Anda di halaman 1dari 3

108

Kunci Jawaban lks kontrol Pertemuan 1 1. 2. Komponen abiotik Komponen biotik : cahaya matahari, tanah : padi, pohon kelapa,

a. Predasi, dimana harimau sebagai predator yaitu pemangsa sedangkan kijang sebagai organisme yang dimakan disebut mangsa (prey). b. Jenis interaksi antara anggrek dengan pohon adalah simbiosis komensalisme , dimana anggrek mendapatkan cahaya yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya, sedangkan pohon tidak dirugikan dan juga tidak diuntungkan . c. Jenis interaksi antara antara pohon mangga dengan benalu adalah simbiosis parasitisme, dimana pohon mangga dirugikan sedang benalu diuntungkan, benalu menyerap mineral pada mangga sedangkan mangga dirugikan sebagai tumbuhan inang yaitu mangga merugi dan lama kelamaan bisa mati.

3. gambar a= populasi semut, karena ada tiga spesies semut gambar b =seekor harimau hanya satu ekor saja gambar c =ekosistem terumbu karang , karena adanya interaksi antara ikanikan yang ada diterumbu maupun hewan didalamnya seperti porifera, coelenterata, ganggang dan berbagai jenis ikan gambar d = komunitas, komunitas sawah, ada kumpulan beberapa populasi disawah gambar e = bioma bioma gurun pasir dengan ekosistem darat yang khusus dan memiliki tumbuhanyang unik yaitu kakatus dalam jumlah dominan 4. a. Yang terjadi pada populasi harimau jika ia berkurang adalah semakin banyaknya populasi burung dan kelinci sehingga tidak tercapai keseimbangan ekosistem. b. Yang harus dilakukan agar populasi kelinci bertambah adalah dengan adanya pertambahan pertumbuhan tanaman di daerah sekitar. 5. a. Ada tiga rantai makanan jagung ayam rumput sapi rumput laut ikan manusia manusia manusia

b. Ya , saling berhubungan tiga produser seperti jagung, rumput, dan rumput laut dapat dimakan dengan tiga konsumer pertama yang berbeda, kemudian tiga konsumer 1 dimakan oleh konsumer dua yang sama yaitu manusia.

109

c. Bahwa di dalam suatu ekosistem umumnya tidak hanya terdiri dari satu rantai makanan, suatu jenis produser dapat dimakan oleh berbagai konsumer primer, lalu pada setiap percabangan rantai makanan pada setiap tingkat trofik ayam,sapi dan ikan sama sama bisa dimakan oleh manusia, dengan demikian dalam suatu ekosistem hubungan makan dan dimakan sangat kompleks , saling berkaitan dan bercabang. d. Jaring-jaring makanan 6. Elang 1 Ular Sawah 5 Tikus sawah 20 Konsumer I Tanaman padi 100 Produser 7. a. Sebagai Produser b. Yang terjadi pada polulasi B dan C adalah berkurang lalu lama-kelamaan punah 8. Suksesi, Proses perubahan dalam komunitas yang berlangsung menuju ke satu arah secara teratur disebut suksesi, 9. d-c-f-a-b-e 10 .a Kebakaran hutan di Kalimantan, menyebabkan banyak organisme kehilangan habitatnya. Beribu-ribu hektar pohon, perdu serta rumput terbakar, banyak hewan mati karena api, beberapa hewan keluar dari hutan, kemudian abu hasil tumbuhan dan hewan yang terbakar menyediakan nutrisi bagi kecambah atau tunas tumbuhan, tumbuhan baru akan tumbuh pada daerah tersebut, kemudian populasi hewan akan kembali lagi, hewan-hewan tersebut akan memberi senyawa organik untuk tanah sehingga banyak tumbuhan lain akan hidup di daerah tersebut, kemudian tumbuhan mendatangkan herbivora, herbivora mendatangkan karnivora, proses itu menyebabkan populasi berubah dan komunitas berkembang secara berkesinambungan. Jika dibiarkan begitu saja, Konsumer III Konsumer II

110

maka hutan itu akan kembali seperti semula karena terjadi proses suksesi sekunder, namun dalam waktu yang lama b. Gunung Meletus dikatakan suksesi primer, karena kerusakan pada komunitas gunung merapimengakibatkan komunitas awal lenyap total dan terbentuk komunitas baru yang berbeda dengan sebelumnya, Di daerah bekas letusan gunung Krakatau mula-mula muncul pioner berupa lumut kerak (liken) serta tumbuhan lumut yang tahan terhadap penyinaran matahari dan kekeringan. Tumbuhan perintis itu mulai mengadakan pelapukan pada daerah permukaan lahan, sehingga terbentuk tanah sederhana. Bila tumbuhan perintis mati maka akan mengundang datangnya pengurai. Zat yang terbentuk karna aktivitas penguraian bercampur dengan hasil pelapukan lahan membentuk tanah yang lebih kompleks susunannya. Dengan adanya tanah ini, biji yang datang dari luar daerah dapat tumbuh dengan subur. Kemudian tumbuhlah lumut dan paku, kemudian rumput yang tahan kekeringan tumbuh. Bersamaan dengan itu tumbuhan perdu pun tumbuh menggantikan tanaman pioner dengan menaunginya, kemudian muncullah pepohonan