi kepenatan mata dan otot. Segarkan mata dengan cara memandang ke ruangan lain atau memandang indahnya langit biru atau tanaman hijau. 7. Seringlah mengedipkan mata demi menghindari mata menjadi kering. Jarang mengedipkan mata akan membuat mata menjadi kering. Karena itu sering-seringlah mengedipkan mata, karena dengan berkedip maka mata akan mengeluarkan air mata yang akan menyebar ke seluruh permukaan kornea untuk menjaga mata tetap lembab dan jernih. 8. Pakailah kacamata dengan lensa khusus untuk komputer. Seperti pernah diberitakan, ahli masalah mata (Optometrist) Dr. Jay Schlanger mengatakan beberapa perusahaan kini mulai membuat lensa yang bagian atasnya dirancang untuk melihat komputer, dan bagian bawahnya untuk membaca.Pengguna lensa kontak juga punya solusi, yaitu dengan mengganti lensa kontak generasi baru yang terbuat dari silikon hydrogel. Silikon jenis ini memungkinkan daya transmisi oksigen yang lebih tinggi dibanding jenis lain, ungkap Schlanger. 9. Perbanyak konsumsi vitamin A, agar mata tetap dalam kondisi baik. 10. Jika merasa mata mengalami gangguan, segera pergi ke dokter mata untuk meyakinkan bahwa mata anda benar-benar seh
32

Selain tips-tips diatas anda juga bias mengikuti tips-tips dibawah ini: Untuk mengurangi keluhan pada mata, saran berikut ini akan sangat berrnanfaat bagi operator komputer dan juga para manajer dalam menata ruang kerja yang nyaman, yaitu: 12 1. Letakkan layar monitor sedemikian rupa sehingga tidak ada pantulan cahaya dari sumber cahaya lain seperti lampu ruang kerja dan jendela yang dapat menyebabkan kesilauan pada mata 2. Agar mata dapat membaca dengan nyaman, letakkan layar komputer lebih rendah dari garis horizontal mata dengan membentuk sudut hurang lebih 30 derjat. Keadaan ini dapat dicapai bila pusat layar monitor terlettak sekitar 25 cm dari garis horizontal mata sehingga mata akan mengarah ke bawah (ke layar monitor). Jarak layar monitor dengan mata sekitar 40 cm. Posisi demikian akan sangat mengurangi kelelahan pada mata. 3. Buatlah cahaya latar layar komputer dengan warna yang dingin, misalnya putih keabu-abuan dengan warna huruf yang kontras. Hindari penggunaan font huruf yang terlalu kecil (kecuali terpaksa). Font huruf yang termasuk norrnal adalah font 12, lebih kecil dari ini mengakibatkan mata akan cepat lelah membacanya. Resolusi layar monitor sudah barang tentu sangat berpengaruh terhadap ketajaman huruf maupun gambar. Layar monitor SVGA akan jauh lebih baik dari pada layar monitor VGA apalagi dengan yang monokrom. 4. Agar mata tidak kering, sering-seringlah berkedip dan sesekali pindahkan arah pandangan mata ke luar ruangan. Bila perlu usaplah kelopak mata secara lembut (memijit ringan bola mata). Kemajuan teknologi saat ini sangat berkembang pesat dan membantu manusia untuk berinteraksi satu sama lain tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu. Kemudahan yang diberikan oleh teknologi tersebut mencakup banyak hal serta merambah berbagai aspek kehidupan, mulai dari bisnis hingga pendidikan. Pada prinsipnya teknologi ini berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia agar dalam kehidupannya. Namun dari segala efek positif yang diterima oleh manusia terdapat pula berbagai efek negatif, baik secara fisik dan menta. Salah satu alat teknologi yang berkembang saat ini adalah komputer.
33

Penggunaan komputer diseluruh dunia mengalami peningkatan dari waktu kewaktu. Dengan adanya komputer, pekerjaan dapat diselesaikan dengan mudah dan cepat. Namun penggunaan komputer juga memberikan efek terhadap kesehatan. Penggunaan komputer dapat menimbulkan stress, seperti yang ditemukan NIOSH (The National Institute of Occupational Safety and Health ). NIOSH menemukan bahwa operator komputer memiliki tingkat stress yang lebih tinggi dibandingkan dengan pekerjaan lain. Gangguan kesehatan lain yang paling banyak dilaporkan akibat pengguna komputer adalah gangguan penglihatan. Gangguan penglihatan dapat menimbulkan kelainan fisik. Hal ini terjadi karena saat penglihatan menjadi kabur, maka pengguna komputer akan mengubah posisi tubuh maju kedepan mendekatkan diri agar dapat melihat objek yang ada di monitor lebih jelas. Gangguan penglihatan yang disebabkan karena penggunaan komputer, oleh The American Optometric Association dinamakan Computer Vision Syndrome (CVS), sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh The Journal of Epidemiology and Community Health mengambil sample basil pemeriksaan mata 10.000 pekerja. Macam-Macam Penyakit Akibat Penggunaan Komputer : 13 A. Stres Bekerja menggunakan komputer dapat menimbulkan stres. Stres yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan komputer tidak memiliki perbedaan dengan tipe stres yang ada didalam kehidupan. Seperti yang telah ditemukan The National Institut of Occupational Safety and Health (NIOSH), menemukan bahwa operator komputer mengalami stress pekerjaan yang lebih tinggi dibandingkan pekerja lain. B. Gangguan Muskuloskeletal. Gangguan Muskuloskeletal yang ditimbulkan akibat penggunaan komputer mulai dari kelemahan otot dan tendon atau nyeri leher dan punggung sampai dengan trauma yang kumulatif. Trauma kumulatif ini berhubungan dengan terdapatnya gerakan yang berulang secara terus menerus untuk waktu yang lama yang disebut sebagai Repetitive Strain Injury (RSI). Penyebab gangguan musculoskeletal ini antara lain postur tubuh yang tidak sesuai terjadi terus menerus saat menggunakan komputer, penyokongan punggung yang tidak sesuai,
34

duduk dengan posisi yang sama dengan jangka waktu yang lama dan desain ergonomik yang buruk. Repetitive Strain Injury (RSI) terjadi karena gerakan fisik yang berulang-ulang menyebabkan kerusakanpada tendon, saraf, oto dan jaringan lainnya. Peningkatan penggunaan komputer dengan kecepatan yang tinggi dalam mengetik menyebabkan cedera pads tangan, lengan, dan bahu. Yang termasuk dalam RSI antara lain sakit 1 eher, nyeri punggung, Carpal Tunnel Syndrome, DeQuervains Tenosynovitis, Thorscic Outlet Syndrome, Shoulder Impingement Syndrome, dan tennis Elbow. 13 Gangguan Muskuloskeletal dapat diatasi dengan menggunakan pendekatan ergonomik ditempat kerja. Berikut ini hal-hal yang diperlukan untuk membentuk lingkungan kerja yang nyaman agar tidak mengganggu kesehatan dan produktivitas kerja, yaitu : 1. Monitor Berada diketinggian yang sama dan berdampingan dengan tempat arsip Berjarak; 18 24 inchi dari wajah pengguna Dapat dimiringkan dan dinaikkan Dapat disetel dan dilepaskan Diletakkan sejajar dengan lengan tanpa harus mengangkat siku Pergelangan tangan sejajar dengan lengan bawah sehingga pergelangan Berada didepan monitor sejajar dengan letak mouse Menyokong punggung Dapat disesuaikan untuk memperoleh posisi yang sebenarnya dan memiliki Ketinggian kursi dapat disesuaikan ketika pengguna berada dalam posisi Disokong oleh lima kaki Dapat dipindahkan dengan mudah Memiliki bentuk yang dapat mendistribusikan berat badan
35

2. Keyboard

tangan tidak terlalu fleksi 3. Kursi

kemiringan yang dapat menyokong punggung duduk

4. Meja Memiliki ruang yang cukup untuk lengan Memiliki ketinggian yang sesuai Memiliki ukuratr yang cukup untuk meletakan komputer dan dokumen Memiliki kedalaman minimum 2 inchi Memiliki panjang yang sama dengan keyboard Memiliki ketinggian yang sama dengan keyboard Terbuat dari bahan yang lembut seperti busa atau jell Memegang mouse dengan lembut Dapat dimiringkan 10 sampai 20 derajat dari depan ke belakang Memiliki ketinggian yang cukup untuk kaki pengguna yang tidak menyentuh Memiliki tinggi 12 inchi dan lebar 20 inchi Dapat dipindahkan dan memiliki berat yang cukup agar tidak mudah bergeser Memiliki alas yang tidak licin Penggunaan komputer dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan gangguan ketajaman, sakit kepala dan gangguan pada mata itu sendiri. Keadaan ini oleh The American Optometric Association disebut Computer Vision Syndrome (CVS). Bukan tidak mungkin jika kemudian akan menjadi permanen dan akan merusak mata. Namun keadaan ini akan segera berkurang jika penggunaan komputer dihentikan. Sehingga perlu diketahui gejala gejala yang muncul selama menggunakan komputer. Gejala CVS tersebut antara lain : 6 1. Myopia sementara, Yaitu ketidakmampuan melihat dengan jelas objek yang jauh untuk beberapa saat sampai beberapa jam setelah menggunakan komputer. 2. Mata lelah Keadaan mata yang lelah ini dapat disebabkan oleh bahaya dari monitor, koreksi penglihatan yang berkurang, membaca dokumen dengan ukuran huruf yang kecil,
36

5. Pergelangan Tangan dan tangan.

6. Pijakan kaki.

lantai

keadaan kontras yang tidak seimbang antara teks dan Tatar belakang, kejapan pada monitor yang nyata dan mata yang kering. 3. Penglihatan kabur Penglihatan yang kabur dapat disebabkan oleh perubahan fisilogis ( akibat proses penuaan atau penyakit ). Hal ini juga dapat diakibatkan karena melihat benda tents menerus dengan jarak 12 inchi dan membaca dengan cahaya yang kurang. 4. Mata kering, iritasi dan mata berair. Keadaan ini terjadi jika kekurangan cairan untuk menjaga kelembaban mata terjaga dengan keadaan refleks kedipan mata. Jumlah kedipan mata bervariasi sesuai dengan aktivitas yang sedang dilakukan dan akan berkurang saat sedang berkonsentrasi. Mata menjadi merah dan berair, disebabkan karena saat menggunakan komputer akan mengurangi jumlah kedipan. 5. Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya. 6. Sakit kepala, sakit punggung, sakit leher dan spasme otot. Hal- hal yang dapat menyebabkan munculnya CVS adalah : 6 1. Posisi tubuh yang buruk saat berhadapan dengan komputer. 2. Penerangan yang menghasilkan silau atau bayangan, gambar yang kabur atau gambar yang terlalu gelap atau terlalu terang. 3. Jumlah kedipan tidak cukup untuk membasahi permukaan bola mata. 4. Penggunaan lensa koreksi yang tidak sesuai dengan posisi dan jarak pengguna dari monitor. 5. Kelainan minor pada penglihatan yang diperberat oleh penggunaan komputer. Secara luas, memang dikenal beberapa gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh pemakaian komputer, antara lain Repetitive Stress/Strain Injury (RSI), Kelelahan Mata dan Sakit Kepala, Sakit Punggung dan Leher, dan Medan Elektromagnetik. Lebih lanjut mengenai Repetitive Stress/Strain Injury (RSI) sendiri adalah sakit pada pergelangan tangan, lengan, tangan dan leher karena otot-ototnya harus bekerja cepat dan berulang. Hal ini dapat menjadi semakin parah jika sang pemakai komputer tidak memperhatikan faktor ergonomic pemakaian komputer dalam jangka waktu lama. Faktor ergonomic sendiri sangat
37

perlu diperhatikan untuk memperoleh kenyamanan dan posisi ideal yang sehat bagi tubuh selama pemakaian komputer. 6 Yang kedua adalah kelelahan mata dan sakit kepala. Sebenarnya ini merupakan keluhan yang paling banyak dikeluhkan para pemakai komputer, Computer Vision Sindrome (CVS) sendiri merupakan kelelahan mata yang dapat mengakibatkan sakit kepala, penglihatan seolah ganda, penglihatan silau terhadap cahaya di waktu malam, dan berbagai masalah penglihatan lainnya. Untuk masalah medan elektromantik (EMF), sebenarnya telah marak dibicarakan dalam beberapa tahun terakhir ini. Banyak pihak yang mengkhawatirkan dampak medan magnetic yang terdapat pada berbagai jenis peralatan elektronik, termasuk komputer, terhadap para pemakainya. Mulai dari ketakutan akan gangguan kelahiran yang menyebabkan bayi lahir cacat hingga gangguan yang menyebabkan kanker, pernah menjadi isu seputar dampak medan magnetic. Akan tetapi hingga saat ini belum ada yang tahu pasti mengenai kebenaran dugaan tersebut. Namun begitu, di negara-negara maju seperti Inggris, pemerintahnya telah menganjurkan agar anak-anak di bawah umur mengurangi pemakaian barang-barang yang bermedan elektronik, termasuk komputer bagi anak. Menanggapi kekhawatiran tersebut, Federal Communication Commission (FCC) sebenarnya telah membuat pengukuran khusus yang disebut Specifik Absorption Rate (SAR). SAR sendiri berfungsi untuk menyediakan data tingkat radiasi dari tiap type ponsel yang ada. 19 Jika radiasi mengenai tubuh manusia, ada 2 kemungkinan yang dapat terjadi: berinteraksi dengan tubuh manusia, atau hanya melewati saja. Jika berinteraksi, radiasi dapat mengionisasi atau dapat pula mengeksitasi atom. Setiap terjadi proses ionisasi atau eksitasi, radiasi akan kehilangan sebagian energinya. Energi radiasi yang hilang akan menyebabkan peningkatan temperatur (panas) pada bahan (atom) yang berinteraksi dengan radiasi tersebut. Dengan kata lain, semua energi radiasi yang terserap di jaringan biologis akan muncul sebagai panas melalui peningkatan vibrasi (getaran) atom dan struktur molekul. Ini merupakan awal dari perubahan kimiawi yang kemudian dapat mengakibatkan efek biologis yang merugikan. 2
38

Satuan dasar dari jaringan biologis adalah sel. Sel mempunyai inti sel yang merupakan pusat pengontrol sel. Sel terdiri dari 80% air dan 20% senyawa biologis kompleks. Jika radiasi pengion menembus jaringan, maka dapat mengakibatkan terjadinya ionisasi dan menghasilkan radikal bebas, misalnya radikal bebas hidroksil (OH), yang terdiri dari atom oksigen dan atom hidrogen. Secara kimia, radikal bebas sangat reaktif dan dapat mengubah molekul-molekul penting dalam sel. DNA (deoxyribonucleic acid) merupakan salah satu molekul yang terdapat di inti sel, berperan untuk mengontrol struktur dan fungsi sel serta menggandakan dirinya sendiri. Setidaknya ada dua cara bagaimana radiasi dapat mengakibatkan kerusakan pada sel. Pertama, radiasi dapat mengionisasi langsung molekul DNA sehingga terjadi perubahan kimiawi pada DNA. Kedua, perubahan kimiawi pada DNA terjadi secara tidak langsung, yaitu jika DNA berinteraksi dengan radikal bebas hidroksil. Terjadinya perubahan kimiawi pada DNA tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat menyebabkan efek biologis yang merugikan, misalnya timbulnya kanker maupun kelainan genetik. Pada dosis rendah, misalnya dosis radiasi latar belakang yang kita terima seharihari, sel dapat memulihkan dirinya sendiri dengan sangat cepat. Pada dosis lebih tinggi (hingga 1 Sv), ada kemungkinan sel tidak dapat memulihkan dirinya sendiri, sehingga sel akan mengalami kerusakan permanen atau mati. Sel yang mati relatif tidak berbahaya karena akan diganti dengan sel baru. Sel yang mengalami kerusakan permanen dapat menghasilkan sel yang abnormal ketika sel yang rusak tersebut membelah diri. Sel yang abnormal inilah yang akan meningkatkan risiko tejadinya kanker pada manusia akibat radiasi. Efek radiasi terhadap tubuh manusia bergantung pada seberapa banyak dosis yang diberikan, dan bergantung pula pada lajunya; apakah diberikan secara akut (dalam jangka waktu seketika) atau secara gradual (sedikit demi sedikit). 2 Sebagai contoh, radiasi gamma dengan dosis 2 Sv (200 rem) yang diberikan pada seluruh tubuh dalam waktu 30 menit akan menyebabkan pusing dan muntahmuntah pada beberapa persen manusia yang terkena dosis tersebut, dan
39

kemungkinan satu persen akan meninggal dalam waktu satu atau dua bulan kemudian. Untuk dosis yang sama tetapi diberikan dalam rentang waktu satu bulan atau lebih, efek sindroma radiasi akut tersebut tidak terjadi. Contoh lain, dosis radiasi akut sebesar 3,5 4 Sv (350 400 rem) yang diberikan seluruh tubuh akan menyebabkan kematian sekitar 50% dari mereka yang mendapat radiasi dalam waktu 30 hari kemudian. Sebaliknya, dosis yang sama yang diberikan secara merata dalam waktu satu tahun tidak menimbulkan akibat yang sama. 2 Selain bergantung pada jumlah dan laju dosis, setiap organ tubuh mempunyai kepekaan yang berlainan terhadap radiasi, sehingga efek yang ditimbulkan radiasi juga akan berbeda. Sebagai contoh, dosis terserap 5 Gy atau lebih yang diberikan secara sekaligus pada seluruh tubuh dan tidak langsung mendapat perawatan medis, akan dapat mengakibatkan kematian karena terjadinya kerusakan sumsum tulang belakang serta saluran pernapasan dan pencernaan. Jika segera dilakukan perawatan medis, jiwa seseorang yang mendapat dosis terserap 5 Gy tersebut mungkin dapat diselamatkan. Namun, jika dosis terserapnya mencapai 50 Gy, jiwanya tidak mungkin diselamatkan lagi, walaupun ia segera mendapatkan perawatan medis. Jika dosis terserap 5 Gy tersebut diberikan secara sekaligus ke organ tertentu saja (tidak ke seluruh tubuh), kemungkinan besar tidak akan berakibat fatal. Sebagai contoh, dosis terserap 5 Gy yang diberikan sekaligus ke kulit akan menyebabkan eritema. Contoh lain, dosis yang sama jika diberikan ke organ reproduksi akan menyebabkan mandul. 2 Efek radiasi yang langsung terlihat ini disebut Efek Deterministik. Efek ini hanya muncul jika dosis radiasinya melebihi suatu batas tertentu, disebut Dosis Ambang. Efek deterministik bisa juga terjadi dalam jangka waktu yang agak lama setelah terkena radiasi, dan umumnya tidak berakibat fatal. Sebagai contoh, katarak dan kerusakan kulit dapat terjadi dalam waktu beberapa minggu setelah terkena dosis radiasi 5 Sv atau lebih. Jika dosisnya rendah, atau diberikan dalam jangka waktu yang lama (tidak sekaligus), kemungkinan besar sel-sel tubuh akan memperbaiki dirinya sendiri
40

sehingga tubuh tidak menampakkan tanda-tanda bekas terkena radiasi. Namun demikian, bisa saja sel-sel tubuh sebenarnya mengalami kerusakan, dan akibat kerusakan tersebut baru muncul dalam jangka waktu yang sangat lama (mungkin berpuluh-puluh tahun kemudian), dikenal juga sebagai periode laten. Efek radiasi yang tidak langsung terlihat ini disebut Efek Stokastik. Efek stokastik ini tidak dapat dipastikan akan terjadi, namun probabilitas terjadinya akan semakin besar apabila dosisnya juga bertambah besar dan dosisnya diberikan dalam jangka waktu seketika. Efek stokastik ini mengacu pada penundaan antara saat pemaparan radiasi dan saat penampakan efek yang terjadi akibat pemaparan tersebut. Kecuali untuk leukimia yang dapat berkembang dalam waktu 2 tahun, efek pemaparan radiasi tidak memperlihatkan efek apapun dalam waktu 20 tahun atau lebih. Salah satu penyakit yang termasuk dalam kategori ini adalah kanker. Penyebab sebenarnya dari penyakit kanker tetap tidak diketahui. Selain dapat disebabkan oleh radiasi pengion, kanker dapat pula disebabkan oleh zat-zat lain, disebut zat karsinogen, misalnya asap rokok, asbes dan ultraviolet. Dalam kurun waktu sebelum periode laten berakhir, korban dapat meninggal karena penyebab lain. Karena lamanya periode laten ini, seseorang yang masih hidup bertahun-tahun setelah menerima paparan radiasi ada kemungkinan menerima tambahan zat-zat karsinogen dalam kurun waktu tersebut. Oleh karena itu, jika suatu saat timbul kanker, maka kanker tersebut dapat disebabkan oleh zat-zat karsinogen, bukan hanya disebabkan oleh radiasi. 2 Bahu nyeri Ini merupakan gangguan gaya hidup pada profesi apapun yang berhubungan dengan komputerisasi. Sebelumnya orang membawa tas kerja atau folder ke kantor, sekarang tas berisikan laptop yang beratnya melampaui titik ketegangan otot bahu. Hasilnya adalah rasa sakit yang parah pada bahu sehingga terasa nyeri dan berbekas warna merah. Postur tubuh membungkuk

41

Dapatkah Anda duduk lurus selama delapan jam dalam sehari? Hal ini sangat sulit. Kecenderungan tubuh akan membungkuk atau menetapkan ke posisi yang lebih nyaman. Hasilnya adalah gangguan pada postur tubuh yang memburuk. Mata kering Tidak masalah jika Anda mengenakan kacamata anti-silau, pandangan mata yang buruk adalah dampak dari pekerjaan yang mengharuskan menatap layar menyala terus-menerus. Ketika menatap layar, kita cenderung berkedip lebih sedikit daripada waktu yang normal atau dari yang seharusnya. Jika mata kering dan Anda secara tak sadar sering kali menggosoknya, dapat menyebabkan masalah serius di kemudian hari. Impotensi Jangan terkejut! Impotensi adalah bahaya pekerjaan yang umum pada dewasa ini. Jika Anda menjaga laptop secara langsung di pangkuan, maka Anda telah membunuh cukup sperma. Maka dari itu, selalu gunakan papan atau baki untuk melindungi organ reproduksi Anda dari kerusakan atau ini bisa menjadi penyebab impotensi setelah digunakan berkelanjutan. Efek lainnya sebagai berikut : 13 1. Radiasi Monitor Mata adalah organ tubuh yang paling mudah mengalami penyakit akibat kerja, karena terlalu sering memfokuskan bola mata ke layar monitor. Tampilan layar monitor yang terlalu terang dengan warna yang panas seperti warna merah, kuning, ungu, oranye akan lebih mempercepat kelelahan pada mata. Selain dari itu, pantulan cahaya (silau) pada layar monitor yang berasal dari sumber lain seperti jendela, lampu penerangan dan lain sebagainya, akan menambah beban mata. Pencahayaan ruangan kerja juga berpengaruh pada beban mata. (1,3)Pemakaian layar monitor yang tidak ergonomis dapat menyebabkan keluhan pada mata. Berdasarkan hasil penelitian, 77 % para pemakai layar monitor akan mengalami keluhan pada mata, mulai dari rasa pegal dan nyeri pada mata, mata merah, mata berair, sampai pada iritasi mata bahkan kemungkinan katarak mata. Bila operator komputer menggunakan soft lens (lensa mata), kelelahan mata akan lebih cepat terasa, karena mata yang dalam keadaan memfokuskan ke layar
42

monitor akan jarang berkedip sehingga bola mata cepat menjadi kering dan ini menyebabkan timbulnya gesekan antara lensa dan kelopak mata. Ruang berpendingin (AC) akan lebih memperparah gesekan tersebut, karena udara ruangan ber AC akan kering sehingga air mata akan ikut menguap. Menurut hasil penelitian yang penulis lakukan, untuk operator komputer yang bekerja 8 jam per hari terus menerus, ternyata radiasi yang keluar dari komputer (khususnya sinarX) sangat rendah yaitu sekitar 0,01739 m Rem per tahun. Harga tersebut jauh lebih rendah dari pada radiasi yang berasal dari sinar kosmis dan dari radiasi bumi (terresterial radiation) yang berkisar 145 m Rem per tahun. Sedangkan laju dosis radiasi yang diizinkan untuk masyarakat umum adalah 500 m Rem per tahun Akhir-akhir ini banyak dijual kaca filter untuk layar monitor yang dipromosikan sebagai filter radiasi yang keluar dari komputer.kaca filter yang dijual di pasaran lebih sesuai sebagai filter kesilauan (glare) dari cahaya layar komputer, bukan sebagai filter radiasi. 2. Terganggunya Syaraf Printer yang menggunakan sistim buble jet kebisingannya relatif lebihrendah bila dibandingkan dengan printer sistim dot matrix. Saat ini printer yang paling rendah kebisingannya adalah sistim laser printer. Kebisingan yang tinggi dapat mempengaruhi syaraf manusia dan hal ini dapat berakibat pada kelelahan maupun rasa nyeri. Adapun batas kebisingan yang diizinkan untuk bekerja selama kurang dari 8 jam per hari adalah 80 dB. Sedangkan ruang kerja yang ideal adalah dengan kebisingan sekitar 40 - 50 dB. Apabila di dalam ruang kerja terdapat mesin pendingin (AC), maka kebisingan akan bertambah selain dari suara printer. 3. Repetitive Strain Injury (RSI) RSI merupakan sebuah terminologi yang mengacu pada beberapa variasi keluhan kerangka otot (musculoskeletal). Ini menyangkut keluhan yang dikenal dengan sakit urat otot. RSI meliputi gangguan lengan atas berkaitan dengan kerja (WorkRelated Upper Limb Disorders) dan luka penggunaan berlebihan yang berhubungan dengan kerja (Occupational Overuse Injuries). Keluhan ini terutama diderita oleh para pekerja dengan posisi duduk yang statis saat menggunakan komputer atau menggunakan gerakan tangan yang berulang
43

(repetitive) setiap hari, beban kerja yang statis (seperti menggenggam mouse), membiarkan lengan membengkok, dan sejenisnya dalam waktu yang cukup lama. Ini akan bertambah buruk jika tempat kerja tidak didesain secara ergonomis, misalnya posisi keyboard dan layar monitor yang terlalu tinggi atau terlampau rendah, kursi tidak menopang badan untuk duduk tegak, dan sebagainya. Hal ini akan semakin parah bila ditambah lingkungan kerja yang kurang bergerak, kurang istirahat, mengandung stress tinggi dengan deadline dan laporan rutin serta lainnya. Apalagi jika Anda perokok, menderita kegemukan (obesitas), lemah otot, memiliki tangan yang terasa dingin serta kurang berolah raga. Gejala awal RSI dapat muncul pada berbagai tempat dari pangkal lengan hingga ke ujung tangan. Gejala yang menjadi tanda peringatan menyangkut: Kesulitan membuka dan menutup tangan Otot tangan terasa kaku (misalnya hingga kesulitan mengancing baju) Kesulitan menggunakan tangan (untuk membalik halaman buku, memutar tombol, memegang mug) Bangun dengan rasa sakit di pergelangan tangan atau mati rasa di tangan, terutama di awal pagi hari Tangan terasa dingin Tangan gemetar (tremor) Tangan terasa canggung, bergetar atau bahkan mati rasa. Bagimana cara mengurangi dari efek radiasi komputer tersebut ? berikut beberapa tips untuk anda : Jaga jarak komputer dengan mata Anda, minimal 50 cm. Atur posisi monitor, sehingga atas monitor sejajar dengan mata Anda. Atur pencahayaan sehingga tidak ada pantulan cahaya yang menyilaukan. Berkediplah lebih sering untuk menjaga mata agar tidak kering (minimal 5 menit sekali). Gunakan filter monitor yang bagus untuk mengurangi radiasi. Sekali-kali menolehlah ke arah pandangan yang jauh untuk mengendurkan ketegangan di mata.
44

Setiap 2 3 jam, beristirahatlah sekitar 10 menit untuk mencegah keletihan mata dan juga badan dari radiasi (misalnya, pergi ke kamar kecil). Jika anda sering menggunakan komputer milik orang lain yang tidak ada filter monitornya (misalnya anda presentasi di tempat lain), cobalah pakai kacamata dengan lensa khusus untuk mengurangi radiasi komputer. Makanlah vitamin A agar mata anda senantiasa sehat. Vitamin A bisa dari wortel, susu, sayuran berwarna hijau, dan sebagainya. Ada baiknya jika anda mengganti monitor CRT anda yang tebal dengan monitor LCD yang lebih tipis. Karena monitor LCD selain pemakaian wattnya lebih kecil ( hanya 60% dari CRT) juga radiasinya lebih rendah. Jadi lebih aman bagi mata anda. Jauhkan komputer kurang lebih 20-30 inci atau sekitar panjang lengan dari mata Anda. Usahakan agar monitor sejajar dengan arah pandang mata Anda. Atur cahaya monitor agar tidak terlalu silau atau terlalu redup. Jika cahaya terlalu terang, gunakan filter atau pelindung anti-silau. Jangan lupa untuk mengatur brightness untuk mendapatkan kontras yang tepat antara huruf dan latar belakang. Jika melihat adanya flicker pada layar komputer, sebaiknya segera ganti monitor Anda. Gunakan kursi yang dapat diatur tinggi-rendah dan senderan punggungnya. Selain itu, gunakan juga alas kerja atau meja yang stabil dan tidak mudah goyah. Miringkan layar monitor ke arah belakang sebanyak 19 hingga 20 derajat. Hal ini berguna untuk mendapatkan jarak pandang yang optimal. -----------------------------------------------------------------------------------------------Tambahan: Tips Hindari Mata Lelah Di Depan Monitor : 1. Jaga jarak mata pada monitor. Pastikan jarak anda dengan monitor sesuai dengan yang disarankan oleh para ahli mata, jarak aman antara mata dan monitor yaitu 20-40 inci (50-100 cm) dari mata. Jika terlalu dekat berbahaya juga untuk mata oleh sebab itu perhatikan posisi duduk anda dengan monitor tersebut, seandainya masih kesulitan melakukan aktivitas kerja seperti membaca padahal sudah berada pada jarak ideal coba lakukan dengan membesar ukuran fontnya sehingga kita merasakan nyaman saat
45

melakukan

aktivitas

di

depan

komputer.

2. Gunakan LCD, singkirkan CRT Hal ini berhubungan dengan alat atau piranti hardware anda, saat ini perkembangan teknologi sangat tinggi, apalagi untuk monitor komputer hampir sebagian besar menggunakan layar LCD. Oleh sebab itu gunakan piranti LCD dibanding CRT, CRT merupakan monitor tabung yang memberikan efek yang kurang baik untuk mata selain itu CRT membutuhkan energi listrik sangat besar. Perbandingannya satu monitor CRT sama saja menggunakan lima monitor LCD, atau solusi yang lain jika masih menggunakan CRT yaitu menggunakan filter anti radiasi hal ini untuk meminimalisir pandangan langsung terhadap monitor. 3. Setting monitor Monitor yang ada saat ini banyak menyediakan preset display mode sehingga dapat memudahkan kita mengganti setting pada layar monitor, termasuk memberikan level pada brightness dan hal ini juga harus disesuaikan dengan kenyamanan penggunanya. 4. Pakai kacamata anti radiasi Tips keempat ini memang merupakan saran akan tetapi ada baiknya jika anda memiliki cukup biaya untuk membeli kacamata anti radiasi. Kacamata anti radiasi dapat dikatakan relatif mahal tapi efektifitas dalam fungsinya sangat berguna bila kita menggunakan komputer yang berbeda. Kacamata anti radiasi dapat dibawa kemana-mana selain itu dapat berfungsi bukan hanya melindungi mata dari monitor akan tetapi dari cahaya lampu mobil, radiasi tv dan lainnya. 5. Istirahatkan mata secara berkala tiap 2 jam sekali Berikutnya cara termudah yang kita dapat lakukan yaitu mengistirahatkan mata secara berkala, sehingga tidak terus difokuskan pada pekerjaan di depan monitor, setidaknya membutuhkan lima hingga 10 menit untuk melakukan istirahat terhadap mata. Bukan hanya istirahat saja, anda dapat melakukan aktifitas penyegaran mata dengan melihat sekitar kita sebagai alihan normalitas pada mata atau dapat dilakukan juga dengan mencuci muka supaya kita merasa segar.

46

Gambar 2.4 : Gejala Yang Timbul Akibar Radiasi Komputer Pada Mata ( Sumber : Evaluating Your Computer Workstation. Department Of Consumer And Business Service Oregon OSHA. Ww.Orosha.Org. )
47

Gambar 2.5 : Posisi saat bekerja di depan komputer (Sumber : Evaluating Your Computer Workstation. Department Of Consumer And Business Service Oregon OSHA. Ww.Orosha.Org)
48

BAB 3 KESIMPULAN Kemajuan teknologi saat ini sangat berkembang pesat dan membantu manusia untuk berinteraksi satu sama lain, tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu. Kemudahan yang diberikan oleh teknologi tersebut mencakup banyak hal serta menambah berbagai aspek kehidupan, mulai dari bisnis hingga pendidikan. Pada prinsipprinsip teknologi ini berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia agar dalam kehidupannya dapat lebih mudah berkomunikasi ataupun melakukan sesuatu. Namun dari segala efek positif yang diterima oleh manusia terdapat pula berbagai efek negatif, baik secara fisik dan mental. Teknologi memang tak bisa terlepas dari dampaknya terhadap kesehatan. Ada yang baik dan ada yang buruk, dan masih banyak juga faktor lain yang mempengaruhinya. Penggunaan komputer sendiri di masa sekarang kian menjamur, baik di kantor-kantor hingga menambah dunia pendidikan bahkan rumah-rumah pribadi. Berbicara mengenai radiasi agaknya masih terlampau jauh karena beberapa penelitian yang sudah dilakukan para ahli belum memberikan bukti-bukti jelas untuk terlalu takut akan hal ini, dan sejauh ini sebagian besar riset membuktikan bahwa radiasi dari monitor komputer masih berada dalam batas yang aman-aman saja bila penggunaannya tidak terlalu berlebihan. Namun yang paling sering terdeteksi adalah adanya gangguan yang berhubungan dengan mata seperti mata lelah, pegal, mata kering, kesulitan menangkap objek hingga kepala yang bisa disebabkan akibat gangguan tersebut. Komputer pada dasarnya merupakan suatu sistem yaitu suatu rangkaian subsistem yang terdiri dari peralatan dan fasilitasnya yang berupa komponen perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Perangkat lunak adalah program komponen sebuah komputer, sedangkan perangkat keras adalah peralatan komputer yang meliputi keyboard, central processing unit dan visual display unit atau visual display terminal atau biasa disebut layar monitor. Display Unit atau Visual Display Terminal adalah bagian dari komputer yang biasa menyebabkan ketidaknyamanan pada operator komputer antara lain:
49

Kesilauan (glare) Kesilauan dapat disebabkan oleh permukaan yang mengkilap sehingga pantulan cahaya mengenai mata operator serta penempatan lampu (sumber penerangan) yang tidak tepat.

Gangguan kesehatan pada pengguna komputer antara lain : kelelahan mata karena terus menerus memandang monitor atau video display terminal (VDT). Kumpulan gejala kelelahan pada Syndrome (CVS) mata ini disebut Computer Vision

Gejala-gejala yang termasuk dalam CVS ini antara lain penglihatan : kabur, dry eye, nyeri kepala, sakit pada leher, bahu dan punggung. Sedangkan sindrom dry eye adalah gangguan defisiensi air mata baik kuantitas maupun kualitas Untuk menanggulangi kesilauan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut : Melengkapi komputer dengan non-reflective glass screen atau anti glare screen overlay. Meningkatkan brightness dari area yang mengelilingi sumber kesilauan. Mengurangi brightness dari sumber kesilauan. Efek kedipan ini terjadi karena loncatan dari tabung sinar katode. Peningkatan brightness dari screen akan memperbesar atau memperkuat efek kedipan. Kedipan ini dapat diatasi dengan cara mengatur brightness dari screen oleh operator yang bersangkutan. Jaga jarak komputer dengan mata Anda, minimal 50 cm. Atur posisi monitor, sehingga atas monitor sejajar dengan mata Anda. Atur pencahayaan sehingga tidak ada pantulan cahaya yang menyilaukan. Berkediplah lebih sering untuk menjaga mata agar tidak kering (minimal 5 menit sekali). Gunakan filter monitor yang bagus untuk mengurangi radiasi. Sekali-kali menolehlah ke arah pandangan yang jauh untuk
50

mengendurkan

ketegangan

di

mata.

Setiap 2 3 jam, beristirahatlah sekitar 10 menit untuk mencegah keletihan mata dan juga badan dari radiasi (misalnya, pergi ke kamar kecil). Jika anda sering menggunakan komputer milik orang lain yang tidak ada filter monitornya (misalnya anda presentasi di tempat lain), cobalah pakai kacamata dengan lensa khusus untuk mengurangi radiasi komputer. Makanlah vitamin A agar mata anda senantiasa sehat. Vitamin A bisa dari wortel, susu, sayuran berwarna hijau, dan sebagainya. Ada baiknya jika anda mengganti monitor CRT anda yang tebal dengan monitor LCD yang lebih tipis. Karena monitor LCD selain pemakaian wattnya lebih kecil ( hanya 60% dari CRT) juga radiasinya lebih rendah. Jadi lebih aman bagi mata anda.

51

DAFTAR PUSTAKA 1. Affandi, Edi. Sindrom Penglihatan Komputer (Computer Vision Syndrom). 2005. Jakarta : Departemen Ilmu Penyakit Mata FK UI RSCM 2. Aprilia, Rena. Efek Radiasi Bagi Tubuh. file:///D:/sumber%20refert/efek %20radiasi%20bagi%20tubuh%20%20RADIASI%20BAGI%20TUBUH.htm 3. A Survival Guide To Computer Workstations. 1998. The Office Of Environmental Health And Safety 4. Balci, Mehmet; Namsulu; et al. Effects Of Computer Monitor-Emitted Radiation On Oxidant/Antioxidant Balance In Cornea And Lens From Rats . 2009. Molecular Vision 2009; 15 : 2521 2525 5. Dewi Kusuma, Yuliana; Sitorus, Rico Januar; Hasyim, Hamzah. FaktorFaktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Mata Pada Operator Komputer Di Kantor Samsat Palembang Tahun 2009. 2009. Palembang : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya 6. Dry Eye And Computer Vision Syndrom. New Delhi. Visitech Eye Centre 7. Evaluating Your Computer Workstation. Department Of Consumer And Business Service Oregon OSHA. Ww.Orosha.Org 8. Eye Health In The Workplace. 2012 : Canberra. Australian Government Comcare. 9. Faizah, Iis. Efektivitas Penggunaan Screen Pada Monitor Komputer Untuk Mengurangi Kelelahan Mata Pekerja Call Centre Di PT Indosat NSR Tahun 2008. 2008. Medan. Universitas Sumatera Utara 10. Health And Safety At Work Eye Protection : A Guide To Provision And Use. 2010. London : Medical Research Council 11. Health And Safety Fact Sheet Health Hazards Of Computer Use. New York State United Teachers. 12. Healthy Choices For Computer Users. San Diego : University Of California San Diego.

52

13. Istanto, Budi. Pengaruh Radiasi Komputer Terhadap Kesehatan Mata. 2012. File:///D:/Sumber%20refert/Adventures%20of%20Adien%27s %20%20PENGARUH%20RADIASI%20KOMPUTER%20TERHADAP %20KESEHATAN%20MATA.Htm 14. Ilyas, Sidarta. Ilmu Penyakit Mata. 2009. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 15. Juarsa, Iis Nawati. Pengaruh Posisi Pengoperasian Komputer Terhadap Konsumsi Energi. Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma 16. Kumoro, Bagas. Kumpulan Materi Kuliah Mata. 2012. Jember : SMF Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Jember Rsud Dr Soebandi 17. Kumoro, Bagas. Pengaruh Komputer Terhadap Kesehatan Mata. 2004. Probolinggo : BPKM RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo 18. Kuswayatno; Lia. Mahir Berkomputer. Jakarta : Grafindo Media Pratama 19. Lam, Dsc; Cheuk; Leung, ATS; Fan, DSP, et al. Eye Care When Using Video Display Terminals. 1999. Hong Kong : Department Of Ophtalmology And Visual Science, The Chinese University Of Hong Kong. 20. Murtopo, Ichwan; Sarimurni. Pengaruh Radiasi Layar Komputerterhadap Kemampuan Daya Akomodsai Mata Mahasiswa Pengguna Komputer Di Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2005. Solo : Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 21. Maryono; Istiana, Patmi. Teknologi Informasi Dan Komunikasi. 2008. Jakarta : Yudhistira 22. Syafrizal, Melvin. Pengantar jaringan komputer. 2005. Jogjakarta. CV Andi Offset 23. The Effects Of Computer Use On Eye Health Vision . 1997. St Louis : American Optpmetric Association 24. Visual Display Units : Radiation Protection Guidance. 1994. Genewa : Radiation Comitte Of The International Radiation Protection Association In Collaboration With The International Labour Organization. 25. Voke, Janet. Radiation Effects On The Eye. 1999. The College Of Optometrics
53

26. Waliban. Petunjuk Penting Kelainan Mata. 1996. Jakarta : EGC Penerbit Uku Kedokteran 27. Wijaya, Nana. Ilmu Penyakit Mata. 1983. Jakarta

54

Anda mungkin juga menyukai