Anda di halaman 1dari 1

Auto Biografi

Nama saya myka alim prabowo biasa dipanggil myka dan miki untuk panggilan di kampung. Saya lahir di kota surabaya pada tanggal 20 july 1996 orang tua saya bernama M. Yusin dan Muslikah, ayah saya seorang pegawai negri dan beliau ditugaskan di dinas tenaga kerja dan transmigrasi dan ibu saya adalah seorang kepala sekolah di salah satu TK di sidoarjo, saya memiliki seorang kakak laki laki yang bernama Dharma, dan saat ini kakak saya sedang menjalani kuliah di STIKOM Surabaya.

Saya juga mengenyam bangku pendidikan yang diawali pada TK Bhakti pertiwi, saya pada saat itu sering mengikuti kegiatan drumband di TK tersebut, selain sebagai kegiatan Ekstra kegiatan tersebut juga bisa menjadi salah satu cara untuk membuat anak tetap aktif, seusai bangku TK saya memasuki salah satu SD di sidoarjo yang letaknya tidak jauh dari rumah saya tidak bisa merasakan wisuda di SD tersebut dikarenakan pada kelas 5 yang naik ke kelas 6 saya disarankan pindah oleh orang tua saya menuju SD surabaya yaitu SD Margorejo I agar kelak bisa mudah masuk SMP surabaya. Tak mengecewakan usaha orang tua saya untuk menyekolahkan saya di surabaya saya berhasil masuk di SMP 12 Surabaya yang termasuk SMP favorit dan kami bangga atas itu. Setelah melewati bangku SMP yang begitu sulit saya melanjutkan menuju sekolah tingkat SMA dan saya memiliki pendapat agar lebih baik saya dipondokan saja namu orang tua tidak meng ijinkan oleh karena itu saya dimasukkan sekolah setingkat SMA yang memiliki nilai agama yang lebih yaitu MAN, awalnya saya tidak mengetahui MAN surabaya namun setelah bersekolah disana saya bisa lebih mengenal MAN surabaya.

Semenjak saya SD dan SMP saya sudah tidak pernah mengikuti kegiatan ekstra dan baru saya mulai kembali setelah saya di bangku SMA, saya tertarik pada ekstra robotika dan saya rajin mengikuti kegiatan tersebut hingga saya bisa maju lomba robot untuk mewakili MAN surabaya namun karena saya tidak memiliki pengalaman berlomba saya gagal pada lomba tersebut, namun hal tersebut tidak membuat saya putus asa justru membuat saya lebih tekun kembali belajar robot, dan saya saat ini sedang mempersiapkan kebutuhan lomba yang akan datang karena saya memiliki moto Never Give UP.