Anda di halaman 1dari 10

Rahasia Piramida dan hubungannya dengan bintang Orion

Letak deretan piramida di Gizeh meniru persis deretan bintang pembentuk sabuk Osiris dalam rasi bintang Orion. (Foto: Repro PM Magazin) Rahasia piramida kini sudah terpecahkan dengan teori Orion. Lorong buntu di dalamnya jelas menuju ke arah bintang Orion di langit. Piramida itu benar-benar bertugas sebagai bandar laut pemberangkatan kapal yang akan ditumpangi roh firaun yang mau berlayar ke tempat Godfather-nya, Osiris. Piramida ialah bangunan berbentuk limas dari tumpukan batu gede, untuk menaungi makam. Piramida pertama dibangun di Sakkara oleh firaun (raja) Zoser dari dinasti firaun ke-3, antara tahun 2780 2680 SM. Bangunannya masih sederhana berupa piramida undak-undakan. Dinasti firaun pertama dan kedua agaknya melempem. Mereka tidak meninggalkan prasasti, arsip, apalagi monumen purbakala. Sebaliknya, firaun Khufu dari dinasti ke-4 begitu hebat membangun piramida yang megah di Giza sebagai bukti tingginya peradaban mereka. Orion tempat Osiris Kembali ke suasana malam di dekat piramida Gizeh pada awal cerita ini tadi. Di antara bintang-bintang di langit itu ada satu kelompok yang sangat menonjol indahnya, kalau dilihat dari Gizeh. Yaitu rasi (kumpulan bintang yang membentuk gambaran tertentu) bernama Orion. Beberapa bintang cemerlangnya membentuk gambaran persegi panjang seperti tubuh orang. Di tengah-tengahya melintang 3 bintang seolah-olah merupakan sabuk orang itu.

Dewa Kematian pelindung semua jenazah, Anubis, menyiapkan pharao yang akan berlayar ke ruang angkasa, untuk menyatu dengan Godfather-nya. (Repro: PM Magazin)

Sudut kiri atas tubuh persegi itu dibentuk oleh bintang Betelgeuse yang bersinar merah, sedangkan sudut kanan bawah dibentuk oleh Rigel yang lebih cemerlang berwarna biru. Di bawah sabuk tampak Nebula (awan dari gas) yang dibayangkan sebagai pedang Orion. Itulah tafsiran orang-orang Yunani tentang rasi bintang ini. Dalam mitologi Yunani, Orion seorang pemburu liar yang mbelubut, tidak mengenal budaya malu. Ia menonton dengan asyik Dewi Artemis yang sedang mandi di mata air pegunungan. Padahal Artemis itu putri Zeus, ketua Dewan Dewa-dewa. Karena sama-sama suka berburu, Orion dan Artemis memang sudah saling mengenal, tapi dosanya mengintip dewi yang sedang mandi, tak berampun lagi. Artemis mengirim kalajengking untuk menyengat pemburu kurang ajar itu di tumitnya. Zeus yang merasa kasihan terhadap kedua makhluk itu kemudian turun tangan, dan melempar keduanya ke ruang angkasa. Sampai sekarang mereka mengorbit terus sebagai rasi bintang Orion dan Scorpio. Dalam orbitnya, Orion diikuti anjingnya yang setia, Sirius. Bagi orang Mesir kuno, rasi bintang Orion bukan gambaran pemburu liar yang disengat kalajengking, tapi Dewa Osiris yang sedang membawa tongkat komando. Bintang utamanya ialah 3 bintang pembentuk sabuk Orion yang mereka sebut (dari kiri ke kanan) Alnitak, Alnilam, dan Mintaka. Menurut para ahli nujum dan falak Mesir, penasihat firaun, di bintang Alnitak itulah bersemayam Osiris. Ia diikuti dengan setia oleh permaisurinya, Isis, yang menetap di bintang Sirius. Rasi bintang itu jadi lebih merupakan tempat bersemayam Dewa Osiris yang telah berjasa bagi rakyat Mesir. Osiris anak Dewa Geb dari bumi dan Dewi Nut dari langit. Ia mempunyai saudara kembar lakilaki bernama Seth, dan adik perempuan kembar juga bernama Isis dan Nephthys. Setelah ayahnya pensiun dan tinggal di langit, Osiris meneruskan mengelola Mesir di muka bumi, dan mengawini adik perempuannya, Isis, sebagai permaisuri. Osiris terkenal sebagai firaun yang getol mengajari rakyat Mesir, bagaimana menanam gandum dan anggur (tanaman) untuk menghasilkan roti dan anggur (minuman). Di bawah pengelolaannya, Mesir kuno menjadi negeri yang subur makmur, tata-tenteram, karta-raharja. Tapi ia juga dimitoskan dibunuh oleh saudara kembarnya, Seth, yang iri melihat keberhasilannya sebagai firaun. Jenazahnya disemayamkan dalam piramida, dan ditiupi napas kehidupan oleh Isis. Setelah merasa isis (segar sejuk), Osiris hidup kembali, dan bisa pulang ke langit, tempat ayahnya menikmati masa pensiun sebagai dewa. Ia menetap di bintang Alnitak. Ini memang mitos, tapi bagusnya seluruh rakyat Mesir kuno percaya. Para firaun yang berkuasa kemudian juga ainul yakin bahwa Osiris sekarang tinggal di Alnitak dalam rasi bintang Orion.

4 RASI BINTANG SEBAGAI PENUNJUK ARAH.


oleh KF BUMI & ALAM Semesta (Catatan) pada 5 Juli 2011 pukul 5:58

RASI BINTANG PARI : Rasi bintang yang bisa ditemukan dan bisa dilihat di langit adalah rasi bintang pari/crux. Rasi bintang ini berbentuk pari/layang-layang/salib dan bisa kita lihat pada langit malam dengan arah agak ke selatan. Yah, salah satu fungsi rasi bintang juga adalah sebagai petunjuk arah pada malam hari kalo tiba-tiba kita kehilangan arah. Pada setiap rasi bintang, ada satu bintang yang paling terang, dan biasanya dalam peta rasi bintang diberi simbol (lihat gambar)

rasi bintang pari/crux arah selatan RASI BINTANG ORION/WALUKU : Rasi bintang kedua yang bisa ditemukan sendiri di langit, tentunya setelah liat peta rasi bintang adalah rasi bintang orion/pemburu. Rasi bintang ini dapat dilihat di langit sebelah barat. Dinamai Orion, yang artinya adalah pemburu, rasi bintang ini didedikasikan bagi Orion, putera Neptune, seorang pemburu terbaik di dunia. Orion ini mudah dikenali dengan adanya 3 bintang kembar yang berjajar membentuk sabuk Orion (Orion Belt). Satu lagi yang menarik bagi di rasi orion ini adalah adanya bintang Bellatrix dan Betelgeuse pada konstelasinya. Bellatrix identik dengan tokoh dalam Harry Potter, sedangkan Betelgeuse adalah salah satu judul film anak2 waktu dulu. Ternyata kedua nama itu adalah nama bintang, termasuk Sirius, Remus, Regulus, dan lain-lain dalam dunia perfilman. Selain sebagai petunjuk arah barat, rasi bintang orion ini/waluku dalam bahasa Indonesia sering dijadikan sebagai tanda bagi para petani jaman dulu untuk mulai menggarap sawah dan ladangnya.

Rasi Bintang Orion/Pemburu arah barat petunjuk musim bercocok tanam RASI BINTANG GREAT BEAR/BIDUK : Rasi Bintang ketiga yang mungkin paling populer dan dapat dikenali, menjadi petunjuk arah utara adalah rasi bintang Biduk/Great Bear/Beruang besar yang menunjukkan arah utara. Bentuknya seperti gayung, dan terdiri dari 7 buah bintang, karena itu juga terkadang rasi bintang ini disebut sebagai konstelasi bintang tujuh. Rasi bintang ini terlihat sepanjang tahun di langit utara.

Rasi Bintang Biduk/Great Bear arah utara RASI BINTANG SCORPIO : Rasi bintang keempat yang bisa dikenali dan menjadi petunjuk arah adalah rasi bintang scorpio. Rasi bintang satu ini agak susah dicari, karena jumlah bintang yang membentuk konstelasinya cukup banyak. Rasi Scorpio ini menjadi petunjuk arah tenggara/timur langit. Dalam mitologi yunani kuno, Scorpio ini adalah utusan Apollo untuk membunuh sang Pemburu, Orion. Pada konstelasi ini juga terdapat bintang Antares, salah satu bintang paling terang yang pernah ditemukan.

Mitologi Yunani adalah kumpulan legenda Yunani tentang dewa-dewi Yunani serta para Pahlawan-pahlawan yang berawal dan tersebar melalui tradisi lisan. Para dewa-dewi ini pun digambarkan seperti manusia dan terdapat humanisasi dari setiap sifat dan karakternya. Para dewa-dewi biasanya turun ke bumi untuk membantu manusia dan mereka memperistri atau mempersuami manusia, sehingga anak dari keturunan mereka disebut sebagai pahlawan. Dalam perkembangannya, manusia Yunani memiliki kemampuan untuk mengamati fenomena langit dan mengenali pola bintang-bintang dan mengelompokkannya menjadi sebuah rasi bintang. Tentu saja penamaan rasi bintang juga berkaitan dengan nama-nama dewa-dewi dan pahlawan (anak persenyawaan dewa dan manusia) Yunani. Mereka melihat titik-titik bintang yang berdekatan mempunyai pola dan membentuk gambar yang mirip dengan dewa-dewi mereka. Seperti halnya rasi bintang, planet-planet pun juga memiliki nama seperti nama dewa-dewi Yunani. Jika kita berkunjung ke planetarium yang terletak di Taman Ismail Marzuki, kita dapat melihat representasi dari tata surya itu sendiri. Salah satunya adalah planet-planet dan rasi bintang. Pada zaman Yunani kuno, nama planet dinamakan dengan nama dewa-dewi Yunani. Barangkali hal ini dianggap sebagai penghargaan yang tinggi orang-orang Yunani terhadap dewa-dewi mereka yang konon menguasai langit. Seperti yang sudah masyarakat dunia kenal, planetplenet tersebut adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Neptunus, Uranus dan Pluto (dewasa ini Pluto tidak dianggap sebagai planet oleh para astronom). Nama Yunani atas planet-planet tersebut adalah (dengan urutan yang sama) Hermes, Aphrodite, Gaia, Ares, Zeus, Kronos, Uranos, Poseidon, dan Pluton. Dewa-dewi tersebut merupakan dewa-dewi utama dalam mitologi Yunani. Dewa Zeus yang dianggap sebagai dewa tertinggi dan merupakan pimpinan para dewa, disamakan dengan planet Jupiter. Penamaan ini dilihat Jupiter yang mempunyai ukuran paling besar di antara planet-planet yang lain. Oleh karena itu, wajar saja jika planet ini bernama Zeus. Sedangkan matahari dinamai Helios (dewa matahari) dan Bulan dinamai Selene/ Artemis (dewi perburuan) Rasi bintang yang paling besar adalah Orion. Rasi bintang ini mudah dikenali dan terlihat di seluruh belahan dunia kerena rasi bintang ini terdiri dari bintang-bintang yang terang. Di sebelah rasi bintang Orion terdapat sungai Eridanus dengan dua anjing pemburunya, yakniCanis Major (anjing besar) dan Canis Minor (anjing kecil)melawan Taurus, sang kerbau. Buruan lainnya seperti Lepus, si kelinci, juga ada di dekatnya. Rasi bintang Orion sangat bermanfaat dalam menentukan letak bintang-bintang lain. Dalam mitologi Yunani, Orion dikisahkan sebagai sang pemburu yang berpedang dan bersabuk. Dia mempunyai seekor anjing bernama Sirius. Dalam salah satu versi, Orion menganggap dirinya sebagai pemburu terbesar di dunia. Hal ini terdengar oleh Hera, istri Zeuus dan dia memutuskan untuk mengirim kalajengking pada Orion. Orion pun disengat hingga mati oleh kalajengking itu. Zeus menyesali hal ini dan menempatkan Orion di langit. Kalajengking itu pun juga ditempatkan di langit, sebagai rasi bintang Scorpius, yang kini dikenal sebagai salah satu zodiak. Dalam astrologi barat rasi ini juga dikenal sebagai "Scorpio". Rasi ini berada di antara Libra di sebelah barat dan Sagitarius di sebelah timur.

Rasi ini adalah suatu rasi besar yang terletak di belahan selatan dekat pusat Bima Sakti. Dalam salah satu versi pula, Orion dikisahkan mati karena dibunuh oleh Artemis (dewi perburuan/rimba) yang menaruh hati padanya. Rasi bintang lainnya adalah Capricornus. Capricornus adalah salah satu dari rasi bintang zodiak juga, biasanya dikenal sebagai Capricorn Rasi ini dilambangkan dengan kambing bertanduk. Oleh karena itu orang yang berzodiak Capricorn ini konon suka menyeruduk orang-orang di sekitarnya. Rasi bintang lainnya yaitu Aries yang digambarkan seperti domba dan Hercules yang merupakan nama romawi dari Heracles. Heracles merupakan pahlawan. Hidupnya penuh dengan penderitaan. Namun, dia menjadi sangat termashur ketika dia sudah menyelesaikan dua belas tugas yang diberikan dewa Olimpus terhadapnya. Andromeda, yang dikenal sebagai sebuah galaksi, juga merupakan nama sebuah rasi bintang. Rasi bintang ini dogambarkan sebagai putri yang bernama Andromeda. Rasi bintang ini terletak di langit utara dekat dengan Pegasus. Rasi ini cukup panjang dan redup, serta membentuk huruf "A". Dalam suatu versi, Andromeda digambarkan sebagai putri yang perkasa dan berani. Pegasus merupakan rasi bintang yang dilambangkan dengan kuda terbang. Pegasus merupakan anak dari Poseidon (Neptunus) dan Medusa. Pegasus dilahirkan melalui kepala medusa yang dipenggal oleh Perseus Ketika kepala Medusa dipenggal, keluarlah Krisaor (raksasa) dan Pegasus sebagai kuda bersayap yang hidup abadi. Perseus yang merupakan anak Zeus dengan manusia juga terdapat dalam rasi bintang di belahan utara.
1 Mei: Venus: 8.7 T 5 Mei: Hujan Meteor Eta Aquarid 10 Mei: Gerhana Matahari Cincin 10 Mei: Bulan Baru 12 Mei: Bulan-Jupiter: 2.39 U 13 Mei: Bulan di Apogee 23 Mei: Bulan-Saturnus: 3.7 U 25 Mei: Gerhana Bulan Penumbra 25 Mei: Bulan Purnama 26 Mei: Bulan di Perigee 29 Mei: Venus-Jupiter: 1 U Magnitudo tampak 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 26.73 1.47 0.72 0.04 var 0.01 0.03 0.12 0.34 0.50 0.58 var 0.60 0.71 0.77 0.85 var 0.96 1.04 CMa Car Boo 1 Cen Lyr Ori CMi Eri Ori Cen 1 Aur Aql Tau 2 Aur Vir Penamaan Bayer Nama diri Matahari Sirius Canopus Arcturus Alpha Centauri A Vega Rigel Procyon Achernar Betelgeuse Hadar (Agena) Capella A Altair Aldebaran Capella B Spica Jarak (tahun cahaya) 0.000 016 8.6 310 37 4.4 25 770 11 140 430 530 42 17 65 42 260 Sirius di SIMBAD. Canopus di SIMBAD. Arcturus di SIMBAD. Alpha Centauri A di SIMBAD. Vega di SIMBAD. Rigel di SIMBAD. Procyon di SIMBAD. Achernar di SIMBAD. Betelgeuse di SIMBAD. Hadar (Agena) di SIMBAD. Capella A di SIMBAD. Altair di SIMBAD. Aldebaran di SIMBAD. Capella B di SIMBAD. Spica di SIMBAD. Pranala luar

Magnitudo tampak 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 1.09 1.15 1.16 1.25 1.30 1.33 1.35 1.40 1.51 1.62 1.63 1.64 1.68 1.70 1.70 1.70 1.74 1.76 1.78 1.80 1.82 1.84 1.85 1.86 1.87 1.89 1.90 1.91 1.92 1.96 1.98 2.00

Penamaan Bayer Sco Gem PsA Cyg Cru 2 Cen Leo 1 Cru CMa Sco Cru Ori Tau Car Ori 1 Ori Gru UMa 1 Vel Sgr Per CMa UMa Sco 1 UMa Aur Gem Pav TrA 1 Gem CMa Hya
2

Nama diri Antares Pollux Fomalhaut Deneb Becrux Alpha Centauri B Regulus Acrux A Adara Shaula Gacrux Bellatrix El Nath Miaplacidus Alnilam Alnitak A Al Na'ir Alioth Regor A Kaus Australis Mirfak Wezen Benetnasch (Alcaid) Sargas Dubhe A Menkalinan Alhena Peacock Atria Castor A Murzim Alphard

Jarak (tahun cahaya) 600 34 25 3200 350 4.4 77 320 430 700 88 240 130 110 1300 820 100 81 840 140 590 1800 100 270 120 82 100 180 420 52 500 180

Pranala luar Antares di SIMBAD. Pollux di SIMBAD. Fomalhaut di SIMBAD. Deneb di SIMBAD. Becrux di SIMBAD. Alpha Centauri B di SIMBAD. Regulus di SIMBAD. Acrux A di SIMBAD. Adara di SIMBAD. Shaula di SIMBAD. Gacrux di SIMBAD. Bellatrix di SIMBAD. El Nath di SIMBAD. Miaplacidus di SIMBAD. Alnilam di SIMBAD. Alnitak A di SIMBAD. Al Na'ir di SIMBAD. Alioth di SIMBAD. Regor di SIMBAD. Kaus Australis di SIMBAD. Mirfak di SIMBAD. Wezen di SIMBAD. Benetnasch (Alcaid) di SIMBAD. Sargas di SIMBAD. Dubhe di SIMBAD. Menkalinan di SIMBAD. Alhena di SIMBAD. Peacock di SIMBAD. Atria di SIMBAD. Castor A di SIMBAD. Murzim di SIMBAD. Alphard di SIMBAD.

Magnitudo tampak 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 2.00 2.01 var 2.03 2.04 2.05 2.06 2.06 2.06 2.06 2.08 2.09 2.10 2.12 var 2.13 2.14 2.20 2.21 2.23 2.23 2.24 2.24 2.25 2.25 2.25 2.26 2.27 2.27 2.27 2.28 2.28 2.29 2.29

Penamaan Bayer Ari UMi 1 Vel Cet Ori Sgr Cen And And UMi 2 Cru Oph Per Gru Leo Cen Pup Vel Dra 1 CrB Cyg Cas Car Ori 1 And 1 UMa Cas Cen 1 Leo Lup Sco Sco

Nama diri Hamal Polaris Koo She A Deneb Kaitos Saiph Nunki Menkent Alpheratz Mirach Kochab Acrux B Ras Alhague Algol Gruid Denebola Muhlifain Naos Suhail Etamin Gemma A / Alphecca A Sadr Schedar Aspidiske Mintaka A Almach A Mizar A Caph Birdun Algieba A Alpha Lupi Dschubba Wei

Jarak (tahun cahaya) 66 430 80 96 720 220 61 97 200 130 320 47 93 170 36 130 1400 570 150 75 1500 230 690 916 350 78 54 380 130 550 400 65

Pranala luar Hamal di SIMBAD. Polaris di SIMBAD. Koo She di SIMBAD. Deneb Kaitos di SIMBAD. Saiph di SIMBAD. Nunki di SIMBAD. Menkent di SIMBAD. Alpheratz di SIMBAD. Mirach di SIMBAD. Kochab di SIMBAD. Acrux B di SIMBAD. Ras Alhague di SIMBAD. Algol di SIMBAD. Gruid di SIMBAD. Denebola di SIMBAD. Muhlifain di SIMBAD. Naos di SIMBAD. Suhail di SIMBAD. Etamin di SIMBAD. Alphecca di SIMBAD. Sadr di SIMBAD. Schedar di SIMBAD. Aspidiske di SIMBAD. Mintaka di SIMBAD. Almach di SIMBAD. Mizar A di SIMBAD. Caph di SIMBAD. Birdun di SIMBAD. Algieba di SIMBAD. Alpha Lupi di SIMBAD. Dschubba di SIMBAD. Wei di SIMBAD.

Magnitudo tampak 80 81 82 83 84 85 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 2.32 2.35 2.35 2.37 2.38 2.38 2.39 2.40 2.40 2.4 2.42 2.43 2.43 2.44 2.46 2.49 2.50

Penamaan Bayer Cen UMa Boo Phe Sco Vir Cas Peg CMa 1 Car Peg UMa Oph Cep Vel Peg Cyg

Nama diri Marfikent Merak Izar Ankaa Girtab Girtab Tsih Enif Aludra Avior A Scheat Phecda Sabik Alderamin Markab Markab Gienah

Jarak (tahun cahaya) 310 79 210 77 460 460 610 670 3200 630 200 84 84 49 540 140 72

Pranala luar Marfikent di SIMBAD. Merak di SIMBAD. Izar di SIMBAD. Ankaa di SIMBAD. Girtab di SIMBAD. Girtab di SIMBAD. Gamma Cassiopeiae di SIMBAD. Enif di SIMBAD. Aludra di SIMBAD. Avior di SIMBAD. Scheat di SIMBAD. Phecda di SIMBAD. Sabik di SIMBAD. Alderamin di SIMBAD. Markab di SIMBAD. Markab di SIMBAD. Gienah di SIMBAD.