P. 1
contoh Laporan Tahunan 2011

contoh Laporan Tahunan 2011

|Views: 415|Likes:
Dipublikasikan oleh Mulyadi-Alka Ayah Ais

More info:

Published by: Mulyadi-Alka Ayah Ais on Aug 24, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2015

pdf

text

original

Laporan Tahunan 2011

BAB III HASIL KEGIATAN PUSKESMAS SUNGAI CUKA TAHUN 2011 A.UPAYA KESEHATAN WAJIB I.UPAYA PROMOSI KESEHATAN Program promosi kesehatan mengutamakan terciptanya perilaku masyarakat untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan melalui upaya promotif dan preventif tanpa mengabaikan terciptanya perilaku masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan yang sudah terjadi melalui upaya kuratif dan rehabilitatif. Tujuan dari promosi kesehatan adalah meningkatkan kemampuan individu, keluarga, kelompok dan masyarakat untuk hidup sehat dan pengembangan upaya kesehatan yang bersumber masyarakat, serta terciptanya lingkungan yang kondusif untuk mendukung perubahan perilaku masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat. Konsep dan metode yang digunakan adalah metode komunikasi dan media atau sarana informasi. Sarana informasi juga perlu ditetapkan atau dipilih untuk mengikuti metode yang telah ditetapkan. Metode komunikasi yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dialog, demonstrasi, konseling dan bimbingan belajar. Sedangkan metode sarana komunikasi yang dipakai adalah leaflet, poster, gambar dan lainlain. Juga digunakan slide berupa laptop dan LCD proyektor dan DVD player dengan menggunakan layar dapat digulung. Penyebaran informasi melalui media cetak biasanya menggunakan poster, stiker, brosur serta gambar-gambar yang dipasang di tempat-tempat umum yang strategis misalnya Balai Desa, di pasar, dan di Puskesmas. Salah satu bagian dari kegiatan promkes adalah desa siaga. Desa siaga merupakan salah satu sasaran dari 3 grand strategi Departemen Kesehatan dimana disebutkan bahwa pada akhir tahun 2009 seluruh desa yang ada di Indonesia telah menjadi desa siaga. Desa siaga adalah desa yang memiliki kesiapan sumber daya serta kemauan dan kemampuan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan, bencana, dan kegawat daruratan kesehatan secara mandiri. Pada tahun 2011 terdapat pengembangan desa siaga sebanyak 6 buah, Poskesdes di 4 Desa dan Polindes di 2 Desa pada wilayah kerja Puskesmas Sungai Cuka. Untuk pengembangan desa siaga sudah dilakukan dengan cara UKBM di desa masing-masing. 1.Mengembangkan Budaya PHBS di Tatanan Rumah Tangga PHBS dirumah tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota keluarga agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan di masyarakat. PHBS di tatanan Rumah Tangga meliputi: a.Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan b.Memberi bayi ASI eksklusif c.Menimbang bayi dan Balita setiap bulan d.Menggunakan air bersih e.Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun f.Menggunakan jamban sehat g.Memberantas jentik dirumah h.Makan buah dan sayur i.Melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari j.Tidak merokok di dalam rumah 2.Pengembangan Sistem Informasi PHBS di Tatanan Rumah Tangga a.Penerapan PHBS di Rumah Tangga dalam kehidupan sehari-hari

Salah satu faktor yang sangat mendukung kegiatan dalam program promosi kesehatan ini adalah alat penunjang. Sebamban Baru dan Bukit Mulia. Sumber Jaya.Kulit dan Cacingan) 8 . dan Kebun raya. leaflet. diskusi. Sebamban Baru dan Bukit Mulia.Posyandu Lansia dengan kategori Mandiri ada di 3 desa yaitu Desa Kebun Raya. Sumber Jaya.b.Posyandu Balita dengan kategori: Madya : Desa Mekar Sari. c. menekan atau menghilangkan faktor-faktor yang dapat . d.SMA(Masalah AIDS dan NAPZA) 3 . Adapun hasil kegiatan program ini pada tahun 2011 dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 3.TK(Masalah PHBS) 4 Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan tersebut diatas adalah ceramah. d.Polindes dengan kategori: Purnama : Desa Mekar Sari. AIDS. Mandiri : Desa Kebun Raya.Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dengan kategori: Madya : Desa Sungai Cuka.Pos Obat Desa (POD) dengan kategori Mandiri ada di 3 Desa yaitu Desa Kebun Raya. UPAYA PENYEHATAN LINGKUNGAN Upaya Penyehatan Lingkungan adalah program yang lebih mengarah pada upaya hygiene dan sanitasi di lingkungan rumah tangga maupun lingkungan komunal dalam rangka mengupayakan meminimalkan.Berperan aktif dalam sosialisasi PHBS di Rumah Tangga ke seluruh Kader Desa.Ikut berpartisipasi dalam kegiatan di masyarakat terkait PHBS seperti Posyandu. e.SD(Masalah PHBS. Purnama : Desa Sumber Jaya. Sebamban Baru. Dengan cara demikian masyarakat setelah mendapatkan ceramah atau penyuluhan promkes diharapkan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari hari. Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) UKBM di Puskesmas Sungai Cuka meliputi: a. 3. Sebamban Baru dan Bukit Mulia. dan demonstrasi. Kegiatan ini juga dilakukan dengan menggunakan media promkes yang antara lain berupa poster. stiker dan juga penggunaan LCD. Purnama : Desa Mekar Sari. Kondisi Alat Penunjang Penyuluhan Kesehatan yang ada di Puskesmas Sungai Cuka dapat dilihat pada tabel berikut: II.Mengajak anggota keluarga rumah tangga lain untuk menjalankan PHBS melalui Dasa Wisma.SMP(Masalah PHBS. dan Sungai Cuka. Sungai Cuka. Peny. dan Sebamban baru.1 Pencapaian Program Upaya Promosi dan Peran Serta Masyarakat Puskesmas Sungai Cuka Tahun 2011 NO MASALAH JUMLAH 1 Penyuluhan Masalah KIA 8 2 Penyuluhan Masalah P2M 7 3 Panyuluhan Masalah Kesling 11 4 Penyuluhan Masalah NAPZA 4 5 Penyuluhan Masalah Gizi 4 6 Penyuluhan Masalah Gigi dan Mulut 9 7 Penyuluhan ASI Eksklusif 11 8 Penyuluhan Masalah PMS 3 9 Penyuluhan Masalah Jiwa 1 10 Penyuluhan ke Sekolah : . NAPZA) 1 . dan Sebamban baru Mandiri : Desa Kebun Raya dan B. gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk dan lain sebagainya.Mulia b. c.

Pencapaian program kesehatan keluarga.8 243 90. 5.5 Hasil Pencapaian Persalinan Neonatus oleh Tenaga Kesehatan Tahun 2011 No DESA SASARAN Pers. khususnya Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Sungai Cuka tahun 2011 menunjukkan cakupan pelayanan ibu hamil K1 sebanyak 297 bumil (110. dan pengendalian vektor. penyehatan tempat pembuangan sampah dan limbah. pengamanan tempat pengelolaan pestisida. Cakupan K4 adalah gambaran besaran ibu hamil yang telah mendapatkan pelayanan ibu hamil sesuai dengan standar serta paling sedikit empat kali kunjungan dengan distribusi sekali pada trimester pertama.mempengaruhi keadaan kesehatan masyarakat.18 268 257 243 297 110. hal ini antara lain disebabkan pertolongan persalinan tidak dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai kompetensi kebidanan. Pendataan.48 5 Mekar Sari 29 28 26 34 117. Pendataan.3 37 80. 4. penyehatan lingkungan permukiman dan jamban keluarga. pengawasan sanitasi tempat-tempat umum. 7. pengawasan dan pemeriksaan rumah. pengawasan dan pemeriksaan Tempat-tempat Umum (TTU). Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan di Puskesmas Sungai Cuka pada tahun 2011 adalah: 1. Pendataan. pengawasan dan pemeriksaaan tempat pengelolaan makanan (TPM).7%) dari 268 sasaran bumil. 3. Pendataan.1 51 86.7 2) Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan Komplikasi dan kematian ibu maternal sebagian besar terjadi pada masa disekitar persalinan. Adapun hasil pencapaian K1 dan K4 tahun 2011 dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 3.8 31 91.4 3 Kebun Raya 46 44 42 48 104. 2. Pendataan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 3. 8.5 57 98. pengawasan dan pemeriksaan Jamban Keluarga. UPAYA KESEHATAN IBU DAN ANAK SERTA KB a. 6. pengawasan dan pemeriksaan sarana air bersih.43 4 Sumber Jaya 42 40 38 49 116. Pendataan.7 38 90. Pendataan. Pengendalian vektor Hasil kegiatan penyehatan lingkungan dapat dilihat pada tabel dibawah ini: III. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Sungai Cuka tahun 2011 sebanyak 270 ibu bersalin atau sebesar 105.4 Hasil Pencapaian K1 dan K4 Puskesmas Sungai Cuka Tahun 2011 No DESA SASARAN K1 K4 BUMIL BULIN BAYI ABS % ABS % 1 Sungai Cuka 58 56 53 67 115. pengawasan dan pemeriksaaan tempat pembuangan sampah dan saluran pembuangan air limbah. Kegiatan pokok dari program ini adalah penyehatan air. Oleh Nakes BUMIL BULIN BAYI AbS % . Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) 1) Pelayanan Antenatal (K1 & K4) Pelayanan antenatal merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan profesional kepada ibu hamil selama masa kehamilannya sesuai dengan pedoman pelayanan antenatal yang ada dengan titik berat pada kegiatan promotif dan preventif.1%. hygiene dan sanitasi makanan dan minuman. sekali pada trimester dua dan dua kali pada trimester ketiga.28 2 Bukit Mulia 59 56 53 62 105.8%) dan K4 sebanyak 243 bumil (90.2 29 100 6 Sebamban Baru 34 33 31 37 108. pengawasan dan pemeriksaan tempat pengelolaan pestisida (TP2 Pestisida).

imunisasi BCG. .0 4 Sumber Jaya 42 40 38 42 105.0 5 Mekar Sari 29 28 26 26 92.2 268 257 243 270 105.86 6 Juni 243 249 211 171 86. Permasalahan gizi yang masih dihadapi masyarakat adalah Kekurangan Kalori Protein.83 7 Juli 243 260 240 238 98.13% dari 268 sasaran ibu hamil. DPT/HB2. imunisasi BCG sebesar 163%.50 98.9 6 Sebamban Baru 34 33 31 39 118. Cakupan imunisasi HB 0-7 hari sebesar 147%. Polio4 dan Imunisasi campak. Diphteri. Polio.59 10 Oktober 243 249 225 205 92.15 5 Mei 181 181 226 204 124. Pertusis. Pemantauan Pertumbuhan Balita Upaya pemantauan status gizi balita difokuskan melalui pemantauan terhadap pertumbuhan berat badan yang dilakukan melalui kegiatan penimbangan di Posyandu secara rutin setiap bulan.9 2 Bukit Mulia 59 56 53 58 103. dan Hepatitis B. UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT Upaya perbaikan gizi masyarakat dimaksudkan untuk menangani permasalahan gizi yang dihadapi masyarakat.Pelayanan Imunisasi Program pencegahan penyakit sebagai upaya pelayanan kesehatan dasar yang strategis dalam mencegah timbulnya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Hasil pemantauan penimbangan balita dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 3.35 V. Polio2. Polio3. imunisasi Polio1. DPT/HB3.1 3) Ibu Hamil Risiko Tinggi Deteksi dini risiko tinggi ibu hamil oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Sungai Cuka pada tahun 2011 sebanyak 62 atau sebesar 23.83 Rata-rata 231. Indikator yang digunakan dalam menetapkan Universal Child Imunization (UCI) yaitu cakupan HB 0-7 hr.1 Sungai Cuka 58 56 53 61 108. imunisasi Polio1 sebesar 163%.10 Hasil Laporan Rekap SKDN Bayi 0 -11 bulan di Puskesmas Sungai Cuka Tahun 2011 No Bulan S K D N D/S 1 Januari 245 245 214 199 87. Tetanus.95 12 Desember 243 243 228 217 93. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini: IV. Gangguan Akibat Kekurangan Yodium dan Anemia Gizi Besi.6 3 Kebun Raya 46 44 42 44 100.83 206. imunisasi DPT/HB1.47 3 Maret 231 231 244 212 105.83 236. Campak.92 225.35 2 Februari 243 243 232 208 95.77 8 Agustus 243 260 241 204 99.63 4 April 181 181 203 186 112.59 11 Nopember 243 249 221 217 90. Pada tahun 2011 jumlah sasaran imunisasi sebanyak 181 bayi. Kekurangan Vitamin A.18 9 September 243 252 225 217 92. Beberapa upaya untuk menanggulangi masalah tersebut adalah sebagai berikut: 1. seperti TBC.UPAYA PENCEGAHAN & PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR 1.

17 Hasil Pencapaian Program Imunisasi (DPT/HB 2 & Polio 3) Puskesmas Sungai Cuka Tahun 2011 No. DPT/HB2 sebesar 156.8 4 Sumber Jaya 31 53 171.16 Hasil Pencapaian Program Imunisasi (DPT/HB 1 & Polio 2) Puskesmas Sungai Cuka Tahun 2011 No.8 3 Kebun Raya 36 59 163. Polio 1) Puskesmas Sungai Cuka Tahun 2011 No DESA Sasaran Bayi HB 0-7 Hr BCG Polio 1 Abs % Abs % Abs % 1 Sungai Cuka 29 59 38.6 5 Mekar Sari 21 29 138.0 Tabel 3.8 44 104. Polio2 sebesar 147.0 5 Mekar Sari 21 30 142.8 44 104.5%.1 6 Sebamban Baru 22 36 163.6 56 180.4 283 156.6 45 204.0 6 Sebamban Baru 22 44 200.0 295 163. Program imunisasi di Puskesmas Sungai Cuka tahun 2011 untuk semua jenis imunisasi pada dasarnya telah melebihi dari target yang telah ditetapkan.6 46 158.0 Jumlah 181 267 147.6 2 Bukit Mulia 42 44 104.6 56 155.1 56 180.5%.7 52 167.6 4 Sumber Jaya 31 36 116. Untuk lebih jelasnya tentang hasil kegiatan program Pos Pelayanan Terpadu (Posyadu) Puskesmas Sungai Cuka Tahun 2011 dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 3. DESA Sasaran Bayi DPT/HB 2 Polio 3 Abs % Abs % 1 Sungai Cuka 29 46 158.4 41 141.9 59 163.9 4 Sumber Jaya 31 52 167. Dengan jumlah tempat posyandu yang ada adalah sebanyak 11 buah yang tersebar di masing-masing desa di wilayah kerja Puskesmas Sungai Cuka.1 54 128.5%. DESA Sasaran Bayi DPT/HB 1 Polio 2 Abs % Abs % 1 Sungai Cuka 29 41 141. program PIN dilaksanakan sesuai dengan program yang ditetapkan oleh pemerintah.6 3 Kebun Raya 36 48 133.imunisasi DPT/HB1 sebesar 147. Selain posyandu yang rutin dilaksanakan setiap bulan. BCG.0 44 200.0 44 200.3 56 155.9 6 Sebamban Baru 22 44 200.1 29 138. PIN di puskesmas Sungai Cuka berjalan dengan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan.0 295 163.0 53 171.6 54 128. DPT/HB3 sebesar 142.0 38 181.9 30 142.0 Jumlah 181 283 156.5 Tabel 3.4 Tabel 3.4%.5 45 204. Polio3 sebesar 156.8%.8 3 Kebun Raya 36 55 152.4%.18 Hasil Pencapaian Program Imunisasi (DPT/HB 3 & Polio 4) Puskesmas Sungai Cuka Tahun 2011 .15 Hasil Pencapaian Program Imunisasi (HB 0-7 Hr.5 Jumlah 181 266 147.5 267 147.1 29 138.4 2 Bukit Mulia 42 44 104.5%. dan Imunisasi campak sebesar 134.7 5 Mekar Sari 21 38 181. Polio4 sebesar 142.8 55 152.

4 Jumlah 181 258 142. UPAYA PENGOBATAN Upaya pelayanan kesehatan masyarakat dilakukan dengan rawat jalan baik secara langsung maupun melalui rujukan pasien bagi masyarakat yang mendapatkan gangguan kesehatan sedang hingga berat. Lain-lain pada sistem otot & Jar.4 41 186.3 Jumlah 181 244 134.Pharingitis 436 .3 41 132.5 258 142. Laporan yang disampaikan ke Dinas Kabupaten adalah merupakan laporan seluruh unit pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas Sungai Cuka.0 54 150. Pelaporan data di Puskesmas Sungai Cuka dilakukan melalui program SIMPUS. DESA Sasaran Bayi DPT/HB 3 Polio 4 Abs % Abs % 1 Sungai Cuka 29 43 148.8 3 Kebun Raya 36 54 150.No. DESA Sasaran Bayi Campak Abs % 1 Sungai Cuka 29 31 106.5 Tabel 3. Pengikat 514 5.29 10 Penyakit Terbesar Puskesmas Sungai Cuka Tahun 2011 No Nama/Jenis Penyakit Jumlah 1.8 5 Mekar Sari 21 33 157.3 43 148.Peny.Hipertensi Primer 599 3.7 6 Sebamban Baru 22 41 186.9 2 Bukit Mulia 42 38 90.3 2 Bukit Mulia 42 44 104. seperti Puskesmas Pembantu (PUSTU) dan bidan desa. Perekapan laporan dilaksanakan pada akhir bulan.1 6 Sebamban Baru 22 39 177. Untuk lebih jelasnya tentang pola penyakit dan jumlah kasusnya dapat dilihat pada tabel dan grafik dibawah ini: Tabel 3. Dalam program ini Puskesmas Sungai Cuka melaksanakan pelayanan (pengobatan) terdiri dari beberapa tempat.3 5 Mekar Sari 21 35 166.Nasopharingitis akuta (common cold) 950 2.19 Hasil Pencapaian Program Imunisasi (Campak) Puskesmas Sungai Cuka Tahun 2011 No.5 3 Kebun Raya 36 55 152.Chikungunya 531 4. Jenis penyakit terbesar tahun 2011 adalah penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) (Nasopharingitis akuta/common cold) sebanyak 950 kasus.0 4 Sumber Jaya 31 41 132. yang mana hasil laporan dari tempat pelayanan kesehatan di jadikan satu.8 44 104.8 VI.Kunjungan Rawat Jalan Adapun jenis penyakit pasien yang datang berobat rawat jalan (Poliklinik umum) pada tahun 2011 umumnya beragam. 1.7 35 166. Baik di Puskesmas sendiri maupun di tempat pelayanan lain.8 4 Sumber Jaya 31 48 154.

Type 2: NIDDM 377 7.Typus Perut 352 8.Demam 259 .Gangguan pertumbuhan gigi dan erupsi 308 10.Dyspepsia 311 9.6.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->