Anda di halaman 1dari 16

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR TAHUN 2008 T E NTAN G TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS UNSUR-UNSUR

ORGANISASI BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN,
Menimbang : a. bahwa dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, maka perlu dilakukan perumusan tugas pokok, fungsi dan uraian tugas unsur-unsur organisasi Perangkat Daerah; b. bahwa untuk menunjang kelancaran tugas Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalimantan Selatan perlu ditetapkan tugas pokok, fungsi dan uraian tugas unsur-unsur organisasinya; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagiamana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan.

c. Mengingat

: 1. Undang-undang Nomor 25 Tahun 1956 Jo. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1958 tentang penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 10 Tahun 1957 antara lain mengenai Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Selatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 65. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1106); 2. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3839);

3. Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); 4. Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437 ) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844 ); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pamerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Provinsi dan Pemerintahan Kabupaten / Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Orgnisasi Perangkat Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741 ) ; 8. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 20. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4816); 9. Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2007 tentang Pengesahan, Pengudangan dan Penyebarluasan Peraturan Perundang-Undangan; 10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2006 tentang Jenis dan Bentuk Produk Hukum Daerah; 11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2006 tentang Prosedur Penyusunan Produk Hukum Daerah; 12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2006 tentang Lembaran Daerah dan Berita Daerah; 13. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 5 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ;

14. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR KELIMANTAN SELATAN TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS UNSUR-UNSUR ORGANISASI BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Gubernur ini yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Provinsi Kalimantan Selatan. 2. Pemerintah Daerah adalah Gubernur dan Perangkat Daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan. 3. Gubernur adalah Gubernur Kalimantan Selatan. 4. Badan Pendidikan dan Pelatihan adalah Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalimantan Selatan. 5. Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan adalah Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalimantan Selatan. 6. Sekretariat adalah Sekretariat Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalimantan Selatan. 7. Bidang adalah Bidang-bidang dilingkungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalimantan Selatan. 8. Sub Bagian adalah Sub-sub Bagian pada Sekretariat Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalimantan Selatan. 9. Sub Bidang adalah Sub-sub Bidang pada Bidang-bidang di lingkungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalimantan Selatan.

BAB II TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS UNSUR-UNSUR ORGANISASI BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN Bagian Pertama Badan Pendidikan dan Pelatihan Pasal 2 (1) Badan Pendidikan dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang pendidikan dan pelatihan bagi pegawai negeri sipil daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. merumuskan dan menetapkan kebijakan teknis dibidang pendidikan dan pelatihan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan Gubernur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku ; b. merumuskan dan menetapkan kebijakan aperasional , memfasilitasi dan memberi dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah dibidang pendidikan dan pelatihan pegawai negeri sipil ; c. merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan pelaksanaan pndidikan dan pelatihan manajemen pemerintahan ; d. merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan pelaksanaan pndidikan dan pelatihan manajemen teknis ; e. merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan pelaksanaan pndidikan dan pelatihan manajemen fungsional ; f. merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan pelaksanaan pndidikan dan pelatihan manajemen struktural dan prajabatan ; g. mengendalikan pengelolaan kesekretariatan ; h. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. (3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Badan Pendidikan dan Pelatihan mempunyai fungsi : a. perumusan kebijakan teknis dibidang pendidikan dan pelatihan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan Gubernur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku ; b. fasilitasi dan dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah dibidang pendidikan dan pelatihan pegawai negeri sipil daerah ; c. perumusaan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan manajemen pemerintahan ; d. perumusan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan teknis ; e. perumusan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan fungsional ; f. perumusan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan struktural dan prajabatan ; g. pengelolaan kegiatan kesekretariatan.

(4) Unsur-unsur organisasi Badan Pendidikan dan Pelatihan adalah : a. Sekretariat ; b. Bidang Manajemen Pamerintahan ; c. Bidang Teknis ; d. Bidang Fungsional ; e. Bidang Struktural dan Prajabatan ; f. Kelompok Jabatan Fungsional. Bagian Kedua Sekretariat Pasal 3 (1) Sekretariat mempunyai tugas mengoordinasikan penyusunan program dan rencana kegiatan Badan Pendidikan dan Pelatihan, mengelola urusan keuangan, mengelola urusan ketatausahaan, rumah tangga dan perlengkapan serta mengelola urusan administrasi kepegawaian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pengumpulan, pengelolahan, analisis dan penyajian data ; b. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan penyusunan program dan rencana kegiatan serta laporan ; c. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan penyusunan rencana anggaran ; d. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pengelolaan penata usahaan keuangan dan penyusunan laporan pertanggung jawaban keuangan ; e. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan urusan ketatausahaan ; f. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan ; g. menyusun program, membina, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi efektivitas organisasi dan ketatalaksanaan serta pengelolaan administrasi kepegawaian ; h. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. (3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Sekretariat mempunyai fungsi ; a. penyusunan program, pembinaan, pengaturan dan evaluasi kegiatan penyusunan program dan rencana kegiatan Badan Pendidikan dan Pelatihan ; b. penyusunan program, pembinaan, pengaturan dan evaluasi kegiatan penyusunan rencana anggaran, pengelalaan penatausahaan keuangan dan penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan ; c. penyusunan program, pembinaan, pengaturan dan evaluasi pengelolaan urusan ketatausahaan, rumah tangga dan perlengkapan, hubungan masyarakat dan keprotoklan ; d. penyusunan program, pembinaan, pengaturan dan evaluasi efektivitas organisasi dan ketatalaksanaan serta pengelolaan administrasi kepegawaian.

(4) Unsur-unsur organisasi Sekretariat adalah ; a. Sub Bagian Program ; b. Sub Bagian Keuangan ; dan c. Sub Bagian Umum dan Kep.egawaian Pasal 4 (1) Sub Bagian Program mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan, kerjasama penyusunan program dan rencana kegiatan serta menyiapkan laporan pelaksanaan kegiatan Badan Pendidikan dan Pelatihan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan penyusunan program dan rencana kegiatan Badan Pendidikan dan Pelatihan ; b. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis penyusunan program dan rencana kegiatan ; c. mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menyajikan data bidang pendidikan dan pelatihan ; d. menyiapkan bahan penyusunan program dan rencana kegiatan terintergrasi ; e. melaksanakan kerjasama penyusunan program dan rencana kegiatan terintergrasi ; f. menyiapkan dokumen perencanaan kegiatan Badan Pendidikan dan Perlatihan ; g. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan rencana stratejik ; h. menyiapkan bahan dan melaksanakan evaluasi program dan rencana kegiatan ; i. menyiapkan bahan dan menyusun laporan akuntabilitas kinerja Badan Pendidikan dan Pelatihan ; j. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh sekretaris sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. Pasal 5 (1) Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas menyusun rencana anggaran dan mengelola penata usahaan keuangan serta menyiapkan laporan pertanggung jawaban keuangan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis penyusunan anggaran dan pengelolaan penata usahaan keuangan ; b. menyiapkan bahan penyusunan rencana anggaran belanja tidak langsung, anggaran belanja langsung, rencana penerimaan dan pendapatan Badan Pendidikan dan Pelatihan ; c. melaksanakan kerjasama penyusunan rencana anggaran dan rencana pendapatan dan penerimaan ; d. menyiapkan bahan pengesahan dokumen anggaran ; e. menyiapkan bahan dan mengelola penata usahaan keuangan ; f. menyiapkan bahan dan melaksanakan evaluasi realisasi anggaran ; g. menyiapkan bahan dan menyusun laporan pertanggung jawaban keuangan ; h. menyiapkan bahan dan mengusulkan pejabat pengelola perbendaharaan ; dan i. melaksanakan tugas lain yang diberikan sekretaris sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

Pasal 6 (1) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas mengelola urusan surat menyurat, ekspedisi dan kearsipan, urusan rumah tangga dan perlengkapan, hubungan masyarakat dan keprotokolan, organisasi dan ketatalaksanaan serta mengelola administrasi kepegawaian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan pengelolaan urusan ketatausahaan, rumah tangga dan perlengkapan, kehumasan dan keprotokolan, organisasi dan ketatalaksanaan serta pengelolaan administrasi kepegawaian ; b. mengelola urusan surat menyurat pengetikan, penggandaan percetakan dan ekspedisi ; c. melaksanakan kegiatan penyimpanan, pemilihan, pemindahan dan penjadwalan retensi serta penyusunan arsip ; d. melaksanakan pelayanan administrasi perjalanan dinas ; e. melaksanakan pengaturan dan tata ruang kantor, penerangan, penyediaan air bersih, pengawasan keamanan dan kebersihan limgkungan kantor serta mengatur perparkiran ; f. menyiapkan bahan dan menyusun RKBU dan RTBU sesuai kebutuhan ; g. melaksanakan kegiatan pengadaan, penyimpanan, pemeliharaan, distribusi, inventarisasi dan penghapusan barang-barang inventaris ; h. melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat dan keprotokolan ; i. menyiapkan pelayanan akomodasi tamu kedinasan ; j. menyiapkan bahan analisis dan melaksanakan evaluasi evektivitas organisasi dan ketatalaksanaan ; k. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kebutuhan pegawai berdasarkan bezetting formatie ; l. menyiapkan bahan dan memproses mutasi kepegawaian meliputi mutasi jabatan, mutasi kepangkatan, mutasi gaji dan pemberhentian pegawai ; m. menyiapkan bahan pembinaan pegawai meliputi pembinaan kedisiplinan, pengawasan melekat, peningkatan kesejahteraan, pendidikan dan pelatihan, pemberian penghargaan dan sanksi kepegawaian ; n. menyiapkan bahan dan menyusun Daftar Urut Kepangkatan dan mengelola dokumentasi / berkas kepegawaian, serta mengolah data dan menyajikan informasi kepegawaian ; o. menyiapkan bahan evaluasi kinerja individual kepegawaian dan pembinaan jiwa korps dan kode etik kepegawaian ; dan p. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh sekretaris sesuai tugas bidang dan tanggung jawabnya. Bagian Ketiga Bidang Manajemen Pemerintahan Pasal 7 (1) Bidang Manajemen Pamerintahan mempunyai tugas mengkoordinasikan, pembinaan perumusan kebijakan, pengawasan dan pengendalian penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan tata praja serta pengembangan wawasan.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyusun program, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi, koordinasi dan pembinaan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan tata praja dan pengembangan wawasan ; b. menyusun program, mengatur, mengendalikan, dan mengevaluasi pelaksanaan bimbingan dan petunjuk teknis peningkatan pendidikan dan pelatihan tata praja dalam pengembangan wawasan ; c. menyusun program, mengatur, dan mengendalikan serta mengevaluasi pelaksanaan program penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan tata praja dan pengembangan wawasan ; d. menyusun program, mengatur dan mengendalikan pelaksanaan bimbingan dan petunjuk teknis penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan peningkatan tata praja dan pengembangan wawasan ; dan e. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. (3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bidang Manajemen Pamerintahan mempunyai fungsi : a. penyusunan program, koordinasi, pengaturan dan pengendalian pembinaan pendidikan dan pelatihan tata praja serta pengembangan wawasan ; b. penyusunan program pengaturan dan pengendalian pelaksanaan bimbingan dan petunjuk teknis peningkatan peran tata praja dan pengembangan wawasan dalam partisipasi pembangunan di daerah ; c. Penyusunan program, koordinasi, pengaturan dan pengendalian peningkatan kualitas ketataprajaan dan pengembangan wawasan ; d. Penyusunan program, pengaturan dan pengendalian pelaksanaan bimbingan dan petunjuk teknis peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan ketataprajaan dan pengembangan wawasan ; (4) Unsur-unsur organisasi Bidang Manajemen Pamerintahan adalah : a. Sub Bidang Tata Praja ; b. Sub Bidang Pengembangan Wawasan. Pasal 8 (1) Sub Bidang Tata Praja mempunyai tugas melaksanakan bimbingan dan petunjuk teknis peningkatan kualitas sumberdaya tata praja dalam partisipasi pembangunan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan penyelenggaraan peningkatan tata praja dalam partisipasi pembangunan ; b. mengumpulkan dan mengolah data program penyelenggaraan tata praja dalam peningkatan pembangunan ; c. menyiapkan bahan koordinasi pembinaan peningkatan tata praja dalam partisipasi pembangunan ; d. menyiapkan bahan petunjuk teknis operasional pelaksanaan penyelenggaraan peningkatan kualitas tata praja ; e. melaksanakan bimbingan teknis pelaksanaan peningkatan tata praja ;

f. menyiapkan bahan analisa kebijakan pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan tata praja ; g. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama dengan instansi / unit kerja terkait dalam keterpaduan pelaksanaan kualitas pendidikan dan pelatihan tata praja ; h. menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan dan evaluasi kegiatan penyelenggaraan program tata kerja ; i. menyiapkan bahan informasi dan sosialisasi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan tata praja ; j. menyiapkan bahan dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan penyelenggaraaan pendidikan dan pelatihan tata praja ; k. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Manajemen Pamerintahan. Pasal 9 (1) Sub Bidang Pengembangan Wawasan mempunyai tugas melaksanakan bimbingan dan petunjuk teknis partisipasi pengembangan wawasan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan pengembangan wawasan ; b. mengumpulkan dan mengolah data dalam peningkatan pengembangan wawasan ; c. menyiapkan bahan petunjuk teknis pelaksanaan program peningkatan pengembangan wawasan ; d. melaksanakan bimbingan teknis pelaksanaan kegiatan pengembangan wawasan ; e. menyiapkan bahan analisa dan pelaksanaan kegiatan pengembangan wawasan ; f. menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama dengan instansi terkait atau unit kerja terkait dalam keterpaduan penyusunan program dan kebijakan pengembangan wawasan ; g. menyiapkan bahan informasi dan sosialisasi pengembangan wawasan dalam pembangunan ; h. menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan dan evaluasi kegiatan dan penyusunan laporan kegiatan pengembangan wawasan ; i. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Manajemen Pemerintahan sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Bagian Keempat Bidang Teknis Pasal 10 (1) Bidang Teknis mempunyai tugas mengkoordinasikan operasional pembinaan administrasi pembangunan dan peningkatan pengelolaan keuangan dalam pembangunan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyusun program, mengatur, mengendalikan, mengevaluasi koordinasi pembinaan pelatihan teknis administrasi pembangunan dan keuangan ; b. menyusun program, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan bimbingan dan petunjuk teknis administrasi pembangunan dan pengelolaan keuangan ; c. menyusun program, mengatur, mengedalikan pelaksanaan teknis administrasi pembangunan dan keuangan ;

d. menyusun program, mengatur dan mengendalikan pelaksanaan bimbingan dan petunjuk teknis pelatihan administrasi pembangunan dan keuangan ; e. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. (3) Untuk melaksanakan tugas sebagaiman dimaksud pada ayat (1) Bidang Teknis mempunyai tugas : a. penyusunan program, koordinasi, pengaturan dan pengendalian pembinaan pelaksanaan pelatihan administrasi pembangunan dan pengelolaan keuangan ; b. penyusunan program, pengaturan dan pengendalian pelaksanaan bimbingan dan petunjuk teknis pengelolaan keuangan dan administrasi pembangunan ; c. penyusunan program, koordinasi, pengaturan dan pengendalian peningkatan pelatihan teknis administrasi pembangunan dan pengelolaan keuangan ; d. penyusunan program, koordinasi, pengaturan dan pengendalian pelaksanaan bimbingan teknis pengelolaan keuangan dan pembangunan ; (4) Unsur-unsur organisasi Bidang Teknis adalah : a. Sub Bidang Admnistrasi dan Pembangunan ; b. Sub Bidang Keuangan. Pasal 11 (1) Sub Bidang Administrasi dan Pembangunan mempunyai tugas melaksanakan bimbingan dan petunjuk teknis pelatihan peningkatan Administrasi dan Pembangunan. (2) Uraian tugas sebagaiman dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan pembinaan peningkatan pelatihan administrasi dan pembangunan ; b. mengumpulkan dan mengolah data pelatihan administrasi dan pembangunan dalam peningkatan pembangunan ; c. menyiapkan bahan koordinasi pembinaan peningkatan administrasi dan pembangunan ; d. menyiapkan bahan dan petunjuk teknis serta operasional pelaksanaan pelatihan administrasi dan pembangunan ; e. menyiapkan bahan analisa kebijakan pelaksanaan kegiatan pelatihan administrasi dan pembangunan dalam peningkatan partisifasi dan pembangunan ; f. menyiapkan bahan kerjasama dengan instansi / unit kerja terkait dalam rangka keterpaduan pelaksanaan pelatihan administrasi dan pembangunan ; g. menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan dan evaluasi kegiatan pelatihan administrasi dan pembangunan dalam partisifasi pembangunan ; h. menyiapkan bahan informasi dan sosialisasi pelatihan administrasi dan pembangunan dalam partisifasi pembangunan ; i. menyiapkan bahan dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan pelatihan administrasi dan pembangunan dalam partisifasi pembangunan ; j. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Teknis sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya.

Pasal 12 (1) Sub Bidang Keuangan mempunyai tugas melaksanakan bimbingan dan petunjuk teknis peningkatan kualitas pelatihan keuangan. (2) Uraian tugas sebagaiman dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan peningkatan kualitas pelatihan keuangan ; b. mengumpulkan dan mengolah data kebutuhan pelaksanaan pelatihan kualitas pelatihan keuangan ; c. menyiapkan bahan petunjuk teknis dan fasilitasi pelaksanaan program peningkatan kualitas pelatihan keuangan ; d. melaksanakan bimbingan teknis pelaksanaan kegiatan peningkatan kualitas pelatihan keuangan ; e. menyiapkan bahan analisa dan pelaksanaan program pelatihan keuangan ; f. menyiapkan bahan dan kerjasama dengan instansi / unit kerja terkait dalam rangka keterpaduan pelaksanaan peningkatan pelatihan keuangan dalam pembangunan ; g. menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan dan evaluasi kegiatan pelatihan keuangan dalam pembangunaan ; h. menyiapkan bahan informasi dan sosialisasi dan partisifasi pelatihan keuangan dalam pembangunan ; i. menyiapkan bahan dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan pelatihan peningkatan dan kualitas keuangan dalam pembangunan ; j. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Teknis sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. Bagian Kelima Bidang Fungsional Pasal 13 (1) Bidang Fungsional mempunyai tugas membina, mengkoordinasikan dan memfasilitasikan pelatihan tenaga Fungsional dalam Propesional. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pelatihan tenaga fungsional dalam peningkatan propesional ; b. menyusun program, mengoordinasikan, mengedalikan, dan mengevaluasi kegiatan pelatihan tenaga fungsional ; c. menyusun program, mengoordinasikan dan mengevaluasi kegiatan penyelengaraan pelatihan dan pengembangan tenaga fungsional ; d. menyusun program, mengatur, mengedalikan dan mengevaluasi bimbingan dan petunjuk teknis peningkatan peran tenaga fungsional ; e. melaksanakan tugas yang diberikan oleh Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. (3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bidang Fungsional mempunyai tugas :

a. penyusunan program, koordinasi, pengaturan, pengendalian dan evaluasi kegiatan pelatihan tenaga fungsional ; b. penyusunan program, koordinasi, pengaturan, pengendalian dan evaluasi kegiatan pelatihan tenaga prafesi ; c. penyusunan program, koordinasi, pengaturan, pengendalian dan evaluasi kegiatan pelatihan tenaga prafesi ; d. penyusunan program, koordinasi, pengaturan, pengendalian dan evaluasi pelatihan tenaga fungsional dan prafesi ; (4) Unsur-unsur organisasi Bidang Fungsional adalah : a. Sub Bidang Tenaga Fungsional ; b. Sub Bidang Prafesi. Pasal 14 (1) Sub Bidang Tenaga Fungsional mempunyai tugas melaksanakan bimbingan teknis penyelenggaraan pelatihan tenaga fungsional. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. mengumpul dan mengolah data rencana penyelenggaraan pelatihan tenaga fungsional ; b. menyiapkan bahan dan melaksanakan inventarisasi kegiatan pelatihan tenaga fungsioanal ; c. menyiapkan bahan, menyusun dan melaksanakan petunjuk teknis, pengembangan pelatihan tenaga fungsional ; d. menyiapkan bahan dan mengembangkan kerjasama antar instansi terkait dalam peningkatan kualitas pelatihan tenaga fungsional ; e. menyiapkan bahan, memberikan fasilitasi dan mengembangkan kerjasama peningkatan kualitas pelatihan tenaga fungsional ; f. menyiapkan bahan informasi dan sosialisasi pengembangan dan peningkatan tenaga fungsional ; g. menyiapkan bahan dan menyusun laporan pengembangan dan peningkatan kualitas tenaga fungsional ; h. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Fungsional sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. Pasal 15 (1) Sub Bidang Profesi mempunyai tugas melaksanakan bimbingan teknis penyelenggaraan pelatihan profesi ; (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. mengumpul mengolah data rencana penyelenggaraan pelatihan profesi ; b. menyiapkan bahan dan melaksanakan inventarisasi kegiatan pelatihan profesi ; c. menyiapkan bahan, menyusun dan melaksanakan petunjuk teknis pengembangan pelatihan profesi ; d. menyiapkan bahan dan mengembangkan kerjasama antar instansi tekait dalam peningkatan pelatihan profesi ; e. menyiapkan bahan, memberikan fasilitasi dalam mengembangkan kerjasama peningkatan pelatihan profesi

f. menyiapkan bahan, informasi dan sosialisasi pengembangan pelatihan profesi dalam peningkatan pembangunan ; g. menyiapkan bahan dan menyusun laporan pengembangan dan peningkatan pelatihan profesi ; h. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleg Kepala Bidang Fungsional sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. Bagian Keenam Bidang Struktural dan Prajabatan Pasal 16 (1) Bidang Struktural dan Prajabatan mempunyai tugas membina mengoordinasikan dan memfasilitasi pelatihan struktural dan prajabatan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan pelatihan jabatan struktural dan prajabatan ; b. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan, fasilitasi dan pengembangan jabatan struktural ; c. menyusun program, mengoordinasikan, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi kegiatan, fasilitasi dan pengembangan prajabatan ; d. menyusun program, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi bimbingan dan petunjuk teknis peningkatan kualitas jabatan struktural dan prajabatan ; e. menyusun program, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi bimbingan dan petunjuk teknis pengembangan kualitas jabatan struktural dan prajabatan ; f. melaksanakan tugas yang diberikan oleh Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. (3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bidang Struktural dan Prajabatan mempunyai tugas fungsi : a. Penyusunan program, koordinasi, pengaturan, pengendalian dan evaluasi kegiatan peningkatan pelatihan jabatan struktural dan prajabatan ; b. Penyusunan program, koordinasi, pengaturan, pengendalian dan evaluasi, fasilitasi pengembangan kualitas jabatan struktural ; c. Penyusunan program, koordinasi, pengaturan, pengendalian dan evaluasi, fasilitasi pengembangan kualitas prajabatan ; d. Penyusunan program, pengaturan, pengendalian dan evaluasi pengembangan kualitas jabatan struktural dan prajabatan. (4) Unsur-unsur organisasi Bidang Struktural dan Prajabatan adalah : a. Sub Bidang Struktural ; b. Sub Bidang Prajabatan. Pasal 17 (1) Sub Bidang Struktural mempunyai tugas melaksanakan bimbingan teknis penyelenggaraan pelatihan jabatan struktural.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. mengumpul mengolah data rencana penyelenggaraan pelatihan jabatan struktural ; b. menyiapkan bahan dan melaksanakan inventarisasi kegiatan pelatihan jabatan struktural ; c. menyiapkan bahan, menyusun dan melaksanakan petunjuk teknis pengembangan pelatihan jabatan struktural ; d. menyiapkan bahan dan melaksanakan pengembangan kerjasama antar instansi terkait dalam peningkatan kualitas pelatihan jabatan struktural ; e. menyiapkan bahan, informasi dan sosialisasi pengembangan pelatihan jabatan struktural ; f. menyiapkan bahan, memberikan fasilitasi dalam pengembangan kerjasama peningkatan keterpaduan pelatihan jabatan struktural ; g. menyiapkan bahan dan menyusun laporan pengembangan dan peningkatan pelatihan jabatan struktural ; h. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Struktural dan Prajabatan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. Pasal 18 (1) Sub Bidang Prajabatan mempunyai tugas melaksanakan bimbingan teknis penyelenggaraan pelatihan prajabatan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. mengumpul dan mengolah data rencana penyelenggaraan pelatihan prajabatan ; b. menyiapkan bahan dan melaksanakan inventarisasi kegiatan pelatihan prajabatan ; c. menyiapkan bahan, menyusun dan melaksanakan petunjuk teknis pengembangan pelatihan prajabatan ; d. menyiapkan bahan dan melaksanakan pengembangan kerjasama antar instansi terkait dalam peningkatan kualitas pelatihan prajabatan ; e. menyiapkan bahan, informasi dan sosialisasi pengembangan pelatihan prajabatan; f. menyiapkan bahan, memberikan fasilitasi dalam pengembangan kerjasama peningkatan keterpaduan pelatihan prajabatan ; g. menyiapkan bahan dan menyusun laporan pengembangan dan peningkatan pelatihan prajabatan ; h. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Struktural dan Prajabatan sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya. Bagian Ketujuh Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 19 Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Badan Pendidikan dan Pelatihan sesuai dengan keahlian dan kebutuhan. Pasal 20 (1) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud pada Pasal 19 terdiri dari sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam kelompok-kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.

(2) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud ayat (1) dipimpin dan dikoordinasikan oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditetapkan oleh Gubernur dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan. (3) Jumlah dan jenis jabatan fungsional sebagaimana dimaksud ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (4) Jenis jenjang dan tugas masing-masing jabatan fungsional sebagaiman dimaksud ayat (1) diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. BAB III KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 21 (1) Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan. (2) Masing-masing bidang dipimpin oleh Kepala Bidang yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan. (3) Masing-masing sub bagian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris. (4) Masing-masing sub bidang dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada masing-masing Kepala Bidang. Pasal 22 Pelimpahan wewenang dan penunjuk pejabat yang mewakili Kepala Badan dilaksanakan sesuai ketentuan sebagai berikut : a. dalam hal Kepala Badan berhalangan maka ditunjuk Sekretaris sebagai Pelaksana Harian (Plh) ; b. dalam hal Kepala Badan dan Sekretaris berhalangan, maka ditunjuk salah seorang kepala Bidang sebagai Pelaksana Harian (Plh) berdasarkan senioritas. BAB IV KETENTUAN PENUTUP Pasal 23 Dengan berlakunya Peraturan Gubernur ini, maka semua peraturan yang mengatur pokok, fungsi dan uraian tugas yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan pelatihan dinyatakan tidak berlaku lagi . Pasal 24 Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Gubernur ini, akan diatur kemudian oleh Gubernur.

Pasal 25 Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya memerintahkan pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Kalimantan Selatan. Ditetapkan di Pada tanggal Banjarmasin.

GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN

H. RUDY ARIFFIN Diundangkan di Pada tanggal Banjarmasin.

SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN,

H. M. MUCHLIS GAFURI BERITA DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2008 NOMOR