PENGAWASAN K3 LISTRIK UNTUK DIKLAT CALON AHLI K3 UMUM

Tgl 5 s.d. 16 Desember 2011 Tempat: PLN Udiklat Semarang ANTON SURANTO

1

1.
2. 3. 4.

5.
6. 7. 8. 9.

Instalasi Ketenagalistrikan Dasar hukum K3 Listrik Ruang lingkup K3 Listrik Sumber bahaya Listrik, Petir, dan LIFT Sistem Proteksi Instalasi Ketenagalistrikan Sistem proteksi petir Syarat-syarat K3 LIFT Sistem Pengawasan K3 Listrik, Instalasi Penyalur Petir, dan LIFT. Pelaksanaan/Pengawasan K3 di PT PLN (Persero)

2

Setelah menyelesaikan materi ini peserta mampu menjelaskan :
1. 2. 3. 4.

5.
6. 7. 8. 9.

Instalasi Ketenagalistrikan Dasar hukum K3 Listrik Ruang lingkup K3 Listrik Sumber bahaya Listrik, Petir, dan LIFT Sistem Proteksi Instalasi Ketenagalistrikan Sistem proteksi petir Syarat-syarat K3 LIFT Sistem Pengawasan K3 Listrik, Instalasi Penyalur Petir, dan LIFT Pelaksanaan/Pengawasan K3 di PT PLN (Persero)
3

PELAKSANAAN K3 dan K2 DI PT PLN (Persero)

4

Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi

Anton Suranto

14 MEI 1959 : ISLAM 4. HP E-MAIL : TANGGAL 1 DESEMBER 1978 DI PLN KJB SEKTOR PRIANGAN.com 8. 5.S1 TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (d/h IKIP NEGERI.SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI.S2 MANAJEMEN SDM. 10. 7. 6. INDUK TEMPAT TGL. NAMA / NO. 2. MULAI BEKERJA DI PLN STATUS NO. BANDUNG : KAWIN.JAKARTA.1. TUGAS SAAT INI :- MANAJER UNIT DIKLAT SEMARANG ANGGOTA DEWAN INSTRUKTUR TRAINING DESIGNER & STAF TENAGA PENGAJAR AHLI K3 SPECIALIST LISTRIK (TT/TET) 5 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . LAHIR AGAMA : ANTON SURANTO / 5978059 KIII : KARAWANG. UNIT KERJA PENDIDIKAN : PT PLN (PERSERO) PUSDIKLAT UDIKLAT SEMARANG : . 2 ANAK : 0818 970 275 : anton_suranto@yahoo. 3. 9. BANDUNG) .

2. 4. 7. 8.POKOK BAHASAN KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN (K2) 1. Hubungan antara K2 dan K3 Pengertian Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) Ruang Lingkup K2 di PT PLN (Persero) Landasan Hukum K2 4 (Empat) Pilar K2 Sertifikasi Pengaruh K2 terhadap Kinerja Unit – Unit PT PLN (Persero) Sanksi Pidana 6 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . 3. 6. 5.

K2 dan K3 K3 = Keselamatan dan Kesehatan Kerja K2 = Keselamatan Ketenagalistrikan APA BEDANYA ? 7 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto .

Ketgalistrikan ( K2 ) Dibatalkan MK Kembali ke UU 15/1985 ttg.Umum sekitar Instalasi Instalasi Lingkungan Instalasi UU No.Kerja UU 20/2002 ttg.Ktngalistkan ( Kesel. & Kesehatan Kerja Tenaga Kerja K2 = Keselamatan Ketenagalistrikan Tenaga Kerja Masy.Kerja Kesel.21 ( K2 ) UUK 30 / 2009 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi 8 Anton Suranto .K3 = Kesel. Kesel. Umum ) PP 3/2005 Psl.1/1970 ttg.

SISTEM MANAJEMEN K3 (SMK3) * * DILAKSANAKAN OLEH UNIT-UNIT PLN YANG MENGELOLA LANGSUNG INSTALASI HASIL PENERAPAN K2 / K3: A. PANITIA PEMBINA K3 RENCANAKERJA DAN ANGGARAN K3 PROGRAM TEKNIS OPERASIONAL : a. g. c. PROGRAM KECELAKAAN NIHIL b. STATISTIK DAN KINERJA K2 / K3 B. f. AHLI K3.POLA PELAKSANAAN K3 DAN K2 DI PLN DEFINISI DAN KOMITMEN K2 DAN K3 BUDAYA PERUSAHAAN PENGORGANISASIAN K2 / K3 : PEJABAT K2 / K3. PENDIDIKAN & PELATIHAN PERLINDUNGAN & PENCEGAHAN KECELAKAAN PENCEGAHAN & PENANGGULANGAN KEBAKARAN PENCEGAHAN KERUSAKAN INSTALASI KESEHATAN KERJA INVESTIGASI. d. PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT KECELAKAAN PEMELIHARAAN & PENINGKATAN K2 / K3 PROGRAM MANAJEMEN : a. e. PENGHARGAAN K2 / K3 ANTON SURANTO . b.

KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN DEFINISI / PENGERTIAN : KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN ADALAH SEGALA UPAYA ATAU LANGKAH-LANGKAH PENGAMANAN INSTALASI PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK DAN PENGAMANAN PEMANFAAT TENAGA LISTRIK UNTUK MEWUJUDKAN KONDISI ANDAL DAN AMAN BAGI INSTALASI DAN KONDISI AMAN DARI BAHAYA BAGI MANUSIA DAN MAHLUK HIDUP LAINNYA. DI SEKITAR INSTALASI TENAGA LISTRIK 10 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . SERTA KONDISI RAMAH LINGKUNGAN.

DASAR PELAKSANAAN / LANDASAN HUKUM 1.1 / 1970 tentang Keselamatan Kerja 2. UU No.091.090.092. 11 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto .K/DIR/2005 ttg Pedoman Keselamatan Instalasi 5. Kep Direksi No.30 / 2009 tentang Ketenagalistrikan 3.5/Men/1996 ttg Sistem Manajemen K3 (SMK3) 4. Dll. Kep Direksi No.K/DIR/2005 ttg Pedoman Keselamatan Kerja 7. Kep Menaker No. Kep Direksi No. UU No.K/DIR/2005 ttg Pedoman Keselamatan Umum 6.

KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN ( Persero ) : NO : 090.K/DIR/2005 .K/DIR/2005 TENTANG PEDOMAN KESELAMATAN KERJA DILINGKUNGAN PT PLN ( Persero ) 12 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto .K/DIR/2005 TENTANG PEDOMAN KESELAMATAN UMUM DILINGKUNGAN PT PLN ( Persero ) NO: 092.TENTANG KESELAMATAN INSTALASI DILINGKUNGAN PT PLN ( Persero ) NO: 091.

PENGATUR BEBAN) .LINGKUP K2 DAN K3 DI PLN: .GARDU INDUK.INSTALASI PENYALURAN (TRANSMISI.INSTALASI PEMBANGKIT .INSTALASI DISTRIBUSI 13 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto .

PLTU. PLTD. PLTP APP PLTA PLTU JTM Jaringan Distribusi Pelanggan Kecil (Rumah) Saluran Transmisi Gardu Induk Gardu Distribusi APP Fuse / APP APP Instalasi Pemda (PJU & Taman Kota) Pelanggan Besar (Pabrik/Industri) Gardu PB Pelanggan Sedang14 (Apartmen/Hotel) . PLTG.BATAS LINGKUP K2 DAN K3 DI PLN Instalasi Pembangkitan: PLTA. PLTGU.

Masyarakat Umum (Keselamatan Umum) .Pengamanan Pemanfaat Tenaga Listrik Anton Suranto .Aman dari Bahaya bagi manusia dan mahluk hidup lainnya . Ketentuan Keselamatan Ketenagalistrikan bertujuan untuk mewujudkan kondisi : . Setiap usaha kegiatan usaha ketenagalistrikan wajib memenuhi ketentuan Keselamatan ketenagalistrikan (K2) Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi 2.Ramah Lingkungan (Keselamatan Lingkungan) 3.KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN ( MENURUT UU 30 / 2009 ) 1.Pengamanan Instalasi Tenaga Listrik 15 .Pemenuhan Standardisasi peralatan dan pemanfaat tenaga listrik . Ketentuan Keselamatan Ketenagalistrikan meliputi: . Tenaga Kerja (Keselamatan Kerja) .Andal dan Aman (A2) bagi Instalasi (Keselamatan Instalasi) .

Setiap peralatan dan pemanfaat tenaga listrik wajib memenuhi ketentua Standar Nasional Indonesia (SNI) 6.KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN ( MENURUT UU 30 / 2009 ) 4. Setiap instalasi tenaga listrik yang beroperasi wajib memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO) 5. standar nasional Indonesia. dan sertifikat kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan ayat (6) diatur dengan Peraturan Pemerintah 16 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . Ketentuan mengenai keselamatan ketenagalistrikan. Setiap tenaga teknik dalam usaha ketenagalistrikan wajib memiliki Sertifikat Kompetensi 7.sertifikat laik operasi.

BUKAN PEGAWAI PERLINDUNGAN TERHADAP : MASYARAKAT UMUM SEKITAR INSTALASI. KERUSAKAN LINGKUNGAN PENCEGAHAN TERHADAP KERUSAKAN INSTALASI. PELANGGAN. TAMU PERLINDUNGAN TERHADAP : LINGKUNGAN INSTALASI PERLINDUNGAN TERHADAP : INSTALASI PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK PENCEGAHAN TERHADAP KECELAKAAN DAN PENYAKIT AKIBAT KERJA PENCEGAHAN TERHADAP KECELAKAAN MASYARAKAT UMUM PENCEGAHAN TERHADAP PENCEMARAN.EMPAT PILAR KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN MELIPUTI KESELAMATAN KERJA KESELAMATAN UMUM KESELAMATAN LINGKUNGAN KESELAMATAN INSTALASI PERLINDUNGAN TERHADAP : PEGAWAI. KEBAKARAN DLL 17 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto .

pencegahan dan penyelesaian terhadap terjadinya kecelakaan masyarakat umum yang berhubungan dengan kegiatan Perusahaan. upaya mewujudkan kondisi aman bagi masyarakat umum dari bahaya yang diakibatkan oleh kegiatan Instalasi dan kegiatan ketenagalistrikan lainnya dari Perusahaan. upaya mewujudkan kondisi aman bagi pekerja dari bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kegiatan Instalasi dan kegiatan ketenagalistrikan lainnya dari Perusahaan.BEBERAPA PENGERTIAN / DEFINISI Keselamatan kerja. dengan memberikan perlindungan. 18 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . pencegahan dan penyelesaian terhadap terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit yang timbul karena hubungan kerja yang menimpa pekerja. Keselamatan umum. dengan memberikan perlindungan.

dengan memberikan perlindungan terhadap terjadinya pencemaran dan / atau pencegahan terhadap terjadinya kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan Instalasi. 19 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto .Keselamatan lingkungan. pencegahan dan pengamanan terhadap terjadinya gangguan dan kerusakan yang mengakibatkan Instalasi tidak dapat berfungsi secara normal dan atau tidak dapat beroperasi. Keselamatan instalasi. upaya mewujudkan kondisi andal dan aman bagi Instalasi. dengan memberikan perlindungan. upaya mewujudkan kondisi akrab lingkungan dari Instalasi.

ADANYA PENGAWAS PEKERJAAN 20 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . STANDARDISASI 2. SERTIFIKASI 4.UPAYA UNTUK MEWUJUDKAN INSTALASI TENAGA LISTRIK YANG AMAN. PENERAPAN SOP / INSTRUKSI KERJA (IK) 5. PENERAPAN 4 PILAR K2 3.ANDAL DAN RAMAH LINGKUNGAN : 1.

Tanda keselamatan bagi pemanfaat TL (alat kerja/rumah tangga) -Sertifikasi kompetensi bagi tenaga teknik ketenagalistrikan Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi 21 Anton Suranto . .Sertifikasi laik operasi bagi instalasi penyediaan TL.Sertifikasi kesesuaian dengan standar PUIL untuk Instalasi Pemanfaatan TL (Instalasi Pelanggan).SERTIFIKASI : . .

Standarisasi Uji (Performance Test.dsb) .Standarisasi Produk (Spesifikasi dsb) 22 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto .Standarisasi Proses ( Pemasangan dsb) .STANDARISASI SEBAGAI PEGANGAN AWAL MELAKSANAKAN KEGIATAN BERPOTENSI BAHAYA : . Komisioning.

Nakertrans. Perindag KOMITE KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN LEMBAGA AKREDITASI **) (Interdep *) AKREDITASI **) Untuk Bidang: .SERTIFIKASI PADA KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN Institusi Yg berwenang *) Interdep : ESDM. (Perus.Jasa Konstruksi : LPJK .Jasa Non-Konstruksi: MESDM cq.UJI / KALIBRASI. Jasa Pengujian) SERTIFIKASI LAIK OPERASI Wujud Sertifikasi SERTIFIKASI KOMPETENSI (Lembaga (Perus.Uji Kalibrasi . Pemanfaat TL Pemanfaatan TL Transmisi (Pelanggan) Distribusi 23 Tenaga Teknik Ketenagali strikan Badan Usaha Penunjang Penyediaan TL Lab.PUIL LEMBAGA SERTIFIKASI KELAIKAN INSTALASI (Perus. LH.MSTQ : KAN . Kimpraswil. Jasa Independen) Pengujian) SERTIFIKASI SERTIFIKASI TANDA KESESUAIAN KESELAMATAN STANDAR PUIL Obyek Sertifikasi Instalasi Instalasi Pembangkitan. DJLPE Lembaga Sertifikasi LEMBAGA SERTIFIKASI TENAGA TEK (Asosiasi Perusahaan) LEMBAGA SERTIFIKASI BAD USAHA (Asosiasi Perusahaan) SERTIFIKASI BADAN USAHA LEMB.UJI / KALIBRASI LEMBAGA SERTIFIKASI PRODUK LEMBAGA PEMERIKSA KESESUAIAN STAND. SERT. Ristek. Jasa Pengujian) SERTIFIKASI LAB. LAB.

Keselamatan instalasi. pencegahan dan pengamanan terhadap terjadinya gangguan dan kerusakan yang mengakibatkan Instalasi tidak dapat berfungsi secara normal dan atau tidak dapat beroperasi. upaya mewujudkan kondisi akrab lingkungan dari Instalasi. dengan memberikan perlindungan. dengan memberikan perlindungan terhadap terjadinya pencemaran dan / atau pencegahan terhadap terjadinya kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan Instalasi. upaya mewujudkan kondisi andal dan aman bagi Instalasi. 24 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto .Keselamatan lingkungan.

dengan memberikan perlindungan. dengan memberikan perlindungan. pencegahan dan penyelesaian terhadap terjadinya kecelakaan masyarakat umum yang berhubungan dengan kegiatan Perusahaan. Keselamatan umum. upaya mewujudkan kondisi aman bagi masyarakat umum dari bahaya yang diakibatkan oleh kegiatan Instalasi dan kegiatan ketenagalistrikan lainnya dari Perusahaan. upaya mewujudkan kondisi aman bagi pekerja dari bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kegiatan Instalasi dan kegiatan ketenagalistrikan lainnya dari Perusahaan.BEBERAPA PENGERTIAN / DEFINISI Keselamatan kerja. pencegahan dan penyelesaian terhadap terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit yang timbul karena hubungan kerja yang menimpa pekerja. 25 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto .

26 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . upaya mewujudkan kondisi akrab lingkungan dari Instalasi. pencegahan dan pengamanan terhadap terjadinya gangguan dan kerusakan yang mengakibatkan Instalasi tidak dapat berfungsi secara normal dan atau tidak dapat beroperasi. dengan memberikan perlindungan. dengan memberikan perlindungan terhadap terjadinya pencemaran dan / atau pencegahan terhadap terjadinya kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan Instalasi. upaya mewujudkan kondisi andal dan aman bagi Instalasi. Keselamatan instalasi.Keselamatan lingkungan.

dengan memberikan perlindungan. upaya mewujudkan kondisi aman bagi pekerja dari bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kegiatan Instalasi dan kegiatan ketenagalistrikan lainnya dari Perusahaan. 27 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . upaya mewujudkan kondisi aman bagi masyarakat umum dari bahaya yang diakibatkan oleh kegiatan Instalasi dan kegiatan ketenagalistrikan lainnya dari Perusahaan. pencegahan dan penyelesaian terhadap terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit yang timbul karena hubungan kerja yang menimpa pekerja.BEBERAPA PENGERTIAN / DEFINISI Keselamatan kerja. pencegahan dan penyelesaian terhadap terjadinya kecelakaan masyarakat umum yang berhubungan dengan kegiatan Perusahaan. Keselamatan umum. dengan memberikan perlindungan.

Lingkungan Tempat Kerja.CONTENT / KISI – KISI KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN (K2) KOMITMEN / KEWAJIBAN PERUSAHAAN: MENERAPKAN K2 .VISI : Mewujudkan Instalasi Tenaga Listrik yang Aman.Standardisasi : SNI & SNI Wajib (SNI.Tanda 28 Keselamatan Pemanfaat Tenaga Listrik .Andal dan Ramah Lingkungan .Kecel diluar jam kerja. KESELAMATAN KERJA: Wujud : Aman dari Bahaya Perlindungan : Pekerja (Pegawai dan Out Sourcing) Pencegahan : Kecelakaan pada waktu kerja.APD.SPLN dan Standar Ketenagalistrikan Lainnya) 1.penyakit yang timbul akibat hubungan kerja Persyaratan : Tempat Kerja.Pemeriksaan kesehatan berkala.Prosedur Kerja.Tanda peringatan dan larangan.

KESELAMATAN UMUM: Wujud : Aman dari Bahaya Perlindungan : Masyarakat Umum sekitar Instalasi Pencegahan Persyaratan : Kecelakaan masyarakat umum : Tanda Peringatan dan larangan.Sertipikat Kesesuaian dengan Standar PUIL. Anton Suranto 29 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi .2.SLO.Tanda Keselamatan Pemanfaat TL.Sertipikat Kompetensi Pekerja.

RPL : Rencana Pemantauan Lingkungan UKL : Upaya Pengeloaan Lingkungan. Wajib AMDAL : RKL / RPL Tidak Wajib AMDAL : UKL / UPL Program Antisipasi Perubahan Iklim Anton Suranto 30 RKL : Rencana Pengelolaan Lingkungan .3. KESELAMATAN LINGKUNGAN: Wujud : Ramah lingkungan Perlindungan : Lingkungan Instalasi Pencegahan Persyaratan : Pencemaran Kerusakan Lingkungan : Baku Mutu Lingkungan (BML). UPL: Upaya Pengelolaan Lingkungnm Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi .

Sistem Keamanan Instalasi 31 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . SOP.Kebakaran : Prosedur O & M Peralatan.Latihan P2BK. KESELAMATAN INSTALASI: Wujud : Aman dan Andal Perlindungan : Instalasi Penyediaan Tenaga Listrik Pencegahan Persyaratan : Kerusakan Instalasi.Karakteristik Pengusahaan.4.Kesiapan APK.SOP P2BK.

PENGARUH “K 2” TERHADAP PENILAIAN TINGKAT KINERJA UNIT-UNIT PT PLN (Persero) DITETAPKAN DENGAN KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero) YANG MENGATUR TENTANG : SISTEM PENILAIAN TINGKAT KINERJA PT PLN (Persero) PEMBANGKITAN.WILAYAH.PENYALURAN & PUSAT PENGATUR BEBAN DAN JASA PENUNJANG 32 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto .DISTRIBUSI.

3. TSB : • • 1. Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . 6. Keselamatan Lingkungan 5. K2 Merupakan salah satu indikator kinerja yang dinilai pada “ Perspektif Bisnis Internal ” K2 Adalah indikator yang digunakan untuk mengukur ketaatan unit PLN untuk melaksanakan kewajiban : Standarisasi 2. DIR. Jika K2 ini tidak dilaksanakan. Keselamatan Instalasi dan Sertifikasi. 33 . 4. Keselamatan Kerja Keselamatan Umum.DALAM KEP. maka akan menjadi “ Salah satu faktor pengurang” penilaian tingkat kinerja unit.

TANGGAL 23 SEPTEMBER 2009 BAB XV.UNDANG-UNDANG KETENAGALISTRIKAN NOMOR 30 TAHUN 2009. KETENTUAN PIDANA Pasal 50 1) Setiap orang yang tidak memenuhi keselamatan ketenagalistrikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (1) yang mengakibatkan matinya seseorang karena tenaga listrik dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000.00 (lima ratus juta rupiah) .

00 (satu miliar rupiah) (3) Selain pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (2).000.000. (4) Penetapan dan tata cara pembayaran ganti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan .KETENTUAN PIDANA 2) Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik atau pemegang izin operasi dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 1. pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik atau pemegang izin operasi juga diwajibkan untuk memberi ganti rugi kepada korban.000.

000.000.Pasal 51 (1). Setiap orang yang tidak memenuhi keselamatan ketenagalistrikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (1) sehingga mempengamhi kelangsungan penyediaan tenaga listrik dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda palingbanyak Rp500. .00 (lima ratus juta rupiah).

000.00 (dua miliar lima ratus juta rupiah).PASAL 51 (2) Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)mengakibatkan terputusnya aliran listrik sehingga merugikan masyarakat.500. dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp2. .000.

upaya mewujudkan kondisi aman bagi pekerja dari bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kegiatan Instalasi dan kegiatan ketenagalistrikan lainnya dari Perusahaan. upaya mewujudkan kondisi aman bagi masyarakat umum dari bahaya yang diakibatkan oleh kegiatan Instalasi dan kegiatan ketenagalistrikan lainnya dari Perusahaan. dengan memberikan perlindungan. pencegahan dan penyelesaian terhadap terjadinya kecelakaan masyarakat umum yang berhubungan dengan kegiatan Perusahaan. 38 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . dengan memberikan perlindungan.BEBERAPA PENGERTIAN / DEFINISI Keselamatan kerja. Keselamatan umum. pencegahan dan penyelesaian terhadap terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit yang timbul karena hubungan kerja yang menimpa pekerja.

Keselamatan lingkungan. Keselamatan instalasi. dengan memberikan perlindungan terhadap terjadinya pencemaran dan / atau pencegahan terhadap terjadinya kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan Instalasi. dengan memberikan perlindungan. upaya mewujudkan kondisi akrab lingkungan dari Instalasi. 39 Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi Anton Suranto . upaya mewujudkan kondisi andal dan aman bagi Instalasi. pencegahan dan pengamanan terhadap terjadinya gangguan dan kerusakan yang mengakibatkan Instalasi tidak dapat berfungsi secara normal dan atau tidak dapat beroperasi.

TERIMAKASIH SELAMAT BEKERJASAMA DAN SAMA-SAMA BEKERJA Berbagi dan menyebarkan ilmu Pengetahuan serta Nilai-Nilai Perusahaan Anton Suranto .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful