PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Tinjauan Tentang Perlindungan Terhadap Cagar Budaya sebagai Identitas Nasional di Indonesia (Candi Borobudur)

Kelompok 1: Disusun Oleh Agustina Aryanti Anggun Pebi Parizka Ardian Paspal Kelas : 2 ETA Program studi : Teknik Telekomunikasi .

BAB I PENDAHULUAN Generasi muda kehilangan kepribadian atau jati diri mereka sebagai bangsa Indonseia. dan bahkan sampai dijual di luar negeri mengusulkan Cagar Budaya Nasional sebagai warisan dunia atau Cagar Budaya bersifat internasional. diambil penduduk sebagai pondasi rumah. . Ulah tangan jahil masyarakat yang mencoret-coret bangunan cagar budaya.

ilmu pengetahuan.BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Cagar Budaya Cagar Budaya adalah kegiatan untuk menjaga atau melakukan konservasi terhadap benda-benda alam atau buatan manusia yang dianggap memiliki nilai penting bagi sejarah. dan kebudayaan. .

Identitas Nasional Identitas Nasional Berasal dari istilah Identity (identitas) & Nation (Nasional) Identitas nasional itu merupakan sifat khas yang melekat pada satu bangsa atau yang lebih dikenal sebagai kepribadian atau karakter suatu bangsa. .B.

Dan kata Budur mengingatkan kita pada bahasa Bali. Candi Borobudur Candi Borobudur Berasal dari gabungan kata bara dan budur Bara berasal dari bahasa sansekerta “vihara” yang berarti kompleks candi dan bihara atau asrama.C. Beduhur yang artinya diatas .

. Casparis) . sehingga nama seluruhnya seharusnya “Bhumi Sambharabhudira”. berdasarkan prasasti Cri Kahuluan (842M). .Sejarah Singkat Penamaan Borobudur Nama Borobudur berarti asrama atau bihara (kelompok candi) yang terletak diatas bukit (J. Agaknya masih ada sepatah kata lagi untuk “gunung ” dibelakangnya. akhirnya menjadi nama Borobudur.G. yang menurut pendapat beliau nama itu tidak lengkap. Di dalam prasasti tersebut terdapat sebuah kuil bernama “Bhumisembhara”.

Borobudur dibangun sekitar tahun 800 Masehi atau abad ke-9.000m3 batu terdiri dari 2 juta potongan batubatuan. Candi ini memiliki 10 tingkat dimana tingkat 1-6 berbentuk bujur sangkar sedangkan tingkat 7-10 berbentuk bundar . Candi ini dibangun pada masa kejayaan dinasti Syailendra. Candi Borobudur memiliki luas 123x123 m2 yang tersusun dari 55. Dinding-dinding Candi Borobudur dikelilingi oleh gambar-gambar panel masing-masing 2m jadi kalau rangkaian relief itu dibentangkan maka kurang lebih panjang relief seluruhnya 3 km. Candi Borobudur dibangun oleh penganut agama Budha Mahayana pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra.

BAB III PEMBAHASAN A. dilindungi. Candi Borobudur tidak dirawat dengan baik. akan mengalami kerusakan. . pemerintah sedang giatnya memugar cagar budaya nasional. Oleh sebab itu. dan dimanfaatkan untuk kejayaan bangsa. salah satu ialah Candi Borobudur. Perlindungan Cagar Budaya sebagai Identitas Nasional Cagar budaya merupakan warisan budaya bangsa yang harus dipelihara.

Gangguan dari pengunjung 4. Perkembangan industri-industri. Bencana alam 5. Keadaan iklim yang panas maupun lembab 2. Pencurian 6. .Penyebab Kerusakan Candi Borobudur 1. Tumbuhnya tumbuhan liar dan lumut 3.

Adapun upaya dalam perlindungan cagar budaya antara lain : • • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan berharganya benda cagar budaya Menugaskan beberapa personil dari masyarakat setempat untuk menjadi juru kunci atau petugas yang mampu menjelaskan informasi terkait dengan BCB tersebut. • • • . Melakukan penyidikan kasus pelanggaran hukum. Membuat peraturan pengelolaan cagar budaya. Mengenalkan BCB melalui paket pariwisata. Petugas yang berasal dari lingkungan setempat ini mampu memberikan penjagaan keamanan BCB sehingga mengurangi aksi vandalisme.

Mengusulkan Cagar Budaya Nasional sebagai warisan dunia atau Cagar Budaya bersifat internasional. atau musnahnya Cagar Budaya. . Menetapkan batas situs dan kawasan. hilang. Memindahkan dan/atau menyimpan Cagar Budaya untuk kepentingan pengamanan. baik seluruh maupun bagian-bagiannya. dan menghentikan proses pemanfaatan ruang atau proses pembangunan yang dapat menyebabkan rusak.• • • • Memberikan penghargaan kepada setiap orang yang telah melakukan Pelestarian Cagar Budaya.

Rendahnya kualitas sumber daya manusia 6. Kurangnya kesadaran akan rasa memiliki dan melindungi baik para pemilik. investor.B. Faktor-faktor Penghambat Perlindungan Cagar Budaya 1. 4. 5. pemerintah. 2. Lemahnya aturan permerintah. Faktor alam dan faktor manusia. Pemahaman konsep tata kota moderen yang salah. . Kurangnya minat investor swasta dan kontraktor dalam melakukan konservasi dan revialisasi benda cagar budaya. Minimnya dana yang diberikan pemerintah sebagai alokasi pengembangan objek wisata 7. maupun masyarakat. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful