Anda di halaman 1dari 3

FIBROSIS KISTIK Fibrosis kistik adalah suatu penyakit keturunan yang menyebabkan kelenjar tertentu menghasilkan secret abnormal,

sehingga timbul beberapa gejala; yang terpenting adalah yang mempengaruhi saluran pencernaan dan paru-paru. Fibrosis kistik merupakan kelainan genetic.

Pengobatan Tujuan utama dari pengobatan meliputi mempertahankan fungsi paru-paru normal dengan mengatasi infeksi pernapasan dan saluran napas. Obat yang digunakan antara lain adalah Suplemen enzim pancreas (Pancrelipase) Multivitamin (termasuk vitamin laruk lemak) Mukolitik (Dornase) Antibiotic (Tobramycin, Aztreonam, Gentamicin, Piperacilin, Cephalexin, Ceftazidime, Ciprofloxacin, Chloramphenicol, Trimethoprim-sulfamethoxazole) Bronkodilator (Albuterol) Agen anti-inflamasi Agen untuk membalikkan kekurangan transportasi klorida (misalnya, ivacaftor)

HIPERTROFI KARDIOMIOPATI Hipertrofi kardiomiopati (Hypertrophic Cardiomyopathy) merupakan sekumpulan penyakit jantung yang ditandai dengan adanya penebalan pada dinding ventrikel. Kardiomiopati hipertropik bias terjadi sebagai suatu kelainan bawaan, dapat pula terjadi pada orang dewasa dengan akromegali, atau pada penderita hemokromositoma.

Pengobatan Jika memungkinkan, dokter mengobati penyebab yang mendasari. Pengobatan kardiomiopati hipertropik ditujukan terutama untuk mengurangi resistensi jantung untuk mengisi darah diantara detak jantung. Beta blocker (Metoprolol, Atenolol, Sotalol, Propranolol, Bosoprolol, Carvedilol) dan penghambat saluran kalsium (Verapamil, Diltiazem) diminum secara terpisah atau bersama sama adalah pengobatan utama. Kedua jenis obat tersebut mengurangi sejauh mungkin kontraksi otot jantung. Kadang-kadang Disopyramide dan Amiodarone, obat yang menurunkan kekuatan kontraksi jantung juga digunakan. Pembedahan untuk mengangkat beberapa dari otot jantung yang menebal (myectomy)dapat meningkatkan aliran darah dari jantung, namun hal ini dilakukan ketika gejala melumpuhkan meskipun sudah terapi obat.

KARDIOMIOPATI RESTRIKTIF Kardiomiopati Restriktif (Restrictive Cardiomyopathy) merupakan sekumpulan kelainan otot jantung dimana dinding ventrikel menjadi kaku, tetapi tidak selalu disertai dengan penebalan dinding ventrikel dan tidak selalu disertai dengan adanya tahanan pengisian darah yang normal. Merupakan kardiomiopati yang paling jarang terjadi dan penyebabnya biasanya tidak diketahui.

Pengobatan Sebagian besar pengobatan masih belum memuaskan. Misalnya diuretic (Hydrochlorothiazide dan Furosemide), yang biasanya digunakan untuk terapi gagal jantung, dapat menyebabkan berkurangnya jumlah darah yang masuk ke dalam jantung dan memperburuk keadaan. Obat obatan yang dalam keadaan normal digunakan dalam gagal jantung seperti Digoxin untuk mengurangi beban kerja jantung, biasanya tidak akan membantu karena bias terlalu banyak mengurangi tekanan darah. Kadang kadang penyebabnya dapat diobati untuk mencegah bertambah buruknya kerusakan jantung atau bahkan untuk memperbaikinya. Misalnya mamindahkan darah dalam selang waktu yang teratur, akan mengurangi pengendapan zat besi pada penderita kelebihan zat besi. Sekitar 70% penderita akan meninggal dalam waktu 5 tahun setelah gejala gejalanya timbul.