Anda di halaman 1dari 4

Faktor Faktor Penyebab Masalah Faktor faktor yang mempengaruhi masalah kesehatan di keluarga Bu Jua sebagaimana yang telah

h dijabarkan pada pembahasan sebelumnya dapat dianalisis satu persatu berdasarkan teori Blum, diantaranya dari segi: 1. Genetik Rimon Jua Alm. Suami B.Misnati Misnati

Ridwan

Iqbal

Rati h

Purwadi

Robia h

Pak Rimon adalah suami ke dua Bu Jua, sebelumnya Bu Jua telah memiliki 3 orang anak dari suami pertama yaitu Ratih (33 tahun), Purwadi (30 tahun), dan Robiah. Pak Rimon kini sudah tidak tinggal lagi di rumah Bu Jua. Beliau sudah tidak pernah pulang lagi dan dari perkawinan ke dua , Bu Jua dikaruniai satu anak yaitu Ridwan (17 tahun), sudah putus sekolah sejak SD karena kecelakaan, sekarang bekerja sebagai kuli di luar kota, dan berdasarkan wawancara dengan Bu Jua, anaknya tersebut sering batukbatuk. Hal tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan kebiasaan Ridwan sering merokok. Almarhum suami Bu Misnati meninggal karena penyakit komplikasi (typus, jantung), sebelumnya ketika sakit sudah dibawa ke rumah sakit sampai pada akhirnya meninggal dunia. Berdasarkan data yang diperoleh, keluarga Bu Jua tidak memiliki penyakit keturunan (genetik) karena faktor yang lebih menonjol dalam menyumbang penyakit di keluarga Bu Jua adalah perilaku serta keadaan lingkungannya. 2. Pelayanan Kesehatan Pada umunya, di Keluarga Bu Jua akan pergi ke Rumah sakit ketika penyakitnya telah parah. Contohnya pada kasus Alm. Suami Bu Misnati, Beliau baru dibawa ke rumah sakit ketika sudah terjadi komplikasi. Iqbal, anak dari Bu Misnati juga pernah sakit radang tenggorokan kemudian dibawa ke dr. Malik. Sedangkan Bu Jua, 6 tahun

yang lalu, juga pernah sakit flu tulang, Beliau berobat ke dr. Malik mengingat kondisinya yang semakin parah karena sampai lumpuh. Namun lama kelamaan, 1 tahun terakhir Bu Jua sudah memutuskan hubungan dengan dr. Malik, dan lebih memilih pergi ke dukun dan kiai untuk mencari pengobatan tradisional, dan kemudian bertemu dengan orang cina yang menawarkan jamu Nyeor Koneng. Semenjak itu, Bu Jua benar benar berhenti dari dr. Malik dan lebih memilih untuk mengonsumsi jamu tersebut setiap malam, dengan pertimbangan juga bahwa jamu tersebut dengan harga lebih murah dapat dikonsumsi selama satu bulan dibandingkan jika berobat ke dr. Malik dengan harga yang sama namun hanya tiga hari pemakaian. Berdasarkan data yang kami peroleh, faktor penyebab Bu Jua lebih memilih memutuskan pelayanan kesehatan di dr. Malik dan pergi ke dukun, kiai, sampai akhirnya mengonsumsi jamu setiap malam adalah dari ekonomi keluarga Bu Jua. 5 tahun berobat ke dr. Malik telah menghabiskan cukup banyak uang bagi keluarga Bu Jua, apalagi keluarga tersebut ternyata tidak memiliki kartu Jamkesmas. Padahal, pada nyatanya, dari hasil wawancara bahwa sebenarnya jika masih mempunyai rezeki berlebih, Bu Jua ingin menggunakan layanan kesehatan yang ada secara maksimal. 3. 4. Lingkungan Perilaku Perilaku sehat sangat berperan dalam menentukan masalah kesehatan seseorang. (menurute........). Begitu pula di keluarga Bu Jua. Nyatanya, penyakit yang diderita banyak disumbang dari perilaku individu masing-masing anggota kelurga. Contohnya, Ridwan (anak Bu Jua), berdasar pada pemaparan Bu Jua, dia sering sekali batu. Hal tersebut dapat dikaitkan dengan kebiasaannya merokok yang diketahui bahwa sehari dapat mengahabiskan satu bungkus rokok. Selanjutnya, Iqbal (anak Bu Misnati) juga pernah menderita radang tenggorokan. Dari pemaparan ibunya, Iqbal senang mengonsumsi jajan sembarangan, minum es, dan makan pedas. Jika kami analisis setiap perilaku keseshatan keluarga Bu Jua pada umumnya menurut PHBS, kami mendapatkan hasil sebagai berikut: 1. Persalinan Saat melahirkan Ridwan, bu Jua dibantu oleh tetangga, jadi melahirkan di rumah. Sedangkan Bu Misnati ketika melahirkan Iqbal dibantu pihak Rumah sakit, yang sebelumnya sudah dibawa ke bidan namun bidan tidak menyanggupi. 2. ASI eksklusif

Bu Jua memberikan ASI kepada anak-anaknya sampai umur 2 tahun dengan diselingi makanan-makanan penunjang. 3. Menimbang balita Bu Misnati rutin membawa Iqbal ke posyandu untuk ditimbang dan diimunisasi. 4. Ketersediaan air bersih Terdapat sumber air berupa sumur untuk 3 keluarga. Sumber air ini digunakan untuk mandi, masak, dan minum. 5. Ketersediaan jamban sehat Terdapat jamban sehat dan sudah dimanfaatkan. 6. Kesesuaian luas lantai dengan jumlah penghuni Terdapat 2 kamar untuk 3 orang. Sudah cukup luas untuk penghuni 3 orang. 7. Lantai rumah Lantai sudah berkeramik dengan bagian belakang (dapur) disemen. 8. Tidak merokok di dalam rumah Ridwan merokok di dalam rumah. Namun, karena sekarang sudah jarang pulang, maka tidak ada lagi yang merokok di dalam rumah. 9. Melakukan aktivitas fisik Bu jua, adiknya, dan ridwan sehari hari bekerja, masing masing dari mereka bekerja dari pagi hingga sore. Sedangkan Iqbal bersekolah. 10. Makan buah dan sayur Untuk konsumsi sayur, keluarga Bu Jua selalu memasak sayur untuk makannya. Namun, untuk konsumsi buah, keluarga Bu Jua hampir jarang bahkan tidak pernah jika tidak dibelikan oleh anak Bu Jua.

Metode Metode yang digunakan untuk memperoleh data pada home visit ini menggunakan teknik wawancara dan observasi. Tempat home visit Waktu pelaksanaan : Rumah kediaman keluarga Bu jua, Gang Citra......... : 1. Jumat, 22 Maret 2013 2. Minggu, 31 Maret 2013 3. Selasa, 9 April 2013 Agenda : 1. Sambung rasa dan analisis situasi 2. Analisis situasi II dan TTV keluarga inti 3. Edukasi preventif dan promotif