Anda di halaman 1dari 1

PERANAN PENDIDIKAN KESEHATAN PADA IBU DALAM MENGGUNAKAN SARANA AIR

BERSIH TERHADAP PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA DI KECAMATAN MARAWOLA


KABUPATEN DONGGALA

Oleh: Tjitrowati Djaafar 14930/III-2/2405/00


Program Pascasarjana Universitas Gajah Mada Yogyakarta 2002

ABSTRAK

Latar Belakang: Sampai saat ini diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat,
dengan angka kesakitan diare 230-330 per 1.000 penduduk untuk semua golongan umur dan
1.6-2.2 episode diare setiap tahunnya untuk golongan umur balita yang antara lain disebabkan
tertelannya bakteri pathogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh
pendidikan kesehatan antara metode penyuluhan yang disertai dengan folder dan penyuluhan
tanpa folder terhadap nilai pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu balita dalam penggunaan
sarana air bersih terhadap pencegahan berjangkitnya penyakit diare.

Metode: Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental dengan rancangan Nonequivalent


Control Group Design With Pre-test and Pos-test. Subjek dalam penelitian 70 orang ibu balita,
35 orang diberikan pendididkan kesehatan melalui metode penyuluhan yang disertai dengan
folder dan 35 orang diberikan penyuluhan tanpa folder.

Hasil: Setelah dianalisis menggunakan t-test, memperlihatkan hasil bahwa pendidikan


kesehatan melalui metode penyuluhan yang disertai dengan folder lebih meningkatkan
pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu balita dalam menggunakan sarana air bersih terhadap
pencegahan terjangkitnya penyakit diare dibandingkan dengan metode penyuluhan tanpa
folder.

Kesimpulan: Pendidikan kesehatan melalui metode penyuluhan yang disertai dengan folder
lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu balita dalam menggunakan
sarana air bersih terhadap pencegahan berjangkitnya penyakit diare.

Kata Kunci: Pendidikan kesehatan-air bersih-diare-ibu balita.