Anda di halaman 1dari 13

PROTAP PENANGANAN ABSES OTAK Proteksi diri Resusitasi Penyebab Abses Otak : o Kelainan Jantung o Pasca Otitis Media

Purulenta o Pasca Meningitis, serebritis o Pasca Tindakan Bedah Saraf Tanda dan Gejala : 1. Tanda peningkatan Tekanan Intra Kranial 2. Defisit Neurologis dari ringan sampai berat 3. Tanda infeksi sistemik Gambaran CT Scan kepala : Massa bentuk bulat, hipodens, bisa single / multiple, dengan perifokal edem . Dengan pemberian kontras terdapat Ring enhancement. Diagnosa Banding : Brain tumor ( Astrositoma, metastase)

GCS 15 Kejang ( - )

GCS kurang 15 Kejang ( + )

CT Scan : Terdapat pergeseran garis tengah > 5mm, letak ditepi, single / multipel

MRS pro operasi urgen Lab. Lengkap ECG

CITO TREPANASI Bila : Single Di tepi

PROTAP PENDERITA CEDERA KEPALA BERAT

( GCS 3 - 8 )
Sama dengan penanganan Cedera Kepala Sedang dengan beberapa tambahan : 1. PROTEKSI DIRI 2. Primary survey o Definitive Airway : Pasang ENDOTRACHEAL TUBE o Ventilator atas indikasi o Pasang Foley kateter, bila tidak ada kontraindikasi 3. Secondary survey o CT Scan kepala untuk untuk semua kasus o Screening foto : Servikal lateral, Thoraks, dan Pelvis Pemeriksaan radiologis dikerjakan bila penderita sudah stabil o Antikejang o Diazepam : 1 Ampul bolus, bila terjadi kejang, diteruskan dengan : o Phenitoin : 10 15 mg / kg BB / bolus, encerkan dan masukkan pelan-pelan, diteruskan dosis maintenance 5 8 mg / kgBB dibagi 3 dosis Bila tidak terjadi kejang Diazepam tidak perlu , cukup diberikan Phenitoin dosis maintenance sampai 3 hari bebas kejang. o Diuretik : o Manitol 20 % : 200 cc bolus diteruskan 6 x 100 cc ( tapering off). Kontraindikasi : hipotensi, gagal jantung dan gagal ginjal Sistole < 100 mmHg

Lapor dokter jaga Bedah Saraf

Terapi Definitif CITO OPERASI

MRS di Ruang ICU / NeICU

PROTAP PENDERITA CEDERA KEPALA RINGAN ( GCS 14 15 ) 1. PROTEKSI DIRI 2. Primary survey Perlakuan seperti Protap Penderita Trauma 3. Secondary survey o Periksa CT Scan kepala, indikasi : o GCS < 15 o Cushings Reflek ( Hipertensi, Bradikardi ) o Sakit kepala menetap, Muntah lebih 3 kali, setelah diberi injeksi o Luka bacok, luka tembak, Corpus alienum o Teraba fraktur, atau pada Foto polos kepala terdapat fraktur o Riwayat kejang o Lateralisasi ( Pupil anisokor, hemiparese / hemiplegi ) o Permintaan keluarga o Pemeriksaan foto lain atas indikasi o Periksa darah rutin dan Faal hemostasis 4. Infus, terapi dan perawatan : Infus : 50 cc / kg BB / hari o RL ( Asering ) o D5 NS ( Ka En III A ) o D5 NS (Ka En I B ) , untuk bayi Puasa Obat-obatan simptomatik Intravena atau supositoria ( sesuai indikasi ) o Analgetik : Metampiron, Ketorolac o Antiemetik : Metoclopramide, Odansetron o Antibiotik : Ceftriaxone, Sulbenicillin, Cloxacillin o Antikejang : Diazepam, Phenitoin o Neurotropik : Piracetam, Semax o Antiedema : Mannitol 20 % Pakai bantal tipis Oksigen 4 liter / menit pakai kanul hidung, bila ada masalah Airway / Ventilation, Oksigen 10 12 liter / menit, memakai masker non rebreathing Pasang pulse oximetry, monitor ECG

KRITERIA BOLEH PULANG

KRITERIA MASUK RUMAH SAKIT

Pulang dengan advis : Bila sakit kepala / vertigo hebat Muntah lebih 3x Kejang Lemah anggauta gerak Tidak sadar

Lapor dokter jaga Bedah Saraf

MRS di Ruang Intermediate atau ICU / NeICU Terapi Definitif Kembali ke UGD CITO Trepanasi bila memenuhi kriteria indikasi operasi

KRITERIA MASUK RUMAH SAKIT Pernah pingsan GCS < 15 Gangguan neurologis ( lateralisasi, kejang ) Kondisi neurologis menurun Keluhan menetap walaupun dengan obat Fraktur Basis Kranii Mabuk, epilepsi, pernah operasi kepala Disertai penyakit lain yang berat Umur > 50 tahun Tempat tinggal di luar kota Tidak ada yang mengawasi di rumah Atas permintaan keluarga KRITERIA BOLEH PULANG Sadar dan tidak pernah pingsan Tidak ada gangguan neurologis Muntah atau nyeri kepala berkurang atau hilang Ada yang mengawasi di rumah Tempat tinggal dalam kota KRITERIA MASUK ICU GCS 3-8 ( Cedera Kepala Berat ) GCS 9 13 (Cedera Kepala Sedang ) GCS 14 15 (Cedera Kepala Ringan ) dengan lateralisasi atau perlu observasi ketat Cedera kepala dengan neurologis menurun progresif BATASAN-BATASAN ICU atau NeICU ( Neurointensive care unit ): adalah ruangan dengan perawatan neurologis intensif yang meliputi : o Monitoring ketat tanda vital dan neurologist o Monitoring balans cairan o Monitoring tekanan intra cranial o Resusitasi kardiopulmoner o Ventilator o Tenaga terlatih yang memadai RUANG INTERMEDIATE: adalah ruang perawatan pasca intensif meliputi : o Monitoring ketat tanda vital dan neurologis o Monitoring balans cairan o Resusitasi kardiopulmoner o Tenaga terlatih yang memadai

OBSERVASI DI UGD Lembar observasi DICATAT TIAP 15 MENIT, dan perhatikan bila terjadi perubahan terutama yang mengarah MENJELEK. Keluhan Fungsi vital ( Tensi, Nadi, Respirasi, Temperatur ) Neurologis : o GCS, pupil, motorik o Kejang o Reflek patologis

PROTAP PENDERITA CEDERA KEPALA SEDANG ( GCS 9 13 ) Sama dengan penanganan Cedera Kepala Ringan dengan beberapa tambahan : 1. PROTEKSI DIRI 2. Primary survey o Definitive Airway atas indikasi o Pasang Foley kateter, bila tidak ada kontraindikasi o 3. Secondary survey o CT Scan kepala untuk untuk semua kasus o Screening foto : Servikal lateral, Thoraks, dan Pelvis atas indikasi Pemeriksaan radiologis dikerjakan bila penderita sudah stabil

Lapor dokter jaga Bedah Saraf

Terapi Definitif CITO OPERASI

MRS di Ruang ICU / NeICU

PROTAP PENANGANAN CVA BLEEDING Proteksi diri Resusitasi Tanda dan Gejala : 1. Tanda peningkatan Tekanan Intrakranial 2. Lateralisasi

3. Kejang Persiapan penderita : Khusus penderita CVA Bleeding tidak memandang usia, dilengkapi dengan pemeriksaan Darah Lengkap, Faal hemostasis, Foto Toraks, ECG APABILA : o GCS 5-12 o Sistim Kardiovaskuler dan Pernafasan mendukung o Memenuhi kriteria indikasi operasi

Hubungi konsultan Bedah Saraf pro CITO trepanasi MIELOKEL / ENSEFALOKEL PECAH

Tanda dan gejala Mielokel : o Tampak massa pada lumbosakral, kulit tipis dan pecah, disertai / tanpa pus Ensefalokel: o Tampak massa pada nasofrontal atau parietooksipital, kulit tipis dan pecah, disertai / tanpa pus

Kejadian < 24 jam

Kejadian > 24 jam

CITO EKSISI

MRS, ANTIBIOTIKA 5 hari Operasi elektif

PROTAP PENANGANAN FRAKTUR IMPRESI Proteksi diri Primary Survey Secondary Survey DEFINISI : Fraktur impresi adalah fraktur dimana tabula interna melesak kedalam otak sedalam sama atau lebih besar dari tebal tulang bersangkutan KLASIFIKASI : Fraktur impresi terbuka dan tertutup

FRAKTUR IMPRESI TERBUKA Kejadian < 24 jam

FRAKTUR IMPRESI TERBUKA Kejadian > 24 jam

Dianggap sudah terinfeksi , MRS dengan antibiotika sampai 5 hari, kemudian operasi elektif Kecuali : bila ada hematom, baik epidural, subdural, atau intraserebral yang memenuhi kriteria INDIKASI OPERASI

CITO TREPANASI

Prinsip konservatif KECUALI : o Kosmetik ( misal impresi di frontal) o Ada defisit neurologis : kejang, parese o Ada perdarahan dengan criteria INDIKASI OPERASI

FRAKTUR IMPRESI TERTUTUP

PROTAP PENANGANAN HEMATOM EPIDURAL, HEMATOM SUBDURAL, HEMATOM INTRASEREBRAL Proteksi diri Primary Survey Secondary Survey 1. HEMATOM EPIDURAL : adalah perdarahan yang terletak antara tabula interna dan duramater. Dimana gambaran CT Scan menunjukkan massa hiperdens bentuk bikonveks

Tanda dan Gejala : 1. Sakit kepala , mual-muntah, kejang 2. Sadar atau Tidak sadar 3. Dewasa muda 4. Lucid interval 5. Pupil anisokor ipsilateral / sesuai jejas, hemiparese kontralateral 2. HEMATOM SUBDURAL : adalah perdarahan yang terletak antara duramater dan korteks serebri. Dimana gambaran CT Scan dibedakan berdasar klasifikasi Akut; Subakut atau Kronis : Gambaran massa hiperdens bentuk Bulan Sabit / Crescent : Gambaran massa isodens, atau campuran antara hipo, iso dan hiperdens bentuk Bulan Sabit / Crescent : Gambaran massa hipodens bentuk Bulan Sabit / Crescent : adalah perdarahan yang terletak di parenkhim otak. Dimana gambaran CT Scan menunjukkan massa hiperdens dalam parenkhim otak

o Akut o Subakut o Kronis

3. HEMATOM INTRASEREBRAL

Tanda dan Gejala : Hematom Subdural dan Intraserebral, jarang menimbulkan tanda yang khas seperti Hematom Epidural

Apabila memenuhi INDIKASI OPERASI

Hubungi konsultan Bedah Saraf pro CITO trepanasi

PROTAP PENANGANAN HIDROSEFALUS Proteksi diri Resusitasi Penyebab Hidrosefalus 1. Kongenital dan Tumor 2. Perdarahan subarakhnoid akibat trauma atau spontan 3. Infeksi I. KONGENITAL DAN TUMOR Indikasi operasi : o Kongenital: Gambaran CT Scan terdapat dilatasi ventrikel, dan adanya edema periventrikel o Tumor: Gambaran CT Scan terdapat tumor dengan dilatasi ventrikel, dan adanya edema periventrikel GCS kurang 15 GCS 15 Kejang ( + ) Kejang ( - )

MRS pro operasi elektif Lab. lengkap

CITO VP SHUNT

II. PERDARAHAN SUBARAKHNOID AKIBAT TRAUMA ATAU SPONTAN Indikasi operasi : o Gambaran CT Scan terdapat perdarahan subarakhnoid, dilatasi ventrikel, dan adanya edema periventrikel Disertai perdarahan intraventrikel Tanpa perdarahan intraventrikel

CITO External ventricular drain III.INFEKSI

CITO VP SHUNT

Indikasi operasi : o Gambaran CT Scan terdapat dilatasi ventrikel, dan adanya edema periventrikel o Tanda meningitis atau ventrikulitis

Disertai perdarahan intraventrikel

CITO External ventricular drain

PROTAP INFEKSI DRAIN POST VP SHUNT

Tanda dan Gejala: 1. Bisa disertai tanda peningkatan Tekanan Intra Kranial atau tanpa tanda peningkatan Tekanan Intra Kranial, tergantung drainnnya buntu atau tidak 2. Patensi drain bisa terganggu, bisa tidak terganggu, tergantung drainnnya buntu atau tidak 3. Terdapat tanda-tanda Meningitis atau Ventrikulitis 4. Kemerahan di bawah kulit sepanjang jalur VP Shunt 5. Tanda-tanda infeksi sistemik Gambaran CT Scan : 1. Tampak gambaran drain pada ventrikel 2. Sistim ventrikel membesar dengan edema periventrikel, atau tanpa pelebaran ventrikel tergantung drainnnya buntu atau tidak

CITO EKSTERIORISASI DRAIN ( Drain VPShunt di peritoneum dikeluarkan )

KRITERIA INDIKASI OPERASI HEMATOM INTRAKRANIAL Gambaran CT Scan kepala Terdapat efek massa yang berarti , yaitu : o Pergeseran garis tengah lebih besar atau sama dengan 5 mm o Penekanan struktur terdekat o Penutupan / penyempitan sisterna basalis o Pada lesi fossa posterior : aliran likuor buntu / kompresi batang otak Klinis : o Penurunan neurologis progresif o Tanda-tanda herniasi o Tanda-tanda penekanan batang otak o Masih terdapat refleks batang otak

PROTAP MALFUNGSI DRAIN POST VP SHUNT Tanda dan Gejala: 1. Tanda peningkatan Tekanan Intra Kranial 2. Patensi drain terganggu ( Bila chamber VP Shunt ditekan lambat kembali / tidak bisa kembali atau bila chamber ditekan keras ) Gambaran CT Scan : 1. Tampak gambaran drain pada ventrikel 2. Sistim ventrikel membesar dengan edema periventrikel

CITO REVISI DRAIN VP SHUNT

PROTAP PERSIAPAN PENDERITA CITO OPERASI BEDAH SARAF


INDIKASI OPERASI HEMATOM INTRAKRANIAL Gambaran CT Scan kepala Terdapat efek masa yang berarti , yaitu : o Pergeseran garis tengah lebih besar atau sama dengan 5 mm o Penekanan struktur terdekat o Penutupan / penyempitan sisterna basalis o Pada lesi fossa posterior : aliran likuor buntu / kompresi batang otak Klinis : o Penurunan neurologis progresif o Tanda-tanda herniasi o Tanda-tanda penekanan batang otak o Masih terdapat refleks batang otak

Hubungi konsultan Bedah Saraf pro CITO trepanasi PERSIAPAN KELUARGA o Dokter Operator : Menjelaskan tentang prosedur operasi, kemungkinan komplikasi dan keberhasilan / kegagalan operasi, o Petugas administrasi : Penjelasan tentang biaya operasi, biaya kamar, perkiraan biaya keseluruhan, dsb PERSIAPAN PENDERITA o Cukur gundul o Persetujuan operasi o Test kulit Ceftriaxon, siapkan 1 2 gram, dimasukkan di kamar operasi o Infus jarum besar tangan kanan / kiri sekaligus ambil sample darah, cairan RL tetesan maintenance. Minta darah Whoole Blood 2 4 kantong ( sesuai saran konsultan Bedah Saraf ) o Pasang Foley kateter bila tidak ada kontraindikasi, bila mungkin dipasang setelah di bius di kamar operasi. o Periksa Darah Rutin, Clotting Time & Bleeding Time o Periksa Thoraks Photo & ECG bila usia > 35 tahun, atau sesuai indikasi PERSIAPAN KAMAR OPERASI o Hubungi perawat jaga kamar operasi dengan memberikan data : o Nama penderita o Umur o Diagnosa o Rencana tindakan dan jam pelaksanaan operasi o Hubungi dokter jaga anestesi dengan memberikan data :

o o o o

Nama penderita Umur Diagnosa Rencana tindakan dan jam pelaksanaan operasi

PERSIAPAN RUANGAN ICU o Hubungi perawat jaga ICU dengan memberikan data penderita yang akan di operasi dan perkiraan jam selesai operasi guna persiapan kamar penderita