Anda di halaman 1dari 5

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI PERDESAAN

KECAMATAN KERSAMANAH KABUPATEN GARUT

RENCANA PEMELIHARAAN / PELESTARIAN

BERITA

ACARA

PRASARANA FISIK DAN KEGIATAN EKONOMI

DESA KERSAMANAH
Sehubungan dengan telah selesainya pelaksanaan pekerjaan pembangunan prasarana fisik dan penyaluran pinjaman modal kegiatan ekonomi (SPP) pada Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di Desa Kersamanah Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut, maka pada hari Kamis tanggal 28 Februari 2013 telah diadakan musyawarah guna membahas dan menyepakati untuk menentukan pola dan rencana pemeliharaan terhadap prasarana fisik Saluran Irigasi Dule Panamur yang telah selesai dibangun dan pelestarian perguliran kegiatan ekonomi (SPP) berupa penyaluran pinjaman modal usaha. Pelaksanaan musyawarah ini dihadiri oleh lembaga formal desa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan pemuda serta penerima manfaat sebagaimana tercantum dalam Daftar Hadir Terlampir. Beberapa kesepakatan yang menjadi keputusan tentang rencana pemeliharaan/pelestarian prasarana fisik dan kegiatan ekonomi (SPP) adalah sebagai berikut : Best regards,

I. ORGANISASI PEMELIHARAAN DAN PELESTARIAN


Diputuskan bersama bahwa guna mempermudah dan memperlancar realisasi pemeliharaan/pelestarian prasarana fisik dan kegiatan ekonomi (SPP) perlu dibentuk Susunan dan Struktur Organisasi Tim Pemelihara/ Pelestarian Prasarana Fisik dan Kegiatan Ekonomi (SPP) Desa Kersamanah yang berbentuk Lini, Staf dan Fungsional yang bersifat luwes (fleksibel) yang diharapkan mampu saling menutupi kelebihan personal pengurus untuk menutupi kekurangan kelemahan personal pengurus lainnya serta mampu menutupi apabila salah satu personal pengurus berhalangan hadir (SOTK Terlampir). Kepala Desa : Dindin Wahyudin, S.Sos Kaur Ekbang : Nendi Ketua LPM : Drs. H. Yayat Suherman K, M.Pd Ketua BPD : Marwan Sudrajat, S.Pd Tim Pemelihara Prasarana Fisik Ketua : Drs. H. Dahlan Anggota 1 : Dadan Anggota 2 : Asep Permana Tim Pelestarian Kegiatan Ekonomi (SPP) Ketua : Kukun Ruhiat Anggota 1 : Ai Ipuy Anggota 2 : Iyam Maryam

II. RENCANA KERJA PEMELIHARAAN PRASARANA FISIK


Seluruh peserta yang hadir dalam musyawarah ini menyatakan sepakat dan setuju untuk membuat serta menetapkan garis besar yang bersifat umum mengenai beberapa ketentuan penting yang menyangkut Rencana Kerja Pemeliharaan Prasarana Fisik. Selanjutnya ditetapkan rencana detail yang membahas mekanisme teknis pelaksanaan

pemeliharaan prasarana fisik di lapangan untuk dimusyawarahkan kembali di kemudian hari secara periodik dalam rentang waktu 3 4 kali dalam setahun. Pemantauan Meliputi pemantauan dan pemeriksaan terhadap fungsi dan kapasitas/intensitas pemakaian, kondisi dan tingkat kerusakan. Evaluasi terhadap kegiatan pemeliharaan yang akan, sedang maupun telah dilaksanakan yang meliputi permasalahan yang terjadi dalam penghimpunan swadana dan swadaya masyarakat serta permasalahan teknis pemeliharaannya. Kegiatan Pemeliharaan Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan prasarana fisik merupakan penyusunan/penetapan rencana melalui musyawarah bersama sekaligus persiapan kegiatan realisasi pemeliharaan prasarana fisiknya. Kegiatan Rutin (1) Waktu Pelaksanaan : 2 Minggu Sekali (2) Jenis Kegiatan : Pemeliharaan (3) Perkiraan Biaya : Sesuai Kebutuhan (4) Perkiraan Jumlah Tenaga : 10 15 HOK / Orang Kegiatan Periodik (1) Waktu Pelaksanaan : Dua Bulan Sekali (2) Jenis Kegiatan : Memeperbaiki Saluran Air (3) Perkiraan Biaya : Sesuai Kebutuhan Ringan/Sedang (4) Perkiraan Jumlah Tenaga : 10 15 HOK / Orang Kegiatan Darurat (1) Waktu Pelaksanaan : Bila Terjadi Kerusakan Berat (2) Jenis Kegiatan : Perbaikan Sedang/Berat (Rehab) (3) Perkiraan Biaya : Berdasarkan Musyawarah Bersama Masyarakat (4) Perkiraan Jumlah Tenaga : 25 50 HOK / Orang Penghimpunan Swadana dan Swadaya Masyarakat Untuk melaksanakan kegiatan pemeliharaan prasaran fisik tersebut dibutuhkan biaya, tenaga kerja, bahan material dan peralatan yang diupayakan bersama melalui sumber : a. Tenaga Kerja : Bersumber dari swadaya masyarakat setempat sebagai pemanfaat utama dengan mengoptimalkan kesadaran masyarakat desa. b. Bahan Material : Untuk bahan lokal pengadaannya mengoptimalkan dari lokasi dalam desa atau sekitar lokasi prasarana fisik. c. Peralatan Kerja : Bersumber dari swadaya masyarakat berupa tenaga kerja dengan membawa peralatan sendiri yang dimilikinya. d. Sumbangan Putera Desa : Dioptimalkan penggalian swadana/swadaya berbagai bentuk dari putera desa yang berdomisili di kota atau tempat lain yang secara ekonomi dikategorikan berhasil. e. Retribusi Pengguna Jalan Rabat Beton : Dipungut dari pengguna Jalan Rabat Beton untuk Mobil dan Sepeda Motor dan diuapayakan legalitasnya melalu SK Kepala Desa atau Peraturan Desa. Mekanisme Pelaksanaan Pemeliharaan Prasarana Fisik a. Dilaksanakan musyawarah rutin untuk membahas tentang kondisi prasarana fisik dan menetapkan rencana pemeliharaan untuk 1 (satu) tahun mendatang. b. Disusun usulan rencana kebutuhan biaya dalam setiap kegiatan pelaksanaan pemeliharaan prasarana fisik dengan mengoptimalkan kesadaran swadaya masyarakat setempat sebagai penerima manfaat langsung. c. Diselenggarakan musyawarah teknis detail praktis pemeliharaan prasarana fisik dan menyepakati sumber pendanaan, tenaga kerja dan peralatan yang digunakan sekaligus menyepakati rencana teknis pelaksanaannya. d. Menetapkan rencana pengawasan dan pengendalian pelaksanaan pemeliharaan prasarana fisik, agar supaya hasil kegiatannya sesuai dengan yang dikehendaki oleh warga masyarakat dan sesuai dengan rencana teknis yang disepakati. e. Secara berkala minimal 6 (enam) bulan atau maksimal 1 (satu) tahun sekali Tim Pemelihara Prasarana Fisik menyusun laporan tertulis untuk disampaikan pada Musyawarah Pemeliharaan Prasarana Fisik di lokasi setempat.

I.

RENCANA KERJA PELESTARIAN KEGIATAN EKONOMI (SPP)

Seluruh peserta yang hadir dalam musyawarah ini menyatakan sepakat dan setuju untuk membuat serta menetapkan garis besar yang bersifat umum mengenai beberapa ketentuan penting yang menyangkut Rencana Kerja Pelestarian Kegiatan Ekonomi (SPP). Selanjutnya ditetapkan rencana detail yang membahas mekanisme teknis dan prosedur pelaksanaan pelestarian/perguliran kegiatan ekonomi (SPP) agar masyarakat dapat memanfaatkan secara optimal pinjaman modal usaha sehingga mampu meningkatkan kapasitas/intensitas roda perekonomiannya. Pemantauan dan Pembinaan a. Dalam hal ini bersama Aparat Pemerintah Desa, BPD, LPM dan Tim Pemeliharaan Fisik dilakukan pemantauan dan pendataan terhadap perkembangan dan permasalahan yang dihadapi para anggota kelompok SPP. b. Melakukan observasi dan wawancara dengan seluruh kelompok SPP tentang pemanfaatan sumber daya alam setempat dalam pengadaan bahan baku untuk usaha idustri rumah tangga mereka. c. Merintis kerjasama dengan dinas/instansi terkait untuk memperkenalkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil usaha kelompok SPP. d. Menjalin kemitraan dengan pihak swasta yang memiliki kepedulian untuk mengembangkan usaha skala mikro, sekaligus dapat membantu memasarkan hasil produknya secara rutin/permanen. Aturan dan Sanksi Perguliran a. Aturan (1) Seluruh anggota kelompok SPP dihimbau untuk memanfaatkan pinjaman modal seluruhnya digunakan untuk kegiatan usaha yang bersifat ekonomis dan mampu menciptakan laba sehingga dapat meningkatkan pendapatannya. (2) Seluruh anggota harus saling mengingatkan sesama anggota lainnya agar mengelola usahanya dengan sebaik-baiknya dan membayar angsuran sesuai jadwal waktu dan jumlah angsuran yang ditetapkan. (3) Mengadakan musyawarah kelompok apabila akan mengajukan permohonan pinjaman kepada UPK Kecamatan Kersamanah, di mana ditetapkan jadwal pelunasannya agar tidak melewati jatuh tempo yang dapat menghambat pencairan pinjaman modal selanjutnya. (4) Diharuskan mengadakan musyawarah kelompok secara rutin untuk meningkatkan silaturahmi sesama anggota dan juga dijadikan sarana penetapan mufakat untuk menanggulangi permasalahan yang dihadapi kelompok SPP. (5) Diharuskan tabungan kelompok SPP dioptimalkan penggunaannya oleh sesama anggota untuk merintis usaha bersama yang dikelola dengan prinsip gotong royong dan kekeluargaan. (6) Apabila salah satu anggota kelompok SPP mengalami kemunduran usaha yang diakibatkan oleh sakit permanen, maka seluruh anggota berkewajiban untuk menutupi seluruh sisa pinjamannya dengan berprinsip pada pernyataan tanggung renteng. b. Sanksi (1) Apabila kelompok SPP tidak mampu melunasi seluruh pinjamannya atau telah jatuh tempo, maka kelompok tersebut tidak berhak untuk mengajukan permohonan pinjaman dana awal/perguliran tahap selanjutnya. (2) Apabila terjadi penyalahgunaan/penyelewengan angsuran pinjaman kelompok SPP oleh pengurus kelompok, TPK atau pihak-pihak terkait maka penyelesaiannya akan dilakukan secara berjenjang yang dimulai dari Musyawarah Kelompok SPP, Musyawarah Desa, Musyawarah Antar Desa dan bilamana diperlukan akan diselesaikan melalui jalur hukum. Kegiatan Pengajuan Permohonan Pinjaman a. Hanya kelompok SPP yang telah lunas yang berhak mengajukan pinjaman modal untuk perguliran tahap selanjutnya. b. Persyaratan untuk kelompok SPP yang baru harus melakukan Musyawarah Kelompok SPP untuk menyepakati pembentukannya. c. Persyaratan pinjaman modal usaha untuk kelompok SPP adalah : (1) Memiliki usaha prospektif yang telah berjalan sekurang-kurangnya 2 (dua tahun) (2) Berdomisili permanen di desa yang mengusulkan. (3) Melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga yang masih berlaku.

III. KETENTUAN TAMBAHAN


Berita acara ini sekaligus merupakan perwujudan kesanggupan Tim Pemelihara Prasarana Fisik untuk melaksanakan kegiatan pemeliharaan bersama masyarakat penerima manfaat agar fungsi dan manfaatnya dapat dirasakan bersama dalam kurun waktu yang tidak terbatas dan Tim Pelestarian Kegiatan Ekonomi (SPP) untuk melaksanakan pembinaan terhadap Anggota/Pengurus Kelompok SPP sebagai piminjam modal usaha dari UPK PNPMMP Kecamatan Kersamanah yang berasal dari Dana Awal PNPM-MP maupun Dana Perguliran agar mampu meningkatkan roda kegiatan perekonomian masyarakat secara berkesinambungan.

IV. P E N U T U P
Hal-hal yang dianggap perlu dan belum dibahas dan dicantumkan dalam materi berita acara ini apabila diperlukan secara mendesak dan ditambahkan/diperbaiki/disempurnakan selanjutnya akan kembali dimusyawarahkan di kemudian hari agar benar-benar sesuai dengan kondisi dan tingkat perkembangan dan permasalahan yang dihadapi. Demikian Berita Acara Rencana Pemeliharaan/Pelestarian Prasarana Fisik dan Kegiatan Ekonomi (SPP)

Desa Kersamanah ini dibuat berdasarkan kesepakatan bersama yang dilandasi dengan penuh kesadaran dan
tanggung jawab yang tinggi demi kemaslahatan bersama serta tanpa ada paksaan dari pihak manapun agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di Pada tanggal Dibuat dan Disetujui Oleh : Wakil Masyarakat Desa Kersamanah Ketua TP Prasarana Fisik Desa Kersamanah Ketua TP Kegiatan Ekonomi (SPP) Desa Kersamanah

: :

Desa Kersamanah 28 Februari 2013

MUHAMAD ASARI

H. DAHLAN
Mengetahui dan Menyetujui :

KUKUN RUHIAT
Kepala Desa Kersamanah

Ketua UPK Kecamatan Kersamanah

AMIN MUNAWAR
Diperiksa dan Disetujui Oleh : FK/FT Kecamatan Kersamanah

DINDIN WAHYUDIN, S.Sos


PjOK Kecamatan Kersamanah

EUIS NURHIDA

DENI SUJANI, S.T.

H.JAJANG RUKMANA
NIP 195701101981031015

STRUKTUR ORGANISASI PEMELIHARAAN KEGIATAN PNPM MP DESA KERSAMANAH TAHUN 2013

PEMBINA 1. DINDIN WAHYUDIN, S.Sos 2. MARWAN SUDRAJAT, S.Pd 3. Drs. H. YAYAT SK, M.Pd

TP SPP KETUA KUKUN RUHIAT ANGGOTA 1. AI IPUY 2. IYAM MARIAM

TP SALURAN IRIGASI KETUA H. DAHLAN ANGGOTA 1. DADAN 2. ASEP

MASYARAKAT

Anda mungkin juga menyukai