Anda di halaman 1dari 25

RPP Dasar Sinyal Video Filed under: Uncategorized 6 Komentar 20 Mei 2010 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Nama

a Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta : Kompetensi Kejuruan : X / Genap : 1 : 6 x 40 menit : Menjelaskan Dasar Dasar Sinyal Video : Menjelaskan hubungan jumlah pixel dan kualitas resolusi gambar : 1. Memahami sistem element gambar

2. Mengidentifikasi gambar berdasarkan pixel dan ukuran diagonal gambar 3. Memahami sistem pembentukan gambar 4. Menguji sinyal video I. Tujuan Pembelajaran Setelah pembelajaran ini, siswa mampu: Mengidentifikasi gambar berdasarkan pixel dan ukuran dalam inchi Memahami sistem pembentukan gambar dan menguji sinyal video II. Materi Ajar Modul Dasar Dasar Sinyal Video III . Metode Pembelajaran

Ceramah (teori) Praktek Ujian teori IV. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal Pemberian materi tentang apa yang dimaksud dengan pixel dan ukuran gambar dalam inchi. Bertanya jawab tentang isi dari modul. B. Kegiatan Inti

Mengamati pixel pada pesawat televisi dengan kaca pembesar (lup) Mengukur ukuran tabung gambar pada televisi dan monitor pada garis diagonal gambar dengan satuan inchi.

Membandingkan tampilan gambar pada tabung gambar yang memiliki jumlah pixel besar / banyak dengan pixel kecil . C. Kegiatan Akhir

Membuat laporan dari hasil pengamatan yang telah dilakukan secara individu. Melakukan evaluasi tenteng hubungan kualitas gambar dengan jumlan pixel. V. Sumber/Bahan/Alat Modul pembelajaran, alat-alat elektronik, dan peralatan audio video. VI. Penilaian Bentuk tes: Praktik dan tertulis Soal Evaluasi tertulis :

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pixel. 2. Bagaimana cara menghitung jumlah pixel pada gambar. 3. Apa satuan yang digunakan untuk mengukur diagonal gambar? 4. Apa hubungan antara kualitas gambar dengan jumlah pixel? 5. Apa kesimpulan anda dari pengamatan ini? No. Aspek Penilaian Memahami tentang cara mengidentifikasi sebuah gambar a. Tepat (3) b. Kurang tepat (2) c. Tidak tepat (1) Memahami kualitas gambar berdasarkan jumlah pixel a. Baik (3) b. Kurang baik (2) c. Tidak baik (1) Bisa memahami dan membandingkan kualitas gambar berdasarkan jumlah pixel serta mengukur ukuran tabung gambar diagonal a. Semua benar (3) b. Sebagian besar benar (2) c. Sebagian besar salah (1) Bobot Nilai

1.

2.

3.

Mengetahui: Kepala Sekolah Drs. Sutrisno NIP. 19660207 199103 1 010

Guru Mata Pelajaran, Setyo Harmadi, S.T NBM.1060006

RPP DASAR SINYAL VIDEO DENGAN EEK

Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan Alokasi Waktu

: MENJELASKAN DASAR-DASAR SINYAL VIDEO : XI : 1-5 : 5 X 45

Stantard Kompetensi : MENJELASKAN DASAR-DASAR SINYAL VIDEO Kompetensi Dasar Indikator : : Menjelaskan hubungan jumlah piksel dan kualitas resolusi gambar

Memahami pengertian tentang piksel Memahami pengertian tentang resolusi gambar Memaham hubungan piksel dan resolusi Menghitung kualitas resolusi gambar Pengaruh piksel terhadap kualitas gambar

I. 1. 2. 3. 4. 5.

Tujuan Pembelajaran Siswa dapat memahami pengertian tentang piksel Siswa dapat memahami pengertian tentang resolusi gambar Siswa dapat memaham hubungan piksel dan resolusi Siswa dapat menghitung kualitas resolusi gambar Siswa dapat memahami pengaruh piksel terhadap kualitas gambar

II.

Materi Pembelajaran

1. Element Gambar Sebuah gambar pada dasarnya tersusun dari sekumpulan titik-titik wara. Untuk mengetahuinya, prinsip pertama adalah dengan membagi suatu gambar menjadi titik-titik warna (color dots) caranya dengan memperbesar gambar menjadi beberapa kali lipat sehingga tampak kotakkotak. Perhatikan gambar di bawah ini. Otak kita secara otomatis akan mengumpulkan kembali titik-titik tersebut menjadi sebuah gambar. Tetapi jika diperbesar kembali, gambar tampak berbeda dan terlihat ada kotakkotak pembentuk gambar. Bukan hal yang mudah untuk mengenali gambar seperti ini, seperti halnya pemrosesan pada program komputer untuk memahami sebuah gambar. Satu-satunya cara kita untuk melihat yang benar-benar terjadi adalah dengan memperbesar gambar tersebut, sampai otak kita tidak dapat mengolah/memahami gambar tersebut. Layar televisi dan komputer menyaring (seperti halnya foto pada majalah dan surat kabar) tersusun dari kumpulan titik-titik pembentuk gambar. Pada televisi atau komputer, titik ini disebut pixel (picture element) dengan ukuran jumlah titik horisontal x jumlah titik vertikal. Misalnya layar dengan resolusi 1024x768 pixel, artinya ada 1024 titik horisontal untuk tiap 1 titik vertikal. Jadi totalnya ada 786.432 titik pembentuk gambar. Karena begitu banyaknya titik element gambar, maka gambar terlihat lebih halus. Ada 2 cara mendeskripsikan ukuran dari sebuah layar yaitu aspek ratio dan ukuran layar (screen size). Secara turun temurun, display komputer seperti TV pada umumnya mempunyai sebuah aspek rasio 4:3. Artinya perbandingan dari lebar dan tinggi layar adalah 4:3. Untuk layar lebar(widescreen) memiliki aspek ratio 16:9 (ada beberapa yang perbandingannya 16:10 atau 15:9). Layar ini biasanya digunakan untuk menampilkan film DVD yang memiliki format widescreen. Sistem HDTV juga menggunakan aspek ratio 16:9. Semua tipe dari display termasuk permukaan proyeksi (projection surface), biasanya dikenal sebagai layar(screen). Ukuran layar secara normal diukur dengan satuan inchi, dimulai dari satu sudut sampai sudut seberang lain secara diagonal. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar 5-2 dan gambar 5-3 di bawah ini.

Namun, cara yang digunakan untuk mengukur layar(screen) Monitor LCD dan CRT ternyata berbeda. Untuk layar CRT, ukuran layar diukur secara diagonal dari tepi luar body layar. Dengan kata lain, lapisan terluar ikut diukur seperti yang ditunjukkan pada gambar disamping.

Gambar 5-2. CRT screen size Untuk layar LCD, Untuk layar LCD, layar diukur secara diagonal dari sisi dalam bingkainya. Dengan kata lain, tepi luar tidak ikut diukur seperti halnya pada CRT

Gambar 5-3. LCD screen size Karena perbedaan dalam hal mengukur CRT dan LCD, maka LCD 17 layak jika dibandingkan dengan CRT yang berukuran 19. Untuk lebih akurat dalam perbandingannya, bandingkanlah viewable screen size seperti tampak pada gambar 5-2 di atas. Ukuran layar pada umumnya adalah 15, 17, 19 dan 21 inchi. Tetapi untul notebook, ukuran layarnya lebih kecil, umumnya mulai dari 12 hingga 17 inchi. Kemajuan teknologi, memungkinkan diciptakannya layar berukuran besar bahkan lebih dari 40 misalnya pada information displays untuk publik maupun dalam bidang medis. III. Metode Pembelajaran 1. 2. 3. Ceramah. Diskusi. Demonstrasi.

IV.

Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan awal.

1. Salam pembuka dan doa. 2. Absensi. 3. Menjelaskan tujuan pembelajaran dan cakupan materi sesuai silabus. 4. Menguji pengetahuan dasar siswa tentang gambar dengan menanyakan: a. Pembentukan lukisan kristik (lukisan dari benang). B. Kegiatan inti. 1. Eksplorasi a. Menjelaskan secara singkat elemen gambar, pixel dan pengaruhnya pada resolusi gambar. b. Menyuruh siswa untuk melihat jumlah pixel untuk HP nya, kemudian dibandingkan dengan HP lainnya. 2. Elaborasi a. Memfasilitasi siswa untuk mendiskusikan materi b. Membuat laporan hasil diskusi. c. Mempresentasikan hasil diskusi.

3. Konfirmasi a. Memberikan umpan balik pada peserta didik dengan memberi penguatan dalam bentuk lisan pada hasil pekerjaan peserta. b. Memberi konfirmasi pada hasil pekerjaan yang sudah dikerjakan oleh peserta didik melalui sumber buku lain dan internet. c. Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang sudah dilakukan. d. Memberikan motivasi kepada peserta didi yang kurang dan belum bisa mengikuti dalam materi. C. Kegiatan akhir. 1. 2. 3. 4. Peserta didik membuat rangkuman dari materi Peserta didik dan guru melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) berkaitan dengan materi . Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

V. 1.

Alat/ Bahan/ Sumber Belajar Buku Modul Menjelaskan dasar-dasar Video, Direktorat pembinaan SMK, 2008. Halaman 252.

VI. 1. 2.

Media

Komputer. LCD.

VII.

Penilaian Tugas Terstruktur: 1. Mendiskusikan proses pembagian elemen gambar, jumlah pixel dan resolusi.

Tugas Mandiri: 1. jelaskan mengertian pixel

2. 3. 4. 5.

jelaskan resolusi gambar jelaskan hubungan piksel dan resolusi jelaskan perhitungan kualitas resolusi gambar jelaskan pengaruh piksel dan resolusi terhadap kualitas gambar

Kunci Jawaban: 1. Pixel adalah jumlah elemen-elemen atau titik gambar. Gambar dibagi menjadi jutaan titik atau elemen gambar. 2. Resolusi gambar adalah tingkatan kehalusan gambar. 3. Piksel adalah jumlah elemen gambar yang akan mempengaruhi resolusi gambar. 4. Perhitungan kualitas resolusi gambar adalah: jumlah elemen gambar arah horizontal X arah vertical. Misalnya resolusi gambar 1024 x 400 pixel, maksudnya jumlah elemen gambar arah horisonta 1024, dan arah vertical 400 pixel. 5. Semakin banyak jumlah pixel, maka gambar semakin halus.

Norma penilaian No. 1 benar nilai : 20 No. 2 benar nilai : 20 No. 3 benar nilai : 20 No. 4 benar nilai : 20 No. 5 benar nilai : 20 Total Nilai : 100

Klaten, 9 Agustus 2011 Guru Mata Pelajaran

Susanto Budi Purnomo, SPd Apa itu pixel ?

Kalo kamu memperbesar foto atau gambar yang diambil dengan kamera digital, kamu bakalan liat bahwa gambar atau foto terbentuk dari kumpulan kotak-kotak kecil. Kotak-kotak kecil itu merupakan unit terkecil dari sebuah foto atau gambar. Kotak-kotak kecil itulah yang disebut pixel. Setiap pixel memiliki 1 warna dan tersusun berimpitan satu sama lain. Ilusi optik menyebabkan mata kita menangkap komposisi pixel-pixel itu sebagai suatu gambar utuh. Ketika kamu mengolah di suatu daerah gambar atau foto, sebenernya kamu lagi mengolah pixel dalam daerah tersebut. Kualitas akhir dari suatu foto atau gambar yang diolah ditentukan oleh seberapa baik kamu mengubah pixel-pixel tersebut.

Foto ukuran asli

Perbesaran 1

Perbesaran 2 Makin diperbesar foto, maka pixel akan semakin nyata

Apa itu Resolusi Gambar? Resolusi mengacu pada kerapatan pixel dalam sebuah gambar. Resolusi gambar diukur berdasarkan kerapatan pixel dalam 1 inch (pixels per inch / ppi atau dots per inch / dpi). Resolusi 1 ppi berarti ada satu pixel per 1 inch persegi. Begitu pula, resolusi 300 ppi brarti ada 300 pixel per satu inch persegi. Semakin besar resolusi, berarti semakin banyak pixel dalam sebuah gambar. Semakin besar resolusi gambar, semakin baik kualitasnya. Semakin besar resolusi, tampilan detail gambar akan semakin tampak. Kamu pun kemudian tahu, kenapa file yang berisi gambar-gambar atau image dengan resolusi

tinggi mempunyai ukuran yang besar juga, karena pixel yang terkandung di dalamnya juga semakin rapat dan banyak.

Hubungan antara Resolusi Gambar dan Besarnya File Besarnya resolusi gambar berdampak langsung pada ukuran file. Semakin bagus kualitas gambar, resolusinya semakin besar maka ukuran file akan semakin besar juga.

Resolusi 300 dpi Image di atas mempunyai resolusi 300 dpi, besar file adalah 60.3 kB

Resolusi 72 dpi

Image yang sama dengan resolusi 72 dpi ukuran filenya lebih kecil, yaitu 6.3 kB. Jumlah pixel image tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan image yang sebelumnya.

Resolusi 36 dpi Pada resolusi 36 dpi, ukuran file semakin kecil yaitu 2.4 kB.

Perbedaan antara Resolusi Gambar Rendah dan Tinggi

Ukuran sebuah File Luas bidang gambar di atas adalah 11.34 x 17.07 inch dengan resolusi 180 dpi. Ini berarti gambar tersebut memiliki 2048 pixel di sepanjang garis lebarnya dan 3072 pixel di sepanjang garis tingginya. Total pixel gambar ini adalah 2048 x 3072 atau ummmbanyak! ya diitung sendiri pake kalkulator

Satuan Resolusi Resolusi diukur berdasarkan jumlah pixel per inch atau dot per inch. Dpi digunakan untuk menunjukkan jumlah pixel per inch dalam sebuah gambar digital. Kalo kamu melakukan scan pada sebuah gambar, biasanya ukuran yang dipakai adalah ppi (Pixel per inch). Sementara itu, dpi biasanya dipakai sebagai ukuran pada printer untuk menunjukkan jumlah titik yang harus dicetak per inch nya. Pada Photoshop, biasanya kamu bisa mengatur resolusi gambar dalam pixel per inch atau pixel per centimeter.

Kalo kamu ga ngubah ukuran gambar tapi mengurangi resolusinya menjadi 72 dpi, berarti akan ada 819 pixels di sepanjang garis lebarnya dan 1229 pixels di sepanjang garis tingginya. Total pixel gambar tersebut menjadi 819 x 1229.

Resolusi gambar 72 dpi Karena ga ada perubahan ukuran gambar, besar gambar akan sama saat dicetak. Tapi ketajamannya berkurang karena resolusinya menjadi lebih kecil, yaitu 72 dpi. Kebutuhan akan resolusi ini tergantung penggunaan dari gambar itu sendiri. Biasanya untuk keperluan offset atau cetak, diperlukan gambar

dengan resolusi yang tinggi yaitu sekitar 300 dpi. Untuk keperluan cetak outdoor seperti banner atau baliho, biasanya cukup dengan resolusi 150 dpi. Sedangkan untuk keperluan content web ataupun pengiriman via email, biasanya resolusi yang dibutuhkan adalah 72 dpi agar lebih ringan ketika di upload maupun ketika di download pixel itu apa sih.,.????? POSTED BY ABU RIZAL POSTED ON 02.29 WITH NO COMMENTS

apa sih pixel itu gak perlu basa basi lansung jelaskan ajah apa itu pixel..???? boleh sih copy paste asal kan gunakan sumber dari rizaldesign dan wikipedia

Dalam digital imaging, pixel, atau Pel adalah titik fisik dalam gambar raster, atau elemen dialamatkan terkecil di perangkat layar, sehingga elemen dikontrol terkecil dari gambar diwakili di layar. Alamat dari sebuah pixel sesuai dengan koordinat fisiknya. Piksel LCD diproduksi di grid dua dimensi, dan sering direpresentasikan menggunakan titik atau kotak, tapi CRT piksel sesuai dengan mekanisme waktu dan tingkat menyapu. Setiap pixel adalah contoh dari gambar asli, lebih banyak sampel biasanya memberikan representasi yang lebih akurat dari yang asli. Intensitas setiap pixel adalah variabel. Dalam sistem gambar warna, warna biasanya diwakili oleh tiga atau empat intensitas komponen seperti merah, hijau, dan biru, atau cyan, magenta, kuning, dan

hitam. di samping adlah contoh gambar pixel pada lcd Dalam beberapa konteks (seperti deskripsi dari sensor kamera), pixel istilah yang digunakan untuk merujuk kepada elemen skalar tunggal representasi multi-komponen (lebih tepatnya disebutphotosite dalam

konteks sensor kamera, meskipun sensel neologisme kadang-kadang digunakan untuk menggambarkan elemen sensor kamera digital), sementara di lain istilah ini mungkin merujuk ke set seluruh intensitas komponen tersebut untuk posisi spasial. Dalam sistem warna yang menggunakan subsampling kroma, konsep multi-komponen dari sebuah pixel dapat menjadi sulit untuk diterapkan, karena intensitas mengukur untuk komponen warna yang berbeda sesuai dengan daerah spasial yang berbeda sedemikian representasi. The pixel Kata didasarkan pada kontraksi pix ("gambar") dan el (untuk "elemen"); formasi sama dengan el untuk "elemen" termasuk kata-kata voxel dan texel etimologi Kata "pixel" pertama kali diterbitkan pada tahun 1965 oleh Frederic C. Billingsley dari JPL, untuk menggambarkan unsur-unsur gambar gambar video dari pesawat antariksa ke Bulan dan Mars Namun, Billingsley tidak koin istilah sendiri. Sebaliknya, ia mendapat kata "pixel" dari Keith E. McFarland, di Divisi Link dari Presisi Umum di Palo Alto, yang tidak tahu di mana kata berasal. McFarland hanya mengatakan itu "digunakan pada waktu itu" (sekitar tahun 1963). Kata adalah kombinasi dari gambar dan elemen, melalui pix. The pix Kata muncul di headline majalah Variety pada tahun 1932, sebagai singkatan untuk gambar kata, mengacu pada film Pada tahun 1938, "pix" sedang digunakan dalam referensi untuk gambar diam oleh jurnalis foto.. Konsep "elemen gambar" tanggal ke hari-hari awal dari televisi, misalnya sebagai "Bildpunkt" (kata Jerman untuk pixel, 'titik gambar' harfiah) dalam paten 1.888 Jerman Paul Nipkow. Menurut etimologi berbagai publikasi awal dari elemen gambar itu sendiri adalah istilah di majalah Dunia Wireless pada tahun 1927, meskipun telah digunakan sebelumnya dalam paten AS berbagai diajukan sedini 1911. Beberapa penulis menjelaskan pixel sebagai sel gambar, pada awal tahun 1972 Dalam grafis dan pengolahan gambar dan video, Pel sering digunakan sebagai pengganti piksel. Sebagai contoh, IBMdigunakan dalam Referensi Teknis mereka untuk PC yang asli. . [sunting] Kata-kata yang sama dengan etimologi Texel (elemen tekstur) dan luxel (lux elemen) adalah kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan pixel ketika digunakan dalam konteks yang spesifik (texturing dan pemetaan ringan masing-masing) Voxel adalah suatu elemen volume, analog 3D dari pixel 2D. Surfels (elemen permukaan) memiliki pola penamaan yang sama seperti pixel, tetapi berbagi lebih banyak kesamaan dengan segitiga menyusut dibandingkan piksel diperluas. Dijual kembali adalah suatu elemen resolusi, yang digunakan untuk menggambarkan jumlah diskrit elemen diatasi dari sinyal kontinyu (misalnya dalam pencitraan optik). Pixel Sebuah umumnya dianggap sebagai komponen tunggal terkecil dari sebuah gambar digital. Namun, definisi ini sangat konteks-sensitif. Misalnya, ada bisa "piksel dicetak" di halaman, atau piksel yang dibawa oleh sinyal elektronik, atau diwakili oleh nilai-nilai digital, atau piksel pada layar perangkat, atau piksel dalam kamera digital (elemen photosensor). Daftar ini tidak lengkap, dan tergantung pada konteks, ada beberapa istilah yang sinonim dalam konteks tertentu, seperti Pel, sampel, byte, bit, dot, titik, dll "piksel" Istilah dapat digunakan dalam abstrak, atau sebagai satuan ukuran, khususnya ketika menggunakan piksel sebagai ukuran resolusi, seperti: 2400 piksel per inci, 640 pixel per baris, atau spasi 10 pixel terpisah. Titik-titik tindakan per inci (dpi) dan pixel per inch (ppi) kadang-kadang digunakan secara bergantian, namun memiliki arti yang berbeda, terutama untuk perangkat printer, di mana dpi adalah ukuran kepadatan printer dot (misalnya tetesan tinta) penempatan. [12 ] Misalnya, gambar berkualitas tinggi fotografi dapat dicetak dengan 600 ppi pada printer inkjet 1200 dpi. angka dpi Bahkan lebih tinggi, seperti 4800 dpi dikutip oleh produsen printer sejak tahun 2002, tidak berarti banyak dalam hal resolusi dicapai Semakin banyak piksel yang digunakan untuk merepresentasikan sebuah citra, semakin dekat hasilnya bisa menyerupai aslinya. Jumlah piksel

dalam gambar kadang-kadang disebut resolusi, meskipun resolusi memiliki definisi yang lebih spesifik. Jumlah pixel dapat dinyatakan sebagai angka tunggal, seperti dalam kamera "tiga-megapixel" digital, yang memiliki tiga juta piksel nominal, atau sebagai sepasang angka, seperti dalam "640 x 480 layar", yang memiliki 640 pixel dari sisi ke sisi dan 480 dari atas ke bawah (seperti dalam layar VGA), dan karena itu memiliki jumlah 640 480 = 307.200 piksel atau 0,3 megapixel. Para piksel, atau contoh warna, yang membentuk gambar digital (seperti file JPEG yang digunakan pada halaman web) mungkin atau tidak mungkin dalam satu-ke-satu korespondensi dengan piksel layar, tergantung pada bagaimana komputer menampilkan gambar. Dalam komputasi, gambar terdiri dari pixel dikenal sebagai gambar bitmap atau gambar raster. The raster Kata berasal dari pola pemindaian televisi, dan telah banyak digunakan untuk menggambarkan pencetakan yang sama halftone dan teknik penyimpanan. [Sunting] pola Sampling Untuk kenyamanan, piksel biasanya diatur dalam kotak dua dimensi biasa. Dengan menggunakan pengaturan ini, operasi umum yang dapat diterapkan oleh seragam menerapkan operasi yang sama untuk setiap pixel independen. Pengaturan lain piksel yang mungkin, dengan beberapa pola pengambilan sampel bahkan mengubah bentuk (atau kernel) dari setiap pixel di seluruh gambar. Untuk alasan ini, harus berhati-hati ketika memperoleh gambar pada satu perangkat dan menampilkan itu di lain, atau ketika mengkonversi data gambar dari satu format piksel yang lain. Sebagai contoh: Teks yang ditulis menggunakan ClearType LCD menyaring biasanya menggunakan staggered grid, di mana merah, hijau, dan biru komponen sampel di lokasi yang sedikit berbeda. Render subpixel adalah teknologi yang mengambil keuntungan dari perbedaan ini untuk meningkatkan render teks pada layar LCD. Sebagian besar kamera digital warna menggunakan filter Bayer, sehingga grid reguler pixel dimana warna setiap pixel tergantung pada posisinya di grid. Clipmap A menggunakan pola sampling yang hirarkis, dimana ukuran dukungan dari setiap pixel tergantung pada lokasi di dalam hirarki. Grid Warped digunakan ketika geometri yang mendasari adalah non-planar, seperti gambar bumi dari luar angkasa Penggunaan non-seragam grid adalah area penelitian aktif, berusaha untuk melewati batas Nyquist tradisional Piksel pada monitor komputer biasanya "persegi" (ini adalah, memiliki lapangan pengambilan sampel yang sama horisontal dan vertikal); piksel dalam sistem lain sering "persegi panjang" (yaitu, memiliki lapangan pengambilan sampel yang tidak sama horisontal dan vertikal - oblong dalam bentuk), seperti digital format video dengan rasio aspek yang beragam, seperti format layar lebar anamorphic dari Rec tersebut. 601 digital video standar. Resolusi monitor komputer

Komputer dapat menggunakan piksel untuk menampilkan gambar, seringkali gambar abstrak yang mewakili GUI. Resolusi gambar ini disebut resolusi layar dan ditentukan oleh kartu video komputer. Monitor LCD juga menggunakan pixel untuk menampilkan gambar, dan memiliki resolusi asli. Setiap piksel terdiri dari triad, dengan jumlah tersebut triad menentukan resolusi asli. Pada beberapa monitor CRT, tingkat menyapu balok mungkin sudah ditetapkan, sehingga dalam resolusi asli tetap. Kebanyakan monitor CRT tidak memiliki tingkat balok menyapu tetap, yang berarti mereka tidak memiliki resolusi asli sama sekali - sebaliknya mereka memiliki satu set resolusi yang sama baiknya didukung. Untuk menghasilkan gambar tajam yang mungkin pada LCD, pengguna harus memastikan resolusi layar komputer sesuai dengan resolusi asli monitor.

Resolusi teleskop

Skala yang digunakan dalam pixel Astronomi adalah jarak sudut antara dua benda di langit yang jatuh satu pixel terpisah pada detektor (CCD atau Chip Infrared). Skala s diukur dalam radian adalah rasio p jarak pixel dan f panjang fokus optik sebelumnya, s = p / f. (Panjang fokus adalah produk dari rasio fokus dengan diameter lensa terkait atau cermin.) Karena p biasanya dinyatakan dalam satuan detik busur per pixel, karena 1 radian sama 180/3.14159 * 3600 = 206.264 detik busur, dan karena diameter sering diberikan dalam milimeter dan ukuran piksel dalam mikrometer yang menghasilkan faktor lain dari 1.000, formula sering dikutip sebagai s = 206p / f.

[Sunting] Bit per pixel

Kedalaman warna

Jumlah warna yang berbeda yang dapat diwakili oleh sebuah pixel tergantung pada jumlah bit per pixel (bpp). Sebuah gambar 1 bpp menggunakan 1-bit untuk setiap pixel, sehingga setiap pixel bisa menjadi on atau off. Setiap bit tambahan menggandakan jumlah warna yang tersedia, sehingga gambar 2 bpp dapat memiliki 4 warna, dan gambar 3 bpp dapat memiliki 8 warna: 1. 2. 3. 4. 5. 6.

1 bpp, 21 = 2 warna (monokrom) 2 bpp, 22 = 4 warna 3 bpp, 23 = 8 warna 8 bpp, 28 = 256 warna 16 bpp, 216 = 65.536 warna ("Highcolor") 24 bpp, 224 16,8 juta warna ("TrueColor") Untuk kedalaman warna 15 atau lebih bit per pixel, kedalaman biasanya jumlah dari bit yang dialokasikan untuk masing-masing komponen merah, hijau, dan biru. Highcolor, biasanya berarti 16 bpp, biasanya memiliki lima bit untuk merah dan biru, dan enam bit untuk hijau, seperti mata manusia lebih sensitif terhadap kesalahan dalam hijau daripada di dua warna primer lainnya. Untuk aplikasi yang melibatkan transparansi, 16 bit dapat dibagi menjadi lima bit masing-masing dari merah, hijau, dan biru, dengan satu bit tersisa untuk transparansi. Sebuah kedalaman 24-bit memungkinkan 8 bit per komponen. Pada beberapa sistem, 32-bit kedalaman tersedia: ini berarti bahwa setiap pixel 24-bit memiliki 8 bit ekstra untuk menggambarkan opacity (untuk tujuan menggabungkan dengan gambar yang lain).

subpiksel

Geometri elemen warna CRT dan LCD display berbagai, fosfor titik dalam warna CRT display (baris atas) tidak ada hubungannya dengan piksel atau subpiksel.

Banyak layar dan gambar-akuisisi sistem yang, karena berbagai alasan, tidak mampu menampilkan atau merasakan saluran warna yang berbeda di tempat yang sama. Oleh karena itu, grid pixel dibagi menjadi satu warna wilayah yang berkontribusi terhadap warna ditampilkan atau merasakan bila dilihat di kejauhan. Dalam beberapa pameran, seperti LCD, LED, dan plasma display, ini satu warna daerah yang terpisah elemen dialamatkan, yang kemudian dikenal sebagai subpixels. Misalnya, LCD biasanya membagi setiap pixel horizontal menjadi tiga subpixels. Ketika pixel persegi dibagi menjadi tiga subpixels, setiap subpixel selalu persegi panjang. Dalam industri layar terminologi, subpixels sering disebut sebagai piksel, karena mereka adalah elemen dialamatkan dasar dalam sudut pandang hardware, dan mereka menyebutnya sirkuit pixel daripada sirkuit subpixel.

Sensor kamera digital yang paling gambar menggunakan satu warna daerah sensor, misalnya dengan menggunakan pola Bayer filter, dan di industri kamera ini dikenal sebagai piksel seperti di industri layar, bukan subpixels. Untuk sistem dengan subpixels, dua pendekatan yang berbeda dapat diambil: The subpixels dapat diabaikan, dengan penuh warna piksel diperlakukan sebagai elemen pencitraan terkecil dialamatkan; atau The subpixels dapat dimasukkan dalam perhitungan render, yang membutuhkan analisis yang lebih dan waktu proses, tetapi dapat menghasilkan gambar ternyata unggul dalam beberapa kasus. Pendekatan kedua, disebut sebagai render subpixel, menggunakan pengetahuan tentang geometri pixel untuk memanipulasi tiga warna subpiksel secara terpisah, menghasilkan sedikit peningkatan dalam resolusi jelas menampilkan warna. Sementara CRT display menggunakan warna merah-hijau-biru-bertopeng daerah fosfor, didikte oleh grid jala disebut topeng bayangan, maka diperlukan langkah kalibrasi sulit untuk disejajarkan dengan raster pixel yang ditampilkan, sehingga CRT saat ini tidak menggunakan render subpixel. Ini ponsel kamera memiliki sekitar 2 juta piksel efektif.Sebuah megapiksel (MP atau Mpx) adalah satu juta piksel, dan merupakan istilah yang digunakan tidak hanya untuk jumlah piksel dalam gambar, tetapi untuk mengungkapkan jumlah elemen sensor gambar kamera digital atau jumlah elemen tampilan display digital. Misalnya, kamera yang membuat 2048 1536 piksel gambar biasanya menggunakan baris dan kolom beberapa tambahan dari elemen sensor dan umumnya dikatakan memiliki "3,2 megapixel" atau "3,3 megapixel", tergantung pada apakah jumlah yang dilaporkan adalah "efektif "atau" total "hitungan pixel (yang bertentangan dengan 2048 1536 = 3.145.728 piksel gambar selesai). Kamera digital menggunakan elektronik fotosensitif, baik perangkat charge-coupled (CCD) atau komplementer logam-oksida-semikonduktor (CMOS) sensor gambar, terdiri dari sejumlah besar elemen sensor tunggal, yang masing-masing mencatat tingkat intensitas terukur. Pada kamera digital yang paling, array sensor ditutupi dengan mosaik warna bermotif Filter memiliki merah, hijau, biru dan wilayah dalam susunan saringan Bayer, sehingga setiap elemen sensor dapat merekam intensitas warna primer tunggal cahaya. Kamera interpolates informasi warna elemen sensor tetangga, melalui proses yang disebut demosaicing, untuk menciptakan gambar akhir. Unsur-unsur sensor sering disebut "piksel", meskipun mereka hanya merekam 1 channel (hanya merah, atau hijau, atau biru) dari gambar warna akhir. Dengan demikian, dua dari tiga jalur warna untuk setiap sensor harus diinterpolasi dan apa yang disebut N-megapiksel kamera yang menghasilkan gambar Nmegapixel hanya menyediakan sepertiga dari informasi yang gambar dengan ukuran yang sama bisa mendapatkan dari scanner . Dengan demikian, kontras warna tertentu mungkin terlihat fuzzier daripada

yang lain, tergantung pada alokasi warna primer (hijau memiliki dua kali lebih banyak unsur seperti merah atau biru dalam susunan Bayer). Resolusi Tampilan

Resolusi layar perangkat layar (seperti televisi digital) adalah jumlah piksel yang berbeda pada setiap dimensi yang dapat ditampilkan. Ini bisa menjadi istilah yang ambigu terutama karena resolusi yang ditampilkan dikendalikan oleh faktor-faktor yang berbeda dalam tabung sinar katoda (CRT) dan panel datar atau menampilkan proyeksi menggunakan

Di dunia smartphone dan gadget, kita pasti sering mendengar frasa pixel density. Pixel density sendiri adalah nilai yang menjelaskan bagaimana tingkat ketajaman layar pada suatu perangkat/gadget. Bagaimanakah cara menghitungnya? Semakin tinggi sebuah pixel density, semakin tajam pula kualitas gambar yang dihasilkan oleh layar. Saat ini pabrikan smartphone dan gadget berlomba-lomba untuk membuat layar denganpixel density yang baik. Namun sebenarnya pixel density bukan satu-satunya hal yang penting dalam menentukan baik buruknya sebuah layar. Selain pixel density, kualitas layar juga ditentukan oleh kualitas warna, responsiveness, dan lain-lain. Contoh pixel density yang terdapat pada smartphone-smartphone modern saat ini:

iPhone 4 dan iPhone 4s, yang sama-sama menggunakan layar berukuran bertajuk Retina Display, memiliki resolusi 960640 dengan ukuran 3,5 inci, dan memiliki pixel densitysebesar 326.

iPhone 5, yang menggunakan layar yang beresolusi 1136630 dengan ukuran 4 inci, memiliki pixel density sebesar 326. Galaxy S3 layar berukuran besar yaitu 4,8 inci, memiliki resolusi 1280720, sehingga mendapatkan nilai pixel density sebesar 306.

Dilihat dari contoh di atas, Galaxy S3, walaupun memiliki resolusi yang paling tinggi diantara ketiganya, memiliki nilai pixel density yang paling rendah. Hal tersebut disebabkan oleh layarnya yang berukuran lebih besar dari dua lainnya. Apple, di sisi lain, berusaha mempertahankan pixel density di angka 326, sehingga di iPhone terbaru mereka pun, walaupun ukuran layarnya lebih besar, dibuat memiliki pixel density yang sama dengan iPhone 4 yang ukurannya lebih kecil. Namun, apakah itu berarti kualitas layar iPhone 4, 4s, dan 5 lebih baik dari kualitas layar Galaxy S3? Itu merupakan personal preference. Apabila Anda menyukai gambar yang terang, kaya warna dan besar, maka Galaxy S3 cocok untuk Anda. Tetapi apabila Anda menyukai layar yang lebih kecil dengan warna yang lebih natural, maka jajaran iPhone-lah yang cocok untuk Anda.

Bagaimana cara menghitungnya?


Nah, setelah mengetahui mengenai apa itu pixel density, kebanyakan orang pasti penasaran dan bertanya-tanya bagaimanakah cara menghitung pixel density, dan ingin mencoba menghitung perangkat masing-masing. Dalam menghitung pixel density terdapat dua langkah, langkah pertama adalah dengan menghitung jumlah pixel diagonal, dengan menggunakan rumus pitagoras:

di mana: adalah resolusi diagonal dari layar tersebut, adalah resolusi horizontal (mendatar) dari layar tersebut, adalah resolusi vertikal (tegak) dari layar tersebut, adalah ukuran layar, dalam inci. Contohnya, apabila Samsung Galaxy S3 memiliki ukuran layar 4,8 inci, resolusi tegak 1280, dan resolusi mendatar 720, maka dengan menggunakan rumus di atas dapat dihitung:

Dari persamaan di atas, dapat ditemukan bahwa Setelah itu, tinggal membagi menghasilkan 305.833. dengan

adalah 1.468.

, sehingga menjadi 1.468 dibagi 4,8, yang

Maka dari itu pixel density dari Galaxy S3 adalah 305.833 atau dibulatkan menjadi 306. Rumus ini dapat diterapkan untuk menghitung berbagai jenis perangkat, baik itu smartphone,tablet, maupun laptop. Jadi, berapakah pixel density dari perangkat Anda?

Apa itu Pixel?


Kata Pixel memang tidak asing di telinga kita. Paling sering kita dengar adalah berapa besar pixel pada kamera digital. "Kamera D7000 itu berapa mega pixel sih? gede mana ama 60D?". Sering saya denger pertanyaan seperti itu dari teman-teman. Cukup penasaran selama ini dengan pixel, karena saya belum pernah mencari tahu apa itu pixel sebenarnya. Rasa penasaran saya jadi hilang setelah saya ikuti kuliah online gratis di coursera. Adalah bung Parlente yang mengenalkan apa itu pixel dengan gamblang. Nahhh, pelajaran dari bung Parlente inilah yang mau saya share tentang apa itu PIXEL. Pixel berasal dari dua kata PICture dan ELement, lalu digabung dengan nama populer PIXEL.

Pixel adalah unit terkecil pembentuk imaji, berbentuk kotak dan memiliki kode intensitas warna. Untuk lebih mengetahui seperti apa pixel itu, ikuti langkah berikut: 1. Buka photoshop versi berapapun. 2. Buka file foto dengan format JPEG, dari kamera apapun, foto apapun. 3. Zoom foto tersebut sampai 3200% atau sampai tidak bisa di zoom. 4. Akan terlihat kotak-kotak kecil dengan warna tertentu kan. 5. Aktifkan panel Info. 6. Arahkan saja pointer/crusor ke salah satu kotak pixel 7. Lihat Panel Info, akan memberi tahu setiap kode pada setiap pixel. 8. Tiap pixel memiliki kode yang berbeda-beda, baik RGB atau CMYK. 9. Arahkan krusor ke kotak yang lain untuk mengetahui kode warna.

Seperti inilah penampakan pixel, pada panel INFO kita bisa lihat kotak paling ujung memiliki kode R:47 G:39 B:2. R adalah Red, G adalah Green dan B adalah Blue. Kotak-kotak kecil dengan kode-kode warna inilah yang menyusun sebuah imaji sehingga bisa kita nikmati. Mari kita bedah sedikit tentang kode warna. Pada dasarnya warna di komputer adalah RGB. 0 255 adalah angka intensitas dari warna Red Green Blue di tiap pixel. Tiap warna adalah kombinasi dari warna Red, Green dan Blue. Kombinasi yang paling mudah adalah jika semua angka RGB adalah "0" maka komputer akan membaca pixel itu dengan warna hitam. Kebalikannya jika semua angka di RGB adalah 255, maka akan keluar warna putih. Untuk lebih mudahnya coba anda ubah-ubah slider warna di sini.

Pada setiap kamera digital pasti tertera angka megapixel, seperti pada kamera poketnya Didi sony w230 dengan 12 megapixel. Apakah artinya 12,1 megapixel? Berikut penjelasannya: 1. 2. Mari kita lihat satuan dulu, 1 megapixel berarti 1,000,000 pixel (1 juta). Foto pohon diatas memiliki dimensi pixel 3000 x 4000 pixel. Mari dikalikan,

3000x4000 = 12.000.000 pixel atau 12 megapixel. Artinya adalah foto pohon diatas memiliki 12 juta kotak-kotak pixel dengan 12 juta kode intensitas warna pula.

3.

Contoh lain, satu file RAW dari kamera Canon 7D memiliki dimensi

pixel 5184x 3456. Jumlahnya kalau dikalikan adalah 17,915,904. Artinya Canon 7D memiliki 17,9 megapixels. Coba cek di speclist canon 7D, disebutkan 7D memiliki "18 effective megapixels" itu pembulatan dari 17,9 artinya setiap fotonya memiliki 17,9 juta pixel. 4. Kamera baru D800 memiliki dimensi pixel kira-kira 7377x4918, berarti memiliki kurang lebih 36,3 juta pixel pada tiap foto. 36,3 megapixels bung, luarrrrrrr biasaaaaaaaa. Dengan membandingkan antara 7D (18 megapixel) dengan D800 (36,3 megapixel) bisa ditebak bahwa semakin besar kapasitas megapixel, maka makin rapat pula kotak-kotak pixel, artinya kualitas imaji yang dihasilkan akan lebih halus.

Semoga bermanfaat. 2w_^