Anda di halaman 1dari 6

Tarian Kathak

Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas. Lompat ke: pandu arah, cari

Penari mempersembahkan chakkarwala tukra, satu daripada kemuncak tarian Kathak

Persembahan Kathak oleh Sharmila Sharma dan Rajendra Kumar Gangani di Muzium Guimet (November 2007) Kathak (Hindi: , Urdu: )merupakan salah satu dari lapan bentuk tarian klasik India, berasal dari India Utara. Tarian ini boleh dijejak asalnya kepada pencerita lisan nomad India utara silam, dikenali sebagai Kathaks, atau pencerita. Pencerita ini, membuat persembahan di lapangan kampung dan laman kuil, kebanyakannya khusus dalam mengisahkan kisah mitos dan moral dari kitab, dan menokok pengisahan mereka dengan alunan tangan dan mimik muka. Ia pada asasnya merupakan teater, menggunakan alatan dan bunyi muzik bersama gerak tangan, bagi menghidupkan penkisahan. Dalam bentuk kini terkandung bekas tarian kuil dan adat, dan pengaruh pergerakan bhakti. Sejak abad ke-16 seterusnya ia menyerap sesetengah ciri tarian Parsi dan tarian Asia Tengah yang diimport oleh istana diraja era Mughal.

Terdapat tiga jurusan utama atau gharana bagi Kathak dari mana pengamal masa kini menyusur susur galurnya: gharana dari Jaipur, Lucknow dan Benares (lahir di istana Kachwaha raja Rajput, Nawab dari Oudh, dan Varanasi mengikut turutan); terdapat juga gharana Raigarh yang kurang menonjol dan lebih muda dari mana teknik ketiga-tiga gharana sebelumnya digabung tetapi menjadi terkenal kerana komposisinya yang berbeza. Tarian Kathak merupakan salah satu lagi tarian klasikal India yang berasal dari utara India. Perkataan Kathak berasal dari perkataan India Katha yang bermaksud 'seni bercerita'. Dari sifat asalnya yang merupakan gambaran menghambakan diri kepada dewa-dewa Hindu, Kathak berkembang ke istana-istana pemerintah.

[sunting] Pengaruh budaya Indo-Muslim


Pada kurun ke 11 dan 12, di waktu pemerintahan era Mogul di India persembahan tarian Kathak telah berpindah dari kuil ke istana - istana Mogul. Seni tarian Kathak ketika itu juga telah dicampuri tarian budaya Turki dan Parsi. Ketika era inilah teknik chakkar (pusing) diperkenalkan. Dipercayai dipengaruhi oleh Tarian Sufi dari Turki

Kathak
Kathak berasal dari India utara dan Pakistan dan serupa dengan tari Bharatanatyam.[5] Kata Kathak berasal dari bahasa Sanskerta, "katha" yang bermakna cerita dan diiringi musik klasik Hindustan serta gerakan kaki yang lincah.[5] Kathak menceritakan Radha dan Krishna dalam gaya Natwari.[5] Pada masa kesultanan Moghul, tari ini ditarikan di istana dan maknanya menjadi kurang religius.[5] Gerakan tari Kathak dikenal dengan istilah tatkar (gerakan kaki yang cepat) dan chakkar (gerakan memutar 1.TARIAN KATHAK Tarian Kathak merupakan salah satu tarian klasikal India yang berasal dari utara India. Perkataan Kathak berasal dari perkataan india iaitu katha yang bermaksud "seni bercerita" . Dari sifat asalnya yang merupakan ekspresi menghambakan diri kepada dewa-dewa Hindu. Kathak telah berkembang ke istana-istana pemerintah. Pada kurun ke-11 dan 12, diwaktu pemerintahan era mogul di India persembahan tarian Kathak telah berpindah dari kuil ke istana-istana Mogul. Seni tarian Kathak ketika itu juga telah dicampuri tarian budaya Turki dan Parsi. Ketika era inilah teknik chakkar (pusing) diperkenalkan dipercayai dari Tarian Sufi dari Turki. Minggu, 22 April 2012

Selamat Datang | Register | Sign In <a href='http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/ck.php?n=a0c31ca7&amp;cb=INSERT_R ANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/avw.php?zoneid=17&amp;cb=INSERT_RA NDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a0c31ca7' border='0' alt='' /></a> KOMPAS.comCetakePaperBolaEntertainmentGamesTeknoOtomotifFemaleHealthPropertiKom pasianaUrban SerpongImagesMore

Minggu, 22 April 2012 | 23:19 WIB <a href='http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/ck.php?n=a0eca525&amp;cb=INSERT_R ANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/avw.php?zoneid=19&amp;cb=INSERT_RA NDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a0eca525' border='0' alt='' /></a>

Home Nasional Regional Internasional Megapolitan Bisnis Olahraga Sains Travel Oase Edukasi Infografis Video More
o o o o o o o o o o o o o o

o o o o

Bermula dari Kathak, Lahirlah Bollywood Dance | Kamis, 13 November 2008 | 23:48 WIB |

Share:

Kompas.com/Dhoni Setiawan Persembahan Poodja Bhatnagar (sari merah) besama murid-muridnya dalam Bentara Dance Performance di Bentara Budaya Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (13/11). Poodja Bhatnagar merupakan guru dan pencipta tari yang saat ini mengajar anak-anak muda berbakat di Jawaharlal Nehru India Cultural Centre (JNICC) Jakarta. Oleh Yurnaldi

Dentingan suara gitar yang kemudian diikuti gerakan gemulai tangan Aila el Idroos dengan kostum yang gemerlap dan lahengga (rok lebar), lalu ditingkahi suara tabla, Aila yang berdarah Arab India itu semakin lincah menari. Ia menjelajahi permainan irama melalui liuk lentur, entak, dan gerak tubuh yang luwes, liat, dan ulet. Dalam hitungan 14, sebuah beat yang unik dengan tingkat kesulitan dan teknik yang tinggi, Aila dalam tarian Tala Dhamar , menunjukkan teknik-teknik menari yang halus, lembut, melingkar,

mengentak tegap dan tegas dalam permainan irama yang rumit. Sebuah pertunjukan yang memukau. Entakan kaki dengan bebunyian 200 ghongroo (kerincingan) di pergelangan kakinya, membuat gerakan tidak hanya sekadar luwes, tapi juga gesit dan energetik . Bahkan, ketika Aila melakukan chakkar (gerakan memutar dengan kaki sebagai poros) ke kiri dan ke kanan, dan setelah itu berhenti, penonton memberikan tepukan meriah. Begitulah cuplikan pertunjukan tari Tala Dhamar, yang berarti 14 beat, yang berdurasi sekitar 8 menit, dari Kathak Dance pimpinan Pooja Bhatnagar, pada Bentara Dance Performance di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), Kamis (13/11) malam. Tarian Tala Dhamar, merupakan salah satu tari klasik India yang hanya menunjukkan teknikteknik menari dengan gerakan yang rancak dan memukau penonton. Gerakannya tetap berakar ke Kathak , tarian tradisi yang mengombinasikan budaya Hindu dengan Islam, kata Aila, yang ternyata, tidak hanya mengusai tarian-tarian klasik India, tetapi juga menguasai sejarah tari. Tari Tala Dhamar merupakan salah satu tari yang dibawakan Aila secara solo dan berhasil memukau penonton. Begitu juga ketika Aila el Idrooes berduet menari dengan Pooja Bhatnagar ketika membawakan tarian Thumri: Kahe Ched Ched Mohe..., yang ekspresif, diiringi musik klasik India. Kathak Dance tidak hanya menampilan nomor-nomor tari klasik yang menunjukkan tenik, emosi, tetapi juga menampilkan tarian-tarian kontemporer, seperti yang sering disaksikan dalam film-film India. Bahkan, yang berirama disco juga ada. Namun, mencermati tari-tari itu semua, tetap ada unsur dan pola-pola gerakan tari klasik K athak, yang ditandai seperti gerakan memutar dan entakan-entakan kaki. Sepertinya, K athak tarian klasik India Utara itu, menjadi roh bagi tari kontemporer India. Hamp ir semua penari modern India, berangkat dari tari klasik. Beberapa nomor tari yang dibawakan, merupakan tari kontemporer yang tetap berakar ke tari Kathak , kata Pooja Bhatnagar, menjawab Kompas , seusai pertunjukan. Pooja tidak hanya seorang penari India berpengalaman dan terkemuka, tetapi juga koreografer terkenal. Kathak menurut Pooja merupakan tari klasik yang tumbuh pada dinasti Muhgal di abad 17. Kathak menekankan pada gerak dan kecepatan kaki, sebagaimana halnya tari flamenco asal Spanyol. Pooja yang berpengalaman selama 18 tahun sebagai penari dan seniman dari ICCR, berlatih pada seorang pakar/pencipta tari K athak, Smt Geetanjali dan Shri Rajendra Gangani. Walaupun penari tidak diiringi langsung oleh pemusik, tapi melalui pemutaran tape recorder, penampilan Kathak Dance selama lebih kurang dua jam, cukup memberikan gambaran tentang tari klasik dan tari kontemporer India. Animo orang belajar tari Khatak cukup besar, tidak hanya orang-orang India, tetapi juga orang asing . Bahkan ada yang memeroleh beasiswa untuk belajar menari di India, jelas Pooja Bhatnagar, yang juga seorang pengajar tari di India maupun di luar negeri.

Sejumlah anak-anak yang belajar tari Kathak dengan Pooja, seperti Jasmine, Mahima, Manasi, Shambhavi, Darshana, Divyanshi, Anisha, Meeta, Simran, Anusha, Fierda, dan Onam, juga sempat menampilkan dua nomor tari, yakni Invocation dan Kathak Pure Dance, karya k oreografer Pooja Bhatnagar. Sumber : KOMPAS Share Tweet

<a href='http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/ck.php?n=a7aa5aba&amp;cb=INSERT_R ANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/avw.php?zoneid=20&amp;cb=INSERT_RA NDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a7aa5aba' border='0' alt='' /></a>


Nasional Terpopuler Terkomentari Selengkapnya

Setelah Nazaruddin, Giliran Angie Pencalonan Ical Perlu Kompromi Semua... Inilah Wawancara "Kompas"... KPK Harus Prioritaskan Korupsi Korporasi Foke: Bang Kumis "Aje", yang...