Anda di halaman 1dari 1

STUDI KUALITATIF TENTANG PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA AKADEMI

KEPERAWATAN DEPKES PALU MENGENAI KONTRASEPSI DARURAT

Oleh: Muhammad Mustari Badu K11198755


Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Program Ekstensi 2000

ABSTRAK

Berdasarkan keberhasilan GKBN yang telah dicapai yaitu turunnya laju pertumbuhan
penduduk dari 3,86% (1980) menjadi 2,6% (1997) < 6 turunnya angka kelahiran dari 5,6 anak
tahun 3,0 anak tahun 1997. Untuk Sulawesi Tengah sampai dengan Maret 2000 secara propinsi
mencapai 107 kasus dari total peserta aktif dan jumlah kegagalan yang terbesar terjadi pada
pemakaian kontrasepsi IUD. Untuk mengantisipasi tingkat kegagalan tersebut maka perlu
diperkenalkan metode kontrasepsi darurat yaitu kegagalan kontrasepsi lain yang digunakan
setelah berhubungan seksual.

Untuk itu mahasiswa Akademik Keperawatan Depkes Palu sebagai salah satu instasi
pendidikan dibidang kesehatan dilakukan penelitian dengan metode kualitatif untuk mengkaji
fenomena yang berhubungan dengan kontrasepsi darurat melalui wawancara mendalam (WD)
dan diskusi kelompok terarah (DKT).

Penelitian ini untuk mendapatkan informasi mengenai pengetahuan dan sikap mahasiswa
terhadap kontrasepsi darurat ini diperoleh gambaran bahwa pengetahuan tentang kontrasepsi
darurat belum sesuai sebagaimana mestinya. Pada umumnya responen mempunyai sikap ingin
lebih tahu tentang kontrasepsi darurat dan setuju bila metode tersebut digunakan sebagai alat
KB dan dijadikan program BKKBN, sedangkan menyingkapi keadaan yang dihadapi pada
umumnya responden melakukan dengan pendekatan tokoh masyarakat dan menyebarluaskan
informasi tersebut melalui liflet/brosur dan mass media. Untuk itu disesuaikan perlunya
pemantapan program pengajaran dengan memuat materi kontrasepsi darurat kedalam program
pengajaran, perlunya pelatihan khusus bagi dosen pembawa mata kuliah KB dan Kebidanan
serta pemantapan secara praktek.

Daftar Pustaka : 16 (1985-2000)