Anda di halaman 1dari 5

Perbedaan OPC, PPC, PCC

Mungkin banayak yang masih bingung untuk membedakan antara semen PPC, PCC dan OPC. Mungkin untuk ulasan ini berupa sedikit gambaran umum tentang perbedaan antara OPC, PCC dan PPC OPC adalah semen hidrolis yang dipergunakan secara luas untuk konstruksi umum atau bangunan yang tidak membutuhkan persyaratan khusus. Sedangkan PCC adalah semen dari hasil penggilingan terak semen portland, gipsum, dan satu atau lebih bahan anorganik, untuk konstruksi beton umum, pasangan batu bata, plesteran, selokan, pembuatan elemen bangunan khusus seperti beton pracetak, beton pratekan, dan paving block. Sementara PPC adalah semen hidrolis yang terbuat dari penggilingan terak (clinker) semen portland dengan gipsum dan bahan pozzolan, untuk bangunan umum dan bangunan yang memerlukan ketahanan sulfat dan panas hidrasi sedang seperti jembatan, jalan raya, perumahan, dermaga, beton massa, bendungan, dan bangunan irigasi.
http://newkidjoy.blogspot.com/2011/02/perbedaan-opc-ppc-pcc.html kamis, 10 9 2012 09 : 21

Produk

Semen Portland Tipe I (OPC) Semen Portland Jenis I adalah semen hidrolis yang dibuat dengan menggiling klinker semen dan gypsum. Semen Portland Jenis I produksi PT Semen Tonasa memenuhi persyaratan SNI No. 15-2049-2004 Jenis I dan ASTM C150-2004 tipe l.

Semen jenis ini digunakan untuk bangunan umum dengan kekuatan tekanan yang tinggi (tidak memerlukan persyaratan khusus), seperti:

Bangunan bertingkat tinggi Perumahan Jembatan dan jalan raya Landasan bandar udara Beton pratekan Bendungan saluran irigasi Elemen bangunan seperti genteng, hollow, brick/batako, paving block, buis beton, roster, dan lain-lain.

Semen Portland Komposit (PCC) ( Detail Product klik disini ) Semen Portland Komposit adalah bahan pengikat hidrolis hasil penggilingan bersama-sama terak Semen Portland dan gipsum dengan satu atau lebih bahan anorganik, atau hasil pencampuran bubuk Semen Portland dengan bubuk bahan anorganik lain.

Semen Portland Komposit produksi PT Semen Tonasa memenuhi persyaratan SNI 15-70642004. Kegunaan semen jenis ini adalah:

Konstruksi beton umum Pasangan batu dan batu bata Plesteran dan acian Selokan Jalan Pagar dinding Pembuatan elemen bangunan khusus seperti beton pracetak, beton pratekan, panel beton, bata beton (paving block) dan sebagainya.

Pertanyaan : Apa ada perbedaan semen OPC dan PPC? Jawaban : OPC digunakan untuk bangunan umum yang tidak memerlukan persyaratan khusus seperti untuk membangun gedung bertingkat, jalan raya, landasan pacu pesawat dll sedangkan PPC juga digunakan untuk bangunan umum dan mempunyai kegunaan khusus yaitu untuk bangunan yang memerlukan ketahanan terhadap garam laut, sulfat dengan panas hidrasi sedang. Bangunan - bangunan yang telah menggunakan Semen Gresik OPC antara lain Tugu Monas, masjid Istiqlal, gedung DPR/MPR Senayan, jembatan layang Semanggi Jkt, renovasi candi Borobudur dan gedung-gedung bertingkat yang lain. Sedangkan bangunan - bangunan yang telah menggunakan SG PPC antara lain perluasan peti kemas Tanjung Perak Sby, perluasan pelabuhan Tanjung Emas Semarang, pelabuhan Semen Gresik di Tuban, pembangunan PLTU Tanjung Jati Jepara, PLTU Paiton Probolinggo, raft foundation hotel Sumerset Sby, raft foundation pembangunan hotel JW Marriot Sby dll. Adakah standar sebuah produk semen? Jawaban : Produk semen diatur menurut standar internasional yaitu ASTM dan standar nasional bagi semen yang beredar di Indonesia yaitu Standar Nasional Indonesia (SNI). Dalam rangka perlindungan konsumen Pemerintah melalui Badan Standarisasi Nasional melakukan pengujian terhadap produk semen yang beredar di Indonesia apakah sudah sesuai SNI: * Portland Cement Tipe I (PC I) = SNI 15-2049-04 * Portland Pozzolan Cement (PPC) = SNI 15-2049-04 * Super Masonry Cement (SMC) = SNI 15-3500-1993 * Oil Well Cement (OWC) = SNI 15-3044-1992 * Portland Composite Cement (PCC) = SNI 15-700-2004 * Portland Pozzolan Cement (PPC) = SNI 15-0302-94 SNI merupakan jaminan bahwa produk tersebut berkualitas dan telah disesuaikan dengan karakteristik bangunan di Indonesia. Tentunya produk semen yang standarnya lebih dari SNI akan lebih memberikan jaminan produk, mutu dan usia bangunan yang akan lebih lama. Untuk mendapatkan informasi mengenai SNI produk semen dapat dilihat di www.bsn.or.id.

http://www.semengresik.com/ina/post/FAQ.aspx