Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN KASUS BEDAH THORAX VASKULER

HEMOPNEUMOTHORAX DEXTRA ET CAUSA FRAKTUR COSTAE 5,6,8 POSTERIOR DEXTRA DAN FRAKTUR COSTAE SEGMENTAL 7

Mentor Senior: dr. Abdul Mughni, M.Si.Med, Sp.B-KBD

Residen Pembimbing dr. Dimas Aryo K

Disusun Oleh : Bhimo Priambodo 22010112210149

BAGIAN ILMU BEDAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2013

dilakukan autoanamnesis dan alloanamnesis terhadap keluarga pasien dan pencatatan beberapa informasi rekam medis RSDK. 6.I.00 WIB. 5 April 2013 pukul 10. KELUHAN UTAMA Nyeri pada dada sebelah kanan 1 . CM : : : : : : : : Tn. Fraktur costae 7 segmental 1-04-2013 Tanggal 1–04-2013 1-04-2013 Problem Pasif Tanggal III. 8 posterior dextra 3. N 27 tahun Laki-laki Gunung Pati. ANAMNESIS Pada hari Jumat. 2 Problem Aktif Hemopneumotorax dextra Fraktur costae 5. Semarang Islam Jawa 31 Maret 2013 C290159 II. DAFTAR MASALAH No 1. IDENTITAS PENDERITA Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Agama Suku Masuk RSDK No.

serta foto rontgen kemudian dirujuk ke RSDK.RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG ± 7 jam sebelum masuk RS pasien terjatuh dari lantai 2 (± 5 meter) dengan posisi terjatuh tubuh bagian kanan membentur tanah terlebih dahulu. riwayat diabetes mellitus.1 0C : kulit berwarna sawo matang. muntah (-). RIWAYAT PENYAKIT DAHULU Hipertensi Diabetes mellitus disangkal disangkal Gangguan pembekuan darah disangkal Penyakit jantung alergi. Setelah jatuh pasien sempat tidak sadarkan diri selama kurang lebih 10 menit. asma. RIWAYAT SOSIAL EKONOMI Pasien bekerja sebagai buruh bangunan. : 37. Biaya pengobatan ditanggung Jamkesmas. : 32x/menit. isi dan tegangan cukup. kemudian pasien dibawa ke Rumah sakit Demak dan dipasang infus. demam (-). hipertensi. memiliki seorang istri dan dua orang anak yang belum mandiri. Kesan: sosial ekonomi kurang PEMERIKSAAN FISIK Keadaan Umum : tampak sesak dan kesakitan Kesadaran Tanda Vital : GCS E4M6V5 : Tensi Nadi RR Suhu Kulit : 130/80 mmHg : 80x/menit. Mual (-). turgor kulit cukup 2 . dilakukan tindakan thoracosintesis. pasien mengeluh nyeri pada dada kanannya dan sulit bernafas. Saat pasien sadar. asma disangkal disangkal RIWAYAT KELUARGA Keluarga pasien tidak ada yang menderita alergi.

pekak alih (-) Ekstremitas : Akral dingin Sianosis Anemis Capillary refill Superior (-/-) (-/-) (-/-) 2”/2” Inferior (-/-) (-/-) (-/-) 2”/2” 3 . deformitas (-) : conjungtiva palpebra anemis (-/-). bising (-) Abdomen I Au Pa Pe : : datar. venektasi (-) : bising usus (+) normal : supel. hepar dan lien tak teraba. : : ictus kordis tidak tampak : ictus kordis teraba di SIC V 2 cm medial linea medioclavicula kiri : konfigurasi jantung dalam batas normal : bunyi jantung I-II normal. nyeri tekan (-) : timpani.Kepala Mata : mesosefal. paru kiri sonor : suara dasar paru vesikuler ( -/+) tanpa suara tambahan. faring hiperemis (-) : simetris. pupil isokor 3mm. pekak sisi (+) N. reflek cahaya (+/+) Telinga Hidung Mulut Leher Thorax I : kelainan anatomis (-/-). discharge (-/-) : discharge (-/-) : bibir kering (-). bibir sianosis (-). jejas (-) : : Jejas (+) pada hemithorax dextra di linea axilaris posterior setinggi costae 5-8 sisi kanan lebih cembung saat statis dan tertinggal saat dinamis Pa Pe Au Jantung I Pa Pe Au : stem fremitus kanan < kiri : paru kanan redup.

Status Lokalis : hemithorax dextra setinggi costae 5. teraba fragmen tulang. 4 . 6. Pa: Terdapat nyeri tekan. Tampak adanya deformitas . 7. hemithorax dextra tertinggal saat inspirasi dan lebih cembung saat statis. 8 I: Terdapat jejas pada hemithorax dextra disekitar linea axillaris posterior. Terpasang WSD untuk drainase cairan.

2 % : 3.12 juta/mmk : 8.2 detik : 24.8 ribu/mmk : 15.50 – 15.0 – 44.53 gr% : 29.76 ribu/mmk : 180.0 ribu/mmk) (150 – 400 ribu/mmk) 5 . tak tampak jelas air fluid level  efusi pleura kanan Hasil Laboratorium (3 April 2013) Hemoglobin Hematokrit Eritrosit Leukosit Trombosit PPT/PPTK APTT/APTTK : 9.7 detik (10.4/33.0) (4.50) (6.50-6.PEMERIKSAAN PENUNJANG X foto Thorax Kesan :    Letak jantung baik Gambaran pneumothorax kanan Perselubungan homogen pada laterobasal hemithorax kanan.00 gr%) (36.3/12.0 – 15.

6 . Observasi Water seal drainage Ip Rx : .Pemasangan Water seal drainage aktif . dan perlu dilakukan pemasangan pipa untuk mengeluarkan darah tersebut.IV.Inj. INITIAL PLAN IpDx : S : reanamnesis O : X-foto thorax.6. Ranitidine 2x 50 mg Ip Mx Ip Ex : Keadaan umum. DIAGNOSIS Hemopneumothorax dextra et causa Fraktur costae 5.Infus RL 20 tpm . tanda vital.Thorakotomi fiksasi costae .Inj. Ketorolac 3x 30 mg . : Menjelaskan kepada keluarga pasien bahwa di rongga selaput pembungkus paru pasien terdapat darah sehingga mengganggu pergerakan paru-paru.8 posterior dextra dan fraktur costae 7 segmental dextra VII.Inj. Serta menjelaskan pada pasien dan keluarga tentang rencana terapi definitif yang akan dilakukan untuk menangani masalah fraktur pada costae. Ceftriaxone 3x 2 g .