Anda di halaman 1dari 4

Imam Arin

dandelionmerah.tumblr.com
@merahmambo imam.9.arin@gmail.com facebook.com/erythro 085643305439 081258292259

AT THE TABLE logo


June 2013

Gambar dan yang coba digambarkan

At the table, mungkin hanya frase itu yang bisa saya sampaikan untuk menggambarkan maksud gambar (logo) ini dalam lingkup artian yang terjadi di dalam sebuah tempat makan yang mencoba menghadirkan suasana tempat yang hangat untuk berbagi, membicarakan hal-hal kecil dan hebat tanpa suatu batas apapun dan tidak menghapuskan konsep dasar, yaitu tempat untuk mengalahkan rasa lapar dan dahaga, restaurant. Hal yang coba ditonjolkan di sini adalah penggambaran percakapan, berbagi dan bercerita tanpa melupakan bahwa tujuan utama adalah makan. Oleh karena itu saya memakai ikon sendok dan garpu sebagai penggambaran fungsi mereka untuk menyantap, dengan garpu bergestur cross nger, yang berarti meminta perlindungan, mencari keberuntungan dan keraguan saat berbohong

tapi terkadang harus dilakukan untuk tujuan tertentu, dan alasan terakhir tadi merupakan hal yang wajar terjadi dalam percakapan. Inilah yang terjadi apa adanya di meja makan sembari menyantap hidangan, berbicara, mendengar dan menanggapi, walaupun tidak semua hal yang dibicarakan benar adanya di setiap kata seperti halnya yang didengar, tetapi pembicaraan akan terus berlanjut sampai dirasa cukup atau berbatas waktu. Masyarakat kita berkembang menjadi kelompok yang sadar bahwa setiap individu memiliki kebebasan berbicara meski masih harus dalam batasan dan kadar yang wajar, mungkin karena negara kita sarat akan budaya. Di pangkal dari sendok dan garpu terdapat motif yang menggambarkan bulu (burung) yang merupakan bagian penyusun dari sayap yang mengantarkan terbang bebas dan terarah. Sendok dan garpu dikelilingi oleh lingkaran yang menggambarkan piring yang merupakan wadah dari apa yang kita makan, pada kenyataan dan harapannya kita tidak hanya mengkonsumsi makanan saat di meja makan, tapi mendapatkan lebih dari itu selama merupakan hal baik, itulah kenapa saya pun memilih lingkaran yang tidak bersudut, tidak ada bagian runcing yang memiliki tendensi tajam menyakiti dan tidak mengkotak-kotakan, semua bisa berbagi tanpa batas di sini dengan memberikan ujung yang baik dan tidak hanya berputar-putar saja. Lingkaran terputus dan mengarah ke atas dengan lekukan yang menambahkan aksen berkelas dan dapat diartikan pula sebagai aroma yang baik dari yang kita konsumsi. Warna coklat dipilih karena merupakan warna bumi yang nyaman, aman, hangat dan bisa diandalkan, saya rasa itu tujuan kenapa kita harus saling bicara dengan teman atau siapapun. Coklat juga warna yang mendekati emas yang mewah, merupakan bentuk sederhana yang dekat dengan hal yang elegan. Sebenarnya tidak pas jika tulisan at the table dari logo disebut font, karena itu merupakan suatu gambar dengan tujuan lebih orisinil, walaupun tak ada yang benar-benar orisinil, karena manusia meniru dan mengembangkan apa yang ditangkap dan dicitrakan indra, tetapi sudah selayaknya kita berusaha menjadi orisinil. Gaya tulisan yang tegak bersambung bertujuan menghadirkan suasana yang berkelas dan klasik dimana semua hal modern berkembang dari sana, awal yang nyaman dan baik. Tidak ada garis tegas dan halus di sini, gambar maupun tulisan berupa coretan yang bahkan mungkin terkesan main-main. Kekakuan coba dihilangkan, suasana coba diciptakan santai tanpa meninggalkan karakter berkelasnya, karena tidak terlalu serius bukan berarti dan tak seharusnya tidak berisi. Hal mencoret-coret inilah yang dilakukan orang-orang gelisah untuk mengekspresikan kegelisahannya sembari menunggu atau karena memang telah

jengah, dan konon hal inilah yang sering dilakukan orang-orang cerdas dan besar. Orang-orang seperti itu nyaris tidak selalu butuh teman untuk menghabiskan waktu di suatu tempat, seperti misalnya tempat makan yang mereka senangi, dan hal ihwal mencoret-coret entah itu gambar atau tulisan dan melamun adalah umum mereka kerjakan di saat menunggu hidangan tersaji, walaupun menjadi besar juga lekat dengan keberuntungan, seperti Basquiat dengan karakter karya corat-coret mencoba menyampaikan arti, harus merasa beruntung karena bertemu dengan Warhol. Ya..semoga menyilangkan jari bisa membantu keberuntungan. Semakin sebuah gambar dicari arti lososnya, semakin kita mencoba mengaitkan dan hanya mengarahkan kita mencari pembenaran saja. So why we dont just start to talk and share at the table?.