Anda di halaman 1dari 8

Media Pekan Ini

POJOK MANAJEMEN Senyum untuk Perubahan TRANSFORMASI Stakeholder Tuntut Pertamina untuk Lebih Transparan dan Akuntabel TAHUKAH ANDA? Sarang Semut SUARA PEKERJA Usulan Paket Kerja Sama Bisnis untuk Pensiunan/APS

2 3 4 7

SELEKTIF, LUGAS , & INFORMATIF TERBIT SETIAP SENIN No. 32, Tahun XLIII, 5 November 2007

Editorial

Y our Smile
Banyak yang mengontak Pertamina Contact Center mengaku surprise dengan langkah Pertamina kali ini. Mereka sangat mendukung kampanyeYour Smile yang dilakukan Pertamina, Begitu kurang lebih yang diungkapkan salah satu petugas PCC baru-baru ini dan disampaikan ke redaksi. Sebuah langkah berbeda memang telah ditempuh Pertamina untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Kampanye Your Smile ditebarkan. Pertamina, hadir di tengah-tengah masyarakat dengan keramahannya. Tak ada alasan untuk selalu menoleh ke belakang. Pertamina sedang berubah. Dan senyum hadir sebagai bentuk nyata. Orang bijak berkata, keajaiban-keajaiban dapat lahir dari sebuah senyum. Lihat saja petugas-petugas SPBU dengan Pertamina Way-nya. Keajaiban senyum hadir di sana. Senyum, salam dan sapa dengan cepat mengubah citra negatif SPBU Pertamina dulu menjadi lebih baik di mata masyarakat. Ya, semua orang memang memiliki persepsi yang sama tentang senyum. Senyum adalah bahasa universal, meski kita beda bahasa kita tetap mengerti artinya. Tak ada batasan usia, gender, suku, ras dan agama di dalamnya. Semua yang tercermin dalam senyum hanyalah satu. Senyum adalah indah dan senyum itu adalah ibadah. Mari berbagi senyum untuk mengawali perubahan, ajak Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ari H. Soemarno dengan senyum lebar yang tulus dan melegakan. Alangkah indahnya, jika senyum itu benarbenar menjadi bagian dari keseharian pekerja Pertamina. Senyum yang mengembang, cermin dari keterbukaan Pertamina saat ini. Di era transformasi, tak ada lagi birokrasi kaku yang tertutup itu. Yang ada kini, Pertamina baru yang sedang gencar berbenah. Menjadi perusahaan yang lebih baik ke depan. Kebanggan bangsa Indonesia. Yang pada akhirnya mampu membuat anak bangsa tersenyum bangga akan kebesaran Pertamina sebagai perusahaan milik bangsa.

PENANDATANGANAN PAKTA INTEGRITAS DI DIREKTORAT HULU. Setelah Direksi Pertamina menyatakan kebulatan tekad untuk menjalankan segala tugas dan

tanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku di hadapan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Taufiq Effendi awal Oktober lalu, sekarang Senior Vice President, Vice President, dan General Manager di lingkungan Direktorat Hulu menandatangani Pakta Integritas, (29/10). Pakta Integritas ini merupakan bukti komitmen Direktorat Hulu mewujudkan lingkungan kerja yang bebas dari KKN atau Corruption Free Zone. Penandatanganan semacam ini akan dilakukan juga di direktorat-direktorat lain. Tampak Direktur Hulu Sukusen Soemarinda menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas oleh SVP Perencanaan & Evaluasi Hulu Alfian Syarofie dan VP EP Technology Centre Hulu Eko Widianto.

Kali Keenam, Pertamina Menang Tender Blok Migas di Luar Negeri


JAKARTA - Upaya Pertamina untuk menjadi perusahaan yang makin disegani di level dunia terus dikembangkan. Oktober ini, bersama mitra kerja, Pertamina berhasil memenangi tender blok minyak dan gas (migas) di Blok Tiga, Qatar. Sukses ini, sekaligus menggenapi sukses Pertamina memenangi sejumlah tender eksplorasi di luar negeri lainnya. Di Qatar ini yang ke enam, setelah sebelumnya Pertamina menguasai blok di Libya, satu blok di Irak, dan masing-masing satu blok di Malaysia, Vietnam dan Sudan, ujar Sukusen usai menandatangani kontrak tersebut, 24 Oktober lalu. Seperti halnya kerjasama sebelumnya, kontrak di Blok Tiga kali ini, juga dilakukan melalui kerja sama tripartit. Kerja sama tersebut dilakukan antara Pertamina dengan Cosmo Energy Exploration and Development Ltd, Jepang dan Wintershall Holding AG, Jerman. Menurut Sukusen, sesuai kontrak, Pertamina memegang saham sebesar 25 persen, sedangkan Cosmo dan Wintershall masing-masing adalah 35 persen dan 40 persen saham. Penandatanganan perjanjian kerja sama itu dilakukan di hadapan Deputi Perdana Menteri dan Menteri Energi dan Industri Qatar, H.E. Abdullah Bin Hamad Al Attiyah awal Oktober lalu. Sementara, dari pihak Cosmo Oil penandatangan dilakukan oleh Hideo Matsushita. Sedangkan dari Wintershall diwakili oleh Member of The Board E&P Wintershall Holding AG Dr. Ties Tiessen. Dalam rilis yang diterima cybernews Pertamina, Hamad berharap agar kerja sama tersebut bisa ditindaklanjuti di masa mendatang. Kita berharap bisa menandatangani eksplorasi dan produksi migas lagi di masa mendatang, ujarnya. Sementara itu, kata Sukusen, sesuai kesepakatan konsorsium tiga negara itu, Cosmo Oil, berdasarkan porsinya akan menggelontorkan dana sebesar USD 19 juta. Investasi Pertamina untuk kegiatan eksplorasi selama lima tahun pertama mencapai sekitar 11 juta dolar AS, ujar jebolan master dari Geothermal Institut of Auckland, New Zealand ini. Investasi selebihnya, adalah bagian dari Wintershall yang juga menjadi operator dari proyek tersebut. Lapangan Tiga sendiri memiliki luas 1666 kilometer persegi. Letaknya, berada di sebelah utara dari Area Al Ruwais, di dalam batas teritorial laut Qatar. Blok tersebut terdiri dari beberapa sistem prolipic. Kegiatan eksplorasi di Blok Tiga, akan dimulai akhir 2008 atau awal 2009 nanti. Untuk lima tahun pertama, akan dimulai dari studi teknis, dilanjutkan survei seismik dan tiga dimensional. Selanjutnya baru akan dilakukan pengeboran percobaan di bawah pengawasan Qatar Petroleum yang menjadi wakil dari pemerintah Qatar. Sesuai kebijakan tahun ini, Pertamina memang telah menganggarkan 20 hingga 30 persen belanja modalnya (capex) untuk ekspansi ke luar negeri. Besaran capex tersebut, setara dengan Rp 2 hingga Rp 3 triliun. Tahun ini kan, belanja up stream sekitar Rp. 10 triliun. Sekitar 20-30 persen digunakan untuk ekspansi ke luar negeri, ujar VP Komunikasi Pertamina Wisnuntoro, sebagaimana dikutip sejumlah media baru-baru ini. Abi/NDJ

Foto :Pertamina EP

Tahun XLIII, 5 November 2007

No. 32

Pojok Manajemen
Senyum untuk Perubahan
Pengantar Redaksi : Sudahkah anda tersenyum hari ini? Pertanyaan itu akhir-akhir ini makin akrab dengan kita. Di gedung Pertamina pusat, di lobi kantor, bahkan ketika menonton televisi, kampanye senyum yang dilakukan Pertamina bisa kita lihat sehari-hari. Mari berbagi senyum untuk mengawali perubahan, demikian imbauan Direktur Utama Ari H Soemarno dalam iklan itu. Ada apa di balik kampanye yang gencar dilakukan Pertamina itu. Berikut petikan wawancara dengan VP Komunikasi Wisnuntoro tentang program Your Smile ini. Bisa diceritakan, kenapa Your Smile sampai menjadi program yang digulirkan untuk kampanye korporat? Kita dianggap oleh masyarkat tak bisa langsung menjadi marketer yang terlalu aktif. Kita terlanjur terblok oleh isu-isu negatif masa lalu yang merugikan image kita. Untuk itu, kita perlu mengurai bloking yang terlanjur membelenggu itu. Makanya, kita luncurkan kampanye Your Smile. Mengapa harus senyum? Senyum itu adalah sesuatu yang simpatik dan universal. Semua suku, bangsa, agama menganggap senyuman adalah sesuatu yang baik, bahkan dianggap sebagai bentuk dari ibadah. Dengan pendekatan senyum ini, maka kita ingin menjadi perusahaan yang ramah, tidak arogan, dan menebarkan nilai-nilai kebaikan bagi masyarakat kita. Apa tidak khawatir, iklan Your Smile itu menjadi rancu dengan iklan senyum yang juga sedang gencar dilakukan sebuah perusahaan lain? Memang sempat ada pikiran seperti itu. Tapi program Your Smile kita berbeda dengan yang dilakukan perusahaan lain. Program Your Smile ini tidak berdiri sendiri. Rencananya, akan terbagi menjadi tiga tahapan. Pertama melalui lagu Your Smile itu sendiri yang sudah mulai kita rilis sekarang, dilanjutkan dengan Selamat Ulang Tahun yang akan mulai kita luncurkan Desember nanti, dan dilanjutkan dengan Selangkah ke Seberang. Semua ini memberi gambaran bahwa di usia lima puluh ini Pertamina benar-benar berubah menjadi perusahaan yang berbeda dan siap bersaing untuk menjadi World Class Company. Selain itu, kita juga melakukan kampanye Your Smile melalui suatu tayangan talk show di televisi swasta. Kita menceritakan tentang success story kaum perempuan. Kenapa perempuan menjadi target audience kita? Karena perempuan memiliki pengaruh besar terhadap proses pembelian suatu produk. Hermawan Kartajaya (pakar pemasaran) mengatakan, pengaruhi hati perempuan dulu sebelum memasarkan sesuatu (venus marketing). Meski demikian, yang kita lihat kampanye di media melalui video kilip sebuah lagu juga cukup gencar. Mengapa harus lagu ? Suara, menurut penelitian merupakan salah satu dari panca indera yang paling mudah sampai ke otak. Musik juga merupakan bahasa yang universal, jadi melalui lagu yang bertema itu, kita berharap pesan yang kita sampaikan akan lebih mengena ke masyarakat. Selain itu, kita juga melihat success story perusahaan lain yang juga memilih lagu sebagai media komunikasi. Seperti Indomie, Garuda Indonesia, BCA, dan yang lain. Tentang pemakaian icon model untuk iklan tersebut, apa tidak ada kekhawatiran citra sang icon turut mempengaruhi citra iklan itu sendiri, yang ujung-ujungnya berpengaruh pada image perusahaan? Sempat ada kekhawatiran seperti itu. Tapi yang namanya sesuatu pasti ada resikonya. Dan kita siap dengan resiko apapun. Bukan tanpa alasan kita memilih Dian Sastro sebagai icon kampanye Your Smile ini. Selain memiliki senyum yang mengundang simpati, Dian juga sosok artis yang bisa dibilang lain dari yang lain. Dia memiliki intelektual yang bagus, kuliah di universitas ternama dan mengambil kuliah di bidang yang jarang diminati oleh artis-artis lain, yaitu filsafat. Setidaknya dia adalah figur yang berbeda dan diharapkan memiliki pola pikir lebih matang di antara selebritis kebanyakan.Abi

Berita Kita
Stakeholder Optimistis, Transformasi Pertamina Berjalan Baik
MEDAN-Sebanyak 200 peserta focus group discussion di Sumatera Barat optimistis melihat perubahan transformasi Pertamina dapat berjalan baik. Dalam diskusi tersebut, para stakeholder sudah melihat Pertamina mulai membuka diri. Salah satunya dengan kegiatan diskusi terbuka. Harapan mereka, Pertamina akan terus menunjukkan kemampuannya menyediakan dan melayani negeri. Tentunya hal ini harus didukung kemauan dan kemampuan Pertamina untuk berubah memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan semua produk Pertamina. Peningkatan pelayanan ini tidak semata-mata karena adanya tuntutan perubahan iklim usaha migas pasca UU No. 22 Tahun 2001. Tetapi, sudah harus dimulai sejak dulu dengan mengedepankan kepuasan pelanggan. Hal ini menjadi kesimpulan dalam diskusi antara Pertamina dengan stakeholder. Pertamina diwakili Sekretaris Perseroan Herman Bastari dan General Manajer Pertamina Unit Pemasaran I Edwin Bakti Stakeholder yang diwakili kalangan tokoh intelektual adalah Rektor Universitas Andalas Prof. Dr . Musliar Kasim, sedangkan mewakili konsumen dari Direktur PT Semen Padang serta mitra kerja, H. St. M. Rani Ismael. Acara yang dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Yohannes Dahlan itu turut dihadiri lembaga publik, seperti YLKI, WALHI , dinas terkait, mahasiswa dan pers. Sejumlah harapan muncul dari masyarakat agar Pertamina tetap eksis dan menjadi pemenang dalam kompetisi bisnis migas saat ini.UPms I/RO

Konvensi GKM/PKM/SS Pemasaran BBM Retail Region IV 2007 Lahirkan Ide-ide Baru
SEMARANG - Sesuai dengan tujuan Pertamina menjadi perusahaan kelas dunia, ide-ide inovatif yang muncul dari para pekerjanya harus terus mendapat dukungan. Sejalan dengan itu, Pemasaran BBM Retail Region IV Semarang menyelenggarakan konvensi GKM/PKM/SS 2007 di Ruang Serbaguna Kantor Unit pada 10 dan 11 September 2007 yang lalu. Konvensi tahun ini dilaksanakan pada momen yang sangat tepat dimana transformasi saat ini sedang digalakkan oleh perusahaan. Melalui program transformasi tersebut, seluruh pekerja dituntut untuk berusaha terus menerus meningkatkan kemampuan, efisiensi dan tingkat layanan agar Pertamina dapat menjadi perusahaan minyak berkelas dunia. ujar Pjs. GM Pemasaran BBM Retail Region IV Abdul Cholid ketika membuka konvensi dngan tema Meningkatkan Efisiensi Melalui Continuous Improvement. Konvensi tahun ini diikuti oleh empat Gugus Kendali Mutu (GKM) yaitu Depot Rewulu, Depot Cepu, Depot Maos dan Unit Produksi Pelumas Cilacap dan Proyek Kendali Mutu (PKM) diikuti Instalasi Pengapon.

Sementara Sumbang Saran (SS) diikuti oleh 43 peserta, yaitu Depot Re-wulu lima peserta, Instalasi Pe-ngapon 20 peserta, Depot Cepu dua peserta, Depot Cilacap tiga peserta, Terminal Transit Loma-nis lima peserta, Depot Tegal dua peserta, Depot Maos dua pe-serta, dan Unit Produksi Pelu-mas Cilacap satu peserta. Abdul Cholid mengungkapkan bahwa manajemen mutu di Pemasaran BBM Retail Region IV masih belum menggembirakan. Menurutnya, hal ini dikarenakan pekerja sendiri tidak konsisten dalam menerapkan kaidah yang ada. Misalnya, GKM harus menerapkan kaidah-kaidah DELTA (De-lapan

dan Tujua Alat) dan PDCA (Plan Do Check - Action). Oleh karena itu, Abdul Cholid mengajak para pekerja untuk memulai konvensi ini dengan mengedepankan nilai-nilai Transformasi ( Confident, Clean, Customer Focus, dan Competitive). Sehingga konvensi berdampak sinifikan terhadap peningkatan kerja, terpadu, terarah serta memberikan hasil optimal, sejalan dengan breaktrhough project Transformasi. Menurut Ast. Man. Renbin Irlan Syah selaku ketua panitia, konvensi sekarang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini berda-

sarkan pada jumlah partisipan yang meningkat dan ide-ide yang terus berkembang. Menurut Ast. Man. Renbin Irlan Syah, ide-ide yang terus bermunculan merupakan bentuk perhatian dan kemauan yang kuat dari para pekerja untuk melakukan suatu perubahan. Sementara pada acara penutupan konvensi GM Pemasaran BBM Retail Region IV Semarang Endang SSKH mengharapkan konvensi ini dapat meningkatkan semangat sense of belonging para pekerja terhadap perusahaan. Selain itu, Endang

menginginkan agar tahun depan, partisipan konvensi ini tidak hanya diikuti oleh pekerja lokasi, tetapi juga pekerja-pekerja dari unit. Di akhir konvensi, Depot Rewulu ditetapkan menjadi pemenang di kategori GKM/ PKM. Sedangkan SS dimenangkan oleh Suprihono dan Sutaryo dari Depot Maos dengan judul Quick Count Stock BBM Berbasis SAP dengan T. Code 04 Tiger Depot Maos. Para pemenang tersebut akan diikutsertakan dalam Konvensi Mutu Direktorat Pemasaran dan Niaga 2007 tingkat korporat yang akan datang.UPms IV/RO

KETUA PENGARAH Vice President Komunikasi WAKIL KETUA PENGARAH / PENANGGUNG JAWAB Manajer Komunikasi Korporat PIMPINAN REDAKSI Wisnuntoro WK. PIMPINAN REDAKSI Adiatma Sardjito REDAKTUR PELAKSANA Arya Dwi Paramita TIM REDAKSI Zainal Abidin, Nandang Suherlan, Urip Herdiman K., Nilawati Dj. DESAINER GRAFIS Rianti Octavia FOTOGRAFER PUSAT Dadang Rachmat Pudja, Kuntoro, Burniat Fitrantau SIRKULASI Ichwanusyafa ALAMAT REDAKSI Jl. Perwira No. 2-4, Jakarta Telp. 3815946, 3815966, 3816046 Faks. 3815852, 3815936 HOME PAGE http://www.pertamina.com EMAIL bulletin@pertamina.com PENERBIT Divisi Komunikasi - Sekretaris Perseroan

TRAN

SFORM

ASI

Tahun XLIII, 5 November 2007

No. 32

GM Pemasaran BBM Retail Region IV : Tempatkan Diri Kita Sebagai Pembeli

Management Walkthrough untuk Kilang Kompetitif


CILACAP - Berbagai sistem pengawasan dilakukan Pertamina untuk menuju kilang yang kompetitif di dunia. Antara lain melalui program Management Walkthrough yang dilakukan secara periodik dan berkesinambungan. Program pengawasan ini lebih menitikberatkan pada pengawasan langsung ke lokasi kilang, dengan meneliti kelayakan peralatan-peralatan dan sarana pendukungnya serta lingkungannya. Management Walkthrough yang dilaksanakan Selasa, (25/9) tersebut dipimpin oleh Deputi Direktur Operasi Pengolahan Edi Setianto dan Ismed Somad, serta di dampingi GM UP IV Yulien Trilaksono dan tim

Wadirut :

Stakeholder Tuntut Pertamina Lebih Transparan dan Akuntabel


SEMARANG - Saat ini stakeholder menuntut Pertamina untuk lebih transparan dan akuntabel. Demikian dinyatakan oleh Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Iin Arifin Takhyan di hadapan para pekerja saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Unit Pemasaran Jawa Tengah & DI Yogyakarta awal Oktober lalu. Kunjungan yang dilakukan untuk melihat secara langsung perkembanganperkembangan program transformasi di unit-unit ini dilakukan Wadirut bersama dengan tim manajemen lainnya. Dalam kesempatan tersebut Iin menekankan bahwa transformasi merupakan hal yang harus dilakukan oleh Pertamina dan semua pekerja harus mengikuti derap perubahan ini. Transformasi merupakan sebuah proses untuk berubah menjadi lebih baik, tegas pria kelahiran Tasikmalaya ini. Hal ini tak bisa dipisahkan dari kondisi dunia bisnis yang saat ini telah berubah. Iin menegaskan bahwa saat ini, performance pekerja akan dinilai berdasarkan kinerjanya. Sebuah posisi harus ada pre-kualifikasi minimum yang harus dipenuhi. Jika seseorang belum memenuhi kualifikasi yang diperlukan, perusahaan akan memberikan pelatihan terhadap orang tersebut terlebih dahulu. Inti dari transformasi adalah mengubah budaya, ujar Iin. Hal yang sama juga ditegaskan oleh Koordinator Pelaksana Transformasi Pertamina Agus Haryanto. Budaya yang sekarang dibangun di Pertamina adalah budaya kinerja. ujarnya. Sementara Direktur Pemasaran dan Niaga A. Faisal yang

SEMARANG - Cara yang paling tepat untuk memahami bagaimana memberikan kepuasan kepada pelanggan adalah dengan menempatkan diri kita sendiri sebagai pembeli. Demikian disampaikan GM Pemasaran BBM Retail Region IV Endang SSKH ketika memberikan kata sambutan di hadapan sekitar 20 operator SPBU yang mengikuti pelatihan operator SPBU gelombang I Pertamina Way Quartal 3 di Semarang (24/10). Melayani orang memang tidak semudah melayani mesin. Melayani orang harus dengan hati. ujar Endang. Endang memahami bahwa para peserta pelatihan adalah orang-orang lapangan yang sudah bekerja lama di SPBU, namun menurutnya rutinitas sering membuat kita lupa sehingga kita lalai dalam mengetahui apa kita sudah baik ataupun tidak.Rutinitas sering menimbulkan kebosanan, ujarnya. Supaya bisa memberikan pelayanan yang maksimal, Endang mengajak peserta pelatihan untuk senantiasa menumbuhkan motivasi dalam diri sendiri dan menjadikan manajemen terkait. mencari solusi perubahan pekerjaan ini sebagai bagian dari hidup. Syukuri selalu Pada kesempatan kunyang lebih baik. apa yang kita miliki, ujarnya. jungan kali ini, Fungsi Selama tahun 2006 hingDitegaskannya, SPBU adalah muka dan ujung tombak Produksi I dan II menjadi ga sekarang, telah empat kali Pertamina. Jika SPBU melayani pembeli setengah hati objek pengawasan. Keduadilakukan pengawasan meatau pembeli merasa tidak puas atas pelayanan SPBU, nya telah menemukan berlalui program Management mereka dapat mengirimkan kritikan ke media massa. Bubagai penyimpangan-peWalkthrough, dengan tujuan kan hanya SPBU-nya yang kena, tetapi Pertamina juga, nyimpangan yang berpotensi untuk melakukan pengemujarnya. Demikian sebaliknya. Jika pembeli puas, apalagi menyebabkan kecelakaan. bangan yang berkesinampembeli memperoleh pelayanan ekstra, maka yang menTemuan ini selanjutnya dibungan (continuous improdapatkan keuntungan adalah SPBU itu sendiri. Pembeli bahas dalam diskusi bersama vement) dan meningkatkan akan kembali ke SPBU Anda lagi, jelasnya. tim management untuk keandalan kilang. UP IV/Abi Dikatakan oleh Endang, dalam memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen, para operator harus kreatif menyesuaikan dengan karakteristik daerahnya masing-masing. Misalnya, pengucapan salam sesuai dengan bahasa daerah setempat. Setiap orang berbeda-beda dalam melayani. Namun untuk melakukan sesuatu yang baik tidak perlu ijin, ujarnya. Pertamina Way merupakan langkah serius yang dikembangkan Pertamina untuk menjawab semakin ketatnya persaingan di sektor hilir. Yang ingin dicapai Pertamina adalah ingin meningkatkan citra dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. ujarnya. Untuk itu diperlukan sebuah standar, lanjutnya. Bila SPBU telah memperoleh sertifikat Pasti Pas, para pengelola SPBU harus berupaya mempertahankan service level-nya pada tingkat yang sesuai dengan standar Pertamina Way karena sertifikasi Pasti Pas ini tidak untuk selamanya. Jika dicabut, akan berdampak buruk bagi pengelola SPBU itu sendiri karena pembeli pasti akan menduga ada sesuatu yang salah dengan SPBU tersebut, ujarnya. Pelatihan ini diadakan bejuga sebagai Champion Transformasi menekankan kepada para pekerja yang hadir kerja sama dengan PT Pertamina bahwa perubahan harus benar-benar menjadi komitmen semua pekerja. Apalagi Training Center. Rencananya pepekerja di Direktorat Pemasaran & Niaga. Pemasaran harus berubah dan semuanya latihan diselenggarakan sebanyak harus bekerja keras untuk melakukannya, tegasnya. 11 gelombang yang berakhir A. Faisal menyampaikan kritikannya kepada pekerja Pertamina yang belum pada 17 November 2007. Hingga terbiasa untuk bekerja multi tasking. Ia meminta agar pekerja Direktorat Pemasaran saat ini, tercatat sudah 25 SPBU & Niaga tidak lagi mengeluh jika harus mengerjakan sebuah tugas yang dilimpahkan di wilayah Pemasaran BBM Rekepadanya. Budaya kerja Pertamina lama yang selalu ingin dilayani saat ini harus tail Region IV Semarang yang dibuang jauh-jauh karena di dunia bisnis sekarang hal tersebut sudah tidak berlaku mendapatkan sertifikasi Pasti lagi, tegas Faisal.UPms IV/RO Pas.UPms IV/RO

Foto : UP IV

Tahun XLIII, 5 November 2007

No. 32

Tahukah Anda?

sarangsemut

Kegiatan PWP Tingkat Wilayah PEP KTI Area Tanjung di Bulan Ramadhan
TANJUNG - Pada 27 September 2007, bertempat di gedung Mustika Patra Komplek Pertamina Murung Pudak, Persatuan Wanita Patra Tingkat Wilayah PT. Pertamina EP Kawasan Timur Indonesia Area Tanjung melaksanakan acara buka puasa bersama dan shalat Maghrib berjamaah dengan anak-anak Panti Asuhan Amal Shaleh dan Panti Asuhan Kasih Ibu. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Field Manajer UBPEP Tanjung Hariyono selaku Penasehat PWP, para Asisten Manajer serta para undangan lainnya ini dibuka oleh Ketua PWP Tingkat Wilayah PEP Kawasan Timur Indonesia Area Tanjung Endang Hariyono. Ketua PWP Tingkat Wilayah PEP Kawasan Timur Indonesia Area Tanjung Endang Hariyono menyampaikan, acara ini dilaksanakan dalam rangka memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan untuk memuliakan bulan Ramadhan dengan membukakan puasa saudara-saudara seiman. Pada kegiatan ini PWP Tingkat Wilayah PEP Kawasan Timur Indonesia Area Tanjung juga memberikan santunan kepada anak-anak tersebut yang diserahkan oleh Ketua PWP Tingkat Wilayah PEP Kawasan Timur Indonesia Area Tanjung. Selain buka puasa bersama anak yatim, PWP Tingkat Wilayah PEP Kawasan Timur Indonesia Area Tanjung juga memberikan paket Sembako kepada masyarakat miskin yang ada di sekitar daerah operasi UBP EP Tanjung.UBPEP Tanjung

arang Semut (myrmecodia jack) merupakan ramuan tradisional yang berasal dari Irian Jaya. Ramuan ini terbuat dari tumbuhan epifit sarang semut yang menempel di pohon-pohon besar dengan batang bagian bawahnya berongga sehingga banyak dimanfaatkan oleh semut jenis tertentu untuk menjadi sarangnya. Secara turun-temurun sebetulnya Sarang Semut telah digunakan sebagai tumbuhan obat oleh masyarakat pedalaman bagian barat Wamena, Papua, seperti suku-suku di Bogondini dan Tolikara. Ahli gizi Dr. Mien Karmini yang sempat eksplorasi di Papua pada 1995 menemukan, Sarang Semut sebagai campuran bubur dan minuman seharihari. Sarang Semut dipercaya meningkatkan imunitas tubuh dan memberikan energi, kata Mien. Zat-zat aktif seperti antioksidan, polifenol, dan glikosida yang terkandung dalam Sarang Semut mampu mengontrol beragam penyakit maut, seperti

berbagai jenis kanker, gangguan jantung, stroke, TBC, gangguan ginjal, bahkan Lupus. Jenis masing-masing zat aktif itu memang masih terus diteliti dengan metode elusidasi struktur. Sebetulnya, Sarang Semut tak hanya terdapat di Papua. Di pulau terbesar itu keragaman Sarang Semut memang tinggi, 10 varietas terdapat di sana. Selain Myrmecodia pendans, di sana juga terdapat M jobiensis, M erinacea, dan M alata. Sebaran Myrmecodia tuberosa ada di Ambon, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, dan Kalimantan. Heny JD Latupapua, seorang peneliti Kebun Biologi Wamena mengatakan Sarang Semut memungkinkan untuk dibudidayakan. Sebab, tumbuhan itu berbunga, berbuah, dan berbiji. Itu juga dikemukakan Dr. Tukirin Partomiharjo dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Biologi. Di Australia, Sarang Semut juga dikembangkan dengan teknologi kultur jaringan. Karena itu, Sarang Semut mudah dipalsukan. Yang pasti, bentuknya mirip serbuk kayu biasa berwarna cokelat kehitaman.(dari berbagai sumber/RO)

Foto : UBPEP Tanjung

Ketua PWP Tingkat Wilayah PEP Kawasan Timur Indonesia Area Tanjung Endang Hariyono menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dari Panti Asuhan Amal Shaleh dan Panti Asuhan Kasih Ibu, (27/9).

Penyaluran BBM Bersubsidi di Pulau-pulau Kecil Maluku Jadi Perhatian Komisi VII DPR
AMBON - Dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerjanya ke Provinsi Maluku, Senin (22/10) lalu, sepuluh anggota Komisi VII DPR RI yang dipimpin Sutan Bhatoegana melakukan tatap muka dengan Manajer Penjualan UPms VIII Gandhi Sriwidodo dan Kepala Cabang Pemasaran Ambon Widodo B.S. Acara diawali dengan presentasi mengenai kegiatan pendistribusian BBM di wilayah Provinsi Maluku yang merupakan wilayah kerja UPms VIII Jayapura. Setelah mendapatkan penjelasan, anggota Komisi VII DPR RI menanyakan kendala-kendala yang dihadapi Pertamina, khususnya di Provinsi Maluku. Tim juga menyoroti luasnya wilayah kerja Unit Pemasaran VIII Jayapura yang hampir sepertiga dari wilayah Indonesia. Pada kesempatan tersebut, anggota komisi yang membidangi masalah eneri dan sumber daya mineral itu berharap agar Pertamina lebih ketat lagi dalam pengawasan BBM bersubsidi. DPR juga ikut bertanggung jawab dalam pemberian subsidi BBM kepada masyarakat. Oleh karena itu koordinasi terus kita lakukan, demikian diutarakan Sutan Bhatoegana. Tim juga berharap agar pulau-pulau terpenncil dapat ikut merasakan subsidi BBM. Sebenarnya, hal ini sudah menjadi perhatian Pertamina, sehingga untuk beberapa pulau akan didirikan APMS yang langsung mengambil dari Terminal Transit Wayame Hal ini akan memotong rentang distribusi dan tentunya akan mengurangi biaya transportasi ke pulau-pulau terpencil seperti di Maluku Tenggara Barat (Babar, Moa, dan Wetar), papar Manajer Penjualan UPms VIII. Komisi VII DPR RI menyatakan bahwa dalam pertemuan ini mereka cukup mendapat masukan dari UPms VIII.UPms VIII

Foto : DRP/Dok. Pertamina

Berita Kita
JAKARTA Pertamina bersama Kelompok Sosial Masyarakat (KSM) Tunas Bangsa melakukan penyerahan bantuan paket kompor gas dan tabung Elpiji 3 kg serta paket bantuan alat tulis untuk warga masyarakat korban kebakaran di Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (23/10). Penyerahan bantuan paket kompor gas dan Elpiji 3 kg secara simbolis kepada 10 orang dilakukan oleh Mufida Kalla. Total paket konversi yang diberikan sebanyak 359 paket kompor gas dan Elpiji 3 kg. Selain paket konversi, juga diberikan 250 paket alat tulis kepada anak-anak korban kebakaran. Hadir dalam acara tersebut, Vice President Komunikasi Pertamina Wisnuntoro, Manajer Gas Domestik Pertamina Agus Himawan, Ketua Umum KSM Tunas Bangsa Endang Agustini Syarwan Hamid, Camat Cilincing Suroto, dan Lurah Kali Baru Tambak Suadi.NDJ

Tahun XLIII, 5 November 2007

No. 32

Menjaga Citra Kantor Pertamina

Warung Kopi

Di hari pertama masuk kerja, pak Rudi bergegas ke Warung Mang Warta yang maksudnya adalah untuk bersilaturahmi ke Mang Warta sambil minum kopi karena rasa rindu sebulan tidak mencicipi kopinya Mang Warta. Sambil minum kopi dan menghisap rokok kretek, terjadi obrolah singkat. Mang Warta :Bagaimana mudiknya, lancar Pak Rudi? Pak Rudi :Alhamdulillah, lancar karena saya berangkat saat yang lain pada tidur. Mang Warta : (Bingung) Maksudnya? Pak Rudi : Maksudnya, saya pergi malam sekitar jam 01.00 dan pulangnya juga sama. Tapi waktu sampai di tempat tujuan mobil saya tergores pager di kampung, jadi pintu bagian kiri agak cacat. Mang Warta : Udah diperbaiki? Pak Rudi : Ya itulah, belum Mang. Mana kantong menipis bekas dipakai mudik. Kira-kira tahu nggak bengkel cat yang cepat dan murah, tapi hasil bagus? Mang Warta : Ada Pak! Di situ, di kantor Pertamina Jl. Kramat Raya 19. Pak Rudi : Ah, yang bener! Mang Warta : Bener Pak! Kemarin saja Pak Maman sebelum mudik mobilnya dicat dulu di situ. Kalau perlu nanti saya anter. Pak Rudi :(Mengernyitkan dahi) Kok bisa, kantor Pertamina dijadikan tempat ngecat mobil? Mang Warta : (Dengan nada semangat) Bapak bisa lihat sendiri, deh. Tiap hari pasti ada kendaraan yang dicat atau dipoles di pojok kanan halaman parkir bagian depan. Saya kan kalo pulang pasti lewat situ.... Pak Rudi : (Tambah mengernyitkan dahi) Lho, memangnya sekuriti disana atau pimpinan setempat tidak menertibkan? Bisa bikin Citra Pertamina jadi jelek, tuh. Mang Warta : Kalau itu saya mah gak tahu, Pak.Sardjono
H. - SPI

Sektor Hulu Butuh Seribu Spesialis


JAKARTA - Kegiatan sektor hulu Pertamina sudah mendunia. Dalam lima tahun ke depan Pertamina membutuhkan seribu orang engineer sebagai tenaga spesialis di bidang teknis operasional eksplorasi dan produksi, baik di dalam maupun di luar negeri. Demikian diungkapkan Direktur Hulu Sukusen Sumarinda kepada Media Pertamina, Jumat (11/10) di Gedung Pertamina Kwarnas. Saat ini, Pertamina sudah beroperasi untuk kegiatan sektor hulu di Malaysia, Vietnam, Libya, dan Sudan, serta sedang menjajaki dan ikut bidding untuk ladang hulu di sejumlah negara seperti Equador, Qatar, dan Iran. Menurut Sukusen, yang sekarang menjadi permasalahan di bidang perminyakan di dunia adalah SDM. Untuk lima tahun ke depan masih butuh engineer sekitar seribu orang. Kalau kita mau beroperasi di deep water dan meningkatkan produksi secara signifikan, mungkin tidak cukup seribu orang pun. Karena tiap tahun ada yang pensiun. Kebutuhan tenagatenaga muda terus meningkat, katanya. Dijelaskan oleh Sukusen, Pertamina di sektor hulu membutuhkan regenerasi untuk tenaga spesialis. Untuk tenaga spesialis ini, jelas Sukusen, tidak masuk ke jalur struktural. Tapi salary dia bisa lebih tinggi daripada manajer, sehingga kalau dia masuk sebagai geologist , maka sampai tamat pun tetap geologist. Dia memang ahli betul di situ. Golongan dan jabatan dia tidak terhalang oleh se-bab dia tidak masuk ke struktur, jelas pria kelahiran Semarang ini. Sukusen mengungkapkan sistem perbaikan untuk spesialis baru diterapkan Pertamina akhir-akhir ini. Hal ini seiring dengan perbaikan dalam sistem reward and consequences para pekerja dan pimpinan Pertamina. JEMPUT BOLA Untuk mendapatkan SDM-SDM spesialis tersebut, Pertamina mencari fresh graduate ke universitas-universitas seperti Universitas Gajah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Sekarang tidak hanya membuka pengumuman dan kita menunggu di sini. Kami sekarang masuk ke universitas-universitas antara lain melalui job fair yang diadakan universitas, katanya lagi. Di arena job fair tersebut Pertamina langsung menerima lamaran kerja di situ. Tapi selain mencari lulusan muda, Pertamina pun membutuhkan orang-orang yang sudah berpengalaman. Kemudian kita memberikan renumerasi yang berstandar market, walaupun kita juga tidak seenaknya menetapkan gaji, jelas Sukusen. Seperti diketahui, Pertamina saat ini sedang mengembangkan keahlian SDM-SDM sektor hulunya untuk kegiatan eksplorasi dan produksi di lepas pantai (offshore), khususnya perairan laut dalam (deep water). Karena kecenderungan kegiatan eksplorasi dan produksi migas saat ini baik di dalam maupun di luar negeri cenderung menggarap di deep water. NS

Hemat Energi, UP IV Lakukan Krida Bakti


CILACAP - Berbagai cara banyak dilakukan orang untuk menghemat energi. Salah satunya tengah tengah dilakukan pekerja di lingkungan Pem I/JPK UP IV Cilacap. Akhir Agustus lalu, mereka melakukan isolasi ulang terhadap ulang pipa-pipa yang isolasinya sudah rusak akibat proses pemanasan. Menurut salah satu pekerja Pem I, Jumadi, kegiatan isolasi ulang dilakukan untuk mempertahankan panas pada pipa yang berisi steam dan produk-produk crude kilang UP IV. Kegiatan mengisolasi pipa ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang dilakukan pekerja Pem I dalam rangka Krida Bakti. Kegiatan lain yang dilakukan pekerja Pem I di sekitar lingkungan kerja FOC I dan LOC I adalah pembersihan area, pengecatan untuk mencegah terjadinya korosi/karat, house keeping dan upaya lainnya untuk mencegah terjadinya unsafe condition di lingkungan kerja. Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Krida itu dibuka oleh GM UP IV Yulien Trilaksono. Dalam kesempatan itu, Yulien mengungkapkan apresiasinya atas berlangsungnya kegiatan hemat energi itu. Menurutnya, banyak manfaat yang bisa dihasilkan melalui even yang diharapkan dapat menghilangkan kondisi unsafe di kilang dan tidak standar. Sehingga, potensi bahaya yang bisa muncul di lingkungan Kilang UP IV bisa diminimalisasi.UP IV/Abi

Moreno Soeprapto: Menjadi Brand Ambassador Pelumas Pertamina Bukan Tugas Berat

BALIKPAPAN - Pelumas Pertamina berkualitas tinggi dan sanggup bersaing dengan pelumas asing, itulah yang coba disuarakan oleh Moreno Soeprapto. Sebagai pembalap nasional, Moreno tidak sekedar membawa nama negeri ini di arena balap, tapi juga menggunakan pelumas produksi dalam negeri yang berkualitas internasional, yaitu Fastron. Menjadi brand ambassador Pelumas Pertamina bukan tugas berat bagi saya. Karena pelumas Pertamina memang memiliki kualitas yang tinggi, jadi saya yakin pelumas Pertamina sanggup bersaing dengan pelumas produksi luar negeri, ungkap pembalap berusia 25 tahun itu dalam talkshow di radio Smart FM Balikpapan

pada awal Oktober yang baru lalu. Dalam talkshow tersebut, hadir juga sebagai narasumber Sales Region Manager VI Pelumas Pertamina Andria Nusa, Sales Executive Industry Abdul Hafid Rasyid dan General Manager Honda Semoga Jaya Iwan Prasetya. Kehadiran mantan pembalap A1 GP yang sekarang berlaga di arena Speed Car itu di Balikpapan adalah dalam rangka perpanjangan kontrak kerja sama antara pelumas Pertamina dengan dealer lokal mobil Honda, Honda Semoga Jaya. Kerja sama tersebut dalam bentuk pemakaian pelumas Fastron bagi setiap mobil yang service atau ganti oli di bengkel Honda tersebut.UPms VI/RO

Foto : UPms VI

Tahun XLIII, 5 November 2007

No. 32

Sosial
UP IV Cilacap Limpahkan Parsel dari Mitra Kerja ke Masyarakat Tak Mampu
CILACAP - Fakta masih adanya mitra kerja yang memberikan parsel lebaran memang tak bisa dipungkiri. Karena tak bisa menolak datangnya parsel lebaran dari mitra kerja, pekerja dan manajemen di Unit Pengolahan IV Cilacap punya cara tersendiri untuk mengatasinya. Parsel pemberian mitra kerja yang terlanjur diterima, dikumpulkan dan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di lingkungan UP IV Cilacap. Penyaluran parsel lebaran mitra kerja itu merupakan bentuk komitmen pekerja dan pejabat di UP IV atas prinsip dasar integritas yang telah ditandatangani direksi. Apalagi, telah ada edaran SK Dirut Pertamina yang meminta pekerja Pertamina tak lagi menerima hadiah atau parsel lebaran atau hari raya keagamaan lain rekanan atau mitra kerja. Penyaluran parsel yang antara lain berisi makanan, alat makan, dan sejumlah uang itu disalurkan melalui Hupmas UP IV 23-24 Oktober lalu kepada mereka yang membutuhkan. Di antaranya ke penghuni Pondok Pesantren Al Ikhlas, Lengkong, Cilacap; Pondok Pesantren Ulumuddin, Cilacap, Yayasan Harapan Ibu SDLB, Cilacap, dan Musala Al Ikhsan, Tritih Kulon, Cilacap. Para penghuni pondok dan yayasan tersebut pantas menerima limpahan parsel itu kerena kurang beruntung. Diantara penghuni yayasan adalah mereka anak-anak tuna rungu, tuna wicara, tuna grahita, maupun mereka yang mengalami kekurangan fisik lain. Apalagi, mereka juga hidup tanpa keluarga. Dengan demikian, pantaslah datangnya parsel yang sulit ditolak itu tak perlu dinikmati pekerja Pertamina namun cukup disalurkan kepada mereka yang lebih membutuhkan. Sementara itu, pada 6 hingga 8 Oktober lalu, Baituzzakah Pertamina (Bazma) UP IV juga telah melakukan penyaluran bingkisan lebaran dan zakat fitrah ke berbagai tempat di Cilacap. Selama tiga hari, Bazma secara marathon berkeliling mendistribusikan makanan untuk para penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) di Nusakambangan. Baik di LP Batu, LP Besi, LP Narkotika, LP Kembangkuning, maupun LP Permisan. Jarak yang cukup jauh dan faktor geografi yang kurang bersahabat tak menjadi penghalang Bazma menyeberangi Bengawan Donan yang menjadi satu-satunya jalan penghubung menuju LP. Rombongan Bazma dipimpin langsung oleh Ketua Umum R. Sutarno didampingi Ketua Pelaksana Harian Haeruman dan pengurus Bazma, serta anggota Persatuan Wanita Patra (PWP) UP IV. Penyerahan bantuan ini juga diisi dengan tausiyah dari Ustad Sahlan Nasir. Selain itu, Bazma juga membagikan 375 paket bingkisan untuk narapidana di Rumah Tahanan Cilacap. Juga 550 paket untuk fakir miskin, dan 210 paket untuk orang jompo di lingkungan UP IV. Sementara, 1,5 ton beras dan mi instan dibagikan untuk fakir miskin di sekitar lingkungan operasi UP IV.UP IV/Abi

RESUME PEKAN INI


Pabrikan Elpiji Diberi Waktu sampai Akhir Bulan Oktober
Jakarta (Kompas) - Produsen tabung gas untuk keperluan konversi minyak tanah ke Elpiji diberi waktu sampai akhir bulan ini untuk menunjukkan kemampuannya memenuhi komitmen pasokan. Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina A. Faisal mengemukakan, pihaknya telah melihat langsung ke sejumlah pabrik tabung Elpiji untuk memastikan kemampuan mereka. Dari kunjungan itu terlihat bahwa sulit bagi produsen untuk memenuhi komitmen. Tapi kami akan memberi waktu sampai akhir bulan Oktober, ujar Faisal. Untuk program konversi minyak tanah ke Elpiji tahun ini, Pertamina membutuhkan 12 juta unit tabung gas ukuran tiga kilogram. Tahun depan, jumlah tabung yang dibutuhkan mencapai 9 juta buah. Pertamina telah menunjuk 12 perusahaan untuk pengadaan tabung. Total jumlah tabung yang disanggupi oleh para produsen adalah 10,19 juta buah.

2008, Konversi Minyak Tanah di Sumatera


Padang (Suara Pembaruan) Pertamina akan mempercepat program konversi minyak tanah ke Elpiji. Hal itu dilakukan untuk mengurangi beban subsidi BBM, akibat naiknya harga minyak mentah dunia, yang hingga akhir tahun ini diperkirakan menembus US$ 100 per barel. Tahun 2008, konversi ditargetkan akan merambah ke ibu kota provinsi di Sumatera, termasuk Sumatera Barat (Sumbar). Perhitungan subsidi berdasarkan harga dasar minyak mentah dunia.

Pemerintah Siasati Harga BBM Bersubsidi


Jakarta (Media Indonesia) Pemerintah menyiapkan dua alternatif untuk mempertahankan harga BBM bersubsidi bila harga minyak dunia terus naik. Bila di semester dua harga minyak tetap tinggi seperti ini, dua alternatif dapat dilakukan. Pertama, harus menerapkan efisiensi yang tinggi. Kedua, mengurangi target-target pembiayaan tertentu, kata Sekretaris Pembangunan (Menteri PPN) Syahrial Loetan di Jakarta. Langkah efisien tinggi, misalnya, dengan uang yang sama bisa mendapatkan jumlah barang yang lebih atau barang yang sama dengan uang yang lebih kecil. Sedangkan, untuk langkah pengurangan target pembiayaan tertentu, Syahrial belum bisa mengungkapkan target pembiayaan yang akan dipangkas.

Singapura (Republika) Eskalasi ketegangan di Timteng memicu kenaikan harga. Harga minyak mentah dunia di pasar Asia mencetak rekor tertinggi dengan menembus level 92 dolar AS per barel pada perdagangan Jumat (26/ 10). Level ini merupakan tertinggi dalam sejarah setelah pada pekan lalu sempat menyentuh 90,07 dolar AS per barel. Lonjakan harga juga terjadi pada komoditas minyak mentah jenis brent north sea. Minyak jenis ini yang diperdagangkan di London bertengger di level 89,30 dolar AS per barel. Padahal, sehari sebelumnya minyak brent berada dikisaran 86,28 dolar AS per barel. Melambungnya harga minyak dunia ini, menurut sejumlah analis, dipicu eskalasi isu geopolitik di Timur Tengah, menyusul baku tembak antara tentara Lebanon dan Israel. Kondisi ini diperparah oleh isu rencana serangan AS ke Iran.

SEREMONIA

Pertamina Diajak Garap Blok 3 Qatar


Jakarta (Terbit) Qatar Petroleum sebagai wakil dari Pemerintah Qatar menandatangani perjanjian kerjasama eksplorasi dan produksi untuk Lapangan Qatar offshore Blok 3 dengan konsorsium kontraktor yang beranggotakan tiga pihak. Ketiga anggota kontraktor itu adalah Wintershall Holding AG (40 persen), Como Energy &Development Ltd. (35 persen) dan PT Pertamina (25 persen). Penandatanganan ini dilakukan di Doha dengan dihadiri Ties Tiessen dari E&P Wintershall Holding AG, Hideo Matsushita (Senior Managing Director Cosmo Energy Exploration & Development Ltd.) dan Sukusen Soemarinda (Senior Vice President Hulu Pertamina). Lapangan offshore yang memiliki luas 1.666 km2 di Area Blok 3, terletak sebelah utara dari area Al-Ruwais di dalam batas teritorial laut Qatar. Blok tersebut terdiri dari beberapa sistem politik.NDJ

Foto : BFR/Dok. Pertamina

Pertamina kembali berpartisipasi dalam pameran. Kali ini Pertamina ikut memeriahkan pameran Transport & Logistic tahun 2007 di Jakarta Convention Center, Jakarta (24/10). Wakil Presiden Jusuf Kalla mengunjungi stand Pertamina pada pameran Transport & Logistic tahun 2007 setelah membuka acara tersebut. Wapres tampak serius mendengar penjelasan dari Vice President Komunikasi Wisnuntoro tentang Crude & Product Oil Supply Chain Pertamina.BFR

Dalam rangka menjalin silaturahmi antara keluarga besar Pertamina, Unit Pengolahan III Plaju dan PT Pertamina EP Prabumulih pada awal September lalu mengadakan pertandingan persahabatan tenis lapangan di Lapangan Tenis Sungai Gerong. Ketua Bapor UP III Fachmi Amrusji menyatakan pertandingan persahabatan ini dimaksudkan untuk menghilangkan ego fungsional. Bagaimanapun, kita adalah satu perusahaan. Tidak ada yang lebih unggul satu sama lain. Yang ada adalah bagaimana bersinergi antara fungsi EP, Pengolahan, maupun Pemasaran untuk memajukan perusahaan, ucap Fachmi. Tampak Fachmi yang juga menjabat sebagai Man. Ren & Ekon UP III menyerahkan cinderamata kepada ketua rombongan PEP Prabumulih Widiarto.UP III/RO

Foto : UP III

Foto : UP IV

Harga Minyak Cetak Rekor Baru

Suara Pekerja
Usulan Paket Kerja Sama Bisnis untuk Pensiunan/APS
Sampai saat ini pekerja Pertamina yang pensiun alami ataupun APS (atas permintaan sendiri) mendapatkan uang pesangon yang jumlahnya cukup signifikan. Bahkan ada yang mendapatkan jumlah uang sampai 1 miliar rupiah lebih. Tak heran beberapa teman memberikan joke bahwa pensiun dari Pertamina berarti menjadi miliarder. Namun banyak dijumpai fakta bahwa diantara teman teman yang pensiun / APS tersebut kurang bisa mengelola keuangannya. Ada yang dipakai untuk usaha namun karena tidak memiliki kemampuan maka usahanya bangkrut, ada yang ditipu orang dengan kedok mengajak kerjasama bisnis, ada juga yang kemudian kawin lagi. Akibatnya, keluarga berantakan disusul dengan menguapnya simpanan uang pesangon karena pengeluaran untuk urusan urusan yang sebenarnya tidak perlu dan sebagainya. Meski ada juga yang sukses melewati masa pensiunnya. Secara makro , para pekerja yang pensiun ini sebetulnya adalah bagian dari keluarga Pertamina. Sekalipun sudah pensiun tetapi di masyarakat mereka masih dipandang sebagai bagian dari komunitas warga Pertamina. Karena paling tidak, jika mereka sakit, berobatnya masih di Poliklinik atau Rumah sakit Pertamina. Biasanya mereka masih memiliki koneksitas dengan kawan kawan pekerja Pertamina yang masih aktif. Dan juga karena memang masyarakat umum masih memandang Pertamina sebagai suatu perusahaan yang luar biasa maka para pensiunannya pun mendapat image yang juga luar biasa. Memang pada saat beberapa tahun mendekati masa pensiun perusahaan memberikan pembekalan kursus masa persiapan purnabakti (MPP) . Pada kursus tersebut diberikan wawasan keadaan setelah pensiun, pelajaran berwirausaha serta contoh contoh pengalaman wirausaha yang sukses. Bahkan biasanya dilanjutkan dengan peninjauan ketempat wirausaha percontohan. Namun, untuk sukses berwirausaha bukanlah hal yang bisa dicapai hanya dengan satu atau dua minggu kursus. Para pensiunan dituntut untuk melanjutkan dan mencoba mengamalkan pelajaran kursus tersebut apabila ingin berwirausaha untuk mengisi hari tuanya. Banyak diantara mereka yang semasa aktifnya tidak memiliki waktu dan kesempatan untuk membuka wawasan bisnisnya. Sehingga pada masa pensiunnya uang pesangonnya dari waktu kewaktu habis dimakan dan digerogoti inflasi karena hanya ditabung atau dimasukkan deposito di Bank. Nah, pada forum Suara Pekerja ini penulis memiliki pemikiran yang barangkali dapat diangkat sebagai wacana diskusi dan jika mungkin dikemudian hari dapat diimplementasikan. Sederhananya pemikirannya adalah begini, Perusahaan (Pertamina) memberikan kesempatan untuk menjalankan paket paket bisnis ritel kepada pensiunan. Para pensiunan ini dapat diberdayakan untuk kerjasama mendukung bisnis Pertamina. Misalnya saja, menjadi penyalur atau pengecer minyak tanah non subsidi, menjadi penyalur atau pengecer tabung gas LPG, menjadi penyalur atau pengecer pelumas, atau bahkan jika mungkin beberapa orang pensiunan yang pesangonnya milyaran bergabung kemudian diberi kesempatan untuk berbisnis pompa bensin. Kalaulah paket bisnis ini dianggap ribet untuk diurusi langsung oleh Pertamina, pengelolaannya bisa diserah kelolakan atau dibuat mediator melalui anak perusahaan. Misalnya,Yayasan Dana Pensiun atau anak perusahaan yang lain. Paket bisnis ritel yang ditawarkan ini harus diperlakukan sebagai kerjasama bisnis yang saling menguntungkan dan dikelola secara profesional dan dieksekusi dengan perjanjian kesepakatan hukum yang saling mengikat. Sehingga jika salah satu pihak ingkar dari perjanjian, maka akan diseret ke meja hijau pengadilan untuk mempertanggung jawabkannya. Dari sisi Pertamina, kita yakin bahwa para mitra bisnis (dalam hal ini pensiunan Pertamina) pasti akan menyertakan modal melalui mekanisme saat pembayaran pesangon. Perusahaan juga dapat yakin akan kredibilitas mantan pekerjanya untuk mendukung rantai bisnisnya. Dari sisi para pensiunan, mereka juga akan yakin dan percaya bahwa mitra bisnisnya (Pertamina) tidak akan menipu mereka. Kepercayaan inilah menjadi modal yang sangat bagus dalam kerjasama bisnis. Nah, selanjutnya mekanisme paket kerjasama bisnis nya yang harus di create sedemikian sehingga benar-benar bisa menguntungkan bagi kedua belah pihak yaitu bagi mitra pensiunan maupun bagi Pertamina. Penulis mengakui usulan ini masih sangat global. Untuk mengimplementasikannya perlu diskusi lebih kongkrit dan detil bagaimana skenario bisnisnya, siapa pelaksananya, apa sanksinya jika masing masing pihak wan prestasi dan sebagainya. Namun setidaknya wacana ini penulis angkat untuk menjadi bahan renungan dan diskusi demi kepentingan perusahaan secara keseluruhan. Akhirnya penulis menyampaikan salam untuk semua pekerja yang aktif dan juga salam untuk Bapak / Ibu mantan pekerja Pertamina.
Foto : Kun/Dok. Pertamina

Tahun XLIII, 5 November 2007

No. 32

POSISI

NANDANG HERIYANTO
GM PT Pertamina EP Randugunting Direktorat Hulu
tmt 29 Oktober 2007

Foto : Kun/Dok. Pertamina

SURYADI OEMAR
GM JOBP Petrochina East Java, Ltd. Dirketorat Hulu
tmt 29 Oktober 2007

Foto : DRP/Dok. Pertamina

AHMADI HARIO
Vice President Optimasi Kilang Direktorat Pengolahan
tmt 24 Oktober 2007

Foto : Kun/Dok. Pertamina

KEMAS DANIAL
VP Kelembagaan Sekretaris Perseroan
tmt 26 Oktober 2007

Foto : BFR/Dok. Pertamina

AM UNGGUL PUTRANTO
Manajer Pengembangan Organisasi Direktorat Umum & SDM
tmt 9 Oktober 2007

Rubrik Suara Pekerja dilahirkan untuk menampung aspirasi pekerja Pertamina. Melalui rubrik ini diharapkan dapat tercipta komunikasi dua arah antara pihak manajemen dan pekerja. Rubrik ini terbuka bagi seluruh pekerja yang hendak menyampaikan aspirasinya dan tidak didominasi oleh pihak manapun. Aspirasi disampaikan dalam bentuk artikel dengan ukuran huruf 12, spasi 1,5 maksimal 2,5 halaman A4. Artikel dikirimkan ke redaksi melalui email: bulletin@pertamina.com. Artikel yang dikirim menjadi milik redaksi dan pemuatannya menjadi kewenangan redaksi. Artikel yang dikirimkan tidak boleh memuat makian dan hujatan. Kritik dan saran yang dilontarkan demi kebaikan Pertamina disampaikan secara sopan dan elegan.(Red)

Foto : Indi/Dok. Pertamina

*) Ibnu Prakoso Prod. & Business Development Unit Pelumas

MUCHAMAD ISKANDAR
Manajer Gas Domestik Region II Gas Domestik Pemasaran Direktorat Pemasaran & Niaga
tmt 11 Oktober 2007

Foto :Indi/Dok. Pertamina

Your Smile

Program TV 30 Menit Pertamina di Metro TV

AGUS HIMAWAN
Koordinator Pelaksana Konversi Minyak Tanah Direktorat Pemasaran & Niaga
tmt 11 Oktober 2007

Sebagai salah satu bagian kampanye komunikasi Your Smile untuk memperingati 50 Tahun Pertamina, Divisi Komunikasi mengawalinya dengan program variety show dengan judul yang sama dengan kampanye komunikasi tersebut, yaitu Your Smile . Program ini ditayangkan di Metro TV setiap hari Senin, pukul 20.30 21.00 Wib.

Episode ke-6 Senin tanggal 5 November 2007, pukul 20.30 21.00 WIB dengan narasumber Lies Koesbiyono - Perempuan Peduli Anak Cacat serta bintang tamu Ricky Jo & Lucy Rahmawati
Foto : Indi/Dok. Pertamina

Episode ke-7 Senin tanggal 12 November 2007, pukul 20.30 21.00 WIB dengan narasumber Gito Rollies - Syiar Melalui Musik serta bintang tamu Elfa s Singer
Episode-episode selanjutnya akan kami informasikan secara teratur.

FERDY NOVIANTO
Manajer Pemasaran BBM Industri & Marine Region IV Direktrat Pemasaran & Niaga
tmt 11 Oktober 2007

No. 32

Tahun XLIII, 5 November 2007

Kiprah Anak Perusahaan Berita Kita


Assessment K3LL di UP IV
CILACAP - Untuk meningkatkan pengelolaan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan (K3LL), Pertamina Korporat akan memberikan penghargaan Patra Adi Kriya Bhumi kepada Unit-unit Operasi terbaik dalam penyelenggaraan program K3LL. Assessment untuk menilai kinerja masing-masing unit (termasuk UP IV Cilacap) dilakukan tanggal 23 dan 24 Oktober 2007 oleh tim assessor Pertamina Korporat. Assessment dilakukan tidak hanya meneliti kesisteman, tetapi juga melihat bukti-bukti upaya penyelenggaraan kegiatan K3LL yang dilakukan diberbagai fungsi UP IV di lapangan. Penghargaan K3LL merupakan penghargaan yang diberikan kepada unit yang memiliki kinerja terbaik dalam aspek K3LL, baik aspek manajerial dan operasional, maupun upaya proaktif yang telah dilakukan. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kasus-kasus kejadian kecelakaan, kebakaran, penyakit akibat kerja serta pencemaran lingkungan. Aspek yang dinilai antara lain meliputi kepemimpinan, pelatihan, kepedulian dan kompetensi, pengendalian operasional dan pemeliharaan. Juga masalah keselamatan bahan dan produk, kesiagaan dan tanggap darurat, manajemen perubahan, komunikasi, K3LL kontraktor, dan dokumentasi. Termasuk juga aspek penyelidikan kejadian, evaluasi, dan penilaian atas kasus selama dua tahun terakhir menyangkut keselamatan kerja, kesehatan kerja dan lindungan lingkungan. Unit yang memiliki nilai terbaik dalam hal pengelolaan K3LL akan meraih penghargaan Patra Adi Kriya Bhumi yang akan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Pertamina. Penyerahan penghargaan akan dilakukan bertepatan dengan peringatan HUT Emas yang jatuh 10 Desember 2007 mendatang di Jakarta. Patra Adi Kriya Bhumi merupakan penghargaan yang rutin diberikan dua tahun sekali. Penghargaan ini merupakan penghargaan dunia perminyakan terhadap perlindungan bumi. Selama ini, UP IV sendiri pernah meraih penghargaan tersebut dan mendapat pengakuan dari institusi nasional maupun internasional. Antara lain mengenai aspek keselamatan kerja dengan meraih Sword of Honour dan Five Star Award dari British Safety Council dan Award of Honor dari National Safety Council USA. Sedangkan penghargaan Kecelakaan Nihil dan Pembinaan Keselamatan Kerja diperoleh dari Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral serta Departemen Tenaga Kerja. Di bidang kepedulian terhadap aspek Kesehatan Kerja, UP IV juga telah pula mendapat penghargaan dari Menteri Kesehatan. Yakni, berupa Penghargaan Lingkungan Kerja Bebas Rokok. Demikian pula dari badan internasional WHO, UP IV pernah meraih penghargaan atas komitmen Pertamina dalam mempromosikan program tidak merokok di kalangan pekerja dan keluarganya. Untuk aspek Lindungan Lingkungan, sejumlah penghargaan juga pernah diraih oleh UP IV meliputi ISO 14001 dari KEMA (Belanda), TUV (Jerman), UKAS (Inggris), Sucofindo (Indonesia), dan Kalpataru dari Kementerian Lingkungan Hidup (Indonesia).UP IV/Abi

Penandatanganan Pakta Integritas di Lingkungan PEP


JAKARTA - Dalam rangka memperbaiki masa depan kehidupan bangsa melalui perwujudan dunia usaha nasional yang bersih, transparan dan profesional dengan memegang teguh prinsip-prinsip integritas korporasi, para Vice President dan General Manajer di lingkungan PT Pertamina EP menandatanganani Pakta Integritas pada tanggal 26 Oktober 2007 di Lantai 7 Gedung Kwarnas Pramuka. Penandatangan Pakta Integritas tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mewujudkan perusahaan yang bersih dan menjadi salah satu pulau integritas yang dibanggakan menuju PT Pertamina EP World Class. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Direktur PT Pertamina EP (PEP) Tri Siwindono menyatakan penandatanganan Pakta Integritas ini merupakan komitmen tim manajemen PEP untuk tidak mentolerir segala bentuk penyimpangan. Jangan lagi ada keragu-raguan dalam menyampaikan informasi adanya penyim-

Presiden Direktur PT Pertamina EP Tri Siwindono menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas para Vice President dan General Manajer di lingkungan PEP, Jakarta (26/10). Penandatanganan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen manajemen PEP dalam menjalankan bisnis yang bersih, transparan, dan profesional dengan memegang teguh prinsip-prinsip integritas korporasi.

pangan, baik di antara sesama teman sejawat, atasan maupun bawahan, tegas Tri Siwindono. Menurut Tri Siwindono, ke depan seiring dengan tekad perusahaan menuntaskan era transformasi, sistem bisnis PEP akan banyak mengalami perubahan mendasar, terutama pada etika

kerja dan bisnisnya. Banyak pihak yang menyoroti dan mengawasi kinerja dan sikap mental kita. Untuk itu mulai sekarang praktikkan budaya kerja yang transparan, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi profesionalisme. Mulailah dari halhal yang kecil, ujar Tri Siwindono.

Selanjutnya, PEP sudah mempersiapkan Komite Etika Kerja & Bisnis yang bertugas untuk melaksanakan pengawasan pelaksanaan etika kerja & bisnis PEP dalam mengimplementasikan praktik-praktik tata perilaku dan tata kelola perusahaan yang baik ( Good Corporate Governance).PEP

UBPEP Tanjung Salurkan Kredit Lunak untuk Usaha Kecil dan Koperasi
TANJUNG - Pada 25 September 2007 di gedung Mustika Patra Pertamina EP Tanjung dilaksanakan penyerahan Dana Bantuan Kredit Lunak Program Kemitraan & Bina Lingkungan untuk usaha kecil dan koperasi di sekitar daerah operasi. Acara tersebut dihadiri oleh Field Manager Unit Bisnis Pertamina EP Tanjung, pejabat dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Camat Murung Pudak, para kepala bagian, mitra Binaan dan undangan lainnya. Field Manager Unit Bisnis Pertamina EP (UBPEP) Tanjung Hariyono menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari program tahun-tahun sebelumnya dimana dana kredit beserta bunganya yang telah dikembalikan digulirkan kembali. Dana ini diperuntukkan bagi usaha kecil & koperasi lainnya yang belum tertampung dalam program tahun lalu, ujarnya. Hariyono juga berharap bantuan ini dapat meningkatkan pendapatan para mitra binaan usaha kecil dan koperasi yang ada di sekitar area operasi. Gunakanlah dana ini dengan sebaik-baiknya, ujarnya kepada para mitra binaan tersebut.UBPEP Tanjung

MOHON DIRI
Sehubungan dengan berakhirnya masa bakti kami di Pertamina, tmt 12 Oktober 2007, perkenankanlah kami mohon diri. Kami ucapkan terima kasih atas kerjasama dan bantuan yang telah diberikan rekan-rekan selama menjalani masa dinas. Apabila terdapat kekurangan dan kesalahan selama menjalani tugas, kami mohon maaf. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. H. FACHRUDDIN Asisten Manajer Jasrum Kantor Pusat Direktorat Umum & SDM