Anda di halaman 1dari 2

UPAYA MASYARAKAT DALAM MENCEGAH PENYAKIT MALARIA DI WILAYAH

PUSKESMAS MAUTONG KECAMATAN MAUTONG KAB. PARIGI MAUTONG PROV.


SULAWESI TENGAH

Oleh: Yasir Syam K11106286


Jurusan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas
Hasanuddin Makassar 2008

ABSTRAK

Di Kabupaten Parigi Mautong, Berdasarkan data profil Dinas Kesehatan Kabupaten tahun
2007 dari 10 besar penyakit yang ada, malaria menempati urutan kelima dengan jumlah
penderita 7.581 kasus. Data laporan bulanan penyakit malaria di puskesmas Mautong tahun
2007, kasus penyakit malaria menempati urutan ketiga dengan jumlah penderita 532 kasus.

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran perilaku masyarakat dalam upaya
mencegah penyakit malaria di wilayah Puskesmas Mautong. Jenis penelitian adalah survey
dengan pendekatan Deskriptif.

Hasil penelitian crosstabulasi data terhadap 377 responden berdasarkan penggunaan waktu
saat berada di luar rumah pada malam hari dengan responden yang menderita malaria,
menunjukan bahwa paling banyak yang menderita malaria adalah responden yang
menggunakan waktu > 1 jam berada di luar rumah pada malam hari, yaitu sebanyak 19 orang
(65,6%). Yang kurang menderita malaria adalah responden yang hanya menggunakan waktu
30 menit, yaitu sebanyak 3 orang (10,3%). Berdasarkan penggunaan kelambu nyamuk dengan
responden yang menderita malaria, menunjukan bahwa paling banyak yang menderita malaria
adalah yang tidak menggunakan kelambu nyamuk sewaktu tidur pada malam hari, yaitu
sebanyak 24 orang (82,8%). Yang kurang menderita malaria adalah responden yang
menggunakan kelambu sewaktu tidur pada malam hari, yaitu sebanyak 5 orang (17,2%).
Kemudian berdasarkan pemamakaian obat anti nyamuk dengan responden yang menderita
malaria, menunjukan bahwa paling banyak responden yang menderita malaria adalah yang
tidak menggunakan obat anti nyamuk sewaktu tidur pada malam hari, yaitu sebanyak 21 orang
(72,4%). Yang kurang menderita malaria adalah yang menggunakan obat anti nyamuk, yaitu
sebanyak 8 orang (27,6%). Berdasarkan pemasangan kawat kasa pada jendela dan ventilasi
rumah dengan responden yang menderita malaria, menunjukan bahwa paling banyak
responden yang menderita malaria adalah yang tidak memasang kawat kasa pada jendela dan
ventilasi rumah, yaitu sebanyak 28 orang (96,6%). Yang kurang menderita malaria adalah
responden yang memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi rumah, yaitu sebanyak 1
orang (3,4%).

Daftar Pustaka : 18 (1980-2008)

Kata Kunci : Perilaku, Malaria, Upaya Pencegahan.