Anda di halaman 1dari 2

Efek stimulasi otonom pada berbagai organ Organ/Sistem Efek Simpatis Efek Parasimpatis

Mata Pupil Otot siliaris Dilatasi Tidak ada efek, relaksasi untuk penglihatan jarak jauh Konstriksi Kontraksi penglihatan jarak dekat

Kelenjar Lakrimal (air mata) Keringat Saliva Gastrointestinal Tidak ada efek Sekresi homogen Sekresi viskosa yang tebal Inhibisis atau tidak ada efek Kontraksi, ereksi rambut, dan menyebabkan merinding Stimulasi sekresi Tidak ada efek Sekresi serosa, berair Sekresi berair dan enzim

Otot arektor pili

Tidak ada efek

Jantung Otot Peningkatan frekuensi dan kekuatan kontraksi Vasodilatasi Penurunan frekuensi dan kekuatan kontraksi Vasokonstriksi

Pembuluh koroner

Paru-paru

Dilatasi bronki, konstriksi pembuluh darah Inhibisi peristaltic, stimulasi sfingter Hidrolisis glikogen untuk melepas glukosa

Konstriksi bronki

Otot saluran gastrointestinal

Stimulasi peristaltic, inhibisi sfingter

Hati

Tidak ada efek

Kandung empedu

Inhibisi, relaksasi

Stimulasi, pelepasan cairan empedu

Ginjal

Vasokonstriksi, penurunan keluaran urine, meningkatkan pembentukan rennin Konstriksi sebagian besar pembuluh, meningkatkan tekanan darah, dilatasi otot rangka selama aktivitas Ejakulasi penis Meningkatkan kecepatan Stimulasi penguraian lemak untuk energy

Tidak ada efek

Pembuluh darah

Ada sedikit efek atau tidak sama sekali

Penis/klitoris Metabolism selular

Ereksi penis dan klitoris Tidak ada efek

Sel adiposa

Tidak ada efek

http://unikonselor.blogspot.com/2013/01/sistem-saraf-otonom-dan-endokrin.html http://ridajust4jesus.blogspot.com/2011/11/otak-dan-sistem-saraf.html http://fazahabnur.wordpress.com/anfis-ii/ http://chamaiiaariani.wordpress.com/penyebab-diare/farmakologi/