PENJAJAHAN BARAT TERHADAP DUNIA ISLAM

Juni 2, 2008 pada 1:41 am | Ditulis dalam Sejarah | Tinggalkan Komentar

Pada awalnya dunia Timur dan Barat saling pengaruh mempengaruhi. Kaum muslimin dari Timurpun telah memberikan sumbangan yang besar dengan mengembangkan dan memelihara filsafat Yunani yang telah diharamkan oleh Gereja Barat. Ilmu-ilmu eksakta yang tak pernah dikenal atau dikembangkan sebelumnya telah disumbangkan pula oleh kaum muslimin. Terjadilah hubungan timbal balik antara Timur dan Barat di Laut Tengah. Namun hubungan yang makin lama makin baik itu tiba-tiba diputuskan oleh Paus Urbanus II yang membangkitkan fanatisme agama terhadap Islam. Pidato yang diucapkan pada tanggal 26 November 1095 di Cler Mont (Perancis Selatan), orang Kristen mendapat suntikan untuk mengunjungi “Kuburan suci dan merebutnya dari orang-orang Islam”. Suatu serangan yang kemudian dikenal dengan sebutan Perang Salib, yang mempunyai tujuan untuk merebut kota suci Palestina, “Tempat Tuhan Berpijak”. Dari sinilah awal mula penjajahan Barat terhadap dunia Islam, disaat dunia Islam mengalami kemerosotan internal yang hebat akibat pertarungan-pertarungan antara kaum Syi’ah, kaum Sunni dan kaum Khawarij, antara madzhab Safii, Hanafi dan Hambali, antara ras-ras Persia, Arab dan Turki, memberikan peluang kepada dunia Barat untuk menghancurkan kaum muslimin dan menguasai negeri mereka. Pengaruh Barat adalah gerakan dahsyat dalam transformasi modern dunia Timur. Pengaruh Barat bukan saja mengubah dunia Islam tetapi juga seluruh Asia dan Afrika . Pengaruh Barat ini berkembang sedemikian pesat, apalagi setelah negara Barat mencapai kemajuan besar di bidang tehnologi peralatan perang. Barat telah memperbaiki diri melalui renaisance dan reformasi. B. Rumusan Masalah Dari latar belakang di atas, maka muncul permasalahan : 1. Apakah latar belakang penjajahan Barat terhadap dunia Islam? 2. Bagaimanakah bentuk-bentuk penjajahan Barat terhadap dunia Islam termasuk di Indonesia? 3. Bagaimanakah implikasi penjajahan Barat terhadap perkembangan peradaban Islam?
1

tetapi kedua buku tersebut tidak menguraikan secara lengkap. E. Kajian Pustaka Penjajahan barat atas dunia Islam sudah banyak dikaji oleh para ahli sejarah. Namun dalam makalah ini akan mencermati buku Sejarah Peradaban Islam. MA. karena pada waktu itu kaum muslimin tidak dalam keadaan bersatu. penghisapan. alat dan objek kajian akan mudah ditemukan setelah diurutkan dan ditata sebagai dengan kaidah penulisan ilmiah. Penulis dalam hal ini hanya berusaha melengkapi apa yang terdapat pada kedua buku tersebut. D. BAB II : LATAR BELAKANG PENJAJAHAN BARAT TERHADAP DUNIA ISLAM Perang Salib adalah peperangan yang dilakukan oleh umat Kristen Eropa barat ke tanah Timur. yaitu usaha menyingkap. perpecahan terjadi di seluruh wilayah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis. Pada buku Sejarah Peradaban Islam hanya dibahas pengaruh penjajahan Barat terhadap dunia Islam. menggali dan menelaah serta menganalisis persoalan yang menjadi objek kajian dari kacamata sejarah. perbudakan yang 2 . baik ahli sejarah muslim maupun non muslim. Sistematika Penulisan Pembagian pembahasan dalam penulisan ini baik bahan. dalam kondisi yang tidak seimbang inilah kaum muslimin mengalami kekalahan. yang ditulis oleh Dr. Metodologi Makalah ini berdasarkan pada penelitian kepustakaan yang bersifat diskriptif dan analisis kritis. Adapun sistematika penulisan dibagi menjadi 4 bagian yaitu. Disamping itu juga dipakai pedekatan sosiologis. Sedangkan pada buku Dunia Baru Islam banyak disebutkan latar belakang terjadinya penjajahan Barat terhadap dunia Islam.. juga karena para pemimpin Islam saling bermusuhan. Sejak itu lahirlah imperialisme dengan bentuk penindasan. bab ketiga implikasi penjajahan Barat terhadap perkembangan peradaban Islam dan bab terakhir adalah kesimpulan dan penutup. Untuk melepaskan Palestina dari tangan daulah Islam dan mendirikan daulah Kristen Latin di tanah Timur. bab pertama pendahuluan. bab kedua latar belakang penjajahan Barat terhadap dunia Islam. Dinamakan Perang Salib karena umat Kristen yang turut dalam peperangan itu memakai tanda salib sebagai simbul. terutama untuk menganalisa peradaban Islam yang dipengaruhi oleh penjajahan Barat. Badri Yatim. sejak dari abad kesebelas sampai abad ke tiga belas masehi. Perang Salib menjadi awal mula penjajahan Barat terhadap dunia Islam. Perang Salib I dimenangkan oleh orang Kristen. serta buku Dunia Baru Islam karya Lotrop Stoddard.C.

bahwa tujuan dan akhir dari penaklukan geografis adalah permulaan usaha missi Kristen (the end of the geographical feet is the beginning of the missionary entreprise). Paus Alexander VI juga menunjuk ditemukannya emas.merupakan lembaran hitam umat manusia yang hina. Military). rempah-rempah dan banyak barang berharga yang berjenis-jenis dan bermutu (inter caetero diciae) Selain itu penetris Perancis telah berkembang dengan cepat pedagang-pedagang Perancis mempergunakan kesempatan untuk melaksanakan keinginannya mendirikan pos-pos perdagangan dan misi-misi perwakilan di Syria dan Mesir. pulau dan benua yang telah ditemukan untuk tetap menjadi milik mereka dan anak cucunya. selalu bersemboyan dimanapun berada. Penetrasi barat ke pusat dunia Islam di Timur Tengah pertama-tama dilakukan oleh dua bangsa Eropa yang terkenal yaitu Inggris dan Perancis. Missionary. Bangsa Barat mempunyai semboyan yang terkenal dengan M3 (Mercenary. Tujuan Misionaris Kristen penjajahan Barat terhadap dunia Islam jelas sekali terlihat dengan ucapan Livingstone. Malah pada abad ke 19 dan permulaan abad ke 20 rencana salib modern ini dilakukan dengan teliti melalui kerjasama yang erat antara keduanya. Semua negara Kristen bersatu tekad hendak menghancurkan kerajaan-kerajaan Islam. yang satu dihadiahkan untuk Spanyol dan yang lain untuk Portugis. Daerah Demarkasi inilah yang memberikan daerah mulai dari Brazil ke timur. Pada abad ke delapan belas perdagangan Eropa tumbuh dengan cepatnya dan sejumlah koloni dagang sendiri di kota-kota pelabuhan di Syria dan Mesir. keji dan jahat. termasuk Indonesia menjadi milik Portugis. hal itu dapat dilihat saat Paus membagi dunia menjadi 2 bagian pada tahun 1493. sedangkan Mesir dapat ditaklukkan Perancis tahun 1789 M. Antara gereja dengan imperialisme terdapat manfaat dan saling terpisahkan. Inggris terlebih dahulu menanamkan pengaruhnya di India. Perang Salib membawa keuntungan bagi negara-negara Barat. Kapitulasi-kapitulasi lain yang mengikutinya kemudian diberikan kepada Inggris dan Belanda serta negaranegara barat lainnya. Oleh karena itu dimana Islam haruslah direbut melalui dominasi politik dan dipertahankan untuk kemudian diserbu missi. yaitu keuntungan. memisahkan kaum muslimin dari agamanya dan kemudian diganti dengan Kristen. Raymundus Lullus. bahwa Islam is false and must die (Islam adalah palsu dan harus mati). yaitu seorang pendeta Kristen yang sangat membenci Islam. seorang pastor. keduanya saling memperoleh manfaat dan saling membantu. Tujuan penjajahan barat terhadap dunia Islam selanjutnya adalah military atau perluasan daerah militer. penyiaran agama dan perluasan daerah militer. Selain itu juga diberikan istimewa kepada Portugis dan Spanyol terhadap laut. Semangat sabilisme memang tetap tersimpan dalam dada kaum Nasrani bagaikan api 3 .

sehingga mereka tidak segan-segan untuk menyerang dan mengalahkan wilayah-wilayah yang berada di bawah kekuasaan Islam. Perancis. yang kemudian jatuh ke tangan orang Kristen. Suatu perbuatan sangat hina. bahkan tidak lama kemudian kekhalifahan dihapuskan (1924 M).dalam sekam dan semangat fanatisme tidak pernah lepas. ia tetap hidup dan bergejolak di dalam hati hingga sekarang. baik kerugian hasil budaya dan peradaban manusia maupun kerugian material maupun korban jiwa. Penaklukan yang dilakukan oleh negara-negara Barat antara lain adalah: 1820 Oman dan Qatar berada di bawah protektorat Inggris 1830-1857 Penaklukan Aljazair oleh Perancis 1839 Aden dikuasai Inggris 1881-1883 Tunisia diserbu Perancis 1882 Mesir diduduki Inggris 1898 Sudan ditaklukkan Inggris 1900 Chad diserbu Perancis Pada abad ke20 M Italia dan Spanyol ikut bersama Inggris dan Perancis memperebutkan wilayah-wilayah di Afrika. yang sukar untuk dikembalikan kembali. baik Asia maupun Afrika diambil alih oleh negara-negara Eropa yang menang perang. Jadi pada perang salib ini telah terjadi penaklukan dan penyerangan yang dilakukan oleh negara Barat untuk merebut wilayah-wilayah kekuasaan Islam. Apalagi ketika kemudian terjadi Perang Dunia I (1915) Turki Usmani berada dipihak yang kalah. Semua daerah kekuasaannya yang luas. Rusia dan lain-lain memang mempunyai tehnologi militer dan industri perang yang lebih canggih dibandingkan dengan negara Islam. keji dan jahat.000 orang tawanan Islam. kedengkian dan fanatisme keagamaan yang penuh kebencian. BAB III : BENTUK-BENTUK PENJAJAHAN BARAT TERHADAP DUNIA ISLAM TERMASUK DI INDONESIA Negara-negara Barat seperti Inggris. bahkan Richand yang digelari berhati surga menyembelih 27. Agama Nasrani selamanya melihat Islam dengan kacamata permusuhan. Dari awal penjajahan Barat yaitu perang salib umat Islam telah kehilangan berbagai daerah yang semula telah dikuasai Islam. Sejak itu kebesaran Turki Usmani benar-benar tenggelam. 1960 Kesultanan muslim di Nigeria utara menjadi protektorat Inggris 1912-1913 Kesultanan Tripoli dan Cyrenaica diserbu Italia 1912 Marokko diserbu Perancis dan Spanyol 4 . Tidak terhingga kerugian yang diakibatkan oleh penjajahan tersebut. Sampai akhirnya tahun 1919 M. Turki diserbu tentara sekutu. Spanyol. Italia.

Penghisapan terutama pada hasil bumi dan kekayaan alam negara yang dijajahnya serta perbudakan banyak dialami oleh orang-orang Islam yang wilayahnya telah jatuh ke tangan negara-negara Barat. yang kemudian disusul oleh Belanda. Penjajahan Barat di Indonesia banyak dilatarbelakangi oleh faktor-faktor ekonomi. perang Paderi di Minangkabau dan perang Diponegoro di Jawa. penghisapan dan perbudakan. Kekuatan Eropa malah lebih awal memancapkan kekuasaannya karena kerajaan Islam di Asia Tenggara lebih lemah sehingga mudah dapat ditaklukkan. 5 . walaupun akhirnya peperangan dimenangkan oleh Belanda. negeri tempat Islam baru mulai berkembang. Demark dan Perancis. Rusia menggerogoti wilayah-wilayah muslim di Asia Tengah. Pada tahun 1521 M. terutama setelah ia berhasil mengalahkan Turki Usmani yang berakhir dengan Perjanjian San Stefano dan Perjanjian Berlin. yang terbesar diantaranya adalah perang Aceh. Penindasan dilakukan kepada wilayah-wilayah yang telah dikuasainya untuk mendapatkan kekuasaan yang lebih besar. atau penyebaran agama. Inggris.1914 Kuwait di bawah protektorat Inggris 1919-1921 Sisilia wilayah Turki diduduki Perancis 1920 Irak menjadi protektorat Inggris 1920 Syria dan Libanon di bawah mandat Perancis 1926-1927 Perebutan seluruh Somalia oleh Italia Sementara itu. yang merupakan daerah rempah-rempah terkenal pada masa itu. yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. justru menjadi ajang perebutan negaranegara Eropa. Selain berupa penaklukan dan penyerangan negara-negara Barat juga banyak melakukan penindasan. karena Indonesia adalah negara yang kaya akan hasil bumi berupa rempah-rempah yang mempunyai nilai jual tinggi di pasaran Eropa. Satu per satu pula negeri-negeri muslim jatuh ke tangan Rusia. Selain itu juga dilatarbelakangi oleh faktor misionaris. Belanda datang tahun 1595 M dan dengan segera memonopoli perdagangan di Indonesia. seperti tergambar dalam daftar berikut: 1834-1859 Pencaplokan Kaukasia oleh Rusia 1853-1865 Serbuan pertama Rusia di Khoakand dan jatuhnya Tashkent 1866-1872 Daerah-daerah sekitar Samarkand dan Bukhara ditaklukkan Rusia 1873-1887 Uzbekistan ditaklukkan Rusia 1941-1946 Pendudukan Anglo Rusia di Iran. Oleh karena itu seringkali terjadi peperangan antara Belanda dengan penduduk. Asia Tenggara. hal ini dapat dilihat sampai sekarang daerah-daerah tempat pertama kali negara-negara Barat datang ke Indonesia berpenduduk mayoritas Kristen. Tentu kehadirannya ditantang oleh penduduk setempat. Spanyol datang ke Maluku dengan tujuan dagang.

yang didorong oleh 2 faktor yaitu pemurnian ajaran Islam dari unsur-unsur asing yang dipandang sebagai penyebab kemunduran Islam dan menimba gagasan-gagasan pembaharuan dan ilmu pengetahuan dari Barat. modal dan lain-lain. karena itu orang-orang Qibth di Mesir lebih mudah meniru dan menyerapnya. yang dijumpai pada tiap negeri Timur. menggunakan sajadah buatan Eropa. ilmu sosial. tetapi setan berada di hati mereka. Pelajar-pelajar muslim asal India juga banyak menuntut ilmu ke Inggris. maka peradaban lama yang telah mereka hayati selama berabad-abad mengalami keguncangan hebat dalam pikiran mereka. Karena itu mereka berusaha bangkit dengan mencontoh Barat dalam masalah-masalah politik dan peradaban untuk menciptakan balance of power. mendengarkan siara radio Eropa dan lain sebagainya. Turki dan lain-lain disamping pemikiran filsafat yang diserap dari Yunani dan Romawi. bahkan mental dan nilai-nilai moralpun tidak ketinggalan. besi dan api. Dahulu kaum muslimin menghayati peradaban ditambah dengan peradaban Persia.BAB IV : IMPLIKASI PENJAJAHAN BARAT TERHADAP PERKEMBANGAN PERADABAN ISLAM Serbuan kaum salib ke negeri-negeri Islam tidak hanya menggunakan pedang. tercermin dari pengiriman para pelajar muslim oleh penguasa Turki Usmani dan Mesir ke negara-negara Eropa untuk menimba ilmu pengetahuan dan dilanjutkan dengan gerakan penerjemahan karya-karya Barat ke dalam bahasa Islam. Namun mereka lebih banyak menyerap segi material daripada segi moralnya. sehingga setiap rumah dari keluarga kaum muslimin telah menggunakan penerangan listrik. Bukan hanya peradaban material yang menyerbu negaranegara Islam. Dalam reaksinya terhadap pengaruh Barat mereka mempunyai 6 . Inti peradaban Barat bercorak Nasrani. Kesadaran itu memaksa penguasa dan pejuang-pejuang Turki untuk banyak belajar dari Eropa. Yang pertama merasakan hal itu diantaranya Turki Usmani. seperti sistem pendidikan dan pengajaran. sedangkan yang kedua. Dengan datangnya peradaban Barat. karena kerajaan ini yang pertama dan utama menghadapi kekuatan Eropa. tetapi juga melalui peradaban mereka yang dicekokkan ke semua negeri yang dapat dikuasainya. dan pemikiran-pemikiran orang Eropa mengenai ilmu jiwa. Perang Salib menghasilkan puing-puing kehancuran bagi kaum muslimin akibat kemauan penjajah yang dikendalikan oleh keserakahan untuk menguasai dan memperkuat wilayahnya mereka memikul salib di pundak mereka. terutama pada intelegensia orang yang memperoleh pendidikan Barat. persentuhan dengan Barat menyadarkan tokoh-tokoh Islam akan ketinggalan mereka. Penjajahan Barat juga memicu gerakan pembaharuan dalam Islam. Pada saat barat mendominasi dunia di bidang politik dan peradaban. Pengaruh Barat terutama terlihat pada lapisan atas dan menengah.

Penjajahan Barat ternyata membawa implikasi yang sangat luas terhadap perkembangan peradaban Islam baik peradaban material yang berupa tehnologi baru. penaklukan.pandangan yang berbeda-beda. Memang benar bahwa peradaban Barat memainkan peranan besar dalam memajukan dunia Islam. Military yaitu perluasan daerah militer. Karena mulai dari Perang Salib I inilah kaum muslimin banyak mengalami kerugian. 3. Penjajahan Barat terhadap dunia Islam yang diawali dengan Perang Salib berlatar belakang hal-hal berikut : 1. Pandangan pertama berpegang pada sendi-sendi filsafat hidup nenek moyangnya. menerjunkan dirinya dalam pembaratan. BAB V : KESIMPULAN A. Kedua. Kesimpulan Perang Salib merupakan awal penetrasi Barat terhadap dunia Islam yang selanjutnya membawa kaum muslimin berada dalam jajahan negara-negara Barat. Bentuk-bentuk penjajahan barat terhadap dunia Islam berupa penyerangan. B. Peradaban Barat telah menjauhkan dunia Islam dari peradaban Islam yang lama. baik kerugian yang bersifat material seperti banyaknya wilayah Islam yang direbut Barat. berusaha melakukan asimilasi dengan ide-ide Barat dan memikirkan sintesa yang lebih tinggi dari semangat Barat. Tanpa peradaban Barat dunia Islam tentu masih seperti keadaan semula. tentu saja 7 . Selain hal diatas yang melatarbelakangi penjajahan Barat adalah faktor ekonomi dan politik. memutuskan hubungan dengan warisan lama. Akhirnya peradaban Islam bukan lagi suatu produk dari kaum muslimin mandiri sebagaimana peradaban Barat adalah produk dari orang-orang Barat sendiri. 2. Penjajahan Barat juga memicu gerakan pembaharuan dalam Islam. sehingga banyak wilayah-wilayah Islam yang jatuh ke negara-negara Barat. penghisapan dan perbudakan. tetapi itu tidak berarti bahwa peradaban Barat tidak mengandung cacat dan kekurangan. Saran dan Penutup Demikian makalah tentang penjajahan Barat terhadap dunia Islam ini. Juga berupa penindasan. Mercenary yaitu untuk mencari keuntungan negara Barat di negara-negara Islam. Yang ketiga bersembunyi di belakang kekecewaan dan kengerian Barat. Missionary yaitu untuk menyebarkan agama Kristen pada negara-negara jajahannya. diduduki dan dikuasai. yang mana bertujuan untuk memurnikan agama Islam dari pengaruh asing dan menimba gagasan-gagasan pembaharuan dan ilmu pengetahuan Barat. maupun peradaban mental. juga kerugian non material yang berupa mulai hilangnya peradaban Islam dan mulai masuknya peradaban-peradaban Barat.

Yogyakarta. PT. Dunia Baru Islam (The New World of Islam). Bulan Bintang. Bernads Lewis. 1985. 1996. Imam Munawwir. Jansen. Sejarah Umat Islam II. Surabaya. Ringkasan Sejarah Islam. A. Remaja Rosdakarya. Donald Eugene Smith. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. Jakarta. 8 . Bangsa Arab dalam Lintasan Sejarah. Pedoman Ilmu Jaya. 1981. Perang Salib. 1976. Lothrop Stoddard. G. Jakarta. Hamka. 1998. 1980.masih banyak sekali kekurangannya. Bandung. Agussalim Sitompul. Bina Ilmu. Widjaya. Islam Militan. Kebangkitan Islam dan Tantangan-tantangan yang Dihadapi dari Masa ke Masa. Jakarta. Bandung. Sejarah Peradaban Islam.H. 1988. Beberapa Aspek Negatif dan Positif (Makalah). Pustaka. Pustaka Panjimas. DAFTAR PUSTAKA Ahmad Amin. Islam dari Masa ke Masa. Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan makalah ini. 1991. Agama di Tengah Sekularisasi Politik. Jakarta. 1984. 2006. Badri Yatim. Latif Osam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful