Anda di halaman 1dari 9

Kepada YTH. Ketua Pengadilan Negeri Sleman di.

Sleman Perihal : Gugatan Perceraian

Dengan Hormat, Bertandatangan di bawah ini, Zahru Arqom, S.H., Dony Hendrocahyono, S.H.; (Advokat), Ngurah Anditya Ari Firnanda, S.H., dan Ahmad Ali Fahmi, S.H. (Advokat Magang) pada Kantor Advokat ARQOM, DONY & Co., yang berkantor di Jl. Nyi Tjondro Lukito (dh. Jalan Monjali) No. 149 A, Sinduadi, Mlati, Sleman; yang berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 1 Desember 2009, sebagaimana aslinya tersimpan dalam berkas perkara a quo, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama: Ny. Juliana Kusparmijah Perempuan; Ibu rumah tangga, beragama Katolik; bertempat tinggal nyata di RT. 03 RW 02, Dusun Carikan, Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman; Selanjutnya mohon disebut sebagai Penggugat. Dengan ini bermaksud mengajukan gugatan perceraian terhadap : Dr.Johannes Gunarto, S.H. Laki-laki; Dosen; beragama Katolik; bertempat tinggal nyata di Jl. Mangga No. 11, Perum Jambusari Indah, RT. 16 - RW. 70, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman; Selanjutnya mohon disebut sebagai Tergugat.

Adapun yang menjadi alasan dan dasar gugatan perceraian ini adalah sebagai berikut: 1. Bahwa pada tanggal 12 Juni 1971 Penggugat dan Tergugat telah

melangsungkan perkawinan di Gereja Katolik St. Antonius Purbayan Solo, 1

sebagaimana kemudian dicatatkan dan termaktub dalam Kutipan Akta Perkawinan No: Nas/170/1971 dari daftar perkawinan dan perceraian menurut Staatsblad 33.74 jo 607-36, yang dikeluarkan oleh Kantor Catatan Sipil Surakarta pada Tanggal 16 Desember 1971.

2. Bahwa pada mulanya kehidupan rumah tangga Penggugat dan Tergugat berjalan baik, rukun, damai, dan saling mengasihi berdasarkan cinta kasih; dan dari perkawinan antara Penggugat dan tergugugat tersebut telah dikaruniai 3 (tiga) orang anak, yakni Dominicus Yudiarta, Erna Febrianadewi dan Arie Febrianawati yang ketiganya telah dewasa dan berkeluarga.

3. Bahwa akan tetapi keadaan rumah tangga yang rukun tersebut tidaklah berlangsung kekal sebagaimana yang dicita-citakan oleh Penggugat dan Tergugat, hal ini dikarenakan antara Penggugat dan Tergugat sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang bermuara pada terciptanya perbedaan prinsip dan pandangan dalam mengurus rumah tangga, sehingga tidak ada lagi harapan untuk dipersatukan kembali dalam satu ikatan perkawinan. Bahkan sejak tahun 2006 antara Penggugat dan Tergugat telah hidup terpisah dan mengurus kebutuhan hidupnya masing-masing secara sendiri.

4. Bahwa setelah berpindah tempat tinggal beberapa kali yakni dari Jakarta, kemudian Mataram dan Surabaya, Penggugat dan Tergugat kemudian tinggal di Kalasan, Sleman; sebagaimana setelah pisah rumah tersebut Penggugat tetap tinggal dan beralamat nyata di RT. 03 RW 02, Dusun Carikan, Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman; dan Tergugat tinggal dan beralamat nyata di Jl. Mangga No. 11, Perum Jambusari Indah, RT. 16 - RW. 70, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman.

5. Bahwa perselisihan dan pertengkaran yang terjadi antara Penggugat dan Tergugat disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut : 2

a. Sebagai kepala keluarga Tergugat selalu bersikap arogan dan ingin menang sendiri. Sikap arogan dalam memimpin rumah tangga ini ditunjukkan oleh Tergugat tidak hanya dalam mengurus aset keluarga, dan kesejahteraan dengan anak-anak, seluruh akan tetapi juga dalam menjalin seringkali komunikasi anggota keluarga. Tergugat

mengambil keputusan sendiri tanpa mempertimbangkan saran dari Penggugat sebagai seorang istri. Selain itu Tergugat juga seringkali memaksakan kehendaknya kepada seluruh anggota keluarga.

b. Keuangan keluarga sepenuhnya dipegang, diatur dan dikuasai oleh Tergugat, bahkan harta asal Penggugat pun dikuasai oleh Tergugat, sehingga pada saat membutuhkan biaya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama anak-anak, terkadang Tergugat pun harus menggunakan harta pribadinya dan bahkan sering meminta bantuan atau dibantu orang tuanya.

c. Sebagai seorang suami, Tergugat sangat acuh tak acuh terhadap kehidupan rumah tangganya, padahal di sisi lain sebagai seorang istri, Penggugat sangat mengharapkan perhatian dan kasih sayang dari Tergugat sebagaimana yang ditunjukan oleh Tergugat pada awal pernikahan dahulu. Semakin lama, sikap Tergugat ini dirasakan semakin menjadi-jadi, bahkan pada akhirnya kebutuhan jasmani dan rohani Penggugat pun sebagai seorang istri diabaikan oleh Tergugat.

d. Bahwa pada tahun 2007 Penggugat menderita penyakit yang sangat serius yaitu kanker usus besar stadium IV, yang menyebabkan menurunnya kemampuan fisik Penggugat dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari. Di saat membutuhkan dukungan moril dan materiil tersebut sebagai seorang suami, Tergugat kurang memperhatikan dan mendukung kebutuhan-kebutuhan pokok dan biaya kesehatan Penggugat. 3

Berulang kali Penggugat melakukan pengobatan intensif yang jumlahnya tidak sedikit dengan bantuan biaya dari saudara Penggugat dan dari tabungan Penggugat sendiri, karena Tergugat tidak bersedia menanggung biaya perawatan Penggugat. Tergugat selalu menyuruh Penggugat untuk berhemat dan tidak bersikap boros, padahal seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh Penggugat semata-mata hanya untuk membayar biaya perawatan dokter dan membeli obat di Apotek.

Sehingga

sudah

selayaknya

Penggugat

bertanya,

dimanakah

letak

tanggung jawab Tergugat sebagai seorang suami terhadap istrinya yang sedang sakit parah dan membutuhkan dukungan secara moril dan materiil ini? Menurut istilah jawa, Tergugat sudah tego larane lan tego patine terhadap Penggugat.

e. Penggugat sudah berulang kali menyampaikan kepada Tergugat bahwa penyakit yang dideritanya membutuhkan perawatan intensif dan biaya yang cukup besar, namun faktanya Tergugat lebih mencintai dan sayang kepada harta yang dikuasainya daripada kesehatan istrinya sendiri, yang telah demikian nyata setia mendampingi Tergugat dalam mengarungi kehidupan berumah tangga, baik dalam suka dan duka selama ini.

Tindakan Tergugat yang tidak memberikan biaya berobat yang dibutuhkan oleh Penggugat atas saran dokter ahlinya itu selalu didalihkan antara lain berdasar pendapat Gunarso (adik Tergugat) yang juga berprofesi sebagai dokter umum, bahwa obat-obatan dan vitamin yang dikonsumsi oleh Penggugat tersebut mahal dan tidak perlu lagi karena bisa diganti dengan makan makanan yang banyak. Sebaliknya dokter spesialis yang menangani sakit Penggugat menganjurkan untuk tetap minum obat selama proses penyembuhan agar penyakit kanker yang diderita oleh Penggugat tidak tumbuh lagi di dalam usus Penggugat. 4

f. Inisiatif Penggugat untuk melakukan pengobatan dengan biaya sendiripun selalu dihalang-halangi oleh Tergugat dengan cara sengaja menahan asetaset pribadi Penggugat agar tidak diakses, disewakan ataupun dijual untuk biaya pengobatan. Hal ini sungguh merupakan pukulan yang menyakitkan bagi hati Penggugat, terlebih lagi sejak 6 (enam) bulan yang lalu, Tergugat sudah tidak memberikan nafkah lahir berupa bantuan biaya pengobatan kurang lebih Rp. 3.000.000,00 ( tiga juta rupiah) per bulannya dan biaya hidup Penggugat sehari-hari selama satu bulan sebesar kurang lebih Rp. 1.500.000,00 (satu juta limaratus ribu rupiah).

Padahal selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Atmajaya Yogyakarta, Tergugat amat mampu untuk itu, karena seluruh biaya kesehatan Penggugat dan Tergugat ditanggung oleh asuransi. Di sisi lain, Tergugat justru secara sembunyi-sembunyi tanpa pemberitahuan ataupun izin Penggugat, telah membeli tanah dan sebuah rumah baru di Perum Jambusari yang saat ini didiaminya seharga kurang lebih Rp. 250.000.000,00 (duaratus limapuluh juta rupiah). Sedemikian wajar apabila dalam petitumnya nanti Penggugat bermohon agar Tergugat dihukum untuk menanggung dan membayar nafkah Tergugat yang terutang di atas dan nafkah sampai dengan putusan ini berkekuatan hukum tetap.

g. Bahwa yang

Tergugat

tidak

memberikan

ijin

kepada

Penggugat materiil

untuk yang

menyewakan rumah milik Penggugat di daerah Tebet Jakarta Selatan, mengakibatkan Penggugat mengalami kerugian seharusnya bisa didapatkan untuk menambah biaya berobat. Oleh sebab itu, menjadi suatu hal yang wajar dan pantas apabila Tergugat dihukum untuk membayar kerugian yang diderita oleh Penggugat dari hasil penyewaan rumah yang seharusnya bisa didapatkan yaitu sebesar Rp. 2.500.000,00 (dua juta lima ratus ribu rupiah) X 120 (Bulan) = Rp. 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah). 5

6. Bahwa

berbagai

macam

cara

telah

dilakukan

oleh

Penggugat

untuk

memperbaiki kehidupan rumah tangganya yang kurang harmonis agar kembali seperti dulu lagi. Namun Penggugat justru dengan sangat arogan menawarkan solusi melalui surat Nawala I dan Nawala 2 yang pada pokoknya mengharuskan Penggugat menerima segala keputusan Kepala Keluarga (Tergugat a quo) dengan konsekuensi bahwa Penggugat tidak akan bertanggung jawab lagi kepada keluarga jika saran tersebut tidak disetujui.

Hal ini mengakibatkan upaya mulia yang diperjuangkan oleh Penggugat untuk kembali hidup rukun dengan Tergugat akhirnya sia-sia belaka. Perselisihan yang terjadi secara terus-menerus tersebut, akhirnya berakibat juga pada menurunnya kesehatan Penggugat.

7. Bahwa berdasarkan fakta-fakta hukum tersebut di atas telah cukup alasan bahwa antara Penggugat dan Tergugat telah terjadi perselisihan yang mengakibatkan tidak adanya lagi harapan untuk hidup rukun kembali.

8. Bahwa selain itu saat ini secara sepihak Tergugat menguasai dan mengelola harta bersama berupa : a. Bidang tanah dan rumah yang terletak dan dikenal dengan alamat Jl. Mangga No. 11, Perum Jambusari Indah, RT. 16 - RW. 70, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman; pinjam nama anak bernama Erna Febrianadewi; dengan batas-batas sebelah Timur : Jalan (Jl. Mangga), sebelah Utara : Yoko, sebelah Selatan Jalan kampung, sebelah Barat : Rohmat Basuki b. Uang dalam Rekening Bank 1. Rekening Deposito Bank Mandiri Nomor : 142.02.045506.4 dan Nomor : 142.02.0407855.3; atas nama J. Gunarto. 6

2. Rekening Tabungan Bank Mandiri Nomor : 142.009001234.4, Nomor : 142.008700025.2, Nomor : 142.000553742.7 atas nama J. Gunarto Gunarto Suhardi; 3. Rekening Tabungan Bank Lippo (sekarang CIMB NIAGA) Nomor : 990.10004752, atas nama J. Gunarto. c. 1 (satu) unit Mobil Merek Toyota Kijang No. Pol L 1018 JL warna biru. dan atas nama J. Gunarto dan Nomor : 137.000316486.6 atas nama J.

Sedemikian wajar apabila Penggugat khawatir terhadap keutuhan harta bersama di atas dan oleh karenanya menjadi adil apabila pada petitumnya nanti Penggugat bermohon peletakan sita maritaal terhadap harta bersama tersebut di atas.

Berdasarkan segala uraian di atas, dengan ini Penggugat memohon Pengadilan Negeri Sleman untuk menerima, memeriksa, dan memutus perkara ini dengan amar putusan sebagai berikut : PRIMAIR : 1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya. 2. Menyatakan perkawinan antara Penggugat dan Tergugat sebagaimana termaktub dalam Kutipan Akta Perkawinan angka : Nas/170/1971 dari daftar perkawinan dan perceraian menurut Statsblaad 33.74 jo 607-36, yang diterbitkan oleh Kantor Catatan Sipil Surakarta pada tanggal 16 Desember 1971., putus karena Perceraian.

3. Menghukum Tergugat untuk menanggung dan membayar nafkah terutang kepada Penggugat selama 6 (bulan) yakni sebesar Rp. 42.000.000,00 (empat puluh dua juta rupiah) dan nafkah biaya kesehatan bulanan sebesar Rp. 4.500.000,00 (empat juta limaratus ribu rupiah) setiap bulannya, sampai putusan perkara a quo berkekuatan hukum tetap. 7

4. Menghukum Tergugat untuk membayar keuntungan yang seharusnya bisa didapat oleh Penggugat apabila diberi ijin untuk menyewakan rumah milik Penggugat tersebut diatas yaitu sebesar Rp. 2.500.000,00 (dua juta lima ratus ribu rupiah) X 120 (Bulan) = Rp. 300.000.000,00 ( tiga ratus juta rupiah).

5. Menyatakan sah dan berharga atas sita maritaal terhadap : a. Bidang tanah dan rumah yang terletak dan dikenal dengan alamat Jl. Mangga No. 11, Perum Jambusari Indah, RT. 16 - RW. 70, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman; dengan batasbatas sebelah Timur : Jalan (Jl. Mangga), sebelah Utara : Yoko, sebelah Selatan Jalan kampung, sebelah Barat : Rohmat Basuki b. Uang dalam Rekening Bank i) Rekening Deposito Bank Mandiri Nomor : 142.02.045506.4 dan Nomor : 142.02.0407855.3; atas nama J. Gunarto.; ii) Rekening Tabungan Bank Mandiri Nomor : 142.009001234.4, Nomor : 142.008700025.2, Nomor : 142.000553742.7 atas nama J. Gunarto Gunarto Suhardi; iii) Rekening Tabungan Bank Lippo (sekarang CIMB NIAGA) Nomor : 990.10004752, atas nama J. Gunarto. c. 1 (satu) unit Mobil Merek Toyota Kijang No. Pol L 1018 JL warna biru. dan atas nama J. Gunarto dan Nomor : 137.000316486.6 atas nama J.

6. Memerintahkan

kepada

Panitera

Pengadilan

Negeri

Sleman

untuk

mengirimkan salinan resmi putusan perceraian yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap kepada Kantor Catatan Sipil Surakarta agar dapat dicatatkan dalam daftar perceraian.

7. Membebankan biaya perkara kepada Tergugat.

SUBSIDAIR : Mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono)

Demikian Gugatan Perceraian ini Kami sampaikan dan atas perhatiannya Kami ucapkan terima kasih. Sleman, 14 Desember 2009. Hormat Takzim Penggugat berikut Kuasa Hukumnya,

Zahru Arqom, S.H.

Dony Hendrocahyono, S.H.

Ngurah Anditya Ari Firnanda, S.H.

Ahmad Ali Fahmi, S.H.