Anda di halaman 1dari 15

HUSNI

NIM. 060301014
PENDIDIKAN EKONOMI

FAKULTAS PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL


INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
IKIP PGRI JEMBER
Jl. Jawa 10 Tegalboto Jember
Pembangunan
Ekonomi
Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan
Pembangunan Ekonomi

 Pertumbuhan Ekonomi  peningkatan hasil


produksi (Output) dalam tingkatan nyata ekonomi
dan diukur melalui angka perubahan hasil produksi
setiap tahunnya dalam jangka panjang
 Pembangunan Ekonomi  proses dan langkah-
langkah yang dilakukan oleh suatu negara untuk
meningkatkan PNB dan Pendapatan per kapita
penduduknya dalam upaya mencapai pertumbuhan
HO ekonomi
ME
Rumus Menghitung
Pertumbuhan Ekonomi :

PNB tahun berlangsung – PNB tahun yang lalu x 100 %


PNB tahun yang lalu
Faktor² yang mempengaruhi Pertumbuhan
Ekonomi

 Sumber Daya Alam


 Sumber Daya Modal dan Teknologi
 Jumlah Penduduk dan Kualitas Penduduk
 Sistem Sosial dan Sikap Masyarakat
 Luas Pasar atau Pangsa Pasar
Tujuan Inti Pembangunan

 Peningkatan ketersediaan serta perluasan


distribusi berbagai macam barang kebutuhan
hidup yang pokok
 Peningkatan Standar hidup
 Perluasan pilihan-pilihan ekonomis dan
sosial
Sumber Pembiayaan Pembangunan
Ekonomi :

1. Simpanan domestik
2. Investasi asing
3. Bantuan luar negeri:
– Bantuan Ekonomi
– Bantuan Teknis
– Bantuan Militer
Karakteristik sebagian besar Negara
Sedang Berkembang:

 PNB per-kapita yang rendah


 Ekonomi Agraris
 Kondisi Kesehatan yang memprihatinkan
 Tingkat Buta Huruf yang tinggi
 Tingginya angka pertumbuhan Penduduk
Inti
Permasalahan
Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan
Ekonomi:

 Pendapatan Nasional
 Produk Nasional (PNB)
 Kesempatan Kerja
 Perekonomian yang stabil
 Neraca Pembayaran Luar Negeri
 Distribusi Pendapatan yang Merata
Masalah² yang dihadapi dalam
pelaksanaan Pembangunan ekonomi
di Indonesia
 Masalah Kependudukan:
a) Jumlah penduduk yg sangat besar
b) Laju pertumbuhan penduduk yang pesat
c) Komposisi penduduk menurut umur yg tidak menguntungkan
d) Penyebaran penduduk yg tidak merata
e) Arus urbanisasi yg relatif tinggi

1. Mengendalikan tingkat kelahiran dg Program KB


solusi 2. Menurunkan tingkat kematian ibu & anak melalui
program Peningkatan gizi keluarga
3. Mengadakan transmigrasi lokal maupun nasional
sbg penyebaran penduduk
4. Menyelenggarakan proyek² di daerah serta proyek
padat karya untuk meningkatkan taraf hidup
masyarakat dan mengurangi arus urbanisasi
 Masalah Kemiskinan

solusi 1. Kebijakan Trilogi Pembangunan


2. Kebijakan Inpres Desa Tertinggal (IDT)
3. Pemberian Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP)
4. Kebijakan Intensifikasi Khusus (Insus)
5. Pemberdayaan Koperasi
6. Pemberian Kredit Usaha Kecil (KUK)
7. Pengembangan Kawasan Terpadu
8. Program Bapak Angkat untuk Usaha Kecil
 Keterbelakangan:
• Pendidikan
• Kesehatan
• Kemajuan Teknologi
• Sikap Mental Ekonomi  KKN, kurang
disiplin, pembajakan, dll
• Ekonomi
 Lapangan Pekerjaan
1. Peningkatan Pendidikan
2. Pemberian Kursus-kursus Ketrampilan
solusi
3. Pemerataan Pembangunan
4. Proyek-proyek padat karya
5. Pemberian Kredit-kredit Usaha Kecil
 Pemerataan Pembangunan

Delapan Jalur Pemerataan dalam Pelaksanaan Pembangunan:


solusi  Pemerataan Pemenuhan Kebutuhan Pokok Rakyat Banyak
 Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan
pelayanan kesehatan
 Pemerataan pembagian pendapatan
 Pemerataan Kesempatan kerja
 Pemerataan Kesempatan Berusaha
 Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam
pembangunan
 Pemerataan pembangunan ke seluruh wilayah tanah air
 Pemerataan kesempatan untuk memperoleh keadilan
Dampak Pembangunan
Ekonomi
 Dampak Positif:
a) Terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat
b) Pendapatan masyarakat akan bertambah shg kesejahteraan
masyarakat meningkat
c) Fasilitas umum dapat terpenuhi
d) Terjadi perubahan struktur ekonomi dari agraris ke industri
 Dampak Negatif
a) Meningkatnya urbanisasi
b) Terjadinya pencemaran lingkungan
c) Perusakan lingkungan hidup karena industri yang tidak
terkontrol