Anda di halaman 1dari 41

Presentasi kasus DIABETES MELITUS Oleh Sophika Umaya

IDENTITAS PASIEN

Nama Umur Agama Alamat Suku bangsa Pekerjaan

: Tn. Sardi : 70 tahun : Islam : Jati negara – Jakarta timur : Jawa : Pegawai kantor

Tanggal masuk : 15 juli 2010

• Keluhan utama : pasien tidak sadarkan diri sejak 3 jam SMRS ( setelah sholat magrib) • RPS : Pasien datang ke UGD RSPAD dengan tidak sadarkan diri sejak 3 jam SMRS.

Gejala Tidak Khas Kesemutan • • • • • Cepat lelah & mengantuk Kesemutan Gatal di daerah genital Penglihatan Kabur Gangguan pendengaran Sering timbul bisul Penglihatan kabur impotensi .

Ada faktor keturunan seperti ini. tidak ada yang sakit .Minum obat teratur Tidak rutin kontrol gula darah Tidak pernah olahraga Pola makan diatur Riwayat 1x dirawat di RS karena gula darah yang tinggi.

m(-).• Pemeriksaan fisik BB : 64 kg TB : 156 cm CA-/-. pupil isokor Paru: Vesikuler. 1999. Rh-/Wh-/- KU : TSS KS : CM TTV : TD: 220/110 mmHg N : 90 x/mnt RR: 22 x/mnt S : 36.SI-/-. edema (-) World Health Organization/International Diabetes Federation.RC+/+.70 C normocephal cor: BJ I-II reg. G(-) NT suprapubik (-) Ulkus diabetikum Akral hangat. . Diabetes Care 2001. 24 (Suppl 1): S5–20.

Pemeriksaan Penunjang Tanggal 29/05/07 jam 17:13:39 . 1 juta/ul 21.000 – 400.5 mg/dl < 140 mg/dl NEGATIF .800 /ul 150.000 /ul 80 – 96 fl 27 – 32 pg 32 – 36 g/dl .3 – 6.5 – 1.000 /ul 85 fl 29 pg 33 g/dl Nilai Rujukan 12 – 16 g/dl 37 – 47 % 4.8 g/dl * 35 % * 4.Kimia Ureum Kreatinin Glukosa Sewaktu Aceton Darah : : : : Hasil 32 mg/dl 1.4 mg/dl 372 mg/dl * +/POSITIF * Nilai Rujukan 20 – 50 mg/dl 0.0 juta/ul 4800 – 10.Darah rutin Hb Ht Eritrosit Leukosit Trombosit MCV MCH MCHC : : : : : : : : Hasil 11.600 /ul * 263.

000 /ul 0.3 – 6.1.000 – 400.5 .1 g/dl 36 % * 4.0 juta/ul 4800 – 10.3 juta/ul 22.Tanggal 30/05/07 Hb Ht Eritrosit Leukosit Trombosit Retikulosit MCV MCH MCHC Hitung Jenis  Basofil  Eosinofil  Batang  Segmen  Limfosit  Monosit : : : : : : : : : : : : : : : 12.0 % 83 fl 28 pg 34 g/dl 0 0 * 0 * 84 % * 16 % * 0 * 12 – 16 g/dl 37 – 47 % 4.800 /ul 150.000 /ul 1.5 % 80 – 96 fl 27 – 32 pg 32 – 36 g / dl 0–1% 1–3% 2–6% 50 -70 % 20 – 40 % 2–8% .600 /ul * 285.

5 mg/dl 3.5 g/dl < 200 mg/dl < 200 mg/dl < 1.1 mEq/L 102 mEq/L 319 U/L * Hasil ++ / POS 2 * ++ / POS 2 * – / Neg 8 – 9 – 10 12 – 15 – 20 – / Neg – / Neg + / Pos .5 mg/dl * 145 mEq/L 4.5 -5.Urin Lengkap Protein Glukosa Bilirubin Eritrosit Leukosit Torak Kristal Epitel : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Hasil 6.3 mg/dl < 1.Kimia Protein total Albumin Globulin Cholesterol Trigliserida Bilirubin total Bilirubin direct Bilirubin indirect SGPT SGOT Ureum Creatinin Asam urat Natrium Kalium Klorida Alkali fosfatase (wnt) .3 mg/dl 135 – 145 mEq/L 3.5 – 1.3 mEq/L 97 – 107 mEq/L < 258 U/L Nilai Rujukan – – – < 2 / LPB < 5 / LPB – – + 15 U/L 20 U/L 24 mg/dl 0.3 g/dl 3.4 mg/dl Nilai Rujukan 6 – 8.5 – 5.8 2..0 g/dl 2.5 – 3.5 229 mg/dl * 192 mg/dl 0.5 g/dl 3.5 – 5.9 mg/dl 2.5 mg/dl < 0.1 mg/dl < 40 U/L < 35 U/L 20 -50 mg/dl 0.

meropenen. cefpirom. destruksi atau kelainan lain ossa pedis sinistra Kultur pus. ciprofloxacin. cefoperazone .Foto pedis sinistra. 30 Mei 2007 Mikroskopik langsung : batang gram (-) Hasil biakan : Pseudomonas sp Antibiotik sensitif : amikacin.30Mei‘07 Kesan : tak tampak osteomyelitis.

00 Tgl 01 / 06 / 07 Glukosa Sewaktu Aseton darah Tgl 02 / 06 / 07 Glukosa Sewaktu : : : : : Hasil 278 mg/dl * 288 mg/dl * Hasil 396 mg/dl * + / POS * Hasil 390 mg/dl * Nilai Rujukan < 110 mg/dl < 184 mg/dl Nilai Rujukan < 140 mg/dl – Nilai Rujukan < 140 mg/dl .Tgl 30 / 05 / 07 jam 05:15:58 Hasil Nilai Rujukan Glukosa Sewaktu Aseton darah Tgl 31 / 05 / 07 jam 05:37:50 Glukosa Sewaktu Aseton darah : : 394 mg/dl * + / POS * Hasil < 140 mg/dl – Nilai Rujukan < 140 mg/dl – : : 337 mg/dl * + / POS * Tgl 31 / 05 / 07 jam 11:14:30 Glukosa puasa Glukosa jam 11.

uncontrolled Ulkus diabetikum pedis sinistra ISK . overweight.DAFTAR MASALAH : DM tipe 2 dengan ketosis.

Faktor keturunan dari ibu kandung. Laboratorium : hiperglikemia dengan aseton (+). uncontrolled Anamnesis : terdapat keluhan khas DM .PENGKAJIAN DM tipe 2 dg ketosis. overweight. status gizi: Overweight. Minum obat DM tidak teratur dan tidak pernah olahraga. Pemeriksaan fisik : IMT 26. keluhan tidak khas DM.23 kg/m2. . kesan menurut klasifikasi WHO: BB lebih (Obes I).

btg gram (-) dan kuman anaerob. gelembung kecil (berisi air) → pecah →luka → bernanah + nyeri + 2 minggu SMRS. tanpa diketahui sebabnya.5 bulan SMRS.l : stapilokokus. Laboratorium: leukositosis → infeksi.ulkus diabetikum pedis sinistra Anamnesis: luka ± 1. Dan pada pasien ini. . Pemeriksaan fisik: ulkus dg st lokalis ulkus pedis regio dorsum pedis sinistra.o. Pseudomonas sp. stlh pus di kultur: bakteri gram (-). a. Ulkus kaki terinfeksi bs saja melibatkan bnyk m. streptokokus.

Tjdnya kaki diabetes → hiperglikemi → kelainan neuropati dan kelainan pembuluh darah → perubahan pada kulit dan otot yang → perubahan distribusi tekanan pada telapak kaki → mempermudah terjadinya ulkus. . Faktor aliran darah << menambah rumitnya pengelolaan kaki diabetes. Rentan thdp infeksi → mudah merebak mjd infeksi luas.

Dan karena px ini ad. dmn wanita lbh srg mdrt ISK krn uretra yg pendek. leukosuria. seksual dan mungkin perubahan Ph dan flora vulva dlm siklus menstruasi. anamnesis : tdk didptkan keluhan dlm BAK. tdk menunjukkan gejala. terutama pada wanita. wanita. ? ? . kecuali BAK nya yg terlalu sering yg merupakan manifestasi dari penyakit diabetesnya. msknya kuman dlm hub.ISK laboratorium : hematuria. Manifestasi klinis pd ISK dpt asimptomatis. Adanya riwayat DM yang tidak terkontrol maka px akan lebih rentan thdp infeksi yg mrpkn salah satu komplikasi kronis dari DM. proteinuria dan leukositosis.

Penatalaksanaan Rencana diagnostik Penyuluhan/ Edukasi suportif Medika mentosa .

dengan ketosis Rencana Diagnostik • Pemeriksaan radiologi : rontgen thoraks • Pemeriksaan kardiologi : EKG • Kurva harian gula darah + aseton • Profil lipid • LFT • Funduskopi • Pemeriksaan albuminuria mikro Rencana Terapeutik a.DM tipe 2.9 % 20 tpm Actrapid 3 x 10 U Rantin 2 x 1 tab Neurobion 2 x 1 tab . Medika Mentosa IVFD NaCl 0. overweight. uncontrolled.

Suportif Diet DM Penentuan kebutuhan kalori : Kalori basal : 50.4 kg x 25 kalori/kg = 1260 kalori Koreksi / penyesuaian : Umur > 40 tahun : 5 % x 1260 kalori = 63 kalori Aktifitas sedang : 20 % x 1260 kalori = 252 kalori BB gemuk : 20 % x 1260 kalori = 252 kalori Stress metabolik Total kebutuhan = 1260 – 63 + 252 – 252 = 1197 ≈ 1500 kalori .b.

microbological control. Inj. wound control. pressure control. vascular control. Ciprofloxacin 2 x 200 Metronidazol 3 x 500 g (amp) Edukasi Education control Pressure control .Ulkus diabetikum pedis sinistra Rencana Diagnostik (-) Rencana Terapeutik Perawatan kaki (ulkus diabetic) : metabolic control.

Konservatif  Banyak minum  Jangan menahan kencing  Jaga kebersihan vagina Edukasi  Menjelaskan kepada keluarga pasien tentang penyakit pasien. . Medika Mentosa  Amoksisilin 3 x 500 mg b.ISK Rencana Diagnostik  Kultur urin Rencana Terapeutik a. serta terapi yang diberikan. prosedur diagnostik.

PROGNOSIS Quo ad vitam : ad bonam Quo ad sanationam : dubia ad bonam Quo ad functionam : dubia ad bonam .

.

KLASIFIKASI DIABETES MELLITUS ( PERKENI 2006) DM Gestasional DM tipe 1 DM tipe lain • DEFEK GENETIK FUNGSI SEL BETA • DEFEK GENETIK KERJA INSULIN • PENYAKIT EKSOKRIN PANKREAS DM tipe 2 • ENDOKRINOPATI • KARENA OBAT/ZAT KIMIA • INFEKSI • IMMUNOLOGI • SINDROMA GENETIK LAIN YG BERHUB DGN DM .

37-41.: Diabetologic in Klinik und Praxis. 1984. . K. Thieme.Etiology of Type 1 DM Viruses Genetic Susceptibility (HLA-DQ) Autoimmune Process Beta-Cell Destruction ? Chemicals ? Nutrition Type 1 DM Modified from: Schoffling.

Kegagalan fungsi pankreas DM tipe 2 Defisiensi insulin Resistensi Insulin Sekresi insulin ↑ Hiperinsulinemia kronik Glucotoxicity to ß cell pancreas GD tetap tinggi Kegagalan pankreas Hiperglikemia kronik ß Cell exhaustion .

Insulin NORMAL Insulin Insulin Insulin Insulin Pintu terbuka Insulin Tenaga Glukosa dibakar Glukosa darah Pintu masuk sel Transporter glukosa .

Insulin DIABETES Pintu tertutup Tenaga Tak ada yang dibakar Glukosa darah Pintu masuk sel Transporter glukosa .

Resistensi Insulin .

Insulin   Hormon yang dihasilkan oleh pankreas Berfungsi untuk metabolisme glukosa .

Hipertiroid Kadar lemak abnorma ( HDL < 40 mg/dl.Risiko DM • • • • • • • • Usia > 45 tahun Kegemukan Hipertensi > 140/90 mmHg Riwayat melahirkan bayi > 4 kg Riwayat DM pada kehamilan Riwayat TGT atau GDPT Penderita PJK. Trigliserida > 200 mg/dl.TBC. kolesterol total > 200 mg/ dl Penting Check – up berkala …! .

Hubungan antara saat terdiagnosis diabetes dengan Fungsi Sel Beta Pankreas pada DM tipe 2 100 75 Fungsi sel Beta (%) 50 25 TGT Hiperglikemi Postprandial Fase I DM tipe 2 Fase II DM tipe 2 0 Fase III -12 -10 -6 -2 0 2 6 10 14 Tahun Sejak Diagnosis .

DM Tipe 2: Gangguan produksi insulin Kadar Insulin dalam darah (µU/ml) Normal 100 80 60 40 20 0 –30 0 30 60 90 120 Waktu makan (menit) 20g glucose Diabetes Plasma insulin (µU/ml) 120 120 100 80 60 40 20 0 20g glucose –30 0 30 60 90 120 Waktu makan (menit) Ward WK.7:491–502. Diabetes Care 1984. et al. .

Hyperosmolar Retinopati Nephropati Neuropati CAD PVD Stroke .Penyulit Diabetes Mellitus Akut Kronik Mikroangiopati Makroangiopati Hipoglikemia Ketoasidosis Nonketotic.

Pengobatan TUJUAN Jangka pendek : Menghilangkan gejala Menpertahankan rasa sehat /nyaman Jangka panjang : Mencegah komplikasi Mengurangi angka kesakitan dan kematian Cara: Menormalkan kadar glukosa darah. dan kadar insulin . Lipid (kolesterol. trigliserid).

Jenis-jenis insulin di pasaran Characteristics Onset of action 30-45 minutes 1-2 hours 2-4 hours 30-45 minutes 5-15 minutes 5-15 minutes Insulin preparations Short acting (Humulin R. Actrapid ) Intermediate acting (Humulin N. Insulatard) Long acting: glargine (Lantus) Premixed insulin (Humulin30/70.Mixtard) Peak of action 2-4 hours Duration of action 6-10 hours 16-18 hours 4-8 hours 16-20 hours Unpredictable 16-18 hours 2-4 hours Rapid acting : Lispro. Novo rapid) Premixed Lispro/aspart (Humalog Mix25.Aspart (Humalog. Novomix ) 4 hours 1-2 hours 16-18 hours 1-2 hours .

5-8 200-239 100-129 150-199 23-25 130-140/80-90 Buruk ≥126 ≥180 >8 ≥240 ≥130 ≥200 >25 Tekanan darah (mmHg) >140/90 .9 ≤130/80 Sedang 101-125 145-179 6.5 <200 <100 >45 <150 18.Target Pengendalian Diabetes (PERKENI 2006) Baik Gula darah puasa ( mg/dl) Gula darah 2 jam (mg/dl) A1c (%) Kolesterol total (mg/dl) Kolesterol LDL ( mg/dl) Kolesterol HDL (mg/dl) Trigliserida( mg/dl) IMT ( kg/m2) 80-100 80-144 <6.5-22.

BMJ 2000. *p<0.LESSONS FROM UKPDS: BETTER CONTROL MEANS FEWER COMPLICATIONS EVERY 1% reduction in A1C Deaths from diabetes REDUCED RISK* Heart attacks 1% Microvascular complications Peripheral vascular disorders UKPDS 35. 321: 405-12.0001 .

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Perlu diingat : kadar glukosa darah yang tinggi kadang kadang tidak dirasakan Jangan lupa : bukan tingginya kadar glukosa darah yang berbahaya. karena : • Sulit Diperbaiki • Menimbulkan Cacat • Kematian . tetapi KOMPLIKASI-nya.

Yang harus dilakukan agar tetap nyaman dan sehat 1. Rokok dll Gejala/keluhan diabetes hilang Mencegah komplikasi . Kolesterol . Kendalikan Gula Darah 2. Hilangkan faktor risiko lain : Darah tinggi .