Anda di halaman 1dari 16

CIDERA KEPALA

Oleh: Makbruri Suci Kirana Y. Brenda Carolinsia Indah Permata Indah kencana Priscilla Moh. Habib Masayu Mastura F. Tia Sabrina

PENDAHULUAN
Cedera kepala adalah suatu kerusakan pada kepala, bukan bersifat congenital ataupun degeneratif, tetapi disebabkan oleh serangan/benturan fisik dari luar, yang dapat mengurangi atau mengubah kesadaran yang mana menimbulkan kerusakan kemampuan kognitif dan fungsi fisik. USA 500.000 kasus 10% sebelum tiba di RS. 90% kasus yang samapai di RS 80% CKR, 10% CKS, dan 10% CKB. Penyebab: 48%-53% KLL, 20%-28% jatuh, dan 3%-9% kekerasan, OR, dan rekreasi. Data epidemiologi di Indonesia ???

Anatomi Kepala
Kulit Kepala
Terdiri dari lima lapisan SCALP

Tulang Tengkorak
Terdiri dari kalvaria dan basis cranii. Tulang tengkorak terdiri atas os. frontal, os. parietal, os. temporal dan os. Oksipital. Basis cranii berbentuk tidak rata melukai bag dasar otak. Rongga tengkorak terdapat fossa anterior, fossa media, dan fossa posterior.

Anatomi Kepala
Meningen Duramater Selaput yang keras, terdiri atas jaringan ikat fibrosa yang melekat erat pada permukaan dalam dari kranium terdapat ruang subdural perdarahan subdural. Aa. meningea terletak antara duramater dan permukaan dalam dari cranium (ruang epidural) perdarahan epidural. Selaput Araknoid terletak antara piamater dan duramater. lapisan yang tipis dan tembus pandang. Dipisahkan dari duramater oleh spatium subdural dan dari piamater oleh spatium subarachnoid.

Anatomi Kepala
Piamater Merupakan membran vaskular yang erat membungkus otak, meliputi gyri dan masuk ke dalam sulci yang paling dalam. Melekat erat pada permukaan korteks serebri. Otak Proensefalon (otak depan) terdiri dari serebrum dan diensefalon, mesensefalon (otak tengah) dan rhombensefalon (otak belakang) terdiri dari pons, medulla oblongata dan serebellum. CSS Dihasilkan oleh plexus khoroideus 20 ml/jam

Fisiologi Kepala
TIK dipengaruhi oleh volume darah intrakranial, CSS, dan parenkim otak. Dinamika TIK konsep utama doktrin Moro-Kellie Cedera massa gumpalan darah TIK Otak memperoleh 16% CO. ADO 50-55 ml/100 gr jaringan otak/menit butuh MAP 60-70 mmHg.

Trauma Kepala
Definisi
Suatu trauma yang mengenai daerah kulit kepala, tulang tengkorak atau otak yang terjadi akibat injury baik secara langsung maupun tidak langsung pada kepala.

Epidemiologi
Salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian pada kelompok usia 1-40 tahun. Laki-laki:perempuan 2-3:1

Tipe cedera kepala


Fraktur Tengkorak Fraktur Linear Comminuted Fraktur Depressed Fraktur Coumpound Fraktur Fraktur dasar Tengkorak

Cidera Serebral
Komosio Serebri (geger otak) Kontusio Serebri (memar) Laserasio serebri Hematoma Epidural Hematoma Subdural

Tipe cedera kepala


Berdasarkan berat ringannya:
Cedera kepala ringan

Tidak kehilangan kesadaran GCS 15-13 Satu kali atau tidak ada muntah Stabil dan sadar Dapat mengalami luka lecet atau laserasi di kulit kepala Pemeriksaan lainnya normal

Tipe cedera kepala


Cedera kepala sedang Kehilangan kesadaran singkat saat kejadian GCS 9-12 Saat ini sadar atau berespon terhadap suara. Mungkin mengantuk Dua atau lebih episode muntah Sakit kepala persisten Kejang singkat (<2menit) satu kali segera setelah trauma Mungkin mengalami luka lecet, hematoma, atau laserasi di kulit kepala Pemeriksaan lainnya normal

Tipe cedera kepala


Cedera kepala berat Kehilangan kesadaran dalam waktu lama Status kesadaran menurun responsif hanya terhadap nyeri atau tidak responsif Terdapat kebocoran LCS dari hidung atau telinga Tanda-tanda neurologis lokal (pupil yang tidak sana, kelemahan sesisi)

Tipe cedera kepala


Cedera kepala berat (lanjutan) Tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial: Herniasi unkus: dilatasi pupil ipsilateral akibat kompresi nervus okulomotor Herniasi sentral: kompresi batang otak menyebabkan bradikardi dan hipertensi Trauma kepala yang berpenetrasi Kejang (selain Kejang singkat (<2menit) satu kali segera setelah trauma)

Mekanisme Cedera
Akselerasi Deselerasi Deformitas

Kekacauan terkait cedera kepala Pada Cedera Kepala


Kardiovaskuler
Perubahan fungsi jantung mencakup aktivitas atipikal miokardial, perubahan tekanan vaskuler dan edema paru. Penurunan kontraktilitas ventrikel curah jantung dan tekanan atrium kiri tekanan sistolik. tekanan atrium kiri edema paru

Respiratori
Edema paru, vasokonstriksi paru. Dan hipertensi paru hiperpnoe dan bronkokonstriksi.

Metabolisme
Kecenderungan retensi natrium dan air dan hilangnya sejumlah nitrogen.

Gastrointestinal
Setelah 3 hari lambung menjadi hiperasiditas.

Psikologis
Pengalaman yang menakutkan gejala sisa pascatrauma akan memengaruhi psikis korban.

TERIMA KASIH